Anda di halaman 1dari 6

TUGAS PKN

SISTEM POLITIK di INDONESIA


KELOMPOK 5
Anggota :
1. 2. 3. 4. 5. 6. 7. 8. Agung Rachmanto Aprillya Permata Sari Ayu Maulidya Dhea Visca Sandra Hesty Haryanti M. Fitrah K. Nabila Riskia A. Nabilla Febiola

Pengertian Sistem Politik

Mekanisme Sistem Politik

Fungsi Sistem Politik Suprastruktur dan Insfrastruktur Sistem Politik di Indonesia Macam-macam Sistem Politik

Sistem Politik di Indonesia

Perbadaan Sistem Politik di Berbagai Nagara

Peransaerta dalam Sistem Politik di Indonesia

A. Pengertian Sistem Politik


1. Secara umum
Sistem politik adalah mekanisme seperangkat fungsi atau peranan dalam struktur politik dalam hubungan satu sama lain yang menunjukkan suatu proses yang langgeng.

2. Menurut para ahli: a) Rusandi Simuntapura


Sistem politik ialah mekanisme seperangkat fungsi atau peranan dalam struktur politik dalam hubungan satu sama lain yang menunjukkan suatu proses yang langgeng.

b) David Easton
Sistem politik dapat diperkenalkan sebagai interaksi yang diabstrasikan dari seluruh tingkah laku social sehingga nilai-nilai dialokasikan secara otoritatif kepada masyarakat.

c) Robert Dahl
Sistem politik merupakan pola yang tetap dari hubungan antara manusia serta melibatkan sesuatu yang luas dan berarti tentang kekasaan, aturan-aturan, dan kewenangan.

B. Mekanisme Sistem Politik


1. Input Tuntutan (Demand)
Input tuntutan adalah keinginan atau kalimat yang disampaikan atau dibuat oleh anggota-anggota masyarakat yang menginginkan nilai-nilai atau sumber daya yang lebih besar misalnya kekayaan, keamanan, status dll. Tidak semua keinginan dari masyarakat dikatakan sebagai input, hanya demand yang disuarakan oleh sekelompok orang yang berharap agar keinginan itu diproses oleh system secara otoratif, yang bisa dikatakan sebagai input.

Suatu tuntutan berasal dari: a. Dari lingkungan eksternal, yakni tuntutan dari sistem-sistem luar politik seperti ekonomi, budaya, struktur sosial, ekologi, dan demografi. b. Dari lingkungan internal, yakni tuntutan-tuntutan yang berasal dari situasi-situasi yang terjadi di dalam suatu sistem politik. Misalnya perubahan dalam proses pengangkatan pemimpin-pemimpin formal, dan perubahan cara amendemen konstitusi.

2. Input Dukungan (Support)


Input dukungan adalah bentuk tindakan atau pandangan yang memajukan, mempromosikan, mempertahankan dan merintangi sistem politik, tuntutan-tuntutan yang timbul di dalamnya dan keputusan-keputusan yang dihasilkannya. Support bisa berupa support terbuka (over support) dan support tertutup (covert support).

C. Fungsi Sistem Politik


1. Fungsi Sosialisasi Politik
Sosialisasi politik merupakan suatu cara untuk memperkenalkan nilai-nilai politik, sikapsikap dan etika politik yang berlaku atau yang dianut oleh suatu Negara.

2. Fungsi Rekrutmen Politik


Rekrutmen politik adalah suatu proses seleksi atau rekrutmen anggota-anggota kelompok untuk mewakili kelompoknya dalam jabatan-jabatan administratif maupun politik.

3. Fungsi Komunikasi Politik


Komunikasi politik adalah salah satu fungsi yang dijalankan oleh partai politik dengan segala struktur yang tersedia, mengadakan komunikasi, informasi, isu, dan gagasan politik.

4. Fungsi Stratifikasi Sosial


Stratifikasi social adalah dimensi vertical dari struktur sosial masyarakat, dalam artian melihat perbedaan masyarakat berdasarkan pelapisan yang ada, apakah berlapis-lapis secara vertical dan apakah pelapisan tersebut terbuka atau tertutup.

D. Suprastruktur dan Insfrastruktur Sistem Politik di

Indonesia
1. Suprastruktur Sistem Politik di Indonesia
Suprastruktur Sistem Politik di Indonesia adalah MPR, DPR, DPD, Presiden dan Wakil Presiden, BPK, MA, MK and Komisi Yudisial

2. Infrastruktur Sistem Politik di Indonesia


Infrastruktur Sistem Politik di Indonesia adalah Partai Politik, Organisasi Kemasyarakatan, Kelompok Kepentingan dan Media Masa

E. Macam-macam Sistem Politik


1. Sistem Politik Komunisme
Diidentifikasikan dengan model pemerintahan satu partai yang memerintah dengan caracara diktator.

2. Sistem Politik Fasisme


Gerakan ini merupakan perkembangan radikal dari teori negara yang telah dikembangkan dan mengatakan bahwa pengorbanan yang diberikan individu kepadanya merupakan ikatan substansi antara negara dan seluruh anggotanya. Pengorbanan tersebut dipandang sebagai wujud dari tugas dan kewajiban seseorang dalam negara.

3. Sistem Politik Liberal


Setiap orang mempunyai hak-hak tertentu yang tidak dapat .dipindahkan dan tidak dapat dilanggar oleh kekuasaan mana pun. Hak-hak yang dimiliki oleh setiap individu telah dibawanya sejak lahir, sedangkan fungsi negara tidak lebih dari melindungi setiap individu dalam melaksanakan hak-hak tersebut.

4. Sistem Politik Demokrasi 5. Sistem Politik Diktator (Otoriter)


Suatu bentuk pemerintah dimana kekuasaan tertinggi untuk memerintah dipegang dan dijalankan oleh satu orang/sekelompok orang elite yang berkuasa.

F. Perbedaan Sistem Politik di Berbagai Negara


1. Perbadaan Sistem Politik Indonesia dengan Inggris

G. Peran Serta Dalam Sistem Politik di Indonesia


Contoh peran serta dalam sistem politik adalah memberikan suara dalam pemilu, terlibat dalam kampanye, diskusi politik, komunikasi individual dengan pejabat politik/administratif, demonstrasi, dll.