Anda di halaman 1dari 33

Rahmat Adil Sidiq Ismail

Disusun Oleh : 0810070100061 08100701000

Pembimbing : Prof. Dr. Amri Amir, Sp.F(K), DFM, SH, Sp.Ak

Undangundang Dasar

peraturan negara yang tertinggi dalam Negara, yang memuat ketentuan ketentuan pokok dan menjadi salah satu sumber daripada perundangan lainnya yang kemudian dikeluarkan oleh negara itu. Undang undang dasar ialah hukum dasar tertulis.

Hukum

himpunan peraturan peraturan (perintah-perintah dan laranganlarangan) yang mengurus tata tertib suatu masyarakat dan karena itu harus ditaati oleh masyarakat itu sendiri.

Definisi Ruang lingkup pelayanan Fungsi utama ilmu ilmu forensik Perundangan-undangan mengenai prosedur pemeriksaan kehakiman Visum et Repertum Proses peradilan

Menurut Sidney Smith Ilmu Kedokteran Forensik merupakan kumpulan ilmu pengetahuan medis yang menunjang pelaksanaan penegakan hukum.

Simpson K Ilmu kedokteran yang berhubungan dengan pengeluaran surat-surat keterangan untuk orang hidup maupun mati demi kepentingan hukum, mempelajari kematian tiba-tiba, karena kekerasan atau kematian yang mencurigakan sebabnya, penyidikan tindakan kriminal secara ilmiah, hal-hal yang berhubungan dengan penyidikan, kesaksian, etika kedokteran dan sebagainya

Patologi Forensik, Psikiatri Forensik, Toksikologi Forensik, Antropologi Forensik, Odontologi Forensik dan Radiologi Forensik Entomologi Forensik

Membantu penegak hukum menentukan apakah

suatu peristiwa yang sedang diselidiki merupakan peristiwa pidana atau bukan. Membantu penegak hukum mengetahui bagaimana proses tindak pidana tersebut, meliputi :

Membantu penegak hukum mengetahui identitas

Kapan dilakukan Dimana dilakukan Dengan apa dilakukan Bagaimana cara melakukan Apa akibatnya

korban.

Membantu penegak hukum mengetahui identitas

pelaku tindak pidana.

Dokter wajib membantu pihak peradilan dalam menegakkan kebenaran atau keadilan Ayat 1 Pasal 179 KUHAP

(1) Setiap orang yang diminta pendapatnya sebagai ahli kedokteran kehakirnan atau dokter atau ahli lainnya wajib memberikan keterangan ahli demi keadilan.

Ayat 2

(2) Semua ketentuan tersebut di atas untuk saksi berlaku juga bagi mereka yang memberikan keterangan ahli, dengan ketentuan bahwa mereka mengucapkan sumpah atau janji akan memberikan keterangan yang sebaik-baiknya dan yang sebenarnya menurut pengetahuan dalam bidang keahliannya

Pasal 134 KUHAP

(1) Dalam hal sangat diperlukan dimana untuk keperluan pembuktian bedah mayat tidak mungkin lagi dihindari, penyidik wajib memberitahukan terlebih dahulu kepada keluarga korban. (2) Dalam hal keluarga keberatan, penyidik wajib menerangkan dengan sejelas-jelasnya tentang maksud dan tujuan perlu dilakukannya pembedahan tersebut. (3) Apabila dalam waktu dua hari tidak ada tanggapan apapun dari keluarga atau pihak yang diberi tahu tidak diketemukan, penyidik segera melaksanakan ketentuan sebagaimana dimaksud dalam pasal 133 ayat (3) undang-undang ini.

Pasal 135 KUHAP

Dalam hal penyidik untuk kepentingan peradilan perlu melakukan penggalian mayat, dilaksanakan menurut ketentuan sebagaimana dimaksud dalam pasal 133 ayat (2) dan pasal 134 ayat (1) undang-undang ini

Semua biaya yang dikeluarkan untuk kepentingan Pasal 136 KUHAP pemeriksaan sebagaimana dimaksud dalam
ditanggung oleh negara

Pasal 222 KUHP

Barang siapa dengan sengaja mencegah,menghalang-halangi atau menggagalkan pemeriksaan mayat untuk pengadilan,dipidana dengan pidana penjara paling lama sembilan bulan atau denda paling banyak empat ribu lima ratus rupiah.

Pasal 224 ayat (1) KUHP


Barang siapa dipanggil sebagai saksi, ahli atau juru bahasa menurut undang-undang dengan sengaja tidak memenuhi kewajiban berdasarkan undang-undang yang harus dipenuhinya, diancam: Dalam perkara pidana, dengan pidana penjara paling lama sembilan bulan. Dalam perkara lain, dihukum dengan hukuman penjara selamalamanya 6 bulan

Pasal 1. Pasal 2.

Yang dimaksud dengan rahasia kedokteran ialah segala sesuatu yang diketahui oleh orang-orang tersebut dalam pasal 3 pada waktu atau selama melakukan pekerjaannya dalam lapangan kedokteran Pengetahuan tersebut pasal 1 harus dirahasiakan oleh orang-orang yang tersebut dalam pasal 3, kecuali apabila suatu peraturan lain yang sederajat atau lebih tinggi daripada Peraturan Pemerintah ini menentukan lain.
Yang diwajibkan menyimpan rahasia yang dimaksud dalam pasal 1 ialah: Tenaga kesehatan menurut pasal 2 Undang-undang tentang Tenaga Kesehatan (Lembaran Negara tahun 1963 No. 79). Mahasiswa kedokteran, murid yang bertugas dalam lapangan pemeriksaan, pengobatan dan/atau perawatan, dan orang lain yang ditetapkan oleh Menteri Kesehatan.

Pasal 3.

Pasal 48 Pasal 50 Pasal 51

Barang siapa melakukan perbuatan karena pengaruh daya paksa, dipidana Barang siapatidak melakukan perbuatan untuk KUHP melaksanakan ketentuan undang undang, tidak dipidana. KUHP Pasal 51 KUHP ayat (1)Barang siapa melakukan perbuatan untuk melaksanakan ketentuan undang KUHP ayat (1)dipidana. (1) Barang siapa melakukan undang, tidak perbuatan untuk melaksanakan perintah jabatan yang diberikan oleh penguasa yang berwenang, tidak dipidana

Pasal 170

(1) Mereka yang karena pekerjaan, harkat martabat atau jabatannya diwajibkan menyimpan rahasia, dapat minta dibebaskan dari kewajiban untuk KUHAP memberi keterangan sebagai saksi, yaitu tentang hal yang dipercayakan kepada mereka. (2) Hakim menentukan sah atau tidaknya segala alasan untuk permintaan tersebut

Pasal 322 KUHP (1) Barang siapa dengan sengaja membuka rahasia yang wajib disimpannya karena jabatan atau pencariannya, baik yang sekarang maupun yang dahulu, diancam dengan pidana penjara paling lama sembilan bulan atau pidana denda paling banyak sembilan ribu rupiah. (2) Jika kejahatan dilakukan terhadap seorang tertentu, maka perbuatan itu hanya dapat dituntut atas pengaduan orang itu

Dasar pengadaan Visum et Repertum

Pasal 133 KUHAP

Yang berwenang dalam meminta visum

Pasal 6

(1)Dalam hal penyidik untuk kepentingan peradilan mengenai seorang korban baik luka, keracunan ataupun mati yang diduga karena peristiwa yang merupakan tindak pidana, ia berwenang mengajukan permintaan keterangan ahli kepada ahli kedokteran kehakiman atau dokter dan atau ahli lainnya. (2)Permintaan keterangan ahli sebagai mana dimaksud dalam ayat (1) dilakukan secara tertulis, yang dalam surat itu disebutkan dengan tegas untuk pemeriksaan luka atau pemeriksaan mayat dan atau pemeriksaan bedah mayat. (3)Mayat yang dikirim kepada ahli kedokteran kehakiman (1) Penyidik adalah: atau dokter pada rumah sakit harus baik dengan penuh a. pejabat diperlakukan polisi negara secara Republik Indonesia; mayat tersebut b. pejabat penghormatan pegawai negeriterhadap sipil tertentu yang diberidan diberi yang memuat identitas mayat, dilakukan wewenanglabel khusus oleh undangundang. dengan memberi cap sebagaimana jabatan yang dimaksud dilekatkan pada (2) Syarat kepangkatan pejabat ibu kaki atauIebih bagian laindalam badanperaturan mayat. dalam ayat (1)jari akan diatur lanjut pemerintah

Pasal 179 (1) KUHAP

Pasal 224 KUHP

Setiap orang yang diminta pendapatnya sebagai ahli kedokteran kehakiman atau dokter atau ahli lainnya wajib memberikan keterangan ahli demi keadilan.

Barang siapa dipanggil sebagai saksi, ahli atau juru bahasa menurut undangundang dengan sengaja tidak memenuhi kewajiban berdasarkan undang-undang yang harus dipenuhinya, diancam dalam perkara pidana dengan penjara paling lama Sembilan Bulan

Pasal 53 UU Kesehatan

Dalam hal penyidik menganggap perlu, ia dapat minta pendapat orang ahli atau orang yang memiliki keahlian khusus

Dalam hal diperlukan untuk menjernihkan duduknya persoalan yang timbul disidang pengadilan, hakim ketua siding dapat minta keterangan saksi ahli dan dapat pula minta agar diajukan bahan baru oleh yang berkepentingan.

Tenaga kesehatan untuk kepentingan pembuktian dapat melakukan tindakan medis terhadap seseorang dengan memperhatikan kesehatan dan keselamatan yang bersangkutan

Pasal 120 KUHAP

Pasal 180 KUHAP

Pasal I Butir 28 KUHAP Keterangan ahli adalah keterangan yang diberikan seseorang yang memiliki keahlian khusus tentang hal yang diperlukan untuk membuat terang suatu perkara pidana guna kepentingan pemeriksaan ( pengertian keterangan ahli secara umum).

Agar dapat diajukan kesidang pengadilan sebagai upaya pembuktian, keterangan ahli harus dikemas dalam bentuk alat bukti sah

Pasal 138 KUHAP


Pasal 184 KUHAP ayat (1)

Hakim tidak boleh menjatuhkan pidana kepada seseorang kecuali apabila dengan sekurang-kurangnya dua alat bukti sah ia memperoleh keyakinan bahwa suatu tindakan pidana benar-benar terjadi dan bahwa terdakwalah yang bersalah melakukannya.

Alat bukti yang sah adalah :


Ketererangan saksi Keterangan ahli Surat Petunjuk

Keterangan terdakwa

Pasal 186 Keterangan ahli adalah apa yang ahli nyatakan di sidang pengadilan Penjelasan pasal 186 Keterangan ahli dapat juga sudah diberi pada waktu pemeriksaan oleh penyidik atau penuntut umum yang dituangkan dalam suatu bentuk laporan dan dibuat dengan mengingat sumpah diwaktu menerima jabatan atau pekerjaan ( BAP saksi ahli).

Pasal 187 KUHAP Surat sebagaimana tersebut pada pada 184 ayat (1) huruf c, dibuat atas sumpah jabatan atau dikuatkan dengan sumpah adalah : (c) surat keterangan dari seseorang ahli yang memuat pendapat berdasarkan keahliannya mengenai sesuatu hal atau suatu keadaan yang diminta secara resmi daripadanya.

Perkara pidana

perkara yang menyangkut kepentingan dan ketentraman masyarakat dimana pihak yang berperkara adalah antara jaksa penuntut umum mewakili Negara dengan tertuduh

Perkara antar pribadi atau badan hukum yaitu antara penggugat dengan tergugat.

Perkara perdata

Dokter membantu para penyidik mendapatkan bukti bukti atau dalil dalil yang menguatkan gugatan dan mematahkan gugatan.

Menurut rumusan Pasal 346 Kitab UndangUndang Hukum Pidana

Abortus Provocatus adalah:

Seorang wanita yang sengaja menggugurkan atau mematikan kandungannnya atau menyuruh orang lain untuk itu, dincam dengan pidana penjara maksimal empat tahun

Pengguguran Kandungan (segi hukum) Tindakan penghentian kehamilan (ada unsur kesengajaan) sebelum waktunya dilahirkan.
tidak

membatasi usia kehamilan tidak mempersoalkan apakah dengan pengguguran kehamilan tersebut telah lahir bayi hidup atau mati.

Aborsi (segi medis)


Berhentinya kehamilan sebelum usia kehamilan 20 minggu. Tindakan aborsi dalam dunia medis dapat diizinkan apabila ada indikasi medis atau trauma psikis dengan syarat tertentu

Pasal 346 KUHP Pasal 347 KUHP Ayat 1 dan 2 Pasal 348 KUHP ayat 1 dan 2 Pasal 348 KUHP UU No. 36 Tahun 2009 tentang Kesehatan Pasal 75 ayat 1, 2, 3,4 Pasal 76 Pasal 77

Pembunuhan yang dilakukan oleh seorang ibu atas anak kandungnya pada saat lahir atau tidak lama kemudian karena takut ketahuan telah melahirkan anak.
Dalam Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP), pembunuhan anak sendiri tercantum di dalam bab kejahatan terhadap nyawa orang, yang terkait masalah pembunuhan anak sendiri yaitu pasal 341, 342 dan 343

UU Penghapusan Kekerasan dalam Rumah Tangga No. 23 Tahun 2004 Pasal 1 angka 1 (UU PKDRT) adalh setiap perbuatan terhadap seseorang terutama perempuan, yang berakibat timbulnya kesengsaraan atau penderitaan secara fisik, seksual, psikologis, dan/atau penelantaran rumah tangga termasuk ancaman untuk melakukan perbuatan, pemaksaan, atau perampasan kemerdekaan secara melawan hukum dalam lingkup rumah tangga.

Menurut UU PKDRT No. 23 Tahun 2004 Pasal 2 lingkup rumah tangga meliputi: Suami, isteri, dan anak Orang-orang yang mempunyai hubungan keluarga dengan orang suami, istri, dan anak karena hubungan darah, perkawinan, persusuan, pengasuhan, dan perwalian, yang me- netap dalam rumah tangga; dan/atau Orang yang bekerja membantu rumah tangga dan menetap dalam rumah tangga tersebut.

Kekerasan Fisik

Kekerasan Psikis

Kekerasan Seksual

Penelantaran rumah tangga

UU UU UU UU UU UU UU

Nomor Nomor Nomor Nomor Nomor Nomor Nomor

23 23 23 23 23 23 23

Tahun Tahun Tahun Tahun Tahun Tahun Tahun

2004 2004 2004 2004 2004 2004 2004

Pasal Pasal Pasal Pasal Pasal Pasal Pasal

44 45 46 47 48 49 50

Pasal Pasal Pasal Pasal

Barang siapa dengan kekerasan atau ancaman kekerasan memaksa seorang wanita bersetubuh dengan di luar Membuat orang pingsan atau tidak dia berdaya 285 KUHP perkawinan, karena melakukan disamakan dengan diancam menggunakan perkosaan dengan pidana penjara paling kekerasan. Barang siapa bersetubuh dengan seorang 89 KUHP lama dua belas tahun wanita di luar perkawinan, padahal 286 KUHP diketahui bahwa wanita itu dalam keadaan pingsan atau tidak berdaya, diancam 287 KUHP dengan pidana penjara paling lama sembilan tahun. (1) Barang siapa bersetubuh dengan seorang wanita di luar perkawinan, padahal diketahuinya atau sepatutnya harus diduganya bahwa umumya belum lima belas tahun, atau kalau umurnya tidak jelas, bawa belum waktunya untuk dikawin, diancam dengan pidana penjara paling lama sembilan tahun. (2) Penuntutan hanya dilakukan atas pengaduan, kecuali jika umur wanita belum sampai dua belas tahun atau jika ada salah satu hal berdasarkan pasal 291 dan pasal 294.

Luka yang menyebabkan penyakit atau halangan dalam menjalankan pekerjaan, jabatan/pencaharian untuk sementara waktu.

Jenis jenis penganiayaan

Penganiayaan biasa sebagaimana diatur dalam Pasal 351 KUHP Penganiayaan ringan sebagaimana diatur dalam pasal 352 KUHP Penganiayaan berencana sebagaimana diatur dalam pasal 353 KUHP Penganiayaan berat sebagaimana diatur dalam pasal 354 KUHP Penganiayaan berat berencana sebagaimana diatur dalam pasal 355 KUHP Penganiayaan terhadap orang yang berkualitas tertentu sebagaimana diatur dalam pasal 356 KUHP

RIB pasal 68 RIB pasal 69 KUHAP pasal 133 KUHAP pasal 134

(1)Dalam hal mati karena perbuatan kekerasan, atau sebab mati itu mendatangkan syak, demikian juga dalam.hal hal luka atau percobaan meracun orang Kalau itu parah dianggap perlu oleh pegawai dan makar-makar yang lain untuk membinasakan penuntut umum, maka iauntuk akan membawa (1) Dalam hal penyidik kepentingan peradilan nyawa orang, maka ia akan membawa seorang atau dua (1) Dalam hal sangatahli diperlukan dimana untuk seorang atau dua orang untuk menangani seorang korban baikitu luka, keracunan orang tabib untuk menemaninya; tabib memberi keperluan pembuktian bedah mayat tidak mati yang diduga karena peristiwa yang rencanaataupun tentang sebab mati itu atau sebab luka dan dan menemaninya, yang dapat menimbang sifat mungkin lagi dihindari, penyidik wajib itu tindak ia berwenang mengajukan tentangmerupakan keadaan mayat itupidana, atau badan orang yang keadaan kejahatan itu memberitahukan terlebih dahulu kepada permintaan keterangan ahli kepada ahli kedokteran dilukai dan tentang hal itu kalau perlu diperiksa badan keluarga korban. kehakiman atau dokter dan atau ahli lainnya. mayat itu sebelah dalamnya. (2) Dalam hal keluarga keberatan, penyidik wajib (2) Permintaan keterangan ahli hal sebagaimana (2)Orang-orang yang dipanggil yang tersebut menerangkan dengan dalam sejelas-jelasnya tentang dimaksud dalam ayat (1) dilakukan secara tertulis, pada pasal ini dan pada pasal yang lalu hendaklah maksud dan tujuan perlu dilakukannya yang surat itu disebutkan disumpah di dalam hadapan pegawai penuntut dengan umum, tegas yaitu untuk pembedahan tersebut. pemeriksaan luka atau pemeriksaan mayat dan atau bahwa mereka itu harus memberi (3) Apabila dalam waktu rencana dua hari kepadanya tidak ada pemeriksaan bedah mayat. menurut kebenaran sesungguh-sungguhnya, tanggapan yang apapun dari keluarga atau pihak yang yakni sepanjang pengetahuannya yang sebaik-baiknya. diberi tahu tidak diketemukan, penyidik segera melaksanakan ketentuan sebagaimana dimaksud dalam pasal 133 ayat (3) undang-undang ini.

Wewenang penyidik untuk meminta dilakukan pemeriksaan mayat dari penggalian kubur ini diatur dalam KUHAP pasal 135 dan disini terkait pula PASAL 133,134 dan 136 sudah dijabarkan dipembahasan lain..