Anda di halaman 1dari 5

Pemeriksaan diagnostik

Pemeriksaan laboratorium
Darah lengkap : hemoglobin (Hb)/ hemotokrit (Ht) dan

eritrosit mungkin menurun karena perdarahan Kenaikan kadar serum glutamine oksaloasetic transaminase (SGOT), serum glutamic piruvis transaminase (SGPT) Albumin serum menurun Hipokalemi (pada pemeriksaan kadar elektrolit) Pemanjangan masa protrombin Glukosa serum : hipoglikemi Fibrinogen menurun BUN meningkat

Pemeriksaan Jasmani Hati


Hati

Perkiraan besar hati, biasanya hati membesar pada awal sirosis, bila hati mengecil artinya prognosis kurang baik. Besar hati normal selebar telapak tangan sendiri (7-10 cm). Pada sirosis hati, konsistensu hati biasanya kenyal/firm, pinggir hati biasanya tumpul dan ada sakit pada perabaan hati

Limpa

Pembesaran limpa diukur dengan 2 cara, yaitu : 1. Schuffner : hati membesar ke medial dank e bawah umbilicus (SI-IV) dan dari umbilicus ke sias kanan (SV-VIII) 2. Hacket : bila limpa membesar ke arahbawah saja Perut dan ekstra abdomen : pada perut diperhatikan vena kolateral dan ascites. Perhatikan spider navy pada tubuh bagian atas, bahu, leher, dada, pinggang, caput medusa, dan tubuh bagian bawah. Perlu diperhatikan adanya eritema palmaris, ginekomastia, dan atrofi testis pada pria. Bisa juga dijumpai hemoroid.

Pemeriksaan penunjang lain


Radiologi
Esofagoskopi USG

Sidikan hati
CT Scan Endoscopie Cholangio Pancreatography (ERCP) Angiography Pemeriksaan cairan asites