Anda di halaman 1dari 7

MAKALAH PELAYANAN GIZI INSTITUSI SOSIAL

Diajukan sebagai tugas untuk mata kuliah MSPM

Oleh : kelompok 2 Kelas 2.B Nama Kelompok : 1. Dwi Vinti NIM.122110148 2. Sutia Dwi P. NIM. 3. Yannita Nilam S. NIM.

Dosen Pembimbing : Iswanelly Mourbas

PRODI D-III GIZI POLTEKKES KEMENKES PADANG 2014

KATA PENGANTAR Segala puji dan syukur kami ucapkan atas kehadirat Tuhan Yang Maha Esa yang telah melimpahkan rahmat serta hidayah-Nya kepada kami sehingga kami dapat menyelesaikan tugas makalah mata kuliah MSPM dengan judul Pelayanan Gizi Institusi Sosial. Dalam penulisan makalah ini kami banyak menghadapi kesulitan dan hambatan tetapi berkat dorongan dan dukungan dari teman-teman, sehingga kesulitan dan hambatan tersebut dapat diatasi. Oleh karena itu,kami mengucapkan terimakasih kepada semua pihak yang telah membantu kami sehingga penulisan makalah ini dapat diselesaikan. Akhir kata semoga makalah ini dapat berguna bagi kami khususnya dan para pembaca pada umumnya. Namun walaupun makalah ini selesai tentulah masih banyak kekurangan hal ini disebabkan oleh keterbatasan pengetahuan yang kami miliki, oleh karena itu kritik dan saran yang mengarah kepada perbaikan isi makalah ini sangat kami harapkan.

Padang, Februari 2014

Penulis

DAFTAR ISI

KATA PENGANTAR............................................................................................... DAFTAR ISI..............................................................................................................

BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang............................................................................................. B. Tujuan........................................................................................................... C. Rumusan Masalah.........................................................................................

BAB II ISI

BAB III PENUTUP A. Kesimpulan.................................................................................................... B. Saran.............................................................................................................

DAFTAR PUSTAKA

BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang

Makanan merupakan bahan selain obat yang mengandung zat-zat gizi dan atau unsurunsur ikatan kimia yang dapat diubah menjadi zat gizi oleh tubuh, yang berguna bila dimasukan ke dalam tubuh. Makanan yang baik berasal dari bahan makanan yang berkualitas baik. (Almatsier, 2001). Dalam kegiatan penyelenggaraan makan, makanan yang berkualitas baik bisa didapat jika perencanaan kebutuhan bahan makanan telah dilakukan dengan baik. (Mukrie, 1990). Manajemen penyelenggaraan institusi adalah serangkaian kegiatan yang bersatu dari sistem yang terdiri dari beberapa sub sistem perencanaan menu disamping evaluasi dalam rangka penyediaan makan untuk kelompok masyarakat di sebuah institusi. Selain untuk memenuhi kebutuhan gizi, penyelenggaraan makanan bertujuan untuk menyediakan

makanan yang sesuai baik dari segi mutu, jenis maupun jumlahnya. ( Depkes RI, 2006). Salah satu penyelenggaraan makanan di institusi adalah gizi institusi sosial, dalam penyelenggaraan makanan ini maka harus memperhatikan persyaratan-persyaratan dalam pelayanan serta sifat dan langkah-langkah proses penyelenggaraan. Oleh karena itu,untuk lebih jelasnya maka kami penulis mencoba membahas lebis rinci penyelenggaraan pelayananan gizi di institusi sosial .

B. Rumusan Masalah C. Tujuan

BAB II PEMBAHASAN

Pelayanan Gizi Institusi Sosial Pelayanan Gizi Institusi Sosial adalah pelayanan gizi yang dilakukan oleh pemerintah atau swasta yang berdasarkan azas sosial dan bantuan. Sedangkan makanan institusi sosial adalah makanan yang dipersiapkan dan dikelola untuk masyarakat yang diasuhnya, tanpa memperhitungkan keuntungan dari institusi tersebut.

Yang termasuk golongan ini adalah panti asuhan, panti jompo, panti tuna netra, tuna rungu, dan lembaga sejeis lainnya yang menglola makanan institusi secara sosial.

Ciri-cirinya :

1. Pengelolaannya oleh atau mendapat bantuan dari Departemen Sosial atau badan-badan amal lainnya. 2. Melayani sekelompok masyarakat dari usia 0 75 tahun, sehingga memerlukan kecukupan gizi yang berbeda-beda. 3. Mempertimbangkan bentuk makanan, suka dan tidak suka anak asuh/klien menurut kondisi klien. 4. Harga makanan yang disajikan seyogyanya hargaya wajar, karena dana yang tersedia terbatas. 5. Kosumen mendapat makanan 2 3 kali sehari ditambah makanan selingan 1-2 kali sehari secara kontinyu. 6. Macam konsumen yang dilayani, macam dan jumlahnya tetap. 7. Susunan hidangan sederhana dan variasi terbatas. http://novitadjama.wordpress.com/2012/03/20/sejarah-perkembangan-manajemen-sistempenyelenggaraan-makanan-institusi-mspmi-2/ Panti sosial Adalah tempat berkumpulnya suatu kelompok masyarakat yang karena suatu sebab mereka tidak diasuh di suatu keluarga atau tidak ada yang mengasuhnya. Ciri-ciri panti sosial:

Bersifat non komersial Sumber dana dari pemerintah, swasta, donator atau badan usaha. Melayani konsumen dari berbagai golongan umur yaitu balita, pra sekolah, remaja, dewasa, usia lanjut. Jumlah konsumen yang dilayani relatif tetap Konsumen mendapatkan makanan 2-3 kali sehari dan makanan selingan 1-2 kali sehari Susunan hidangan sederhana dan variasi terbatas tergantung dari dana yang tersedia http://sabrinashetyeducation.blogspot.com/2013/04/pengelolaan-usaha.html

Tipe Penyelenggaraan Makanan Berdasarkan Penggunaan Bahan Makanan 1 Konvensional Konvensional : semua dari bahan mentah dr pasar Semi konvensional : digunakan juga makanan dibeli dalam bentuk sudah jadi (kue, roti dll) 2 Makanan Terpusat (Commissary Food Service) produksi secara massal di dapur pusat dengan peralatan otomatis dan peralatan canggih kemudian didistribusikan ke beberapa penyelenggara makanan institusi keadaan makanan : panas, dingin atau beku 3 Dengan Bahan Siap Masak (Ready Prepared) makanan dimasak dan didinginkan atau dibekukan beberapa saat/hari sebelum disajikan menghindari puncak kesibukan memasak dapat disajikan sesuai jadwal butuh freezer dan pendingin besar butuh oven microwave untuk memanaskan 4 Dengan Makanan Olahan Siap Dipanaskan (Assembly Serve System) dibeli dlm bentuk makanan beku dari industri makanan disimpan - dipanaskan dan siap disajikan butuh freezer dan tempat penyimpanan dingin http://sisvikaasniar.blogspot.com/2012/03/penyelenggaraan-makanan-bagi-institusi.html

Anda mungkin juga menyukai