Anda di halaman 1dari 38

Bab V PANAS

Hukum-hukum Termodinamika Pengaturan Suhu Tubuh Energi Panas dalam Bidang Kedokteran

Termometrik
Mengukur panas dinginnya suatu zat dengan indra peraba, merupakan penilaian yang subyektif dan tidak ilmiah Untuk mengukur panas, kita menggunakan sifat fisis suatu benda yang berubah, jika temperatur benda tersebut berubah (sifat termometrik) Contoh: padatan /cairan memuai bila dipanaskan; gas jika dijaga volumenya konstan, tekanannya akan naik bila dipanaskan; Resistansi konduktor listrik akan berubah jika dipanaskan Perubahan sifat termometrik, menunjukkan perubahan temperatur benda

Macam-macam termometer
Termometer zat cair Contoh: termtr airraksa dan termtr alkohol Sifat termometrik : cairan memuai bila dipanaskan Kelebihan airaksa : titik beku pada -400C dan titik uap = 360 0 C

Termometer tahanan Rangkaian dasar (hal 101) Jika galvanometer pada rangkaian Jembatan Wheatston (hal. 101) menunjuk angka nol, berlaku

Rx adalah termistor (berubah karena suhu)

t= perubahan suhu Rt= perubahan tahanan

R0 = tahanan pada suhu 00C


= tahanan jenis

Termometer tahanan mempunyai ketelitian 0,001 0C Banyak digunakan untuk memonitor pernafasan, disebut Pneumograf

Termokopel Dasar pembuatan termokopel Seebeck(1821): gaya gerak listrik timbul pada hubungan dua logam yang berbeda Peltier: gaya gerak listrik timbul karena hubungan dua logam yang berbeda dan perbedaan temperatur antara dua buah sambungan (Gb. 100, 101, 102. hal 101)

Penentuan Skala termometer


Keadaan
Uap air mendidih Suhu badan manusia Air mulai membeku/es mulai mencair Campuran garam Salmium dan es

Skala Rheaumur 80

Skala Celcius
100

Skala Fanrenheit 212


100

32

Bagaimana dengan skala Kelvin ?


Persamaan keadaan gas Gas dalam suatu ruang akan mengisi seluruh ruang tersebut, volume gas sama dengan volume ruang Jika suhu tetap, gas yang sudah tertentu banyaknya, tekanannya berbanding terbalik dengan volumenya (asal tekanan tidak terlalu besar). Pernyataan diatas dinyatakan dengan persamaan : PV= konstan (Hukum Boyle)

Jika tekanan tetap, gas yang sudah tertentu banyaknya, volume bergantung pada suhunya: V= K (273+t) atau V= K T (Hukum Gay-Lusac) Jika Hukum Boyle dan Gay-lusac digabung, berdasarkan eksperimen, diperoleh hubungan Hukum Boyle GayLusac

atu

N = banyaknya partikel gas k = konstanta Boltzman = 1,38 x 10-23 joule/K

T = 273 + t

Termometer gas bervolume konstan


Jika Volume (V) tetap, tekanan (p) merupakan bearan termometrik:

Gambar hal. 103

atau

Soal
1. Di dalam sebuah ruangan tertutup terdapat udara dengan suhu 27 0 C, dan tekanannya 3 atmosfer. Apabila udara tsb dipanasi pada volume tetap, ternyata tekanannya bertambah 1 atmosfer. Sampai berapa derajat udara tadi dipanasi ?

GAS IDEAL Teori gas ideal didasarkan atas anggapan bahwa Gas ideal terdiri atas partikel-partikel (atomatom atau molekul-molekul) dalam jumlah yang sangat besar Partikel2 tersebut senantiasa bergerak dan arahnya sebarang Partikel2 tersebut tersebar merata dalam ruang yang kecil Jarak antar partikel jauh lebih besar dari pada ukuran partikel, sehingga ukuran partikel biasanya diabaikan

Tidak ada gaya antara partikel yang satu terhadap yang lain, kecuati bila bertumbukan Tumbukan antara partikel atau antara partikel dengan dinding, terjadi secara lenting sempurna, partikel dianggap sebagai bola kecil yang keras dan dinding dianggap licin dan tegar Hukum2 Newton tentang gerak berlaku

HUKUM TERMODINAMIKA
Tubuh dapat dianggap sebagai suatu sistem yang tertutup, dan diluar tubuh dapat dianggap sebagai lingkungan. Maka berlakulah hukum termodinamika Hukum pertama termodinamika Panas netto yang ditambahkan pada suatu sistem sama dengan perubahan energi internal sistem ditambah usaha yang dilakukan oleh sistem

Panas masuk Q positip U Usaha keluar W positip

Penjelasan : Hukum pertama termodinamika adalah rumusan kekekalan energi. Energi panas yang diberikan pada sistem diperhitungkan sebagai usaha yang dilakukan oleh sistem atau sebagai kenaikan energi internal sistem atau sebagai kombinasi tertentu dari keduanya.

Hukum kedua termodinamika Tidak mungkin membuat mesin yang bekerja dalam suatu siklus, menerima kalor dari satu reservoir dan mengubah kalor itu seluruhnya menjadi energi Tidak mungkin membuat mesin yang bekerja dalam suatu siklus, mengambil kalor dari reservoir yang mempunyai suhu rendah dan memberikannya pada reservoir yang mempunyai suhu tinggi, tanpa memerlukan usaha dari luar

Mesin yang bekerja di antara reservoir dengan suhu T1 dan T2 (T1 > T2), efiensi maksimalnya adalah

Berlakunya hukum termodinamika 1 dan 2 dalam metabolisme - metabolisme : perubahan energi (kimia dan fisika) dalam kehidupan organisme Food intake = heat loss + work output + energi storage

Kandungan kalori dalam makanan (hal 112)

PENGATURAN SUHU TUBUH


Pengaturan temperatur tubuh adalah adalah suatu pengaturan secara kompleks dari proses fisiologis sehingga terjadi kesetimbangan antara produksi panas dan kehilangan panas, sehingga suhu tubuh konstan Manusia, burung dan mamalia termasuk berdarah panas : suhu tubuh tetap konstan, walaupun suhu lingkungan berubah

Hal tersebut disebabkan oleh interaksi antara pembentukan panas dan kehilangan panas, yang diatur oleh susunan syaraf pusat, yang juga mengatur metabolisme, peredaran darah, respirasi (penguapan) dan pekerjaan otot Hilangnya panas tubuh, masuk ke lingkungan dengan cara: konveksi (aliran), radiasi (pancaran) dan evaporasi (penguapan)

Pengaturan temperatur dengan umpan balik Mekanisme pengaturan suhu tubuh dengan umpan balik (hal 123) Kehilangan panas melalui radiasi jika temperatur udara lebih rendah dari suhu tubuh

Kehilangan panas secara konveksi jika temperatur sekeliling lebih rendah dari suhu tubuh dan tubuh bersentuhan langsung dengan medium sekeliling (misal air atau udara yang mengalir) Kehilangan panas akibat evaporasi adalah melalui evaporasi kulit dan pernafasan dari paru2 Topografi temperatur badan dan kulit (hal 120)

Contoh : Laju metabolik seseorang yang mempunyai massa 50 kg naik sampai 350 W selama lari2 kecil (jogging). Jika badannya kehilangan panas dengan laju hanya sebesar 330 W, berapa besarkah suhu badan akan naik dalam satu jam. Diketahui kalor jenis badan (c)= 3500 J/kg.0C

Penyelesaian: Laju netto perolehan tenaga adalah

Kenaikan suhu badan adalah

TRANSFER PANAS (ALIH PANAS)


Energi panas yang hilang atau masuk kedalam tubuh melalui kulit ada 4 cara Konduksi Konveksi Radiasi evaporasi

a. KONDUKSI - Konduksi : pemaparan panas dari suatu obyek yang suhunya lebih tinggi ke obyek lain yang suhunya lebih rendah dengan cara kontak langsung

T1

T2

K= koefisien konduktivitas termal L= panjang batang T = temperatur


Konduksi pada kulit: hal. 125

Penerapan dalam bidang kesehatan - Kantong air panas - Handuk panas/ kompres panas - Kompres dingin - Elektric pads, dll

KONVEKSI = aliran Aliran panas yang terjadi antara kulit dan lingkungan secara konveksi dinyatakan dengan persamaan

V = kecepatan angin (m/s) Ta = temperatur udara Ts = temperatur kulit

c. Radiasi = pancaran panas Panas tubuh yang melakukan radiasi ke udara dinyatakan dengan persamaan

e = emisivitas permukaan (kulit manusia) = konstanta Stevan-Boltzman = 5,67 x 10-5 erg/cm2 sec K4

A = luas permukaan tubuh r = perbandingan permukaan radiasi efektif oleh Du Bois. Orang yang berdiri tegak = 0,78, orang yang bergerak = 0,85 Tw = temperatur yang lebih tinggi (lingkungan/badan) Ts = temperatur yang lebih rendah (lingkungan/badan)

d. EVAPORASI (= penguapan) Kehilangan panas lewat evaporasi dapat terjadi jika a. Ada perbedaan tekanan-uap-air keringat pada kulit dan tekanan-uap-air udara sekitar b. Ada gerakan angin

Kehilangan panas dengan evaporasi dinyatakan dengan persamaan

Jq = dalam watt/m2 V = kecepatan angin : m/sec Pkulit = tekanan uap air pada kulit (keringat) Pudara = tekanan uap air di udara