Anda di halaman 1dari 11
ZZ BUKU PANDUAN PRAKTEK KLINIK KEPERAWATAN KEBUTUHAN DASAR MANUSIA Nama : Kelas : Prodi :
ZZ
BUKU PANDUAN PRAKTEK KLINIK KEPERAWATAN
KEBUTUHAN DASAR MANUSIA
Nama
:
Kelas
:
Prodi
:
Photo
3 x4
SEKOLAH MENENGAH KEJURUAN KESEHATAN (SMKK)
NUSANTARA BANGGAI
TA :2013/2014

BAB I PENDAHULUAN

A. Latar Belakang Terwujudnya keadaan sehat adalah kehendak semua pihak, tidak hanya oleh orang perorang, tetapi juga oleh keluarga, kelompok dan bahkan oleh masyarakat. Untuk dapat mewujudkan keadaan sehat tersebut banyak hal yang perlu dilakukan, salah satu diantaranya yang dinilai mempunyai pengaruh yang cukup penting adalah penyelenggaraan pelayanan kesehatan ( Blum, 1974 ). Salah satu pembangunan dibidang kesehatan yang menjadi tanggungjawab Pusat Pendidikan Tenaga Kesehatan adalah pembangunan sumber daya manusia melalui penyelenggaraan pendidikan tenaga kesehatan. Perkembangan sumber daya manusia di bidang kesehatan telah menunjukan perkembangan yang sangat pesat dan sangat menggembirakan namun masih banyak yang patut diperbaiki dan ditingkatkan untuk dapat mendukung pembangunan kesehatan selanjutnya. Sumber daya tenaga kesehatan yang merupakan elemen penting dalam penyelenggaraan pembangunan kesehatan memerlukan pembenahan baik dalam pengadaan, pendayagunaan ataupun dalam menunjang pembangunan kesehatan di Indonesia yaitu tercapainya Indonesisehat keberadaan tenaga kesehatan khususnya tenaga keperawatan yang berkualitas memegang peranan yang sangat strategis dan merupakan ujung tombak pembangunan kesehatan. Kurikulum SMK Kesehatan terdiri dari Komponen Normatif, Adaftif dan Produktif, dimana Komponen Normatif diarahkan pada pembentukan Watak dan sikap, Komponen Adaftif diberikan untuk mengembangkan konsep berfikir logis dan kreatif yang mendukung kemampuan lulusan dalam menyesuaikan diri dengan perkembangan IPTEK, sedangkan Komponen Produktif diberikan untuk membekali keterampilan dan sikap kerja sesuai dengan kemampuan yang dituntut oleh dunia kerja Praktek Tindakan Keperawatan Dasar merupakan salah satu dari bagian mata pelajaran Kompoen Produktif dimana Mata Pelajaran Tindakan Keperawatan Dasar ini bertujuan untuk memberi kesempatan pada siswa/siswi memperoleh Pengalaman Belajar Lapangan yang sebelumnya secara teori dan laboratorium keperawatan telah didapatkan, yang kemudian tindakan keperawatan dasar dilanjutkan dengan praktek lapangan dimana pada Sekolah Menengah Kejuruan Kesehatan Nusantara

Banggai merencanakan Praktek Kebutuhan dasar Manusia di BRSUD Luwuk,Kab.Banggai,SulawesiTengah.

B. Tujuan Pelaksanaan Siswa siswi diharapkan mampu melaksanakan tindakan keperawatan Dasar dalam pemenuhan Kebutuhan dasar manusia, baik secara fisik dan keterampilan

C. Waktu Dan Tempat

1. Waktu Praktek Tindakan Keperawatan Dasar dilaksanakan selama 2 (minggu)( Ket : Aktifitas kegiatan prktek/ pelaksanaan praktek

dilaksanakan pada waktu Dinas Pagi )

2. Tempat Pelaksanaan Praktek Kebutuhan Dasar Manusia SMK Kesehatan Nusantara Banggai dilaksanakan pada RSUD Kota luwuk pada bagian:

- Instalasi Perawatan Bedah

- Instalasi Perawatan Interna

D. Peserta Peserta Praktek Tindakan Keperawatan Dasar adalah siswa/siswi SMK Kesehatan Nusantara Banggai yang berjumlah 18 Orang dibagi

dalam 6 Kelompok(daftar terlampir)

E. Pembimbingan Pembimbing Lapangan Praktek Tindakan Keperawatan Dasar terdiri dari Pembimbing RSUD Kota Luwuk (Pembimbing Lapangan/PL/CI Lahan) dan Pembimbing SMK Kesehatan Nusantara banggai(PembimbingSekolah/PS/CIInstitusi).

BAB II PELAKSANAAN

A. Persiapan Persiapan Pelaksanaan Praktek Tindakan Keperawatan Dasar ini meliputi persiapan Administrasi:

1. Pengiriman pembimbing praktek untuk melakukan konsultasi pada lahan Praktek

2. Rapat Staf /Pembimbing praktek SMK Kesehatan Nusantara Banggai dalam pelaksanaan praktek Kebutuhan Dasar Manusia

3. Pembekalan Praktek Kebutuhan Dasar Manusia pada siswa/siswi SMK Kesehatan Nusantara Banggai

B. Kegiatan Peraktek Kebutuhan DasarManusia di selenggarakan selama 2

minggu mulai tanggal 6 Januari 2014 -20 Januari 2014. Dengan jam dinas

7.30 WITA- 14.00

Pelaksanaan Praktik klinik diselenggarakan melalui keterlibatan aktif antara siswa-siswi dan pembimbing klinik. Interaksi keduanya senantiasa dibina melalui saling pengertian, saling menghormati dan menghargai hak- hak dan kewajiban masing-masing.

C. Tugas Pembimbing Pembimbing klinik baik yang berasal dari pendidikan maupun rumah sakit berperan sebagai fasilitator, motivator, dan evaluator. Semua pembimbing klinik senantiasa melakukan fungsi bimbingannya secara aktif sesuai dengan kebutuhan para siswa

D. Tata Tertib Siswa Selama pelaksanaan praktek, siswa dan siswi wajib mengikuti tata tertib yang berlaku sebagaimana dibawah ini:

1. Menggenakan pakaian dinas lengkap, menggunakan ID Card dan sepatu putih

2. Bagi siswi yang berjilbab diwajibkan menggunakan jilbab putih, siswa diwajibkan berambut pendek dan rapi

3. Datang 15 menit sebelum waktu sift dan pulang sesuai dengan waktu yang ditentukan

4. Jika meninggalkan ruangan harus denga se izin pembimbing praktek di lahan praktek, tidak diperkenankan meninggalkan tempat praktek tanpa seisin pembimbing klinik

5. Manandatangani daftar hadir dan pulang yang telah disiapkan pada masing-masing praktek

6. Bila tidak masuk praktek harus melapor pada pihak sekolah dan CI lahan, dan diwajibkan menggantikan ketidakhadiran dengan ketentuan:

Alpa : 3x jumlah ketidak hadiran Izin : 1 x Jumlah ketidak hadiran Sakit : 1x jumlah ketidak hadiran

7. Bila terjadi pelanggaran disiplin, siswa-siswi bersangkutan dapat diberikan sanksi berpa teguran, surat peringatan sampai ditarik sebelum waktu praktek selesai oleh institusi.

BAB III

EVALUASI

A. Tujuan

Pelaksanaan evaluasi dalam praktek tindakan keperawatan ditujukkan untuk menilai kemampuan siswa dan siswi dalam menerapkan teori yang diberikan dalam kompetensi kejuruan. Evaluasi dilakukan oleh pembimbing praktek

B. Sasaran Siswa dan siswi SMK Kesehatan Yayasan Kesehatan Nusantara Banggai Tahun Pelajaran 2013/2014

C. Aspek penilaian Penilaian terdiri dari penilaian individu, yaitu penilaian dalam melakukan tinakan keperawatan pada pasien

D. Instrumen Untuk mengukur tingkat keberhasilan praktek tindakan keperawatan dasar

yang

dan

tingkat

keberhasilan

peserta

didik,digunakan

instrumen

mencakup aspek-aspek penilaian meliputi:

- Aspek penilaian I:

a. Sikap

b. Keterampilan

- Aspek penilaian II:

c. Kelengkapan laporan

d. Pengetahuan

a. Disiplin (kehadiran tepat waktu dan mematuhi semua

peraturan yang berlaku di BRSD Luwuk.

b. Tanggung Jawab

c. Inisiatif

d. Kreativitas

e. Kerjasama

E. Kriteria kelulusan Sesuai dengan peraturan penyelenggaraan pendidikan SMK Kesehatan Nusantara banggai, ditentukan bahwa nilai batas lulus (NBL) untuk Mata Pelajaran Praktek Pemenuhan Kebutuhan Dasar Manusia yaitu 75

F. Evaluasi Evaluasi dilakukan selama proses praktek berlangsung (setiap hari pada pelaksanaan praktek dan setiap selesai pelaksanaan praktek pada setiap ruang praktek). Dalam proses evaluasi, yang berhak melakukan evaluasi untuk menilai pencapaian kemampuan praktek peserta didik adalah pembimbing, baik dari lahan praktek maupun dari institusi pendidikan.

FORMAT PENILAIAN Evaluasi Prilaku dan Penampilan Klinik

Nama Siswa

:

NIS

:

Ruangan

:

No.

 

Aspek

Nilai

Nilai

 

Maks

Siswa

1.

Kedisiplinan

   

a. Datang dan pulang tepat waktu

b. Memberitahu ketika akan meninggalkan tempat tugas serta memberi informasi kepada pembimbing jika izin,

25

 

sakit dengan surat keterangan

c. Mentaati tata tertib yang berlaku

d. Penyetoran tugas tepat waktu

e. Membawa perlengkapan standar

2.

Etika dan Sikap

   

a. Mmenandatangani daftar hadir sesuai kehadirannya

25

b. Berprilaku jujur

c. Menghargai pasien, teman sejawat, tenaga kesehatan

 

lain

d. Komunikasi terapeutik dengan pasien

3.

Penampilan Profesional

   

a. Partisipasi dan inisiatif di tempat praktek

25

b. Pakaian bersih dan rapi

c. Bertanggung jawab

4.

Tanggung Jawab

   

a.

Melakksanakan tugasharrian dengan penuh tanggung jawab

25

Total Nilai

 

100

 

Luwuk,

Mengetahui

(

CI Lahan

2014

)

Nama

FORMAT LAPORAN HARIAN /ADL :

Nis

:

Ruangan

:

Hari/ tanggal

:

NO

Pukul

Jenis kegiatan

Paraf

CI

lahan

Luwuk,

CI Institusi

(

2014

)

TARGET KETERAMPILAN KOMPETENSI DASAR

Nama

:

Nis

:

Ruangan

:

No.

Aspek Yang dinilai

0

1

2

3

1.

Menyiapkan tempat tidur tertutup

       

2.

Menyiapkan tempat tidur terbuka

       

3.

Menyiapkan tempat tidur pasca bedah

       

4.

Mengganti alat tenun dengan klien diatas tempat tidur

       

5.

Memandikan klien diatas tempat tidur

       

6.

Mencuci rambut

       

7.

Merawat kuku

       

8.

Oral hygiene

       

9.

Mengukur Tanda-tanda vital

       

10.

Scrubbing/Mencuci tangan

       

11.

Gowning/Memakai gaun oprasi

       

12.

Gloving/Memakai sarung tangan steril

       

13.

Melakukan Tepid sponging

       

14.

Pemeriksaan fisik kepala dan leher

       

15.

Pemeriksaan fisik paru

       

16.

Pemeriksaan fisik kardiovaskuler

       

17.

Pemeriksaan fisik abdomen

       

18.

Pemerikasaan fisik ekstermitas

       

19.

Membantu pasien duduk dan berdiri

       

20.

Mengatur posisi fowler

       

21.

Mengatur posisi dorsal recumbent

       

22.

Mengatur posisi pronasi

       

23.

Mengatur posisi lateral

       

24.

Mengatur posisi Sim

       

25.

Memindahkan pasien dari kursi tempat tidur ke kursi roda

       

26.

ROM

       

27.

Menolong pasien BAK

       

28.

Menolong pasien BAB

       

29.

Huknah

       

30.

Pemasangan Kateter

       

31.

Melakukan pemberian 02

       

32.

Melakukan fisiotherapi dada

       

33.

Melakukan inhalasi

       

34.

Melakukan prosedur suctioning

       

35.

Melakukan pemasangan NGT

       

36.

Memberikan nutrisi melalui NGT

37.

Melakukan pemasangan infus untuk pemberian nutrisi parenteral

38.

Memberikan Nutrisi Parenteral

39.

Melakukan pelepasan NGT

40.

Melakukan Pemberian obat melalui oral,bucal dan sublingual

41.

Memberikan obat salep

42.

Memberikan obat Supositoria

43.

Melakukan injeksi IM

44.

Melakukan injeksi IC

45.

Melakukan injeksi SC

46.

Menyiapkan tempat tidur tertutup

47.

Menyiapkan tempat tidur terbuka

48.

Menyiapkan tempat tidur pasca bedah

Keterangan :

0

= tidak dilakukan sama sekali

1

= Hanya Observasi

2

= Dilakukan dengan bimbingan

3

= Dilakukan mandiri

CI INSTITUSI

(

)

=

Jumlah yang didapat Jumlah Nilai Maksimum x 100%

Luwuk,

CI LAHAN

(

2014

)