Anda di halaman 1dari 32

PT BANK RAKYAT INDONESIA (PERSERO) TBK.

Kegiatan Usaha:
Perbankan
Berkedudukan di Jakarta, Indonesia
Alamat Kantor:
Jalan Jenderal Sudirman Kav 44-46, Jakarta
Indonesia
Telepon: +62 21 2510244, 2510254, 5751966
Faksimili: +62 21 2500065, 2500077, 5700916
ATAS
Saham sampai dengan sejumlah 341.992.299 (tiga ratus empat puluh satu juta sembilan ratus sembilan puluh dua ribu dua
ratus sembilan puluh sembilan) Saham yang mewakili seluruh saham yang dimiliki oleh Pemegang Saham Publik yang telah
ditempatkan dan disetor penuh di dalam PT Bank Agroniaga Tbk (selanjutnya disebut AGRO" sesuai dengan kode BEI)
termasuk Saham Hasil Pelaksanaan Waran yang dimiliki oleh Pemegang Saham Publik, dengan Harga Penawaran Tender
sebesar Rp 182,- (seratus delapan puluh dua Rupiah) untuk setiap Sahamnya.
PT BANK AGRONIAGA TBK.
Kegiatan Usaha:
Perbankan
Berkedudukan di Jakarta, Indonesia
Alamat Kantor:
Plaza GRI
Jl. HR. Rasuna Said Blok X 2 No. 1 Jakarta
Indonesia
Telepon: +62-21 5262570 (hunting)
Faksimili: +62-21 5262559, 5262655
Saham-saham PT Bank Agroniaga Tbk.
telah terdaftar dan diperdagangkan di Bursa Efek Indonesia sejak tahun 2003
Perusahaan Sekuritas Yang Ditunjuk:
PT. BAHANA SECURITIES
Graha Niaga, Lantai 19
Jl. Jenderal Sudirman Kav.58
Jakarta 12190
Indonesia
Telepon: +62-21 250 5081
Faksimili: +62-21 522 5869
Pernyataan Penawaran Tender ini dikeluarkan
pada tanggal 5 Mei 2011
4 Mei 2011
5 Mei 2011 24 Mei 2011
3 Juni 2011
DAFTAR ISI
Halaman
DEFINISI-DEFINISI 1
I. PENDAHULUAN 3
II. SYARAT-SYARAT DAN KETENTUAN PENAWARAN TENDER 5
III. ALASAN PENAWARAN TENDER, TUJUAN PENAWARAN TENDER DAN RENCANA
ATAS PERUSAHAAN SASARAN 7
IV. INFORMASI MENGENAI PIHAK YANG MELAKUKAN PENAWARAN TENDER 9
V. INFORMASI MENGENAI PERUSAHAAN SASARAN 15
VI. PROSEDUR PENAWARAN TENDER 20
VII. PIHAK-PIHAK YANG TERLIBAT DALAM PROSES PENAWARAN TENDER 23
1
DEFINISI-DEFINISI
Dalam Pernyataan Penawaran Tender ini, kecuali didefnisikan lain, istilah-istilah yang dipergunakan dalam Pernyataan Penawaran
Tender ini mempunyai arti sebagai berikut:

Bank BRI atau Pihak Yang Melakukan
Penawaran Tender : PT Bank Rakyat ndonesia (Persero) Tbk. suatu perseroan terbatas yang
didirikan berdasarkan hukum Negara Republik ndonesia, berkedudukan
di Jakarta, yang merupakan pemegang saham pengendali Perusahaan
Sasaran dan pada tanggal Pernyataan Penawaran Tender ini memiliki
3.030.239.023 (tiga milyar tiga puluh juta dua ratus tiga puluh sembilan
ribu dua puluh tiga) Saham atau 88,65% (delapan puluh delapan koma
enam puluh lima persen) dari seluruh saham yang telah ditempatkan dan
disetor penuh dalam AGRO dimana seluruh saham yang ditempatkan
dan disetor penuh tersebut adalah sebagaimana tercantum dalam Akta
Pernyataan Keputusan Rapat AGRO No. 68 tanggal 29 Desember
2009 yang dibuat di hadapan Rusnaldy, SH, Notaris di Jakarta.
AGRO atau Perusahaan Sasaran : PT Bank Agroniaga Tbk. suatu perseroan terbatas yang didirikan
berdasarkan hukum Negara Republik ndonesia, berkedudukan di
Jakarta.

BAPEPAM-LK : Badan Pengawas Pasar Modal dan Lembaga Keuangan, Departemen
Keuangan Republik ndonesia


Biro Administrasi Efek atau BAE : PT Datindo Entrycom

Bursa Efekatau Bursa Efek Indonesia
atau BEI : PT Bursa Efek ndonesia.

Dapenbun : Dana Pensiun Perkebunan yang merupakan Pemegang Saham
Perusahaan Sasaran selain Bank BR dan Pemegang Saham Publik.

Menkumham : Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik ndonesia

Formulir Penerimaan Penawaran Tender
atau FPPT : Formulir Penerimaan Penawaran Tender dalam bentuk sebagaimana
terlampir dalam Pernyataan Penawaran Tender ini yang harus dilengkapi
oleh Pemegang Saham Publik yang bersedia menerima Penawaran
Tender.

Harga Penawaran Tender : Harga yang akan ditawarkan dalam Penawaran Tender oleh Pihak Yang
Melakukan Penawaran Tender untuk membeli Saham yang dimiliki oleh
Pemegang Saham Publik, yaitu Rp 182,- (seratus delapan puluh dua
Rupiah) per saham secara tunai.

KSEI : PT Kustodian Sentral Efek ndonesia.

Masa Penawaran Tender : Periode yang dimulai pada pukul 09:30 Waktu ndonesia Barat pada
tanggal 5 Mei 2011 dan berakhir pada pukul 16:00 Waktu ndonesia
Barat pada tanggal 24 Mei 2011.

Pemegang Saham Publik : Pemegang Saham Perusahaan Sasaran yang memiliki Saham AGRO
selain Dapenbun dan Bank BR dan berhak menjual saham miliknya
dalam Penawaran Tender berdasarkan Peraturan No. X.H.1.

Penawaran Tender : Penawaran Tender untuk membeli sampai dengan 341.992.299 (tiga
ratus empat puluh satu juta sembilan ratus sembilan puluh dua ribu dua
ratus sembilan puluh sembilan) saham, pada Harga Penawaran Tender,
yang mewakili seluruh Saham yang dimiliki oleh Pemegang Saham
Publik yang ditempatkan dan dibayar penuh di dalam Perusahaan
Sasaran pada tanggal Pernyataan Penawaran Tender ini dan Saham
Hasil Pelaksanaan Waran yang dimiliki oleh Pemegang Saham Publik.

2
Peraturan No. IX.F.1 : Peraturan BAPEPAM-LK No. X.F.1, Lampiran atas Keputusan Ketua
BAPEPAM-LK No. 04/PM/2002, tanggal 3 April 2002 tentang Penawaran
Tender.

Peraturan No. IX.F.2 : Peraturan BAPEPAM-LK No.X.F.2, Lampiran atas Keputusan Ketua
BAPEPAM-LK No. Kep-85/PM/1996 tanggal 24 Januari 1996 tentang
Penawaran Tender, Pedoman Tentang Bentuk dan si Pernyataan
Penawaran Tender.
Peraturan No. IX.H.1 : Peraturan BAPEPAM-LK No. X.H.1, Lampiran Keputusan Ketua
BAPEPAM-LK No. Kep-259/BL/2008, tanggal 30 Juni 2008, tentang
Pengambilalihan Perusahaan Terbuka.

Pernyataan Penawaran Tender : Dokumen yang wajib disampaikan kepada Bapepam oleh Pihak yang
melakukan Penawaran Tender

Perusahaan Sekuritas yang Ditunjuk : PT Bahana Securities, suatu perseroan terbatas yang didirikan
berdasarkan hukum Negara Republik ndonesia, berkedudukan di
Jakarta Selatan.

Rencana Penawaran Tender : Pengumuman rencana pelaksanaan Penawaran Tender yang
diumumkan di surat kabar sesuai dengan Peraturan No. X.F.1.

Rupiah atau Rp : Rupiah ndonesia, mata uang yang sah di Negara Republik ndonesia.

Saham : Saham Perusahaan Sasaran masing-masing dengan nilai nominal
Rp.100,00 (Seratus Rupiah) dan tercatat di Bursa Efek ndonesia.

Saham Hasil Pelaksanaan Waran : Saham hasil pelaksanaan waran seri yang telah dilaksanakan dan
tercatat sebagai saham yang telah ditempatkan dan disetor penuh di
dalam AGRO pada masa Penawaran Tender, yang mana waran tersebut
dikeluarkan bersamaan dengan pelaksanaan penawaran umum
terbatas AGRO (PUT III) dalam rangka penerbitan Hak Memesan
Efek Terlebih Dahulu (HMETD) sebanyak-banyaknya 1.040.632.622
(satu milyar empat puluh juta enam ratus tiga puluh dua ribu enam
ratus dua puluh dua) saham AGRO pada tahun 2009, dimana setiap
pelaksanaan 2 (dua) HMETD dalam rangka membeli 2 (dua) saham
yang ditawarkan dalam PUT akan memperoleh 1 (satu) waran seri
secara cuma-cuma, dan 1 (satu) waran dapat digunakan untuk membeli
saham AGRO yang bernilai nominal Rp 100,- (seratus Rupiah) setiap
saham dengan harga pelaksanaan sebesar Rp 130,- selama periode
pelaksanaan waran yaitu mulai tanggal 25 Mei 2010 sampai dengan 25
Mei 2011.

Tanggal Pembayaran : 3 Juni 2011, yaitu tanggal saat pembayaran dilakukan kepada
Pemegang Saham Publik yang menerima Penawaran Tender dan telah
menyerahkan seluruh dokumen yang disyaratkan sesuai ketentuan
dalam Pernyataan Penawaran Tender dan FPPT.
3
I. PENDAHULUAN
Bank BR adalah suatu perusahaan terbuka yang didirikan berdasarkan hukum Negara Republik ndonesia dengan alamat kantor
pusat di Jalan Jenderal Sudirman Kav 44-46, Jakarta.
Berdasarkan Akta Akusisi No.14 tertanggal 3 Maret 2011, yang dibuat di hadapan Dina Chozie, SH, KN, pengganti dari Fathiah
Helmi, SH, Notaris di Jakarta, Bank BR telah membeli saham milik Dapenbun (sebagai pemegang saham pengendali AGRO)
dalam AGRO sebanyak 3.030.239.023 (tiga miliar tiga puluh juta dua ratus tiga puluh sembilan ribu dua puluh tiga) Saham
yang keseluruhannya mewakili 88,65% (delapan puluh delapan koma enam lima persen) dari jumlah seluruh saham yang telah
ditempatkan dan disetor penuh di dalam Perusahaan Sasaran dimana seluruh saham yang ditempatkan dan disetor penuh
tersebut adalah sebagaimana tercantum dalam Akta Pernyataan Keputusan Rapat AGRO No.68 tanggal 29 Desember 2009
yang dibuat di hadapan Rusnaldy, SH, Notaris di Jakarta (Akuisisi). Jumlah yang dibayar oleh Bank BR untuk seluruh saham
ini adalah Rp. 330.296.053.507,00 (tiga ratus tiga puluh milyar dua ratus sembilan puluh enam juta lima puluh tiga ribu lima ratus
tujuh rupiah) atau sebesar Rp 109,- (seratus sembilan Rupiah) untuk setiap saham. Akuisisi telah selesai dilaksanakan pada
tanggal 3 Maret 2011 dengan ditandatanganinya Akta Akuisisi tersebut. Dengan demikian, sejak tanggal 3 Maret 2011 Bank BR
telah menjadi pemegang saham pengendali AGRO.
Susunan Pemegang Saham AGRO sebelum akuisisi dan segera setelah akuisisi adalah sebagai berikut :
Susunan Pemegang Saham dalam tabel tersebut di atas berdasarkan jumlah seluruh saham yang telah ditempatkan dan disetor
penuh di dalam Perusahaan Sasaran dimana seluruh saham yang ditempatkan dan disetor penuh tersebut adalah sebagaimana
tercantum dalam Akta Pernyataan Keputusan Rapat AGRO No.68 tanggal 29 Desember 2009 yang dibuat di hadapan Rusnaldy,
SH, Notaris di Jakarta.
Dengan adanya eksekusi waran oleh para pemegang saham Perusahaan Sasaran maka struktur permodalan dan susunan
pemegang saham setelah memperhitungkan waran yang telah dieksekusi adalah sebagai berikut :
Untuk mematuhi Peraturan No. X.H.1, Bank BR sebagai pengendali baru dari AGRO akan melaksanakan Penawaran Tender
terhadap saham-saham AGRO yang dimiliki Pemegang Saham Publik, kecuali saham-saham yang dimiliki oleh pihak-pihak
sebagai berikut:
(a) Pemegang saham yang telah melakukan transaksi Akuisisi dengan Bank BR selaku pengendali baru AGRO;
(b) Pihak lain yang telah mendapatkan penawaran dengan syarat dan kondisi yang sama dari pengendali baru AGRO;
(c) Pihak lain yang pada saat yang bersamaan juga melakukan penawaran tender atas saham AGRO;
(d) Pemegang saham utama AGRO; dan
(e) Pihak pengendali lain dari AGRO.
4
Bersamaan dengan pelaksanaan PUT AGRO dalam rangka penerbitan HMETD sebanyak-banyaknya 1.040.632.622 (satu
milyar empat puluh juta enam ratus tiga puluh dua ribu enam ratus dua puluh dua) saham AGRO pada tahun 2009, setiap
pelaksanaan 2 (dua) HMETD dalam rangka membeli 2 (dua) saham yang ditawarkan dalam PUT ini akan memperoleh 1 (satu)
waran seri secara cuma-cuma, di mana 1 (satu) waran dapat digunakan untuk membeli 1 (satu) saham AGRO yang bernilai
nominal Rp 100,- (seratus Rupiah) setiap saham dengan harga pelaksanaan sebesar Rp 130,- (seratus tiga puluh Rupiah)
selama periode pelaksanaan waran yaitu mulai tanggal 25 Mei 2010 sampai dengan 25 Mei 2011. Sehubungan dengan hal
tersebut Penawaran Tender ini berlaku juga atas seluruh Saham Hasil Pelaksanaan Waran yang dimiliki oleh Pemegang Saham
Publik . Berdasarkan Daftar Pemegang Saham dan Daftar Pemegang Waran AGRO per tanggal 28 April 2011, jumlah waran yang
dimiliki dan belum dilaksanakan oleh pemegang saham publik adalah sebesar 170.971.588 (seratus tujuh puluh juta sembilan
ratus tujuh puluh satu ribu lima ratus delapan puluh delapan).
Sehubungan dengan Penawaran Tender, Pihak Yang Melakukan Penawaran Tender telah menyampaikan draft teks pengumuman
Rencana Penawaran Tender kepada Ketua BAPEPAM-LK pada tanggal 7 Maret 2011 melalui surat Nomor B.29-SKP/DH/03/2011
dan telah mengumumkan rencana Penawaran Tender di 2 (dua) surat kabar harian, yaitu (i) Bisnis ndonesia dan (ii) Media
ndonesia, keduanya pada tanggal 10 Maret 2011 sesuai dengan ketentuan yang diatur dalam Peraturan No. X.F.1.
Pihak Yang Melakukan Penawaran Tender telah menyampaikan Pernyataan Penawaran Tender kepada Ketua BAPEPAM-LK
pada tanggal 15 Maret 2011 sesuai dengan ketentuan Peraturan No. X.F.1 dan Peraturan No. X.F.2. Selanjutnya, berdasarkan
Surat Ketua BAPEPAM-LK No. S-4985/BL/2011 tanggal 4 Mei 2011, Pernyataan Penawaran Tender ini telah dinyatakan efektif
oleh Ketua BAPEPAM-LK.
Pihak Yang Melakukan Penawaran Tender dengan ini setuju untuk melaksanakan Penawaran Tender atas Saham Perusahaan
Sasaran yaitu sejumlah sampai dengan 341.992.299 (tiga ratus empat puluh satu juta sembilan ratus sembilan puluh dua ribu
dua ratus sembilan puluh sembilan) Saham atau seluruh saham yang telah ditempatkan dan disetor penuh di dalam Perusahaan
Sasaran yang dimiliki oleh Pemegang Saham Publik termasuk Saham Hasil Pelaksanaan Waran yang dimiliki oleh Pemegang
Saham Publik dengan rincian sebagai berikut:
Proses jual beli Saham sehubungan dengan Penawaran Tender akan dilaksanakan melalui pertemuan antara penawaran dan
penerimaan (crossing) di Bursa Efek ndonesia dan penyelesaiannya dilakukan sesuai dengan peraturan KSE.
Sepanjang pengetahuan Pihak Yang Melakukan Penawaran Tender, sampai dengan tanggal Pernyataan Penawaran Tender ini,
tidak ada gugatan hukum atau keberatan sehubungan dengan Penawaran Tender.
5
II. SYARAT-SYARAT DAN KETENTUAN PENAWARAN TENDER
Sebagaimana diuraikan dalam Bagian Pernyataan Penawaran Tender ini, Pihak Yang Melakukan Penawaran Tender bermaksud
untuk membeli saham Perusahaan Sasaran yang dimiliki oleh Pemegang Saham Publik sampai dengan sejumlah 341.992.299
(tiga ratus empat puluh satu juta sembilan ratus sembilan puluh dua ribu dua ratus sembilan puluh sembilan) Saham atau seluruh
saham yang telah ditempatkan dan disetor penuh di dalam Perusahaan Sasaran, termasuk Saham Hasil Pelaksanaan Waran
yang dimiliki oleh Pemegang Saham Publik, dengan tetap memperhatikan ketentuan Undang-Undang No. 40 tahun 2007 tentang
Perseroan Terbatas yang mensyaratkan bahwa perseroan terbatas harus memiliki sekurang-kurangnya 2 (dua) pemegang
saham.
Harga Penawaran Tender
Harga Penawaran Tender adalah nilai yang sama dengan harga rata-rata dari harga tertinggi perdagangan harian di Bursa Efek
ndonesia selama 90 (sembilan puluh) hari terakhir sebelum tanggal 20 Agustus 2010 yang diambil berdasarkan ketentuan-
ketentuan pada butir 7 dan 12.c Peraturan No. X.H.1 dimana Bank BR telah melakukan pengumuman rencana pengambilalihan
(akuisisi) saham Bank Agro yang dimiliki oleh Dapenbun pada tanggal 20 Agustus 2010 melalui surat kabar Bisnis ndonesia
(Tanggal Pengumuman Rencana Pengambilalihan) yaitu sebesar Rp.167 (seratus enam puluh tujuh Rupiah) untuk setiap
sahamnya. Namun mengingat pelaksanaan Penawaran Tender ini baru dilaksanakan pada tanggal 7 Maret 2011 yang mana
tanggal tersebut telah melebihi jangka waktu 180 hari dari Tanggal Pengumuman Rencana Pengambilalihan maka berdasarkan
ketentuan pada butir 13 dan 14 Peraturan No. X.H.1, jangka waktu penentuan Harga Penawaran Tender bergeser mengikuti
jangka waktu pelaksanaan Penawaran Tender. Dengan demikian Harga Penawaran Tender yang akan dipergunakan adalah
nilai yang sama dengan harga rata-rata dari harga tertinggi perdagangan harian di Bursa Efek ndonesia selama 90 (sembilan
puluh) hari terakhir sebelum tanggal 9 September 2010 yaitu sebesar Rp 182,- (seratus delapan puluh dua Rupiah) untuk setiap
sahamnya dimana angka tersebut lebih tinggi dibandingkan perhitungan berdasarkan butir 7 dan 12.c Peraturan No. X.H.1
sebesar Rp.167 (seratus enam puluh tujuh Rupiah) maupun harga pengambilalihan sebesar Rp.109,- (seratus sembilan Rupiah)
untuk setiap sahamnya. Perhitungan Harga Penawaran Tender tersebut dilakukan dengan mengacu kepada perdagangan saham
Perusahaan Sasaran di Bursa Efek ndonesia selama periode 11 Juni 2010 sampai dengan 8 September 2010.
6
Masa Penawaran Tender
Masa Penawaran Tender akan dimulai pada pukul 09:30 Waktu ndonesia Barat pada tanggal 5 Mei 2011 (Tanggal Pembukaan)
dan akan berakhir pada pukul 16:00 Waktu ndonesia Barat pada tanggal 24 Mei 2011 (Tanggal Penutupan). Setiap Pemegang
Saham Publik yang berkeinginan untuk berpartisipasi di dalam Penawaran Tender wajib menyampaikan FPPT yang telah
dilengkapi sesuai dengan tata cara sebagaimana diatur dalam Bagian V dari Pernyataan Penawaran Tender ini sebelum Tanggal
Penutupan.
Penawaran Tender akan dilaksanakan sesuai Peraturan No. X.F.1. dan berdasarkan hukum dan peraturan perundang-undangan
yang berlaku di Negara Republik ndonesia.
Tanggal Pembayaran
Pembayaran kepada Pemegang Saham Publik yang menerima Penawaran Tender dan telah menyerahkan seluruh dokumen
yang disyaratkan sesuai ketentuan dalam Pernyataan Penawaran Tender dan FPPT, akan dilaksanakan selambat-lambatnya 12
(dua belas) hari kalender setelah Tanggal Penutupan Penawaran Tender (Tanggal Pembayaran), yaitu tanggal 3 Juni 2011.
7
III. ALASAN PENAWARAN TENDER, TUJUAN PENAWARAN TENDER DAN RENCANA
ATAS PERUSAHAAN SASARAN
Alasan Penawaran Tender
Penawaran Tender ini dilaksanakan untuk memenuhi ketentuan Peraturan No. X.H.1 dan Peraturan No. X.F.1, sebagai akibat
dari pengambilalihan atas sejumlah 88,65% (delapan puluh delapan koma enam lima persen) dari jumlah seluruh saham yang
telah ditempatkan dan disetor penuh di dalam AGRO dimana seluruh saham yang ditempatkan dan disetor penuh tersebut
adalah sebagaimana tercantum dalam Akta Pernyataan Keputusan Rapat AGRO No.68 tanggal 29 Desember 2009 yang dibuat
di hadapan Rusnaldy, SH, Notaris di Jakarta. Pengambilalihan tersebut secara efektif mulai berlaku sejak tanggal 3 Maret 2011
(Pengambilalihan), oleh karena itu terhitung tanggal 3 Maret 2011 tersebut, Bank BR adalah pengendali secara langsung
Perusahaan Sasaran.
Tujuan Penawaran Tender
Guna mematuhi Peraturan No. X.H.1 juncto Peraturan No. X.F.1, Pihak Yang Melakukan Penawaran Tender bermaksud untuk
memberikan kesempatan kepada Pemegang Saham Publik untuk menjual Saham mereka pada Harga Penawaran Tender.
Mengingat kepemilikan saham Bank BR dalam Perusahaan Sasaran pada saat ini lebih dari 80% dari modal disetor Perusahaan
Sasaran, maka berdasarkan butir 4 Peraturan No.X.H.1, Bank BR mempunyai kewajiban, dalam jangka waktu 2 (dua) tahun
sejak penyelesaian Penawaran Tender, mengalihkan Saham yang diperolehnya dari hasil pelaksanaan Penawaran Tender kepada
masyarakat. Jangka waktu 2 (dua) tahun dimana Pihak Yang Melakukan Penawaran Tender harus memenuhi kewajiban ini dapat
diperpanjang atas persetujuan terlebih dahulu dari Ketua BAPEPAM-LK sesuai dengan ketentuan Angka 21 Peraturan No.X.H.1.
dalam hal: (i) Bursa Efek dimana Saham dicatat dan diperdagangkan ditutup; (ii) perdagangan Saham Perusahaan Sasaran di
Bursa Efek ndonesia dihentikan; dan/atau (iii) terjadi keadaan darurat.
Rencana Terhadap Perusahaan Sasaran
Pihak Yang Melakukan Penawaran Tender dengan ini menyatakan bahwa sampai dengan Pernyataan Penawaran Tender ini
diumumkan tidak memiliki rencana untuk melakukan hal-hal di bawah ini setelah dilaksanakannya Penawaran Tender:
a. melikuidasi Perusahaan Sasaran;
b. mengubah struktur permodalan atau kebijakan dividen Perusahaan Sasaran kecuali diusulkan lain oleh Perusahaan
Sasaran atau apabila disyaratkan berdasarkan peraturan perundang-undangan yang berlaku;
c. mengubah struktur kepengurusan Perusahaan Sasaran kecuali apabila diperlukan dan atau untuk memenuhi peraturan
perundang-undangan yang berlaku.
Apabila dikemudian hari terdapat rencana untuk melakukan tindakan tersebut diatas, Pihak Yang melakukan Penawaran Tender
akan memperhatikan dan melakukan keterbukaan sesuai dengan peraturan hukum dan perundang-undangan yang berlaku di
ndonesia termasuk dalam hal terjadinya situasi di luar kendali Pihak Yang Melakukan Penawaran Tender yang mungkin dapat
secara material mempengaruhi kesempatan bekerja di Perusahaan Sasaran.
Pemegang Saham Publik yang tidak berminat untuk menjual Sahamnya kepada Pihak Yang Melakukan Penawaran Tender akan
tetap menjadi pemegang saham Perusahaan Sasaran.
8
Struktur permodalan dari komposisi kepemilikan saham Perusahaan Sasaran pada tanggal 28 April 2011 adalah sebagai
berikut:
Struktur permodalan dari komposisi kepemilikan saham Perusahaan Sasaran setelah selesainya Penawaran Tender ini dengan
asumsi seluruh waran milik pemegang saham publik telah di eksekusi dan seluruh saham dibeli adalah sebagai berikut :
9
IV. INFORMASI MENGENAI PIHAK YANG MELAKUKAN PENAWARAN TENDER
1. Riwayat Singkat
Pihak Yang Melakukan Penawaran Tender adalah suatu perusahaan terbatas yang didirikan menurut hukum Negara Republik
ndonesia, berdomisili di Jakarta dengan alamat di Jalan Jenderal Sudirman Nomor 44-46, Jakarta 10210. Akta pendirian Bank
BR yang di dalamnya memuat perubahan Anggaran Dasar telah mengalami beberapa kali perubahan. Perubahan Anggaran
Dasar Bank BR dalam rangka penawaran umum saham perdana dalam Akta No.7 tanggal 3 Oktober 2003 dibuat dihadapan
mas Fatimah, S.H., Notaris di Jakarta. Akta tersebut selanjutnya telah disesuaikan dengan Undang-undang No.40 Tahun 2007
tentang Perseroan Terbatas dan Peraturan BAPEPAM-LK No.X.J.1 tanggal 14 Mei 2008 tentang Pokok-Pokok Anggaran Dasar
Emiten Yang Melakukan Penawaran Umum Efek Bersifat Ekuitas Dan Perusahaan Publik sebagaimana dituangkan dalam Akta
Pernyataan Keputusan Rapat Umum Pemegang Saham No.51 tanggal 26 Mei 2008 dibuat dihadapan Fathiah Helmi, S.H., Notaris
di Jakarta. Anggaran Dasar Bank BR telah mengalami beberapa kali perubahan, yang berkaitan dengan adanya perubahan
struktur permodalan Bank BR yaitu peningkatan modal ditempatkan/disetor Bank BR, terakhir diubah dengan Akta Pernyataan
Keputusan Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa No. 38, tanggal 24 November 2010 yang dibuat dihadapan Fathiah
Helmi, S.H., Notaris di Jakarta, yang penerimaan pemberitahuan perubahannya telah diterima dan dicatat dalam database
Sisminbakum Departemen Hukum Dan Hak Asasi Manusia Republik ndonesia berdasarkan Surat No.AHU-AH.01.10-33481
tanggal 29 Desemberi 2010.
2. Kegiatan Usaha
Kegiatan usaha Pihak Yang Melakukan Penawaran Tender bergerak di bidang Perbankan
3. Struktur Permodalan dan Komposisi Kepemilikan Saham
Struktur permodalan dan komposisi kepemilikan saham Pihak Yang Melakukan Penawaran Tender pada tanggal Pernyataan
Penawaran Tender ini adalah sebagai berikut:
Jumlah Nilai Nominal
(Rupiah)
A. Modal Dasar
- Saham Seri A Dwiwarna 1 250 0,00
- Saham Seri B 59.999.999.999 14.999.999.999.750 100,00
B. Modal Ditempatkan dan Disetor Penuh
1. Negara Republik Indonesia
- Saham Seri A Dwiwarna 1 250 0,00
- Saham Seri B 13.999.999.999 3.499.999.999.750 56,75
2. Masyarakat
Saham Seri B 10.669.162.000 2.667.290.500.000 43,25
Jumlah Modal Ditempatkan dan Disetor Penuh 24.669.162.000 6.167.290.500.000 100,00
C. Saham Dalam Portepel 35.330.838.000 8.832.709.500.000
Keterangan Jumlah Saham Persentase (%)
10
4. Kepengurusan
Susunan Dewan Komisaris dan Direksi Pihak Yang Melakukan Penawaran Tender pada tanggal Pernyataan Penawaran Tender
ini adalah sebagai berikut:
Dewan Komisaris:
Komisaris Utama merangkap
Komisaris ndependen : Bunasor Sanim
Wakil Komisaris Utama/Komisaris ndependen : Soedarjono
Komisaris : Heru Lelono
Komisaris : Agus Suprijanto
Komisaris : Hermanto Siregar*)
Komisaris ndependen : Adhyaksa Dault
Komisaris ndependen : Aviliani
Direksi:
Direktur Utama : Sofyan Basir
Direktur : Sarwono Sudarto
Direktur : Achmad Baiquni
Direktur : Sulaiman Arif Arianto
Direktur : Djarot Kusumayakti
Direktur : Agus Toni Sutirto
Direktur : Lenny Sugihat
Direktur : Asmawi Syam
Direktur : Suprajarto
Direktur : Randi Anto*)
*) berlaku efektif setelah mendapatkan persetujuan dari Bank Indonesia atas Fit & Proper Test dan memenuhi peraturan
perundang-undangan yang berlaku.
5. Ikhtisar Data Keuangan Penting Pihak Yang Melakukan Penawaran Tender
Tabel dibawah ini adalah ikhtisar data keuangan penting dari Pihak Yang Melakukan Penawaran Tender pada tanggal 31
Desember 2007, 2008 dan Desember 2009 yang telah diaudit oleh Kantor Akuntan Publik Purwantono, Sarwoko dan Sandjaja.
11
1
2
3
4
5
6
7
8
9
10
11
12
13
14
15
16
17
18
19
20
21
41,478,599
8,615,614
4,333,232
104,463,266
-
188,737
84,120,682
2,788
17,058,575
-
-
4,449,907
544,464
277,302
352,716
-
-
-
-
150,509
-
13,460,890
101,737
-
517,074
343,492
-
6,551,642
-
2,678,422
-
-
-
6,164,926
2,722,349
12,977
-
-
89,947
-
432,488
-
17,834,694
35,262,917
4,660,087
5,620,911
88,076,759
-
274,128
66,704,204
2,854
6,556,490
-
-
3,428,243
102,752
1,313,676
483,862
-
-
-
-
454,574
-
2,901,921
86,970
1,144
504,014
300,295
-
6,273,764
-
710,634
-
-
-
6,162,650
2,706,137
17,300
-
-
108,361
-
37,523
-
13,324,726
33,936,852
3,224,942
3,955,880
72,299,927
-
297,167
50,065,142
1,657
5,774,296
-
-
1,611,033
102,681
180,921
661,381
-
-
-
-
740,245
-
1,642,032
73,846
25,878
380,374
1,140,490
-
6,042,306
-
2,140,253
-
-
-
6,158,900
2,676,620
23,586
-
-
103,075
786
496,576
-
9,978,092
f.
i.
j.
P A S I V A
G i r o
a. Rupiah
b. Valuta Asing
Kewajiban segera lainnya
Tabungan
a. Rupiah
b. Valuta Asing
Deposito Berjangka
a. Rupiah
i. Pihak terkait dengan bank
ii. Pihak lain
b. Valuta Asing
i. Pihak terkait dengan bank
ii. Pihak lain
Sertifikat Deposito
a. Rupiah
b. Valuta Asing
Simpanan dari Bank Lain
Kewajiban pembelian kembali Surat Berharga
yang dijual dengan syarat repo
Kewajiban Derivatif
Kewajiban Akseptasi
Surat Berharga yang Diterbitkan
a. Rupiah
b. Valuta Asing
Pinjaman yang diterima
a. Fasilitas Pendanaan jangka pendek BI
b. Lainnya
i. Rupiah
- Pihak terkait dengan bank
- Pihak lain
ii. Valuta Asing
- Pihak terkait dengan bank
- Pihak lain
Estimasi kerugian Komitmen dan Kontinjensi
Kewajiban Sewa Guna Usaha
Beban yang masih harus dibayar
Taksiran Pajak Penghasilan
Kewajiban Pajak Tangguhan
Kewajiban Lain-lain
Pinjaman Subordinasi
a. Pihak terkait dengan bank
b. Pihak lain
Modal Pinjaman
a. Pihak terkait dengan bank
b. Pihak lain
Hak Minoritas
EKUITAS
a. Modal Disetor
b. Agio (Disagio)
c. Modal Lainnya - MSOP
d. Modal Sumbangan
e. Dana Setoran Modal
Selisih Penjabaran Laporan Keuangan
g. Selisih Penilaian Kembali Aktiva Tetap
h. Laba (Rugi) yang belum direalisasi dari
Surat Berharga
Pendapatan Komprehensif Lainnya
Saldo Laba (Rugi)
316,947,029 246,076,896 203,734,938 TOTAL PASIVA
Audited
31-Dec-09
Audited
31-Dec-08
Audited
31-Dec-07
KONSOLIDASI
POS - POS Audited
31-Dec-09
Audited
31-Dec-08
Audited
31-Dec-07
KONSOLIDASI
POS - POS
316,947,029 246,076,896 203,734,938 TOTAL AKTIVA
1
2
3
4
5
6
7
8
9
10
11
12
13
14
15
16
17
18
19
20
21
8,139,304
12,893,414
13,613,550
27,008,019
54,683
9,026,403
151,208
(2,059)
13,279,063
(223,055)
70,648
194,817
1,182,498
(14,480)
489,110
689,528
3,635,467
(48,141)
-
1,037,392
8,720,071
10,480,406
503,887
-
-
-
144,921
(1,449)
484,648
194,622,450
(10,927,002)
743
13,014,727
(441,146)
352,716
(4,502)
113,123
(1,662)
2,498,306
427,016
-
1,915,026
4,941,789
(3,575,813)
11,490
(1,209)
3,219
(2,983)
36,024
(14,884)
2,469,748
6,750,145
9,945,696
10,349,379
20,377,718
114,375
3,305,913
1,195,150
(13,095)
1,070,459
(691,229)
371,216
58,271
691,355
(11,208)
214,709
274,419
7,881,097
(83,703)
-
1,177,297
7,152,680
12,599,069
-
-
-
-
13
-
451,197
149,049,109
(7,714,941)
416
11,607,370
(290,521)
483,862
(4,839)
91,235
(1,443)
1,978,155
317,829
-
2,000,076
4,596,144
(3,250,444)
4,163
(235)
58,905
(54,122)
31,627
(11,663)
4,005,290
5,041,396
31,047,872
8,325,500
9,574,203
23,006
899,846
3,778,378
(38,369)
1,103,279
(20,032)
487,458
19,859
513,747
(10,210)
279,937
103,896
3,226,277
(36,107)
-
3,122,517
8,758,646
11,339,294
2,573,610
-
-
-
24,724
(247)
431,182
106,038,896
(6,708,550)
329
7,502,546
(249,625)
661,381
(7,018)
77,979
(1,311)
1,436,438
209,826
-
1,269,743
4,157,744
(2,513,798)
6,209
(63)
328,331
(328,105)
27,020
(2,865)
1,260,169
A K T I V A
K a s
Penempatan pada Bank Indonesia
a. Giro Bank Indonesia
b. Sertifikat Bank Indonesia
c. Lainnya
Giro pada Bank Lain
a. Rupiah
b. Valuta Asing
Penempatan pada Bank Lain
a. Rupiah
PPA - Penempatan pada Bank Lain - / -
b. Valuta Asing
PPA - Penempatan pada Bank Lain - / -
Surat Berharga yang dimiliki
a. Rupiah
i. Diperdagangkan
ii. Tersedia untuk dijual
iii. Dimiliki hingga jatuh tempo
PPA - Surat Berharga yang dimiliki - / -
b. Valuta Asing
i. Diperdagangkan
ii. Tersedia untuk dijual
iii. Dimiliki hingga jatuh tempo
PPA - Surat Berharga yang dimiliki - / -
Surat Berharga yang dijual dg janji dibeli kembali
Obligasi Pemerintah
a. Diperdagangkan
b. Tersedia untuk dijual
c. Dimiliki hingga jatuh tempo
Tagihan atas Surat Berharga yang dibeli dg janji dijual kembali (reverse repo)
a. Rupiah
PPA - Reverse Repo - / -
b. Valuta Asing
PPA - Reverse Repo - / -
Tagihan Derivatif
PPA - Tagihan Derivatif - / -
Kredit yang diberikan
a. Rupiah
i. Pihak terkait dengan bank
ii. Pihak lain
PPA - Kredit yang diberikan - / -
b. Valuta Asing
i. Pihak terkait dengan bank
ii. Pihak lain
PPA - Kredit yang diberikan - / -
Tagihan Akseptasi
PPA - Tagihan Akseptasi - / -
Penyertaan
PPA - Penyertaan - / -
Pendapatan yang masih akan diterima
Biaya dibayar dimuka
Uang Muka Pajak
Aktiva Pajak Tangguhan
Aktiva Tetap
Akumulasi penyusutan Aktiva Tetap - / -
Properti terbengkalai
PPA - Properti terbengkalai - / -
Aktiva Sewa Guna
Akumulasi penyusutan Aktiva Sewa Guna - / -
Agunan yang diambil alih
PPA - Agunan yang diambil alih - / -
Aktiva Lain-lain
12
1 Pendapatan Bunga
1.1.
a. Rupiah
b. Valuta Asing
1.2.
a. Rupiah
b. Valuta Asing
Jumlah Pendapatan Bunga
2 Beban Bunga
2.1.
a. Rupiah
b. Valuta Asing
2.2.
Jumlah Beban Bunga - / -
Pendapatan (Beban) Bunga Bersih
3 Pendapatan Operasional Lainnya
3.1.
3.2.
3.3.Pendapatan atas Kenaikan Nilai dan Penjualan
Obligasi Pemerintah dan Surat Berharga
3.4.
Jumlah Pendapatan Operasional Lainnya
4 Beban (Pendapatan) Penyisihan Penghapusan Aktiva
5 Beban (Pendapatan) Estimasi Kerugian Komitmen dan Kontinjensi
6 Beban Operasional Lainnya
6.1.
6.2.
6.3.Beban atas Penurunan Nilai dan Penjualan Obligasi
Pemerintah dan Surat Berharga
6.4.
6.5.
6.6.
Jumlah Beban Operasional Lainnya - / -
Laba (Rugi) Operasional
7
8
9
10
11
a.
b.
12
13
14
15 a.
b.
16
17
PENDAPATAN DAN BEBAN OPERASIONAL
Hasil Bunga
Provisi dan Komisi
Beban Bunga
Provisi dan Komisi
Pendapatan Provisi, Komisi dan Fee
Pendapatan Transaksi Valuta Asing
Pendapatan (Beban) Luar Biasa
Laba (Rugi) sebelum pajak penghasilan
Pendapatan Lainnya
Beban Administrasi dan Umum
Beban Personalia
Beban Transaksi Valuta Asing
Beban Promosi
Beban Lainnya
Dasar (dalam Rupiah penuh)
Dilusi (dalam Rupiah penuh)
Taksiran Pajak Penghasilan - / -
Tahun
Tangguhan
Laba (Rugi) tahun berjalan
Hak Minoritas - / -
Saldo Laba (Rugi) awal tahun
Dividen - / -
Lainnya - / -
Saldo Laba (Rugi) akhir periode
LABA BERSIH PER SAHAM
PENDAPATAN DAN BEBAN NON OPERASIONAL
Pendapatan Non Operasional
Beban Non Operasional - / -
Pendapatan (Beban) Non Operasional
33,482,175
725,641
1,125,778
537
35,334,131
11,819,010
464,395
2,131
12,285,536
23,048,595
2,117,749
713,431
270,151
168,263
3,269,594
5,784,148
14,767
3,717,031
6,675,793
-
-
432,009
1,133,782
11,958,615
8,560,659
1,461,829
131,260
1,330,569
-
9,891,228
2,633,880
(50,944)
7,308,292
-
13,324,726
2,649,365
148,959
17,834,694
609.50
596.73
26,468,277
730,331
897,379
646
28,096,633
8,065,987
380,674
2,006
8,448,667
19,647,966
1,766,836
613,641
-
103,275
2,483,752
2,830,490
13,141
3,084,518
6,329,075
98,793
-
300,671
1,128,917
10,941,974
8,346,113
481,527
5,628
475,899
-
8,822,012
3,382,854
(519,210)
5,958,368
-
9,978,879
2,419,001
193,520
13,324,726
496.99
486.38
21,934,622
652,233
652,788
988
23,240,631
6,167,120
385,746
33
6,552,899
16,687,732
1,455,585
176,110
2,029
141,651
1,775,375
1,917,092
25,567
2,395,866
5,274,424
-
-
469,699
824,456
8,964,445
7,556,003
231,825
7,754
224,071
-
7,780,074
3,310,965
(368,892)
4,838,001
-
7,439,180
2,128,786
170,303
9,978,092
403.64
395.06
1-Jan-09
s/d
31-Dec-09
1-Jan-08
s/d
31-Dec-08
1-Jan-07
s/d
31-Dec-07
POS - POS
KONSOLIDASI
13
Sedangkan ikhtisar data keuangan penting (unaudited) pada tanggal 30 September 2010 dari Pihak Yang Melakukan Penawaran
Tender tersaji di bawah ini.
KONSOLIDASI
30 -Sep-10
1 Kas 9,900,944
2 Penempatan pada Bank Indonesia 28,650,715
3 Penempatan pada bank lain 22,927,094
4 Tagihan spot dan derivatif 96,306
5 Surat berharga
a. Diukur pada nilai wajar melalui laporan laba/rugi 491,385
b. Tersedia untuk dijual 18,732,137
c. Dimiliki hingga jatuh tempo 17,056,714
d. Pinjaman yang diberikan dan piutang 798,198
6 Surat berharga yang dijual dengan janji dibeli kembali (repo)
7 Tagihan atas surat berharga yang dibeli dengan janji dijual
kembali (reverse repo) -
8 Tagihan akseptasi 63,428
9 Kredit
a. Diukur pada nilai wajar melalui laporan laba/rugi -
b. Tersedia untuk dijual -
c. Dimiliki hingga jatuh tempo -
d. Pinjaman yang diberikan dan piutang 233,668,009
10 Pembiayaan syariah -
11 Penyertaan 127,080
12 Cadangan kerugian penurunan nilai aset keuangan -/-
a. Surat berharga (22,131)
b. Kredit (15,605,149)
c. Lainnya (1,995)
13 Aset tidak berwujud 113,095
Akumulasi amortisasi aset tidak berwujud -/- (109,650)
14 Aset tetap dan inventaris 5,228,961
Akumulasi penyusutan aset tetap dan inventaris -/- (3,671,172)
15 Properti terbengkalai 11,406
16 Aset yang diambil alih 36,227
17 Rekening tunda -
18 Aset antarkantor
a. Melakukan kegiatan operasional di Indonesia -
b. Melakukan kegiatan operasional di luar Indonesia -
19 Cadangan kerugian penurunan nilai aset lainnya -/- (5,704)
20 Penyisihan penghapusan aset non produktif -/- (549,577)
21 Sewa pembiayaan -
22 Aset pajak tangguhan 1,703,922
23 Rupa-rupa aset 6,303,369
TOTAL ASET 325,943,612
No POS-POS
ASET
KONSOLIDASI
30 -Sep-10
1 Giro 42,691,593
2 Tabungan 107,228,470
3 Simpanan berjangka 111,623,498
4 Dana investasi revenue sharing -
5 Kewajiban kepada Bank Indonesia 177,640
6 Kewajiban kepada bank lain 5,527,875
7 Kewajiban spot dan derivatif 297,484
8 Kewajiban atas surat berharga yang dijual dengan janji dibeli
kembali (repo) 700,831
9 Kewajiban akseptasi 63,428
10 Surat berharga yang diterbitkan 2,166,844
11 Pinjaman yang diterima 11,741,063
12 Setoran jaminan 67,702
13 Kewajiban antarkantor
a. Melakukan kegiatan operasional di Indonesia 79,260
b. Melakukan kegiatan operasional di luar Indonesia 699
14 Kewajiban pajak tangguhan -
15 Penyisihan penghapusan transaksi rekening administratif 125,984
16 Rupa-rupa kewajiban 10,724,300
17 Dana investasi profit sharing -
18 Kepentingan minoritas (minority interest) -
19 Modal pinjaman -
20 Modal disetor
a. Modal dasar 6,164,926
b. Modal yang belum disetor -/- -
c. Saham yang dibeli kembali (treasury stock ) -/- -
21 Tambahan modal disetor
a. Agio 2,722,349
b. Disagio -/- -
c. Modal sumbangan -
d. Penyesuaian akibat penjabaran laporan keuangan 46,996
e. Pendapatan (kerugian) komprehensif lainnya -
f. Lainnya 949,315
g. Dana setoran modal -
22 Selisih penilaian kembali aset tetap -
23 Selisih kuasi reorganisasi
24 Selisih restrukturisasi entitas sepengendali -
25 Cadangan
a. Cadangan umum 3,022,685
b. Cadangan tujuan 4,952,272
26 Laba/rugi
a. Tahun-tahun lalu 8,211,559
b. Tahun berjalan 6,656,839
TOTAL KEWAJIBAN DAN MODAL 325,943,612
KEWAJIBAN DAN MODAL
No POS-POS
KONSOLIDASI
30 -Sep-10
1 Pendapatan Bunga
a. Rupiah 29,039,876
b. Valuta asing 526,356
2 Beban Bunga
a. Rupiah 8,066,536
b. Valuta asing 469,739
Pendapatan (Beban) Bunga Bersih 21,029,957
1
a. Peningkatan nilai wajar aset keuangan (mark to market)
i. Surat berharga -
ii. Kredit -
iii. Spot dan derivatif 101,667
iv. Aset keuangan lainnya -
b. Penurunan nilai wajar kewajiban keuangan (mark to market) -
c. Keuntungan penjualan aset keuangan
i. Surat berharga 136,086
ii. Kredit -
iii. Aset keuangan lainnya -
d. Keuntungan transaksi spot dan derivatif (realised) 190,674
e. Dividen, keuntungan dari penyertaan dengan equity method,
komisi/provisi/fee dan administrasi 1,948,200
f. Koreksi atas cadangan kerugian penurunan nilai, penyisihan
penghapusan aset non produktif, dan penyisihan penghapusan
transaksi rekening administratif 713
g. Pendapatan lainnya 200,628
2
a. Penurunan nilai wajar aset keuangan (mark to market)
i. Surat berharga 75,536
ii. Kredit -
iii. Spot dan derivatif 9,890
iv. Aset keuangan lainnya -
b. Peningkatan nilai wajar kewajiban keuangan (mark to market) -
c. Kerugian penjualan aset keuangan
i. Surat berharga 63
ii. Kredit -
iii. Aset keuangan lainnya -
d. Kerugian transaksi spot dan derivatif (realised) -
e. Kerugian penurunan nilai aset keuangan (impairment) -
i. Surat berharga -
ii. Kredit 5,204,567
iii. Pembiayaan syariah -
iv. Aset keuangan lainnya -
No POS-POS
PENDAPATAN DAN BEBAN OPERASIONAL
A. Pendapatan dan Beban Bunga
B. Pendapatan dan Beban Operasional selain Bunga
Beban Operasional Selain Bunga
Pendapatan Operasional Selain Bunga
KONSOLIDASI
30 -Sep-10
f. Penyisihan penghapusan transaksi rekening administratif 24,225
g. Penyisihan kerugian risiko operasional -
h. Kerugian terkait risiko operasional -
i. Kerugian dari penyertaan dengan equity method,
komisi/provisi/fee dan administrasi 19
j. Kerugian penurunan nilai aset lainnya (non keuangan) -
k. Penyisihan penghapusan aset non produktif 37
l. Beban tenaga kerja 5,187,762
m. Beban promosi 279,618
n. Beban lainnya 4,281,058
Pendapatan (Beban) Operasional Selain Bunga Bersih (12,484,807)
LABA (RUGI) OPERASIONAL 8,545,150
1 Keuntungan (kerugian) penjualan aset tetap dan inventaris 4,143
2 Keuntungan (kerugian) penjabaran transaksi valuta asing -
3 Pendapatan (beban) non operasional lainnya (41,542)
LABA (RUGI) NON OPERASIONAL (37,399)
LABA (RUGI) TAHUN BERJALAN SEBELUM PAJAK 8,507,751
1 Transfer laba (rugi) ke kantor pusat -
2 Pajak penghasilan
a. Taksiran pajak tahun berjalan -/- (1,561,859)
b. Pendapatan (beban) pajak tangguhan (289,053)
LABA (RUGI) TAHUN BERJALAN SETELAH PAJAK BERSIH 6,656,839
LABA (RUGI) KEPENTINGAN MINORITAS (MINORITY
INTEREST) -
LABA (RUGI) SETELAH KEPENTINGAN MINORITAS
(MINORITY INTEREST ) 6,656,839
DIVIDEN -
LABA BERSIH PER SAHAM
Dasar (dalam Rupiah penuh) 555.25
Dilusi (dalam Rupiah penuh) 544.44
PENDAPATAN DAN BEBAN NON OPERASIONAL
No POS-POS
14
6. Keterangan Terkait Lainnya
a. Berdasarkan Surat Pernyataan dari Pihak Yang Melakukan Penawaran Tender, Pihak Yang Melakukan Penawaran
Tender menyatakan bahwa:
Pihak Yang Melakukan Penawaran Tender tidak pernah dinyatakan pailit;
Pihak Yang Melakukan Penawaran Tender tidak pernah dinyatakan bersalah menyebabkan suatu perusahaan
dinyatakan pailit;
Pihak Yang Melakukan Penawaran Tender tidak pernah dihukum karena melakukan kejahatan di bidang keuangan;
atau
Pihak Yang Melakukan Penawaran Tender tidak pernah diperintahkan oleh pengadilan atau lembaga berwenang
manapun untuk menghentikan kegiatan usahanya sehubungan dengan efek.
b. Berdasarkan Surat Pernyataan dari masing-masing Komisaris dan Direktur Pihak Yang Melakukan Penawaran
Tender, masing-masing Komisaris dan Direktur Pihak Yang Melakukan Penawaran Tender menyatakan bahwa yang
bersangkutan:
tidak pernah dinyatakan pailit;
tidak pernah menjadi direktur atau komisaris yang dinyatakan bersalah menyebabkan suatu perseroan dinyatakan
pailit;
tidak pernah dihukum karena melakukan kejahatan di bidang keuangan; atau
tidak pernah diperintahkan oleh pengadilan atau lembaga yang berwenang untuk menghentikan kegiatan usahanya
yang berhubungan dengan efek.
c. Dalam jangka waktu 3 (tiga) tahun terakhir, Pihak Yang Melakukan Penawaran Tender tidak memiliki hubungan keagenan,
kontrak dan transaksi material (termasuk kontrak jual beli) dengan Perusahaan Sasaran atau afliasinya.
d. Berdasarkan Surat Pernyataan Pihak Yang Melakukan Penawaran Tender tertanggal 29 April 2011, Pihak Yang Melakukan
Penawaran Tender memiliki dana yang cukup untuk membiayai pembelian Saham yang dimiliki oleh Pemegang Saham
Publik dalam rangka pelaksanaan Penawaran Tender ini. Pernyataan ini dikonfrmasi oleh Perusahaan Sekuritas Yang
Ditunjuk yaitu PT. Bahana Securities melalui surat No. 752/BS-OPS/V/2011 tertanggal 29 April 2011.
e. Selain Pernyataan Efektif atas Penawaran Tender ini oleh BAPEPAM-LK, tidak ada ijin atau persetujuan lain dari pihak/
instansi pemerintah yang berwenang yang harus diperoleh Pihak Yang Melakukan Penawaran Tender dan tidak ada
persyaratan yang ditetapkan otoritas pemerintah bagi Pihak Yang Melakukan Penawaran Tender untuk melakukan
Penawaran Tender ini.
15
V. INFORMASI MENGENAI PERUSAHAAN SASARAN
1. Riwayat Singkat
AGRO didirikan berdasarkan Akta Pendirian No. 27 tanggal 27 September 1989 yang dibuat dihadapan Raden Soekarsono, S.H,
Notaris di Jakarta (selanjutnya disebut Akta Pendirian) yang diubah dengan Akta Perubahan Anggaran Dasar No. 27 tanggal
23 Oktober 1989 dibuat dihadapan Raden Soekarsono, S.H, Notaris di Jakarta (selanjutnya disebut Akta Perubahan). Akta
Pendirian dan Akta Perubahan tersebut telah mendapatkan pengesahan dari Menteri Kehakiman Republik ndonesia melalui
Surat Keputusan No. C2-10019.HT.01.01-TH.89 tanggal 28 Oktober 1989 dan telah didaftarkan di Kantor Panitera Pengadilan
Negeri Jakarta Pusat No. 2484/1989 dan 2485/1989 pada tanggal 3 November 1989 serta telah diumumkan dalam Berita Negara
Republik ndonesia No. 96 tanggal 1 Desember 1989, Tambahan Berita Negara No. 3303. AGRO memperoleh Surat Persetujuan
Prinsip Pendirian PT. Bank Agroniaga yang dikeluarkan oleh Menteri Keuangan Republik ndonesia melalui surat No. S-242/
MK.13/1989 tanggal 27 Februari 1989 perihal Persetujuan Prinsip Pendirian PT. Bank Agroniaga.
jin untuk beroperasi sebagai Bank Umum diperoleh berdasarkan Surat Keputusan Menteri Keuangan Republik ndonesia No.
1347/KMK.013/1989 tanggal 11 Desember 1989.
Pada tanggal 30 Juni 2003, AGRO mendapat surat Pernyataan Efektif Ketua Bapepam No. S-1565/PM/2003 sebagai Perusahaan
Terbuka. jin sebagai Bank Devisa diberikan berdasarkan Keputusan Gubernur Bank ndonesia No. 8/41/KEP.GB/2006 tertanggal
8 Mei 2006, tentang penunjukan PT Bank Agroniaga Tbk. sebagai Bank Umum Devisa.
AGRO berkedudukan di Jakarta dan berkantor pusat di Plaza GR, Jl. HR. Rasuna Said Blok X 2 No. 1, Jakarta. Per 30 Juni
2010, AGRO memiliki pekerja sebanyak 467 (empat ratus enam puluh tujuh) orang dan memiliki 8 (delapan) kantor cabang
yaitu berada di : Surabaya, Pekanbaru, Semarang, Bandar Lampung, Medan, Bandung, Balikpapan dan Jambi, didukung oleh
8 (delapan) kantor cabang pembantu yang tersebar di wilayah Jabodetabek, Medan dan Kasikan-Riau, serta 2 (dua) kantor kas
yang berada di Rokan Hulu- Riau dan PTPN X-Semarang.
Strategi bisnis yang dijalankan AGRO adalah fokus pada bidang agribisnis dengan komposisi pembiayaan 65% (enam puluh
lima persen) pada sektor agribisnis dan 35% (tiga puluh lima persen) non agribisnis. Dari 65% (enam puluh lima persen) sektor
agribisnis, 70% (tujuh puluh persen) disalurkan ke sektor ritel agribisnis.
2. Kegiatan Usaha
Maksud dan tujuan pendirian Perusahaan Sasaran adalah untuk menjalankan kegiatan usaha di bidang Perbankan.
3. Struktur Permodalan dan Komposisi Kepemilikan Saham
Struktur permodalan dan komposisi kepemilikan saham Perusahaan Sasaran pada tanggal 28 April 2011 adalah sebagai
berikut:
16
4. Kepengurusan
Susunan Dewan Komisaris dan Direksi berdasarkan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan AGRO tanggal 2 Mei 2011, adalah
sebagai berikut :
Dewan Komisaris
Komisaris Utama merangkap Komisaris ndependen : ndra Kesuma*)
Komisaris : Roswita Nilakurnia
Komisaris : Susy Liestiowaty*)
Komisaris ndependen : Moch. Sjafaat smail*)
Direksi
Direktur Utama : Marshal*)
Direktur : Mustari Damopolii*)
Direktur : Zuhri Anwar*)
Direktur Kepatuhan : Lisa A. Wardhana**)
Direktur Operasi merangkap Caretaker Direktur Utama : Sjahfri Gaffar***)
*) berlaku efektif setelah mendapatkan persetujuan dari Bank Indonesia atas Fit & Proper Test dan memenuhi peraturan
perundang-undangan yang berlaku.
**) diangkat sampai dengan RUPS berikutnya
***) diangkat sampai dengan Direktur Utama dan atau Direktur baru yang diangkat dalam RUPS Tahunan ini lulus Fit &
Proper Test dari Bank Indonesia.
5. Perkembangan Perdagangan Saham Perusahaan Sasaran
Tabel di bawah ini menggambarkan perdagangan Saham Perusahaan Sasaran di Bursa Efek ndonesia pada setiap kuartal
selama 2 (dua) tahun terakhir:
1 Kuartal I 2009 n.a n.a
2 Kuartal II 2009 n.a n.a
3 Kuartal III 2009 n.a n.a
4 Kuartal IV 2009 175 127
5 Kuartal I 2010 152 114
6 Kuartal II 2010 193 122
7 Kuartal III 2010 220 160
8 Kuartal IV 2010 200 165
9 1 Januari -14 Maret 2011 182 125
Sumber: Bloomberg
No. Periode
Harga
Tertinggi
(Rp)
Harga
Terendah
(Rp)
17
18.889
136.349
9.844
-
758.254
-
1.904.945
-
295
9.418
137.897
5.805
2.981.696
441.100
142.108
1.871.090
16.427
13.849
-
-
3.251
87.252
3.780
54.267
678
2.633.802
341.821
8.000
-163
117
1.049
-2.929
347.895
12.312
111.046
30.966
-
255.672
58.401
1.964.610
-
295
12.868
128.737
4.260
2.578.917
315.498
123.997
1.723.837
5.209
7.050
-
-
1.319
128.431
7.038
34.017
404
2.346.801
234.906
695
-
117
1.049
-5.128
231.639
9.321
204.691
14.595
-
660.375
88.404
1.879.614
-
295
12.866
98.972
3.994
2.973.127
372.513
120,568
2.044.365
7.608
9.080
-
-
3.144
151.084
10.296
18.840
164
2.737.662
234.906
695
-
117
6.348
-6.601
235.465
AKTIVA
Kas
Giro pada Bank Indonesia
Giro pada bank lain bersih
Penempatan pada bank lain
Surat -surat berharga bersih
Surat -surat berharga yang dibeli dengan janji dijual
kembali bersih
Kredit yang diberikan bersih
Tagihan akseptasi - bersih
Penyertaan bersih
Aktiva tetap bersih
Aktiva lain-lain
Aktiva pajak tangguhan
JUMLAH AKTIVA
KEWAJIBAN
Giro
Tabungan
Deposito berjangka
Simpanan dari bank lain
Kewajiban segera lainnya
Kewajiban derivatif
kewajiban akseptasi
Hutang pajak
Pinjaman yang diterima
Pinjaman subordinasi
Kewajiban lain-lain
Estimasi kerugian komitmen dan kontinjensi
TOTAL KEWAJIBAN
EKUITAS
Modal saham
Tambahan modal disetor
Laba yang belum direalisasi atas surat-surat berharga
dalam kelompok tersedia untuk dijual
Cadangan tujuan
Cadangan umum
Saldo rugi
JUMLAH EKUITAS
NERACA
2009 2008
31 Desember
2007
6. Ikhtisar Data Keuangan Penting Perusahaan Sasaran
Tabel dibawah ini merupakan ringkasan ikhtisar data keuangan penting berdasarkan Laporan Keuangan yang telah diaudit
oleh Kantor Akuntan Publik Rasin, khwan dan Rekan dengan pendapat wajar tanpa pengecualian untuk tahun yang berakhir
pada tanggal 31 Desember 2007, yang kemudian disajikan kembali bersama Laporan Keuangan yang berakhir pada tanggal 31
Desember 2008 yang diaudit oleh Kantor Akuntan Publik Tasnim Ali Widjanarko dengan pendapat wajar tanpa pengecualian dan
Laporan Keuangan yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2009 diaudit oleh Kantor Akuntan Publik Kanaka Puradiredja &
Rekan dengan pendapat wajar tanpa pengecualian.
18
2009 2008 2007
Pendapatan bunga
Bunga
Provisi dan komisi
Jumlah pendapatan bunga
Beban bunga dan lainnya
Pendapatan bunga bersih
Pendapatan/ (beban) operasional lainnya
Pendapatan operasional lainnya
Beban operasional lainnya
Beban umum dan administrasi
Beban tenaga kerja
Beban penyisihan penghapusan
Kerugian transaksi mata uang
Jumlah beban operasional lainnya
Beban operasional lainnya bersih
Pendapatan/ (beban) operasional bersih
Pendapatan/ (beban) non operasional
Laba penjualan aset tetap
Lainnya bersih
Pendapatan/ (beban) non operasional bersih
Laba/ (rugi) sebelum pajak penghasilan
Taksiran pajak penghasilan
Beban pajak kini
Manfaat/ (beban) pajak tangguhan
Taksiran pajak penghasilan
Laba/(Rugi) bersih
Laba/ (rugi) per saham
345.660
9.164
354.824
-224.838
129.986
28.707
-57.777
-45.724
-43.934
-
-147.435
-118.728
11.258
735
-7.390
-6.655
4.603
-3.949
1.545
-2.404
2.199
0,69
324,543
9,463
334,006
-224,659
109,346
30,222
-55,688
-44,245
-44,005
-143,939
-113,717
-4,371
1,301
-141
1,159
-3,211
-881
266
-615
-3,826
(1,63)
334,417
10,289
344,706
-235,851
108,855
4,153
-52,965
-32,195
-31,214
-116,374
-112,221
-3,366
6
-702
-696
-4,062
-1.091.324
-785
-1,877
-5,939
(2,53)
31 Desember
Laporan Laba/Rugi
19
7. Perijinan Yang Dimiliki oleh Perusahaan Sasaran Untuk Melaksanakan Kegiatan Usaha
Perusahaan Sasaran telah memperoleh Surat Persetujuan Prinsip Pendirian PT Bank Agroniaga yang dikeluarkan oleh Menteri
Keuangan Republik ndonesia melalui surat nomor S-242/MK.13/1989 tanggal 27 Pebruari 1989 perihal Persetujuan Prinsip
Pendirian PT Bank Agroniaga. Perusahaan Sasaran kemudian memperoleh ijin untuk beroperasi sebagai Bank Umum berdasarkan
Surat Keputusan Menteri Keuangan Republik ndonesia No. 1347/KMK.013/1989 tanggal 11 Desember 1989 dan sebagai Bank
Umum Devisa berdasarkan Keputusan Gubernur Bank ndonesia nomor 8/41/KEP.GB/2006 tanggal 8 Mei 2006, kedua ijin
tersebut berlaku sejak tanggal ditetapkannya Surat Keputusan tersebut.
Sedangkan ikhtisar data keuangan penting (unaudited) pada tanggal 30 September 2010 dari Perusahaan Sasaran tersaji di
bawah ini.
20
VI. PROSEDUR UNTUK PENAWARAN TENDER
1. Formulir Penerimaan Penawaran Tender
Permohonan untuk ikut serta dalam Penawaran Tender harus disampaikan berdasarkan syarat dan ketentuan yang dinyatakan di
dalam Pernyataan Penawaran Tender dan FPPT. FPPT dapat diperoleh di kantor BAE, dengan alamat sebagai berikut.
Biro Administrasi Efek
PT Datindo Entrycom
Puri Datindo Wisma Sudirman
Jl. Jend. Sudirman Kav. 34-35
Jakarta 10220
Indonesia
U.p.: Sastra Sukamto
Telepon: +62-21 5709009
Facsimili: +62-21 5709026
Permohonan Penawaran Tender dapat dilakukan dengan cara: (i) mengisi secara lengkap FPPT yang diperoleh dari kantor BAE
untuk dibuat dalam 4 (empat) salinan atau (ii) dengan mengisi fotokopi FPPT yang dimuat dalam pengumuman di surat kabar
Bisnis ndonesia dan nvestor Daily pada tanggal 5 Mei 2011. Permohonan yang tidak memenuhi persyaratan yang ditentukan di
atas akan dianggap batal demi hukum dan karenanya tidak akan dilayani.
2. Pemohon yang Berhak
Pihak yang berhak untuk turut serta dalam Penawaran Tender ini adalah pemegang saham yang telah melengkapi dan
mengajukan semua dokumen yang dipersyaratkan untuk Penawaran Tender ini sebelum Tanggal Penutupan Penawaran Tender
(Pemohon). Pemohon harus terdaftar sebagai pemegang saham Perusahaan Sasaran di dalam Daftar Pemegang Saham
Perusahaan Sasaran tanggal 23 Mei 2011 dan telah membuka rekening efek penitipan kolektif di KSE sebelum tanggal Penutupan
Penawaran Tender.
Bagi para pemegang saham Perusahaan Sasaran yang Sahamnya masih dalam bentuk warkat (script) dan ingin berpartisipasi
dalam Penawaran Tender harus terlebih dahulu mengkonversikan Sahamnya menjadi dalam bentuk tanpa warkat (scriptless)
dengan cara membuka sub-rekening efek pada perusahaan sekuritas/bank kustodian yang merupakan pemegang rekening
efek pada KSE dan mengkonversikan Saham bentuk warkatnya menjadi tanpa warkat (scriptless). Para pemegang saham
Perusahaan Sasaran yang Sahamnya masih dalam bentuk warkat (script) dan belum memiliki sub-rekening efek dapat
memperoleh informasi mengenai konversi Saham menjadi tanpa warkat dengan menghubungi PT Datindo Entrycom, sebagai
BAE yang ditunjuk. Permohonan konversi Saham menjadi bentuk tanpa warkat tersebut wajib disampaikan kepada BAE dalam
jangka waktu selambat-lambatnya 2 (dua) hari kerja sebelum berakhirnya Masa Penawaran Tender. Biaya yang akan dikeluarkan
untuk konversi Saham menjadi Saham tanpa warkat sehubungan dengan Penawaran Tender ini sepenuhnya akan dibebankan
kepada dan dibayar oleh Pemohon.
Dalam rangka memenuhi persyaratan untuk ikut serta dalam Penawaran Tender, setiap Pemohon yang memiliki Saham dalam
bentuk warkat (script) dan berniat untuk mengkonversikan Sahamnya, wajib memastikan bahwa Saham tersebut terdaftar
atas nama mereka di dalam Daftar Pemegang Saham Perusahaan Sasaran, yang disimpan oleh BAE sebelum dan sesudah
dilaksanakannya konversi Saham.
3. Masa Penawaran Tender
Masa Penawaran Tender akan dimulai pada tanggal 5 Mei 2011 pada pukul 09:30 Waktu ndonesia Barat dan ditutup pada
tanggal 24 Mei 2011 pada pukul 16:00 Waktu ndonesia Barat (Masa Penawaran Tender), dengan ketentuan bahwa atas
persetujuan dari BAPEPAM-LK, Pihak Yang Melakukan Penawaran Tender dapat mempercepat Masa Penawaran Tender apabila
semua Saham yang telah ditempatkan dan disetor penuh dalam Perusahaan Sasaran telah dijual kepada Pihak Yang Melakukan
Penawaran Tender.
21
4. Tata Cara Pengajuan FPPT
(a) Pemohon harus melengkapi dan mengajukan permohonannya selama Masa Penawaran Tender kepada BAE. Permohonan
tersebut harus disampaikan selama Masa Penawaran Tender, permohonan harus disampaikan oleh Pemohon yang
berhak atau kuasanya dengan menyerahkan dokumen-dokumen sebagai berikut:
(i) 4 (empat) rangkap FPPT yang telah dilengkapi dan ditandatangani secara sah oleh Pemohon atau kuasanya.
Dalam hal pemohon adalah penerima kuasa, maka penerima kuasa harus menyampaikan dokumen asli surat kuasa
yang diberikan kepadanya untuk bertindak untuk dan atas nama Pemohon, surat kuasa mana ditandatangani oleh
Pemohon dan dalam bentuk yang dapat diterima oleh BAE;
(ii) Fotokopi bukti identitas Pemohon (KTP untuk penduduk lokal atau paspor/ijin tinggal sementara untuk penduduk
asing, atau Anggaran Dasar dan Nomor Pokok Wajib Pajak untuk korporasi/badan hukum); dan
(iii) Bukti kepemilikan Saham yang dikeluarkan oleh perusahaan sekuritas/bank kustodian dimana Saham Pemohon
disimpan.
Formulir Surat Kuasa juga dapat diperoleh di kantor BAE sebagaimana disebutkan di atas.
(b) Pemohon wajib mengajukan FPPT untuk berpartisipasi dalam Penawaran Tender kepada BAE pada alamat tersebut di
atas. Pemohon wajib memastikan bahwa sebelum memasukkan FPPT, FPPT telah dibubuhi stempel oleh perusahaan
sekuritas/bank kustodian dimana Saham Pemohon disimpan.
FPPT dapat pula diserahkan kepada perusahaan sekuritas/bank kustodian Pemohon yang kemudian akan menyerahkan
FPPT tersebut kepada BAE.
(c) Perusahaan sekuritas/bank kustodian yang menyimpan Saham atas nama Pemohon akan menginstruksikan kepada KSE
untuk mengalihkan Saham yang akan dijual di dalam Penawaran Tender ke dalam rekening penampungan sementara di
KSE (Rekening Penampungan Sementara). Pengalihan Saham ke Rekening Penampungan Sementara tersebut
akan dilaksanakan dengan memberikan instruksi pengalihan efek (SECTRS) melalui C-BEST. Nomor Rekening
Penampungan Sementara adalah KSEI 1-1092-001-96.
(d) Saham di dalam Rekening Penampungan Sementara tidak akan dialihkan ke rekening efek Perusahaan Sekuritas Yang
Ditunjuk (atas nama Pihak Yang Melakukan Penawaran Tender) di KSE sampai dengan Tanggal Penutupan Masa
Penawaran Tender, kecuali Penawaran Tender dibatalkan sebagaimana yang disebutkan dalam angka 6 di bawah ini.
(e) 1 (satu) hari kerja setelah Tanggal Penutupan Penawaran Tender, KSE akan menyerahkan daftar Pemohon yang telah
mengalihkan Sahamnya ke dalam Rekening Penampungan Sementara kepada PT Bahana Securities, selaku Perusahaan
Sekuritas Yang Ditunjuk untuk Penawaran Tender ini dan BAE untuk secara bersama-sama melakukan verifkasi atas
keabsahan kepemilikan Saham Pemohon sesuai dengan syarat dan ketentuan yang ditentukan di dalam Pernyataan
Penawaran Tender ini.
(f) Setelah FPPT selesai diperiksa, Perusahaan Sekuritas Yang Ditunjuk akan memberikan konfrmasi kepada KSE
mengenai daftar Pemohon untuk penjualan Saham yang diterima untuk Penawaran Tender. Hasil verifkasi oleh
Perusahaan Sekuritas Yang Ditunjuk tersebut bersifat konklusif dan mengikat terhadap Pemohon. Selanjutnya KSE akan
mengalihkan/ memindahkan Saham dari Rekening Penampungan Sementara ke rekening efek Perusahaan Sekuritas
Yang Ditunjuk (atas nama Pihak Yang Melakukan Penawaran Tender) di KSE setelah dilaksanakannya pemindahan
dana dari Pihak Yang Melakukan Penawaran Tender ke rekening KSE. Pemindahan Saham dan dana tersebut akan
dilaksanakan paling lambat dalam 1 (satu) hari kerja sebelum Tanggal Pembayaran.
5. Bukti Penerimaan
BAE akan menerbitkan tanda terima untuk penerimaan FPPT, yang merupakan halaman ke- empat dari FPPT yang telah
ditandatangani dan diberi stempel perusahaan oleh BAE sebagai bukti penerimaan atas FPPT (Bukti Penerimaan). Bukti
Penerimaan tersebut harus disimpan untuk diserahkan kembali pada saat pengambilan, pengembalian saham atau penerimaan
pembayaran.
22
6. Pembatalan FPPT
Sebelum berakhirnya Masa Penawaran Tender, Pemohon yang telah mengajukan FPPT dapat membatalkan keikutsertaannya
dalam Penawaran Tender untuk seluruh atau sebagian Sahamnya yang telah dipindahkan ke dalam Rekening Penampungan
Sementara dengan memberikan pemberitahuan tertulis yang menyebutkan alasan pembatalan kepada perusahaan sekuritas/bank
kustodiannya dan PT Bahana Securities, dengan salinan kepada KSE dan BAE. Pemberitahuan tertulis mengenai pembatalan
tersebut harus disampaikan paling lambat 1 (satu) hari kerja sebelum berakhirnya Masa Penawaran Tender, yaitu pada tanggal 23
Mei 2011. Setelah menerima pemberitahuan tersebut dan dengan konfrmasi dari PT Bahana Securities, KSE akan memindahkan
Saham yang bersangkutan dari Rekening Penampungan Sementara ke sub-rekening Pemohon di perusahaan sekuritas/bank
kustodian 1 (satu) hari kerja setelah Tanggal Penutupan Masa Penawaran Tender.
7. Pembayaran
(a) Pembayaran kepada Pemohon yang telah memenuhi persyaratan akan dilakukan oleh Pihak Yang Melakukan Penawaran
Tender melalui KSE. KSE akan melakukan pembayaran dana melalui C-BEST dengan memberikan instruksi untuk
melaksanakan Transfer Buku (Book Transfer Instruction BTS) kepada setiap perusahaan sekuritas/ bank kustodian yang
mengelola rekening efek atas nama Pemohon yang telah memenuhi persyaratan. Selanjutnya perusahaan sekuritas/
bank kustodian tersebut yang akan melakukan pembayaran kepada Pemohon yang telah memenuhi persyaratan.
(b) Pembayaran kepada perusahaan sekuritas/ bank kustodian yang mengelola rekening efek Pemohon yang telah
memenuhi persyaratan, akan dilaksanakan pada Tanggal Pembayaran.
Pembayaran kepada perusahaan sekuritas/bank custodian akan dilakukan dalam mata uang Rupiah setelah dikurangi dengan
komisi, biaya transaksi bursa efek yang berlaku, biaya konversi Saham (apabila ada), dan semua pajak yang berlaku yang harus
dibayar oleh Pemohon yang memenuhi persyaratan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.
Komisi, biaya transaksi bursa efek dan semua pajak yang berlaku, keseluruhannya berjumlah 0,35% (nol koma tiga lima persen)
dari Harga Penawaran Tender, ditanggung dan wajib dibayar oleh Pemohon.
23
VII. PIHAK-PIHAK YANG TERLIBAT DALAM PENAWARAN TENDER
PERUSAHAAN SEKURITAS YANG DITUNJUK
PT Bahana Securities
Graha Niaga, Lantai 19
Jl. Jenderal Sudirman Kav.58
Jakarta 12190
Indonesia
Telepon: +62-21 250 5081
Facsimili: +62-21 522 5869
Lingkup Tugas:
Tugas utama Perusahaan Sekuritas Yang Ditunjuk dalam Penawaran Tender ini adalah untuk melaksanakan pekerjaan
administratif sehubungan dengan proses Penawaran Tender atas nama Pihak Yang Melakukan Penawaran Tender, termasuk
melakukan verifkasi bersama-sama dengan BAE dan melaksanakan jual beli Saham di Bursa Efek ndonesia.
BIRO ADMINISTRASI EFEK
PT Datindo Entrycom
Puri Datindo Wisma Sudirman
Jl. Jend. Sudirman Kav. 34-35
Jakarta 10220
Indonesia
U.p.: Sastra Sukamto
Telepon: +62-21 5709009
Facsimili: +62-21 5709026
Lingkup Tugas:
Tugas utama BAE dalam Penawaran Tender ini adalah untuk mendistribusikan dan menyediakan FPPT dan salinan dari Pernyataan
Penawaran Tender, menerima FPPT dari Pemohon setelah dikonfrmasikan oleh perusahaan sekuritas/ bank kustodian, untuk
mengeluarkan tanda terima penerimaan FPPT, mengecek keakuratan data yang diterima dari Pemohon, menyediakan laporan
harian selama Masa Penawaran Tender kepada Perusahaan Sekuritas Yang Ditunjuk, secara bersama-sama dengan Perusahaan
Sekuritas Yang Ditunjuk melaksanakan rekonsiliasi harian dengan KSE dan melakukan verifkasi keabsahan kepemilikan Saham
Pemohon sesuai dengan syarat dan ketentuan Pernyataan Penawaran Tender ini.
KONSULTAN HUKUM
Hanaah Ponggawa & Partners
Wisma 46, Lantai 41
Jl. Jend. Sudirman Kav. 1
Jakarta 10220
Telepon: +62-21 574 6545
Facsimili: +62-21 574 6464
Lingkup Tugas:
Tugas utama Konsultan Hukum sehubungan dengan Penawaran Tender adalah untuk memeriksa dan memastikan bahwa
Penawaran Tender ini dilaksanakan sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku di Republik ndonesia.
24
KUSTODIAN
PT KUSTODIAN SENTRAL EFEK INDONESIA
The Jakarta Stock Exchange Building
Tower I, Lantai 5
Jl. Jenderal Sudirman Kav. 52-53
Jakarta 12190
Indonesia
Telepon: +62-21 5299 1099
Facsimili: +62-21 5299 1052
Lingkup Tugas:
Tugas utama KSE dalam Penawaran Tender ini adalah untuk menerima Saham (dalam bentuk tanpa warkat) yang telah dialihkan
ke Rekening Penampungan Sementara, mengeluarkan daftar Pemohon yang telah memindahkan Sahamnya ke Rekening
Penampungan Sementara dan menerima dana untuk membayar Saham dari Perusahaan Sekuritas Yang Ditunjuk untuk dan atas
nama Pihak Yang Melakukan Penawaran Tender dan kemudian menyampaikan pembayaran kepada Pemohon yang memenuhi
persyaratan (melalui perusahaan sekuritas/ bank kustodian mereka).
KANTOR AKUNTAN PUBLIK (KAP)
KAP Anwar dan Rekan
Permata Kuningan Building Lantai 5
Jl. Kuningan Mulia Kav. 9C
Jakarta 12980
Indonesia
Telepon: +62-21 83780750
Facsimili: +62-21 83780735
Lingkup Tugas:
Tugas utama KAP dalam Penawaran Tender ini adalah untuk melakukan pemeriksaan khusus mengenai kewajaran pelaksanaan
Penawaran Tender dan wajib menyampaikan laporannya kepada Bapepam LK dalam jangka waktu 30 (tiga puluh) hari sejak
Tanggal Pembayaran.