Anda di halaman 1dari 2

1. Pada tahapan apa kimia bisa berperan serta dalam pengolahan limbah cair?

Jawab : Pengolahan limbah cair secara buatan dapat dilakukan melalui tiga tahapan yaitu primary treatment (pengolahan pertama), secondary treatment (pengolahan kedua), dan tertiary treatment (pengolahan lanjutan). Tetapi dari tiga tahapan itu hanya tahapan

tertiary treatment (pengolahan lanjutan) yang menggunakan peran kimia untuk mengolah limbah cair. 2. Pekerjaan kimia apa yang dapat dilakukan pada tahapan ini? Jawab : tertiary treatment merupakan lanjutan dari pengolahan kedua, yaitu penghilangan nutrisi atau unsur hara dan garam-garam lainnya, khususnya nitrat dan fosfat, serta penambahan klor untuk memusnahkan mikroorganisme patogen. Jadi kimia bekerja untuk menghilangkan nutrisi atau unsur hara, khususnya nitrat dan fosfat dan garam-garaman lainnya serta untuk memusnahkan mikroorganisme patogen sehingga limbah yang akan dibuang ke sungai tidak berbahaya bagi manusia dan biota sungai serta apabila masih terdapat kandungan bahan kimianya maka kandungan tersebut tidak melebihi ambang batas yang telah ditentukan. Pada tahap tertiary treatment ini digunakan bahan-bahan kimia agar senyawa-senyawa dalam limbah diikat melalui reaksi kimia. Pengolahan limbah dengan tingkatan kedua atau menggunakan bahan kimia bertujuan mengendapkan bahan dan mematikan bakteri patogen. Zat-zat pencemar pada umumnya berada pada suspensi padatan terlarut dalam koloid. Padatan ini tidak mengalami pengendapan secara alami walaupun dalam jangka waktu relatif lama. Oleh karena itu diperlukan bahan kimia yang direaksikan agar terjadi pengikatan senyawa pencemar baik dalam bentuk gumpalan atau pengapungan. Tiga cara pendekatan yang umum digunakan pada tahap mengurangi bahan kimia koagulasi dengan pengadukan cepat 1000 rpm. Perlakuan kedua menambahkan bahan flokulan melalui pengadukan lambat 2000 rpm. Perlakuan ketiga yaitu klarifikasi pemisahan padatan lumpur yang terjadi flok-flok dan mulai mengendap. 3. Spesi kimia apa yang bisa berperan dalam tahapan tersebut? Jawab : kapur, tawas (alum), asam (antara lain asam sulfat, HCl, sulfur dioksida, asam nitrat), basa (antara lain NaOH, ammonia, Na2CO3, CaCO3), klorin, ozon, karbon aktif, sodium sulfat, potassium permanganat, hidrogen peroksida, poyaluminium cholorida, ferry sulfat, ferry klorida. 4. Apakah ada efek samping dalam pengolahan menggunakan bahan kimia? Jawab : ada, setelah dilakukan proses pengolahan menggunakan bahan kimia, ada kemungkinan ada bahan kimia yang masih tersisa dalam limbah cair tersebut sehingga apabila tidak ditreatmen lebih lanjut dan langsung dibuang ke lingkungan akan

membahayakan manusia seperti keracunan, penyakit kulit (gatal-gatal), kanker dan penyakit lainnya. Contoh : dalam limbah yang telah diklorinasi masih terdapat sisa-sisa klor yang membahayakan manusia maupun biota air, karena mempunyai sifat racun.