Anda di halaman 1dari 39

Journal reading

Pengaruh Merokok Terhadap Outcome Setelah Menderita Stroke Aterotrombotik Akut pada Laki-laki Jepang

Preseptor

Prof. Dr. dr. Darwin Amir, Sp.S !"

PENGANTAR

Stroke

Merokok

PASIEN & METODE

Data dari Edaravone dan Argatroban Stroke Terapi untuk studi Stroke Iskemik Akut ( EAST database !ang digunakan untuk ana"isis# Pene"itian EAST ada"a$ u%i &oba para"e" ' ke"ompok se&ara a&ak !ang di"akukan antara Agustus ())* dan Mei ())+ Mengu%i keamanan dan keman%uran terapi kombinasi dengan argatroban dan edaravone pada +,* pasien dengan stroke non&ardioembo"i& dan non"a&unar akut dengan &ara unblended di -epang

Edaravone ada"a$ anti radika" bebas dan agen sara. Argatroban ada"a$ in$ibitor trombin se"ekti. Pene"itian EAST menun%ukkan tidak ada perbedaan signi.ikan antara terapi kombinasi dengan argatroban dan edaravone dan argatroban sendiri se$ubungan dengan keamanan dan keampu$an

/aporan Sebe"umn!a

terapi trombo"itik "ebi$ e.ekti. pada perokok dibandingkan non perokok merokok saat ini tidak mempengaru$i $asi" %aringan p"asminogen a&tivator terapi ( t ' PA sete"a$ disesuaikan untuk usia Samp"e pene"itian tidak ada !ang mempero"e$ terapi t'PA sebe"umn!a

Pemi"i$an samp"e

0IAS perokok &enderung "aki'"aki dan berusia muda ekstraksi data ketat distribusi usia identik ,*1 pasang non perokok dan perokok tota" (2( pasien Peni"itian status merokok dikaitkan dengan $asi" !ang buruk pada 2) $ari sete"a$ stroke akut aterotrombotik#

3ariabe" pene"itian

4mur status merokok ri5a!at in.ark ri5a!at transient is&$emi& atta&k ( TIA pen!akit %antung iskemik 6ipertensi Diabetes 6iper"ipidemia .ibri"asi atrium

tekanan dara$ sisto"ik (TDS tekanan dara$ diasto"ik (TDD su$u tubu$ 5aktu administrasi dari onset stroke ukuran in.ark %um"a$ "esi iskemik penggunaan statin penggunaan aspirin

3ariab"e Pene"itian

pengobatan a&ak dari studi EAST ( monoterapi dengan terapi kombinasi vs argatroban dengan argatroban dan edaravone

Nationa" Institutes o. 6ea"t$ Stroke S&a"e (NI6SS

Skor tersebut terpi"i$ sebagai prediktor kovariat a5a"#

3ariabe" skor NI6SS dibagi men%adi 7 kategori8


,'* 9',9 : ,1

Semua pasien diobati da"am 5aktu (* %am dari onset stroke dan diperiksa dengan baik &omputed tomograp$! dan pen&itraan resonansi magnetik pada a5a" Pene"itian di"akukan $ingga 2) $ari pas&a stroke

Indeks 0art$e" ( 0I dan ska"a Rankin !ang dimodi.ikasi ( mRS ukuran $asi" !ang pa"ing umum digunakan da"am pene"itian stroke dan .okus pada ke&a&atan stroke terkait dan pemu"i$an .ungsi motorik# 6asi" !ang buruk; %ika terdapat8 kematian; mRS < 7; atau 0I = 1) pada 2) $ari

Ana"isis statistik

>arakteristik antara non perokok dan perokok variabe" kategori u%i &$i 's?uare atau @is$er eAa&t test 3ariab"e kontin!u dua'samp"e t 'test atau Bi"&oAon rank'sum test 6ubungan antara .aktor dasar dan $asi" dise"idiki dengan menggunakan regresi "ogistik univariat dan mu"tivariat ana"isis# 0ermakna %ika P=);)9

ContD

Interaksi .aktor %uga dieva"uasi me"a"ui metode ma%u ' se"eksi# Goodness o. .it dieva"uasi menggunakan u%i 6osmer E /emes$o5 >emampuan predikti. dikon.irmasi o"e$ & ' statistik berdasarkan operasi ana"isis karakteristik penerima 3a"idasi eksterna" metode &ross' va"idasi (77 pasien; !aitu +) F dari tota" pasien dipi"i$ se&ara a&ak # OddDs ratio diperkirakan dengan mode" "ogistik mu"tivariat

6ASI/

>arakteristik dari data EAST


Stroke at$erot$rombosis akut8 -enis ke"amin8

"aki'"aki 9(;7F perokok; 5anita 2;2F perokok

4sia rata'rata8 /aki'"aki8


tidak merokok G(;) ta$un merokok 19;+ ta$un (termasuk !ang sangat muda

>arakteristik dasar antara bukan perokok dan perokok

Perokok8 TD "ebi$ renda$; .rekuensi !ang "ebi$ renda$ pen!akit %antung iskemik; dan ukuran in.ark !ang "ebi$ besar

6ubungan antara .aktor'.aktor !ang mendasari dan out&ome !ang buruk

Tabel #8 umur; S0P; su$u tubu$; skor NI6SS pada saat penerimaan; dan ukuran in.ark dipi"i$ sebagai &a"on kovariat; se"ain status merokok# Tabel $ % Mode" regresi "ogistik mu"tivariat status merokok ; umur; S0P; su$u tubu$; dan NI6SS saat masuk#

Tabel 3 Hubungan antara outcome yang buruk dan merokok, dengan mengendalikan variabel pengganggu

Faktor risiko Merokok Perokok 'sia(ta(un$ *ekanan sistolik ,u(u tubu( ,kor ./H,, saat masuk !0 ! 2 )

OR

P value

2.28 ( . !"#.!!$ %.% & .%) ( .% " . $ %.% # .%2 ( .%%" .%+$ %.%%&) +.2- ( .!&").-2$ %.%% +

#.%!( .&+"8.! $

1%.%%

&.#! (2.)#"++.8$ 1%.%%

Pengesa$an

Mode" ak$ir; termasuk variabe" status merokok; usia; tubu$ su$u; tekanan sisto"ik; dan skor NI6SS digunakan dan odds ratio dan &'statistik diperkirakan da"am mode" dengan resamp"ed dataset# Distribusi dari ,))) &'statistik !ang berbeda berkisar );G9');+9 ni"ai rata'rata );+) untuk popu"asi resamp"ing; !ang sama dengan &'statisti& ()#+) !ang berasa" dari se"uru$ dataset# Distribusi ,))) OR berbeda; merokok berkisar ,;(G'9;)*; rata'rata (;71 untuk popu"asi resamp"ing; !ang se&ara signi.ikan "ebi$ dari ,;))#

DIS>4SI

perokok "aki'"aki -epang out&ome !ang "ebi$ buruk daripada bukan perokok berikut stroke at$erot$rombosis akutH merokok .aktor prognosis !ang buruk bagi "aki'"aki -epang sete"a$ stroke at$erot$rombotik akut#

Dua pene"itian $asi" !ang bertentangan; dimana satu studi menun%ukkan ba$5a perokok baru dengan stroke iskemik akut menun%ukkan out&ome .ungsiona" "ebi$ buruk 7 bu"an dibandingkan bukan perokok; sedangkan !ang "ain mengamati ba$5a perokok saat ini dengan stroke iskemik akut menga"ami $asi" %angka pan%ang !ang "ebi$ baik se"ama periode 1 bu"an daripada bukan perokok#

7 pen%e"asan potensia" perbedaan di atas8

Pertama; terdapat perbedaan usia perokok dan non perokok ; dengan perokok signi.ikan "ebi$ muda dari non perokok# Perbedaan usia antara non perokok dan perokok di kedua studi sangat ban!ak; karena itu; .aktor pengganggu tidak dapat &ukup berpengaru$i da"am studi ini#

ContD

4sia "ebi$ muda komorbiditas !ang renda$ dan "ebi$ se$at se&ara .isik out&ome !ang "ebi$ baik atau penurunan tingkat morta"itas sete"a$ in.ark miokard akut timbu" karena usia !ang "ebi$ muda dari ke"ompok merokok (dibandingkan dengan ke"ompok non merokok ke"ompok !ang merokok termasuk signi.ikan "ebi$ muda dan %um"a$ !ang "ebi$ tinggi dari pasien "aki'"aki daripada ke"ompok non merokok#

!edua; perbedaan spesi.ik gender da"am respon ter$adap nitri& oAide; !ang merupakan komponen dari asap rokok# Banita "ebi$ sedikit di"aporkan merokok daripada priabias "ebi$ "an%ut sementara memperkirakan e.ek dari merokok#

!etiga; meskipun e.ek prognostik merokok berbeda ter$adap mekanisme stroke; pene"itian sebe"umn!a be"um %uga memper"i$atkan perbedaan subtipe stroke iskemik# Se&ara k$usus; mereka tidak me"akukan ana"isis bertingkat o"e$ subtipe; atau %ika mereka "akukan; metode ini gaga" untuk men!esuaikan .aktor '.aktor "ainn!a#

>e"a"aian ini pengaru$i $asi" !ang bertentangan dari studi sebe"umn!a# Pasien at$erot$romboti& termasuk da"am studi EAST 8 perbedaan usia !ang terkait dengan status merokok bersama dengan beberapa perokok perempuan; mirip pada pene"itian "ainda"am pene"itian inimenggunakan "aki'"aki dengan stroke at$erot$rombotik ; menge"ompokkan distribusi usia untuk perokok dan bukan perokok

Analisis uni&ariat% Enam .aktor; !aitu; status merokok; usia; S0P ; su$u tubu$; skor NI6SS saat masuk; dan ukuran in.ark dipi"i$ sebagai .aktor potensi menentukan prognosis# Multi&ariabel% status merokok; usia ; S0P; su$u tubu$; dan skor NI6SS saat masuk men%adi .aktor prognosis !ang signi.ikan# 4kuran in.ark mengurangi kekuatan statistik# Perokok meningkatn!a out&ome !ang buruk pada 2) $ari da"am mode" mu"tiva"en ak$ir #

Perokok memi"iki ukuran in.ark !ang "ebi$ besar# 0er$ubungan dengan ukuran in.ark; meskipun ukuran in.ark tidak termasuk da"am mode" mu"tivariat ak$ir; signi.ikan terkait dengan out&ome !ang buruk pada 2) $ari da"am mode" "ogistik univariat# Nikotin terbukti meningkatkan ukuran in.ark pada $e5an mode" se&ara "angsung atau tidak "angsung terkait dengan .aktor pen!ebab in.ark !ang besarout&ome !ang buruk pada perokok#

!eterbatasan penelitian% ana"isis sekunder di"akukan dengan memberikan pertan!aan a&ak pada &a"on mode" u%i tidak dapat mengumpu"kan in.ormasi rin&i tentang %um"a$ rokok saat merokok setiap $ari; durasi merokok; atau peruba$an kebiasaan merokok pasien pada 2) $ari sete"a$ stroke# Tidak ada ska"a kontinu ukuran in.ark#

6ubungan antara perokok "aki'"aki -epang dan tingkat pendidikan !ang renda$ber$ubungan dengan berpeng$asi"an renda$; aktivitas .isik ke&i"; dan kebiasaan sarapan tidak teratur terkait dengan out&ome; in.ormasi ini tidak dikumpu"kan da"am pene"itian ini# Investigasi "ebi$ "an%ut diper"ukan untuk memper%e"as $ubungan antara status merokok dan $asi" k"inis sete"a$ stroke at$erot$rombotis akut; termasuk $ubungan antara merokok dan ukuran in.ark# Semua pasien $arus diu%i &omputed tomograp$! dan magneti& resonan&e imaging (meni"ai ukuran in.ark seua pasien #

Se'ara klinis ban(ak faktor penting dimasukkan dalam analisis kami; dan mode" kami terbukti memi"iki ke&o&okan dengan & ' statistik dan u%i 6osmer ' /emes$o5# Se"ain itu; va"idasi pengu%ian mendukung keanda"an $asi" kami#

Ini ada"a$ "aporan pertama untuk mengatasi pengaru$ merokok pada out&ome .ungsiona" sete"a$ stroke at$erot$romboti& akut dengan mengana"isis dataset usia !ang pada kedua %enis ke"amin dan subtipe stroke# Terbukti% peningkatan kebiasaan merokok pada pasien -epang meng$asi"kan out&ome .ungsiona" !ang buruk pada pasien "aki'"aki -epang !ang menga"ami stroke at$erot$rombosis akut#

C"i&k i&on to add pi&ture

TERIMA>ASI6