Anda di halaman 1dari 13

GEOMORFOLOGI DAN GEOLOGI FOTO

KONSEP PROSES GEOMORFOLOGI

Definisi
Geomorphology is the study of landforms and landscapes, including the description, classifiation, origin, development, and history of planetar surfaces. During the early part of this century, the study of regional-scale geomorphology was termed "physiography"(Salisbury, 1907).
Victor R. Baker*

Proses Geomorfologi
Proses Geomorfologi adalah aktivitas yang disebabkan dari adanya gaya yang bekerja merubah baik sifat fisik atau kimiawi material Semua perubahan baik fisika maupun kimiawi yang menyebabkan modifikasi / perubahan bentuk permukaan bumi

Dasar pemikiran Proses Geomorfologi


A delicate balance or equilibrum exists between landforms and process Keseimbangan antara proses dan bentuk disebabkan oleh interaksi antara energi, gaya (force) dan resistensi Perubahan gaya pendorong dan/atau resistensi yang mungkin tegangan sudah melampaui batas stabilitas yang ditetapkan. Bilamana batas equilibrium (Thresholds) sudah dilewati, sistim secara temporer akan disequilibrium dan suatu response yang besar dapat terjadi. Sistim akan berkembang berbeda dengan kondisi equilibrium sesuai dengan kontrol gaya yang baru atau resistensi yang baru, tetapi itu mungkin akan dapat menjadi kesetimbangan yang baru yang lebih kompleks. Berbagai macam proses saling bergantungan satu sama lain yang akan mempengaruhi dari satu proses dapat mulai bekerja daripada yang lain Analisis geomorfologi dapat dilakukan berdasarkan berbagai macam interval waktu
Thresholds = ambang batas

The Delicate Balance (Keseimbangan)


Gilbert memberikan istilah dynamic adjustman (penyesuaian dinamis), erosi tidak akan merubah kemiringan batuan selama proses tidak berubah Davis mengajukan konsep yang menyatakan bahwa landscape akan berubah secara berkesinambungan sepanjang waktu

Hack mengajukan dynamic equilibrium concept, menyatakan bahwa elementelement daripada landscape akan menyesuaikan dengan cepat terhadap proses yang bekerja. Proses dan bentuk mempunyai hubungan sebab-akibat. Landscape tidak akan berubah sepanjang kontrol utama tidak berubah.
System adalah kumpulan dari berbagai macam komponen yang saling berhubungan dan saling mempengaruhi satu sama lain

The Delicate Balance (Keseimbangan)

Gaya Proses Resistensi


Gaya, sesuatu yang mengubah atau cendrung mengubah pergerakan suatu massa , gaya dihasilkan oleh adanya energi (energi adalah kemampuan untuk melakukan kerja) Proses, keadaan dimana berlangsung sesuatu kejadian Proses geomorfologi, berlangsung karena adanya driving force dan resistance P = driving force Resting force

Proses Geomorfologi
Di kendalikan oleh Driving force (gaya pengendali), iklim (climate), gravity, dan gaya dari dalam bumi, Resistensi : sangat dipengaruhi oleh
Litologi, Struktur geologi Tumbuh-tumbuhan

Gaya Pengendali (driving force)


Climate (iklim), adalah kondisi rata-rata pada suatu tempat dalam jangka waktu yang lama. Iklim, menunjukkan bagaimana energi matahari didistribusikan pada atmosfer bumi Iklim, menentukan vegetasi, pelapukan dan proses pembentukan soil, mass wasting, pasang surut, pergerakan air tanah
(sinar matahari adalah sumber energi yang utama pada proses eksogenik, jumlah energi yang diserap bumi tergatung pada posisi letak lintang diatas permukaan bumi dan musim)

Gaya Pengendali (driving force)


Gravitas, juga termasuk sebagai pengontrol secara nyata terhadap glasiasi, mass wasting/mass movement/gerakan tanah, prosesproses fluvial dan pada pergerakan air tanah, termasuk juga ada pengaruhnya terhadap proses endogen. (catatan: gravitas sangat berpengaruh terhadap semua material, sangat penting pada proses geomorfologi) Fluvial/ fluviatil adalah proses dan bentangalam yang dihasilkan/diakibatkan oleh aliran air sungai

Resistensi
Resistensi dikontrol oleh :
Litologi/batuan penyusun kerak bumi yang muncul membentuk landscape, yaitu
Batuan beku, batuan beku dalam, batuan beku luar Batuan sedimen, batugamping, batupasir, breksi , aluvial Batuan metamorf, marmer, sekis, genes, serpentin, kwarsit, slate, Batuan vulkanik, batuan piroklastik, lava

Struktur geologi,
Lipatan dan bidang perlapisan Sesar Kekar Dll

Resistensi
Pengaruh litologi terhadap derajat resistensi:
Komposisi kimia Komposisi mineral Tekstur Internal strength Ketidak homogenan dll

Resistensi
Pengaruh struktur geologi terhadap derajat resistensi
jenis struktur, kemiringan bidang perlapisan kepadatan dan ukuran struktur dll