Anda di halaman 1dari 9

BISNIS PLAN DISTRO

Latar Belakang Dengan semakin berkembangnya dan semakin tingginya kebutuhan masyarakat terhadap pelayanan yang berhubungan dengan kebutuhan fashion, maka kami berinisiatif untuk membuka suatu usaha distro yang up to date dan mengerti akan kebutuhan masyarakat. Komplek sekitar kampus merupakan perumahan yang relatif baru mayoritas masyarakat di Perumahan tersebut adalah masyarakat yang mempunyai pola pikir yang sudah maju dan modern. Mereka seringkali mencari fashion-fashion ataupun kebutuhan lainnya yang ter up to date. Daerah sekitar Perumahan ini sangat tepat untuk membuka usaha distro, karena hingga saat ini sangat sedikit sekali atau boleh dikatakan belum ada tempat yang memberi pelayanan kebutuhan fashion di sekitar. Perusahaan Bisnis Distro ini berdiri atas kerjasama serta keinginan tujuh anak muda yang memiliki hobi dan kegemaran yang sama dalam bidang fashion, karena sering bertemu dalam berbagai kegiatan di bidang fashion dan desain, tujuh generasi muda ini mencetuskan mendirikan sebuah usaha Distro yang dinamakan Wone yang berdiri di kota Yogya, kota yang memiliki tingkat pendidikan dan budaya masyarakat yang melimpah daripada kota lain, tapi masih minim dalam mempromosikan pentingnya kebutuhan fashion dalam yang baik dan bekualitas bagi masyarakatnya. Wone Distro didirikan untuk mempelopori kecintaan generasi muda dalam bidang fashion yang up to date tanpa melupakan corak & cirri khas Indonesia.

Visi dan Misi Visi Mitra dan solusi bagi masyarakat dengan memberikan pelayanan atas kebutuhan dalam hal fashion yang up to date untuk memberikan warna dan gaya dalam kehidupan. Misi Memberikan dan menerapkan pelayanan yang baik dan berkualitas demi kepuasaan pelanggan. Tujuan Menambah perekonomian pengusaha dan karyawan.

Bentuk usaha Bentuk usaha ini adalah kelompok. Karena, modal yang digunakan tidak sedikit untuk membuka usaha ini, dan memerlukan banyak anggota untuk mengelola usaha ini. Sejak awal 2000 an, pemerintah Indonesia terus menggalakkan usaha yang berbasis pada industri atau ekonomi kreatif. Industri kreatif adalah jenis usaha yang lebih menekankan pada optimalisasi kreativitas yang dimiliki oleh manusia, artinya usaha jenis ini lebih menekankan pada pemanfaatan sebesar-besarnya terhadap sumber daya manusia atau sering disingkat menjadi sdm ketimbang ketimbang eksploitasi terhadap sumber daya alam. Industri kreatif sudah lebih dulu dikembangkan di negara-negara maju seperti Inggris dan beberapa negara eropa lainnya, amerika utara yakni Amerika Serikat dan Canada, serta beberapa negara asia seperti Jepang, Korea, dan India. Bahkan di Inggris, industri yang berbasis pada kreativitas yang dilakukan oleh warganya menyumbang angka yang cukup besar pada PDB (produk domestik bruto) negara monarki tersebut. Negara-negara maju memang sudah mengembangkan jenis indutri kreatif ini lebih dulu karena mereka telah menyadari bahwa industri yang lebih menekankan pada ekspolitasi alam pada waktu yang tidak lama lagi akan berhenti seiring semakin menipisnya kekayaan alam akibat terus menerus diekspolitasi oleh manusia. Artinya kekayaan alam sangat terbatas sementara kekayaan intelektual atau kreativitas manusia tidak ada batasnya.

Jenis Usaha Jenis usaha pada perencanaan bisnis ini adalah menjual produk.

Perhitungan rugi laba Untuk seorang investor, inilah poin yg paling penting. Hitung dan rencanakan perhitungan rugi laba bisnis baju distro Anda. Bukan pertahun tapi perbulan. Usahakan agar dalam perhitungan tersebut ada volume peningkatan penjualan dari bulan ke bulan. Untuk

perhitungan rugi laba, misalnya nanti keuntungan 60% utk investor dan 40 % utk pengelola, atau dengan model masing-masing akan mendapatkan hasil yg rata 50%.

Produk dan Jasa Dalam usaha ini kami menjual barang produk. Kami membuat usaha ini agar menambah kreatifitas dan gaya trendi anak-anak muda. Keuntungan bagi anak-anak muda yang dating pada distro atau usaha ini adalah dapat mengikuti gaya trensenter jaman sekarang. Karena, usaha ini penuh dengan kreatifitas dan unik dengan mengikuti jaman sekarang.

Keunikan dari produk yang dibuat 1. Membuat konsep unik sesuai dengan komunitas yang Anda bidik. Seperti kita ketahui bersama, kehadiran distro sangatlah lekat dengan gaya hidup anak muda yang cenderung senang berkumpul dan bergabung dengan komunitaskomunitas tertentu sesuai dengan minat atau hobi yang mereka miliki. Karena itu untuk memenangi persaingan, tidak ada salahnya bila Anda membidik komunitas yang ada di sekitar Anda sebagai segmen pasar yang cukup potensial. Contohnya saja seperti membidik komunitas sepeda, penggemar bola, komunitas skater, distro muslimah, dan lain sebagainya. Setelah menemukan konsep yang sesuai, selanjutnya buatlah desain produk yang mewakili ciri khas komunitas tersebut, serta mulailah mendisplay outlet Anda dengan interior atau ornamen tambahan yang senada. 2. Membuat desain unik untuk memancing respon konsumen Selain membidik komunitas yang ada di sekitar kita, strategi pemasaran lain yang perlu Anda jalankan yaitu berani tampil beda untuk memancing minat pelanggan. Keunggulan

produk distro yang dikenal masyarakat dengan sebutan limited edition (satu kali produksi

untuk satu desain) ternyata tidak menjadi jaminan

kesuksesan bisnis distro Anda. Oleh karenanya, ciptakan desain yang unik, trendi, dan inovatif, agar produk Kita memiliki ciri khas tertentu serta sentuhan nilai seni yang lebih tinggi. Misalnya saja seperti mencantumkan kata-kata motivasi dalam setiap produk yang didesain, mengangkat peribahasa plesetan untuk menarik minat pelanggan, menggunakan bentuk animasi lucu sebagai ajang untuk berinovasi, atau bisa juga membuat desain sederhana dan bersih untuk membidik konsumen yang menyukai desain-desain simpel. 3. Menjalankan strategi pemasaran jemput bola menggunakan mobil distro keliling Tak hanya para pelaku bisnis makanan saja yang bisa menjajakan dagangannya dengan cara berkeliling. Sekarang ini ada beberapa pengusaha distro yang mulai menjalankan strategi pemasaran jemput bola menggunakan mobil keliling. Mereka mendisplay produk-produknya di dalam mobil, dan berkeliling ke pusat keramaian untuk memenuhi kebutuhan konsumennya. Terbukti strategi pemasaran ini tidak hanya kreatif dari segi konsep, namun juga cukup efektif untuk mendongkrak penjualan produk. 4. Memperluas jangkauan pasar dengan membuka toko online Seiring dengan meningkatnya jumlah pengguna internet, sekarang ini strategi pemasaran online menjadi salah satu alternatif yang banyak dijalankan para pelaku usaha. Murahnya biaya promosi yang dibutuhkan dan luasnya jangkauan pasar di dunia maya, menjadikan media online sebagai lapak dagang yang cukup potensial untuk

mendatangkan banyak keuntungan. Terbukti, banyak pelaku usaha distro yang mulai mendapatkan pelanggan, reseller, bahkan agen pemasaran di setiap kota, setelah mereka mempromosikan keberadaan distronya melalui dunia maya. 5. Melayani delivery order untuk memanjakan para konsumen Ketatnya persaingan pasar dan banyaknya distro baru yang mulai bermunculan, menuntut para pelaku bisnis distro untuk terus berkreasi dan berinovasi untuk memanjakan para konsumennya. Salah satunya saja seperti melayani delivery order untuk memanjakan para konsumen yang lokasinya cukup terjangkau dari lokasi distro Kita. Strategi pemasaran seperti ini belakangan mulai dijalankan para pengusaha yang membuka lapak distro online.

Proses Membuat Kaos Distro 1. Memilih Bahan Untuk bahan, saya sarankan Anda bikin dari cotton combed. Mengingat kaos distro kekuatannya selain ada di desain ada di kualitas bahan. Mengapa demikian, karena kaos distro lebih segmented. Umumnya orang yang punya duit dan educated yang beli. Jadi ndak perlu main-main kalau cari bahan. 2. Pemotongan Setelah bahan didapat, barulah dipotong sesuai dengan ukurannya, bisa S, M atau L serta XL. Ini suka-suka saja. Jika ingin memulai, mulailah dari All Size dulu atau L diperbanyak. Selain itu, jangan bikin massal, bikin aja limited edition dan tentukan marketnya. 3. Design Hmmm, ini bagian yang menarik. DSGN. Ini perlu inspirasi dan pemahaman yang baik akan kebutuhan customer. Jika desainnya dapat memotret keinginan pasar, yakinlah berapapun produk akan ludes. Ada dua tools penting, pertama tentang seluk beluk desain, yang kedua alatnya. Kuasai Corel + Photoshop, boleh juga yang mau agak ribet masuk ke Adobe Illustrator. Saya sangat suka dengan Corel + Photoshop. Dua ini sudah cukup, yang paling penting adalah designnya. Ada 3 yang perlu didesain, logo, packaging dan gambar dikaosnya. Ketiganya sangat penting 4. Penyablolan Sablon dapat dikelola sendiri atau dimakloon. Ada berbagai macam teknik sablon, mulai waterbase sampai yang gradasi. Pilih tukang sablon kaos yang berpengalaman. 5. Penjahitan Setelah dilakukan sablon, baru dijahit.Cari penjahit yang berpengalaman menjahit kaos, biar kaos awet dan ndak robek di jika digunakan gerak. Kualitas jahitan bisa dilihat dari kerapian dan kerapatan jahitan. 6. Packaging

Pasar Seperti yang kami ungkapan diatas, distro kami itu mencari sasaran utamanya adalah anak-anak muda, dan biasanya anak-muda berada pada lingkungan kampus. Jadi, kami memesarkan produk kami pada lingkungan kampus dengan harga yang sesuai anak-anak kampus dan anak-anak kos. Apabila ada konsumen yang datang bukan dari kalangan anak-anak muda, kami tetap melayani konsumen dengan baik dan professional. Selain produk ini kami pasarankan di tempat-tempat atau kawasan kampus yang mudah dijangkau oleh konsumen, kami jugaakan mengunakan system jual-beli online pada pemasaran produk kami. Produk kami dapat dicari melalui website, facebook, twiter, atupun e-mail yang telah kami buat.

Lokasi Usaha -kampus seperti yang telah kami bilang sebelumnya.Lokasi usaha yang kami dirikan berada pada lokasi dimana konsumen atau sasaran berdatangan. Seperti tempat yang berdekatan dengan wilayah kampus

Kondisi Persaingan Dalam usaha ini, memang sudah banyak distro yang berdiri sehingga sudah banyak pesaing-pesaing lainnya. Namun, itu tidak menjadikan alasan untuk usaha kami berhenti. Justru dengan banyaknya pesaing, kita akan lebih berkreatif lagi dan membuat produk-produk yang lebih unik dari pemilik usaha lain yang menjadikan pesaing usaha kami.

Managemen 1. Tugas dan Jabatan Venty Marlina Fatma ( Pencatat Pembukuan & Bussiness ) Citra Dwi Anggyastuti S ( Marketing ) Riki Anggara Putra ( Operational ) Dhian Catur Rini ( Finance ) Selvy Metha A ( Development ) Reza Bagaskoro ( Riset ) Imam Khoiri ( HRD ) 2. Definisi Tugas Pencatat Pembukuan : mencatat hasil keuangan mencatat pendapatan perhari

Marketing : memasarkan produk menghendel pada usaha

Operasional : mengecek produk-produk bertanggung jawab atas tugas sehari-hari absen, pergantian jadwal, dll)

Finance : Merencanakan, mengembangkan, dan mengontrol fungsi keuangan dan akuntansidi perusahaan dalam memberikan informasi keuangan secara

komprehensif dantepat waktu untuk membantu perusahaan dalam proses pengambilan keputusanyang mendukung pencapaian target financial perusahaan. Development : melihat dan menganalisa potensi pasar dan trend belanja kastemer, dengan memperhatikan

Riset : HRD : bertanggungjawab menangani karyawan meneliti perkembangan perusahaan

3. Sumber Daya Manusia develKaryawan Membantu menghendel castemer apabila datang . Satpam Menjaga perusahaan / keamanan perusahaan. Tukang Parkir Mengatur kendaraan castemer.

Kesimpulan Bisnis distro ini sangat menarik karena banyaknya permintaan pasar yang didominasi oleh anak-anak muda yang mengikuti mode fashion. Jadi kesimpulannya adalah bisnis disto ini bias dikatakan sebagai bisnis yang menjanjikan. Tetapi harus diimbangi dengan peningkatan model baju-baju yang menarik sehingga para pelanggan tidak cepat bosan dengan model yang itu-itu saja. Dan dengan harga yang terjangkau oleh kantong anak-anak muda.