Anda di halaman 1dari 1

Pidato Bung Karno Menemukan Jiwa Revolusi Kita

Saja berdiri dihadapan saudara-saudara, dan berbitjara kepada saudara-saudara diseluruh tanah-air, bahkan djuga kepada saudara-saudara bangsa Indonesia jang berada diluar tanah-air, untuk bersama-sama dengan saudara-saudara memperingati, merajakan, mengagungkan, mengtjamkan Proklamasi kita jang keramat itu. Dengan tegas saja katakan "mengtjamkan". Sebab, hari ulang-tahun ke-empatbelas daripada Proklamasi kita itu harus benar-benar membuka halaman baru dalam sedjarah Revolusi kita, halaman baru dalam sedjarah Perdjoangan Nasional kita. 1959 menduduki tempat jang istimewa dalam sedjarah Revolusi kita itu. Tempat jang unik! Ada tahun jang saya namakan "tahun ketentuan", - a year of decision. Ada tahun jang saja sebut "tahun tantangan", - a year of challenge. Istimewa tahun jang lalu saja namakan "tahun tantangan. Tetapi buat tahun 1959 saja akan beri sebutan lain. Tahun 1959 adalah tahun dalam mana kita, - sesudah pengalaman pahit hampir sepuluh tahun- , kembali kepada UndangUndang-Dasar 1945, - Undang-Undang-Dasar Revolusi. Tahun 1959 adalah tahun dalam mana kita kembali kepada djiwa Revolusi. Tahun 1959 adalah tahun penemuan kembali Revolusi. Tahun 1959 adalah tahun "Rediscovery of our Revolution". Oleh karena itulah maka tahun 1959 menduduki tempat jang istimewa dalam sedjarah Perdjoangan Nasional kita,

merdeka,merdeka,merdeka