Anda di halaman 1dari 16

NAMA KELOMPOK :

Ika Kurniawati Puspita Budi Anggraeni 2443013098 Septi Febiani 2443013103 Elfrida Riandani Yulitama Rien Esti Pambudi 2443013119

2443013093

2443013109

SAMBILOTO
FARMASETIKA DASAR

Klasifikasi Simplisia
Klasifikasi tanaman sambiloto adalah sebagai berikut :

Kingdom Sub-kingdom Superdivisio Divisio Kelas Sub Kelas Ordo Familia Genus Species

: Plantae : Tracheobionta : Spermahopyta : Magnoliopyta : Magnoliopsida : Asteridae : Scrophulariales : Acanthaceae : Andrographis : Andrograpis paiculata Ness.

Kandungan Kimia
Daun dan percabangannya mengandung laktone yang terdiri dari : deoksiandrografolid andrografolid (zat pahit) neoandrgrafolid 14-deoksi-11-12-didehidroandrografolid homoandrografolid flavonoid alkene keton aldehid mineral (kalium,kalsium, natrium) Asam kersik damar

O HO O

Me

HO Me CH 2O H

Khasiat dan Manfaat


Secara invitro mempunyai khasiat antidiabetik dengan cara mempengaruhi sekresi insulin dari pulau Langerhans Pengobatan tradisional untuk disentri, kencing manis, demam, sakit kepala, penawar bisa ular, tonikum, penyakit kulit dan tifus

Perameter Simplisia
Dilakukan dengan menentukan karakterisasi simplisia dari Andrographis paniculataNess, yaitu :
Kadar abu tidak lebih dari 12% Kadar abu yang tidak larut dalam asam tidak lebih dari 2,2% Kadar sari yang larut dalam air tidak kurang dari 18% Kadar sari yang larut dalam etanol tidak kurang dari 9,7% Bahan organic asing tidak lebih dari 2%

Metode
Ekstraksi Ekstraksi merupakan proses pemisahan bahan dari campurannya dengan menggunakan pelarut Pelarut untuk ekstraksi terdiri atas :
Pelarut

Non polar : N-heksan, Diklorometan, Kloroform, Benzena, dietil eter, dll. Pelarut polar : Air, metanol, etanol, dll. Pelarut Semipolar : Aseton, etil asetat, dll.

MACAM METODE EKSTRAKSI

Cara Dingin
1. Maserasi proses pengekstrakan simplisia dengan menggunakan pelarut dengan beberapa kali pengocokan atau pengadukan pada temperatur ruangan (kamar). 2. Perkolasi adalah ekstraksi dengan pelarut yang selalu baru sampai sempurna yang umum dilakukan pada temperatur ruangan

MACAM METODE EKSTRAKSI

Cara panas

1. Refluks adalah ekstraksi dengan pelarut pada temparatur titik didihnya, selama waktu tertentu dan jumlah pelarut terbatas yang relatif konstan dengan adanya pendingin balik 2. Sokletasi adalah ekstraksi menggunakan pelarut yang selalu baru yang umumnya dilakukan dengan alat khusus sehingga terjadi ekstraksi kontinu dengan jumlah pelarut relatif konstan dengan adanya pendingin balik. 3. Digesti adalah maserasi kinetik (dengan adanya pengadukan kontinu pada temperatur yang lebih tinggi dari temperatur ruangan (kamar) 4. Infus adalah ekstraksi dengan pelarut air pada temperatur penangas air (bejana infus tercelup dalam penangas air mendidih 5. Dekok adalah infus pada waktu yang lebih lama (30C) dan temperatur sampai titik didih air

METODE
Fraksinasi
adalah pengelompokkan berdasarkan sifat-sifat kimia. Setelah dipekatkan, ekstrak pekat ditambahkan larutan eter untuk memisahkan senyawa polar, semi polar dan non polar.

Karakterisasi simplisia

Penetapan kadar air Penentuan kadar abu

adalah suatu pengukuran kandungan air yang berada didalam bahan (simplisia).

Penentuan kadar abu merupakan metode pengukuran adar abu terhadap yang dipanaskan pada temperature tertent dimana senyawa organic dan turunanya terdestruksi dan menguap sehingga yang tertinggal hanya unsure mineral dan anorganik

Penetapan Kadar Abu Yang Larut Dalam Air Penetapan Kadar Abu Tidak Larut Asam Penetapan Susut Pengeringan Penentuan kadar sari larut air Penentuan kadar sari larut etanol

Skrining
Untuk mengetahui kandungan metabolit sekunder yang terdapat dalam pegagan, maka dilakukan penapisan fitokimia berdasarkan metode pada Materia Medika Indonesia dan metode Fransworth Alkaloid Flavonoid Tanin dan Polifenol Monoterpen dan Sesquiterpen Steroid dan Triterpenoid Kuinon Saponin

MERACIK SAMBILOTO SESUAI KHASIAT

Tifoid Daun sambiloto segar sebanyak 10 15 lembar direbus dengan 2 gelas air sampai tersisa 1 gelas. Setelah dingin disaring, tambahkan madu secukupnya lalu diminum sekaligus. Lakukan 3 kali sehari Disentri basiler, diare, radang saluran napas, radang paru Herba kering sebanyak 9 15 g direbus dengan 3 gelas air sampai tersisa 1 gelas. Setelah dingin disaring. Air rebusannya diminum sehari 2 kali, masing-masing 1/2 gelas. Disentri Herba krokot segar (Portulaca oleracea) sebanyak 500 g diuapkan selama 3 4 menit, lalu ditumbuk dan diperas. Air perasan yang terkumpul ditambahkan bubuk kering sambiloto sebanyak 10 g sambil diaduk. Campuran tersebut lalu diminum, sehari 3 kali masingmasing 1/3 bagian.

MERACIK SAMBILOTO SESUAI KHASIAT

Demam Daun sambiloto segar sebanyak 1 genggam ditumbuk. Tambahkan 1/2 cangkir air bersih, saring lalu minum sekaligus. Daun segar yang digiling halus juga bisa digunakan sebagai tapal badan yang panas. TB paru Daun sambiloto kering digiling menjadi bubuk. Tambahkan madu secukupnya sambil diaduk rata lalu dibuat pil dengan diameter 0,5 cm. Pil ini Ialu diminum dengan air matang. Sehari 2 3 kali, setiap kali minum 15 30 pil. Batuk rejan (pertusis), darah tinggi Daun sambiloto segar sebanyak 5 7 lembar diseduh dengan 1/2 cangkir air panas. Tambahkan madu secukupnya sambil diaduk. Setelah dingin minum sekaligus. Lakukan sehari 3 kali.

MERACIK SAMBILOTO SESUAI KHASIAT

Radang paru, radang mulut, tonsilitis Bubuk kering herba sambiloto sebanyak 3 4,5 g diseduh dengan air panas. Setelah dingin tambahkan madu secukupnya lalu diminum sekaligus. Faringitis Herba sambiloto segar sebanyak 9 g dicuci lalu dibilas dengan air matang. Bahan tersebut lalu dikunyah dan aimya ditelan. Hidung berlendir (rinorea), infeksi telinga tengah (OMA), sakit gigi Herba sambiloto segar sebanyak 9 15 g direbus dengan 3 gelas air sampai tersisa 1 gelas. Setelah dingin disaring, lalu diminum 2 kali sehari @ 1/2 gelas. Untuk OMA, herba segar dicuci lalu digiling halus dan diperas. Airnya digunakan untuk tetes telinga.

Kencing manis Daun sambiloto segar sebanyak 1/2 genggam dicuci lalu direbus dengan 3 gelas air bersih sampai tersisa 2 1/4 gelas. Setelah dingin disaring, lalu diminum sehabis makan, 3 kali sehari @ 3/4 gelas.