Anda di halaman 1dari 43

Laporan Kuliah Kerja Praktek (KKP)

BAB I PENDAHULUAN
Sesuai dengan tuntutan perkuliahan dan kurikulum pada Jurusan Sipil Fakultas Teknik Universitas Muhammadiyah, sekaligus penunjang kearah bidang profesi maka peranan kuliah kerja praktek sangat dirasakan manfaatnya bagi mahasiswa yang akan menyelesaikan studinya, dimana hal ini merupakan langkah awal sebelum terjun kemasyarakat. 1.1. LATAR BELAKANG KERJA PRAKTEK Melihat laju perkembangan pembangunan di ndonesia khususnya diwilayah timur ndonesia yang terus meningkat dewasa ini dengan sendirinya membutuhkan tenaga!tenaga ahli khususnya di bidang teknik Sipil. Menyadari teori!teori yang telah didapat dibangku kuliah tanpa ditunjang kerja praktek di lapangan akan terasa hampa. Selain itu, kerja praktek merupakan persyaratan dalam rangka penyelesaian studi pada Jurusan Sipil Fakultas Teknik Universitas Muhammadiyah. 1.2. MAKSUD DAN TUJUAN KERJA PRAKTEK Maksud diadakannya "erja #raktek adalah untuk menambah wawasan dan pengembangan berfikir se$ara liner dan nondisipliner mahasiswa, melalui proses sosialisasi kepribadian%akademis dan proses menemukenali masalah dan konsep peme$ahan masalah dengan mengaplikasikan ilmu yang diperoleh dalam kondisi dan situasi nyata yang dialami dan ditemui pada kelompok sasaran. &dapun tujuan dari diadakannya "erja #raktek ini adalah sebagai berikut ' (. ). proyek. *. sipil. Membantu pemerintah atau industri dalam memper$epat gerak pembangunan dan mempersiapkan kader!kader pembangunan khususnya teknik Untuk memperdalam pengertian dan pemahaman terhadap materi perkuliahan yang berkaitan dengan disiplin ilmu. Untuk belajar dan memahami mengenai prosedur pelaksanaan suatu

Dana Percepatan Pembangunan Infrastruktur Daerah Sektor Irigasi, Peningkatan Jaringan D.I. Sampago

Laporan Kuliah Kerja Praktek (KKP)

+.

Sebagai media

transfer

knowledge

teoritis

dan praktis

dalam

pengembangan pendidikan, penelitian dan pengabdian pada masyarakat dalam rangka peningkatan relevansi pendidikan tinggi teknik. 1.3. METODE PELAKSANAAN KERJA PRAKTEK ,alam pelaksanaan kerja praktek ini, metode pelaksanaan yang dipakai adalah sistem pengamatan langsung dilapangan, peninjauan dan pengumpulan data proyek baik yang bersifat teknis maupun yang bersifat administratif. Sehubungan dengan itu untuk data!data lainnya yang diperlukan dalam penyusunan laporan ini kami melakukan pendekatan dan wawan$ara dengan berbagai pihak yang berkompeten dalam pelaksanaan -#royek ,ana #er$epatan #embangunan nfrastruktur ,aerah sektor rigasi,#eningkatan jaringan ,. Sampago- yang berlokasi di ,esa .ra /aru, "e$amatan Tellulimpoe, "abupaten Sinjai, #ropinsi Sulawesi Selatan. 1.4. TEMPAT PELAKSANAAN KERJA PRAKTEK #royek ,ana #er$epatan #embangunan nfrastruktur ,aerah sektor Sampago- yang berlokasi di ,esa .ra /aru,

rigasi,#eningkatan jaringan ,.

"e$amatan Tellulimpoe, "abupaten Sinjai, #ropinsi Sulawesi Selatan. 1.5. WAKTU PELAKSANAAN KERJA PRAKTEK #elaksanaan kerja praktek terhitung dari tanggal 01 ,esember )0(( sampai dengan 02 Maret )0(). 1.6. SISTEMATIKA PENYUSUNAN LAPORAN KERJA PRAKTEK #enulisan laporan ini disesuaikan dengan metode penulisan ilmiah yang benar dan efektif yang susunannya dapat dijelaskan se$ara singkat seperti berikut ini ' BAB I PENDAHULUAN Metode #enulisan dan bagaimana /ab ini menjelaskan 3atar /elakang penulisan laporan, Maksud dan Tujuan, Metode, Tempat dan 4aktu #elaksanaan "erja #raktek, Sistematika #enulisannya.

Dana Percepatan Pembangunan Infrastruktur Daerah Sektor Irigasi, Peningkatan Jaringan D.I. Sampago

Laporan Kuliah Kerja Praktek (KKP)

BAB II GAMBARAN UMUM PROYEK

5ambaran umum proyek dijelaskan se$ara singkat dalam bab ini. 6al tersebut men$akup maksud dan tujuan #elaksanaan #royek, 3ingkup #ekerjaan, 3okasi #royek, /iaya #ekerjaan, Type "ontrak dan Metode #elelangan yang digunakan oleh #royek. BAB III METODE PENGENDALIAN PROYEK

,alam bab ini dapat kita lihat paparan oleh #royek mengenai #engelolaan #royek yang men$akup Struktur 7rganisasi 7wner, 7rganisasi "onsultan, 7rganisasi #elaksana 8"ontraktor9 dan 6ubungan antara 7wner, "onsultan dan "ontraktor, serta mengenai #engendalian #royek yang terdiri atas #engendalian 4aktu, /iaya, Tenaga "erja, #eralatan serta Material dan Mutu. BAB IV PELAKSANAAN PEKERJAAN DAN SPESIFIKASI TEKNIS

,alam bab ini dijelaskan mengenai Spesifikasi Teknis dan beberapa item pekerjaan yang sempat diikuti dan diamati selama pelaksanaan "erja #raktek. BAB V KESIMPULAN DAN SARAN

"esimpulan umum tentang pelaksanaan dan pengendalian proyek ditulis dalam bab ini. ,emikian pula dengan saran!saran yang sangat relevan dengan pengembangan dan perbaikan hal!hal tersebut diuraikan pula dalam bab ini.

Dana Percepatan Pembangunan Infrastruktur Daerah Sektor Irigasi, Peningkatan Jaringan D.I. Sampago

Laporan Kuliah Kerja Praktek (KKP)

BAB II GAMBARAN UMUM PROYEK


2.1. LATAR BELAKANG PROYEK #royek kegiatan dana per$epatan pembangunan infrastruktur daerah sektor irigasi merupakan program khusus yang dilaksanakan pekerjaan peningkatan jaringan irigasi. ,. . Sampago merupakan salah satu daerah irigasi yang sangat membutuhkan peren$anaan peningkatan jaringan irigasi akibat tidak adanya jaringan irigasi, maka pembagian air di persawahan tidak terpenuhi atau tidak merata. 2.2. MAKSUD DAN TUJUAN PROYEK Maksud dari proyek dana per$epatan pembangunan infrastruktur daerah sektor irigasi, peningkatan jaringan irigasi ,. Sampago adalah meren$anakan jaringan irigasi agar masyarakat khususnya di desa .ra /aru, ketersedian airnya dapat terpenuhi dan terbagi ke persawahan masyarakat guna memulihkan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat khusunya di desa .ra /aru, ke$amatan Tellu limpoe,aten Sinjai, propinsi Sulawesi Selatan. 2.3. LINGKUP PEKERJAAN PROYEK #ada proyek dana per$epatan pembangunan infrastruktur daerah sektor irigasi, #eningkatan jaringan ,. Sampago, dilakukan item!item pekerjaan yang antara lain ' a. #ekerjaan persiapan meliputi ' #apan proyek Mutual $he$k 8M:9 0 ; dan (00; ' ( /h ' ) 3s ' ( 3s di kabupaten Sinjai untuk

&dministrasi, laporan dan dokumentasi b. #ekerjaan fisik meliputi ' #ekerjaan bendung #ekerjaan saluran pas. dan proteksi #ek. Saluran pipa besi, pilar dan bangunan

' ( /h ' 6M.) < 6M.+ ' ) /h

Dana Percepatan Pembangunan Infrastruktur Daerah Sektor Irigasi, Peningkatan Jaringan D.I. Sampago

Laporan Kuliah Kerja Praktek (KKP)

2.4.

LOKASI PROYEK #royek dana per$epatan pembangunan infrastruktur daerah 8,## ,9 sektor

irigasi, peningkatan jaringan irigasi ,. . Sampago, berlokasi di desa .ra /aru, ke$amatan Tellulimpoe, kabupaten Sinjai, propinsi Sulawesi Selatan. 2.5. BIAYA PEKERJAAN =ilai kontrak proyek ini adalah >p *.?(2.?(*.000,00! 8Tiga milyar enam ratus sembilan belas juta enam ratus tiga belas ribu rupiah9 yang garis besarnya adalah sebagai berikut ' A. PEKERJAAN PERSIAPAN (. #apan proyek ). Mutual $he$k 8M:9 0 ; dan (00; asbuilt drawing *. &dministrasi, laporan dan dokumentasi B. PEKERJAAN FISIK (. #ekerjaan bendung ). #ek. saluran pas. dan proteksi *. #ek. sal. pipa besi, pilar dan bangunan >p. >p. >p. ((1.0+2.1@2,)2 )A2.1A0.@0),0( *0.)1A.0*A,*@ >p. >p. >p. +00.000,00 +.?1?.+00,00 +.100.000,00

Jumlah ##= (0; Jumlah Total ,ibulatkan

>p. *,)20,11A,@+@.(A >p. *)2,011,A@+.@) >p. *,?(2,?(*,000.00 >p. *,?(2,?(*,000.00

2.6.

TYPE KONTRAK

Dana Percepatan Pembangunan Infrastruktur Daerah Sektor Irigasi, Peningkatan Jaringan D.I. Sampago

Laporan Kuliah Kerja Praktek (KKP)

#ada garis besarnya ma$am ! ma$am kontrak yang biasa digunakan dalam pelaksanaan proyek konstruksi adalah ' (. ). *. +. Unit #ri$e :ontra$t 3umpsum :ontra$t :ost #lus :ontra$t =egotiated :ontra$t

2.6.1. Uni P!i"# $%n !&" Unit pri$e $ontra$t adalah kontrak dengan sistem harga satuan. ,alam kontrak jenis ini kontraktor menyetujui melaksanakan pekerjaan dengan harga yang telah disepakati sebelumnya dan sudah memasukkan laba ke dalamnya. /ila volume pekerjaan tidak ditentukan se$ara pasti atau tidak memungkinkan untuk menetapkan hasil peren$anaan dan penggambaran se$ara pasti, maka pekerjaan dibagi dalam beberapa item yang menggambarkan jenis pekerjaan dan tingkat kerumitannya. Tiap! tiap item pekerjaan ditaksir besar biayanya. Total penawaran diperoleh dengan menjumlahkan seluruh elemen dan biaya. #embayaran kepada pelaksana didasarkan atas besarnya kuantitas dari tiap item pekerjaan yang telah terlaksana. Jika di dalam pelaksanaan terjadi perubahan volume atau biaya maka harus disepakati oleh pihak! pihak yang terkait dalam kontrak, seperti bouwheer dan kontraktor dan diadakan :ontra$t :hange 7rder 8::79, yang di dalamnya dijelaskan pelaksanaan pekerjaan tambah kurang dari tiap pekerjaan. Metode kontrak yang digunakan pada proyek dana per$epatan pembangunan infrastruktur daerah 8,## , Jaringan rigasi ,. . Sampago, adalah Uni P!i"# $%n !&" . 2.6.2. L'()*'( $%n !&" 3umpsum $ontra$t biasa juga disebut type fiBed pri$e $ontra$t. &rtinya, kontrak yang diajukan kontraktor adalah kontrak dengan harga penawaran tetap untuk suatu paket pekerjaan yang sesuai dengan gambar!gambar kontrak. 6arga kontrak tidak dapat berubah meskipun terjadi ketidaksesuaian dengan kondisi kontrak dengan kondisi lapangan. ,engan kata lain, kontraktor yang menanggung resiko atas segala sesuatu yang terjadi di luar syarat kontrak seperti kenaikan upah buruh, kenaikan harga material di pasar, dan lain!lain. "ontraktor akan menerima upah sesuai dengan yang ter$antum dalam dokumen lelang. Tetapi tentu saja dalam pengerjaan proyek, semua akan dihitung
Dana Percepatan Pembangunan Infrastruktur Daerah Sektor Irigasi, Peningkatan Jaringan D.I. Sampago 6

Laporan Kuliah Kerja Praktek (KKP)

ulang untuk mendapatkan biaya yang lebih efisien sehingga akan diperoleh lebih banyak keuntungan. 2.6.3. $%* P+'* $%n !&" ,alam :ost #lus :ontra$t, penawaran dilaksanakan sesuai dengan harga borongan pekerjaan ditambah biaya jaminan dan laba, untuk mengurangi resiko perubahan di lapangan seperti kenaikan harga dan lain!lain. Sehingga dalam sistem ini tidak dikenal adanya :ontra$t :hange 7rder 8::79. 2.6.4. N#,% i& #- $%n !&" =egotiated :ontra$t menggunakan sistem penunjukan langsung oleh pemilik dengan pelaksana dengan nilai kontrak dinegosiasikan bersama oleh kedua pihak. "elemahan sistem kontrak ini adalah tidak adanya aturan yang jelas apabila terjadi perubahan dalam kontrak. 2... METODE PELELANGAN #elelangan atau tender dimaksudkan untuk menentukan kontraktor yang akan melaksanakan pekerjaan pembangunan suatu proyek se$ara fisik, dengan $ara mengadakan penawaran biaya pekerjaan se$ara tertulis. Metode pelelangan dapat dilakukan melalui ' (. #elelangan Umum ). #elelangan Terbatas *. #enunjukan 3angsung +. #engadaan 3angsung 2...1 P#+#+&n,&n U('( #elelangan Umum adalah pelelangan yang dilakukan se$ara terbuka melalui media massa dan pada papan pengumuman resmi untuk penerangan umum, sehingga masyarakat yang berminat dapat mengikutinya. Metode pelelangan yang digunakan pada #royek ,ana #er$epatan #embangunan nfrastruktur ,aerah Sektor rigasi, #eningkatan Jaringan ,. Sampago, ini adalah (# %-# )#+#+&n,&n '('(. 2...2 P#+#+&n,&n T#!/& &*
7

Dana Percepatan Pembangunan Infrastruktur Daerah Sektor Irigasi, Peningkatan Jaringan D.I. Sampago

Laporan Kuliah Kerja Praktek (KKP)

#elelangan Terbatas adalah pelelangan tertentu yang akan diikuti oleh perusahaan atau instansi yang memenuhi syarat pada peraturan yang berlaku. Syarat ditentukan berdasarkan kualifikasi kemampuan yang dimiliki oleh perusahaan atau instansi tersebut. 2...3 P#n'n0'1&n L&n,*'n, Sistem ini tidak melalui proses pelelangan, baik pelelangan umum maupun pelelangan terbatas. #emilik langsung menunjuk kontraktor%pelaksana yang dianggap mampu melaksanakan proyeknya 2...4. P#n,&-&&n L&n,*'n, #engadaan 3angsung adalah pelaksanaan pengadaan barang atau jasa atau pemborongan yang dilakukan antara perusahaan atau instansi dengan tingkat kualifikasi yang masih rendah tanpa melalui proses pelelangan ataupun penunjukan langsung.

Dana Percepatan Pembangunan Infrastruktur Daerah Sektor Irigasi, Peningkatan Jaringan D.I. Sampago

Laporan Kuliah Kerja Praktek (KKP)

BAB III METODE PENGENDALIAN PROYEK


7rganisasi sebagai suatu pengaturan se$ara sistimatis dari orang dan teknologi untuk men$apai tujuan tertentu, yang bersifat dinamis baik susunan maupun hubungan antar para anggotanya dan memiliki keterikatan sepanjang mereka masih berpartisipasi se$ara relatif teratur. ,alam organisasi proyek diperlukan adanya pengelolaan dan pengendalian proyek yang men$akup usaha meren$anakan, mengawasi dan mengendalikan segala kegiatan yang berkaitan dengan pelaksanaan proyek, dalam hal ini pengelolaan dan pengendalian - #royek ,ana #er$epatan #embangunan nfrastruktur ,aerah Sektor rigasi, #eningkatan Jaringan ,. Sampago,,- yang berlokasi di ,esa .ra /aru, "e$amatan Tellulimpoe, "abupaten Sinjai, #ropinsi Sulawesi Selatan. #engelolaan proyek yang diawali dengan peren$anaan yang sistematis dan logis semua item pekerjaan serta waktu yang dibutuhkan, kemudian direalisasikan dalam pelaksanaan seiring dengan pengawasan dan pengendalian proyek, bertujuan agar diperoleh pen$apaian tujuan proyek berdasarkan biaya dan waktu se$ara optimum 3.1. 3.1.1. PIHAK2PIHAK YANG TERLIBAT DALAM PELAKSANAAN PROYEK P#(i+i1 P!%3#1 Cang dimaksud dengan pemilik proyek adalah suatu badan atau instansi pemerintah maupun swasta, atau perorangan yang menugaskan peren$ana dan pelaksana untuk meren$anakan dan melaksanakan suatu obyek pembangunan. #emilik proyek dalam hal ini ,inas #rasarana ,aerah kabupaten Sinjai mengangkat seorang #ejabat #embuat "omitmen yang dianggap mampu mewakili pemilik proyek untuk menjalankan pekerjaan pembangunan #royek ,ana #er$epatan #embangunan nfrastruktur ,aerah Sektor rigasi, #eningkatan Jaringan ,. Sampago, "abupaten Sinjai. ,alam menjalankan tugasnya #ejabat #embuat "omitmen 8##"9 mengangkat seorang bendahara, pengelola administrasi proyek dan pengelola teknik proyek. #emilik 8##"9 menugaskan kepada konsultan peren$ana untuk membuat
Dana Percepatan Pembangunan Infrastruktur Daerah Sektor Irigasi, Peningkatan Jaringan D.I. Sampago 9

Laporan Kuliah Kerja Praktek (KKP)

ren$ana detail meliputi gambar!gambar dan >en$ana &nggaran /iaya 8>&/9 termasuk syarat!syarat dan Spesifikasi Teknis pelaksanaannya. Sedangkan kepada kontraktor pelaksana, pemilik menugaskan utuk melaksanakan realisasi objek bangunan sesuai ren$ana detail dan pelaksana akan menerima biaya pelaksana dari pemilik. Suatu penugasan dari pemilik kepada peren$ana harus disampaikan se$ara tertulis dan penerimaan oleh peren$ana harus pula disampaikan se$ara tertulis. "epada pelaksana, pemilik akan berhubungan langsung atau melalui ##" yang bertindak sebagai wakil dari pemberi tugas. "ewajiban pemilik adalah ' (. Menyediakan biaya baik berupa peren$ana untuk konsultan peren$ana, biaya pengawasan untuk konsultan pengawas kontraktor pelaksana tepat pada waktunya. ). Mengerjakan segala sesuatunya untuk memungkinkan terlaksananya pekerjaan tersebut khusus pada tingkat pelaksana sesuai dengan spesifikasi teknik dan lampiran!lampiran, maka pemilik bersama wakilnya 8konsultan pengawas9 mengadakan penelitian kemajuan pekerjaan dilapangan, kemudian membuat berita a$ara prestasi kemajuan yang disetujui oleh konsultan pengawas, #engelola Teknis #royek, kontraktor pelaksana dan pemilik proyek 8##"9. 3.1.2. K%n*'+ &n P#!#n"&n& 4D#*i,n#!5 Unsur!unsur peren$ana dapat berupa perorangan, suatu badan swasta ataupun instansi pemerintah yang mempunyai keahlian di bidang peran$angan dan peren$ana 8designer and planner9 serta pengawasan 8supervisor9. "onsultan peren$ana untuk #royek ,ana #er$epatan #embangunan nfrastruktur ,aerah Sektor rigasi, #eningkatan Jaringan ,. Sampago, "abupaten Sinjai adalah :D.=U&=S& UT&M& "7=SU3T&= Tugas peren$ana setelah menerima pekerjaan dari pemilik adalah sebagai berikut ' (. Membuat sketsa pemikiran pertama, yaitu sketsa dalam skala ke$il yang memberikan gambaran yang $ukup jelas tentang kebutuhan dan pembagian ruangan! ruangan, bentuk bangunan dan kemungkinan pelaksanaannya. ). Membuat peren$anaan sementara 8peren$ana9 terdiri dari gambar!gambar sketsa dalam skala ke$il, yaitu ' site plan, denah, tampak dan potongan yang terpenting dari bangunan dengan atau tanpa gambar situasi perspektif, serta perkiraan biaya. 5ambar tersebut dipakai sebagai dasar untuk mengadakan pembi$araan dengan
Dana Percepatan Pembangunan Infrastruktur Daerah Sektor Irigasi, Peningkatan Jaringan D.I. Sampago 10

maupun biaya pelaksanaan untuk

Laporan Kuliah Kerja Praktek (KKP)

pemberi tugas untuk perbaikan!perbaikan ren$ana sementara dan sebagainya. *. Membuat ren$ana pelaksana, yaitu uraian lanjutan peren$ana dan berbagai gambar detail dasar dengan skala yang lebih besar, diperin$i sedemikian rupa sehingga dengan dasar itulah dapat digambarkan detail lengkap uraian dan syarat!syarat serta anggaran biaya yang diperlukan untuk memperoleh iEin bangunan dan dibi$arakan dengan instansi berwenang. +. Membuat gambar detail lengkap, yaitu gambar detail dengan skala yang $ukup besar untuk menggambarkan lebih jelas seluruh pekerjaan yang diperlukan untuk pelelangan pekerjaan. 1. Uraian dan syarat!syarat, yaitu uraian dari pekerjaan dan pelaksanaannya yang disusun dengan sejelas!jelasnya, juga anggaran biaya diperhitungkan, banyaknya biaya yang diperlukan untuk bahan serta upah dan biaya lain yang berhubungan dengan pelaksana pekerjaan. ?. #elelangan, meliputi pekerjaan!pekerjaan seperti penyediaan gambar!gambar detail yang diperlukan, uraian dan syarat!syarat lampirannya, yang semuanya ter$antum dalam ,okumen #elelangan, serta memenuhi permintaan panitia pelelangan untuk memberikan penjelasan kepada $alon rekanan dalam proses pelelangan 8tender9 proyek. 3.1.3. K%n !&1 %! P#+&1*&n& #elaksana atau kontraktor adalah perusahaan!perusahaan yang bersifat perorangan atau lebih berbadan hukum dan bergerak dalam bidang pelaksana bangunan. #elaksana dapat merupakan perusahaan swasta 8/UM=9. #elaksana #royek ,ana #er$epatan #embangunan nfrastruktur ,aerah Sektor rigasi, #eningkatan Jaringan ,. Sampago, "abupaten Sinjai adalah #T. 6&S>U= #UT>&.. Tugas kontraktor pelaksana adalah sebagai berikut ' (. Melaksanakan pekerjaan sejak diterbitkannya Surat perintah kerja 8S#"9 yang ter$antum dalam kontrak 8perjanjian pekerjaan9, yang telah ditandatangani oleh kontraktor dan ##", dimana dalam kontrak tersebut dimuat uraian gambar!gambar dan detail!detailnya serta spesifikasi teknik, serta waktu penyelesaian pekerjaan yang jelas. ). Setelah pekerjaan men$apai (00 ;, kontraktor jarus menyerahkan pekerjaan tersebut kepada owner 8pemilik9 yang disebut penyerahan pertama.
Dana Percepatan Pembangunan Infrastruktur Daerah Sektor Irigasi, Peningkatan Jaringan D.I. Sampago 11

Laporan Kuliah Kerja Praktek (KKP)

*. Selama interval!interval waktu yang ditetapkan sebelumnya, setelah penyerahan pertama, pelaksana masih berkewajiban memelihara%memperbaiki kerusakan yang mungkin timbul selama pekerjaan sepenuhnya diserahkan kepada pemilik proyek. Untuk dapat melaksanakan pekerjaan dengan baik, kontraktor!kontraktor harus memiliki tenaga pelaksana yang mempunyai keahlian dibidangnya sebagai pelaksana. 3.1.4. K%n*'+ &n P#n,&6&* #ada dasarnya seorang pemilik menginginkan agar hasil yang diperoleh dapat men$apai standar yang sebaik!baiknya yang tentunya akan memberi kepuasan baginya, sedangkan kontraktor pelaksana adalah suatu badan komersil yang bekerja dengan harapan dapat men$apai keuntungan yang sebesar!besarnya, dalam hal ini pelaksanaannya tentu tidak akan lepas dari kekurangan baik sifatnya disengaja maupun yang tidak disengaja, semuanya akan mempengaruhi mutu suatu pekerjaan. Untuk itu maka sangatlah penting dalam pelaksanaan pekerjaan, pelaksana harus diawasi oleh konsultan pengawas agar bila dalam pelaksanaan pekerjaan terjadi kesalahan, dapat dengan mudah segera ditegur sekaligus diarahkan kepada hasil pekerjaan yang benar. "onsultan pengawas adalah wakil dari pemilik dan segala hal yang menyangkut pelaksanaan pekerjaan dilapangan. "onsultan pengawas pada proyek ini adalah :D. :ipta Marga. Cang 6arus dimiliki oleh konsultan pengawas adalah ' &hli dalam bidang pekerjaan tersebut Jujur Tegas ,isiplin 6arus memiliki pengalaman kerja

Tugas dari konsultan pengawas adalah ' (. Mengawasi jalannya pekerjaan, menjaga kualitas dan kuantitas pekerjaan sesuai spesifikasi teknik dan memperhatikan jangka waktu pelaksanaan dan anggaran biaya sesuai kontrak. ). Mengawasi dan meneliti bahan bangunan sesuai spesifikasi serta
12

Dana Percepatan Pembangunan Infrastruktur Daerah Sektor Irigasi, Peningkatan Jaringan D.I. Sampago

Laporan Kuliah Kerja Praktek (KKP)

penyesuaian yang terjadi dalam pelaksanaan pekerjaan dilapangan. *. +. 1. Menyusun berita a$ara kemajuan pekerjaan Mengawasi dan men$atat pekerjaan yang kurang atau pekerjaan tambahan dilapangan. Memberi petunjuk kepada pelaksana dalam teknis pelaksanaan agar tidak menyimpang dari ketentuan spesifikasi teknik%berita a$ara aanwijEing. "ewajiban konsultan pengawas adalah ' (. ). *. +. 1. ?. Memberi bimbingan dan mengadakan pengawasan terutama dalam pelaksanaan pekerjaan Menyelenggarakan surat!surat yang bersangkutan dengan pelaksanaan bangunan, mengatur pembayaran anggaran biaya pekerjaan Meninjau perkembangan dan memeriksa tanda!tanda pembayaran dari pekerjaan Membuat gambar!gambar tambahan yang masih diperlukan untuk menjelaskan apa yang sudah dinyatakan dalam gambar!gambar detail Memeriksa dan kalau perlu memperbaiki gambar kerja yang dibuat oleh peren$ana dalam pelaksanaan pekerjaan di lapangan Men$atat dan membuat laporan harian%mingguan%bulanan dimana di dalamnya di$atat pekerjaan!pekerjaan tambahanatau kurang dalam menyelesaikan keuangan yang timbul karenanya. A. @. Menguji pekerjan yang diserahkan dan menyediakan gambar!gambar yang mungkin dipelukan. Memeriksa pelaksanaan pekerjaan.

Dana Percepatan Pembangunan Infrastruktur Daerah Sektor Irigasi, Peningkatan Jaringan D.I. Sampago

13

Laporan Kuliah Kerja Praktek (KKP)

3.2.

HUBUNGAN KERJA Se$ara umum hubungan pemilik, pelaksana dan konsultan pengawas serta

peren$ana dapat dilihat pada gambar dibawah ini '

8b9

Untuk gambar 8a9, antara ##", kontraktor pelaksana dan konsultan pengawas dapat berhubungan satu dengan yang lainnya, sedangkan pada gambar 8b9, bentuk hubungan dengan ##", kontraktor pelaksana harus melalui konsultan pengawas. Sedangkan pihak peren$ana tidak turut serta dalam pelaksanaan. Untuk lebih jelasnya hubungan antara pihak!pihak yang terkait dalam suatu proyek dapat dijelaskan dalam uraian berikut ini ' A. H'/'n,&n An &!& P#(i+i1 D#n,&n P#!#n"&n& ,alam rangka kerja sama keduanya maka pemberi tugas menerima jasa peren$anaan dan peren$ana menerima biaya peren$anaan. Masing!masing pihak terikat pada kewajiban dan tanggung jawab terhadap pihak lainnya berdasar pada kontrak kerja yang telah disepakati oleh kedua bekah pihak. Sesuai dengan penugasan yang diterima
Dana Percepatan Pembangunan Infrastruktur Daerah Sektor Irigasi, Peningkatan Jaringan D.I. Sampago 14

hubungan kerja ini, karena kontrak yang

dilakukannya dengan prihal pemilik hanya sebatas meran$ang dan tidak ikut serta dalam

Laporan Kuliah Kerja Praktek (KKP)

oleh masing!masing pihak keduanya mempunyai tanggung jawab dan kewajibannya masing!masing. "ewajiban dan tanggung jawab peren$ana terhadap pemilik adalah ' Meren$anakan sesuai dengan keinginan dan syarat!syarat serta seluruh ren$ana yang diajukan oleh pemberi tugas. &pabila syarat!syarat yang ditentukan oleh pemberi tugas tidak dapat dilaksanakan oleh peren$ana, maka peren$ana harus memberitahukan kepada pemberi tugas saat pembuatan peren$anaannya. #eren$ana peren$anaannya "ewajiban dan tanggung jawab pemilik terhadap peren$ana adalah ' #emberi tugas membayar biaya peren$anaan sesuai dengan peraturan yang berlaku dan ter$antum dalam kontrak antara #imbagpro dengan konsultan peren$ana setelah pekerjaan peren$ana selesai. B. H'/'n,&n An &!& P#(i+i1 D#n,&n P#+&1*&n& 6ubungan kedua pihak ini adalah hubungan pekerjaan yang terikat oleh perjanjian borongan an diatur oleh suatu kontrak. ,alam #erjanjian ini dijelaskan kewajiban dan tanggung jawab kedua unsur agar dilaksanakan dan dipatuhi. #elaksana dalam melaksanakan pekerjaan mengikat diri pada pemberi tugas, dengan menerima suatu harga%upah yang telah ditetapkan . "ewajiban dan tanggung jawab pelaksana terhadap pemilik adalah ' (. ). *. +. Melaksanakan pekerjaan yang telah diterimanya sesuai denga dokumen kontrak termasuk spesifikasi dan gambar!gambar detail yang diserahkan kepadanya Menempatkan wakilatau orang yang diper$aya di tempat pelaksanaan pekerjaan dengan menyampaikan se$aratertulis kepada pemberi tugas melalui direksi &pabila terjadi kerusakan pekerjaan karena kelalaian pelaksana, sebelum pekerjaan itu diserahkan menjadi tanggung jawab pelaksana. #elaksana bertanggung jawab atas kenaikan harga%upah kerja dan tidak menuntut biaya tambahan, ke$uali kenaikan tersebut diakibatkan peraturan pemerintah. 1. Selama pekerjaan berlangsung, pelaksana bertanggung jawab terhadap perbuatan orang!orang yang dipekerjakannya dan wajib menaati peraturan pemerintah yang berlaku.
Dana Percepatan Pembangunan Infrastruktur Daerah Sektor Irigasi, Peningkatan Jaringan D.I. Sampago 15

harus

bertanggung

jawab

atas

kerugian

akibat

kesalahan

Laporan Kuliah Kerja Praktek (KKP)

?.

#elaksana dapat meminta perpanjangan waktu penyelesaian pekerjaan dalam waktu yang layak sehubungan dengan ' Jika pelaksana harus mengerjakan pekerjaan yang tidak terdapat dalam gambar dan spesifikasi tekniksehingga penyelesaian pekerjaan terlambat. Jika pelaksanaan pekerjaan tidak dapat dimulai pada waktunya atau harus

dihentikan karena direksi tidak memenuhi kewajibannya. Tetapi keterlambatan yang diakibatkan oleh levaransir 8pemasok9, dan pelaksana tidak memenuhi kewajibannya tidak menjadi alasan untuk meminta perpanjangan waktu ke$uali dalam keadaan memaksa 8for$e majeur9. Sedangkan "ewajiban dan tanggung jawab pemilik terhadap pelaksana adalah (. ). *. Menyediakan anggaran pelaksanaan menurut kontrak 8jumlah yang telah disepakati9 tepat pada waktunya. Membebaskan tanah atau lokasi dimana pekerjaan itu dilaksanakan. Menunjuk wakilya dalam pengawasan pekerjaan dan apabila dalam pelaksanaan ada penambahan dan dalam kontrak tidak ditetapkan maka penambahannya akan diberitahukan kemudian kepada pelaksana se$ara tertulis.

$. H'/'n,&n An &!& P#!#n"&n& D#n,&n P#+&1*&n& Sebenarnya, tidak ada hubungan kerja antara peren$ana dan pelaksana, karena masing!masing memiliki kontrak yang berbeda. 6ubungan antara peren$ana dan pelaksana hanya semata!mata bahwa peren$ana menetapkan persyaratan!persyaratan untuk pelaksana yang ter$antum dalam spesifikasi teknik dan gambar kerja dan pelaksan mengerjakan pekerjaan tersebut sesuai dengan persyaratan yang telah ditetapkan oleh peren$ana dan dapat pula tertulis dari pengawas. D. H'/'n,&n An &!& P#(i+i1 D#n,&n K%n*'+ &n P#n,&6&* #emberi tugas menerima jasa dari konsultan pengawas dan konsultan pengawas menerima pembayaran atas pelaksanaan yang dilakukannya. Masing!masing pihak terikat pada kewajiban dan tanggung jawab terhadap pihak lainnya berdasarkan kontrak kerja yang disepakati oleh kedua belah pihak. "ewajiban dan tanggung jawab konsultan pengawas terhadap pemilik adalah sebagai
Dana Percepatan Pembangunan Infrastruktur Daerah Sektor Irigasi, Peningkatan Jaringan D.I. Sampago 16

menyimpang asal berdasarkan petunjuk

Laporan Kuliah Kerja Praktek (KKP)

berikut ' "onsultan kontrak. "onsultan pengawas bertanggung jawab kepada pemilik akibat kesalahan pekerjaan yang diakibatkan oleh kelalaian pengawas. Sedangkan kewajiban pemilik terhadap konsultan pengawas adalah untuk melaksanakan pembayaran sesuai dengan kontrak yang relah disepakati. E. H'/'n,&n An &!& P#+&1*&n& D#n,&n K%n*'+ &n P#n,&6&* 6ubungan ini terjadi bila pelaksana sudah menyatakan kesediaan kepada pemilik proyek untuk melaksanakan pekerjaan yang dituangkan dalam kontrak kerja. "onsultan pengawas melakukan pengawasan terhadap pelaksanaan pekerjaan yang telah dilakukan oleh pelaksana. #engawas berhak untuk menegur pelaksana apabila di dalam pelaksanaan pekerjaan tidak sesuai dengan syarat!syarat dan gambar kerja yang ada. F. H'/'n,&n An &!& K%n*'+ &n P#!#n"&n& D#n,&n K%n*'+ &n P#n,&6&* Seperti halnya dengan pelaksana, konsultan peren$ana tidak mempunyai hubungan kerja dengan pengawas. 6anya saja pengawasan berkala dilakukan oleh peren$ana terhadap konsultan pengawas agar peren$ana dapat mengetahui apakah dalam pelaksanaan pekerjaan ini sesuai dengan peren$anaannya. 3.3. PENGENDALIAN PROYEK #engendalian waktu dimaksudkan sebagai suatu peren$anaan urutan pelaksanaan pekerjaan dan waktu yang ditetapkan untuk menyelesaikan setiap ma$am pekerjaan tersebut, sehingga akan memberikan gambaran kapan dan berapa lama setiap pekerjaan dapat diselesaikan. ,alam mengendalikan waktu tersebut kontraktor telah berusaha agar pekerjaan dapat dilaksanakan se$epatnya dan tidak mendapat kendala. pengawas berkewajiban melakukan pengawasan terhadap pelaksanaan pekerjaan sesuaid dengan syarat!syarat yang telah ditetapkan oleh

3.3.1. P#n,#n-&+i&n W&1 '

Dana Percepatan Pembangunan Infrastruktur Daerah Sektor Irigasi, Peningkatan Jaringan D.I. Sampago

17

Laporan Kuliah Kerja Praktek (KKP)

#ada proyek ,. Sampago sesuai dengan pengamatan kami pada pekerjaan ini tetap saja ada hambatan!hambatan. yang terlambat antara lain ' a. b. $. "ondisi $ua$a yang tidak memungkinkan khususnya musim penghujan. 6al ini menyebabkan penundaan pekerjaan sampai akhir musim. "eterlambatan dana yang diperoleh pihak kontraktor dari owner yang menimbulkan pelaksanaan pekerjaan terhambat. "urangnya sumber daya manusia 8tenaga kerja9 dikarekanakan penggunaan tenaga kerja di lapangan tidak sesuai dengan spesifikasi dalam hal ini adanya pengurangan jumlah tenaga kerja. d. "ondisi alam yang kadang!kadang terjadi misalnya gempa, banjir dll, yang dapat merusak bangunan dan tanah disekitar proyek. 3.3.2. P#n,#n-&+i&n Bi&3& ,alam mengatur penerimaan dan pengeluaran biaya proyek, maka pihak pelaksana memilih finansial manager yang bertugas mengatur segala ma$am bentuk yang berurusan dengan hal keuangan. Mengatur pembukuan biaya proyek dari pemilik keperen$ana berdasarkan jumlah kemajuan pekerjaan yang telah ter$apai pihak pelaksana. #ada proyek ,. Sampago sesuai dengan pengamatan kami #embayaran kepada tenaga kerja yang dipakai didasarkan atas beberapa $ara, yaitu ' Untuk pegawai tetap, gajinya dibayar perbulan Untuk pegawai yang tidak tetap, seperti tukang, buruh gajinya dibayar perminggu 3.3.3. P#n,#n-&+i&n T#n&,& K#!0& #engendalian sumber daya%tenaga kerja pada dasarnya adalah bagaimana menentukan jumlah kerja serta kualitas tenaga kerja yang dibutuhkan, kemudian saat pelaksanaan bagaimana mengerahkan tenaga!tenaga kerja tersebut agar dapat bekerja sesuai dengan ren$ana yang telah ada. #ada proyek ,. Sampago sesuai dengan pengamatan kami ada beberapa pekerja wanita membantu mengankat pasir dengan menggunakan kereta dorong, kemudian pekerja laki!laki ada yang berprofesi sebagai tukang batu, tukang besi,
Dana Percepatan Pembangunan Infrastruktur Daerah Sektor Irigasi, Peningkatan Jaringan D.I. Sampago 18

dapat

menyebabkan

sebuah

proyek

Laporan Kuliah Kerja Praktek (KKP)

dan buruh dan mereka bekerja terpisah pisah ada yang mengerjakan saluran ada yang megerjakan galian dan ada yang mengerjakan bendung dengan pintu air..

3.3.4.

P#n,#n-&+i&n P#!&+& &n

#engendalian peralatan pada dasarnya peren$anaan dan pengaturan jenis dan jumlah peralatan yang diperlukan dalam setiap item pekerjaan, sehingga perlu juga ada seseorang yang ditugaskan khusus menangani mobilisasi peralatan yang digunakan peralatan tersebut. #ada pelaksanaan pengendalian peralatan disini, kami melihat bahwa pihak kontraktor menggunakan alat berat yaitu eB$avator yang digunakan sebagai alat untuk menggali di daerah bendung dan meratakan tanah pada daerah yang elevasinya lebih tinggi. Untuk mobolisasi alat berat eB$avator ini sangat sulit di datangkan kelokasi karena situasi pada daerah tersebut jalanya sempit dan masih tanah. 3.3.5. P#n,#n-&+i&n M& #!i&+ -&n M' ' #engendalian material dan mutu menyangkut perbedaan material setiap saat yang $ukup dengan mutu yang tepat dan terjamin. Untuk memenuhi mutu maka material tersebut diperiksa melalui tes laboratorium dibawah pengawasan konsultan pegawai. Material yang dipergunakan diambil dari sto$k pile yang telah tersedia dibeberapa tempat dan diangkut menuju /ase :amp. ,alam pengendalian ini material yang didatangkan diusahakan tiba tepat pada waktunya serta kualitasnya baik. #enerimaan material dilokasi proyek selalu diawasi oleh pihak kontraktor dan konsultan. /erdasarkan hasil pengamatan kami selama melaksanakan kerja praktek di ,. Sampago setiap material yang digunakan seperti pasir sebelum di gunakan pekerja terlebih dahulu men$u$i atau memisahkan dari lumpur, konsultan menempatkan beberapa orang pada di lapangan untuk memberikan petunjuk dan melihat hasil kerja kontraktor. Sedangkan hal!hal yang dapat memberikan hasil yang
Dana Percepatan Pembangunan Infrastruktur Daerah Sektor Irigasi, Peningkatan Jaringan D.I. Sampago 19

Laporan Kuliah Kerja Praktek (KKP)

tidak memuaskan dan gangguan yang dapat merusak mutu adalah kurang telitinya para teknisi yang dapat mempengaruhi kualitas bahan konstruksi yang digunakan.

BAB I7 PELAKSANAAN PEKERJAAN DAN SPESIFIKASI TEKNIS


4.1. PELAKSANAAN KEGIATAN DI LAPANGAN Jangka waktu melaksanakan kerja praktek pada proyek dana per$epatan

pembangunan infrastruktur daerah sektor irigasi, peningkatan jaringan ,. Sampago, kabupaten Sinjai, pelaksanaannya ('+&i &n,,&+ 85 -#*#(/#! 2811 *&()&i -#n,&n 89 (&!# 2812, pekerjaan yang kami ikuti selama kerja praktek adalah ' (. #ekerjaan galian saluran dan bangunan. #enggalian proteksi saluran induk ,. . Sampago 6M.) ! 6M.+, sepanjang (@* m, penggalian bendung Sampago serta penggalian saluran suplesi sepanjang (0)1.10 m. ). #ekerjaan #ondasi dan 3antai Saluran. #ekerjaan pasangan pondasi, lantai dan dinding saluran dengan menggunakan batu kali dengan $ampuran ( p$ ' + ps, pada saluran suplesi sepanjang (0)1.10 m. *. #ekerjaan #lasteran dan Siaran. #ekerjaan plasteran lantai, dinding dan top saluran dan pekerjaan siaran dinding bagian luar proteksi saluran dengan $ampuran ( p$ ' * ps, pada saluran induk dan suplesi sepanjang (0)1.10 m. +. #ekerjaan Timbunan. #ekerjaan timbunan kembali pada samping luar kiri kanan pondasi saluran dengan menggunakan alat sekop 8manual9. 4.2. PEKERJAAN TANAH #elaksanaan pembersihan lokasi pekerjaan dari pohon!pohon tertentu dan semak!semak harus dikerjakan setelah mendapat persetujuan terlebih dahulu dari .ngineer. &pabila dalam pelaksanaan pembersihan ditemukan bahan!bahan yang mudah terbakar maka bahan!bahan tersebut harus dibakar atau dibuang dari lokasi.

4.2.1. P#(/#!*i:&n L%1&*i P#1#!0&&n

Dana Percepatan Pembangunan Infrastruktur Daerah Sektor Irigasi, Peningkatan Jaringan D.I. Sampago

20

Laporan Kuliah Kerja Praktek (KKP)

4.2.2. P#n,')&*&n L&)i*&n T&n&: P#!('1&&n #engupasan terdiri dari pembongkaran dan pembersihan dari semua bahan organik seperti rumput, lapisan tanah permukaan 8humus9 dan akar tumbuh!tumbuhan dari lokasi dimana ren$ana pembuatan dasar tanggul, pada lokasi pekerjaan galian tanah dimana tanah galiannya akan dipergunakan untuk bahan timbunan pada pekerjaan tanggul. #elaksanaan pekerjaan pengupasan dilakukan pada kedalaman minimum untuk pengupasan adalah 0.)0 meter. 4.2.3. P#1#!0&&n G&+i&n T&n&: #ekerjaan galian tanah harus dilaksanakan sampai men$apai elevasi yang ditunjukkan pada gambar. #ekerjaan galian tanah dibagi dalam klasifikasi sbb ' (. #ekerjaan 5alian Tanah /iasa 5alian tanah biasa termasuk galian semua material tanah dan dibagi kedalam tipe! tipe berikut menurut daerah kerja dan jenis!jenis saluran dan drainase. Jenis!jenis saluran irigasi dan saluran pembuang adalah seperti pada gambar. 5alian tanah biasa untuk saluran irigasi. Jenis galian tanah biasa ini akan digunakan untuk galian tanah saluran irigasi yang tidak akan ditimbun kembali. 5alian Tanah biasa untuk struktur. Jenis galian tanah biasa ini akan digunakan untuk galian tanah struktur saluran irigasi dan saluran pembuang yang tidak akan ditimbun kembali. 5alian tanah biasa untuk saluran pembuang. Jenis galian tanah biasa ini akan digunakan untuk galian tanah saluran pembuang yang tidak akan ditimbun kembali. ). #ekerjaan 5alian Tanah untuk /angunan. #ekerjaan penggalian tanah untuk bangunan akan termasuk pekerjaan galian dari semua tanah, pasir, kerikil, dan batu!batuan besar. Selama pelaksanaan pekerjaan, ada kemungkinan bila perlu untuk mengubah kemiringan 8Slope9 galian ataupun dimensi galian dari ketentuan yang telah
Dana Percepatan Pembangunan Infrastruktur Daerah Sektor Irigasi, Peningkatan Jaringan D.I. Sampago 21

Laporan Kuliah Kerja Praktek (KKP)

ditetapkan. Setiap penambahan atau pengurangan dari total volume galian sebagai akibat dari perubahan!perubahan tersebut akan diperhitungkan dalam pembayaran. ,asar dan kemiringan galian harus diselesaikan dengan rapi dan teliti dengan ukuran!ukuran yang tepat seperti yang ditetapkan dalam gambar. #ermukaan dasar galian disiapkan sedemikian rupa, dibasahi dan dipadatkan atau digilas dengan alat yang $o$ok untuk menjamin pondasi kuat. *. #enimbunan Tanah 5alian pekerjaan galian Semua tanah galian yang sesuai dari hasil saluran!saluran, saluran pembuang dan bangunan lain dapat &pabila tanah yang sesuai untuk tanggul harus digali se$ara terpisah dari bahan atau material yang akan dibuang, maka tanah galian yang akan $o$ok tersebut langsung ditempatkan pada tempat!tempat sementara untuk selanjutnya ditempatkan di lokasi yang ditunjuk. Tanah galian yang $o$ok untuk tanggul, setelah $ukup kering, ke$uali terlalu basah untuk segera dipadatkan setelah penggalian, harus diletakkan dahulu di tempat penimbunan sementara agar kadar airnya berkurang hingga men$apai batas yang diijinkan untuk tanah timbunan tanggul. 4.2.4. P#n3i&)&n P#!('1&&n T&n&: P&-& L%1&*i R#n"&n& K#!0& P#(& &n, #ermukaan tanah pada lokasi ren$ana pembuatan pematang harus dibersihkan
sebagaimana yang disebutkan pada penjelasan & dan dikupas sesuai dengan penjelasan / .

digunakan sebagai tanah timbunan kembali pada tanggul dan bangunan permanen.

4.2.5. P#1#!0&&n P#(/'& &n P#(& &n, (. Umum #embuatan pematang termasuk semua tanggul untuk saluran, tanggul!tanggul jalan inspeksi, dan penimbunan pada bagian!bagian lain dengan tanah yang $o$ok yang didapat dari penggalian saluran atau diambil dari borrow area. Tanah timbunan harus bersih dari tunggul!tunggul pohon, akar, rumput, humus!humus dan unsur lain yang bisa membusuk. #ekerjaan tanggul akan dibagi kedalam beberapa jenis untuk dasar pembayaran didalam rin$ian volume '
Dana Percepatan Pembangunan Infrastruktur Daerah Sektor Irigasi, Peningkatan Jaringan D.I. Sampago 22

Laporan Kuliah Kerja Praktek (KKP)

#ekerjaan tanggul dengan menggunakan material galian untuk saluran irigasi. Jenis pekerjaan tanggul ini akan dibangun pada saluran irigasi yang menggunakan material galian.

#ekerjaan tanggul yang menggunakan material dari pengambilan untuk saluran irigasi. Jenis pekerjaan tanggul ini akan dibangun pada saluran irigasi yang menggunakan material dari daerah pengambilan. #ekerjaan tanggul yang menggunakan material dari pengambilan untuk struktur. Jenis pekerjaan tanggul ini akan digunakan didalam pembangunan bangunan penghubung untuk semua saluran irigasi dan pembuang yang menggunakan material dari daerah pengambilan. ). Material Semua material yang diperlukan untuk tanggul, ke$uali material dari daerah pengambilan, akan diperoleh dari penggalian saluran, pembuang dan bangunan penghubung seperti spesifikasi dalam pasal *.(.*. Material yang $o$ok dan tidak $o$ok untuk tanggul dari material galian sepanjang saluran dan pembuang akan digolongkan seperti diperlihatkan pada gambar atau ditentukan engineer. &pabila jumlah material galian tidak $ukup untuk memenuhi kebutuhan dan tidak $o$ok untuk timbunan atau bila penggunaan tanah timbunan tersebut tidak praktis, sebagaimana yang ditentukan oleh engineer, kontraktor harus menyediakan tanah timbunan untuk tanggul dari daerah borrow area. *. ,aerah #engambilan 3okasi galian pengambilan tanah timbunan harus dibersihkan dan dihilangkan bahan!bahan organik!nya seperti rumput, lapisan tanah permukaan dan akar pohon. ,engan demikian tanah timbunan dari lokasi tersebut tidak akan mengandung semak belukar, akar tumbuh!tumbuhan, rumput, tanah humus, gumpalan!gumpalan tanah dan unsur!unsur lain yang membusuk. Sedapat mungkin kadar air dari bahan tanah timbunan harus diatur dan dijaga sebelum digali dari lokasi borrow pit, dengan $ara memberi%menambah air dengan mengalirkannya bila kurang basah atau dengan menggali saluran atau parit pembuang untuk mengurangi kelebihan air. #ada akhir penyelesaian dari pelaksanaan pekerjaan pembuatan tanggul, kontraktor harus mengatur daerah borrow area tersebut dengan sesuatu $ara sedemikian rupa

Dana Percepatan Pembangunan Infrastruktur Daerah Sektor Irigasi, Peningkatan Jaringan D.I. Sampago

23

Laporan Kuliah Kerja Praktek (KKP)

agar elevasi permukaan tanah disekitarnya dan permukaan tanah borrow area sama tinggi sehingga air hujan tidak tergenang di lokasi tersebut.

+.

#ekerjaan #emadatan Tanah

#er$obaan pemadatan tanah pada pekerjaan tanggul. Sebelum pekerjaan pembuatan tanggul dimulai, kontraktor harus mengadakan per$obaan pemadatan tanah dengan disaksikan oleh engineer dan menggunakan peralatan yang sesuai. #aling sedikit * 8tiga9 lapis tanah dihamparkan dimana per$obaan pemadatan di lapangan akan dilaksanakan. ,ari hasil per$obaan pemadatan tersebut, jenis dan jumlah perlengkapan serta peralatan untuk pemadatan, dan ketebalan lapisan tanah yang dihamparkan akan dapat ditentukan. #elaksanaan pekerjaan. Sebelum tanah timbunan untuk lapisan pertama dari suatu pekerjaan pembuatan tanggul dihamparkan, permukaan tanah harus disiapkan sebagaimana ditentukan dalam penjelasan *.(.+. dan harus diperiksa kadar airnya sebelum dipadatkan dengan $ara yang telah ditentukan. Tanah timbunan harus dihamparkan lapis demi lapis se$ara horiEontal dengan ketebalan dari setiap lapisan setelah dipadatkan tidak lebih dari *0 8tiga puluh9 $entimeter. #ekerjaan pembuatan tanggul tidak diiEinkan dengan $ara menuangkan tanah timbunan dari atas. /ila tanah timbunan yang memenuhi syarat akan dipadatkan dengan peralatan mekanik maka pemadatan dengan peralatan manual 8dioperasikan se$ara manual9 tidak akan diijinkan digunakan ke$uali ditentukan atau diperintahkan oleh engineer. #enghamparan bahan tanah timbunan harus sedemikian rupa sehingga setelah dipadatkan tanah timbunan tersebut akan menjadi homogen dan benar!benar padat. "epadatan kering 8dry density9 tanah hasil pemadatan tidak diijinkan kurang dari 20 ; 8sembilan puluh persen9 dari kepadatan kering maBimum 8maB dry density9. 4.2.6. P#1#!0&&n Ti(/'n&n K#(/&+i /ahan atau tanah yang digunakan untuk pekerjaan timbunan kembali harus sesuai dengan bahan%tanah untuk tanggul, yang diperoleh dari hasil galian tanah pada bangunan, saluran atau borrow area. #erkerjaan timbunan kembali harus dilaksanakan lapis demi lapis dengan tebal 0,)0 meter. 3apisan tanah permukaan 8top soil9 tumbuh!
Dana Percepatan Pembangunan Infrastruktur Daerah Sektor Irigasi, Peningkatan Jaringan D.I. Sampago 24

Laporan Kuliah Kerja Praktek (KKP)

tumbuhan atau bahan!bahan organik lainnya harus disingkirkan dari bahan%tanah timbunan. Sebelum dimulai penimbunan kembali tempat!tempat tersebut harus dibersihkan dari sisa!sisa peran$ah beton dan pekerjaan!pekerjaan sementara lainnya. 3apisan tanah timbunan harus dihamparkan atau diletakkan dengan $ara sedemikian rupa agar menjamin pada saat dipadatkan tidak merusak bangunan!bangunan tersebut. #emadatan didekat bangunan harus dilaksanakan dengan peralatan manual yang telah disetujui. 4.2... P#!1#!0&&n P#!1#!&*&&n J&+&n In*)#1*i Jalan inspeksi akan diperkeras atau diperbaiki berdasarkan kontrak dengan sirtu yang dipadatkan setebal *0 $m. "e$uali ditentukan lain, maka lapisan perkerasan jalan inspeksi terdiri dari, batu kerikil alam 8diameter (0 s%d )0 mm9, batu pe$ah 8diameter )0%10 mm9 dan pasir diperoleh dari borrow area yang telah disetujui engineer. 5radasi pen$ampuran material seperti berikut' Si#;# D#*i,n& i%n 4((5 ?* *A,1 (2,0 2,1 +,A1 ),*? (,(@ 0,+)1 0,0A1 S &n-&!- P#!"#n &,# B3 W#i,: P&**in, In-i;i-'&+ Si#;# (00 ?A ! (00 +0 ! 21 )1 ! @0 (? ! ?? (0 ! 11 ? ! +1 * ! ** 0 ! (0

"arakteristik material akan dijelaskan berikut ' &brasi :oarse &ggregate Minimun :/> *1 4.3. 4.3.1. PEKERJAAN BETON B&:&n 0 < 10;

(. Semen Merupakan #ortland biasa yang sesuai standard.


Dana Percepatan Pembangunan Infrastruktur Daerah Sektor Irigasi, Peningkatan Jaringan D.I. Sampago 25

Laporan Kuliah Kerja Praktek (KKP)

Semen harus disimpan ditempat yang kering, tertutup dan berventilasi $ukup baik. #engujian dilakukan setiap (00 ton semen. Semen disusun tidak boleh lebih dari (* kantong dan jumlah akan dibatasi menjadi A kantong bila penyimpanan diperkirakan akan lebih lama dari ) bulan. Semen yang sudah disimpang lebih dari ( 8satu9 bulan pada musim hujan atau lebih dari * 8tiga9 bulan pada musim kering, tidak boleh digunakan lagi. &gregat!agregat /eton harus bebas dari tanah, tanah liat, kapur, batu gamping, gambut, lempung, serpihan lempung lunak atau batuan yang terurai, tumbuh! tumbuhan unsur organik dan kotoran!kotoran lainnya, agregat harus keras dan padat. &gregat!agregat kasar harus terdiri dari kerikil biasa atau batu pe$ah atau suatu $ampuran dari kerikil biasa dan batu pe$ah dimana partikelnya se$ara umum harus berbentuk bulat atau kubus. Ukuran atau dimensi maksimum dari agregat kasar adalah +0 mm untuk bangunan beton dan )0 mm untuk konstruksi beton yang tipis lainnya. #ersentase standard berdasarkan berat yang lolos saringan S&!in,&n 4((5 U1'!&n N%(in&+ D&!i A,!#,& K&*&! 4((5 <8248 48248 48228 2825 (00 20!(00 +A!A0 ! 0!(1 ! 0!1 ! ! ! ! ! ! (00 21!(00 ! *1!A0 (0!*0 0!1 ! ! ! ! (00 20!(00 )0!11 0!(1 0!1 ! ! ! ! ! ! ! (00 20!(00 )0!11 0!(0 0!1

(00 @0 ?0 10 +0 )1 )0 (0 1 ),1

Material agregat kasar yang rusak tidak diiEinkan melebihi standard dibawah ini ' M& #!i&+ 5umpalan lunak = B#!-&*&!1&n B#!& 0,)1
26

Dana Percepatan Pembangunan Infrastruktur Daerah Sektor Irigasi, Peningkatan Jaringan D.I. Sampago

Laporan Kuliah Kerja Praktek (KKP)

#artikel!partikel lunak Material!material hilang oleh test $u$i Material!material yang mempunyai /J F (,21

1,00 (,00 (,00

&gregat!agregat halus ' se$ara umum harus berbentuk bulat atau kubus. "lasifikasi dari agregat halus sebagaimana yang dimasukkan ke dalam pen$ampuran harus sesuai dan memenuhi syarat!syarat berikut ' S&!in,&n 4((5 (0 1 ),1 (,) 0,? 0,* 0,(1 P#!*#n &*# S &n-&!- O+#: B#!& 3&n, L%+%* S&!in,&n (00 20!(00 @0!(00 10!20 )1!?1 (0!*1 )!(0

Sebagai tambahan agregat halus harus mempunyai modulus kehalusan menyimpang lebih dari ),* atau lebih dari *,(. /ahan!bahan yang rusak pada agregat halus tidak diiEinkan melebihi batas!batas dalam tabel sbb ' B&:&n 5umpalan lempung /ahan!bahan yang hilang oleh tes $u$i ' 0 /eton yang terkikis ( Semua beton yang lain /ahan yang mempunyai /J F (,21 P#!*#n &*# (,0 *,0 1,0 (,0

). &ir

#enyimpanan agregat harus terpisah dilokasi pekerjaan seperti ' untuk jenis agregat, ukuran dan tempat penimbunan dilengkapi dengan fasilitas drainase. &ir yang digunakan harus bebas dari sejumlah unsur yang tidak diharapkan seperti lanau 8Silt9, unsur organik, alkali, garam dan kotoran < kotoran lain.

*. /ahan $ampuran
Dana Percepatan Pembangunan Infrastruktur Daerah Sektor Irigasi, Peningkatan Jaringan D.I. Sampago 27

Laporan Kuliah Kerja Praktek (KKP)

Tidak diiEinkan untuk menggunakan bahan $ampuran pada beton tanpa petunjuk atau persetujuan dari engineer dan tidak diiEinkan sama sekali menggunakan bahan $ampuran yang menyebabkan karat. "epadatan bahan $ampuran pada beton tidak berkurang lebih dari 1 8lima9 persen. 4.3.2. $&()'!&n B# %n #erbandingan :ampuran "lasifikasi beton berdasarkan kuat tekan )@ hari ' Ti)# B# %n & / : , K#1'& &n T#1&n P&-& U('! 2< H&!i 4K,>"(25 ))1 (A1 ()1 (00 U1'!&n M&?. A,,!#,& 4((5 +0 8)09 +0 @0 )0

Ti)# B# %n & / : ,

M&?. P#!/&n-in,&n Ai!>S#(#n 4=5 10 10 11 ?0

K&-&! S#(#n 4K,>(35 **0 8*109 *00 )10 )00

#erbandingan $ampuran masing!masing .ngineer. 4.3.3. P#!*i&)&n L&n &i K#!0&.

kelas beton akan ditentukan oleh

Sebelum penge$oran beton dilakukan, kontraktor harus membersihkan dan menyingkirkan semua permukaan yang akan di$or dari minyak, lapisan!lapisan yang tidak berguna, pe$ahan!pe$ahan, lumpur tanah, kikisan, dan genangan air. 4.3.4. P#+&1*&n&&n )#n,#"%!&n #enge$oran tidak diiEinkan ditempat terbuka selama angin ribut atau hujan deras. Semua bahan!bahan beton dan perlengkapannya harus dilindungi dengan $ukup baik.

Dana Percepatan Pembangunan Infrastruktur Daerah Sektor Irigasi, Peningkatan Jaringan D.I. Sampago

28

Laporan Kuliah Kerja Praktek (KKP)

Semua beton dan adukan harus di$or dan dipadatkan dalam waktu *0 8tiga puluh9 menit sejak pen$ampuran. /eton tidak boleh dituangkan pada lapisan beton yang sudah di$or lebih dahulu dan sudah mengendap lebih dari *0 8tiga puluh9 menit. #enge$oran beton tidak diiEinkan dijatuhkan langsung dengan ketinggian lebih dari (.10 meter dihitung dari ujung talang penge$oran atau dari gerobak dorong.

Temperatur beton pada saat penge$oran%dituangkan tidak diiEinkan melebihi *)0 :. Jika pada saat penge$oran temperatur beton melebihi *) 0 :, maka kontraktor harus menggunakan alat!alat yang efektif guna mendinginkan agregat!agregat dan air $ampurannya atau melaksanakan penge$oran pada malam hari.

4.3.5. P#(&-& &n -&n P#!&6& &n B# %n (. &lat penggetar beton 8vibrator9. Selama penge$oran beton harus dipadatkan dengan menggunakan alat penggetar beton dari jenis dan ukuran yang disetujui engineer. 3ama penggetaran dibatasi sampai yang dibutuhkan untuk menghasilkan konsolidasi yang baik tanpa menyebabkan pemisahan aggregat!agregatnya. #enggetaran harus dilakukan sampai air atau gelembung!gelembung air 8bila ada9 mun$ul ke permukaan. ). #erawatan dan #erlindungan beton. Untuk hal ini, beton ditutupi dengan kain goni atau alat yang senantiasa lembab paling sedikit * 8tiga 9 hari setelah penge$oran. Setelah tutup kain goni dibuka dan disingkirkan beton harus disemprotkan dengan air selama paling sedikit A 8tujuh9 hari. 4.3.6. P#1#!0&&n $# &1&n /# %n 4/#1i* in,5 /ekisting beton harus terbuat dari kayu, baja atau material lain yang sesuai serta harus $ukup kuat. /ekisting harus ditopang dan ditunjang untuk menahan tekanan pada saat penge$oran dan pemadatan beton dengan alat vibrator, beban!beban konstruksi, angin dan gaya!gaya lain tanpa terjadi perubahan bentuk yang berarti. 4.3... A-'1&n>S)#*i
Dana Percepatan Pembangunan Infrastruktur Daerah Sektor Irigasi, Peningkatan Jaringan D.I. Sampago 29

Laporan Kuliah Kerja Praktek (KKP)

&dukan harus terdiri dari perbandingan semen dan air dan bahan agregat halus. #erbandingan air%semen dari adukan baru harus kira!kira 0.11. &dukan harus di$ampur dengan baik selama tidak kurang dari (.1 menit, material yang sudah di$ampur dan telah didiamkan lebih lama dari ( 8satu9 jam harus dibuang.

4.4.

PEKERJAAN BATU /atu untuk pasangan harus bebas dari kerapuhan dan $a$at lain diambil dari

4.4.1. U('( tempat tertentu, sungai atau Guarry batu yang kuantitasnya telah disetujui, bebas dari semua dan material batuan harus bersih dari tanah, lumpur dan adukan pada permukaan batu. /atu harus mempunyai berat jenis yang tidak kurang dari ),1. Semua batu untuk pasangan ditimbun dan disimpan di lokasi pekerjaan dan harus dijaga sedemikian rupa sehingga batu!batu tersebut akan menjadi agak lembab pada saat digunakan. /atu yang digunakan pada pekerjaan atau suatu bagian pekerjaan harus berukuran seragam. Ukuran maBimum batu pasangan harus )%* dari dinding tebal. 4.4.2. A-'1&n Un '1 S&(/'n,&n #asangan batu dibagi dalam ) 8dua9 jenis, yaitu jenis & dan jenis / menurut adukan semen yang digunakan untuk sambungan. #asangan batu jenis & ' ( bagian Semen H * bagian #asir. #asangan batu jenis / ' ( bagian Semen H + bagian #asir Jenis & digunakan untuk perlindungan tebing sungai terhadap abrasi. Jenis / digunakan untuk semua konstruksi pasangan batu seperti talang, pilar, transisi pada saluran. &dukan yang digunakan untuk pasangan batu, harus sesuai ketentuan. 4.4.3. P#(&*&n,&n Sebelum dipasang batu harus bersih dan dibasahi. /atu harus dipasang dengan tangan sehingga tiap!tiap batu diselimuti dengan adukan. /atu harus diletakkan dengan $ara yang sedemikan rupa sehingga adukan saling berhubungan satu sama lain pada seluruh sambungan. /atu harus dipukul dan disatukan%dikonsolidasikan dengan
Dana Percepatan Pembangunan Infrastruktur Daerah Sektor Irigasi, Peningkatan Jaringan D.I. Sampago 30

Laporan Kuliah Kerja Praktek (KKP)

menggunakan palu baja, sedangkan batu yang pe$ah harus diambil dan dibersihkan dan dipergunakan lagi dengan adukan baru. 4.4.4. M#!& &1&n P#!('1&&n -&n P#!&)i:&n #ermukaan akhir pekerjaan pasangan batu harus ditutup dengan pasangan batu muka persegi enam rata. 3ebar hubungan antar batu muka tidak melebihi * 8tiga9 $m. 6ubungan antara seluruh pasangan batu muka yang tampak harus diselesaikan dengan rapih. &dukan pada sambungan pasangan batu muka harus ditoreh dan dibersihkan sedalam * 8tiga9 $m. Sambungan tersebut harus dibersihkan dengan sikat kawat dari semua material!material yang dapat lepas dan diisi adukan dengan perbandingan $ampuran ( ' ). 4.4.5. P+#* #!&n /agian luar konstruksi pasangan batu seperti dinding, pilar jembatan , adukan harus dengan perbandingan volume $ampuran ( p$ I ) psr. Sebelum diplester, adukan pada sambungan pasangan batu harus dihilangkan atau dikerok sedalam * 8tiga9 $m. 4.4.6. B&n,'n&n )!% #1*i -#n,&n )&*&n,&n /& ' 1%*%n, "ontraktor harus menyediakan dan memasang bangunan proteksi dengan pasangan batu kosong hingga men$apai garis elevasi dan ketebalan yang ditetapkan dalam gambar./atu yang dipakai harus keras, padat dan tahan lama. /aik batu hasil galian maupun batu kali keduanya dapat digunakan untuk pasangan batu kosong. Ukuran batu harus lebih dari )0 8dua puluh9 $entimeter, tetapi tidak boleh lebih dari *0 8tiga puluh9 $entimeter. Sebelum pekerjaan batu kosong dilaksanakan permukaan sebagai alas%dasar pasangan batu kosong tersebut harus diberi timbunan pasir dengan ketebalan yang rata. 3apisan dasar yang terdiri dari timbunan pasir selanjutnya dipadatkan dengan mempergunakan alat untuk pemadatan 8me$hani$al tampers9. "emudian baru!batu dipasang%ditempatkan diatas lapisan dasar pasir tersebut.

Dana Percepatan Pembangunan Infrastruktur Daerah Sektor Irigasi, Peningkatan Jaringan D.I. Sampago

31

Laporan Kuliah Kerja Praktek (KKP)

I7.5. KAPASITAS ALAT BERAT &lat berat dapat dibagi menurut dua kategori' berdasarkan penggerak utamanya, dan /erdasarkan fungsinya. A. P#(/&,i&n B#!-&*&!1&n P#n,,#!&1 U &(& #embagian alat berat berdasarkan penggerak utamanya, dapat digolongkan menjadi dua yakni traktor roda kelabang 8Crawler Tractor9 dan traktor yang menggunakan roda ban 8wheel tractor9. 1. T!&1 %! R%-& K#+&/&n, 4Crawler Tractor5 Crawler Tractor dibutuhkan jika antara roda dan permukaan tanah dikehendaki gesekan yang besar, serta mendapatkan tenaga maksimum pada waktu kerja, sebab Crawler Tractor tidak bisa selip, tetapi ke$epatannya sangat rendah, ke$epatan maksimum Crawler Tractor hanya sekitar +,1 km% jam. Umumnya Crawler Tractor digunakan untuk menggusur tanah, $ontoh Crawler Tractor terdapat pada G&(/&!@ 1.1 "egunaan Crawler Tractor terutama sebagai' ! Tenaga penggerak untuk mendorong, misalnya' /uldoser, Loader. ! Tenaga penggerak untuk penarik, misalnya' Scrapper, Sheep foot roller. ! Tenaga penggerak alat angkut, misalnya' tru$k. ! Tempat duduknya alat!alat berat lain, misalnya' Crane

Dana Percepatan Pembangunan Infrastruktur Daerah Sektor Irigasi, Peningkatan Jaringan D.I. Sampago

32

Laporan Kuliah Kerja Praktek (KKP)

G&(/&!@ 1.1. Traktor >oda "elabang 8Crawler Tractor9

2. T!&1 %! R%-& B&n 4 !eel Tractor5 Wheel Tractor menggunakan ban karet yang dipompa 8G&(/&!@ 1.29, dan penggunaannya dimaksudkan untuk memperoleh ke$epatan yang lebih besar dari Crawler Tractor, tetapi Wheel Tractor memiliki daya tarik yang lebih ke$il dari Crawler Tractor.

G&(/&!@ 1.2. Traktor >oda /an 8Wheel Tractor9

Tipe Wheel Tractor ada dua yaitu, Wheel Tractor roda dua dan Wheel Tractor roda empat. Jika dibandingkan dengan yang menggunakan roda empat Wheel Tractor roda dua mempunyak kemungkinan selip yang lebih besar, tetapi sebaliknya Wheel Tractor roda dua memiliki kemampuan menarik yang lebih besar, sebab seluruh beratnya dilimpahkan pada dua roda saja. Selain itu pemeliharaan Wheel Tractor dengan roda dua lebih murah karena jumlah rodanya lebih sedikit, tetapi karena rodanya lebih sedikit itulah maka Wheel Tractor mempunyai ketahanan gelinding yang lebih ke$il. Wheel Tractor roda empat lebih nyaman dikemudikan, pada kondisi kerja jalan yang sangat jelek lebih stabil sehingga kemungkinan berjalan pada ke$epatan yang lebih tinggi lebih besar. Traktor jenis ini jika dilepas dapat bekerja sendiri. T&/#+ I.1 #erbedaan Crawler Tractor dan wheel tractor.
Dana Percepatan Pembangunan Infrastruktur Daerah Sektor Irigasi, Peningkatan Jaringan D.I. Sampago 33

Laporan Kuliah Kerja Praktek (KKP)

B. P#(/&,i&n B#!-&*&!1&n F'n,*i /erdasarkan fungsinya, traktor dapat dibedakan menjadi' 8(9 #eralatan pekerjaan tanah, 8)9 #eralatan pengangkut, 8*9 #eralatan pondasi, 8+9 #eralatan Stone Crusher, 819 #eralatan #engaspalan, dan 8?9 #eralatan lain!lain. Cang akan dibahas di sini hanya poin pertama yaitu 8(9 #eralatan pekerjan tanah. P#!&+& &n P#1#!0&&n T&n&:. #eralatan pekerjaan tanah dapat dibagi menjadi lima kategori yaitu' 8a9 alat penggusur tanah, 8b9 alat penggali tanah, 8$9 alat pengangkut tanah, 8d9 alat perata tanah, dan 8e9 alat pemadat tanah. &. Alat Pe"##$%$r Ta"a! Se$ara umum alat penggusur tanah dapat dibedakan menjadi dua yaitu Bulldozer 8/uldoser9 dan scarapper. 2 B'+-%*#!. /uldoser dapat dibedakan menjadi dua yakni menggunakan roda kelabang 8Crawler Tractor Dozer9 dan /uldoser yang menggunakan roda karet 8Wheel Tractor Dozer9A /entuk ke dua /uldoser tersebut seperti pada G&(/&!@ 1.3 #ada dasarnya /uldoser menggunakan traktor sebagai tempat dudukan penggerak utama, tetapi laEimnya traktor tersebut dilengkapi dengan sudu sehingga dapat berfungsi sebagai /uldoser yang bisa untuk menggusur tanah.

Dana Percepatan Pembangunan Infrastruktur Daerah Sektor Irigasi, Peningkatan Jaringan D.I. Sampago

34

Laporan Kuliah Kerja Praktek (KKP)

&& Bulldozer >oda "elabang 8CrawlerTractor Dozer9

G&(/&!@ 1.3. Bulldozer >oda "aret 8Wheel Tractor Dozer9

/uldoser digunakan sebagai alat pendorong tanah lurus ke dapan maupun ke samping, tergantung pada sumbu kendaraannya. Untuk pekerjaan di rawa digunakan jenis /uldoser khusus yang disebut Swamp Bulldozer.8G&(/&!@ 1. 45

G&(/&!@ 1.4 Swamp Buldozer

T&/#+ I.2. #erbandingan antara Crawler Tractor Dozer dan Wheel Tractor Dozer

Dana Percepatan Pembangunan Infrastruktur Daerah Sektor Irigasi, Peningkatan Jaringan D.I. Sampago

35

Laporan Kuliah Kerja Praktek (KKP)

S"!&))#!

&lat ini digunakan untuk menggali muatannya sendiri, lalu mengangkut ke tempat yang ditentukan, kemudian muatan itu disebarkan dan diratakan. Scrapper mampu menggali% mengupas permukaan tanah sampai setebal H ),1 mm atau menimbun suatu tempat sampai tebal minimum H ),1 mm pula. Scrapper dapat digunakan untuk memotong lereng tanggul atau lereng bendungan, menggali tanah yang terdapat diantara bangunan beton, meratakan jalan raya atau lapangan terbang. .fisiensi penggunaan Scrapper tergantung pada' 8(9 kedalaman tanah yang digali, 8)9 kondisi mesin, dan 8*9 operator yang bekerja. Jika ditinjau dari penggeraknya, jenis Scrapper ada dua ma$am yakni' 8(9 Scrapper yang ditarik /uldoser 8Down Scrapper Tractor9, dan 8)9 Scrapper yang memiliki mesin penggerak sendiri 8Self Propelled Scrappers9. Down Scrapper Tractor adalah jenis Scrapper kuno, Scrapper ini bekerja dengan ditarik oleh /uldoser atau traktor sehingga punya kapasitas produksi yang ke$il, sebab gerakan /uldoser sebagai alat penarik sangat lamban, dan jarak angkut yang ekonomis kurang dari ?A m. Self Propelled Scrappers adalah jenis Scrapper yang modern dan saat ini banyak digunakan. Scrapper ini memiliki mesin penggerak khusus sehingga gerakannya gesit dan lin$ah. #roduksi Self Propelled Scrappers dapat tinggi, jika digunakan untuk mengangkut jarak yang sedang 8H 1 km9 efektivitasnya dapat menyaingi tru$k, baik itu dalam produksi beaya tiap ton 8m*9 maupun ke$epatannyaJ bentuk Self Propelled Scrappers terdapat pada G&(/&!@ 1.5.

Dana Percepatan Pembangunan Infrastruktur Daerah Sektor Irigasi, Peningkatan Jaringan D.I. Sampago

36

Laporan Kuliah Kerja Praktek (KKP)

G&(/&!@ 1.5 Self Propelled Scrappers

Dana Percepatan Pembangunan Infrastruktur Daerah Sektor Irigasi, Peningkatan Jaringan D.I. Sampago

37

Laporan Kuliah Kerja Praktek (KKP)

/. A+& P#n,,&+i T&n&: 4E'ca(ator5 &lat penggali sering juga disebut ExcavatorJ ada dua tipe Excavator yaitu' 8(9 Excavator yang berjalan menggunakan roda kelabang 8Crawler Excavator9 dan 8)9 Excavator yang menggunakan roda karet dipompa 8Wheel Excavator9. /entuk kedua jenis Excavator ini terdapat pada G&(/&! 1.6. /agian!bagian utama dari Excavator antara lain' ! /agian atas yang dapat berputar 8 evolv!ng un!t9 ! /agian bawah untuk berpindah tempat 8Travell!ng un!t9 ! /agian!bagian tambahan 8attachment9 yang dapat diganti sesuai dengan jenis pekerjaan yang akan dikerjakan.

&. Wheel Excavator G&(/&!@ 1.6 Excavator

/. Crawler Excavator

/agian!bagian tambahan yang penting diketahui adalah' Crane, Shovel, Back "oe, Dragl!ne, dan Clam shell. /agian bawah Excavator ada yang menggunakan roda rantai 8Crawler truck9 ada yang dipasang di atas tru$k 8mounted truck9 seperti ditunjukkan pada G&(/&!@ 1..

&. Tru$k Crawler /. Tru$k #ounted G&(/&!@ 1... /agian /awah Excavator

Dana Percepatan Pembangunan Infrastruktur Daerah Sektor Irigasi, Peningkatan Jaringan D.I. Sampago

38

Laporan Kuliah Kerja Praktek (KKP)

". A+& P#n,&n,1' 4Loa)er5 Loader adalah alat pemuat hasil galian%gusuran dari alat berat lainnya seperti /uldoser, 5rader dan sejenisnya. #ada prinsipnya Loader merupakan alat pembantu untuk menngangkut material dari tempat!tempat penimbunan ke alat pengangkut lain. Selain itu Loader dapat digunakan sebagai alat pembersih lokasi 8Clean!ng9 yang ringan, untuk menggusur bongkaran, menggusur tonggak!tonggak kayu ke$il, menggali pondasi $asement dan lain!lain. Loader merupakan alat pengangkut material dalam jarak pendek, bila digunakan sebagai alat pengangkut maka Loader dapat bekerja lebih aik dari /uldoser, sebab dengan menggunakan Loader tak ada material yang ter$e$er. Jenis Loader ada dua yaitu ' 8(9 Loader dengan roda rantai 8Crawler Loader9, dan 8)9 Loader dengan roda karet 8Wheel Loader9. :ontoh jenis 3oader terdapat pada G&(/&!@ 1.13.

&. Crawler Loader G&(/&!@ 1.13. Jenis Loader

/. Wheel Loader

,alam pemilihan Loader sebagai alat pengangkut, hal yang perlu diperhitungkan adalah beban harus diperhitungkan jangan sampai berat muatan melebihi berat dari loader itu sendiri, sebab ada kemungkinan Loader dapat terjungkal ke depan, lebihlebih jika digunakan Wheel Loader. -. A+& P#!& & T&n&: 4Gra)er5 &lat perata tanah 8%rader9 berfungsi untuk meratakan pembukaan tanah se$ara mekanis, disamping itu %rader dapat dipakai pula untuk keperluan lain misalnya untuk penggusuran tanah, pen$ampuran tanah, meratakan tanggul, pengurugan kembali galian tanah dan sebagainyaJ akan tetapi khusus untuk penggunaan pada pekerjaan pengurugan kembali galian tanah hasilnya kurang memuaskan. /entuk %rader sepeti pada

Dana Percepatan Pembangunan Infrastruktur Daerah Sektor Irigasi, Peningkatan Jaringan D.I. Sampago

39

Laporan Kuliah Kerja Praktek (KKP)

G&(/&!@ 1.14, beberapa pekerjaan yang dapat dikerjakan oleh %rader antara lain adalah' ! #erataan tanah 8Spread!ng9. ! #ekerjaan tahap akhir 8f!n!sh!ng9 pada Kpekerjaan tanah-. ! #en$ampuran tanah maupun pen$ampuran material 8S!de cast&m!x!ng9. ! #embuatan parit 8Crown!ng D!tch!ng9 ! #emberian butiran tanah 8scar!f'!ng9 #enggunaan untuk f!n!sh!ng pekerjaan tanah, diperlukan kondisi tanah yang sudah dalam kondisi mampat semaksimal mungkin.

G&(/&!@ 1.14. %rader

#. A+& P#(&-& T&n&: 4Co*+actor5 #ekerjaan pembuatan landasan pesawat terbang, jalan raya, tanggul sungai dan sebagainya tanah perlu dipadatkan semaksimal mungkin. #ekerjaan pemadatan tanah dalam skala ke$il pemadatan tanah dapat dilakukan dengan $ara menggenangi dan membiarkan tanah menyusust dengan sendirinya, namun $ara ini perlu waktu lama dan hasilnya kurang sempurna, agar tanah benar!benar mampat se$ara sempurna diperlukan $ara!$ara mekanis untuk pemadatan tanah. #emadatan tanah se$ara mekanis umumnya dilakukan dengan menggunakan mesin penggilas 8 oller9, klasifikasi oller yang dikenal antara lain adalah' ! /erdasarkan $ara geraknya, ada yang bergerak sendiri, tapi ada juga yang harus ditarik traktor. ! /erdasarkan bahan roda penggilasnya, ada yang terbuat dari baja 8 Steel Wheel9 dan ada yang terbuat dari karet 8pneumat!c9.

Dana Percepatan Pembangunan Infrastruktur Daerah Sektor Irigasi, Peningkatan Jaringan D.I. Sampago

40

Laporan Kuliah Kerja Praktek (KKP)

! ,ilihat dari bentuk permukaan roda, ada yang punya permukaan halus 8plain9, bersegmen, berbentuk gr!d, berbentuk kaki domba, dan sebagainya. ! ,ilihat dari susunan roda gilasnya, ada yang dengan roda tiga 8Three Wheel9, roda dua 8Tandem oller9, dan Three (xle Tandem oller. ! &lat pemadat yang menggunakan penggetar 8viberator9.

G&(/&!@ 1.15. Salah satu alat pemadat 8Three Wheel oller)

Dana Percepatan Pembangunan Infrastruktur Daerah Sektor Irigasi, Peningkatan Jaringan D.I. Sampago

41

Laporan Kuliah Kerja Praktek (KKP)

BAB 7 KESIMPULAN DAN SARAN


5.1. KESIMPULAN /erdasarkan pengalaman yang kami peroleh selama pelaksanaan kerja praktek selama kurang lebih * bulan terhitung sejak tanggal 01 ,esember )0(( sampai dengan tanggal 02 Maret )0() pada #royek ,ana #er$epatan pembangunan nfrastruktur ,aerah Sektor rigasi, #eningkatan Jaringan ,. Sampago yang berlokasi di ,esa .ra baru, "e$amatan Tellulimpoe, "abupaten Sinjai, Terdapat beberapa hal yang dapat kami ambil sebagai poin penting, terkait dengan proyek dan pelaksanaan kerja praktek, sebagai berikut' (. ). #engetahuan teori ketekniksipilan yang diperoleh di bangku kuliah sangat berguna dalam pelaksanaan suatu proyek di lapangan, dan begitu pula sebaliknya. #arameter keberhasilan suatu proyek adalah ketepatan mutu, biaya dan waktu pelaksanaan berdasarkan syarat!syarat adiminstrasi dan teknis yang disepakati dalam kontrak proyek. *. #en$apaian mutu, biaya, dan waktu sebagai parameter keberhasilan proyek dapat diperoleh dengan memiliki standar pelaksanaan pekerjaan yang baik dalam pengelolaannya diikuti dengan sistem pengendalian yang terpadu antara semua pihak yang terkait dengan proyek berdasarkan tugas dan tanggung jawab masing! masing se$ara profesional. +. #en$apaian mutu, biaya dan waktu ren$ana tergantung pada aspek penyediaan material, operasional peralatan, tenaga kerja dan semua komponen yang berhubungan dengan proyek berada dalam keadaan baik dan terorganisir dalam suatu sistem pengelolaan dan pengendalian proyek. 1. "omunikasi yang baik antara semua pihak yang berhubungan dengan pelaksanaan proyek adalah kun$i penyelesaian setiap permasalahan yang timbul bagi keberhasilan sebuah proyek.

Dana Percepatan Pembangunan Infrastruktur Daerah Sektor Irigasi, Peningkatan Jaringan D.I. Sampago

42

Laporan Kuliah Kerja Praktek (KKP)

5.2.

SARAN2SARAN Selama penyusunan melaksanakan kerja praktek, menurut pengamatan kami

ada beberapa hal yang perlu mendapatkan perhatian agar dalam pelaksanaan diperoleh hasil yang semaksimal mungkin. Untuk kami memberikan saran sebagai berikut ' A. Un '1 P!%3#1 Sebelum memulai suatu pekerjaan sebaiknya pelaksana lapangan meminta jadwal pelaksanaan pada :ontra$t .nginer atau kepada "onsultan #engawas, apalagi bila pekerjaan yang kurang jelas bersifat struktural. 6al ini untuk men$egah terjadinya pemborosan tenaga, material dan waktu yang kesemuanya dapat merugikan pihak!pihak yang terlibat didalamnya. #erlu ditetapkan suku $adang dari perlatan utama yang sering mengalami kerusakan, sehingga sewaktu!waktu apabila alat tersebut rusak bisa langsung dapat diperbaiki. ,engan demikian kelengkapan pekerjaan dapat terjamin. B. Un '1 F&1'+ &*

Untuk memperlan$ar mahasiswa yang mengambil masa "uliah "erja #raktek khususnya mahasiswa teknik sipil maka kami sarankan ' (. "arena mata kuliah kerja praktek adalah mata kuliah wajib dan mengantar mahasiswa pada pengenalan profesi dan membuktikan apa yang pernah didapat dibangku kuliah, maka sepatutnya diberi perhatian besar dan bimbingan persiapan sebelum terjun kelapangan. ). Untuk memperlan$ar kepengurusan administrasi maka sebaiknya kedudukan dan tanggung jawab mahasiswa kerja praktek dalam struktur organisasi diperjelas. ni disebabkan sistem administrasi perusahaan!perusahaan yang ditempati kerja praktek berbeda!beda.

Dana Percepatan Pembangunan Infrastruktur Daerah Sektor Irigasi, Peningkatan Jaringan D.I. Sampago

43