Anda di halaman 1dari 12

Ceftriaxone dibandingkan dengan Kloramfenikol dalam Pengobatan Demam

Tifoid Akut
Osama Mohamed Hammad1, Tamer Hifnawy !, Dalia Omran", Magda Anwar #l Tantawi$ dan %abil &saknder 'irgis( 1 Departemen Ilmu Penyakit Tropis, Fakultas kedokteran, Universitas Beni Suef -Mesir ! Departemen Ilmu "ese#atan Masyarakat $ Ilmu "ese#atan "omunitas, Fakultas kedokteran, Universitas Beni Suef -Mesir % Departemen Ilmu Penyakit Tropis, Fakultas kedokteran, Universitas "airo -Mesir & Departemen Bakteriolo'i, ())assia Fever *ospital + Pendiri ,(M-U%, "airo, Mesir

Abstrak Demam tifoid merupakan masala# kese#atan 'lo)al, diperkirakan ter.adi !/ .uta kasus dan 0// /// kematian setiap ta#unnya Di Mesir, se.ak a1al ta#un 123/-an, ter.adi penin'katan prevalensi Multi Drugs Resistance 4MD-5 ter#adap antimikro)a lini pertama yan' di'unakan dalam pen'o)atan penyakit ini seperti kloramfenikol, ampisilin dan trimetoprim-sulfametoksa6ol 4TMP-SM75, demikian pula den'an o)at-o)atan lainnya seperti 'olon'an fluorokuinolon dan 'olon'an sefalosporin 'enerasi keti'a, #arus dievaluasi efek sampin'nya untuk ke)er#asilan pen'o)atan Tu.uan dari penelitian ini adala# untuk mem)andin'kan efektivitas kloramfenikol, yan' merupakan o)at lama untuk pen'o)atan demam tifoid akut di Abbassia Fever Hospital 4(F*5, den'an 8eftria9one yan' men.adi o)at lini pertama untuk pen'o)atan demam tifoid setela# mun8ulnya Multi Drugs Resistant 4MD-5 Salmonella typhi 4S typ#i5 dalam lima )elas ta#un terak#ir Se)a'ai )a'ian dari penelitian kami .u'a turut menyelidiki apaka# )akteri ini masi# sensitif ter#adap kuinolon dan sefalosporin 'enerasi keti'a atau tidak "ami mendapati )a#1a MD- demam tifoid masi# men.adi masala# di Mesir Se)ua# studi prospektif, studi klinis a8ak dilakukan periode Maret !//0 #in''a :uni !//2 ;ima pulu# dua pasien den'an kultur dara# positif S typ#i dili)atkan dalam penelitian ini Terdiri atas %! 4<!=5 laki-laki dan !/ 4%3=5 perempuan mulai dari usia % sampai &0 ta#un 4rata-rata > SD? !! > 3 + ta#un5 Tes kepekaan o)at menun.ukkan )a#1a & 43=5 dari isolat Salmonella typhi resisten ter#adap kloramfenikol, masin'-masin' 13 4%+=5 dan !1 4&/=5 isolat resisten ter#adap ampisilin dan TMP-SM7 Dua 4&=5 isolat resisten ter#adap kloramfenikol, ampisilin dan TMP-SM7 Tidak terdapat isolat yan' resisten ter#adap 8iproflo9a8in atau 8eftria9one Dua pulu# tu.u# 4+!=5 pasien dio)ati den'an kloramfenikol dan dua pulu# lima 4&3=5 pasien dio)ati den'an 8eftria9one Semua pasien dinyatakan sem)u# @aktu rata-rata 4mean > SD5 pasien men.adi

tidak demam adala# %,% > 1,! #ari untuk 8eftria9on dan +,3 > 1,! #ari untuk kloramfenikol Pada pasien yan' dio)ati den'an 8eftria9one 1aktu yan' di)utu#kan untuk men.adi tidak demam le)i# pendek den'an infeksi kronis di)andin'kan den'an mereka yan' dira1at den'an kloramfenikol 4nilai P A /,///1 2+= CI A 1,3%1-%,1<25 Dari penelitian ini, dapat disimpulkan )a#1a? 8eftria9one se8ara )ermakna dikaitkan den'an 1aktu yan' sin'kat dalam penurunan su#u tu)u# sampai ke su#u normal se#in''a men.adi o)at pili#an untuk pen'o)atan demam tifoid akut Terdapat penurunan dalam prevalensi ter.adinya MD- S t#ypii dan ter.adi penin'katan kerentanan )akteri ter#adap kloramfenikol, se#in''a kem)ali men.adi sala# satu o)at pili#an untuk pen'o)atan demam tifoid akut Tidak ada ke.adian resistensi 8eftria9one dan 8iproflo9a8in yan' dilaporkan setela# )erta#un-ta#un men''unakan o)at terse)ut dalam pen'o)atan demam tifoid akut "arena tin''inya tin'kat resistensi ter#adap ampisilin dan TMP-SM7, o)at-o)at tidak )ole# di'unakan se)a'ai o)at lini pertama untuk pen'o)atan demam tifoid akut BCsama Mo#amed *ammad, *ifna1y Tamer, Dalia Cmran, Ma'da (n1ar Dl Tanta1i dan ,a)il Isaknder Eir'is Ceftriakson di)andin'kan den'an kloramfenikol dalam Pen'o)atan Demam Tifoid (kut ;ife S8ien8e :ournal !/11F 3 4!5 ?1//-1/+G 4ISS, ?1/20-31%+5 #ttp?HH111 lifes8ien8esite 8om Pendahuluan Demam tifoid ter.adi le)i# dari !/ .uta kasus per ta#un, den'an setidaknya ter.adi 0// /// kematian Penyakit ini men.adi masala# di ne'ara-ne'ara )erkem)an', k#ususnya di India dan (sia Ten''ara 415 Se8ara #istoris, infeksi ini dio)ati den'an kloramfenikol, ampisilin atau trimetoprim-sulfametoksa6ol 4TMP-SM75 ,amun saat ini kasus resisten anti)iotik ter#adap S typ#i semakin meluas se#in''a men.adi masala# kese#atan dalam )e)erapa ta#un terak#ir 4!5 Di Mesir, Salmonella typ#i yan' resisten ter#adap kloramfenikol pertama kali dilaporkan pada ta#un 1231 4%5 Mourad dkk 4&5 menemukan )a#1a &%= dari isolat Salmonella typ#i di Alexandria Fever Hospital merupakan isolat MD- Dalam studi lain yan' dilakukan di Mesir, @asfy dkk 4+5 menemukan )a#1a 01= dari pasien den'an demam tifoid memiliki isolat MD- Salmonella typ#i Baru-)aru ini, strain Salmonella typ#i yan' resisten ter#adap kuinolon dan sefalosporin 'enerasi keti'a tela# dilaporkan ole# )anyak peneliti 4<-05 Demam tifoid yan' dise)a)kan ole# or'anisme MD- merupakan sala# satu masala# kese#atan masyarakat dan masala# pen'o)atan yan' nyata dimana se.umla# )esar kasus MD-

demam tifoid ter.adi di masa anak-kanak dan disertai den'an mor)iditas dan mortalitas yan' 8ukup tin''i 435 Tu.uan dari penelitian ini adala# untuk men'evaluasi efektivitas kloramfenikol, yan' selama )erta#un-ta#un se)a'ai o)at pili#an utama untuk pen'o)atan demam tifoid akut di Abbassia Fever Hospital 4(F*5 dan mem)andin'kannya den'an 8eftria9one yan' men.adi o)at utama untuk pen'o)atan demam tifoid setela# mun8ulnya Multidrug Resistance 4MD-5 dalam lima )elas ta#un terak#ir Se)a'ai )a'ian dari studi kami menyelidiki apaka# or'anisme masi# sensitif ter#adap kuinolon dan sefalosporin 'enerasi keti'a atau tidak "ami .u'a mendapati )a#1a MD- demam tifoid masi# men.adi masala# di Mesir Paien dan Metode Studi prospektif, ter)uka, studi klinis a8ak dilaksanakan pada periode antara Maret !//0 sampai :uni !//2 Setela# setu.u untuk )erpartisipasi dalam penelitian kami, lima pulu# dua pasien den'an demam tifoid akut di Abbassia Fever Hospital 4(F*5 I-uma# sakit k#usus demam utama di 1ilaya# "airo, MesirI dili)atkan dalam penelitian ini "riteria inklusi kami adala# memiliki dia'nosis demam tifoid den'an kultur dara# positif Salmonella typ#i dan setu.u untuk )erpartisipasi dalam penelitian ini "riteria eksklusi adala# pasien den'an kondisi umum mem)uruk, #iperpireksia 4&/,+oC atau di atas5, #ipotensi, melena, perdara#an per rektum dan atau tin'kat kesadaran ter'an''u Semua pasien yan' )erpartisipasi dilakukan ? anamnesa yan' 8ermat dan pemeriksaan klinis menyeluru#, pemeriksaan la)oratorium dara# len'kap Pada #ari masuk ke ruma# sakit se)elum memulai terapi anti)iotik, sampel dari setiap dara# pasien dikumpulkan dan diinokulasikan ke )otol )ifasik kultur dara# dan diinku)asi pada su#u %0oC Botol diperiksa setiap #ari selama 0 #ari dan ketika pertum)u#an ter8atat, sampel dara# dipinda#kan ke media Ma8Conkey dan a'ar dara#, untuk identifikasi ak#ir dari or'anisme den'an men''unakan metode serolo'i dan )iokimia standar 425 u.i a'lutinasi @idal dilakukan untuk semua pasien 41/5 "erentanan Salmonella typ#i ter#adap ampisilin 41/ u'5, kloramfenikol 4%/ u'5, TMP-SM7 4!+ u'5, siprofloksasin 4+ u'5 dan 8eftriakson 4%/ u'5 dilakukan den'an metode difusi "ir)y-Bayer 4115 Dua pulu# tu.u# pasien 4+!=5 se8ara a8ak dio)ati men''unakan kloramfenikol 4+/ m'Hk'H#ari oral atau intravena5 di)erikan setiap < .am sampai te.adi penurunan su#u tu)u# sampai normal 4ukuran #asil primer5 dan untuk + #ari selan.utnya 4ukuran #asil sekunder5

Per)edaan 1aktu ditentukan dari .arak 1aktu mulai di)eri terapi antimikro)a sampai didapatkan su#u tu)u# normal Dua ulu# lima pasien 4&3=5 se8ara a8ak di)erikan pen'o)atan seftriakson se8ara parenteral 43/ m'Hk'H#ari untuk anak-anak dan ! 'H#ari untuk de1asa5 di)erikan satu kali se#ari selama 0 #ari Setiap pasien yan' terinfeksi den'an strain dan resisten ter#adap o)at yan' di)erikan, diali#kan ke o)at lain yan' sensitif tetapi tidak dimasukkan dalam #asil analisis ak#ir Pasien yan' menun.ukkan komplikasi 4perdara#an 'astrointestinal atau perforasi, miokarditis toksik, #epatitis5 dikeluarkan dari penelitian ini Se8ara a8ak pasien di)erikan ! re'imen pen'o)atan yan' seim)an' men''unakan < )erkas dan sampul disiapkan ole# a#li )iostatistik Penelitian ini dilakukan se8ara ter)uka, ole# karena itu tidak ada teknik pen'a)uran ) Pada ak#ir pen'o)atan pasien dinyatakan sem)u# .ika suda# tidak demam, nyeri perut, toxic look Analisis *tatistik Men'enai .umla# sampel kami, keran'ka 1aktu yan' diterapkan untuk merekrut semua kasus yan' didia'nosa klinis demam tifoid dikonfirmasi den'an #asil la)oratorium periode 1 Maret !//0 sampai ak#ir :uni !//2 setela# se)elumnya menandatan'ani informed consent untuk ikut )erpartisipasi -in'kasan deskriptif disa.ikan men''unakan statistik rin'kasan untuk varia)el kontinyu 4kuantitatif5 dan frekuensi untuk varia)el diskrit 4kualitatif5 Data dikumpulkan dan dianalisis kode men''unakan peran'kat lunak SPSS versi soft1are 1+ di)a1a# 1indo1s 7P U.i T tidak )erpasan'an di'unakan untuk mem)andin'kan 1aktu penurunan su#u )adan sampai normal antara mereka yan' dio)ati den'an kloramfenikol di)andin'kan 8eftria9one Taraf si'nifikansi itu tetap pada tin'kat += Tidak dilakukan analisis a1alan dan analisis ak#ir dilakukan pada ak#ir penelitian setela# semua pasien menyelesaikan protokol penelitian Pertim)an'an Dtis? Semua pasien yan' )erpartisipasi dalam penelitian ini diminta untuk menandatan'ani formulir informed consent yan' men.elaskan semua prosedur, resiko dan manfaat penelitian ini Untuk anak-anak dan usia di)a1a# !1 ta#un informed consent dilakukan kepada oran' tua 1ali Hasil

;ima pulu# dua pasien demam tifoid akut den'an kultur dara# positif untuk Salmonella typ#i terdaftar dalam penelitian ini Terdiri atas %! 4<!=5 laki-laki dan !/ 4%3=5 perempuan mulai dari usia % sampai &0 ta#un 4rata-rata > SD !! > 3,+ ta#un5 Eam)aran klinis dari pasien pada saat masuk ditun.ukkan dalam ta)el 415 Tabel +1, 'ambaran klinis dari +( , -asien demam tifoid akut Pasien 'e.ala yan' :umla# 4=5 dio)at Pasien yan' :umla# A !+ !+ 41//5 13 40!5 12 40<5 1& 4+<5 1< 4<&5 11 4&&5 3 4%!5 !+ 41//5 !! 4335 !1 4315 13 40!5 12 40<5 1/ 4&/5 1 4&5 dio)at :umla# keseluru#an A +! +! 41//5 &/ 4005 &/ 4005 !0 4+!5 %! 4<!5 !% 4&&5 10 4%%5 +! 41//5 &% 43%5 && 43+5 &/ 4005 %2 40+5 !/ 4%35 1 4!5

den'an kloramfenikol

den'an 8eftria9one

:umla# A !0 Demam !0 41//5 /asa tidak nyaman di -erut !! 4315 *akit ke-ala !1 40!5 #-itaksis 1% 4&35 0atuk 1< 4+25 Muntah 1! 4&&5 Diare 2 4%%5 Tanda Demam !0 41//5 Toxic look !1 4035 %yeri -erut !% 43+5 *-lenomegali !! 4315 Perut kembung !/ 40&5 He-atomegali 1/ 4%05 Jaundice /

Profil dara# dan #asil tes a'lutinasi @idal ditun.ukkan dalam ta)el 4!5 Profil dara# normal terli#at pada se)a'ian )esar pasien Ti'a pulu# delapan 40%=5 dan empat pulu# pasien 400=5 masin'-masin' memiliki titer anti)odi anti-C dan anti-* dariJ 1H1</ Tabel + , Profil darah dan titer aglutinasi 1idal -ada -asien demam tifoid akut
'ambaran darah lengkaHemoglobin 3umlah leukosit total 3umlah trombosit Titer aglutinasi widal /ata2rata + +-1& 3 'm= ! % K 11 & 7 1/%H8m! &< - &+3 9 1/%H8m! :umla# Pasien yan' dio)ati den'an Mean 11 >1 3 +>!% 13+ > 30 & :umla# Pasien yan' :umla# keseluru#an dio)ati den'an pasien 4+!5 4=5

Anti2O 4 1567 8 Anti2H 4 1567 Anti2O 4 15197 8 Anti2H 415197 Anti2O 4 15" 7 8 Anti2H 4 15" 7 Anti2O 4 159$7 8 Anti2H 4 159$7 Anti2O :15197 8 Anti2H : 15197

kloramfenikol 4!05 4=5 1 4&5 K ! 405 0 4!<5 K + 4125 < 4!!5 K 2 4%%5 3 4%/5 - 3 4%/5 !1 4035 K !! 4315

8eftria9one 4!05 4=5 1 4&5 K ! 435 + 4!/5 K +4!/5 + 4!/5 K < 4!&5 0 4!35 - 0 4!35 10 4<35 K 13 40!5

! 4&=5 K & 43=5 1! 4!%=5 K 1/ 412=5 11 4!1=5 -1+ 4!2=5 1+ 4!2=5 K 1+ 4!2=5 %3 40%=5 K &/ 400=5

Tes kepekaan o)at men'un'kapkan )a#1a & 43=5 dari isolat resisten ter#adap kloramfenikol dan masin'-masin' 13 4%+=5 dan !1 4&/=5 isolat yan' resisten ter#adap ampisilin dan TMP-SM7 Dua 4&=5 isolat MD- resisten ter#adap kloramfenikol, ampisilin dan TMPSM7 Tidak ada isolat resisten ter#adap 8iproflo9a8in atau 8eftria9one 4Ta)el %5 Tu.u# isolat tidak resisten ter#adap sala# satu dari lima o)at yan' diu.i

Tabel +", Pola kerentanan antimikroba ( isolat *almonella ty-hi Pola kerentanan Adanya resistensi Kloramfenikol TMP2*M< Am-isilin =i-rofloksasin =eftriaxone Multidrug /esistan=e +MD/, 3umlah isolat & !1 13 / / ! 0 ; 3 &/ %+ / / & 1%

terhada-

kloramfenikol, TMP2*M<, dan am-isilin &solat yang tidak resisten terhada- salah satu obat yang diu.i

Tidak ada komplikasi yan' dilaporkan selama penelitian Semua pasien dinyatakan sem)u# @aktu rata-rata 4mean > SD5 dari penurunan su#u )adan sampai normal untuk

8eftria9one dan kloramfenikol adala# %,% > 1,! dan +,3 > 1,! #ari masin'-masin' P value A /,///1 2+= CI A 1,3-%,! Ceftria9one se8ara )ermakna dikaitkan den'an 1aktu sin'kat penurunan su#u )adan sampai normal di)andin'kan den'an kloramfenikol Diskusi Demam enterik terus men.adi sala# satu masala# kese#atan masyarakat yan' utama, terutama di ne'ara-ne'ara )erkem)an' di daera# tropis Pola sensitivitas S typ#i )eru)a#, ada yan' kem)ali sensitif ter#adap kloramfenikol, tetapi ada penin'katan resistensi ter#adap 8iprofloksasin 41!5 Dalam penelitian ini, &=, 'alur dari Salmonella typ#i yan' diisolasi resisten ter#adap kloramfenikol, ampisilin dan TMP-SM7 Dalam se)ua# penelitian yan' dilakukan ole# Mourad, dkk 4&5 didapatkan MD- Salmonella typ#i ter.adi pada 1+ 4&%=5 dari %+ pasien den'an kultur dara# positif S typ#i @asfy, dkk 4+5 melakukan penelitian ter#adap +%0 isolat S typ#i yan' dikumpulkan antara ta#un 122/-122& di Mesir, 01= dari isolat MD- Periode ini men''am)arkan pun8ak mun8ulnya isolat MD- di Mesir Dalam penelitian lain yan' dilakukan di Abbassia Fever Hospital 4(F*5, @asfy, dkk 4!5 melaporkan )a#1a MD- Salmonella typ#i menin'kat dari 12= pada ta#un 1230 men.adi 1//= pada ta#un 122%, tetapi kemudian menurun la'i men.adi #anya += pada ta#un !/// Di 1ilaya# Fayoum ISala# satu 1ilaya# Mesir (tasI, isolat MD- Salmonella typ#i terdeteksi pada !< 4!2=5 dari 2/ pasien den'an kultur positif S typ#i 41%5 Banyak penelitian yan' melaporkan ter.adinya penurunan isolat MD- Salmonella typ#i di seluru# dunia dan dilaporkan men.adi +,<= ole# C#itnis, dkk 41&5, += ole# Pok#arel, dkk 41+5, 13,<= ole# -ay, dkk 41<5 dan !!= ole# Cooke, dkk4105 Di -uma# Sakit "#usus Demam Im)a)a, Provinsi Ei6a, Mesir Dl-Din, dkk 4135 melaporkan )a#1a !+= dari isolat Salmonella typ#i resisten ter#adap kloramfenikol Dalam penelitian kami, 3= dari isolat resisten ter#adap kloramfenikol "arena pen'em)an'an isolat MD-, ter.adi penurunan pen''unaan kloramfenikol dalam pen'o)atan demam tifoid di Mesir dan se)a'ai tam)a#an, pen''unaan anti)iotik yan' le)i# efektif )isa menye)a)kan penurunan prevalensi oran' den'an infeksi kronis di masyarakat dan menurunnya sirkulasi 'alur yan' resisten Penin'katan kerentanan Salmonella typ#i ter#adap kloramfenikol 41alaupun kiner.anya le)i# renda# di)andin'kan den'an seftriakson5, menye)a)kan kem)ali dian''apnya o)at ini se)a'ai sala# satu o)at pili#an dalam pen'o)atan demam tifoid di Mesir Penelitian serupa #arus dipertim)an'kan di )e)erapa )a'ian dunia di mana sum)er daya medis

ter)atas "loramfenikol memiliki #ar'a le)i# mura# dan efisiensi ter.amin 4!,1&,125 Dalam penelitian ini, %+= dan &/= dari masin'-masin' isolat resisten ter#adap ampisilin dan TMPSM7 dan #al ini sesuai den'an yan' dilaporkan ole# Srikantia#, dkk 41%5 .ika sampai ter.adi penin'katan kerentanan S.typhi ter#adap dua o)at terse)ut, o)at ini tidak )ole# di'unakan se)a'ai o)at lini pertama dalam pen'o)atan demam tifoid Tak satu pun dari isolat Salmonella typ#i kami resisten ter#adap 8iprofloksasin atau 8eftria9one Ini sesuai den'an @asfy, dkk 4!5 dan -ay, dkk 41<5 -esistensi ter#adap siprofloksasin 4%=5 dan 8eftria9one 4!=5 yan' dikemukakan ole# Srikantia#, dkk 41%5 di 1ilaya# Fayoum, Mesir -esistensi ter#adap siprofloksasin dilaporkan ole# Butt, dkk 4!/5F Capoor, dkk 4<5 dan Dimitrov, dkk 405 Ee.ala utama pada +! pasien kami den'an demam tifoid akut yaitu demam 41//=5, sakit kepala 400=5, munta# 4&&=5 rasa tidak nyaman di perut 400=5 )atuk 4<!=5 dan epitaksis 4+!=5 Tanda utama yaitu demam 41//=5, oxic look 43%=5, nyeri perut 43+=5, perut kem)un' 40+=5, splenome'ali 400=5, dan #epatome'ali 4%3=5 Ee.ala dan tanda sesuai den'an ()del @a#a), dkk 4!15 Eam)aran dara# pasien kami menun.ukkan anemia 4rata-rata #emo'lo)in > SD 11 > 1,3 'ram=5, .umla# sel dara# puti# dalam )atas normal 4rata-rata + > !,%5 dan trom)osit dalam )atas normal 4rata-rata 13+ > 30,&5 (nemia mun'kin dise)a)kan ole# endotoksemia Salmonella :umla# sel dara# puti# dalam )atas normal serupa den'an yan' dikemukakan ole# ()dool Eaffar, dkk 4!!5 Sesuai den'an #asil yan' kami dapat, Peru)a#an 'am)aran dara# tepi tidak mempen'aru#i #asil ak#ir penyakit, selama setela# pen'o)atan semua pasien sepenu#nya puli# 4!%5 Pada pasien kami titer anti C L 1H1</ dan anti * L 1H1</ terdeteksi pada 0%= dan 00= dari masin'-masin' pasien *al ini dian''ap se)a'ai titer )ermakna su'estif demam tifoid akut di Mesir dan ini adala# sesuai den'an *assanein dkk 4!&5 dan Frimpion' dkk 4!+5 *asil tes @idal #arus Dalam mem)uat dia'nosis demam tifoid #arus sesuai den'an presentasi klinis pasien Baik a'lutinasi somatik dan a'lutinasi fla'elar pentin' untuk tu.uan ini 4!<5 "edua o)at ini yaitu kloramfenikol dan 8eftria9one efektif untuk pen'o)atan +! pasien kami den'an demam tifoid akut Ceftria9one se8ara )ermakna dikaitkan den'an penurunan su#u )adan sampai normal le)i# sin'kat di)andin'kan den'an kloramfenikol *al ini sesuai den'an penelitian lain 43, !15 Dari penelitian ini, kami menyimpulkan )a#1a 8eftria9one se8ara )ermakna dikaitkan den'an 1aktu yan' sin'kat dalam penurunan su#u tu)u# sampai ke su#u normal se#in''a men.adi o)at pili#an untuk pen'o)atan demam tifoid akut Terdapat penurunan dalam

prevalensi

ter.adinya MD- S t#ypi dan ter.adi penin'katan kerentanan )akteri ter#adap dilaporkan setela# "arena

kloramfenikol, se#in''a kem)ali men.adi sala# satu o)at pili#an untuk pen'o)atan demam tifoid akut Tidak ada ke.adian resistensi 8eftria9one dan 8iproflo9a8in yan' )erta#un-ta#un men''unakan o)at terse)ut dalam pen'o)atan demam tifoid akut se)a'ai o)at lini pertama untuk pen'o)atan demam tifoid akut

tin''inya tin'kat resistensi ter#adap ampisilin dan TMP-SM7, o)at-o)at tidak )ole# di'unakan

/eferensi 1 ! Cooke F, @ain : T#e emer'en8e of anti)ioti8 resistan8e in typ#oid fever Travel Med Infe8 Dis !//&F ! 4!5? <0-0& @asfy M, Fren8k -, Ismail T, Mansour *, Malone : and Ma#oney F Trends of multiple dru' resistan8e amon' Salmonella serotype typ#i isolates durin' a 1& year period in D'ypt Clin Infe8t Dis !//!F %+ 41/5? 1!<+-3 % & + Sippel :D, Dia) (S, Mik#ail (I C#loramp#eni8ol resistant Salmonella typ#i in D'ypt Trans - So8 Trop Med *y' 1231F 0+? <1% Mourad (S, Met1ally M, el Deen (,, T#relfall D:, -o1e B, Mapes T,et al Multiple dru' resistant Salmonella typ#i Clin Infe8t Dis 122%F 10? 1%+-< @asfy MC, Moustafa D(, Dl-Eendy (M, Mo#ran MS, Ismail TF, Dl-Dtr S*, et al Prevalen8e of anti)ioti8 resistan8e amon' D'yptian Salmonella typ#i strains : D'ypt Pu)li8 *ealt# (sso8 122<F ;77I? 1&2-</ < Capoor M-, ,air D, *asan (S, (''ar1al P, Eupta B Typ#oid fever? narro1in' t#erapeuti8 options in India 110/-& 0 Dimitrov T, Udo DD, (l)aksami C, "ilani ((, S#e#a) el-DM Ciproflo9a8in treatment failure in a 8ase of typ#oid fever 8aused )y Salmonella enteri8a serotype paratyp#i ( 1it# redu8ed sus8epti)ility to 8iproflo9a8in : Med Mi8ro)iol !//0F +< 4pt !5? !00-2 3 2 "umar -, Eupta ,, S#alini , Multidru'-resistant typ#oid fever Indian : Pediatr !//0F 0&415?%2-&! C#as#i M In? Balo1s, ( F *ausler, @ F ;ennette, D 4eds5 ;a)oratory dia'nosis of infe8tious disease? prin8iples and pra8ti8e 1233 FNol I Sprin'er Nerla'F +!+-%! 1/ *ouse D, @ain :, *o N(, Diep TS, C#in# ,T, Bay PN, et al Serolo'y of typ#oid fever in an area of endemi8ity and its relevan8e to dia'nosis :ournal of Clini8alMi8ro)iolo'y !//0F%24%5?1//!-1//0 11 Dsser NM, Dlefson DD D9perien8es 1it# t#e "ir)y-Bauer met#od of anti)ioti8 sus8epti)ility testin' 120/F (m : Clin Pat#ol, +&? 12%-3 1! Eo'ia (, ('ar1al P", "#osla P, :ain S, :ain "P Ouinolone resistant typ#oid fever Indian : Med S8i !//<F </ 425? %32-2/ Sout#east (sian : Trop Med Pu)li8 *ealt# !//<F%0 4<5?

1% Srikantia# P, Eir'is FP, ;u)y SP, :ennin's E, @asfy MC, Crump :(, et al Population )ased surveillan8e of typ#oid fever in D'ypt (m : Trop Med *y' !//<F 0& 415? 11&-2 1& C#itnis S, C#itnis N, *emvani ,, C#itnis DS Ciproflo9a8in t#erapy for typ#oid fever needs re8onsideration, : Infe8t C#emot#er !//<F 1! 4<5? &/!-& 1+ Pok#arel BM, "oirala :, Da#al -", Mis#ra S", "#ad'a P", Tulad#ar ,- Multidru' resistant and e9tended spe8trum )eta la8tamase 4DSB;5 produ8in' Salmonella enteri8a 4serotypes typ#i and paratyp#i (5 from )lood isolates in ,epal? Surveillan8e of resistan8e and a sear8# for ne1er alternatives Int : Infe8t Dis !//<F 1/ 4<5? &%&-3 1< -ay P, S#arma :, Marak -S, Ear' -" Predi8tive effi8a8y of nalidi9i8 a8id resistan8e and as marker of fluoroQuinolone resistan8e in Salmonella enteri8a var typ#i !//<F Indian : Med -es,1!& 415? 1/+-3 10 Cooke F:, Day M, @ain :, @ard ;-, T#relfall D: Cases of typ#oid fever imported into Dn'land, S8otland and @ales 4!//!-!//%5 Trans - So8 Med *y' !//0F 1/1 4&5? %23&/& 13 Dl-Din SS, *asee) ,M, *ussein MM, ()del @a#a) MF, *elmy (M, Dl-Sa'#eer M C#loramp#eni8ol dru' failure in typ#oid fever : D'ypt Pu)li8 *ealt# (sso8 122<F01 41!5? <%-03 12 Man8#anda N, B#alla P, Set#i M, S#arma N" Treatment of enteri8 fever in 8#ildren on t#e )asi8 8urrent trends of antimi8ro)ial sus8epti)ility of Salmonella enteri8a serovar typ#i, and paratyp#i Indian : Med Mi8ro)iol !//<F !& 4!15? 1/1-< !/ Butt T, (#mad -,, Salman M, "a6mi SP C#an'in' trends in dru' resistan8e amon' typ#oid salmonellae in -a1lpindi, Pakistan Dast Mediter *ealt# : !//+F11 4+-<5? 1/%3&& !1 ()del @a#a) MF, el-Eindy IM, Sultan P, el-,a)y *M Comparative study on different re8ent dia'nosti8 and t#erapeuti8 re'imens in a8ute typ#oid fever : D'ypt Pu)li8 *ealt# (sso8 1222F 0& 41-!5? 12%-!/+ !! ()dool Eaffar MS, Seedat P", Coovadia PM T#e 1#ite 8ell 8ount in typ#oid fever Trop Eeo'r Med 122!F&&41-!5?!%-0 !% :ames :, Dutta T", :ayant#i S Correlation of 8lini8al and #ematolo'i8al profile 1it# )one marro1 response in typ#oid fever (m : Trop Med *y' 1220F+04%5?%1%-<

!& *assanein F, Mostafa FM, Dl)e#airy F, *ammam *M, (llam F(, Dl--e#ai1y M, et al Study of t#e pattern of @idal test in infants and 8#ildrenF II Pattern of @idal test in 8#ildren 1it# enteri8 fevers (n attempt to define t#e dia'nosti8 titer for Upper D'ypt Ea6 D'ypt Paediatr (sso8 120+F!% 4!5? 10%-3/ !+ Frimpon' D*, Fe'lo P, Dssel-(#un M, (ddy P( Determination of dia'nosti8 @idal titers in "umasi, E#ana @est (fr : Med !///F12 415? %&-3 !< Dimitrov T, Udo DD, (l)aksami C, (l-S#e#a) S, "ilani (, S#e#a) M, et al Clini8al and mi8ro)iolo'i8al investi'ations of typ#oid fever in an infe8tious disease #ospital in "u1ait : Med Mi8ro)iol !//0F +<,+%3-+&&