Anda di halaman 1dari 1

anakku, pada saatnya kau akan tumbuh dewasa saat pagi tak selamanya seindah puisi dan malam

menerormu dengan ketakutan atau kegelisahan-kegelisahan jika saat itu tiba, barangkali aku sudah tiada, sementara ibumu sudah terlalu tua sebagai tempat bertanya : di sanalah kau diuji untuk menjadi dirimu sendiri belajarlah dalam kesabaran Ayub berjalanlah bersama keberanian Ibrahim bacalah semesta melalui kecerdasan Sulaiman taklukkan angkuh dunia dengan ketangguhan Musa himpunlah semua kebijaksanaan Yakub katakanlah kebenaran semerdu suara Daud kasihilah sesama sepenuh cinta Isa lalu masukilah kebeningan dirimu bersama ketakwaan Muhammad maka kemanapun kau menghadapkan wajahmu, anakku : kau akan melihat wajah Tuhan, yang selalu bersamamu seperti laut melindungi terumbu anakku, pada saatnya kau akan tumbuh dewasa saat aku hanya bisa menyelinap ke dalam mimpi-mimpimu menepuk pundakmu atau membisikan doa-doa sederhana, tanpa suara: semuanya akan baik-baik saja