Anda di halaman 1dari 2

2.2. PENGUKURAN JARAK Jarak merupakan rentangan hubungan terpendek antara dua titik.

Jauh rentangan antara dua titik dinyatakan dalam satuan ukuran panjang. Kedudukan kedua titik tsb, bisa pada : posisi datar (sejajar dengan bidang datar), disebut jarak datar posisi miring (membentuk sudut lancip dengan bidang datar), disebut jarak miring (lapangan) posisi tegak (membentuk sudut 900 terhadap bidang datar), disebut jarak tegak (beda tinggi)

2.2.1. Jenis Pengukuran (Pengukuran Datar, Pengukuran Miring & Beda Tinggi) Pengukuran jarak secara garis besar terbagi 2 jenis pengukur-an yaitu secara langsung dan tidak langsung a. Pengukuran jarak secara langsung : pengukuran jarak antara dua titik tidak begitu jauh atau pada hamparan lahan yang tidak begitu luas. Pengukuran ini dilakukan dengan cara sederhana. Peralatan ukur yang digunakan berupa galah, pita ukur atau rantai ukur. b. Pengukuran jarak secara tak langsung : pengukuran jarak antara dua titik cukup jauh atau pada hamparan lahan yang cukup luas. Pengukuran dilakukan secara optik atau elektronik. Peralatan ukur yang digunakan berupa alat optik (manual atau elektronik). Pengukuran dengan alat (pesawat) optik dikenal 4 unsur utama yang berperanan yaitu benang silang (stadia), rambu ukur, sudut (sudut datar dan sudut tegak) dan nivo (gelembung pendatar).

Definisi jarak. 1. Jarak adalah panjang lintasan yang menghubungkan dua titik. Jarak merupakan besaran scalar, tidak mempunyai arah. Jarak berbeda dengan perpindahan (vector). Jadi, perpindahan mempunyai nilai, juga mempunyai arah, sedangkan jarak hanya memiliki nilai. Jarak juga merupakan ruang sela (panjang atau jauh) antara dua benda atau tempat 2. Jarak adalah angka yang menunjukkan seberapa jauh suatu benda berubah posisi melalui suatu lintasan tertentu. Dalam fisika atau dalam pengertian sehari-hari, jarak dapat berupa estimasi jarak fisik dari dua buah posisi berdasarkan kriteria tertentu (misalnya jarak tempuh antara Jakarta-Bandung). Dalam bidang matematika, jarak haruslah memenuhi kriteria tertentu. Berbeda dengan koordinat posisi, jarak tidak mungkin bernilai negatif. Jarak merupakan besaranskalar, sedangkan perpindahan merupakan besaran vektor. Jarak yang ditempuh oleh kendaraan (biasanya ditunjukkan dalam odometer), orang, atau obyek, haruslah dibedakan dengan jarak antara titik satu dengan lainnya. Sumber: http://id.shvoong.com/exact-sciences/physics/2116464-pengertianjarak/#ixzz05ON2neCQ