Anda di halaman 1dari 5

0

Nomor 1 Jelaskan dengan singkat dan jelas apa yang dimaksud dengan konsep penting di bawah ini : a. b. c. d. e. ". g. h. i. j. Tabel I -O tertutup (closed I-O !oe"isien langsung (direct coe""icient #engganda I-O (I-O multipliers $ampak awal (initial impact %"ek putaran & ("irst round e""ect %"ek-e"ek dukungan %"ek-e"ek impas konsumsi %"ek ("low-on !omponen input primer (primary inputs #engganda output tipe &

Jawab : a. Tabel I-O tertutup merupakan salah satu dari aplikasi tabel input-output yang memperlakukan pengeluaran konsumsi rumah tangga sebagai sektor endogen. Tabel I-O tertutup ini disebut juga sebagai tabel imbasan konsumsi (induced-consumption table Koefisien langsung (atau disebut juga koefisien input-output aij = n) merupakan nilai yang menyatakan bahwa untuk memproduksi output di sektor j sebesar & unit' maka input antara yang dibutuhkan dari sektor I sebesar n unit. Pengganda I-O atau Multipliers I-O merupakan ukuran respon terhadap rangsangan perubahan suatu perekonomian' yang dinyatakan dalam hubungan sebab akibat. #engganda dalam model I-O diasumsikan sebagai respon meningkatnya permintaan akhir suatu sektor Dampak awal atau initial impa t' mengacu pada asumsi kenaikan penjualan dolar yang merupakan stimulus atau penyebab munculnya dampak ( besarnya injeksi permintaan akhir. !fek putaran 1 merupakan e"ek putaran pertama dari pembelian oleh sektor yang menyediakan tambahan dolar dari output. !fek-efek dukungan merupakan (mungkin) bagian dari pengaruh tidak langsung ( indirect effect) yang merupakan pengaruh putaran kedua dan seterusnya' yang juga dikenal dengan pengaruh dukungan industri (industrial support effect) dan dampak imbasan konsumsi (cunsumption induced effect). !fek-efek impas konsumsi dide"inisikan sebagai imbas dari meningkatnya pendapatan rumah tangga yang diasosiasikan dengan stimulus dolar dalam output !fek "flow-on# merupakan selisih dari besaran total e""ect yang dihasilkan akibat dari initial impact yang diberikan' dengan initial impact tersebut (total e""ect - initial impact . Komponen Input Primer merupakan besaran nilai tambah yang dihasilkan akibat proses produksi di sektor tersebut' baik dalam bentuk upah ) gaji' surplus usaha' dll. Pengganda output tipe 1 adalah output multiplier yang diperoleh dari matriks kebalikan *eontie" I-O terbuka

b.

c.

d. e. ".

g. h. i. j.

Nomor $

Created By : Input Output nalysis !eam " #akarta$ %&&'

Jelaskan asumsi-asumsi dan kelemahan +nalisis I-O , (+da - asumsi ( kaitkan asumsi tersebut dengan kelemahan +nalisis I-O Jawab : +sumsi . asumsi dasar yang digunakan dalam penyusunan tabel input . output adalah : &. %omogenitas "homogeneity#' yaitu asumsi bahwa satu sektor hanya akan menghasilkan satu jenis output dengan struktur input yang tunggal dan tidak ada subtitusi otomatis antar output dari sektor yang berbeda. Proporsionalitas "proportionality#' yaitu asumsi bahwa kenaikan penggunaan input oleh suatu sektor akan sebanding dengan kenaikan output yang dihasilkan oleh sektor tersebut. &diti'itas "additivity#' yaitu asumsi bahwa jumlah pengaruh dari kegiatan produksi di berbagai sektor merupakan hasil penjumlahan dari setiap pengaruh pada masing . masing sektor tersebut. +sumsi ini sekaligus menegaskan bahwa pengaruh yang timbul dari luar system input . output diabaikan.

/. -.

0erdasarkan asumsi tersebut' maka model yang dikembangkan berdasarkan tabel input . output memiliki berbagai keterbatasan. !eterbatasan tersebut antara lain adalah pada rasio input yang diasumsikan konstan selama periode analisis. +kibatnya perubahan susunan input atau perubahan teknologi dalam kegiatan produksi tidak dapat dideteksi melalui model input . output. $isamping itu' asumsi . asumsi tersebut juga menegaskan bahwa pelipatgandaan input di suatu sektor akan menghasilkan pelipatgandaan output yang sebanding. +rtinya' peningkatan output di suatu sektor hanya disebabkan oleh peningkatan inputnya dan bukan dipengaruhi oleh "aktor . "aktor produksi yang digunakan seperti perubahan teknologi' peningkatan produkti1itas "aktor . "aktor produksi dan lain sebagainya. 2al ini sekaligus menunjukkan bahwa perubahan harga dan kuantitas input dalam model input . output akan selalu sebanding dengan perubahan harga dan kuantitas outputnya. 3alaupun model input . output mengandung berbagai kelemahan seperti yang telah diuraikan' namun model input . output masih tetap merupakan alat analisis yang handal dan berman"aat. Terutama karena kemampuannya untuk digunakan dalam analisis ekonomi yang lengkap dan komprehensi".

Nomor ( $ari Tabel I-O Transaksi $omestik +tas $asar 2arga #rodusen kita dapat menghitung #$40 suatu wilayah dengan - pendekatan ( Production Approach 5akni dengan menjumlahkan seluruh 6alue +dded dari masing-masing sektor. Income Approach 5akni dengan menjumlahkan (dari seluruh sektor : 7pah ) 8aji 9 :urplus 7saha 9 #enyusutan 9 #ajak Tidak *angsung - :ubsidi Expenditure Approac) 5akni dengan menjumlahkan (dari seluruh sektor !onsumsi 4uTa 9 !onsumsi #emerintah 9 #;T0 9 < stok 9 (=-; Ingat persamaan !eynes : 5 > ?9I989(=-;

Contoh : dari soal Pak Margo


Created By : Input Output nalysis !eam " #akarta$ %&&'

1* PD+, Menurut -ektor

-ektor & / D B A C E #ertanian #ertambangan dan #enggalian Industri Pengola)an *istrik' gas dan air bersih 0angunan #erdagangan' 2otel dan 4estoran #engangkutan dan komunikasi *embaga keuangan' usaha bangunan dan jasa perusahaan Jasa-jasa Jumla)

Nilai "Dalam Juta +p*# /@'A-B'@C&.A @@A'0B0./ ($.//0.123*/ EC0'&A-.E D'CEE'00/.A //'C&&'&@/.0 B'&E&'BA/.@'-CB'D/@.E

-truktu r 0./B 0.0& 4*$5 0.0& 0.0D 0.&@ 0.0D 0.0E

&&'&@A'-C@.C &&C'CB0'D@@.0

0.&0 &.00

Total Filai Tambah yang diperoleh daerah ini adalah sebesar &&C.CB0.D@@ juta rupiah. !ontribusi nilai tambah di daerah ini dari sektor pertanian sebesar /BG' sektor pertambangan dan penggalian sebesar &G' industri pengolahan /EG' listrik' gas dan air bersih &G' sektor bangunan DG' sektor perdagangan' hotel' dan restoran &@G' sektor pengangkutan dan komunikasi DG' sektor lembaga keuangan' usaha bangunan dan jasa perusahaan EG' sektor jasa-jasa &0G. $engan melihat kontribusi nilai tambah dari masing-masing sektor' dapat disimpulkan bahwa sektor industri pengolahan memberikan kontribusi nilai tambah terbesar di daerah tersebut' yakni sebesar /EG. :ehingga (eading )ector di daerah tersebut adalah dari sektor industri pengolahan. Jika kita melihat besarnya persentase nilai tambah dari sektor pertanian yang juga besar yakni sebesar /BG' kita dapat menyimpulkan bahwa sektor industri pengolahan cukup banyak menopang sektor pertanian. $apat dikatakan bahwa industri pengolahan di daerah tersebut banyak mengolah hasil pertanian yang berasal dari daerah tersebut. :edangkan sektor yang memberikan kontribusi nilai tambah terkecil di daerah tersebut adalah dari sektor pertambangan dan penggalian' dan sektor listrik' gas' dan air bersih' yakni masing-masing sebesar &G.

$* PD+, Menurut Pendapatan Jenis Pendapatan /0& /0/ /07pah dan gaji :urplus usaha #enyusutan Nilai --'E@-'-BB.D AE'&--'/&/.B @'/0@'BBE.-truktu r 0./@ 0.BE 0.0E

Created By : Input Output nalysis !eam " #akarta$ %&&'

/0D /0B

#ajak tidak langsung :ubsidi Jumla)

A'B&C'0-/.0 (/'AB@.&&C'CB0'D@@.0

0.0A (0.00 &.00

HH mendekati 0

Total penerimaan di daerah ini adalah sebesar &&C.CB0.D@@ juta rupiah. !ontribusi pendapatan di daerah tersebut yang berasal dari upah dan gaji dari total pendapatan adalah sebesar /@G' dari surplus usaha BEG' dari penyusutan EG' dari pajak tidak langsung AG dan subsidi mendekati 0G. $ari komposisi pendapatan daerah tersebut' dapat dilihat bahwa daerah tersebut memperoleh pendapatan terbesar dari surplus usaha. #embayaran pajak tidak langsung di daerah tersebut masih terbilang kecil yaitu sebesar AG. $an kontribusi pemerintah terhadap daerah tersebut melalui subsidi juga terbilang sangat kecil' yakni mendekati 0G.

$* PD+, Menurut Pengeluaran Jenis Pengeluaran -0& -0/ -0-0D -0B D0@ !onsumsi 4umah Tangga !onsumsi #emerintah In1estasi #erubahan :tok %kspor Impor Jumla) Nilai B@'BDE'A@B.& &0'DC&'@EA./ &B'CAD'D0C.0 -'DDD'DE@.E BE'/AD'-CE.-/@'CD-'DBC.D &&C'CB0'D@@. 0 -truktu r 0.B& 0.0@ 0.&0.00.D@ (0./B &.00

Total pengeluaran di daerah ini adalah sebesar &&C.CB0.D@@ juta rupiah. #engeluaran dari konsumsi rumah tangga dari total pengeluaran daerah adalah sebesar B&G' dari konsumsi pemerintah sebesar @G' pengeluaran in1estasi &-G' perubahan stok -G' ekspor sebesar D@G dan impor sebesar /BG. $ari komposisi pengeluaran daerah tersebut' dapat dilihat bahwa pengeluaran terbesar di daerah tersebut adalah untuk konsumsi rumah tangga yakni sebesar B&G dan perubahan stok memberikan komposisi terkecil terhadap total pengeluaran daerah yakni sebesar -G. :edangkan dengan melihat besarnya kontribusi ekspor dan impor dapat disimpulkan bahwa daerah tersebut lebih banyak mengekspor daripaa mengimpor. $an persentasenya cukup besar. :ehingga dengan melihat tabel I-O 4egional dengan keterkaitannya terhadap penghitungan #$40 kita dapat memperoleh gambaran tentang : :truktur perekonomian regional !omposisi nilai tambah menurut "aktor produksi setiap sektor ;elihat kontribusi output masing-masing sektor ;elihat output terbesarIterkecil ;elihat JLeading SectorK dalam perekonomian ;elihat permintaan akhir terbesarIterkecil ;elihat komposisi komponen permintaan akhir (konsumsi 4T ) lembaga nirlaba' konsumsi pemerintah' #;T0' perubahan stok dan ekspor

Nomor 2 +pa arti total output multiplier untuk sektor pertanian sebesar /'0&' cosumption-induced e""ect untuk pertanian sebesar &'E& (tabel - yang paling besar dari komponen-komponen multiplier lainnya. +pa implikasi kebijakan terkait dengan hal ini, Jawab : +rti total output multiplier untuk sektor peertanian sebesr /'0& adalah kenaikan & (satu unit pada output total perekonomian menyebabkan kenaikan pada sektor pertanian sebesar /'0& unit. 2al ini
Created By : Input Output nalysis !eam " #akarta$ %&&'

menyebabkan pula adanya kenaikan pendapatan pada masyarakat yang bekerja di sektor pertanian sehingga konsumsi masyarakat tersebut meningkat sebanyak &'E& unit. !ebijakan yang terkait dengan hal ini ,,,

Nomor 0 +pakah arti total income multiplier untuk sektor pengolahan sebesar 0'BA (tabel D . +pa arti multiplier untuk sektor pengolahan sebesar 0'-&, Jawab : +rti total income multiplier untuk sektor penglahan sebesr 0'BA adalah jika ada kenaikan & unit permintaan akhir di sektor pengolahanakan berdampak pada kenaikan pendapatan rumah tangga total sebesar 0'BA unit. +rti multiplier untuk sektor pengolahan sebesar 0'-&adalah jika ada kenaikan & unit permintaan akhir di sektor pengolahan akan berdampak pada kenaikan output sektor pengolahan sebesar 0'-& unit. Total income multiplier dihitung dari tabel I-O tertutup dimana pada sektor ini rumah tangga dijadikan sebagai salah satu "aktor (sektor yang endogen dalam analisa modelnya. +ngka pengganda jenis ini akan menghasilkan angka yang lebih besar dari angka pendapatan biasa' karena telah memasukkan dampak langsung' dampak tak langsung dan e"ek tambahan yaitu induced e""ect dari masuknya rumah tangga sebagai "aktor didalam model I-O.

NB

Seperti biasanya, walaupun yang ngerjain ini emang pinter-pinter (kita gitu looh!:P), tapi jangan terlalu percaya sama apa yang loe baca ya ren! "olong #iperiksa lagi, en klo kirakira a#a jawaban kita yang salah tolong ngemeng$ aja plus kasih tau jawaban yang benernya juga ya!!! %oo# &uck to u guys, %o# Bless !!!

-- 'nput ( )utput *nalysis "eam --

Created By : Input Output nalysis !eam " #akarta$ %&&'