Anda di halaman 1dari 2

Penggunaan obat dapat diketahui pada rambut lama untuk mengarahkan pada berbagai halusinogen.

Signifikansi dari rambut masih bertahan pada beberapa kultur bahkan sampai saat ini, dengan ritual yang berkaitan dengan pemotongan rambut pada berbagai usia dan persepsi bahwa rambut berkaitan dengan ilmu magis. Ketiak digali lebih jauh, mumi anak suku inca yang ditemukan pada puncak gunung Andes selatan sering ditemukan benda lain berupa tas yang terbuat dari bulu dan dalaman binatang yang dipenuhi dengan rambut. Pada kasus Volcan Llullaillaco di argentina , mtDNA digabungkan dengan bukti isotopic membuktikan bahwa rambut itu berasal dari anak itu sendiri. Konsentrasi dari elemen toksik pada rambut harus dipertimbangkan dalam konteks pengambilan setelah disimpan sekian lama atau kontaminasi pada benda bersejarah lain. Hal ini penting untuk memenuhi data kuantitatif pada paparan toksik potensial seperti arsen atau metilmercury, dimana data tersebut bias kita bandingkan dengan paparan jaman sekarang , utamamnya pada grup-grup tertentu contohnya orang terpapar makan traditional terus menerus Banyal bukti literature dan seni yang menunjukan gaya rambut kuno , data ini hanya berasal dari bukti fisik yang tersisa. Dengan bantuan dari perkembangan ilmu maka dapat kita periksa elemen inorganic dan organic pada rambut yang menunjukan beberapa bagian kecil dari data gaya rambut. Of note adalah persiapan rambu khusus pada suku mocha yang menunjukan statu stinggi dan pemimpin di daerah peru utara yang dikenal sebagai Lady of cao. Bukti ini menujukan telah digunakan hair gel pada jeman besi yang bukitnya tersimpada pada museum nasional irlandia. PERTIMBANGAN TAPHONOMIC Istilah taphonomi bersal dari literature paleon tologi , namun telah diadaptasi oleh ilmu arkeoloi dan forensic. Ilmu ini focus pada pengaruh natural dan hasilnya yang menyebabkan perubahan jaringan dari saat kematian dan seterusnya. Ilmu ini memberikan kerangka piker untuk mengerti tentang ketahanan dari material yang telah ditemukan tapi juga variable tertentu yang mempengaruhinya untuk dijadikan petokan pencarian lain. Pengaruh paparan lain ini terhadap rambutelah di simpukan pada jurnal yang lain. Relevansi taphonomi telah bekembang untuk memahami pengaruh benda lingkungan yang tersimpan pada rambut untuk melihat informasi biogenic yang terjadi, memperkirakan telah terjadinya perubahan akibat proses biologi dan kimiawi itu sendiri. Dengan data yang sama kita dapat membentuk sebuah cara untuk mempertahankan atau merawat benda tersebut dari sudut pandang pikir analisis, keamanan, prosesing dan prosedur penyimpanan agar terhindar dari resiko terkontaminasi. Meskioun saat ini telah ditemukan cara untuk memindahkan dna yang mengganggu dna asli rambut kuno, namun dengan pengolahan sampel yang baik kita dapat membuang dna yang tidak diperlukan pada sample yang lebih sulit untuk diidentifikasi. Telah banyak pengamatan tentang pengaruh fisik dari organism keratinolitik pada rambut, dimana organisme ini memprduksi terowongan pada batang rambut. Lesi external lan dihasilkan dari akibat penetrasi terhadap kutikula bagian luar, ketiak hifa telah mencapai kutikula selanjutnya hifa akan menyebar melalui serat rambut, merusak korteks dan medulla dan memberikan efek struktur lain selain korteks yang dpaat diprediksi. Progresifitas penghancuran dari serat menghasilakn kehilangan struktur keratin yang meninggalkan pigmen dan sisa dinding sel , hal ini dpat dibuktikan secara histologis. Perubahan yang dapt diprediksi ini dapat berkaitan dengan ketahanan informasi biomelukular pada

rambut. Meskipun telah diketahui kerusakan pada DNA terdegradasi cukup spesifik tipe-tipenya, apabila antara lokasi geografis dan kondisi taphonomi dari benda lingkngan yang tersimpan. penting untuk menyadari bahwa, meskipun ada minat peninggalan arkeologis, banyak sampel tersebut telah mendekam di museum atau swastakoleksi selama bertahun-tahun, koleksi yang dalam beberapacontoh mungkin hanya memiliki sejarah yang sebagian didokumentasikan, hal ini memunculkan pertanyaan keaslian. Hal ini dicontohkan oleh asal beragam sampel rambut bersejarah dar ikoleksi yang berbeda dengan cara-sampel mtDNAsample yang telah dikumpulkan Sir Isaac Newton. Pada peminat antik , khususnya selama abad sembilan belas, melihat perakitan berbagai koleksidari berbagai belahan dunia, dan koleksi iniumumnya hanya menjadi subyek pengawasan danperlindungan yang ditawarkan oleh konservator dan koleksimanajer dalam beberapa dekade terakhir. Dengan demikian, sampel rambutdari dalam koleksi ini seringkaliterjadi kesalahan perlakuan yang tidak terkontrol dari kondisi lingkungan dan paparan agen mikroba dan serangga pembusukan, penggunaan sembaranganpenggunaan biosida untuk mencoba untuk membatasi infestasi (termasukpenggunaan bahan kimia seperti arsenik atau nikotin), dandengan kebiasaan dicentang kolektor dan museumpekerja sendiri di sekitar koleksi mereka(termasuk merokok tembakau dan produk lainnya). Semua kesalahan penyimpanan tersebut telah membuat dampak padapenelitian yang melibatkan sampel rambut dan, dalam beberapa kasus,juga telah melahirkan kontroversi, karena dengan temuandilaporkan oleh Balabanova dan rekan kerja yang mengakubahwa nikotin, ganja, dan kokain hadir dalamsampel mumi Mesir hair , sekarang banyakdiperdebatkan. Hal ini dengan penanganan rambutdan serat jelas diakui dengan forensik yang modernbukti dan pengumpulan dan sampling arkeologiserat sering tumpang tindih dengan keadaan idealnya. KESIMPULAN Melihat potensi dari rambut untuk forensic dan akeologi utamanya perhitungan waktu, tidaklah mengejutkan apabila literature sedang berkembang untuk menilai keuntungan rambut pada berbagai area. Saat ini rambut dinilai sebagai data kunci yang memberikan informasi unik . hal yang paling signifikan adalah perkembangan rambut yang menyediakan gambaran diachronic yang dapat memnyimpulkan bulan-bulan terakhir sebelum kemartian secara detail.