Anda di halaman 1dari 8

PROPOSAL PENGABDIAN MASYARAKAT

PENINGKATAN PEMBINAAN DESA BINAAN CILAMPENI

Penanggung Jawab : Dekan Fakultas Informatika

Tim Pelaksana : Ibnu Asror, 06840344-1 Veronika, 10790711-3 Kemas Rahmat Saleh W, 06830335-1 Yanuar Firdaus AW, 05790326-1 Angelina Prima Kusuma, 06830334-1 Warih Maharani

Program Studi Fakultas S1 Teknik Informatika Fakultas Informatika Institut Teknologi Telkom 2013

HALAMAN PENGESAHAN
1. Judul Kegiatan Pengabdian Cilampeni 2. Ketua Kegiatan Nama Lengkap NIP Fakultas/Prodi HP/email 3. Anggota Tim Pengusul Jumlah Anggota Nama Anggota I/bidang keahlian Nama Anggota I/bidang keahlian Nama Anggota I/bidang keahlian As 4. Lokasi Kegiatan/Mitra Wilayah Mitra (desa/kecamatan) Kabupaten/kota Propinsi Jarak PT ke lokasi mitra 5. Periode Waktu Kegiatan : Peningkatan Pembinaan Desa Binaan

: Ibnu Asror : 06840344-1 : Informatika/S1 Teknik Informatika : 02269593969/ibnu@ittelkom.ac.id

: : : :

: Desa Cilampeni / Kecamatan Katapang : Bandung Selatan : Jawa Barat : 10 km : 2 bulan

Daftar Isi
HALAMAN PENGESAHAN .................................................................................................................... 2 1. 2. 3. 5. 6. 4. JUDUL ...................................................................................................................................... 4 LATAR BELAKANG.................................................................................................................... 4 TUJUAN KEGIATAN .................................................................................................................. 5 LUARAN DAN MANFAAT KEGIATAN........................................................................................ 5 SUSUNAN TIM PELAKSANA ..................................................................................................... 6 WAKTU DAN TEMPAT KEGIATAN ............................................................................................ 6

LAMPIRAN 1 : KONDISI UMUM DESA CILAMPENI .......................................................................... 6

1. 2.

JUDUL Peningkatan Pembinaan Desa Binaan Cilampeni

LATAR BELAKANG Perkembangan teknologi dan penetrasinya yang pesat dalam berbagai bidang kehidupan menuntut agar teknologi tidak hanya canggih melainkan juga tepat guna. Manfaat dan kebergunaan TIK tak dapat dipungkiri telah mengubah cara kerja berbagai kegiatan di hampir semua bidang kehidupan. Salah satu tolok ukur kebergunaan teknologi dalam masyarakat adalah kemampuannya dalam mendukung kegiatan keseharian masyarakat melalui cara dan media berbasis teknologi. Fakultas Informatika adalah fakultas di Institut Teknologi Telkom yang fokus di bidang ilmu Teknologi Informasi dan Komunikasi (infokom). Sebagai bagian dari instansi pendidikan tinggi, fakultas Informatika dituntut ikut berperan aktif dalam kegiatan tri darma perguruan tinggi, yaitu pendidikan dan pengajaran, penelitian, serta pengabdian kepada masyarakat. Darma yang ketiga, yaitu pengabdian kepada masyarakat, merupakan kegiatan yang dilaksanakan instansi pendidikan tinggi sebagai bentuk kepedulian dan implementasi ilmu yang diperoleh dan dikembangkan dalam kedua darma yang lainnya. Bertempat di wilayah Bandung Selatan, Institut Teknologi Telkom memiliki tanggung jawab moral untuk berperan serta secara aktif dalam pengembangan wilayah di Bandung Selatan. Di sisi lain, perkembangan teknologi yang pesat seringkali hanya dirasakan dan dapat diikuti oleh sekelompok masyarakat di daerah maju. Masyarakat di wilayah perkotaan umumnya telah terbiasa dengan berbagai perangkat dan media berbasis teknologi canggih. Sedangkan bagi sebagian masyarakat, terutama di wilayah pedesaan, perkembangan teknologi masih menjadi hal asing dalam kegiatan keseharian mereka. Salah satu desa yang terletak di wilayah Bandung Selatan dan masih termasuk desa yang tertinggal dari sisi penetrasi teknologi adalah desa Cilampeni. Meskipun wilayah desa tersebut sebagian besar telah menjadi kawasan industri, warga asli desa Cilampeni masih sangat awam dengan perkembangan teknologi, terlebih lagi Teknologi Informasi dan Komunikasi. Berdasarkan pada analisis situasi awal ini, Fakultas Informatika mengajukan salah satu usulan program pengabdian kepada masyarakat berupa Desa Binaan Cilampeni. Kegiatan ini berfokus pada pengenalan TIK tepat guna bagi beberapa lapisan masyarakat di Desa Binaan Cilampeni. Kondisi umum, pembinaan perangkat desa dan permasalahan yang dihadapi di Desa Cilampeni, diuraikan pada Lampiran 1. Desa Binaan merupakan salah satu bentuk nyata pembangunan di bidang pemberdayaan masyarakat. Landasan filosofis desa binaan sendiri ialah memberikan ruang sekaligus menciptakan peluang bagi terciptanya kesejahteraan masyarakat, dengan mengoptimalkan potensi yang dimiliki oleh masyarakat itu sendiri. Usaha pemberdayaan masyarakat seperti ini memang tidak hanya terpaku dalam kerangka paradigma pembangunan ekonomi semata, tapi juga bisa dikembangkan di bidang Teknologi Informasi dan Komunikasi. Pada bulan Mei 2011, Fakultas Informatika telah melaksanakan pengabdian masyarakat di 7 desa di Kecamatan Ketapang Bandung. Bentuk pengabdian masyarakat yang dilakukan adalah dengan mengadakan pelatihan blog untuk aparat pemerintah desa dan karang taruna desa, sehingga

dapat memanfaatkan blog dan internet sebagai salah satu media dalam mempromosikan desa dan hasil wirausaha desa maupun rumah tangga. Berdasarkan hasil pengabdian masyarakat tersebut, ternyata sangat besar antusias dari aparat pemerintah dan masyarakat untuk lebih mengetahui dan mengeksplorasi teknologi internet dan blog sebagai media informasi dan komunikasi. Namun adanya keterbatasan waktu dan sumber daya saat itu, tidak memungkinkan untuk lebih memberikan pembinaan secara lebih luas. Dari bentuk keterbatasan inilah memunculkan ide dan gagasan adanya desa binaan di salah satu desa di Kecamatan Ketapang Kabupaten Bandung ini, untuk mewujudkan masyarakat yang lebih maju lagi. Kegiatan pembentukan desa binaan ini diharapkan dapat menjadi langkah awal pengembangan desa Cilampeni menjadi desa yang mengoptimalkan pemanfaatan teknologi di berbagai kegiatan. Pada September 2012, fakultas Informatika juga telah melaksanakan pengabdian masyarakat di desa cilampeni, bentuk yang dilakukan adalah implementasi pojok IT di kantor desa cilampeni, sehingga penduduk desa bias mendapatkan akses internet melalui pojok IT. Dan beberapa pelatihan penggunaan internet dan blog untuk sekedar masyarakat desa, perangkat desa, pemuda, dan ibu-ibu di desa cilampeni melek IT. Pengembangan desa binaan yang dilaksanakan ini akan menjadi kegiatan berkelanjutan selama beberapa tahun kedepan yang akan dilaksanakan oleh Fakultas Informatika sebagai salah satu bentuk implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi dalam pengabdian masyarakat (abdimas) dan upaya pemberdayaan sumber daya manusia di segala aspek kehidupan.

3.

TUJUAN KEGIATAN Tujuan pelaksanaan program ini adalah: 1. Kaderisasi kepada perangkat desa untuk menjadi berdaya dan melek IT, dan menjadi sumber informasi bagi perangkat desa lainnya. 2. Kaderisasi kepada pemuda desa untuk menjadi berdaya dan melek IT, dan menjadi sumber informasi bagi pemuda desa lainnya 3. Peningkatan utilitas Pojok IT di kantor kepala desa Cilampeni bagi perangkat desa dan pemuda desa, 4. Peningkatan wirausaha bagi masyarakat desa cilampeni dengan menggunakan IT mengembangkan masyarakat yang mandiri.

4.

LUARAN DAN MANFAAT KEGIATAN Luaran yang hendak dicapai dariPembentukan Desa Binaan Cilampeni ini berupa: 1. Terbentuknya komunitas pemuda, perangkat desa, ibu-ibu yang melek dan paham teknologi informasi sederhana, 2. Terbentuk kader IT di komunitas pemuda , dan perangkat desa, 3. Terbentuknya wirausaha bagi masyarakat desa cilampeni dengan menggunakan fasilitas IT dan membentuk masyarakat mandiri secara ekonomi 4. Masyarakat memiliki tempat belajar yang bisa dimanfaatkan terus menerus dan dikelola dari masyarakat, oleh masyarakat dan untuk masyarakat.

5.

SUSUNAN TIM PELAKSANA Susunan tim pelaksana kegiatan Pembentukan Desa Binaan Cilampeni ini adalah : 1. Penanggung Jawab 2. Ketua Pelaksana 3. Anggota Tim NO 1 : Fazmah Arif Y (Pjs Dekan Fakultas Informatika) : Ibnu Asror : PELAKSANA PJ: Veronika Anggota: 1. Imelda Atastina 2. Ferry Sulianta 3. Angelina Prima Kurniati PJ: Kemas Rahmat SW Anggota: 1. Eko Darwiyanto 2. Intan Nurma Y. 2. Dibantu oleh 3 mahasiswa PJ: Yanuar Firdaus AW Anggota: 1. Bayu Munajat 2. Dibantu oleh 3 mahasiswa PJ: Warih Maharani Anggota: 1. Bayu Munajat 2. Dibantu oleh 3 mahasiswa

SUBKEGIATAN Survei Awal

Kaderisasi Perangkat Desa

Kaderisasi Pemuda

Wirausaha dengan Teknologi

Biodata ketua pelaksana terdapat pada lampiran 2.

6.

WAKTU DAN TEMPAT KEGIATAN Rencana waktu dan tempat pelaksanaan masing-masing tahap adalah sebagai berikut NO 1 2 3 4 SUBKEGIATAN Survei Awal Kaderisasi Perangkat Desa Kaderisasi Pemuda Wirausaha daengan Teknologi PELAKSANA 18 30 Maret 2013 15 April 15 Mei 2013 15 Mei 15 Juni 2013 15 April Juni 2013

LAMPIRAN 1 : KONDISI UMUM DESA CILAMPENI

Desa Cilampeni berada dalam lingkup Kecamatan Katapang Kabupaten Bandung dengan batas administrasi sebagai berikut: Sebelah utara berbatasan dengan Desa Mekarrahayu Kecamatan Margaasih Sebelah Timur berbatasan dengan Desa Pangauban

Sebelah Selatan berbatasan dengan Desa Katapang Sebelah Barat berbatasan dengan Desa Pameuntasan Kecamatan Soreang

Luas wilayah Desa Cilampeni kurang lebih 207,87 hektar, terbagi ke dalam 22 Rukun Warga (RW) dan 104 Rukun Tetangga (RT). Desa Cilampeni berjarak 2,5 lama waktu tempuh 15 menit, 6 km dari ibu kota kabupaten dengan lama waktu tempuh 25 menit, serta 17 km dari ibukota propinsi dengan lama waktu tempuh 1 jam. Pemerintah Desa dalam upaya meningkatkan sumber pendapatan asli maupun bantuan dari pemerintah masih tergolong minim. Beberapa sumber pendapatan desa adalah pendapatan asli desa yang terdiri dari hasil usaha desa, hasil kekayaan desa, hasil swadaya dan partisipasi. Sedangkan pendapatan dari pemerintah kabupaten diperoleh dari bagian perolehan pajak dan bagian dari dana perimbangan keuangan daerah.

Foto udara Desa Cilampeni (sumber: maps.google.com)

Pembinaan Perangkat Desa Komponen penggerak utama di desa Cilampeni adalah perangkat desa yang terdiri atas perwakilan berbagai kelompok dalam masyarakat desa Cilampeni. Sejalan dengan pemerintahan desa dan sesuai dengan aturan yang ada, pemerintah desa membuat suatu pola pembinaan dan peningkatan kinerja perangkat desa dengan cara mengadakan pertemuan-pertemuan rutin yang diadakan oleh Kepala Desa Cilampeni. Dalam pertemuan tersebut diadakan penyuluhan dan pengarahan serta diskusi tentang masalah-masalah yang dihadapi dalam pekerjaan maupun masalah harian yang dihadapi oleh masyarakat untuk didiskusikan agar memperoleh arahan dan penyelesaian yang disepakati di tingkat desa.

Permasalahan Umum Desa Cilampeni Beberapa permasalahan umum yang dihadapi oleh masyarakat di Desa Cilampeni, yaitu: 1. Keterbatasan sarana, prasarana maupun dana dari pemerintah desa tidak sebanding dengan tuntutan pelayanan terhadap masyarakat yang semakin tinggi 2. Penentuan prioritas pembangunan dan pengembangan daerah, baik secara fisik maupun nonfisik perlu didukung dengan aturan dan kebijakan yang rasional 3. Perlu upaya pemberdayaan dan peningkatan kesejahteraan untuk pemerataan

pembangunan dengan melibatkan peran serta semua badan usaha sehingga masyarakat dapat lebih merasakan kemudahan dalam pengembangan usaha 4. Rendahnya pemahaman tentang aturan yang telah disepakati, oleh seluruh lapisan masyarakat. Keempat permasalahan umum tersebut ditambah dengan rendahnya kesadaran pemerintah dan masyarakat desa mengakibatkan terhambatnya kemajuan desa Cilampeni. Sarana dan prasarana yang digunakan oleh perangkat desa masih didominasi oleh peralatan manual yang menyebabkan tuntutan pelayanan yang tinggi tidak dapat dipenuhi. Komunikasi dan sosialisasi aturan maupun kebijakan dari pemerintah ke masyarakat kurang lancar karena batasan kondisi wilayah geografis dan kegiatan harian masyarakat yang beragam. Keterlibatan dan peran serta badan-badan usaha yang ada di wilayah desa belum dikelola dengan baik karena keterbatasan sarana dan prasarana yang dimiliki perangkat desa untuk mendukung pekerjaan dalam penyediaan pelayanan bagi masyarakat.