Anda di halaman 1dari 12

DIKTAT INSTRUMENTASI INDUSTRI

PTEL 659

BAB 6
Filter aktif
I. Topik : Low Pass, High Pass, Band Pass dan Band Stop Filter II. Tujuan : Setelah melakukan kegiatan pembelajaran diharapkan mahasiswa dapat : 2.1. Menyebutkan Jenis-jenis filter aktif 2.2. Membuat rangkaian low pass filter untuk pengkondisi sinyal 2.3. Menghitung frekuensi cut off low pass filter 2.4. Membuat rangkaian high pass filter untuk pengkondisi sinyal 2.5. Menghitung frekuensi cut off high pass filter 2.6. Membuat rangkaian band pass filter untuk pengkondisi sinyal 2.7. Menghitung frekuensi cut off band pass filter 2.8. Membuat rangkaian band stop filter untuk pengkondisi sinyal 2.9. Menghitung frekuensi cut off band stop filter

III. Pendahuluan Kegiatan pembelajaran untuk topik filter sebagai pengkondisi sinyal membahas tentang jenis-jenis filter aktif yaitu: low pass filter, high pass filter, band pass filter dan band stop filter. IV. Materi 4.1. Jenis-jenis rangkaian filter aktif Filter adalah suatu rangkaian yang berfungsi untuk memilih sinyal listrik berdasarkan pada frekuensi sinyal masukan. Filter akan melewatkan gelombang atau sinyal listrik pada batasan frekuensi tertentu sehingga apabila terdapat sinyal atau gelombang listrik dengan frekuensi yang lain (tidak sesuai dengan spesifikasi filter) tidak akan dilewatkan. Rangkaian filter dapat diaplikasikan sebagai

60

DIKTAT INSTRUMENTASI INDUSTRI

PTEL 659

pengkondisi sinyal untuk menyaring sinyal pada frekuensi rendah, frekuensi audio, frekuensi tinggi, atau pada frekuensi-frekuensi tertentu terutama untuk menghilangkan noise. Filter juga dapat diartikan sebagai suatu sistem yang dapat memisahkan sinyal berdasarkan frekuensinya; ada frekuensi yang diterima, untuk diloloskan atau dibiarkan lewat, dan ada frekuensi yang ditolak, atau dilemahkan. Hubungan keluaran dan masukan suatu filter dinyatakan dengan fungsi alih (transfer function) yang dinyatakan sebagai berikut:

fungsi alih

kuantitas output T kuantitas input

Magnitude (nilai besar) dari fungsi alih dinyatakan dengan |T|, dengan satuan desibel (dB). Filter dapat diklasifikasikan menurut fungsi yang ditampilkan, dalam term jangkauan frekuensi, yaitu band pass dan band stop. Dalam band pass ideal, magnitude-nya adalah 1 (= 0 dB), sementara pada band stop, magnitude-nya adalah nol (= - dB). Berdasarkan hal ini filter dapat dibagi menjadi 4: a. Filter lolos bawah (low pass filter), pass band berawal dari = 2f = 0 radian/detik sampai dengan = 0 radian/detik, dimana 0 adalah frekuensi cut-off. b. Filter lolos atas (high pass filter), kebalikan dengan filter lolos bawah, stop band berawal dari = 0 radian/detik sampai dengan = 0 radian/detik, dimana 0 adalah frekuensi cut-off. c. Filter lolos pita (band pass filter), frekuensi dari 1 radian/detik sampai 2 radian/detik adalah dilewatkan, sementara frekuensi lain ditolak. d. Filter band stop, kebalikan dengan filter lolos pita, frekuensi dari 1 radian/detik sampai 2 radian/detik adalah ditolak, sementara frekuensi lain diteruskan. Gambar 6.1 menunjukkan karakteristik filter ideal dalam grafik magnitude terhadap frekuensi (dalam radian/detik). filter ideal pada umumnya hanya dipakai untuk memprmudah memahami karakter filter.

61

DIKTAT INSTRUMENTASI INDUSTRI

PTEL 659

Gambar 6.1. Karakteristik filter ideal Karakter filter riil tidaksama dengan karakter filter ideal. Dalam filter riil, frekuensi cut-off mempunyai magnitude -3 dB. Pada filter riil juga terdapat apa yang disebut pita transisi (transititon band), yang kemiringannya dinyatakan dalam dB/oktav atau dB/dekade. Gambar 6.2. menunjukkan karakter riil dari filter. |T|
0 dB

Low pass

|T|
0 dB

High pass

-3dB

-3dB

0 |T|
0 dB

Transisi

|T|

0
0 dB

0
Band stop

Band pass

-3 dB

-3 dB

62

DIKTAT INSTRUMENTASI INDUSTRI

PTEL 659

Gambar 6.2 Karakteristik filter riil 4.2. Rangkaian filter lolos bawah (Low pass filter) Sebuah rangkaian filter yang memberikan output tetap hingga pada frekuensi cut-off dan kemudian tidak mengeluarkan output jika frekuensi input berada di atas frekuensi cut-off, disebut rangkaian low-pass filter. Filter low pass orde satu dirangkai dari satu tahanan dan satu kapasitor seperti yang ditunjukkan pada gambar 6.3. Filter orde satu ini mempunyai pita transisi dengan kemiringan 20 dB/dekade atau 6 dB/oktav. 4.3. Menghitung frekuensi cut off low pass filter Besarnya frekuensi cut off ditentukan dengan rumus: fC = 1 / (2R1C1)

Gambar 6.3. Rangkaian filter low pass orde 1

Low pass filter orde 2 terdiri dari 2 kapasitor dan 2 resisitor, ditunjukkan ditunjukkan pada gambar 6.4.

63

DIKTAT INSTRUMENTASI INDUSTRI

PTEL 659

Gambar 6.4. Rangkaian filter low pass orde dua dan kurva respon idealnya

Untuk menghitung frekuensi cutoff low pass filter orde 2 dapat ditentukan dengan rumus:

4.4. Rangkaian filter lolos atas (High pass filter) Filter high pass merupakan sebuah rangkaian filter yang memberikan output yang tetap dimulai pada frekuensi cut-off dan tidak mengeluarkan output jika frekuensi input berada dibawah frekuensi cut-off. Filter high pass orde satu dirangkai dari satu tahanan dan satu kapasitor seperti yang ditunjukkan pada gambar 6.5. Filter orde satu ini mempunyai pita transisi dengan kemiringan 20 dB/dekade atau 6 dB/oktav. 4.5. Menghitung frekuensi cut off high pass filter Besarnya frekuensi cut off ditentukan oleh rumus: fC = 1 / (2R1C1)

Gambar 6.5. Rangkaian filter high pass orde 1

Filter high pass orde 2 disusun dari 2 kapasitor dan 2 resistor. Seperti yang ditunjukkan pada gambar 6.6.

64

DIKTAT INSTRUMENTASI INDUSTRI

PTEL 659

Gambar 6.6. Rangkaian high pass filter orde 2

Untuk menghitung Frekuensi cutoff filter high pass orde 2 dapat ditentukan dengan rumus:

4.6. Rangkaian band pass filter Band Pass Filter merupakan sebuah rangkaian filter yang memberikan output yang tetap jika frekuensi input berada dalam range frekuensi kerja dari filter atau diantara frekuensi cut-off atas dan frekuensi cut-off bawah. Gambar rangkaian filter band pass ditunjukkan pada gambar 6.7. dan gambar respon frekuensinya ditunjukkan pada gambar 6.8.

Gambar 6.7 Rangkaian band-pass filter

65

DIKTAT INSTRUMENTASI INDUSTRI

PTEL 659

Gambar 6.8. Grafik gain tegangan terhadap frekuensi dari band pass filter

Band pass filter disusun dengan menggunakan dua tahap, pertama adalah filter lolos atas dan kedua adalah filter lolos bawah seperti yang ditunjukka pada gambar 6.9. Gambar 6.10 menunjukkan respon frekuensi dari band pass filter.

Gambar 6.9. Rangkaian band pass filter orde 2

Gambar 6.10 Respon band pass filter

66

DIKTAT INSTRUMENTASI INDUSTRI

PTEL 659

4.7. Menghitung frekuensi cut off band pass filter Untuk menentukan frekuensi cutoff 1 (fc1) frekuensi cut off high pass menggunakan rumus:

Untuk menentukan frekuensi cutoff 2 (fc2) atau frekuensi cutoff low pass filter menggunakan rumus:

Selanjutnya u:ntuk mencari frekuensi cutoff tengah (fr) dapat menggunakan rumus: Sedangkan untuk mencari bandwidth dapat menggunakan rumus sebagai berikut: BW = f c2 - fc1 4.8. Rangkain band stop filter Band stop filter adalah rangkaian filter yang memberikan output tetap jika frekuensi inputnya berada diluar range frekuensi cut-off atas dan frekuensi cut-off bawah. Band stop filter tersusun dari low pass filter dan high pass filter yang digabung dengan menggunakan rangkaian adder atau summing amplifier. Gambar rangkaian filter band stop orde satu ditunjukkan pada gambar 6.11.

Gambar 6.11 Rangkaian band stop filter orde 1


67

DIKTAT INSTRUMENTASI INDUSTRI

PTEL 659

4.9. Menghitung frekuensi cut off band stop filter Untuk menentukan frekuensi cut off atas band stop filter orde satu menggunakan rumus: fCH = 1 / (2R1C1) dan untuk menentukan frekuensi cut off bawah band stop filter menggunakan rumus: fCL = 1 / (2R4C2) perlu diperhatikan semakin kecil nilai C, maka fc semakin rendah dan semakin kecil nilai R , fc juga semakin rendah. Gambar 6.12 menunjukkan rangkaian band stop filter orde 2. orde satu

Gambar 6.12 Rangkaian band stop filter orde 2

Untuk menentukan frekuensi cut off bawah band stop filter menggunakan rumus:

orde dua

68

DIKTAT INSTRUMENTASI INDUSTRI

PTEL 659

dan untuk menentukan frekuensi cut off atas band stop filter menggunakan rumus:

orde dua

V. Pendalaman Materi 1. Jelaskan bagaimana prinsip kerja low pass filter. 2. Gambarkan grafik respon penguatan tegangan terhadap frekuensi filter low pass. 3. Jelaskan bagaimana prinsip kerja high pass filter. 4. Gambarkan grafik respon penguatan tegangan terhadap frekuensi filter high pass. 5. Jelaskan bagaimana prinsip kerja band pass filter. 6. Gambarkan grafik respon penguatan tegangan terhadap frekuensi filter band pass. 7. Jelaskan bagaimana prinsip kerja band stop filter. 8. Gambarkan grafik respon penguatan tegangan terhadap frekuensi filter band stop 9. Tentukan besarnya penguatan tegangan dan frekuensi cut off rangkaian low pass filter gambar 6.13

Gambar 6.13 Rangkaian low pass gambar soal no 9 10. Tentukan besarnya Q dan frekuensi cut off rangkaian low pass filter gambar 6.14

69

DIKTAT INSTRUMENTASI INDUSTRI

PTEL 659

Gambar 6.14 Rangkaian low pass gambar soal no 10 11. Tentukan besarnya Q dan frekuensi cut off dan frekuensi pole untuk 3 dB rangkaian high pass filter gambar 6.18

Gambar 6.15 Rangkaian high pass gambar soal no 11 12. Tentukan besarnya C1 dan C2 rangkaian low pass gambar 6.16 jika frekuensi cut 3 Khz.

Gambar 6.16 Rangkaian low pass gambar soal no 12

70

DIKTAT INSTRUMENTASI INDUSTRI

PTEL 659

13. Tentukan besarnya R1 dan R2 rangkaian high pass gambar 6.17, jika frekuensi cut 5.5 Khz.

Gambar 6.17 Rangkaian high pass gambar soal no 13 14. Tentukan besarnya band wide, frekuensi cut off tengah dan gambarkan respon frekuensi rangkaian band pass gambar 6.18

Gambar 6.18 Rangkaian band pass gambar soal no 14

71