Anda di halaman 1dari 1

1.

Persiapan alat - Monitor - Based plate - Transduser dan kabelnya - Alat flush - Kantong tekanan atau presure bag - Heparin - Manometer line - Spuit 1 cc - NaCl 0,9% - Treway stopcock - Tiang standar infus - Pipa U - Infus set 2. Cara merangkai - Mengambil heparin 500 unit (0,1 cc) dengan spuit 1 cc kemudian dimasukkan ke dalam NaCl 0,9% untuk cairan flush. (Untuk cairan flush AL pada bayi perbandinga n NaCl 0,9% : heparin adalah 1 : 5 , diberikan dengan syring pump 1 cc/jam ) - Menghubungkan cairan tersebut dengan selang infus - Mengeluarkan udara dari selang infus - Memasang cairan infus pada kantong tekanan - Memompa kantong tekanan sampai 300 mmHg (dengan tekanan ini cairan flush akan mengalir kontinue 3 cc/jam. Bila karena alasan pembatasan cairan, cairan flush bisa diberikan dengan syring pump 1 cc/ jam) - Menghubungkan selang infus dengan bagian distal alat flush - Menghubungkan manometer dengan bagian proximal alat flush - Mengeluarkan udara dari semua sistem - Menghubungkan manometer dengan kateter yang sudah terpasang - Menghubungkan kabel transduser dengan alat flush dan sistem monitor - Melakukan zero sebelum pengukuran 3. Cara melakukan zero - Laveling, mensejajarkan transduser dengan letak jantung - Menutup treway ke arah pasien dan membuka ke arah udara - Mengeluarkan cairan ke arah udara - Menekan tombol kalibrasi sampai pada monitor terlihat angka nol - Membuka treway ke arah pasien dan menutup ke arah udara - Memastikan gelombang dan nilai tekanan terbaca dengan baik Sumber: http://id.shvoong.com/medicine-and-health/2104144-pengukuran-cvp-dengansistem-transduser/#ixzz2vIpAtwQG