Anda di halaman 1dari 29

KONSEP ASUHAN NEONATUS, BAYI DAN ANAK BALITA

OLEH : KELOMPOK 3

ADAPTASI FISIK BAYI BARU LAHIR


Sistim Pernapasan 2. Sistim Peredaran darah Sistim Pengaturan suhu,metabolisme glukosa,gastro intestinal,kekebalan tubuh
1.

3.

Bayi baru lahir harus beradaptasi dari keadaan bergantung menjadi mandiri secara fisioligis : Harus mendapat oksigen Nutrisi oral Mengatur suhu tubuh

Melawan penyakit/infeksi
Semua ini sebelumnya dilakukan o/plasenta.

Periode transisi ini berlangsung hingga 1 bulan

Perubahan sistem pernapasan


Perkembangan paru-paru
Paru-paru berasal dari titik tumbuh yg berasal dr pharynx dan bercabang membentuk bronkus terjadi setelah kelahiran smp usia 8 th (jumlah alveolus & bronkiolus berkembang penuh)

Ketidak matangan paru-paru disebabkan keterbatasan permukaan alveolus dan tidak mencukupinya jumlah surfaktan

Awal adanya napas


Dua faktor yg berparan pd rangsangan napas bayi 1.Hipoksia pd akhir persalinan dan rangsngan fisik lingkungan luar rahim yg merangsang pusat pernapasan di otak 2.Tekanan terhadap rongga dada,yg terjadi karena kompresi paru-paru selama persalinan,yg merangsang masuknya udara kedalam paru-paru secara mekanis Interaksi antara sistem pernapasan, kardiovaskular, dan susunan syaraf pusat menimbulkan pernapasan yang teratur dan berkesinambungan serta denyut yg di perlukan untuk kehidupan.

Upaya pernapasan pertama seorang bayi berfungsi untuk:


Mengeluarkan cairan dalam paru-paru Mengembangkan jaringan alveolus paruparu untuk pertama kali.

Produksi surfaktan dimulai pd 20 mg kehamilan dan jumlahnya akan meningkat sampai paruparu matang sekitar 30 34 mg kehamilan, surfakatan berfungsi untuk mengurangi tekanan permukaan paru-paru dan menstabilkan dinding alveolus supaya tidak kolap pd akhir pernapasan.

Dari cairan menuju udara


Bayi cukup bulan mempunyai cairan dalam paru-parunya,pd saat proses persalinan sekitar 1/3 cairan ini diperas keluar dari paruparu,dg beberpa tarikan napas pertama udara memenuhi ruangan trakea dan bronkus ,sisa cairan diserap o/ pembuluh limfe dan darah sehingga semua alveolus paru-paru akan berkembang terisi udara.

Fungsi pernapasan dlm kaitannya dg fungsi kardiovaskular


Oksigen harus memadai Jika oksigen kurang pembuluh darah paruparu akan mengalami vasokonstriksi sehingga akan memperburuk hipoksia

Peningkatan aliran darah paru-paru akan


memperlancar pertukaran gas dlm alveoli sehingga akan merangsang perubahan sirkulasi janin menjadi sirkulasi luar rahim.

Perubahan pd sistem peredaran darah


Darah bbl harus melewati paru untuk mengambil oksigen dan mengadakan sirkulasi melalui tubuh guna mengantarkan oksigen kejaringan
Perubahan besar yg harus terjadi:

Penutupan foramen ovale pd atrium jantung Penutupan duktus arteriosus antara arteri paru dan aorta.

Dua peristiwa yg mengubah tekanan dalam sistem pembuluh darah


1. Pd saat tl pst di potong.pembuluh sistemik meningkat tekanan atrium kanan menurun(krn < aliran darah ke atrium kanan) sehingga menyebabkan penurunan volume dan tekanan atriumm ka itu sendiri dan akhirnya darah mengalir ke paruparu untuk oksigenasi ulang

Lanjutan
2. Pernapasan pertama menurunkan resistensi pembuluh darah paru-paru dan meningkatkan tekanan atrium kanan

Oksigen pd pernapasan pertama menimbulkan relaksasi dan terbukanya sistem pembuluh darah paru sehingga meningkatkan volume darah dan tekanan pd atrium ka dan penurunan pd atrium ki ,foramen ovale secara fungsional akan menutup.

Sistem pengaturan suhu


Pembentukan suhu tanpa menggigil ini merupakan hasil penggunaan lemak coklat untuk produksi panas Timbunan lemak coklat terdapat di seluruh tubuh dan meningkatkan panas tubuh sampai 100 % dan dibantu dg glukosa utk mendapatkan energi yg akan merubah lemak menjadi panas Lemak coklat tdk bisa diproduksi ulang o/ bbl dan akan habis dlm waktu singkat dg adanya setres dingin Jika seorang bayi kedinginan dia akan mulai hipoglikemia,hipoksia dan asidosis,maka prioritas utama utk mencegah kehilangan panas.

Metabolisme Glukosa

Untuk memfungsikan otak memerlukan glukosa dlm jumlah tertentu Saat penjepitan tali pusat dg klem pertama by harus mempertahankan kadar glukosa darahnya sendiri Pada setiap bbl glukosa darah turun dlm waktu 1 sampai 2 jam

Bayi yg sehat pada akhir kehidupan dlm rahim menyimpan glukosa sebagai glicogen terutama dlm hati Bbl dg hipotermia mengakibatkan hipoksia akan menggunakan persediaan glikogen dlm jam jam pertama kelahiran maka sangat penting menjaga by tetap hangat

Gejala-gejala hipoglikemia bisa tdk jelas dan tidak khas: -Kejang-kejang halus -Sianosis,apnu, tangis lemah -Letargi, lunglai, menolak makan Akibat hipoglikemia yg panjang bisa menyebabkan kerusakan yg meluas di seluruh sel-sel otak

Perubahan sistem Gastrointestinal

Sebelum lahir janin cukup bulan akan mulai mengisap dan menelan Refleks gumoh dan refleks batuk yg matang sudah terbentuk dg baik pada saat lahir Kemampuan menelan dan mencerna masih terbatas Hubungan esopagis bawah dan lambung blm sempurna yg mengakibatkan gumoh Kapasitas lambung terbatas kurang dr 30 cc

Perubahan sistem kekebalan tubuh

Sistem imunitas bbl masih belum matang sehingga rentan terhadap berbagai infeksi dan alergi Sistem imunitas yg matang akan memberikan kekebalan alami maupun yg di dapat Kekebalan alami tdd struktur pertahanan tubuh yg mencegah atau meminimalkan infeksi

KEKEBALAN ALAMI MELIPUTI:


1. Perlindungan o/kulit membran mukosa 2. Fungsi saringan saluran napas

3. Pembentukan koloni mikroba oleh kulit & usus


4. Perlindungan kimia oleh lingkungan asam lambung

Kekebalan alami juga disediakan pd tingkat sel oleh sel darah yg membantu membunuh mikro organisme asing tapi pd bbl belum matang shg bbl belum mampu memerangi infeksi secara efisien Kekebalan yg didapat akan muncul kemudian

BBL dg kekebalan pasif mengandung banyak virus dlm tubuh ibunya

Penjegahan Infeksi
BBL sangat rentan terhadap infeksi yg disebabkan o/ paparan/kontaminasi mikroorganisme selama proses persalinan blangsung maupun beberapa saat setelah lahir.

Lanjutan
Sebelum menangani BBL, pastikan penolong persalinan telah melakukan upaya pencegahan infeksi berikut : Cuci tangan dgn seksama sebelum & setelah bsentuhan dgn bayi. Pakai sarung tangan bersih pada saat menangani bayi belum dimandikan. Pastikan semua peralatan & bahan yg digunakan, terutama klem, gunting, penghisap lendir delee

Lanjutan
dan benang tali pusat telah di DTT/ steril. Gunakan bola karet yg baru & bersih jika akan melakukan melakukan penghisapan lendir dgn alat tersebut (jgn bola karet peghisap yg sama u/ lebih dari 1 bayi). Pastikan semua pakaian, handuk, selimut dan kain yg digunakan u/ bayi sudah dlm keadaan bersih. Demikian pula halnya timbangan, pengukukur, termometer, stetoskop, & benda2 yg lain yg akan bsentuhan dgn bayi juga bersih. Dekontaminasi dan cuci setiap kali setelah digunakan.

Rawat Gabung
Rawat gabung/rooming-in : suatu sistem perawatan dimana bayi & ibu dirawat dlm satu unit. Dalam pelaksanaanya bayi harus slalu bada disamping ibu segera setelah dilahirkan sampai pulang. Ini bukan suatu yg baru, di Indonesia 80% persalinan tjadi dirumah & bayinya langsung dirawat gabung. U/ persalinan di RS tdapat modifikasi dlm praktek bahwa pd saat kunjungan, bayi ditempatkan dlm suatu station bayi agar tidak ada kontaminasi dgn pengunjung. Station bayi dibuat dgn dinding kaca agar pengunjung dpt melihat bayi.

Tujuan Rawat Gabung


Bantuan emosional Penggunaan ASI Pencegahan Infeksi Pendidikan Kesehatan

Pelaksanaan Rawat Gabung


Sebagai pedoman penatalaksanaan RG telah disusun tata kerja sbb : Di Poliklinik Kebidanan Di kamar bsalin Di ruangan perawatan Di ruang follow-up

Syarat Rawat Gabung


Pd prinsipnya syarat RG : dimana si ibu mampu menyusui dan si bayi mampu untuk menyusu. Keinginan tsb dimulai dgn keinginan yg berupa motivasi si ibu sendiri u/ menyusui. Disinilah pentingnya motivasi diberikan sejak awal kehamilan. Keadaan ibu yg sehat slalu memungkinkan si ibu u/ menyusui bayinya.

Kontra Indikasi Rawat Gabung


Pihak Ibu Fungsi kardiorespiratorik yg tdk baik Eklampsia & PEB Penyakit infeksi akut & aktif Karsinoma payudara Psikosis

Lanjutan
Pihak Bayi Bayi kejang Bayi yg sakit berat Bayi yg memerlukan observasi/terapi khusus BBLR Cacat bawaan

Hatur Thank You Wassalam