Anda di halaman 1dari 7

SKENARIO BLOK REPRODUKSI

MINGGU I : KEHAMILAN FISIOLOGIS

Skenario 1 : alhamdulillah...positip...
kami sepasang pengantin baru yang amat berbahagia. Baru 2 bulan yang lalu kami menghabiskan masa liburan yang indah di Phuket Thailand yang sungguh tak terlupakan. Hal yang baru kusadari adalah sejak liburan itu tamu bulananku tak lagi datang. Aku juga merasa semakin cepat lelah,mual-mual, sakit kepala dan mengantuk. Semua orang bilang aku hamil. Iseng iseng aku membeli test pack dan mencobanya dirumah. Alhamdulillah...betapa bahagianya kami..hasilnya menunjukkan bahwa aku positif hamil. Tak sabar rasanya untuk segera memeriksakan diri ke dokter...untuk memastikan kehamilanku sehat. Untuk mengetahui betapa usia kehamilanku dan kapan kira- kira aku akan melahirkan, serta obat yang kira-kira boleh aku konsumsi untuk mengurangi keluhanku Aku akan menjaga kehamilanku, dan akan berusaha melakukan hal yang terbaik untukmu calon anakku..sampai akhirnya dirimu ada dalam pelukanku nanti... Keywords : terlambat haid, siklus haid, tes hCG.

LEARNING OBJECTIVE SKENARIO Mahasiswa memahami perubahan anatomi, fisiologis, dan biokimia akibat kehamilan Mahasiswa mampu memahami tanda-tanda, diagnosa, dan perawatan kehamilan. Mahasiswa memahami pemeriksaan fisik dan laboratorium pada kehamilan. Mahasiswa mampu memahami penentuan umur kehamilan dan taksiran persalinan. Mahasiswa memahami tujuan, manfaat, dan bentuk pelayanan ante natal care (ANC) Mahasiswa memahami hygiene dan nutrisi selama kehamilan Mahasiswa memahami cara pemilihan dan jenis obat yang aman selama kehamilan dan laktasi.

MINGGU II : KEHAMILAN PATOLOGIS

Skenario II

Jangan Lagi
Seorang perempuan berusia 36 tahun datang berobat ke puskesmas dengan keluhan sakit kepala dan nyeri ulu hati. Pasien sekarang tengah hamil G2P0A1 dengan usia kehamilan 34 minggu dengan riwayat kematian janin dalam kandungan sekitar 1,5 tahun lalu dalam usia kehamilan 8 bulan yang menurut dokter dikarenakan penyakit darah tinggi. Pasien merasa akhir-akhir ini sering merasa sakit kepala dan nyeri ulu hati. pasien mengobati sendiri dengan membeli obat bebas di warung untuk mengurangi sakitnya namun tetap tidak ada perbaikan. Dari pemeriksaan fisik didapatkan tekanan darah 160/100 mmHg. Padahal sebelum hamil pasien mengaku tidak pernah lebih dari 120/80 mmHg. Pasien juga mengatakan jika beberapa hari ini kencingnya lebih jarang daripada biasanya. Ditemukan pula adanya edema pada tangan dan kaki pasien. Kemudian dokter puskesmas merujuk ke rumah sakit untuk dilakukan pemeriksaan dan perawatan lebih lanjut.

Keywords : Perempuan, 36 tahun, Nyeri ulu hati, sakit kepala, UK 34 minggu, TD 160/100 mmHg, Kencing jarang, edema tungkai, riwayat kematian janin dalam rahim.

LEARNING OBJECTIVE SKENARIO 1. Mahasiswa mampu menjelaskan pengertian dan epidemiologi penyakit hipertensi dalam kehamilan 2. Mahasiswa mampu menjelaskan faktor-faktor predisposisi terjadinya penyakit hipertensi dalam kehamilan 3. Mahasiswa mampu menjelaskan klasifikasi penyakit hipertensi dalam kehamilan. 4. Mahasiswa mampu menegakkan diangnosis dengan anamnesia, pemeriksaan fisik dan pemeriksaan penunjang untuk penyakit hipertensi dalam kehamilan. 5. Mahasiswa mengetahui diagnosis banding dari scenario di atas 6. Mahasiswa mampu menjelaskan penatalaksanaan pada penyakit hipertensi dalam kehamilan di pusat layanan primer serta proses perujukannya. 7. Mahasiswa mampu menjelaskan komplikasi dan prognosis dari hipertensi dalam kehamilan.

MINGGU III : PERSALINAN FISIOLOGIS

Skenario III Telah tiba waktunya...


Nyonya R berusia 30 tahun G2P1A0 , diantar suaminya ke klinik bersalin desa dengan keluhan keluar lendir dan flek darah dari vagina dan perut terasa kenceng-kenceng sejak 7 jam yang lalu.Kencengkenceng dirasakan setiap 20-30 menit sekali. Dari pemeriksaan luar oleh bidan didapatkan: KU baik, TD 120/80 mmhg, nadi 80x/m, suhu axila 370C, laju respirasi 18x/m; janin tunggal, letak kepala, punggung kanan, denyut jantung janin normal. Setelah dilakukan pemeriksaan dalam, pembukaan cervix baru 1 cm, dan pasien diminta untuk pulang, kemudian datang kembali jika kenceng-kencengnya sudah lebih sering kurang lebih tiap 5 menit. Keesokanharinya pasien datang kembali dengan keluhan interval kenceng-kencengnya lebih sering.Pasien kemudian diobservasi diruang bersalin,hasil pemeriksaan dalam, pembukaan sudah 5 cm dan bidan melakukan evaluasi yang lain. Semua hasil evaluasi dicatat dalam partograf. Sekitar 2 jam kemudian pasien sangat ingin meneran,pada inspeksi tampak vulva membuka dan terlihat rambut janin, perineum menonjol dan anus terbuka. Keywords: lendir dan flek pervaginam, perut kenceng-kenceng, pemeriksaan luar, pemeriksaan dalam,pembukaan lengkap, partograf

LEARNING OBJECTIVE SKENARIO


1. 2. 3. 4.

Ma mpu men je la s ka n fisiologi d an tah apa n d ala m p ersa lin an norma l Ma mp u men jela s ka n b a ta sa n p e rsa lin a n n orma l Ma mp u men je la s ka n d ia g n osa p e rs a l in a n Ma mp u men jela s ka n ma n a jemen p ersa lin a n n o rma l

MINGGU IV: PERSALINAN PATOLOGIS

Skenario IV Dok tolong lahirkan anak saya....


Seorang perempuan berusia 26 tahun datang ke Puskesmas dengan keluhan keluar lendir campur darah dari jalan lahir disertai mules-mules sejak 8 jam yang lalu. Ini adalah kehamilan kedua dengan riwayat keguguran sebelumnya. HPHT 20 Juli 2013 (tanggal periksa 10 April 2014).Dari hasil pemeriksaan fisik umum didapatkan TB 140 cm, BB 64 kg, tanda vital dalam batas normal, pemeriksaan obstetric,didapatkan Tinggi fundus uteri 38 cm . Punggung janin di sisi kanan ibu, His 3x dalam 10 menit, durasinya 40 detik Denyut jantung janin 11 11 11., pemeriksaan dalam didapatkan hasil pembukaan 4 cm letak kepala, penurunan kepala H II. Setelah 4 jam, dilakukan evaluasi terhadap kemajuan persalinan, didapatkan dilatasi serviks 7 cm, effesment 60%, ketuban sudah pecah, tiga jam kemudian dilakukan evaluasi ulang, dilatasi serviks tetap 7 cm, air ketuban hijau kental. Dokter kemudian mempertimbangkan penatalaksanaan selanjutnya.

Keywords : Perempuan, 26 Tahun, lendir campur darah, HPHT 20 Juli 2013, TFU 38 cm, TB 140 cm, BB 64 kg, persalinan tidak maju.

LEARNING OBJECTIVE SKENARIO 1. Mengetahui berbagai macam distosia dan cara mendiagnosisnya 2. Mengetahui sebab / faktor predisposisi, penanganan dasar dan komplikasi berbagai macam distosia 3. Mengetahui berbagai macam terminasi kehamilan, indikasi, kontraindikasi dan komplikasinya pada berbagai kondisi distosia 4. Mengetahui berbagai kondisi gawat janin yang mungkin terjadi pada persalinan yang sulit serta penanganan awal dan proses rujukan

MINGGU V: GANGGUAN GINEKOLOGI

Skenario V: Kok haidku lama yaaa???


Nyonya Firna, berusia 30 tahun datang ke poliklinik kebidanan dan kandungan RSU pendidikan Unram dengan keluhan haid lebih lama dari biasanya. Ia mengaku sudah mengalami perdarahan haid sejak 2 minggu yang lalu. Sebelumnya, ia mengatakan bahwa haidnya teratur setiap bulannya dan lamanya tidak pernah lebih dari 1 minggu, namun sekarang ia merasa khawatir karena haidnya tidak juga berhenti. Selain itu, ia mengatakan bahwa perdarahan haidnya kali ini hanya berupa bercak-bercak darah. Nyonya Firna tidak mengeluhkan adanya nyeri. Nyonya Firna adalah seorang ibu rumah tangga yang juga merupakan istri seorang pejabat yang tersandung kasus korupsi sejak 2 bulan yang lalu dan Nyonya Firna saat ini merasa stress memikirkan hal itu. Nyonya Firna telah memiliki 2 orang anak. Selama 5 tahun ini Nyonya Firna menggunakan spiral sebagai alat kontrasepsi. Dokter kemudian merencanakan beberapa pemeriksaan untuk menentukan diagnosis. Keywords : Wanita, 30 Tahun, Haid lama, Bercak darah, stres, Memiliki 2 orang anak, Memakai Spiral. LEARNING OBJECTIVE SKENARIO 1. 2. 3. 4. 5. Mahasiswa mampu menjelaskan fisiologi haid normal Mahasiswa mengetahui definisi gangguan haid, jenis-jenisnya, patofisiologi dan faktor predisposisinya. Mahasiswa mampu menggali data dari anamnesa, pemeriksaan fisik, dan pemeriksaan penunjang untuk menjadi acuan dalam penegakan diagnosis gangguan haid Mahasiswa mengetahui tata laksana dan edukasi berbagai gangguan haid Mahasiswa mengetahui prognosa dan komplikasi berbagai gangguan haid \

Minggu VI : Gangguan Ginekologi 2 Skenario VI: Benjolan di Perutku


Seorang wanita berusia 36 tahun datang ke dokter poliklinik kandungan RSU Mataram dengan keluhan benjolan pada perut. Pasien mengalami benjolan sejak 8 bulan terahir, haid lama dan banyak sampai menghabiskan 5 pembalut/hari. disertai keluhan perut terasa begah, terkadang mengalami kesulitan buang air sejak 1 bulan terakhir, selain itu dokter memperoleh informasi bahwa pasien telah menikah selama 8 tahun dan belum memiliki keturunan. Pasien juga memiliki riwayat keputihan yang berbau sejak lama dan dirasakan hilang timbul. Pasien belum pernah melakukan deteksi dini( pap smear atau tes IVA). Kemudian dokter tersebut akan melakukan pemeriksaan fisik dan merujuk untuk dilakukan pemeriksaan penunjang.

Keywords : benjolan pada perut, haid lama dan banyak, Belum memiliki keturunan, keputihan.
LEARNING OBJECTIVE SKENARIO:

1. Mahasiswa mampu mengenal jenis-jenis tumor jinak ginekologi 2. Menjelaskan cara-cara mendiagnosis, tata laksana, komplikasi serta prognosa tumor jinak ginekologi 3. Menjelaskan faktor predisposisi, sebab terjadinya tumor jinak ginekologi 4. Menjelaskan deteksi dini dan prinsip-prinsip pengobatan tumor ginekologi. 5. Mahasiwa mampu menjelaskan definisi, penyebab dan karakteristik fluor albus. 6. Menjelaskan tata laksana, komplikasi, dan prognosa fluor albus. 7. Mahasiswa mampu menjelaskan tentang pap smear dan tes IVA.

MINGGU VII : KELUARGA BERENCANA DAN INFERTILITAS Skenario vii Sebuah Penantian...
Ny. Fertilia , 32 tahun mendatangi praktek dokter kandun gan dengan sua mi ke- dua nya . Mereka sudah beruma h tan gga sela ma 2 tahun dan b elum d ikaruniai anak. anamnesa Dari hasil

diketahui pada pernikahan pertamanya Ny. Fertilia adalah akseptor KB suntik

selama 2 tahun dan tidak pernah berganti jenis metode KB karena khawatir sakit dan tidak cocok, dan selama itu pasien tidak haid. Sudah 3 tahun ini pasien tidak pakai KB, namun belum hamil juga. Pasien mempunyai anak 1 orang usia 5 tahun dari pernikahan sebelumnya.
Suaminya , Tua n Ucup, 37 tahun ada lah seoran g sopir truk yang sering bep ergian kelua r kota.Sebelum menikah dengan ny Fertilia, Tuan Ucup pernah menikah selama 3 tahun dan diketah ui tida k memiliki anak. Tuan Ucup men gaku bahwa dirinya merokok dan tida k men gkonsumsi alkohol, namun sebelumnya perna h menderita penyakit kencing nanah yang sudah diobati.Dari hasil anamnesis, dokter menyarankan agar dilakukan pemeriksaan laboratorium dan penunjang lain serta menjelaskan kemungkinan tahapan pengobatan yang akan dilakukan nantinya pada Ny. Fertilia dan suaminya dalam upaya memperoleh keturunan.

Keywords : berumah tangga 2 tahun, belum dikaruniai anak,akseptor KB, merokok,kencing nanah LEARNING OBJECTIVE SKENARIO

1. Mahasiswa menjelaskan definisi infertilitas 2. Mahasiswa memahami etiologi dan patofisiologis infertilitas 3. Mahasiswa mengetahui diagnosis, pemeriksaan laboratorium dan analisis sperma pada kasus infertilitas 4. Mahasiswa mengetahui penatalaksaan infertilitas
5. Mahasiswa mampu menjelaskan berbagai macam metode KB 6. Mahasiswa mampu menjelaskan indikasi, kontra indikasi, efek samping setiap metode KB 7. Mahasiswa mengetahui penanganan efek samping dan komplikasi setiap metode KB