Anda di halaman 1dari 2

TINJAUAN PUSTAKA

A. SAMPEL & BAHAN 1. Aquades Aquades merupakan air hasil penyulingan yang bebas dari zat-zat pengotor sehingga bersifat murni dalam laboratorium. Aquades berwarna bening, tidak berbau, dan tidak memiliki rasa. Aquades biasa digunakan untuk membersihkan alat-alat laboratorium dari zat pengotor (Petrucci, 2008). 2. Etanol Etanol disebut juga etil alkohol dengan rumus kimia C2H5OH atau CH3CH2OH dengan titik didihnya 78,4 C. Etanol atau etil alkohol adalah cairan tak berwarna dengan karakteristik antara lain mudah terbakar, volatil, larut dalam air, biodegradable, tidak karsinogenik, dan jika terjadi pencemaran tidak memberikan dampak lingkungan yang signifikan. Fungsinya etanol digunakan sebagai bahan bakar bernilai oktan tinggi atau aditif peningkat bilangan oktan pada bahan bakar (Wiratmaja, 2010). 3. Metanol Metanol merupakan senyawa alkohol paling sederhana dengan rumus CH3OH atau disebut juga dengan metil alkohol. Metanol berfungsi sebagai pelarut, bahan tambahan bensin, serta makanan bagi bakteri yang memproduksi protein (Chang, 2004). 4. 2-Propanol 2-propanol merupakan senyawa alkohol yang tidak berwarna, memiliki bau yang khas dan mudah terbakar. Senyawa ini mudah larut dalam air, kloroform, maupun eter. Biasa dipakai sebagai alkohol yang dioleskan pada kulit (Sastrohamidjojo, 2004). 5. Fenol Fenol adalah senyawa yang memiliki sebuah gugus hidroksil yang terikat langsung pada cincin benzena. Meskipun memiliki persamaan dengan alkohol, namun secara kimiawi fenol berbeda dengan alkohol. Fenol merupakan asam yang jauh lebih kuat daripada alkohol. Fenol umumnya berbentuk cairan, tidak berwarna atau agak kemerahan dan memiliki bau khas (Zenta, 2006). B. REAGEN 1. Reagen Lucas (HCl & ZnCl2) HCl atau biasa disebut asam klorida merupakan senyawa kimia asam yang berbentuk cairan dan berwarna bening atau kuning bening, dengan titik beku -46oC dan titik didih 51oC. HCl digunakan untuk produksi baterai, yang dapat digunakan untuk menyediakan energi listrik untuk mesin. HCl juga digunakan dalam produksi banyak obat-obatan farmasi (Yazid, 2013). ZnCl2 adalah senyawa kimia berbentuk padat namun mudah larut dalam air. Seng klorida umumnya tidak berbau dan berwarna putih, memiliki titik beku 290oC dan titik didih 732oC. Biasa digunakan untuk bahan pematri (solder), dan sebagai katalis (Yazid, 2013). 2. Reagen Feri Klorida (FeCl2) FeCl2 atau juga dikenal sebagai besi klorida adalah senyawa kimia yang berbentuk kristal maupun cairan yang berwarna coklat gelap. Memiliki titik beku 282 dan titik didih 315 . Senyawa ini larut dalam air dan memiliki daya serap yang kuat serta dapat menyerap uap air di udara. Umumnya digunakan sebagai katalis dalam kegiatan laboratorium (Anslyn, 2006).

DAFTAR PUSTAKA
Anslyn, Eric V. 2006. Modern Physical Organic Chemistry. University Science Books. Chang, Raymond. 2004. Kimia Dasar Konsep-Konsep Inti Edisi Ketiga Jilid I. Jakarta: Erlangga. Petrucci, Ralph H. 2008. Kimia Dasar Prinsip dan Terapan Modern Edisi Keempat Jilid 3. Jakarta: Erlangga. McMurry, John. 2012. Organic Chemistry, Eight Edition, International Edition. Brooks/Cole. Cengage Learning. Sastrohamidjojo, H. 2004. Kimia Organik Dasar. Yogyakarta: Gadjah Mada University Press. Wiratmaja, I Gede. 2010. Pengujian Karakteristik Fisika Biogasoline Sebagai Bahan Bakar Alternatif Pengganti Bensin Murni.Vol: 4. No.2. Hal: 145-154. Zenta, Firdaus dan H.A.S Kumanireng. 2006. Teknik Laboratorium Kimia Organik. Makassar: Universitas Hasanuddin