Anda di halaman 1dari 16
Perencanaan Pembangunan ( Development Planning )

Perencanaan Pembangunan (Development Planning)

Perencanaan Pembangunan ( Development Planning )
Perencanaan Pembangunan ( Development Planning )
Agenda Perencanaan Ilmu Perencanaan Keperluan Perencanaan Arti dan Fungsi Perencanaan Jenisi-jenis Perencanaan
Agenda
Perencanaan
Ilmu Perencanaan
Keperluan Perencanaan
Arti dan Fungsi Perencanaan
Jenisi-jenis Perencanaan

Pertemuan 1

Agenda Pertemuan 2 Perencanaan Pembangunan Proses Pembangunan Secara Berencana Ciri-ciri dan Tujuan Perencanaan
Agenda
Pertemuan 2
Perencanaan Pembangunan
Proses Pembangunan Secara Berencana
Ciri-ciri dan Tujuan Perencanaan Pembangunan
Proses Perencanaan Pembangunan
Unsur-unsur Pokok dalam Perencanaan Pembangunan
Pembangunan Berkelanjutan
Agenda Pertemuan 3 Perencanaan Pembangunan (Kebijakan dan Program) Tinjauan Keadaan, Permasalahan, dan Potensi
Agenda
Pertemuan 3
Perencanaan Pembangunan (Kebijakan dan Program)
Tinjauan Keadaan, Permasalahan, dan Potensi
Pembangunan
Kebijakan Dasar Pembangunan
Rencana Menyeluruh dan Kerangka Makro
Kerangka Kebijakan Pembangunan Yang Konsisten
Sumber-sumber Pembiayaan Pembangunan
Agenda Perencanaan Pembangunan (Kebijakan dan Program) Program Inventarisasi Sektoral dan Sasaran-sasaran Rencana
Agenda
Perencanaan Pembangunan (Kebijakan dan Program)
Program Inventarisasi Sektoral dan Sasaran-sasaran
Rencana
Perencanaan Sektor Nonekonomi
Perencanaan Sektor Usaha Swasta
Perencanaan Regional
Tinjauan Kebijakan dan Program

Pertemuan 4

Agenda Perencanaan dan Pelaksanaan Pembangunan Orientasi Pelaksanaan Perencanaan Pembangunan Perencanaan Operasional
Agenda
Perencanaan dan Pelaksanaan Pembangunan
Orientasi Pelaksanaan Perencanaan Pembangunan
Perencanaan Operasional Tahunan
Kaitan Antara Perencanaan dan Anggaran Belanja
Negara
Stabilitas dalam Pelaksanaan Rencana

Pertemuan 5

Agenda Pertemuan 6 Perencanaan dan Pelaksanaan Pembangunan Administrasi Pembangunan Perencanaan dan Pelaksanaan
Agenda
Pertemuan 6
Perencanaan dan Pelaksanaan Pembangunan
Administrasi Pembangunan
Perencanaan dan Pelaksanaan Proyek-proyek
Kelayakan Proyek
Pengawasan, Pemantauan, Pelaporan, dan Evaluasi
Proyek
Organisasi Perencanaan Pembangunan
Partisipasi Masyarakat
Perencanaan ( Planning )

Perencanaan (Planning)

Perencanaan ( Planning )
Perencanaan ( Planning )
Perencanaan ( Planning )
Perencanaan ( Planning )
Perencanaan ( Planning )
Perencanaan ( Planning )
Perencanaan ( Planning )
Perencanaan ( Planning )
Perencanaan ( Planning )
Perencanaan ( Planning )
Perencanaan ( Planning )

The process of setting goals, developing strategies, and outlining tasks and schedules to accomplish the goals.

Pembangunan Ekonomi? Depends on who you’re asking… As to the answer you’ll receive… Economists More
Pembangunan Ekonomi?
Depends on who you’re asking…
As to the answer you’ll receive…
Economists
More economic growth
Businesses
“wise” public policy to increase
competitiveness
Environmentalists
Should be “sustainable” to harmonize
systems
Labor interests
Vehicle to increase wages, training,
benefits
Community leaders
Strengthen rural or inner city
economies/society
Public officials
Replace/increase tax base
Pembangunan Ekonomi?

Pembangunan Ekonomi?

Pembangunan Ekonomi?
Pembangunan Ekonomi?
Pembangunan Ekonomi?
Pembangunan Ekonomi?
Pembangunan Ekonomi?
Pembangunan Ekonomi?
Pembangunan Ekonomi?
Pembangunan Ekonomi?
Pembangunan Ekonomi?
Pembangunan Ekonomi?

The process of creating wealth through the mobilization of human, financial, capital, physical and natural resources to generate marketable goods and services.

Perencanaan Pembangunan Ekonomi

Perencanaan Pembangunan Ekonomi

Perencanaan Pembangunan Ekonomi Greater per capita income Quality and quantity of employment opportunities
Perencanaan Pembangunan Ekonomi Greater per capita income Quality and quantity of employment opportunities
Greater per capita income Quality and quantity of employment opportunities Increased quality of life for

Greater per capita income Quality and quantity of employment opportunities Increased quality of life for the persons represented within the development district

of employment opportunities Increased quality of life for the persons represented within the development district
of employment opportunities Increased quality of life for the persons represented within the development district
of employment opportunities Increased quality of life for the persons represented within the development district
of employment opportunities Increased quality of life for the persons represented within the development district
of employment opportunities Increased quality of life for the persons represented within the development district
of employment opportunities Increased quality of life for the persons represented within the development district

Economic development planning is undertaken for the purposes of increasing standards of living through:

Pembangunan Ekonomi
Pembangunan Ekonomi
Pembangunan Ekonomi

Pembangunan Ekonomi

Pembangunan Ekonomi
Pembangunan Ekonomi
Pembangunan Ekonomi
Pembangunan Ekonomi
Pembangunan Ekonomi
Pembangunan Ekonomi
Pembangunan Ekonomi
Pembangunan Ekonomi

Economic development should be judged in terms of effects on the community, not just in quantitative terms. Economic development is a goal-oriented change, not change for the purpose of change…

Pelaku Pembangunan Ekonomi Utilities Banks Federal State Local Chambers of Commerce Industrial Development
Pelaku Pembangunan Ekonomi
Utilities
Banks
Federal
State
Local
Chambers of Commerce
Industrial Development Authorities (joint)

Private sector

Public sector

Non-profit sector

Mengapa Perencanaan?

Mengapa Perencanaan?

Mengapa Perencanaan?
Mengapa Perencanaan?
Mengapa Perencanaan?
Mengapa Perencanaan?
Mengapa Perencanaan?
Mengapa Perencanaan?
Mengapa Perencanaan?
Mengapa Perencanaan?
Mengapa Perencanaan?
Mengapa Perencanaan?

Sumberdaya pembangunan (alam, modal, manusia, dan yang lainnya) digunakan secara efektif dan efisien. Pembangunan menuju ke arah terjadinya perubahan struktural ekonomi dan sosial masyarakat. Pembangunan bermuara pada terciptanya keadilan sosial.

Perencanaan perlu dilakukan agar:

Perencanaan: Alat Untuk Mencapai Tujuan

Perencanaan: Alat Untuk Mencapai Tujuan

Perencanaan: Alat Untuk Mencapai Tujuan
Perencanaan: Alat Untuk Mencapai Tujuan
Perencanaan: Alat Untuk Mencapai Tujuan
Perencanaan: Alat Untuk Mencapai Tujuan
Perencanaan: Alat Untuk Mencapai Tujuan
Perencanaan: Alat Untuk Mencapai Tujuan
Perencanaan: Alat Untuk Mencapai Tujuan
Perencanaan: Alat Untuk Mencapai Tujuan
Perencanaan: Alat Untuk Mencapai Tujuan

Perencanaan berfungsi sebagai pedoman yang dapat digunakan dalam melaksanakan kegiatan yang ditujukan pada pencapaian tujuan. Berdasarkan perencaan dapat dilakukan suatu prakiraan (forecasting) tentang pelbagai potensi, prospek, hambatan, dan risiko. Dengan demikian, fenomena ketidakpastian (uncertainty) dapat dikurangi. Perencanaan membukan peluang untuk melakukan pilihan atas alternatif terbaik (best alternative) atau kombinasi antara beberapa alternatif (best combination). Skala prioritas bisa disusun, baik kegiatan, sasaran maupun tujuan. Perencanaan dapat digunakan sebagai alat ukur atau standar dalam melakukan pengawasan atau evaluasi.

Perencanaan: Pandan gan Sudut Ekonomi

Perencanaan: Pandangan Sudut Ekonomi

Perencanaan: Pandan gan Sudut Ekonomi
Perencanaan: Pandan gan Sudut Ekonomi
Perencanaan: Pandan gan Sudut Ekonomi
Perencanaan: Pandan gan Sudut Ekonomi
Perencanaan: Pandan gan Sudut Ekonomi
Perencanaan: Pandan gan Sudut Ekonomi
Perencanaan: Pandan gan Sudut Ekonomi
Perencanaan: Pandan gan Sudut Ekonomi
Perencanaan: Pandan gan Sudut Ekonomi

Perencanaan dapat menghindarkan pemborosan penggunaan sumberdaya pembangunan. Dengan kata lain, perencanaan dapat membantu meningkatkan efisiensi penggunaan sumberdaya pembangunan. Perencanaan dapat membantu terciptanya pertumbuhan ekonomi yang mantap. Perencanaan dapat membantu dalam menjaga stabiltas ekonomi.

Mengapa Perencanaan Ekonomi? (Tidak diserahkan sepenuhnya kepada Pasar?)

Mengapa Perencanaan Ekonomi? (Tidak diserahkan sepenuhnya kepada Pasar?)

Mengapa Perencanaan Ekonomi? (Tidak diserahkan sepenuhnya kepada Pasar?)
Mengapa Perencanaan Ekonomi? (Tidak diserahkan sepenuhnya kepada Pasar?)
Mengapa Perencanaan Ekonomi? (Tidak diserahkan sepenuhnya kepada Pasar?)
Mengapa Perencanaan Ekonomi? (Tidak diserahkan sepenuhnya kepada Pasar?)
Mengapa Perencanaan Ekonomi? (Tidak diserahkan sepenuhnya kepada Pasar?)
Mengapa Perencanaan Ekonomi? (Tidak diserahkan sepenuhnya kepada Pasar?)
Mengapa Perencanaan Ekonomi? (Tidak diserahkan sepenuhnya kepada Pasar?)
Mengapa Perencanaan Ekonomi? (Tidak diserahkan sepenuhnya kepada Pasar?)
Mengapa Perencanaan Ekonomi? (Tidak diserahkan sepenuhnya kepada Pasar?)

Ketidakstabilan ekonomi yang disebabkan oleh adanya siklus ekonomi (konjungtur) perlu ditanggulangi atau diantisipasi melalui perencanaan (yang matang). Ekonomi pasar dapat mengakibatkan terjadinya distribusi pendapatan yang kurang berkeadilan. Mekanisme pasar memiliki kelemahan yang berkaitan dengan masalah upah. Perencanaan (pembangunan) ekonomi dilakukan untuk menghindari pemborosan yang diakibatkan oleh ekonomi pasar. Perencanaan (pembangunan) ekonomi dapat berperan dalam menghadap perubahan-perubahan besar.

Pentingnya Perencanaan Ekonomi bagi negara sedang berkembang ( Less Developed Country )

Pentingnya Perencanaan Ekonomi bagi negara sedang berkembang (Less Developed Country)

Pentingnya Perencanaan Ekonomi bagi negara sedang berkembang ( Less Developed Country )
Pentingnya Perencanaan Ekonomi bagi negara sedang berkembang ( Less Developed Country )
Pentingnya Perencanaan Ekonomi bagi negara sedang berkembang ( Less Developed Country )
Pentingnya Perencanaan Ekonomi bagi negara sedang berkembang ( Less Developed Country )
Pentingnya Perencanaan Ekonomi bagi negara sedang berkembang ( Less Developed Country )
Pentingnya Perencanaan Ekonomi bagi negara sedang berkembang ( Less Developed Country )
Pentingnya Perencanaan Ekonomi bagi negara sedang berkembang ( Less Developed Country )
Pentingnya Perencanaan Ekonomi bagi negara sedang berkembang ( Less Developed Country )
Pentingnya Perencanaan Ekonomi bagi negara sedang berkembang ( Less Developed Country )
Pentingnya Perencanaan Ekonomi bagi negara sedang berkembang ( Less Developed Country )

Pertimbangan aspek ideologi. Mekanisme pasar belum berjalan sempurna. Adanya atau terjadinya perubahan struktur ekonomi. Tingkat investasi masih rendah. Hal ini berkaitan dengan tingkat pendapatan dan tabungan. Budaya atau kemampuan kewirausahaan relatif rendah. Penguasaan teknologi masih rendah.

Perencanaan: Arti dan Fungsinya Dalam arti luas, perencanaan adalah suatu proses dalam mempersiapkan secara sistematik
Perencanaan: Arti dan Fungsinya
Dalam arti luas, perencanaan adalah suatu proses dalam mempersiapkan
secara sistematik kegiatan-kegiatan yang akan dilakukan untuk mencapai
suatu tujuan tertentu.
Perencanaan merupakan suatu cara bagaimana mencapai tujuan dengan
menggunakan sumberdaya yang ada secara efektif dan efisien.
Perencanaan adalah suatu proses penentuan tujuan yang akan dicapai,
kegiatan yang akan dilaksanakan, bagaimana cara pelaksanaannya, kapan,
dan oleh siapa.
Pererncanaan adalah “melihat ke depan dengan mengambil pilihan dari
beberapa alternatif dari kegiatan untuk mencapai tujuan dengan terus
mengikuti perkembangannya agar pelaksanaannya tidak menyimpang dari
tujuan dimaksud.
Perencanaan pembangunan adalah suatu pengarahan penggunaan
sumberdaya pembangunan yang terbatas untuk mencapai tujuan, yaitu
keadaan sosial ekonomi yang lebih baik secara efektif dan efisien.
Perencanaan: Arti dan Fungsinya Planning is an organized effort to utilize social intelligence in the
Perencanaan: Arti dan Fungsinya
Planning is an organized effort to utilize social intelligence in the
determination of national policy.
It is based on:
Fundamental facts regarding resources, carefully assembled and
thoroughly analized;
A look around and the various factors which must be brought
together in order to avoid clashing of policies or lack of unity in
general direction;
A look forward and a look backward.
Considering our resources and trends as carefully as possible, and
considering the emerging problems, planners look forward to the
determination of long time policies.
Perencanaan: Hal penting untuk diperhatikan 1. Masalah-masalah pembangunan dan kaitannya dengan semberdaya pembangunan.
Perencanaan: Hal penting untuk diperhatikan
1.
Masalah-masalah pembangunan dan kaitannya dengan semberdaya
pembangunan.
2.
Tujuan dan sasaran yang ingin dicapai.
3.
Kebijakan dan cara yang dipergunakan untuk mencapaui tujuan.
4.
Penerjemahan rencana pembangunan ke dalam program-program atau
kegiatan-kegiatan yang bersifat konkrit.
5.
Jangka waktu pencapaian tujuan.
1 . Perencanaan pada waktu perang. 2 . Perencanaan antisiklus ( anticyclical planning ) 3

1. Perencanaan pada waktu perang.

2. Perencanaan antisiklus (anticyclical planning)

2 . Perencanaan antisiklus ( anticyclical planning )

3. Perencanaan perfektif.

3 . Perencanaan perfektif. 4 . Perencanaan proyek demi proyek. 5 . Perencanaan investasi sektot publik.

4. Perencanaan proyek demi proyek.

5. Perencanaan investasi sektot publik.

6. Perencanaan komprehensif.

7. Perencanaan regional.

8. Perencanaan pembangunan.

Bentuk-bentuk Perencanaan

komprehensif. 7 . Perencanaan regional. 8 . Perencanaan pembangunan. Bentuk-bentuk Perencanaan
komprehensif. 7 . Perencanaan regional. 8 . Perencanaan pembangunan. Bentuk-bentuk Perencanaan
komprehensif. 7 . Perencanaan regional. 8 . Perencanaan pembangunan. Bentuk-bentuk Perencanaan
komprehensif. 7 . Perencanaan regional. 8 . Perencanaan pembangunan. Bentuk-bentuk Perencanaan
komprehensif. 7 . Perencanaan regional. 8 . Perencanaan pembangunan. Bentuk-bentuk Perencanaan
komprehensif. 7 . Perencanaan regional. 8 . Perencanaan pembangunan. Bentuk-bentuk Perencanaan

SIKLUS PEMBANGUNAN NASIONAL Periode 1969 - 1998

SIKLUS PEMBANGUNAN NASIONAL Periode 1969 - 1998 GBHN LAPORAN 5 TAHUNAN LAPORAN TAHUNAN

GBHN

LAPORAN 5 TAHUNAN

SIKLUS PEMBANGUNAN NASIONAL Periode 1969 - 1998 GBHN LAPORAN 5 TAHUNAN LAPORAN TAHUNAN

LAPORAN TAHUNAN

SIKLUS PEMBANGUNAN NASIONAL Periode 1969 - 1998 GBHN LAPORAN 5 TAHUNAN LAPORAN TAHUNAN
REPELITA RAPBN

REPELITA

REPELITA RAPBN

RAPBN

Proses Perencanaan Pembangunan (1): Siklus

- 1998 GBHN LAPORAN 5 TAHUNAN LAPORAN TAHUNAN REPELITA RAPBN Proses Perencanaan Pembangunan (1): Siklus
Proses Perencanaan Pembangunan (2): Jangka Waktu GBHN Pola Dasar Pembangungan Nasional Pola Umum Pembangunan Jangka
Proses Perencanaan Pembangunan (2): Jangka Waktu
GBHN
Pola Dasar Pembangungan Nasional
Pola Umum Pembangunan Jangka Panjang
Pola Umum Pembangunan Lima Tahun
REPELITA
(Rencana Jangka Menengah)
1.
Rencana Utama dan Strategi Dasar Pembangunan
2.
Kerangka Rencana/Kerangka Makro
3.
Sasaran Nasional (Pertumbuhan Produk Domestik Bruto + Indiokator Kesra)
4.
Rencana Sektor dan Program
5.
Rencana Daerah
6.
Rencana Indikatif Pembiayaan (Sistem APBN)
Rencana Tahunan = APBN
1.
Rencana Sektor, Sub-sektor, dan Program (Satuan Dua)
2.
Satuan Tiga (Proyek):
1.
Daftar Usulan Proyek (DUP)
2.
Konsep Daftar Isian Proyek (DIP), Lembar Kerja (LK), dan Petunjuk Operasional (OP)
3.
Penilaian, Pembahasan, dan Pengesahan Dokumen Anggaran:
1. DIP
2. Surat Pengesahan Anggaran Bantuan Pembangunan (SPABP)
3. Surat Keputusan Otorisasi (SKO)

1.

2.

3.

Satuan Tiga (Proyek):

1.

2.

1.

2.

3.

DIP

Rencana Tahunan = APBN

Rencana Tahunan = APBN

Proses Perencanaan Pembangunan (2): Jangka Waktu

Rencana Sektor, Sub-sektor, dan Program (Satuan Dua)

Daftar Usulan Proyek (DUP)

Konsep Daftar Isian Proyek (DIP), Lembar Kerja (LK), dan Petunjuk Operasional (OP)

Penilaian, Pembahasan, dan Pengesahan Dokumen Anggaran:

Surat Pengesahan Anggaran Bantuan Pembangunan (SPABP)

Surat Keputusan Otorisasi (SKO)

Perencanaan Operasional Tahunan/APBN (Kebijakan Program dan Proyek) Perencanaan Operasional Daerah (Perencanaan dari
Perencanaan Operasional Tahunan/APBN (Kebijakan Program dan Proyek) Perencanaan Operasional Daerah (Perencanaan dari
Perencanaan Operasional Tahunan/APBN (Kebijakan Program dan Proyek) Perencanaan Operasional Daerah (Perencanaan dari
Perencanaan Operasional Tahunan/APBN (Kebijakan Program dan Proyek) Perencanaan Operasional Daerah (Perencanaan dari

Perencanaan Operasional Tahunan/APBN (Kebijakan Program dan Proyek)

Perencanaan Operasional Daerah

(Perencanaan dari Bawah))

Proses Perencanaan Pembangunan (3): Dimensi Pendekatan dan Koordinasi

     
 
 

Keperluan Sektor-sektor

Sumber Regional

 

PERENCANAAN SEKTORAL

 

PERENCANAAN REGIONAL

 
 
     
   
 
KOORDINASI PERENCANAAN PERENCANAAN MAKRO PERENCANAAN MIKRO Kebijakan Operasional Sasaran Proyek/Kegiatan
KOORDINASI PERENCANAAN PERENCANAAN MAKRO PERENCANAAN MIKRO Kebijakan Operasional Sasaran Proyek/Kegiatan

KOORDINASI PERENCANAAN

PERENCANAAN MAKRO

KOORDINASI PERENCANAAN PERENCANAAN MAKRO PERENCANAAN MIKRO Kebijakan Operasional Sasaran Proyek/Kegiatan
KOORDINASI PERENCANAAN PERENCANAAN MAKRO PERENCANAAN MIKRO Kebijakan Operasional Sasaran Proyek/Kegiatan
KOORDINASI PERENCANAAN PERENCANAAN MAKRO PERENCANAAN MIKRO Kebijakan Operasional Sasaran Proyek/Kegiatan

PERENCANAAN MIKRO

Kebijakan Operasional Sasaran Proyek/Kegiatan Lokasi/Persebaran Anggaran

Keperluan Spasial
Keperluan Spasial

Keperluan Spasial

 

Kemungkinan Sumber

Proses Perencanaan Pembangunan (4): Proses/Hirarki Penyusunan KEGIATAN PERENCANAAN TAHUNAN KANDEP RAKORBANG DATI II
Proses Perencanaan Pembangunan (4): Proses/Hirarki
Penyusunan
KEGIATAN PERENCANAAN TAHUNAN
KANDEP
RAKORBANG DATI II
DUP KANWIL/KANDEP
RAKORBANG DATI I
RAPAT TEKNIS
DEPARTEMEN/LEMBAGA
DUP DEPARTEMEN/LEMBAGA
DUP DAERAH
KONSULTASI REGIONAL
KONSULTASI NASIONAL
Proses Perencanaan Pembangunan Nasional (2000-2004) Garis-garis Besar Haluan Negara (GBHN) PROPENAS REPETA (memuat
Proses Perencanaan Pembangunan Nasional
(2000-2004)
Garis-garis Besar Haluan Negara (GBHN)
PROPENAS
REPETA (memuat APBN)
Membangun sistem politik yang demokratis serta mempertahankan persatuan dan kesatuan
Mewujudkan supremasi hukum dan pemerintahan yang baik.
Mempercepat pemulihan ekonomi dan memperkuat landasan pembangunan berkelanjutan dan
berkeadilan yang berdasarkan sistem ekonomi kerakyatan
Membangun kesejahteraan rakyat, meningkatkan kualitas kehidupan beragama, dan ketahanan
budaya.
Meningkatkan pembangunan daerah.
Repeta (Rencana Pembangunan Nasional Tahunan): Fungsi Pokok REPETA Menjadi acuan bagi seluruh komponen bangsa
Repeta (Rencana Pembangunan Nasional Tahunan): Fungsi
Pokok
REPETA
Menjadi acuan bagi seluruh komponen bangsa (penyelenggara negara baik di pusat maupun di
daerah) dan masyarakat (termasuk dunia usaha), karena memuat keseluruhan kebijakan publik.
Menjadi pedoman dalam penyusunan APBN, karena memuat arah kebijakan pembangunan nasional
dalam satu tahun.
Menciptakan kepastian kebijakan, karena merupakan komitmen bangsa yang ditetapkan bersama
oleh eksekutif dan legislatif.
Repeta (Rencana Pembangunan Nasional Tahunan): Prioritas Pembangunan Nasional 2003 REPETA Bahan Pertimbangan Berdampak
Repeta (Rencana Pembangunan Nasional Tahunan): Prioritas Pembangunan
Nasional 2003
REPETA
Bahan Pertimbangan
Berdampak luas pada penyelesaian permasalahan yang dihadapi bangsa.
Bersifat penting dan mendesak untuk segera dilaksanakan dalam tahun yang bersangkutan.
Masalah Pokok: Ekonomi
Utang Luar Negeri: 131.2 milyar USD (1.364,9 trilyun IDR)
Fungsi Perbankan
Menurunnnya Kualitas dan Kuantitas Sumberdaya Alam
Mengurangi Ketergantungan Pada Pihak Luar Negeri
Menggunakan kerangka kebijakan untuk merangsang partisipasi masyarakat dalam melaksanakan
pembangunan
Memanfaatkan sumberdaya yang dimiliki pemerintah dengan sebaik-baiknya dengan memilih
kegiatan penting dan mendesak untuk dilaksanakan serta berdampak luas pada kehidupan
berbangsa dan bernegara.

Nasional 2003

REPETA

Masalah Pokok: Ekonomi

Fungsi Perbankan

2003 REPETA Masalah Pokok: Ekonomi Fungsi Perbankan Repeta (Rencana Pembangunan Nasiona l Tahunan): Prioritas

Repeta (Rencana Pembangunan Nasional Tahunan): Prioritas Pembangunan

Pembangunan Nasiona l Tahunan): Prioritas Pembangunan Utang Luar Negeri: 131.2 milyar USD (1.364,9 trilyun IDR)
Pembangunan Nasiona l Tahunan): Prioritas Pembangunan Utang Luar Negeri: 131.2 milyar USD (1.364,9 trilyun IDR)
Pembangunan Nasiona l Tahunan): Prioritas Pembangunan Utang Luar Negeri: 131.2 milyar USD (1.364,9 trilyun IDR)
Pembangunan Nasiona l Tahunan): Prioritas Pembangunan Utang Luar Negeri: 131.2 milyar USD (1.364,9 trilyun IDR)

Utang Luar Negeri: 131.2 milyar USD (1.364,9 trilyun IDR)

Utang Luar Negeri: 131.2 milyar USD (1.364,9 trilyun IDR) Menurunnnya Kualitas dan Kuantitas Sumberdaya Alam

Menurunnnya Kualitas dan Kuantitas Sumberdaya Alam

Mengurangi Ketergantungan Pada Pihak Luar Negeri

Menggunakan kerangka kebijakan untuk merangsang partisipasi masyarakat dalam melaksanakan pembangunan

Memanfaatkan sumberdaya yang dimiliki pemerintah dengan sebaik-baiknya dengan memilih kegiatan penting dan mendesak untuk dilaksanakan serta berdampak luas pada kehidupan berbangsa dan bernegara.