Anda di halaman 1dari 18

DAMPAK PEMBANGUNAN PADA EKOSISTEM PERAIRAN

Ekosistem Perairan
Dibangun Oleh 4 Komponen

Produsen
Bahan-bahan non-hayati

Dekomposer Konsumer

TIPE KEGIATAN PEMBANGUNAN YG MENIMBULKAN DAMPAK PADA EKOSISTEM PERAIRAN 1.


Pembangunan yang bertujuan mengeksploitasi perairan - Penangkapan - Budidaya - Transportasi - Pertambangan 2. Pembangunan yang tidak langsung berkaitan dengan eksploitasi sumberdaya perairan - Pembangunan Industri

- Pembangunan Peternakan - Pembangunan Pertanian

Tipe Dampak Pada Ekosistem Perairan


1. Gangguan siklus hidup Biota air 2. Kerusakan habitat perairan 3. Pencemaran

Contoh:

Kegiatan yang menggagnggu siklus hidup biota dan kerusakan habitat


Pembuatan bendungan: menghambat jenis
ikan migrasi musiman seperti ikan salmon, sidat, Nike
populasi ikan . Penangkapan ikan dengan alat peledak/racun: berakibat rusaknya habitat Penangkapan yg berlebihan : menurunnya

Pembabatan hutan bakau: penurunan

populasi/memusnahkan suatu populasi ikan tertentu.

PENCEMARAN PERAIRAN

Pencemaran :
Masuknya atau dimasukkannya biota, materi atau energi ke dalam perairan oleh kegiatan manusia atau oleh kegiatan alami sehingga perairan tidak berfungsi secara minimal bagi kesejahteraan manusia

Aktifitas Penyebab menurunnya kualitas air pada suatu perairan


1. Aktifitas Pertanian
a. Pupuk Eutrofikasi

Bloomimg

Pupuk (Nutrien)
Peningkatan Hara (Eutrofikasi) Blooming Pyrodinium
Gymnodinium Mycrocystis

Nutrien

Red tide

Paralytic Shelfish Poisoining

Kesmas
Benthos

Pengaruh Blooming

Siang Hari

Malam Hari

O2 Lewat Jenuh (Emboli Gas) gas buble disease

CO2 N-NH3 N-NO2 CH4 H2S

Ikan Mati

2. Pestisida

Insectisida - Organoklorin - heterosiklik - fosfat organic - karbamat - Insectisida dari tumbuhan * Nikotinoida * Rotonoida Herbisida Bahan Aktif Fitohormon

2. Industri
Zat Kimia Beracun
- Logam Berat - Minyak

Pengaruh Logam Berat pada Biota


LB + Gugus-SH (Enzym)

Senyawa Merkaptida (R-SH)

Enzyme Tidak Berfungsi

3. Dampak Dari Pemukiman


Munculnya Mikroorganisme Patogen
- Escherichia coli - Salmonella - Streptococcus - Staphylococcus - Shigella - Fibrio

Hepatitis Cholera Tipoid

Clostridium

Racun saraf menyebabkan kelumpuhan

Bahan Organik
Bahan Organik
Pembusukan
- Pengurangan DO

Peningkatan BOD, COD Penurunan pH Munculnya Senyawa beracun Peningkatan hara

Penurunan Produsen

Penurunan Konsumer

Produktivitas Perairan

Tinja Biller (1992)

Kota Jakarta

lumpur tinja sekitar 5.000 m3/hari

4.770 m3/hari dibuang ke sungai

Fecal coliform 1 juta MPN/100 ml


(bakumutu air minum 2.000 MPN/100 ml)

Detergen:
Detergen adalah bahan pembersih yang mengandung senyawa surfaktan synthetic
Komposisi kimia detergen

Grup I: Surfaktan (Bahan Pembasah)


bipolar non polar larut dlm kotoran polar larut dlm air
misal: ASL (alkyl sulfonat linier)

Grup II: Pembentuk (Bahan Pengkelat): menghilangkan kotoran secara efektif

Natrium tripolifosfat (Na5P3O10) P3O10-5 + 2H2O 2HPO4-2 + H2PO4-1

Grup III: Bahan-bahan lain: Bahan Pencerah