Anda di halaman 1dari 24

September 30, 2009 [Terjemahan bebas Konvensi ICSID: ©paustinus siburian

KONVENSI TENTANG PENYELESAIAN SENGKETA-SENGKETA


INVESTASI ANTARA NEGARA-NEGARA DAN WARGA NEGARA
DARI NEGARA-NEGARA LAIN

Berikut ini adalah terjemahan bebas yang saya sediakan dari CONVENTION ON THE
SETTLEMENT OF INVESTMENT DISPUTES BETWEEN STATES AND NATIONALS OF
OTHER STATES (selanjutnya disebut Konvensi ICSID). Konvensi ini ditandatangani
pada 18 Maret 1965 dan mulai berlaku tanggal 14 Oktober 1966 setelah
dilakukannya ratifikasi oleh 20 Negara. Sampai dengan tanggal 10 April 2006,
Konvensi ini telah diratifikasi oleh 143 Negara. Sebagaimana judulnya Konvensi
ICSID ini merupakan konvensi mengenai penyelesaian sengketa investasi
internasional antara Negara-negara peserta Konvensi ini dengan warga Negara dari
Negara-negara peserta yang lain yang timbul dari adanya investasi internasional.

Indonesia meratifikasi Konvensi ICSID ini dengan UNDANG-UNDANGNomor: 5


TAHUN 1968 Tentang: PENYELESAIAN PERSELISIHAN ANTARA NEGARA DAN
WARGANEGARA ASING MENGENAI PENANAMAN MODAL (LN 1968/32; TLN NO. 2852)

http://www.ipaust.co.id Page 1
September 30, 2009 [Terjemahan bebas Konvensi ICSID: ©paustinus siburian

KONVENSI TENTANG PENYELESAIAN SENGKETA-SENGKETA INVESTASI ANTARA


NEGARA-NEGARA DAN WARGA NEGARA DARI NEGARA-NEGARA LAIN

Pembukaan

Negara-negara peserta

Mengingat perlunya kerjasama internasional untuk pembangunan ekonomi dan peranan


dari investasi internasional swasta di dalamnya;

Menimbang kemungkinan bahwa dari waktu ke waktu sengketa-sengketa dapat timbul


dalam hubungan dengan investasi antara pihak Negara peserta dan warga Negara dari
Negara-negara peserta yang lain;

Mengakui bahwa meskipun sengketa-sengketa demikian akan biasanya tunduk pada


proses hukum nasional, metode-metode penyelesaian internasional dapat layak dalam
kasus-kasus tertentu;

Memberikan perhatian khusus pada ketersediaan fasilitas-fasilitas untuk konsiliasi dan


arbitrase internasional pada mana Negara-negara peserta dan para warga Negara dari
Negara-negara peserta yang lain dapat mengajukan sengketa-sengketa demikian jika
mereka menginginkan demikian;

Berkeinginan untuk mendirikan fasilitas-fasilitas demikian di bawah naungan the


International Bank for Reconstruction and Development;

Mengakui bahwa persetujuan bersama oleh para pihak untuk mengajukan sengketa-
sengketa demikian pada konsiliasi dan arbitrase melalui fasilitas-fasilitas demikian
menandakan suatu perjanjian yang mengikat yang mewajibkan secara khusus bahwa
perhatian penuh harus diberikan pada setiap rekomendasi dari para konsiliator, dan
bahwa setiap putusan arbitrase harus ditaati; dan

Menyatakan bahwa tidak ada Negarapeserta harus dengan semata-mata fakta atas
ratifikasi, penerimaan atau persetujuannya atas Konvensi ini dianggap berada di bawah
kewajiban untuk mengajukan setiap sengketa tertentu pada konsiliasi atau arbitrase,

Telah menyetujui sebagai berikut:

http://www.ipaust.co.id Page 2
September 30, 2009 [Terjemahan bebas Konvensi ICSID: ©paustinus siburian

Bab I
Pusat penyelesaian Sengketa Investasi Internasional

Bagian 1

Pembentukan dan Organisasi

Pasal 1
(1) Dengan ini ada dibentuk sebuah Pusat Penyelesaian sengketa Investasi Internasional
(selanjutnya disebut Centre).
(2) Tujuan Centre harus menyediakan fasilitas-fasilitas untuk konsiliasi dan arbitrase
sengketa-sengketa investasi antara negara-negara peserta dan warga dari negara peserta
yang lain sesuai dengan ketentuan-ketentuan Konvensi ini.

Pasal 2
Tempat kedudukan dari Centre harus berada di kantor Pusat Bank Dunia (disini dan
selanjutnya disebut Bank). Tempat kedudukan dapat dipindahkan ke tempat lain dengan
keputusan dari Dewan Administratif yang disetujui oleh mayoritas dua pertiga dari para
anggotanya.

Pasal 3
Centre harus memiliki suatu Dewan Administratif dan suatu Sekretariat dan harus
memelihara suatu daftar Konsiliator dan daftar Arbitrator.
.

Bagian 2

Dewan Administratif
Pasal 4

(1) Dewan Administratif harus terdiri dari satu wakil dari masing-masing Pihak Peserta.
Seorang cadangan dapat bertindak sebagai wakil dalam hal pimpinannya tidak hadir dalam
suatu persidangan atau tidak dapat bertindak.

(2) Dalam hal tidak ada penunjukan sebaliknya, maing-masing Gubernur dan wakil
Gubernur Bank yang ditunjuk oleh suatu Negara peserta harus secara ex officio
perwakilannya atau cadangannya.

Pasal 5

Presiden Bank harus karena jabatan menjadi Ketua Dewan Administratif (disini dan
selanjutnya disebut Ketua) tetapi harus tidak mempunyai hak suara. Selama
ketidakhadiran atau ketidakmampuan untuk bertindak dan selama setiap jabatan Presiden
Bank lowong, orang yang untuk sementara bertindak sebagai Presiden harus bertindak
sebagai Ketua Dewan Administratif.

http://www.ipaust.co.id Page 3
September 30, 2009 [Terjemahan bebas Konvensi ICSID: ©paustinus siburian

Pasal 6

(1) Dengan tidak mengurangi kekuasaan-kewekuasaan dan fungsi –fungsi yang berada
padanya oleh ketentuan-ketentuan lain dalam Konvensi ini, Dewan Administratif harus:

(a) mengesahkan peraturan administrasi dan keuangan pada Centre;


(b) mengesahkan aturan-aturan prosedur untuk pelaksanaan proses
konsiliasi dan arbitrasi;
(c) mengesahkan aturan-aturan prosedur untuk pelaksanaan proses
konsiliasi dan arbitrasi (disini selanjutnya disebut sebaga Aturan-aturan
Konsiliasi dan Aturan-aturan Arbitrase);
(d) menyetujui kerjasama dengan Bank untuk penggunaan fasilitas-fasilitas
dan jasa-jasa administrative Bank;
(e) menentukan persyaratan-persyaratan pelayanan Sekretaris Jenderal dan
setiap Deputi Sekretaris Jenderal;
(f) mengadopsi anggaran tahunan dari penerimaan dan pengeluaran dari
Centre;
(g) menyetujui laporan tahunan mengenai pengoperasian Centre.

Keputusan-keputusan yang dimaksud dalam sub-ayat (a), (b), (c) dan (f) di
atas harus disahkan oleh mayoritas dua pertiga dari anggota Dewan
Administratif.
(2) Dewan Administratif dapat menunjuk komite-komite sebagaimana ia
menganggap perlu.
(3) Dewan Administratif juga harus menjalankan kekuasaan-kekuasaan lain dan
melaksanakan fungsi-fungsi lain sebagaimana ia harus menentukan sebagai perlu
untuk pengimplementasian ketentuan-ketentuan Konvensi ini

Pasal 7

(1) Dewan Administratif harus mengadakan persidangan tahunan dan pertemuan lainnya
sebagaimana dapat ditentukan oleh Dewan, atau diadakan oleh Ketua, atau diadakan oleh
Sekretaris Jenderal atas permohonan tidak kurang dari lima anggota Dewan.
(2) Setiap anggota Dewan Administratif harus mempunyai satu hak suara dan, kecuali
sebagaimana ditentukan sebaliknya disini, semua hal di hadapan Dewan harus diputuskan
dengan suara mayoritas.
(3) korum untuk setiap persidangan Dewan Administratif harus mayoritas dari para
anggotanya.
(4) Dewan Administratif dapat menetapkan, dengan mayoritas dua pertiga dari para
anggotanya, suatu prosedur dimana Ketua dapat meminta pemungutan suara dari Dewan
tanpa mengadakan Persidangan Dewan. Pemungutan suara harus dianggap sah hanya jika
mayoritas Anggota memberikan suara-suara mereka dalam batas waktu yang ditentukan
oleh prosedur tersebut.

http://www.ipaust.co.id Page 4
September 30, 2009 [Terjemahan bebas Konvensi ICSID: ©paustinus siburian

Pasal 8

Para Anggota Dewan Administratif dan Ketua harus melayani tanpa upah dari Centre.

Bagian 3

Sekretariat
Pasal 9

Sekretariat harus terdiri dari seorang Sekretaris Jenderal, satu atau lebih Wakil Sekretaris
Jenderal dan staf.

Pasal 10

(1) Sekretaris Jenderal dan Wakil Sekretaris Jenderal harus dipilih oleh Dewan
Administratif dengan mayoritas dua pertiga dari para anggota atas pencalonan dari Ketua
untuk masa jabatan tidak melebihi enam tahun dan harus memenuhi syarat untuk dipilih
kembali. Setelah berkonsultasi dengan Para Anggota Dewan Administratif, Ketua harus
mengajukan satu atau lebih calon untuk masing-masing jabatan.
(2) Jabatan-jabatan Sekretaris Jenderal dan Wakil Sekretaris Jenderal harus bertentangan
dengan pelaksanaan setiap fungsi politis apapun. Baik Sekretaris Jenderal maupun setiap
Wakil Sekretaris Jenderal tidak dapat memegang setiap pekerjaan lain atau melakukan
pekerjaan lain kecuali dengan persetujuan dari Dewan Administratif.
(3) Selama ketidakhadiran atau ketidakmampuan bertindak Sekretaris Jenderal, dan
selama jabatan Sekretaris Jenderal lowong, Wakil Sekretaris Jenderal harus bertindak
sebagai Sekretaris Jenderal. Jika harus ada lebih dari satu Wakil Sekretaris Jenderal, Dewan
Administratif harus menentukan sebelumnya urutan dalam mana mereka harus bertindak
sebagai Sekretaris Jenderal.

Pasal 11

Sekretaris Jenderal harus menjadi perwakilan hukum dan pejabat utama dari Centre dan
harus bertanggungjawab untuk pengadministrasiannya, termasuk penunjukan staf, sesuai
dengan ketentuan-ketentuan Konvensi ini dan aturan-aturan yang disahkan oleh Dewan
Administratif. Dia harus melaksanakan fungsi kepaniteraan dan harus memiliki kekuasaan
untuk pengotentikasian putusan-putusan arbitrase yang diberikan berdasarkan Konvensi
ini, dan mengesahkan salinan-salinan darinya.

Bagian 4

Panel

Pasal 12

Panel Konsiliator dan Panel Arbiter harus masing-masing terdiri dari orang-orang yang

http://www.ipaust.co.id Page 5
September 30, 2009 [Terjemahan bebas Konvensi ICSID: ©paustinus siburian

memenuhi kualifikasi, yang ditunjuk sebagaimana disini dan selanjutnya ditentukan, yang
berkehendak untuk melayani.

Pasal 13

(1) Setiap Negara Peserta dapat menunjuk untuk masing-masing panel empat orang yang
dapat tetapi tidak perlu warga negaranya.

(2) Ketua dapat menunjuk sepuluh orang untuk masing-masing Panel. Orang-orang yang
ditunjuk itu pada suatu Panel harus masing-masing mempunyai kewarganegaraan yang
berbeda.

Pasal 14

(1) Orang-orang yang ditunjuk untuk melayani pada Panel-panel haruslah orang-orang
yang berkarakter moral tinggi, dan kompetensinya diakui di bidang hukum, perdagangan,
industry atau keuangan, yang dapat dipercaya memberikan penilaian yang independen.
Kompetensi di bidang hukum harus benar-benar mumpuni dalam hal orang-orang pada
Panel Arbiter.

(2) Ketua, dalam menunjuk orang-orang untuk melayani dalam Panel, harus sebagai
tambahan memperhatikan pentingnya pemastian keterwakilan pada Panel dari system-
sistem hukum utama di dunia dan bentuk-bentuk utama dari aktivitas ekonomi.

Pasal 15

(1) Para anggota Panel harus melayani untuk jangka waktu enam tahun yang dapat
diperbaharui kembali.

(2) Dalam hal meninggalnya atau pengunduran diri dari anggota dari suatu Panel, otoritas
yang menunjuk anggota itu harus mempunyai hak untuk menunjuk orang lain untuk
melayani untuk masa sisa dari anggota tersebut.

(3) Para anggota Panel harus terus memegang jabatannya sampai pengganti-pengganti
mereka telah ditunjuk.

Pasal 16

(1) Seseorang dapat melayani pada Kedua Panel.


(2) Jika sesorang harus tela ditunjuk untuk melayani pada Panel yang sama oleh lebih dari
satu Negara Peserta, atau oleh satu atau lebih Negara Peserta dan Ketua, ia harus dianggap
telah ditunjuk oleh otoritas yang pertama menunjuk dia atau, jika otoritas yang demikian
adalah Negara dalam mana dia adalah warga negaranya, oleh Negara itu.
(3) Semua penunjukan harus diberitahukan kepada Sekretaris Jenderal dan harus mulai
berlaku dari tanggal di mana pemberitahuan diterima.

http://www.ipaust.co.id Page 6
September 30, 2009 [Terjemahan bebas Konvensi ICSID: ©paustinus siburian

Bagian 5

Pembiayaan Centre

Pasal 17

Jika pengeluaran dari Centre tidak dapat dipenuhi dari biaya-biaya untuk penggunaan
fasilitas-fasilitasnya, atau dari penerimaan-penerimaan lainnya, kekurangannya harus
ditanggung oleh Negara-negara peserta yang adalah Para Anggota Bank sesuai dengan
proporsi pengambilan mereka pada modal dasar Bank, dan oleh Negara-negara Peserta
yang bukang Anggota-anggota Bank sesuai dengan aturan-aturan yang disahkan oleh
Dewan Administrasi.

Bagian 6

Status, Kekebalan, dan Hak-hak istimewa

Pasal 18

Centre harus mempunyai kepribadian hukum internasional penuh. Kapasitas hukum dari
Centre harus mencakup kapasitas:
(a) untuk berkontrak;
(b) untuk mendapatkan dan menjual barang-barang berherak maupun tidak bergerak;
(c) mengajukan proses-proses hukum.

Pasal 19

Untuk membuat Centre memenuhi fungsi-fungsinya, ia harus menikamtai dalam wilayah-


wilayah masing-masing Negara Peserta kekebalan-kekebalan dan hak-hak istimewa yang
ditentukan dalam bagian ini.

Pasal 20

Centre, barang-barang dan asset-assetnya harus menikamti kekebalan dari semua proses
hukum, kecuali dalam hal Centre menangguhkan kekebalan ini.

Pasal 21

Ketua, Para anggota Dewan Administrasif orang-orang yang


bertindak sebagai Konsiliator atau Arbiter atau para anggota dari suatu Komite yang
ditunjuk sesuai dengan ayat (3) Pasal 52, dan para pejabat dan karyawan Sekretariat

(a) harus menikmati kekebalan dari proses hukum sehubungan dengan tindakan-tindakan
yang dilakukan oleh mereka dalam pelaksanaan fungsi-fungsi mereka, kecuali Centre
menangguhkan kekebalan-kekebalan ini;

http://www.ipaust.co.id Page 7
September 30, 2009 [Terjemahan bebas Konvensi ICSID: ©paustinus siburian

(b) yang bukan warga negara local, harus menikmati kekebalan-kekebalan yang sama dari
pembatasan-pembatasan imigrasi, persyaratan-persyaratan pendaftaran orang asing dan
kewajiban-kewajiban pelayanan warga Negara, fasilitas-fasilitas yang sama berkenaan
dengan pembatasan-pembatasan mata uang dan perlakuan yang sama menyangkut
fasilitas-fasilitas perjalanan sebagaimana diberikan oleh Negara Peserta kepada
perwakilan-perwakilan, pejabat-pejabat dan karyawan-karyawan dari posisi yang dapat
diperbandingkan dari Negara Peserta yang lain.

Pasal 22

Ketentuan-ketentuan Pasal 21 harus berlaku bagi orang-orang yang hadir dalam proses-
proses menurut Konvensi ini sebagai pihak-pihak, agen, penasehat, para advokat, saksi-
saksi atau pakar-pakar; namun. Dengan ketentuan bahwa sub ayat (b) diatas harus berlaku
hanya dalam hubungan dengan perjalanan mereka ke dan dari, dan keberadaan mereka
pada, tempat dimana proses diadakan.

Pasal 23

(1) Arsip-arsip dari Centre harus tidak dapat diganggu gugat, di manapun mereka mungkin
berada.
(2) Berkenaan dengan komunikasi-komunikasi resmi, Centre harus diberikan oleh masing-
masing Negara Peserta perlakuan yang tidak kurang menguntungkan daripada yang
diberikannya kepada organisasi-organisasi internasional lain.

Pasal 24

(1) Centre, asset-asset, barang-barang dan penghasilan-penghasilannya, dan


pengoperasian dan transaksi-transaksinya yang diizinkan oleh Konvensi ini harus
dibebaskan dari pajak-pajak dan kewajiban-kewajiban kepabeanan. Centre juga harus
dibebaskan dari tanggungjawab-tanggungjawab untuk pemungutan atau pembayaran
setiap pajak atau kewajiban kepabeanan.
(2) Kecuali dalam hal warga negara setempat, tidak ada pajak harus dipungut berkenaan
dengan akan dikenakan pajak atau
atas biaya tunjangan dibayar oleh Pusat kepada Ketua atau
Administrasi anggota Dewan, atau pada atau di atas gaji,
tunjangan atau biaya lainnya emoluments dibayar oleh Pusat untuk pejabat
atau karyawan Sekretariat.
(3) Tidak ada pajak akan dikenakan ke atas atau di atas biaya atau pengeluaran
tunjangan yang diterima oleh orang yang bertindak sebagai conciliators, atau arbitrators,
atau anggota Komite yang ditunjuk berdasarkan ayat (3) pasal
52, dalam proses ini di bawah Konvensi, jika satu-satunya berhubung dgn hukum
dasar seperti pajak adalah lokasi Pusat atau tempat seperti

http://www.ipaust.co.id Page 8
September 30, 2009 [Terjemahan bebas Konvensi ICSID: ©paustinus siburian

proses dilakukan atau tempat seperti biaya atau tunjangan


dibayar.

Bab II

Yurisdiksi Centre

Pasal 25

(1) Yurisdiksi dari centre harus meluas pada setiap sengketa hukum yang timbul
secara langsung dari suatu investasi, antara suatu Negara peserta (atau
setiap subdivisi atau badan dari Negara peserta yang ditunjuk pada Centre
oleh Negara itu) dan warga dari Negara peserta yang lain, yang para pihak
pada sengketa menyetujui secara tertulis untuk mengajukannya pada
Centre. Dalam hal para pihak sudah memberikan persetujuan mereka,
tidak satu pihakpun dapat menarik persetujuannya secara sepihak.
(2) "Warga dari Negara Peserta yang lain” berarti:
(a) setiap pribadi kodrati yang memegang kewarganegaraan dari suatu
Negara Peserta selain dari pihak Negara pada sengketa pada tanggal
dalam mana para pihak menyetujui untuk mengajukan sengketa
sedemikian pada konsiliasi atau arbitrase sebagaimana pada tanggal
dalam mana permohonan didaftarkan sesuai dengan ayat (3) dari Pasal 28
atau ayat (3) dari Pasal 36, tetapi tidak mencakup setiap orang yang pada
tanggal itu juga memegang kewarganegaraan dari pihak Negara peserta
pada sengketa itu; dan
(b) setiap pribadi hukum yang memmegang kewarganegaraan dari suatu
Negara peserta selain dari pihak Negara pada sengketa pada tanggal
dalam mana para pihak menyetujui untuk mengajukan sengketa demikian
pada konsiliasi atau arbitrase dan setiap pribadi hukum yang mempunyai
kewarganegaraan pihak Negara peserta pada sengketa pada tanggal itu
dan yang, karena control oleh pihak asing, para pihak telah menyetujui
harus diperlakukan sebagai warga dari Negara peserta yang lain untuk
keperluan dari Konvensi ini.
(3) Persetujuan oleh konstituen subdivisi atau badan dari suatu Negara Peserta
harus mewajibkan persetujuan dari Negara itu kecuali Negara itu
memberitahukan kepada Centre bahwa persetujuan sedemikian tidak
diperlukan.
(4) Setiap Negara Peserta dapat, pada saat ratifikasi, penerimaan atau
persetujuan atas Konvensi ini atau pada setiap saat sesudahnya,
memberitahukan
Centre mengenai jenis atau jenis-jenis sengketa yang ia akan atau tidak
akan memutuskan untuk mengajukan pada jurisdiksi dari Centre.
Sekretaris
Jenderal harus segera mengirimkan pemberitahuan tersebut kepada

http://www.ipaust.co.id Page 9
September 30, 2009 [Terjemahan bebas Konvensi ICSID: ©paustinus siburian

semua Negara Peserta. Pemberitahuan seperti itu harus tidak


menandakan persetujuan yang diwajibkan oleh ayat (1).

Pasal 26

Persetujuan dari para pihak pada arbitrase di bawah Konvensi ini harus,kecuali dinyatakan
lain, dianggap persetujuan pada arbitrase itu dengan mengesampingkan remedy-remedi
lain. Suatu Negara Peserta dapat mewajibkan pengeluaran pemerintahan local atau
remedy-remedi pengadilan sebagai suatu persyaratan untuk persetujuannya pada
arbitrase di bawah Konvensi ini.

Pasal 27

(1) Tidak ada satu Negara pesertapun harus memberikan perlindungan diplomatic, atau
membawa suatu klaim internasional, berkenaan dengan suatu sengketa yang salah satu
warganya dan Negara peserta yang lain harus telah menyetujui untuk mengajukan atau
telah mengajukan pada arbitrase di bawah Konvensi ini, kecuali Negara Peserta lain harus
telah gagal untuk mentaati dan menyesuaikan dengan putusan yang diambil dalam
sengketa itu..

(2) Perlindungan Diplomatik, untuk keperluan dari ayat (1), harus tidak mencakup
pertukaran diplomatic informal untuk keperluan satu-satunya memfasilitasi suatu
penyelesaian sengketa.

Bab III

Konsiliasi

Bagian 1

Permohonan Konsiliasi

Pasal 28

(1) Setiap Negara Peserta atau setiap warga negara suatu Negara Peserta yang
berkeinginan untuk mengadakan proses konsiliasi harus mengirimkan permohonannya
untuk itu secara tertulis kepada Sekretaris Jenderal yang harus mengirim salinan
permohonan kepada pihak lain.
(2) Permohonan harus memuat informasi mengenai isu-isu dalam
sengketa, identitas para pihak dan persetujuan mereka untuk konsiliasi sesuai dengan
aturan prosedur pengadaan proses konsiliasi dan arbitrase.
(3) Sekretaris Jenderal harus mendaftarkan permohonan kecuali ia menemukan,
berdasarkan informasi yang terkandung dalam permohonan, bahwa sengketa adalah jelas-

http://www.ipaust.co.id Page 10
September 30, 2009 [Terjemahan bebas Konvensi ICSID: ©paustinus siburian

jelas di luar yurisdiksi Centre. Ia harus segera memberitahukan para pihak mengenai
pendaftaran atau penolakan untuk mendaftarkan.

Bagian 2

Konstitusi Komisi Konsiliasi

Pasal 29

(1) Komisi Konsiliasi (disini dan selanjutnya disebut Komisi)


harus segera dibentuk sesegera mungkin setelah pendaftaran
permohonan sesuai dengan Pasal 28.

(2) (a) Komisi harus terdiri atas konsiliator tunggal atau setiap jumlah yang tidak genap
dari para konsiliator yang ditunjuk sebagaimana para pihak harus menyetujuinya.

(b) Dalam hal para pihak tidak setuju mengenai jumlah konsiliator dan metode
penunjukannya, Komisi harus terdiri dari tiga orang konsiliator, satu konsiliator
ditunjuk oleh masing-masing pihak dan ketiga, yang harus menjadi ketua Komisi,
ditunjuk dengan persetujuan para pihak.

Pasal 30

Jika Komisi belum terbentuk dalam waktu 90 hari setelah pemberitahuan pendaftaran
permohonan telah dikirim oleh Sekretaris Jenderal sesuai dengan ayat (3) Pasal 28, atau
dalam jangka waktu lain sebagaimana para pihak dapat menyetujuinya, Ketua harus, atas
permohonan salah satu pihak dan setelah berkonsultasi dengan kedua belah pihak sejauh
mungkin, menunjuk konsiliator atau para konsiliator yang belum ditunjuk.

Pasal 31

(1) Para Konsiliator dapat ditunjuk dari luar Panel Konsiliator, kecuali dalam hal
penunjukan oleh Ketua menurut Pasal 30.
(2) Konsiliator yang ditunjuk dari luar Panel Konsiliator harus mempunyai kualitas yang
ditentukan dalam ayat (1) dari Pasal 14.

Bagian 3

Proses Konsiliasi

Pasal 32

(1) Komisi harus menjadi hakim atas kewenangannya sendiri.


(2) Setiap keberatan oleh salah satu pihak yang bersengketa bahwa sengketa itu tidak
berada dalam Jurisdiksi dari Centre, atau untuk alasan-alasan lain adalah bukan dalam

http://www.ipaust.co.id Page 11
September 30, 2009 [Terjemahan bebas Konvensi ICSID: ©paustinus siburian

wewenang dari Komisi, harus dipertimbangkan oleh Komisi yang harus menentukan
apakah membahasnya sebagai pertanyaan pendahuluan atau menggabungkannya dengan
pokok sengketa.

Pasal 33

Setiap proses konsiliasi harus dilaksanakan sesuai dengan ketentuan-ketentuan dalam


Bagian ini dan, kecuali para pihak menyetujui sebaliknya, sesuai dengan Aturan-aturan
Konsiliasi yang berlaku pada tanggal pada mana para pihak menyetujui pada konsiliasi. Jika
ada pertanyaan tentang prosedur timbul
yang tidak tercakup oleh Bagian ini atau Aturan Konsiliasi atau
aturan yang telah disepakati oleh para pihak, Komisi harus memutuskan pertanyaan itu.

Pasal 34

(1) Haruslah merupakan tugas Komisi untuk mengklarifikasi permasalahan-permasalahan


dalam sengketa antara para pihak dan berupaya mewujudkan kesepakatan diantara
mereka atas ketentuan-ketentuan yang dapat diterima bersama. Untuk tujuan itu, Komisi
dapat pada setiap tahapan proses dan dari waktu ke waktu merekomendasikan syarat-
syarat penyelesaian kepada para pihak. Para pihak harus bekerja sama dengan itikad baik
dengan Komisi untuk memungkinkan Komisi untuk melaksanakan fungsi-fungsinya, dan
harus memberikan pertimbangan yang paling serius pada rekomendasi-rekomendasinya.
(2) Jika para pihak mencapai kesepakatan, Komisi harus membuat suatu laporan yang
mencatat permasalahan-permasalahan dalam sengketa dan merekan para pihak telah
mencapai kesepakatan. Jika, pada setiap tahapan proses, tampak bagi Komisi bahwa tidak
ada kemungkinan kesepakatan antara para pihak,dia harus menutup proses dan harus
membuat laporan yang mencatat pengajuan sengketa dan merekam kegagalan dari para
pihak mencapai kesepakatan. Jika salah satu pihak gagal untuk hadir atau berpartisipasi
dalam proses, Komisi harus menutup proses dan harus membuat laporan yang mencatat
kegagalan dari pihak itu untuk hadir atau berpartisipasi.

Pasal 35

Kecuali sebagaimana para pihak dalam sengketa tersebut harus menyetujui sebaliknya,
tiada satu pihak pada suatu proses konsiliasi harus diberi hak dalam setiap proses yang
lain, apakah di hadapan arbitrator atau di pengadilan atau sebaliknya, untuk
menyandarkan atau bergantung pada setiap pandangan yang dinyatakan atau pernyataan-
pernyataan atau pengajuan-pengajuan atau penawaran-penawaran penyelesaian yang
dibuat oleh pihak lain dalam proses konsiliasi, atau laporan atau setiap rekomendasi yang
dibuat oleh komisi.

Bab IV

Arbitrase
Bagian 1

http://www.ipaust.co.id Page 12
September 30, 2009 [Terjemahan bebas Konvensi ICSID: ©paustinus siburian

Permohonan Arbitrase

Pasal 36

(1) Setiap Negara Peserta atau setiap warga negara dari suatu Negara peserta yang
berkeinginan mengadakan proses arbitrase harus mengalamatkan suatu permohonan
tertulis kepasa Sekretaris Jenderal yang harus mengirim salinan
permohonan kepada pihak lain.

(2) Permohonan harus memuat informasi mengenai isu-isu dalam


perselisihan, identitas para pihak dan persetujuan mereka ke arbitrase sesuai dengan
aturan prosedur pengadaan proses konsiliasi dan arbitrase.

(3) Sekretaris Jenderal harus mendaftarkan permohonan kecuali ia menemukan,


berdasarkan informasi yang terdapat dalam permohonan, bahwa sengketa itu adalah jelas-
jelas di luar jurisdiksi Centre. Ia harus segera memberitahukan para pihak pendaftaran
atau penolakan untuk mendaftar.
Bagian 2

Pembentukan Majelis

Pasal 37

(1) Majelis Arbitrase (disini dan selanjutnya disebut sebagai Majelis) harus dibentuk
sesegera mungkin setelah pendaftaran suatu permohonan sesuai dengan Pasal 36.
(2) (a) Majelis harus terdiri dari arbiter tungal atau setiap jumlah yang tidak genap dari
arbiter yang ditunjuk sebagiamana para pihak harus menyepakatinya.
(b) Dalam hal para pihak tidak menyepakati mengenai jumlah arbiter dan metode
penunjukan mereka, Majelis harus terdiri dari tiga arbiter, satu arbiter ditunjuk oleh
masing-masing pihak dan yang ketiga, yang harus menjadi ketua Majelis, ditunjuk dengan
kesepakatan para pihak.

Pasal 38

Jika Majelis belum dibentuk dalam 90 hari setelah pemberitahuan pendaftaran


permohonan telah dikirim oleh Sekretaris -
Umum sesuai dengan ayat (3) Pasal 36, atau jangka waktu lain sebagaimana para pihak
dapat menyepakati, Ketua harus, atas permohonan
dari salah satu pihak dan setelah berkonsultasi dengan kedua belah pihak sejauh mungkin,
menunjuk arbiter atau para arbiter yang belum ditunjuk. Arbiter yang ditunjuk oleh Ketua
sesuai dengan pasal ini harus tidak warga Negara dari pihak Negara peserta pada sengketa
atau dari Negara peserta yang warga negaranya adalah salah satu pihak pada sengketa.

Pasal 39

http://www.ipaust.co.id Page 13
September 30, 2009 [Terjemahan bebas Konvensi ICSID: ©paustinus siburian

Mayoritas arbiter harus warga negara dari Negara selain Negara peserta yang merupakan
pihak pada sengketa dan Negara peserta yang warganegaranya adalah satu pihak pada
sengketa; dengan ketentuan, bagaimanapun, bahwa ketentuan-ketentuan sebelumnya dari
Pasal ini harus tidak berlaku jika arbiter tunggal atau masing-masing individu anggota
Majelis telah ditunjuk dengan kesepakatan para pihak.

Pasal 40

(1) Arbiter dapat ditunjuk dari luar Panel para Arbiter, kecuali dalam hal penunjukan-
penunjukan oleh Ketua sesuai dengan Pasal 38.

(2) Arbiter yang ditunjuk dari luar Panel Para Arbiter harus memiliki kualitas yang
ditentukan dalam ayat (1) Pasal 14.

Bagian 3

Kekuasaan dan Fungsi Majelis

Pasal 41

(1) Majelis harus menjadi hakim atas kewenangannya sendiri.


(2) Setiap keberatan oleh salah satu pihak yang bersengketa bahwa sengketa itu bukan
yurisdiksi Centre, atau untuk alasan-alasan lain tidak berada dalam wewenang dari Majelis,
harus dipertimbangkan oleh Majelis yang harus menentukan apakah akan membahasnya
sebagai pertanyaan pendahuluan atau menggabungkannya dengan pokok sengketa.

Pasal 42

(1) Majelis harus memutus sengketa sesuai dengan aturan-aturan hukum sebagaimana
dapat disepakati oleh para pihak. Dalam keadaan ketiadaan kesepakatan, Majelis harus
menerapkan hukum dari Negara Peserta yang merupakan pihak pada sengketa (termasuk
aturan-aturannya mengenai hukum antar tata hukum) dan aturan-aturan hukum
internasional sebagaimana dapat berlaku.

(2) Majelis tidak dapat membawa dalam penemuannya mengenai non liquet atas dasar
ketiadaan atau kaburnya hukum itu.

(3) Ketentuan-ketentuan dari ayat (1) dan (2) harus tidak mengurangi kekuasaan dari
Majelis untuk memutus suatu sengketa secara ex aequo et bono jika para pihak
menyepakatinya.

http://www.ipaust.co.id Page 14
September 30, 2009 [Terjemahan bebas Konvensi ICSID: ©paustinus siburian

Pasal 43

Kecuali sebagaimana para pihak menyepakati sebaliknya, Majelis dapat, jika ia


menganggapnya perlu pada setiap tahapan proses,
(a) meminta para pihak untuk memproduksi dokumen-dokumen atau alat bukti-alat bukti
yang lain, dan

(b) mengunjungi tempat yang berhubungan dengan sengketa, dan melaksanakan


penyelidikan-penyelidikan sedemikian disana sebagaimana ia dapat menganggap layak.

Pasal 44

Setiap proses arbitrase harus dilaksanakan sesuai dengan ketentuan-ketentuan dalam


Bagian ini dan, kecuali sebagaimana para pihak menyeakati sebaliknya, sesuai dengan
Aturan-aturan Arbitrase yang berlaku pada tanggal pada mana para pihak setuju untuk
arbitrase. Jika ada pertanyaan tentang prosedur timbul
yang tidak tercakup oleh Bagian ini atau Aturan-aturan Arbitrase atau setiap aturan yang
disepakati para pihak, Majelis harus memutus pertanyaan itu.

Pasal 45

(1) Kegagalan salah satu pihak untuk muncul atau mempertahankan posisinya harus tidak
dianggap sebagai pengakuan atas pernyataan-pernyataan dari pihak lain.

(2) Jika salah satu pihak gagal untuk muncul atau mempertahankan posisinya pada setiap
tahapan proses pihak lain dapat memohonkan pada Majelis untuk menangani pertanyaan-
pertanyaan yang diajukan padanya dan membuat suatu putusan. Sebelum mengambil
putusan, Majelis harus memberitahukan, dan memberikan suatu jangka waktu, keada pihak
yang gagal muncul atau mempertahankan posisinya, kecuali ia merasa yakin bahwa pihak
itu tidak mempunyai maksud untuk melakukannya.

Pasal 46

Kecuali sebagaimana para pihak menyepakati sebaliknya, Majelis harus, jika dimohonkan
oleh salah satu pihak, menentukan setiap klaim insidentil atau tambahan atau gugatan
balik yang timbul secara langsung dari pokok permasalahan dalam sengketa dengan
ketentuan bahwa mereka ada dalam lingkup dari persetujuan para pihak dan adalah
sebaliknya dalam wewenang dari Centre.

http://www.ipaust.co.id Page 15
September 30, 2009 [Terjemahan bebas Konvensi ICSID: ©paustinus siburian

Pasal 47
Kecuali sebagaimana para pihak menyepakati sebaliknya, Majleis dapat, jika ia
mempertimbangkan bahwa keadaan-keadaan mengharuskan, merekomendasikan setiap
tindakan-tindakan sementara yang harus diambil untuk mengamankan hak-hak para pihak
masing-masing.

Bagian 4

Putusan
Pasal 48

(1) Majelis harus memutus permasalahan-permasalahan dengan mayoritas suara dari


semua anggotanya.
(2) Putusan Majelis harus tertulis dan harus
ditandatangani oleh para anggota Majelis yang menyetujuinya.
(3) Putusan harus harus berkenaan dengan setiap permasalahan yang diajukan pada
Majelis dan hanrus menyatakan alasan-alasan atas mana hal itu didasarkan.
(4) Setiap anggota Majelis dapat melampirkan pandangan pribadinya
pada putusan, apakah ia berbeda dari mayoritas atau tidak, atau suatu pernyataan
mengenai ketidaksetujuannya.
(5) Centre harus tidak menerbitkan putusan tanpa persetujuan dari para pihak.

Pasal 49

(1) Sekretaris Jenderal harus dengan segera mengirimkan salinan yang sah dari putusan
kepada para pihak. Putusan harus dianggap telah diambil pada tanggal pada mana salinan
yang sah dikirimkan.

(2) Majelis atas permohonan dari salah satu pihak yang dibuat dalam 45 hari setelah
tanggal dalam mana putusan diambil dapat setelah pemberitahuan pada pihak lain
memutus setiap permasalahan yang ia mengabaikan untuk memutus dalam putusan, dan
harus memperbaiki setiap kesalahan penulisan, aritmatika atau kesalahan yang serupa
dalam putusan. Putusannya harus menjadi bagian dari putusan dan harus diberitahukan
kepada para pihak dalam cara yang sama sebagaimana putusan itu. Jangka waktu yang
ditentukan di bawah ayat (2) Pasal 51 dan ayat (2) Pasal 52 harus mulai dari tanggal pada
mana keputusan diambil.

Bagian 5

Interpretasi, Revisi dan Pembatalan Putusan

Pasal 50

(1) Jika terdapat perselisihan antara para pihak mengenai pengertian atau lingkup dari
suatu putusan, salah satu pihak dapat memohonkan penafsiran atas putusan dengan suatu
permohonan tertulis yang dialamatkan pada Sekretaris Jenderal.

http://www.ipaust.co.id Page 16
September 30, 2009 [Terjemahan bebas Konvensi ICSID: ©paustinus siburian

(2) Permohonan harus, jika mungkin, diajukan pada Majelis yang mengambil putusan. Jika
hal ini harus tidak mungkin, suatu Majelis baru harus dibentuk sesuai dengan Bagian 2 dari
Bab ini. Majelis dapat, jika ia mempertimbangkan bahwa keadaan-keadaan sedemikian
mengharuskan, menunda pelaksanaan putusan menunggu putusannya.

Pasal 51

(1) Salah satu pihak dapat memohonkan revisi atas putusan dengan sutu permohonan
secara tertulis yang dialamatkan kepada Sekretaris Jenderal atas dasar penemuan sejumlah
fakta yang sedemikian rupa yang berdampak pada putusan,dengan ketentuan bahwa ketika
putusan diambil fakta itu tidak diberitahukan pada Majelis dan pada pemohon dan bahwa
ketidaktahuan pemohon atas fakta itu bukan karena kelalaian.

(2) Permohonan harus dibuat dalam waktu 90 hari setelah penemuan


fakta tersebut dan dalam setiap peristiwa dalam waktu tiga tahun setelah tanggal putusan
dibuat.

(3) Permohonan harus, jika mungkin, diajukan kepada Majelis yang mengambil putusan.
Jika hal ini harus tidak mungkin, Majelis baru harus dibentuk sesuai dengan Bagian 2 dari
Bab ini.

(4) Majelis dapat, jika ia mempertimbangkan bahwa keadaan-keadaan demikian


mengharuskan, menunda pelaksanaan putusan menunggu putusannya. Jika pemohon
memohonkan suatu penundaan pelaksanaan putusan dalam permohonannya, pelaksanaan
harus ditunda secara provisional sampai Majelis memutus mengenai permohonan itu.
Pasal 52

(1) Salah satu pihak dapat memohonkan pembatalan putusan dengan permohonan secara
tertulis yang dialamatkan kepada mengenai satu atau lebih dari dasar-dasar berikut:

(a) bahwa Majelis dibentuk tidak secara tepat;


(b) bahwa Majelis telah jelas-jelas melampaui wewenangnya;
(c) bahwa ada korupsi pada bagian dari salah anggota Majelis;
(d) bahwa telah ada suatu penyimpangan yang serius dari suatu aturan prosedur yang
fundamental; atau
(e) bahwa putusan telah gagal menyatakan alasan-alasan pada mana ia didasarkan.
(2) Permohonan harus dibuat dalam waktu 120 hari setelah tanggal
mana putusan diambil kecuali bahwa dalam hal pembatalan dimohonkan atas dasar
korupsi permohonan sedemikian harus dibuat dalam waktu 120 hari setelah penemuan
korupsi dan dalam setiap kejadian dalam waktu tiga tahun setelah tanggal pada mana
putusan diambil.

(3) Setelah penerimaan permohonan Ketua harus segera menunjuk


dari Panel Arbiter suatu Komite Ad Hoc dengan tiga orang. Tiada seorangpun dari anggota
Komite harus telah menjadi anggota Majelis yang membuat putusan, harus warga Negara

http://www.ipaust.co.id Page 17
September 30, 2009 [Terjemahan bebas Konvensi ICSID: ©paustinus siburian

yang sama sebagaimana anggota yang demikian, harus warga Negara dari Negara pihak
pada sengketa atau Negara yang warga negaranya adalah pihak pada sengketa, harus telah
ditunjuk pada Panel Arbiter oleh salah satu Negara itu, atau harus telah bertindak sebagai
konsiliator pada sengketa yang sama. Komite harus mempunyai otoritas untuk
membatalkan putusan atau setiap bagiannya pada setiap dasar yang ditentukan dalam ayat
(1).
(4) Ketentuan-ketentuan dari Pasal 41-45, 48, 49, 53 dan 54, dan
Bab VI dan VII berlaku secara mutatis mutandis untuk proses di hadapan
Komite.

(5) Komite dapat, jika ia mempertimbangkan bahwa keadaan-keadaan begitu


mengharuskan, menunda pelaksanaan putusan menunggu keputusannya. Jika pemohon
memohonkan penundaan pelaksanaan putusan dalam permohonannya, pelaksanaan harus
ditunda secara sementara sampai Komite member putusan mengenai permohonan itu.

(6) Jika putusan dibatalkan sengketa harus, atas permohonan salah satu pihak,
disampaikan pada suatu Majelis baru yang dibentuk sesuai dengan Bagian 2 Bab Ini.

Bagian 6

Pengakuan dan Pelaksanaan Putusan

Pasal 53

(1) Putusan harus mengikat bagi para pihak dan harus tidak tunduk pada setiap banding
atau setiap remedy yang lain kecuali yang ditentukan dalam Konvensi ini. Masing-masing
pihak harus terikat oleh dan mentaati ketentuan-ketentuan dalam putusan kecuali sejauh
bahwa pelaksanaan harus telah ditunda sesuai dengan ketentuan-ketentuan yang relevan
dalam konvensi ini.

(2) Untuk keperluan Bagian ini, "putusan" harus mencakup setiap keputusan mengenai
penafsiran, perbaikan atau pembatalan putusan sedemikian sesuai dengan Pasal-pasal 50,
51 atau 52.

Pasal 54

(1) Setiap Negara Peserta harus mengakui suatu putusan yang dijatuhkan sesuai dengan
Konvensi ini dan melaksanakan kewajiban-kewajiban keuangan yang dikenakan oleh
putusan itu dalam wilayah-wilayahnya sebagaimana jika ia adalah putusan akhir dari suatu
pengadilan di Negara itu. Suatu Negara peserta dengan konstitusi federal dapat
melaksanakan putusan sedemikian dalam atau melalui pengadilan-pengadilan federalnya
dan dapat menentukan bahwa pengadilan-pengadilan yang demikian harus
memperlakukan putusan sebagaimana jika ia adalah sebuah putusan akhir dari
pengadilan-pengadilan dari suatu Negara bagian.
(2) Suatu pihak yang mengupayakan pengakuan atau pelaksanaan dalam wilayah-wilayah
Negara peserta yang yalin harus menyampaikan kepada pengadilan yang berwenang atau

http://www.ipaust.co.id Page 18
September 30, 2009 [Terjemahan bebas Konvensi ICSID: ©paustinus siburian

otoritas lain yang Negara sedemikian harus telah menunjuk untuk keperluan ini salinan
putusan yang disahkan oleh Sekretaris Jenderal. Masing-masing Negara peserta harus
memberitahukan kepada Sekretaris Jenderal mengenai penunjukan pengadilan yang
berwenang atau otoritas lainnya untuk keperluan ini dan atas setiap perubahan kemudian
dalam penunjukan itu.
(3) Eksekusi putusan harus diatur oleh undang-undang mengenai eksekusi putusan-
putusan di Negara yang dalam wilayahnya eksekusi itu dimintakan.

Pasal 55

Tidak ada dalam Pasal 54 harus dikonstruksikan sebagai meniadakan dari hukum yang
berlaku di setiap Negara Peserta yang berkaitan dengan kekebalan Negara tersebut atau
dari Negara asing yang manapun dari eksekusi.

Bab V

Penggantian dan Diskualifikasi dari Konsiliator dan Arbiter

Pasal 56

(1) Setelah Komisi atau Majelis telah terbentuk dan proses telah dimulai, komposisinya
harus tetap tidak berubah; dengan ketentuan, bagaimanapun, bahwa jika seorang
konsiliator atau arbiter meninggal, menjadi tidak memenuhi kapasitasnya, atau
mengundurkan diri, yang menghasilkan lowongan harus diidi sesuai dengan ketentuan-
ketentuan dari Bagian 2 Bab III atau bagian 2 Bab IV.

(2) Seorang anggota Komisi atau Majelis harus terus melayani


dalam kapasitas itu walaupun ia harus telah tidak lagi menjadi
anggota Panel.
(3) Apabila seorang konsiliator atau arbiter yang ditunjuk oleh salah pihak harus telah
mengundurkan diri tanpa persetujuan dari Komisi atau Majelis kepada mana
ia adalah seorang anggota, Ketua harus menunjuk seseorang dari yang
Panel yang sesuai untuk mengisi kekosongan yang dihasilkan.
Pasal 57

Salah satu pihak dapat mengajukan kepada sebuah Komisi atau Majelis diskualifikasi atas
setiap anggotanya dengan pertimbangan atas setiap fakta yang mengindikasikan
kekurangan kualitas yangjelas-jelas yang diwajibkan oleh ayat (1) Pasal 14. Satu pihak
pada proses arbitrase dapat, sebagai tambahan, mengajukan diskualifikasi atas seorang
arbiter atas dasar bahwa ia tidak memenuhi syarat untuk penunjukan pada Majelis
menurut Bagian 2 dari Bab IV.

Pasal 58

Keputusan mengenai setiap usulan untuk mendiskualifikasi seorang konsiliator atau


arbiter

http://www.ipaust.co.id Page 19
September 30, 2009 [Terjemahan bebas Konvensi ICSID: ©paustinus siburian

harus diambil oleh anggota-anggota yang lain dari Komisi atau Majelis
sebagaimana mungkin, dengan ketentuan bahwa anggota-anggota itu secara sama terbagi,
atau dalam hal suatu proposal untuk mendiskualifikasi konsiliator atau arbiter tunggal,
atau suatu mayoritas konsiliator atau arbiter, Ketua harus mengambil putusan itu. Jika ia
memutuskan bahwa putusan mempunyai dasar konsiliator atau arbiter kepada siapa
keputusan berkaitan harus diganti sesuai dengan ketentuan-ketentuan dari Bagian 2 Bab
IIIatau Bagian 2 dari Bab IV.

Bab VI

Biaya Proses

Pasal 59

Biaya-biaya yang dibayar oleh para pihak untuk penggunaan fasilitas-fasilitas dari Centre
harus ditentukan oleh Sekretaris Jenderal sesuai dengan regulasi-regulasi yang disahkan
oleh Dewan Administratif.

Pasal 60

(1) Maing-masing Komisi dan masing-masing Majelis harus menentukan biaya-biaya dan
pengeluaran-pengeluaran dari para anggotanya dalam batas-batas yang ditetapkan dari
waktu ke waktu oleh Dewan Administratif dan setelah berkonsultasi dengan Sekretaris
Jenderal.
(2) Tidak ada ketentuan dalam ayat (1) pasal ini harus menghalangi para pihak dari
menyepakati di depan dengan Komisi atau Majelis berkenaan dengan biaya-biaya dan
pengeluaran-pengeluaran.

Pasal 61

(1) Dalam hal proses konsiliasi biaya-biaya dan pengeluaran-pengeluaran para anggota
Komisi sebagaimana juga dengan pungutan-pungutan untuk penggunaan fasilitas Centre,
harus ditanggung secara sama oleh para pihak. Masing-masing pihak harus menanggung
setiap pengeluaran yang lain yang ia menimbulkan dalam hubungan dengan proses-proses.
(2) Dalam hal proses arbitrase Majelis harus, kecuali sebagaimana para pihak menyepakati
sebaliknya, menilai pengeluaran-pengeluaran yang ditimbulkan oleh para pihak dalam
hubungan dengan proses-proses, dan harus memutuskan bagaimana dan oleh siapa
pengeluaran-pengeluaran, biaya-biaya dan pengeuaran-pengeluaran para anggota Majelis
dan pungutan-pungutan untuk penggunaan fasilitas-fasilitas Centre itu harus dibayar.
Keputusan yang demikian harus menjadi bagian dari putusan.

Bab VII

Tempat Proses

http://www.ipaust.co.id Page 20
September 30, 2009 [Terjemahan bebas Konvensi ICSID: ©paustinus siburian

Pasal 62
Proses konsiliasi dan arbitrase harus diselenggarakan di tempat kedudukan Centre kecuali
sebagaimana ditentukan disini selanjutnya.

Pasal 63

Proses konsiliasi dan arbitrase dapat diadakan, jika para pihak


menyetujui demikian,
(a) di tempat kedudukan dari Permanent Court of Arbitration atau dari setiap
lembaga lain yang layak, baik swasta maupun publik, dengan mana Centre
dapat membuat kerjasama untuk keperluan itu; atau
(b) di tempat lain yang disetujui oleh Komisi atau Majelis
setelah berkonsultasi dengan Sekretaris Jenderal.

Bab VIII

Sengketa Antara Negara Peserta

Pasal 64

Setiap perselisihan yang timbul antara Negara peserta mengenai penafsiran atau
penerapan Konvensi ini yang tidak terselesaikan dengan perundingan harus dirujuk pada
Mahkamah Internasional dengan permohonan oleh setiap pihak pada sengketa itu, kecuali
Negara-negara yang bersangkutan sepakat kepada metode penyelesaian yang lain.

Bab IX

Amandemen

Pasal 65

Setiap Negara Peserta dapat mengajukan amandemen pada Konvensi ini. Teks dari
amandemen yang diajukan harus dikomunikasikan kepada Sekretaris Jenderal tidak
kurang dari 90 haris sebelum persidangan dari Dewan Administratif pada mana
amandemen yang demikian harus dipertimbangkan dan hasrus segera dikirimkan olehnya
kepada semua anggota Dewan Administratif.

Pasal 66

(1) Jika Dewan Administratif harus memutuskan demikian oleh mayoritas dari dua pertiga
dari para anggotanya, amandemen yang diajukan harus disirkulasikan kepada semua
Negara peserta untuk ratifikasi, penerimaan atau persetujuan. Setiap amandemen harus
mulai berlaku 30 hari setelah pengiriman oleh penyimpan Konvensi ini atas suatu

http://www.ipaust.co.id Page 21
September 30, 2009 [Terjemahan bebas Konvensi ICSID: ©paustinus siburian

pemberitahuan kepada Negara peserta bahwa semua Negara peserta sudah meratifikasi,
menerima, atau menyetujui amandemen.

(2) Tidak ada amandemen harus berakibat pada hak-hak dan kewajiban-kewajiban
menurut Konvensi ini atas setiap Negara peserta, atau badan-badan dan bagian-bagian
Negara itu, atau setiap warga Negara dari Negara itu yang timbul dari persetujuan pada
jurisdiksi dari Centre yang diberikan sebelum tanggal mulai berlakunya amandemen.

Bab X

Ketentuan Penutup

Pasal 67

Konvensi ini akan terbuka untuk pesertaan atas nama Negara-negara Anggota Bank. Ia juga
akan terbuka untuk pesertaan atas nama setiap Negara yang lain yang adalah pihak
terhadap Statuta dari Mahkamah Internasional dan yang Dewan Administratif, dengan
suara dua pertiga dari Anggota-anggotanya, harus telah mengundang untuk
menandatangani Konvensi ini.

Pasal 68

(1) Konvensi ini harus tunduk pada ratifikasi, penerimaan atau


persetujuan oleh Negara-negara peserta sesuai dengan prosedur-prosedur konstitusional
mereka masing-masing.
(2) Konvensi ini harus mulai berlaku tiga puluh hari setelah tanggal penyerahan
instrument ratifikasi, penerimaan atau persetujuan yang keduapuluh. Ia harus berlaku
untuk masing-masing neggara yang kemudian menyerahkan instrument ratifikasi,
penerimaan atau persetujuannya tiga puluh hari setelah tanggal penyerahan itu.

Pasal 69

Masing-masing Negara Peserta harus mengambil tindakan legislatif atau tindakan-tindakan


lainnya sebagaimana mungkin perlu untuk membuat ketentuan-ketentuan Konvensi
iniefektif dalam wilayah-wilayahnya.

Pasal 70

Konvensi ini harus berlaku untuk semua wilayah yang hubungan-hubungan


internasionalnya Negara peserta adalah bertanggungjawab, kecuali wilayah-wilayah yang
dikeluarkan oleh Negara-negara yang demikian melalui pemberitahuan tertulis kepada
penyimpan Konvensi ini baik pada saat ratifikasi, penerimaan atau persetujuan atau
sesudahnya.

http://www.ipaust.co.id Page 22
September 30, 2009 [Terjemahan bebas Konvensi ICSID: ©paustinus siburian

Pasal 71

Setiap Negara peserta dapat menarik diri dari Konvensi ini dengan pemberitahuan tertulis
kepada penyimpan Konvensi ini.Penarikan diri itu harus berlaku enam bulan setelah
penerimaan pemberitahuan yang demikian.

Pasal 72

Pemberitahuan oleh suatu Negara Peserta sesuai dengan Pasal 70 atau 71 harus tidak
berdampak pada hak-hak atau kewajiban-kewajiban menurut Konvensi ini dari Negara itu
atau setiap subdivisi atau badan-badannya atau setiap warga Negara dari Negara ituyang
timbul dari persetujuan pada kewenangan dari Centre yang diberikan oleh salah satu dari
mereka sebelum pemberitahuan yang demikian diterima oleh penyimpan.

Pasal 73

Instrumen-instrumen ratifikasi, penerimaan atau persetujuan terhadap Konvensi ini dan


perubahan padanya harus disimpan pada Bank yang akan bertindak sebagai penyimpan
Konvensi ini. Penyimpan harus mengirimkan salinan-salinan yang sah dari Konvensi ini
kepada Negara-negara Anggota Bank dan pada setiap Negara yang lain yang diundang
menandatangani Konvensi.

Pasal 74

Penyimpan harus mendaftarkan Konvensi ini pada Sekretariat PBB sesuai dengan Pasal
102 Piagam PBB dan Regulasi-regulasi yang disahkan oleh Majelis Umum..

Pasal 75

Penyimpan harus memberitahukan semua Negara peserta hal-hal berikut:

(a) tanda tangan-tandatangan sesuai dengan Pasal 67;


(b) penyimpanan-penyimpanan instrument-instrumen ratifikasi, penerimaan dan
persetujuan sesuai dengan Pasal 73;
(c) tanggal pada mana Konvensi ini mulai berlaku sesuai dengan Pasal 68;
(d)pengeluaran dari penerapan teritorial sesuai dengan Pasal
70;
(e) tanggal pada mana setiap amandemen Konvensi ini mulai berlaku sesuai dengan Pasal
66, dan
(f) penarikan diri sesuai dengan Pasal 71.

http://www.ipaust.co.id Page 23
September 30, 2009 [Terjemahan bebas Konvensi ICSID: ©paustinus siburian

DIBUAT di Washington, dalam bahasa Inggris, Perancis dan Spanyol, ketiga teks yang sama-
sama otentik, dalam satu salinan yang tetap harus disimpan dalam arsip dari Bank Dunia,
yang ditunjukkan dengan tanda tangannya di bawah persetujuannya untuk memenuhi
fungsi-fungsi dengan mana ia ditugaskan menurut Konvensi di bawah ini.

http://www.ipaust.co.id Page 24