Anda di halaman 1dari 35

Sabita Qomaria 125110700111006

Silabus adalah rencana pembelajaran pada suatu kelompok mata pelajaran dengan tema tertentu, yang mencakup standar kompetensi, kompetensi dasar, materi pembelajaran, indikator, penilaian, alokasi waktu, dan sumber belajar yang dikembangkan oleh setiap satuan pendidikan.

Standar Kompetensi: Patokan tentang pengetahuan, keterampilan, dan sikap yang HARUS dimiliki oleh siswa untuk mengerjakan suatu tugas yang sesuai dengan apa yang dipersyaratkan. Kompetensi Dasar: kompetensi yang terdiri atas sikap, pengetahuan dan keterampilan yang bersumber dari kompetensi inti yang harus dikuasai peserta didik.

Kompetensi inti = gambaran mengenai kompetensi utama yang

Indikator: Sebuah petunjuk atau keterangan yang dijadikan sebagai tolak ukur untuk perkembangan dan penguasaan siswa. Penilaian: Standar Penilaian Pendidikan adalah kriteria mengenai mekanisme, prosedur, dan instrumen penilaian hasil belajar peserta didik. Alokasi waktu: pengaturan dan tata cara penyusunan rencana tujuan dalam pembelajaran.

dikelompokkan dalam aspek afektif, kognitif dan psikomotorikuntuk mencapai hard skill dan soft skill

Sesuai dengan yang tercantum dalam Permen No. 22 tahun 2005 tentang Standar Isi. a. Merupakan seperangkat kompetensi yang dibakukan dan harus dicapai siswa sebagai hasil belajarnya dalam setiap satuan pendidikan (SKL). b. Digunakan untuk memandu penjabaran kompetensi dasar menjadi pengalaman belajar. c. Urutan (sekuens) standar kompetensi menggunakan pendekatan prosedural dan hierakhis. d. Pendekatan prosedural digunakan apabila standar kompetensi yang diajarkan berupa serangkaian langkah- langkah secara urut dalam mengerjakan suatu tugas pembelajaran. e. Pendekatan hierarkis menunjukkan hubungan yan bersifat subordinate/berjenjang antara beberapa standar kompetensi yang ingin dicapai. Dengan demikian ada yang mendahului dan ada yang kemudian. Standar kompetensi yang mendahului merupakan prasyarat bagi standar kompetensi yang berikutnya.

Sesuai dengan yang tercantum dalam Permen No. 22 tahun 2005 tentang Standar Isi. a. Rincian dari standar kompetensi, berisi pengetahuan, keterampilan, dan sikap yang secara minimal harus dikuasai siswa b. Urutannya (sekuens) menggunakan pendekatan: prosedural, hierarkis, mudahsukar, konkrit-abstrak, spiral, tematik/ terpadu, dsb.

Mengidentifikasi materi pokok mempertimbangkan: a. Potensi peserta didik. b. Relevansi dengan karakteristik daerah. c. Tingkat perkembangan fisik, intelektual, emosional, sosial, dan spritual peserta didik. d. Kebermanfaatan bagi peserta didik. e. Struktur keilmuan. f. Aktualitas, kedalaman, dan keluasan materi pembelajaran. g. Relevansi dengan kebutuhan peserta didik dan tuntutan lingkungan; dan h. Alokasi waktu. Menurut Reigeluth, (1987:98) tentang materi pokok ini: Pokok-pokok materi pembelajaran yang harus dipelajari siswa untuk mencapai kompetensi dasar. Jika ditetapkan secara nasional, tugas pengembang silabus menjabarkannya menjadi uraian materi pembelajaran. Jenis materi: fakta, konsep, prinsip, prosedur. Dirumuskan dalam bentuk kata benda atau kata kerja yang dibendakan. Buku teks hanya merupakan salah satu bahan rujukan penetapan materi pokok. Kemudian Reigeluth, (1987:98) mengklasifikasi materi pembelajarna menajdi 4 jenis,yaitu: Fakta adalah asosiasi anatara objek, peristiwa, atau symbol yang ada atau mungkin ada dalam lingkungan nyata. Konsep adalah sekelompok objek atau peristiwa atau symbol yang memiliki karakteristik umum. Prinsip adalah hubungan sebab akibat antara konsep. Prosedur adalah urutan langkah untuk mencapai suatu tujuan.

Kegiatan pembelajaran dirancang untuk memberikan pengalaman belajar yang melibatkan proses mental dan fisik melalui interaksi antar peserta didik, peserta didik dengan guru, lingkungan, dan sumber belajar lainnya dalam rangka pencapaian kompetensi. Pengalaman belajar dimaksud dapat terwujud melalui pendekatan pembelajaran yang bervariasi dan berpusat pada peserta didik. Pengalaman Belajar memuat kecakapan hidup yang perlu dikuasai peserta didik. Hal-hal yang harus diperhatikan dalam mengembangkan kegiatan pembelajaran adalah: a. Memberikan bantuan guru agar dapat melaksanakan proses pembelajaran secara profesional b. Memuat rangkaian kegiatan yang harus dilakukan peserta didik secara berurutan untuk mencapai kompetensi dasar c. Penentuan urutan kegiatan pembelajaran harus sesuai dengan hierarki konsep materi pembelajaran d. Rumusan pernyataan dalam kegiatan pembelajaran minimal mengandung dua unsur penciri yang mencerminkan pengelolaan pengalaman belajar peserta didik, yaitu kegiatan siswa dan materi.

Indikator merupakan penanda pencapaian kompetensi dasar yang ditandai oleh perubahan perilaku yang dapat diukur yang mencakup sikap, pengetahuan, dan keterampilan. Indikator dikembangkan sesuai dengan karakteristik peserta didik, satuan pendidikan, dan potensi daerah. Indikator digunakan sebagai dasar untuk menyusun alat penilaian.
Hal-hal yang perlu diperhatikan dalam pengembangan indikator adalah: 1. Setiap KD dikembangkan menjadi beberapa indikator (lebih dari dua). 2. Indikator menggunakan kata kerja operasional yang dapat diukur dan/atau diobservasi. 3. Tingkat kata kerja dalam indikator lebih rendah atau setara dengan kata kerja dalam KD maupun SK. 4. Prinsip pengembangan indikator adalah Urgensi, Kontinuitas, Relevansi dan Kontekstual. 5. Keseluruhan indikator dalam satu KD merupakan tanda-tanda, prilaku, dan lain-lain untuk pencapaian kompetensi yang merupakan kemampuan bersikap, berpikir, dan bertindak secara konsisten.

Alat penilaian dapat berupa Tes dan Non Tes. Pada pembelajaran penilaian dilakukan untuk mengkaji ketercapaian Kompetensi Dasar dan Indikator pada tiap-tiap mata pelajaran.

Penentuan alokasi waktu pada setiap kompetensi dasar didasarkan pada jumlah minggu efektif dan alokasi waktu mata pelajaran per minggu dengan mempertimbangkan jumlah kompetensi dasar, keluasan, kedalaman, tingkat kesulitan, dan tingkat kepentingan kompetensi dasar. Alokasi waktu yang dicantumkan dalam silabus merupakan perkiraan waktu rerata untuk menguasai kompetensi dasar yang dibutuhkan oleh peserta didik yang beragam. Dari penjelasan diatas dapat disimpulkan: a) Perkiraan berapa lama siswa mempelajari materi yang telah ditentukan dengan memperhatikan tingkat kesulitan materi, luas materi, lingkup/ cakupan materi, tingkat pentingnya materi. b) Perlu memperhatikan alokasi waktu per semester dalam kalender pendidikan. c) Perlu dipertimbangkan juga waktu untuk remedial, pengayaan, tes/ ulangan, dan cadangan. d) Jika alokasi waktu ditetapkan secara nasional, maka pengembang silabus tinggal mendistribusikannya dalam program semester.

Sumber belajar adalah rujukan, objek dan/atau bahan yang digunakan untuk kegiatan pembelajaran. Sumber belajar dapat berupa media cetak dan elektronik, nara sumber, serta lingkungan fisik, alam, sosial, dan budaya. Penentuan sumber belajar didasarkan pada standar kompetensi dan kompetensi dasar serta materi pokok/pembelajaran, kegiatan pembelajaran, dan indikator pencapaian kompetensi.

Silabus digunakan untuk menyebutkan suatu produk pengembangan kurikulum berupa penjabaran lebih lanjut dari standart kompetensi dan kemampuan dasar yang ingin dicapai, dan pokok-pokok serta uraian materi yang perlu dipelajari siswa dalam mencapai standart kompetensi dan kemampuan dasar.
Back to Home

Rencana pelaksanaan pembelajaran (RPP) adalah rencana yang menggambarkan prosedur dan pengorganisasian pembelajaran untuk mencapai satu kompetensi dasar yang ditetapkan dalam Standar Isi dan dijabarkan dalam silabus. Lingkup Rencana Pembelajaran paling luas mencakup 1 (satu) kompetensi dasar yang terdiri atas 1 (satu) indikator atau beberapa indikator untuk 1 (satu) kali pertemuan atau lebih.

Tujuan Sasaran

Memberikan kemudahan bagi pendidik dalam penyusunan RPP sesuai denganketentuan dan mekanisme yang telah diatur dalam Standar Proses

Guru Kepala Sekolah

Unsur yang terlibat

Kepala Sekolah Wakil Kepala Sekolah Bidang Kurikulum TPK Guru /MGMP Sekolah
17

RPP dijabarkan dari silabus untuk mengarahkan kegiatan

belajar peserta didik dalam upaya mencapai KD. (Lampiran Permendiknas No. 41 Tahun 2007, II butir B) pelajaran, standar kompetensi (SK), kompetensi dasar (KD), indikator pencapaian kompetensi, tujuan pembelajaran, materi ajar, alokasi waktu, metode pembelajaran, kegiatan pembelajaran, penilaian hasil belajar, dan sumber belajar. satu tujuan pembelajaran untuk beberapa indikator, yang penting tujuan pembelajaran harus mengacu kepada pencapaian indikator. (bahan presentasi BIMTEK KTSP Tahun 2009)

Rencana Pelaksanaan Pembelajaran memuat identitas mata

Tujuan pembelajaran dapat mencakup sejumlah indikator, atau

Kegiatan pendahuluan merupakan kegiatan awal dalam suatu pertemuan pembelajaran yang ditujukan membangkitkan motivasi dan memfokuskan perhatian peserta didik untuk aktif dalam proses pembeljaran, Kegiatan inti merupakan proses pembelajaran untuk mencapai KD yang dilakukan secara interaktif, inspiratif, menyenangkan, menantang, memotivasi peserta didik untuk berpartisifatif aktif serta memberikan ruang yang cukup bagi prakarsa, kreativitas dan kemandirian sesuai bakat minat dan perkembangan fisik serta psikologis peserta didik. Kegiatan ini melalui proses eksplorasi, elaborasi, dan konfirmasi, Kegiatan penutup kegiatan untuk mengakhiri aktivitas pembelajaran yang dapat dilakukan dalam bentuk rangkuman atau kesimpulan, penilaian, refleksi, umpan balik, dan tindak lanjut dalam bentuk PT dan atau KMTT (Standar Proses Permendiknas No. 41 Tahun 2007)
19

Tujuan Pembelajaran Materi Ajar Metode pembelajaran Sumber Belajar Penilaian Hasil Belajar

Format RPP

Mata Pelajaran Kelas/Semester Pertemuan KeAlokasi Waktu Standar Kompetensi Kompetensi Dasar Indikator

: : : : : :

I. Tujuan Pembelajaran

II. Materi Ajar

III. Metode Pembelajaran:


IV. Langkah-langkah Pembelajaran A. Kegiatan Awal: B. Kegiatan Inti: C. Kegiatan Akhir:

V. Alat/Bahan/Sumber Belajar:
VI. Penilaian:

Langkah-langkah Menyusun RPP


1. Mengisi kolom identifikasi 2. Menentukan alokasi waktu yang dibutuhkan untuk pertemuan yang telah ditetapkan 3. Menentukan SK, KD, dan Indikator yang akan digunakan yang terdapat pada silabus yang telah disusun 4. Merumuskan tujuan pembelajaran berdasarkan SK, KD, dan Indikator yang telah ditentukan 5. Mengidentifikasi materi ajar berdasarkan materi pokok/ pembelajaran yang terdapat dalam silabus. Materi ajar merupakan uraian dari materi pokok/pembelajaran 6. Menentukan metode pembela-jaran yang akan digunakan 7. Merumuskan langkah-langkah pembelajaran yang terdiri dari kegiatan awal, inti, dan akhir. 8. Menentukan alat/bahan/ sumber belajar yang digunakan 9. Menyusun kriteria penilaian, lembar pengamatan, contoh soal, teknik penskoran, dll

Kepala SMA memberi arahan teknis dan menugasi guru membuat RPP

Pembuatan rencana kerja dan jadwal penyusunan RPP

Guru/MGMP menyusun RPP

Kepala SMA menandatangani RPP yang telah dibuat

Perbaikan berdasar hasil pemeriksaan dan usulan

Pemeriksaan dan usulan perbaikan terhadap RPP yang dibuat

PROSEDUR KERJA PENYUSUNAN RPP

24

INSTRUKSI KERJA KEGIATAN PEMBELAJARAN

25

29

08/03/2014

30

31

Dalam Silabus untuk menyebut suatu produk pengembangan kurikulum berupa penjabaran lebih lanjut dari standart kompetensi dan kompetensi dasar yang ingin dicapai dan pokok-pokok serta uraian materi yang perlu dipelajari siswa dalam mencapai standar kompetensi dan kompetensi dasar. 1. Dalam silabus tidak ada langkah-langkah pembelajaran. 2. Silabus dibuat untuk satu semester.

RPP yang menggambarkan prosedur dan managemen pembelajaran untuk mencapai satu atau lebih kompetensi dasar yang ditetapkan dalam standar isi dan dijabarkan dalam isi silabus. 1. Dalam RPP terdapat langkah-langkah pembelajaran. 2. RPP dibuat dalam satu pertemuan / BAB

a. Agar pembelajaran yang dilakukan lebih terstruktur. b. Yang dijadikan patokan adalah Standar Kompetensi dan Kompetensi Dasar tersebut. c. Dan yang dijadikan patokannya adalah silabus karena silabus dibuat terlebih dahulu dari pada RPP.

Terimakasih