Anda di halaman 1dari 3

22 April 2010 Kamis PRAKTIKUM II Judul Prinsip : PENGGUNAAN INCINERATOR : Sampah anorganik ditimbang kemudian diamsukkan ke dalam mesin

incinerator, lalu dibakar hingga menjadi abu. : Pembakaran : Halaman belakang ruang workshop Jurusan Kesehatan Lingkungan Politeknik Kesehatan Bnadung kementerian Kesehatan RI.

Metode Tempat

Alat

Bahan : Bahan bakar solar Sampah anorganik

Mesin Incinerator Burner Timbangan Alat tulis

Prosedur kerja : 1. Siapkan sampah anorganik. 2. Timbanglah sampah anorganik dengan menggunakan timbangan. 3. Catat berat keseluruhan sampah anorganik yang akan dimasukkan ke dalam mesin incinerator. 4. Masukkan biomassa (starter) ke dalam mesin incinerator. 5. Kemudian masukkan sampah anorganik ke dalam mesin incinerator. 6. Nyalakan burner dengan menghubungkan sekering ke sakelar hingga terdapat nyala api dan membakar seluruh biomassa dan sampah anorganik yang telah dimasukkan ke dalam mesin incinerator. 7. Tunggulah hingga sampah anorganik benar-benar menjadi abu. 8. Setelah sampah anorganik berubah menjadi abu kemudian abu tersebut dapat dibuang dengan berbagai cara, salah satunya dengan cara dikubur agar debu dari abu sampah anorganik tidak mencemari lingkungan.

Hasil : Massa sampah anorganik sebelum dibakar pada mesin incinerator = 5,84 kg Massa sampah anorganik setelah dibakar pada mesin incinerator = 0,27 kg Selisih penyusutan sampah anorganik = 5,84 kg 0,29 kg = 5,55 kg

Kesimpulan

Bahwa sampah anorganik dapat diolah dengan berbagai cara salah satunya dengan menggunakan mesin incinerator, sesuai dengan data hasil praktikum yang telah dilakukan sampah anorganik ang telah dibakar menggunakan mesin incinerator mengalami penyusutan yang cukup memuaskan karena dari massa sampah anorganik yang belum diincinerasi sebesar 5,84 kg mengalami penyusutan menjadi sebesar 0,29 kg. Dari data tersebut dapat diketahui manfaat serta kegunaan metode pembakaran menggunakan mesin incinerator selain mencegah terjadinya pencemaran juga mengurangi jumlah sampah anorganik yang sangat berpotensi mengganggu kesehatan lingkungan.

LAMPIRAN

Mesin Incinerator Kampus Jurusan Keshatan Lingkungan Politeknik Kesehatan Bandung Kementerian Kesehatan RI

Burner

Tempat sampah anorganik yang telah dibakar hingga menjadi abu