Anda di halaman 1dari 2

BAB I PENDAHULUAN

1.1 Latar Belakang Larutan adalah campuran yang bersifat homogen antara molekul, atom ataupun ion dari dua zat atau lebih. Disebut campuran karena susunannya atau komposisinya dapat berubah. Disebut homogen karena susunanya begitu seragam sehingga tidak dapat diamati adanya bagian-bagian yang berlainan, bahkan dengan mikroskop optis sekalipun. Fasa larutan dapat berwujud gas, padat ataupun cair. Larutan gas misalnya udara. Larutan padat misalnya perunggu, amalgam dan paduan logam yang lain. Larutan cair misalnya air laut, larutan gula dalam air, dan lain-lain. Komponen larutan terdiri dari pelarut (solvent) dan zat terlarut (solute) (Romdhoni, 2012). Kristalisasi dari larutan sangat penting dalam proses industri, hal ini disebabkan banyaknya macam ragam dari barang barang yang dipasarkan dalam bentuk kristal seperti gula, garam dan jenis kristal padatan lainnya. Oleh karena itu percobaan kurva kelarutan sangat perlu dilakukan untuk mengetahui dasar-dasar dalam berbagai industri yang berhubungan dengan kelarutan.

1.2 Perumusan Masalah Perumusan masalah dalam percobaan ini adalah menentukan dengan mengamati pada suhu berapa larutan mulai jernih dan pada saat suhu berapa larutan mulai keruh kembali, sampai beberapa kali, sehingga pada saat suhu kamar tidak terjadi kembali kristalisasi dari sukrosa di dalam air.

1.3 Tujuan Percobaan Tujuan dari percobaan ini adalah untuk menentukan titik jenuh (critical solution) serta hasil kali kelarutan atau Ksp dari sampel yang digunakan, yaitu asam benzoat dalam air.

1.4 Manfaat percobaan Adapun manfaat dari percobaan ini yaitu: Praktikan dapat mengetahui kelarutan sistem padat-cair seperti asam benzoat dalam air Praktikan dapat menentukan titik jenuh dan ketetapan hasil kali kelarutan sistem padat-cair seperti sukrosa dalam air Praktikan dapat mengetahui aplikasi dari percobaan kurva kelarutan di dalam industri

1.5 Ruang Lingkup Percobaan Percobaan Kurva Kelarutan ini dilakukan di dalam ruangan Laboratorium Kimia Fisika, Departemen Teknik Kimia, Fakultas Teknik, Universitas Sumatera Utara pada kondisi ruangan : Tekanan Udara Suhu Udara : 760 mmHg : 30 C

Pada percobaan ini digunakan bahan-bahan seperti asam benzoat (C12H22O11), aquadest (H2O) dan super O2 dengan peralatan yang digunakan seperti termometer, , neraca digital, batang pengaduk, spatula, pipet tetes, gelas ukur, erlenmeyer, hot plate, penjepit tabung, serta gabus.