Anda di halaman 1dari 3

PENENTUAN KADAR AIR PADA KOMPOS

LAPORAN
Ditujukan untuk Memenuhi Tugas Mata Kuliah Penyehatan Tanah dan Pengelolaan Sampah Padat-B

Oleh :

KEMENTERIAN KESEHATAN RI POLITEKNIK KESEHATAN BANDUNG JURUSAN KESEHATAN LINGKUNGAN 2010

Senin, 10 Mei 2010 PRAKTIKUM 3


Judul Tujuan : PENENTUAN KADAR AIR PADA KOMPOS : Agar mahasiswa mengetahui dan memahami cara penentuan kadar air yang terkandung pada kompos Metode Prinsip Tempat : Gravimetri : Pengeringan pada temperatur 105C-115C selama 24 jam : Laboratorium Kimia Lt.1 kampus Jurusan Kesehatan Lingkungan,

Alat

Bahan

Alat tulis Cawan penguap Desikator Krustang Oven Spatula Timbangan analitik

Kompos

Prosedur

1. 2.

Siapkan semua alat dan bahan yang dibutuhkan Ambil cawan penguap yang telah disediakan, kemudian timbang beratnya dengan menggunakan timbangan analitik dan catat hasil (m cawan penguap sebelum dipanaskan = 103,5 g)

3.

Masukkan cawan penguap yang telah ditimbang ke dalam oven lalu panaskan dengan temperatur antara 105C-115C selama 2 jam

4.

Setelah dipanaskan, ambil cawan penguap tersebut dengan menggunakan krustang kemudian dinginkan sebentar

5.

Cawan yang telah cukup dingin dimasukkan ke dalam desikator agar berat cawan penguap setelah dipanaskan menjadi stabil lalu timbang kembali (note : Jika berat cawan penguap setelah pemanasan mengalami perubahan, maka harus dipanaskan kembali selama 1 jam hingga berat cawan penguap tersebut stabil dengan ketentuan selisih antara cawan penguap sebelum dan setelah dipanaskan sebesar < 0,02 atau 2%) dan catat hasil (m cawan penguap setelah pemanasan = 103,5 g) stabil dan valid

6.

Timbang kompos sebanyak 100 g (kompos yang ditimbang untuk sampel sebanyak 20 g)

7.

Masukkan kompos yang telah ditimbang ke dalam cawan penguap yang telah dipanaskan, kemudian masukkan kembali ke dalam oven selama 24 jam

8. 9.

Jika telah dipanaskan selama 24 jam, matikan oven dan angkat cawan penguap yang berisi kompos Cawan penguap ditiriskan sebentar lalu masukkan kembali ke dalam desikator agar berat menjadi stabil kemudian timbang kembali dengan menggunakan timbangan analitik

Hasil

m cawan kosong = 103,5 g m cawan sebelum dipanaskan + kompos = 103,5 g + 20 g = 123,5 g m cawan setelah dipanaskan + kompos = 103,5 + 11 g = 114,5 g m selisih = 123,5 g 114,5 g = 9 g

Perhitungan

Rumus :

Kesimpulan

Setelah dilakukan pengeringan pada kompos dengan temperatur antara 105C-115C selama 24 jam, ternyata didapat selisih antara m kompos sebelum dan setelah dikeringkan di dalam oven sebesar 9 g dengan kadar air 7,29%. Hal ini menunjukkan bahwa kandungan air yang terkandung pada kompos tersebut termasuk baik karena kadar airnya dibawah 40% dan cukup baik untuk digunakan dalam proses pemupukan pada tanaman.