Anda di halaman 1dari 1

Obat nyamuk semprot (Aerosol) Obat nyamuk mengandung bahan kimia yang berbahaya bagi tubuh.

Bahan kimia yang terdapat dalam obat nyamuk aerosol termasuk ke dalam bahan organofosfat. Dichlorovynil dimethylphosfat (DDVP) yang merupakan salah satu zat kimia yang sejak puluhan tahun yang lalu sudah dilarang penggunaannya. Zat ini masih sering dipakai dikarenakan harganya yang murah. Propoxur adalah senyawa karbamat, contohnya MIC yang pernah menewaskan ribuan orang dan menyebabkan kerusakan syaraf ratusan ribu orang dalam kasus Bhopal, India. Zat ini dilarang karena dianggap sebagai zat karsinogenik. Diethyltoluamide yang merupakan insektisida pembunuh serangga Transfultrin yang dapat menyebabkan penggunanya mengalami penurunan kadar eritrosit setelah 4 jam pemakaian. Hal ini disampaikan oleh Dosen Fakultas Kesehatan Masyrakat Universitas Ahmad Dahlan Yogyakarta. Permethrin dan Prallethrin yang mudah masuk dan keluar melalui saluran pernapasan. Banyak orang menganggap bahwa obat nyamuk aerosol tersebut aman, padahal tidak ada racun yang benar-benar aman bagi tubuh kita. Obat nyamuk aerosol tersebut bisa masuk ke dalam tubuh kita melalui pernapasan dan kulit, kemudian menyebar ke sel-sel tubuh dan lewat susunan saraf pusat. Pandangan masyarakat tersebut dipengaruhi iklan-iklan komersial di televisi yang sebenarnya menipu kita semua. Efek penggunaan obat nyamuk semprot dalam jangka panjang adalah sesak nafas, alergi, batuk-batuk, mual, muntah, bahkan pingsan.