Anda di halaman 1dari 27

Nama kelompok 1. 2. 3. 4. 5. Alia Rizkani Bq.

Wiryaning Sukma Aulia Husniati Intan Putri Yana Nur Suci Armini

Madrasah Aliyah Negeri 2 Mataram Tahun 2013

KATA PENGANTAR
Puji syukur kita panjatkan kehadirat Allah SwT yang maha Esa, karena berkat Rahmat dan Karunia-Nya kami dapat menyelesaiakan tugas yang sederhana ini dengan baik dan tepat waktu.Maksud dan tujuan dari penyusunan tugas ini adalah untuk mengetahui pengertian permintaan, penawaran, harga keseimbangan, dan pasar.Selain itu juga untuk memenuhi tugas yang diberikan oleh bapak guru. Kami berterima kasih kepada guru pengajar Ekonomi di kelas sekaligus guru pembimbing kami Bapak Drs. Azis, M.Pd karena berkat bimbingan dan arahan beliau kami dapat menyelesaikan tugas ini. Kami menyadari bahwa laporan ini sangat jauh dari sempurna,oleh karena itu kritik dan saran dari manapun dan siapapun kami terima dengan senag hati demi kebaikan di masa mendatang. Kami berharap, dengan selesainya laporan ini dapat bermanfaat bagi siapapun. Terima kasih.

Mataram, 14 November 2013

ii

DAFTAR ISI Kata Pengantar............................................................. ii Daftar Isi....................................................................... iiii Permintaan dan Penawaran ....................................... 1 Elastisitas Permintaan dan Penawaran ....................... 5 Harga Keseimbangan .................................................. 7 Pasar Barang .............................................................. 14 Pasar Input ................................................................ 16

iii

PERMINTAAN DAN PENAWARAN


A.Permintaan 1.Pengertian Permintaan Permintaan adalah jumlah barang/jasa yang diinginkan dan mampu dibeli oleh konsumen pada berbagai tingkat harga dalma jangka waktu tertentu dengan menganggap faktor yang mempengaruhinya konstan/tetap. 2. Hukum Permintaan Hukum permintaan menyatakan bahwa harga sebuah barang meningkat, kuantitas (jumlah) uang diminta akan turun, sebaliknya jumlah (kuantitas) barang yang diminta naik. Jika harga sebuah barang mengalami penurunan.Dalam hal ini kuantitas yang diminta berhubungan negative dengan harga barang.Hukum yang berlaku dalam ilmu ekonomi tidaklah berlaku mutlak tetapi bersifat tetap. Faktor penyebab tidak berlakunya hukum permintaan a. Permintaan barang-barang bernilai prestise b. Harapan harga suatu barang akan berubah c. Hubungan kuantitas harga d. Barang inferior 3.Fungsi dan Kurva Permintaan Fungsi permintaan menggambarkan hubungan antara variabel harga dengan variabel jumlah barang dan jasa.fungsi permintaan dapat ditulis dalam bentuk sebagai berikut:

Qd = a - bP
ket: Qd = jumlah barang yang diminta P=harga barang per unit a=angka konstanta b=gradien atau kemiringan

atau

P = a b Qd

Rumus menemukan fungsi permintaan:

P P1 = Q Q1 P2 P1 = Q2 Q1

kurva permintaan adalah grafik yang memuat hubungan antara harga sebuah barang dan kuantaitas yang diminta.misalnya: No Harga ( P ) Jumlah ( Q ) 1 2000 100 2 1800 120 3 1600 140 4 1400 160 5 1200 180

Dari tabel tersebut dapat dikethaui bahwa tingkat harga yang tinggi jumlah barnag yang diminta sedikit kemudian harga diturunkan secara perlahan-lahan mengakibatkan jumlah permintaan semakin bertambah. - Pergeseran Kurva Permintaan Jika terjadi perubahan pada faktor-faktor yang mempengaruhi permintaan selain harga, maka akan mengakibatkan kurva permintaan bergeser bahwa setiap perubahan yang mengakibatkan pertambahan jumlah permintaan pada tingkat harga tertentu, maka akan menggeserkan kurva permintaan ke kanan, begitu pula apabila setiap perubahan yang menurunkan jumlah permintaan pada tingkat harga tertentu, maka akan menggeserkan kurva permintaan ke kiri. 4. Faktor-faktor yang Mempengaruhi Pemintaan Hal-hal yang mempengaruhi permintaan individu terhadap barang dan jasa antara lain sebagai berikut : a. Tingkat pendapatan konsumen b. Harga barang dan jasa c. Selera konsumen. d. Perkiraan harga mendatang. e. Harga barang lain yang berkaitan substitusi dan komplementer). f. Pertambahan jumlah penduduk B. Penawaran 1. Pengertian Penawaran Penawaran adalah sejumlah barang atau jasa yang ditawarkan oleh penjual pada berbagai tingkat harga dan dalam waktu tertentu. 2. Hukum Penawaran Hukum penawaran menyatakan semkain tinggi harga suatu barang semakin banyak jumlah barang yang dibutuhkan, semakin rendah harga suatu barang semakin sedikit jumlah barang yang ditawarkan.Hukum penawaran juga bersifat ceteris paribus.Hal ini menunjukkan hubungan yang positif antara harga barang atua jasa dengan kuantitas yang ditawarkan.misalkan:

NO Harga ( P ) Jumlah ( Q ) 1 2000 180 2 1800 160 3 1600 140 4 1400 120 5 1200 100 Dari tabel di samping menyatakan bahwa pada tingakt harga yang tinggi jumlah barang atau jasa yang ditawarkan banyak, kemudian harga turun secara perlahan mengakibatkan jumlah penawaran akan semakin menurun pula. Begitu juga kurva penawaran yang berbentuk garis dari kiri bawah ke kanan atas atau berslope positif. Yang menunjukkan bahwa apabila terjadi penurunan harga, maka akan disertai dengan penurunan jumlah penawaran terhadap barang dan jasa. 3. Fungsi dan Kurva Penawaran Fungsi penawaran merupakan bentuk matematis untuk menyusun daftar penawaran pada berbagai kemunkinan tingkat harga.bentuk umum fungsi penawaran sebagai berikut:

Qs = a - bP
syarat fungsi penawaran adalah: 1) Nilai a boleh positif atau negatif 2) Nilai b harus (+) Rumus menemukan fungsi penawaran:

atau

P = a + b Qs

P P1 = Q Q1 P2 P1 = Q 2 Q1

Kurva penawaran adalah grafik yang menunjukan jumlah barang yang ditawarkan produsen pada berbagai tibgkat harga. Jika terjadi perubahan harga pada faktor-faktor yang mempengaruhi penawaran selain harga, maka akan mengakibatkan kurva penawaran akan bergeser.

Bahwa setiap perubahan yang mengakibatkan pertambahan jumlah penawaran pada tingkat harga tertentu, maka akan menggeser kurva penawaran ke kanan begitu juga apabila setiap perubahan yang menunjukkan jumlah penawaran pada tingkat harga tertentu, maka akan menggeser kurva penawaran ke kiri. Faktor-faktor yang mempengaruhi pergeseran kurva penawaran a. Perubahan biaya produksi. b. Teknologi yangdigunakan. c. Harapan mendapatkan laba. d. Harapan masa yang akan datang. 4. Faktor-faktor yang mempengaruhi penawaran a. Harga jasa dan barang itu sendiri. b. Perubahan harga barang lain. c. Jumlah perusahaan dalam industri. d. Biaya produksi. e. Pajak atau subsidi. f. Perkiraan produsen mengenai harga barang di masa yang akan datang. g. Teknologi. h. Keuntungan yang akan diperoleh produsan. i. Keadan cuaca atau iklim.. j. Tujuan tertentu dari produsen.

ELASTISITAS PERMINTAAN DAN PENAWARAN


A. Elastisitas Permintaan 1. Pengertian Elastisitas Permintaan Derajat kepekaan perubahan jumlah barang yang diminta konsumen karena adanya perubahan harga barang itu sendiri. Nilai koefisien elastisitas permintaan dirumuskan sebagai berikut: E = Q P P Q

Q = perubahan jumlah barang P = perubahan harga barang P = harga mula-mula Q = jumlah barang mula-mula 2. Macam-macam elastisitas permintaan *Permintaan inelastis : perubahan jumlah barang yang diminta konsumen tidak terlalu dipengaruhi oleh perubahan harga barang. Besar koefisien kurang dari 1 (Ed<1). *Permintaan unitary : pengaruh perubahan harga sebanding dengan perubahan jumlah barang yang diminta. Besar koefisien sama dengan 1 (Ed=1) *Permintaan elastis : perubahan jumlah barang yang diminta sangat dipengaruhi oleh perubahan harga barang. Besar koefisien lebih dari 1 (Ed>1). *Permintaan inelastis sempurna : perubahan harga barang tersebut tidak berpengaruh terhadap jumlah barang yang diminta. Besar koefisien sama dengan 0 (Ed=0). *Permintaan elastis tidak sempurna : memiliki koefisien elastisitas permintaan tidak terhingga (Ed= ) B. Elastisitas Penawaran 1) Pengertian Elastisitas Penawaran ElastisitasPenawaran adalah derajat kepekaan perubahan jumlah barang yang ditawarkan produsen karena adanya perubahan harga barang itu sendiri.

Nilai koefisien elastisitas penawaran dirumuskan sebagai berikut: E = Q P P Q

Q = perubahan jumlah barang P = perubahan harga barang P = harga mula-mula Q = jumlah barang mula-mula 2) Macam-macam elastisitas penawaran *Penawaran inelastis : perubahan jumlah barang yang ditawarkan tidak terlalu dipengaruhi oleh perubahan harga barang. Besar koefisien kurang dari 1 (Ed<1). *Penawaran unitary : pengaruh perubahan harga sebanding dengan perubahan jumlah barang yang ditawarkan. Besar koefisien sama dengan 1 (Es=1). *Penawaran elastis : perubahan jumlah barang yang ditawarkan sangat dipengaruhi oleh perubahan harga barang. Besar koefisien melebihi angka 1 (Es>1). *Penawaran inelastis sempurna : perubahan harga barang tersebut tidak berpengaruh terhadap jumlah barang yang ditawarkan. Besar koefisien sama dengan 0 (Es=0). *Penawaran elastis tidak sempurna : adanya perubahan tingkat harga yang sangat kecil menyebabkan jumlah barang yang ditaawarkan berkurang menjai 0. Besar koefisien tak terhingga (Es= ).

HARGA KESEIMBANGAN
1) Pengertian Harga Keseimbangan Harga keseimbangan atau harga pasar (Equilibrium Price) adalah tinggi rendahnya tingkat harga yang terjadi atas kesepakatan antara produsen/penawaran dengan konsumen atau permintaan.Pada harga keseimbangan produsen/penawaran bersedia melepas barang/jasa, sedangkan permintaan/konsumen bersedia membayar harganya.Dalam kurva harga keseimbangan terjadi titik temu antara kurva permintaan dan kurva penawaran, yang disebut Equilibrium Price.Interaksi permintaan dan penawaran terjadi di pasar, maka harga keseimbangan disebut juga harga pasar. Dalam ilmu ekonomi, harga keseimbangan atau harga ekuilibrium adalah harga yang terbentuk pada titik pertemuan kurva permintaan dan kurva penawaran. Terbentuknya harga dan kuantitas keseimbangan di pasar merupakan hasil kesepakatan antara pembeli (konsumen) dan penjual (produsen) di mana kuantitas yang diminta dan yang ditawarkan sama besarnya. Jika keseimbangan ini telah tercapai, biasanya titik keseimbangan ini akan bertahan lama dan menjadi patokan pihak pembeli dan pihak penjual dalam menentukan harga. Dengan kata lain Harga keseimbangan adalah harga dimana baik konsumen maupun produsen sama-sama tidak ingin menambah atau mengurangi jumlah yang dikonsumsi atau dijual. Permintaan sama dengan penawaran. Jika harga dibawah harga keseimbangan, terjadi kelebihan permintaan. Sebab permintaan akan meningkat, dan penawaran menjadi berkurang. Sebaliknya jika harga melebihi harga keseimbangan, terjadi kelebihan penawaran.Jumlah penawaran meningkat, jumlah permintaan menurun. Secara grafis harga keseimbangan ini terjadi pada titik potong antara kurva permintaan dengan kurva penawaran. Keseimbangan harga merupakan titik temu antara permintaan dan penawaran yang merupakan proses alami mekanisme pasar. Permintaan/pembeli berusaha untuk mendapatkan barang/jasa yang baik dengan harga yang murah, sedangkan penawaran/penjual berusaha untuk mendapatkan keuntungan yang sebesar-besarnya.

Akibat dari tarik-menarik/tawar-menawar antara permintaan dan penawaran, maka akan tercapai titik temu yang disebut keseimbangan harga. 2) Proses terbentuknya Harga Pasar Terbentuknya harga pasar dipengaruhi oleh faktor-faktor yang mempengaruhi permintaan dan penawaran.Masing-masing faktor dapat menyebabkan bergesernya jumlah permintaan dan jumlah penawaran. Dengan bergesernya permintaan dan penawaran akan mengakibatkan bergesernya tingkat harga keseimbangan. Untuk mengetahui harga dan jumlah keseimbangan dapat dilakukan dengan cara tabel, cara matematis, dan cara kurva. a.Cara Tabel

Harga Rp200,00 Rp300,00 Rp400,00 Rp500,00 Rp600,00

Permintaan 7.000 unit 6.000 unit 5.000 unit 4.000 unit 3.000 unit

Penawaran 3.000 unit 4.000 unit 5.000 unit 6.000 unit 7.000 unit

Perhatikan tabel di atast dan amati perubahannya : P pada Rp. 400,00 terjadi Equilibrium Price dengan jumlah yang ditawarkan (S) sama dengan jumlah yang diminta (D), yaitu sebesar 5.000 unit. Penjual menawarkan dengan harga Rp.600,00 dengan jumlah barang yang terjual/ditawarkan 7.000 unit. Sedangkan pembeli menawar dengan harga Rp.200,00 dan jumlah barang yang diminta 7.000 unit. Karena tidak terjadi kesepakatan, maka penjual berusaha menurunkan harga dan pembeli berusaha menaikkan penawaran, demikian seterusnya sampai akhirnya bertemu pada harga Rp.400,00 dengan jumlah barang yang ditawarkan sama dengan jumlah yang diminta, sebesar 5.000 unit. 8

b.Cara Matematis Proses terbentuknya keseimbangan harga atau harga pasar dapat pula dicari dengan mengetahui fungsi permintaan dan juga fungsi penawaran. Seperti yang telah dijelaskan sebelumnya, harga keseimbangan terjadi apabila jumlah permintaan sama dengan jumlah yang ditawarkan. Secara matematis hal ini ditunjukkan oleh persamaan Qd = Qs. Contoh : Dalam suatu pasar diketahui fungsi penawaran beras adalah QS = 50 P dan fungsi permintaannya adalah Qd = 400.000 50P. Berapa harga keseimbangan fungsi fungsi tersebut ? Penyelesaian : a. Mencari harga keseimbangan dalam pasar Harga keseimbangan terjadi jika penawaran = permintaan Qd = Qs 400.000 50 P = 50 P 400.000 = 100 P PE = Rp 4.000,00/Kg b. Mencari fungsi kuantitas pada fungsi permintaan Qd = 400.000 50P Pada tingkat harga Rp 4.000,00/kg maka kuantitasnya adalah Qd = 400.000 50P = 400.000 50(4000) = 400.000 200.000 =200.000 c. Mencari kuantitas pada fungsi penawaran Qs = 50P Pada tingkat harga 4.000 maka kuantitasnya adalah: Qs = 50(4.000) =200.000 9

3) Penggolongan Pembeli dan Penjual Seperti yang kita ketahui bahwa di dalam pasar terdapat pembeli dan penjual.Pembeli yang tidak mampu membeli barang dikatakan daya belinya rendah. Di pihak lain ada penjual yang tidak dapat menjual barangnya, karena jika mengikuti harga pasar akan merugi. Pembeli dan penjual dapat digolongkan berdasarkan perbandingan antara harga pasar dan harga pokok bagi penjual/produsen dan kemampuan membeli bagi konsumen/pembeli. Oleh karena itu, pembeli dan penjual dapat digolongkan menjadi tiga . a)Golongan pembeli : Pembeli super marginal, yaitu kelompok pembeli yang memiliki kemampuan membeli di atas harga pasar. Pembeli ini memiliki kelebihan kesediaan untuk membeyar harga barang yang ada di pasar atau mereka yang menerima premi konsumen (Consumers rent).Mereka memiliki daya beli tinggi dibanding dengan harga pasar. Pembeli ini akan memperoleh surplus lebih besar Pembeli marginal, yaitu kelompok pembeli yang memiliki kemampuan sama dengan harga pasar. Pembeli sub marginal, yaitu kelompok pembeli yang mempunyai kemampuan membeli di bawah harga pasar. Pembeli ini tidak dapat ikut serta membeli barang karene tidak memiliki kemampuan untuk membeli barang tersebut. b)Golongan Penjual Penjual super marginal, yaitu kelompok penjual yang memiliki perhitungan harga pokok di bawah harga pasar. Penjual ini mendapat keuntungan yang disebut keuntungan produsen (Producers Rent).

10

Penjual marginal, yaitu kelompok penjual yang memiliki perhitungan harga pokok sama dengan harga pasar. Penjual ini memperoleh keuntungan dari pergeseran harga jangka pendek apabila terjadi kenaikan harga. Penjual sub marginal, yaitu kelompok penjual yang memiliki perhitungan harga pokok di atas harga pasar. Penjual ini tidak dapat ikut serta menjual barang, kecuali apabila terjadi kenaikan harga barang. 4) Pergeseran Titik Keseimbangan Titik keseimbangan (Equilibrium Price) akan mengalami pergeseran akibat dari naik turunnya akibat perubahan penawaran/permintaan. a.Pergeseran titik keseimbangan yang disebabkan bertambahnya jumlah

permintaan. Jika jumlah permintaan bertambah sedangkan jumlah penawaran tetap, maka ada kecenderungan harga akan naik. Misalnya pada harga Rp.30,00 jumlah permintaan 40 unit. Jika jumlah permintaan meningkat 40 unit, maka harga akan naik menjadi Rp.50,00. Perhatikan di grafik: E akan berubah menjadi E1. b.Pergeseran titik keseimbangan yang disebabkan berkurangnya jumlahpermintaan. Jika jumlah permintan berkurang sedangkan jumlah penawaran tetap, maka harga akan turun. Misalnya harga Rp.30,00 jumlah permintaan 40 unit. Apabila jumlah permintaan turun menjadi 30 unit, maka harga akan turun menjadi Rp.20,00. c.Pergeseran titik keseimbangan yang disebabkan bertambahnya

jumlahpenawaran. Jika jumlah penawaran bertambah sedangkan jumlah permintaan tetap, maka harga akan turun. Misalnya pada harga Rp.30,00 jumlah penawaran 40 unit. Jika jumlah penawaran berubah menjadi 20 unit, maka harga akan turun menjadi Rp.50,00.

11

d.Pergeseran penawaran.

titik

keseimbangan

yang

disebabkan

berkurangnya

jumlah

Jika jumlah penawaran berkurang, sedangkan jumlah permintaan tetap, maka harga akan naik. Misalnya pada harga Rp.30,00 jumlah penawaran 40 unit. Jika jumlah penawaran berkurang menjadi 40 unit, maka harga akan naik menjadi Rp.30,00. e.Permintaan dan Penawaran Berubah Searah Dipengaruhi oleh naiknya permintaan dan penawaran terhadap keseimbangan pasar . Misalkan, harga keseimbangan berada pada titik harga Rp 40,00 dan kuantitas 30 dan setelah terjadi perubahan permintaan dan penawaran yang searah maka titik keseimbangan berubah menjadi Rp 43,00 dan kuantitas 59. f.Permintaan dan Penawaran Berubah Tidak Searah Dipengaruhi oleh naiknya permintaan dan penurunan penawaran terhadap keseimbangan pasar. Misalkan, harga keseimbangan berada pada titik harga Rp 40,00 dan kuantitas 30. Kemudian terjadi perubahan sehingga titik keseimbangannya berubah menjadi P Rp 60,00 dan Q 25.

Soal- Soal
1.
Harga Rp3.000,00 Rp3.500,00 Rp4.000,00 Rp4.500,00 Rp6.000,00 Jumlah yang diminta 50 unit 45 unit 40 unit 35 unit 30 unit Jumlah yang ditawarkan 20 unit 35 unit 40 unit 65 unit 80 unit

12

Tanya : Berdasarkan data tersebut, buatlah grafik fungsi penawaran, permintaan, dan harga keseimbangan ! Jawab :

1.Dalam suatu pasar diketahui fungsi permintaan sandal adalah Qd= 500 2p, dan fungsi
penawarannya adalah Qs= -60 + 5p. Hitunglah berapa harga keseimbangan dari masingmasing fungsi tersebut serta gambar kurvanya? Jawab : a.Mencari harga keseimbangan Qs = Qd -60 + 5P = 500 2P 5P + 2P = 500 + 60 7P = 560 P = 560: 7 = 80 b.Mencari quantitas pada fungsi permintaan Qd= 500 2P = 500 2(80) = 500 160 = 340 c.Mencari Quantitas pada fungsi penawaran Qs = -60 + 5p = -60 + 5(80) = -60 + 400 = 340

13

5) Pengaruh Pajak dan Subsidi terhadap Harga Keseimbangan Dengan adanya pajak yang dikenakan pemerintah, akan mengakibatkan berkurangnya penawaran, sehingga kurva penawaran bergeser ke kiri.sebaliknya, apabila pemerintah memeberikan subsidi terhadap produksi barang, maka penawaran akan bertambah, sehinnga kurva penawaran bergeser ke kanan.dengan demekian adanya pajak dn subsidi akan menggeser posisi titik keimbangan.

PASAR BARANG (PASAR OUTPUT)


1) Pengertian Pasar Barang Pasar barang adalah pasar yang memeperjual belikan barang dan jasa yang merupakan output dari kegiatan produksi. 2) Bentuk-Bentuk Pasar Barang

Pasar Persaingan Sempurna a. Latar Belakang


Pasar Persaingan Sempurna adalah suatu bentuk interaksi antara permintaan dan penawaran yang ditandai oleh jumlah konsumen dan produsen sangat banyak dan hampir tidk terbatas. Ciri-cirinya adalah: Jumlah penjual dan pembeli banyak Barang bersifat homogen Setiap perusahaan bebas keluar & masuk Penjual dan pembeli memiliki pengertian sempurna tentang pasar Pasar persaingan sempurna adalah suatu bentuk interaksi antara permintaan dan penawaran yang ditandai oleh jumlah produsen dan konsumen sangat banyak dan hampir tidak terbatas.

b. Deskripsi

c. Kelebihan dan Kekurangan


KELEBIHAN 1.Tidak memerlukan iklan KEKURANGAN 1.Tidak ada pilihan bagi konsumen untuk memilih barang 2.Harga tidak bisa ditawar lagi 3.Perusahaan tidak mempunyai anggaran untuk mengadakan penelitian

2.Adanya satu harga 3.Kepuasan konsumen maksimal 4.Kepuasan konsumen maksimal 5.Keuntungan produsen maksimal 6.Produksi barang yang diperlukan konsumen dengan biaya yang minimal

14

Pasar Persaingan Tidak Sempurna


Pasar Persaingan Tidak Sempurna adalah pasar yang jumlah penjual dan pembeli tidak sebanding/tidak seimbang. Bentuk-bentuk persaingan tidak sempurna ,antara lain: pasar monopoli,pasar oligopoli,pasar monopolistik,pasar oligopsoni dan monopsoni.

Pasar monopoli o Terdapat 1 penjual dengan banyak pembeli o Mampu menguasai sumber daya dan harga o Tidak ada barang substitusi Pasar monopolistik o Jumlah penjual dan pembeli sama banyak o Adanya diskriminasi dan deferensiasi harga, mutu dan pelayanan Pasar oligopoli o Terdapat sekelompok penjual dan sedikit pembeli o Produknya heterogen o Memiliki pangsa pasar untuk menguasai pembeli Pasar monopsoni o Pasar yang hanya dikuasai oleh seorang pembeli o Jumlah penjual banyak, tetapi pembelinya hanya ada satu Ciri ciri pasar monopsoni o Hanya terdapat seorang pembeli o Pembeli umumnya bukan konsumen yang akan langsung menggunakan produk untuk memenuhi kebutuhan hidup o Barang yang diperjualbelikan umumnya barang mentah o Tinggi rendahnya harga jual sangat ditentukan oleh keinginan pembeli Pasar oligopsoni o Pasar yang dikuasai oleh beberapa pembeli o Jumlah penjual banyak sedangkan pembelinya hanya beberapa Ciri ciri pasar oligopsoni o Terdapat beberapa pembeli o Pembeli umumnya bukan konsumen yang langsung menggunakan produk untuk memenuhi kebutuhan hidup o Barang yang diperjualbelikan umumnya barang mentah bukan barang buatan pabrik o Harga cenderung stabil Campur tangan pemerintah dalam mekanisme pembentukan harga o Menetapkan harga o Memberikan subsidi o Menetapkan pajak o Melakukan operasi pasar 15

C. Kekurangan dan Kelebihan


KEBAIKAN 1. Menghindari produk-produk tipuan 2.Menimbulkan skala ekonomi yang menurunkan biaya produksi 3. Terjaganya kesinambungan stabilitas perusahaan 4.Mendorong penggunaan mesin-mesin generasi terbaru dengan teknologi tinggi 5.Mendorong peningkatan kinerja departeman penelitian dan pengembangan KEBURUKAN 1.Tidak ada persaingan 2.Adanya pelecehan terhadap posisi konsumen 3.Adanya kesenjangan dalam pembagian pendapatan 4.Tidak ada persaingan 5.Mengurangi kesejahteraan konsumen

PASAR INPUT
Pasar Input adalah pasar yang menyediakan berbagai faktor produksi.Pasar ini terdiri dari pasar sumber daya alam / tanah, tenaga kerja, modal dan kewirausahaan. Ciri-ciri pasar input adalah sebagai berikut : Tidak berwujud fisik, tetapi kegiatan Permintaan dan penawaran faktor produksi yang dilakukan dalam jumlah besar Jenis permintaan dan penawaransesuai dengan produksi yang dihasilkan Penawaran faktor produksi kadang merupakan monpoli, sementara permintaan faktor produksi bersifat kolektif

*Kelebihan dan Kekurangan

Kelebihan:
-Menyediakan sumber pembiayaan jangka panjang untuk dunia usaha. -Memungkinkan adanya upaya diversifikasi. -Sarana untuk mengalokasikan sumber dana secara optimal bagi investor

Kekurangan :
o Jika kurs tidak stabil, maka harga saham ikut terpengaruh o Saham pasar modal bersifat spekulatif sehingga dapat merugikan pihak tertentu. o Mekanisme pasar modal yang cukup rumit menyulitkan pihak-pihak tertentu yang akan terlibat di dalamnya. 16

a. Pasar Sumber Daya Alam/ Tanah Faktor produksi tanah meliputi permukaan dan semua yang terkandung didalamnya. Balas jasa yang diterima adalah sewa. Harga dan jumlah permintaan tanah berbeda beda karena perbedaan kesuburan, letak, dan banyaknya tanah yang digunakan. Permintaan tanah semakin lama semakin bertambah karena perkembangan industri begitu pesat. Masalahnya adalah persediaan tanah yang terbatas sementara permintaan selalu bertambah. Jadi, semakin tinggi permintaan semakin tinggi harga / sewa tanah, dan sebaliknya. b. Pasar Tenaga Kerja Pengertian Pasar Tenaga Kerja Pasar tenaga kerja merupakan aktivitas dari pelaku yang tujuannya mempertemukan para pencari kerja dengan pengguna tenaga kerja. Sifat pasar tenaga kerja ditentukan oleh para pelaku tersebut. Pelaku pelaku dalam pasar tenaga kerja antara lain penjual tenaga kerja, pembeli tenaga kerja, dan pengelola atau penyelenggara bursa. Permintaan Tenaga Kerja Permintaan tenaga kerja berkaitan dengan jumlah tenaga kerja yang dibutuhkan oleh perusahaan tertentu. Permintaan tenaga kerja datang dari rumah tangga produksi. Banyak sedikitnya permintaan tenaga kerja dipengaruhi oleh perubahan tingkat upah dan perubahan faktor faktor lain yang memengaruhi permintaan tenaga kerja antara lain sebagai berikut. 1) Perubahan Tingkat Upah Perubahan tingkat upah mempengaruhitinggi rendahnya biaya produksi perusahaan. Jika tingat upah mengalami kenaikan, maka biaya produksi juga akan meningkat, perusahaan akan mengurangi jumlah produksi yang mengakibatkan berkurangnya tenaga kerja yang dibutuhkan. Penurunan jumalah tenaga kerja sebagai sebagai akibat dari turunnya skala produksi disebut efek skala produksi. Jika tingkat upah naik dan barang modal tetap maka pengusaha menggunakan mesin sehingga pengguna tenaga kerja akan menurun. Pengurangan tenaga kerja yang dibutuhkan karena adanya penambahan pengunaan mesin disebut efek subtitusi tenaga kerja. 2) Perubahan Permintaan Pasar terhadap HasilHasil Produksi Jika permintaan produksi meningkat, produsen akan menambah produksinya. Penambahan jumalah produksi juga akan menambah jumlah tenaga kerja. Sebaliknya penurunan kegiatan produksi akan beraibat pada turunnya jumlah permintaan tenaga kerja. 3) Harga Barang-Barang Modal Jika harga barang-barang modal turun akan mengaibatan harga jual produksi juga turun. Hal ini mengakibatkan permintaan bertambah besar dan produsen cenderung meningkatkan produksinya. Peningkatan kegiatan perusahan tersebut akan menambah permintaan tenaga kerja. Penawaran Tenaga Kerja Penawaran tenaga kerja dipengaruhi oleh tingkat upah terutama untuk jenis jabatan yang sifatnya kusus. Penawaran tenaga kerja ini datang dari masyarakat. Keseimbangan Pasar Tenaga Kerja Keseimbangan pasar tenaga kerja terjadi apabila pada saat suatu tingat upah, pencari kerja menerima pekerjaan dan pengusaha bersedia mempekerjakan tenaga kerja tersebut. c. Pasar Modal Pasar modal adalah tempat jual beli dana dan inventasi jangka panjang. Permintaan modal datang dari pengusaha dan penawaran datang dari pemilik modal. Balas jasa yang diterima pemilik modal adalah bunga. 17

Tinggi rendahnya tingkat bunga modal dipengaruhi oleh faktor faktor berikut. Permintaan dan penawaran modal dalam masyarakat Kemunginan resiko hilangnya modal yang dipinjam Kondisi perekonomian Campur tangan pemerintah dalam penetapan tingkat bunga d. Pasar Faktor Produksi Kewirausahaan Kewirausahaan adalah inisiatif untuk mengkoordinir faktor faktor produksi guna mencapai efisiensi maksimal, orangnya disebut wirausaha. Dalam menjalankan suatu uasaha selain faktor faktor di atas diperlukan juga oarang yang mampu memimpin dan menjalankan usaha dengan baik. Seorang pengusaha adalah oraang yang mampu memanfaatkan faktor faktor produksi tersebut agar dapat mengendalikan perusahaan dengan baik, mampu menghasilkan produk berkualitas tinggi, memperoleh keuntungan, dan berani menghadapi resiko.

KESIMPULAN
Dalam permintaan, penawaran, harga keseimbangan, dan pasar terdapat hubungan.Dari pemerosesan produksi,setelah jadi di perjual belikan dan ditawarkan hingga terdapat permintaan dan dijual jika sudah mencapai harga keseimbangan.

POWER POINT

PERMINTAAN DAN PENAWARAN


A.Permintaan 1.Pengertian Permintaan Permintaan adalah jumlah barang/jasa yang diinginkan dan mampu dibeli oleh konsumen pada berbagai tingkat harga dalma jangka waktu tertentu dengan menganggap faktor yang mempengaruhinya konstan/tetap. 2. Hukum Permintaan Hukum permintaan menyatakan bahwa harga sebuah barang meningkat, kuantitas (jumlah) uang diminta akan turun, sebaliknya jumlah (kuantitas) barang yang diminta naik. 3.Fungsi dan Kurva Permintaan Fungsi permintaan menggambarkan hubungan antara variabel harga dengan variabel jumlah barang dan jasa.fungsi permintaan dapat ditulis dalam bentuk sebagai berikut: Qd = a bP atau P = a b Qd

Rumus menemukan fungsi permintaan: P P1 = Q Q1 P2 P1 = Q2 Q1 Jika terjadi perubahan pada faktor-faktor yang mempengaruhi permintaan selain harga, maka akan mengakibatkan kurva permintaan bergeser bahwa setiap perubahan yang mengakibatkan pertambahan jumlah permintaan pada tingkat harga tertentu, maka akan menggeserkan kurva permintaan ke kanan, begitu pula apabila setiap perubahan yang menurunkan jumlah permintaan pada tingkat harga tertentu, maka akan menggeserkan kurva permintaan ke kiri. 4. Faktor-faktor yang Mempengaruhi Pemintaan Hal-hal yang mempengaruhi permintaan individu terhadap barang dan jasa antara lain sebagai berikut : a. Tingkat pendapatan konsumen b. Harga barang dan jasa c. Selera konsumen. d. Perkiraan harga mendatang. e. Harga barang lain yang berkaitan substitusi dan komplementer). f. Pertambahan jumlah penduduk

B. Penawaran 1. Pengertian Penawaran Penawaran adalah sejumlah barang atau jasa yang ditawarkan oleh penjual pada berbagai tingkat harga dan dalam waktu tertentu. 2. Hukum Penawaran Hukum penawaran menyatakan semkain tinggi harga suatu barang semakin banyak jumlah barang yang dibutuhkan, semakin rendah harga suatu barang semakin sedikit jumlah barang yang ditawarkan. 3. Fungsi dan Kurva Penawaran Fungsi penawaran merupakan bentuk matematis untuk menyusun daftar penawaran pada berbagai kemunkinan tingkat harga.bentuk umum fungsi penawaran sebagai berikut: Qs = a bP atau P = a + b Qs Kurva penawaran adalah grafik yang menunjukan jumlah barang yang ditawarkan produsen pada berbagai tibgkat harga. Jika terjadi perubahan harga pada faktor-faktor yang mempengaruhi penawaran selain harga, maka akan mengakibatkan kurva penawaran akan bergeser.

ELASTISITAS PERMINTAAN DAN PENAWARAN


A. Elastisitas Permintaan 1) Pengertian Elastisitas Permintaan Derajat kepekaan perubahan jumlah barang yang diminta konsumen karena adanya perubahan harga barang itu sendiri. 2 Macam-macam elastisitas permintaan Permintaan inelastis : perubahan jumlah barang yang diminta konsumen tidak terlalu dipengaruhi oleh perubahan harga barang. Besar koefisien kurang dari 1 (Ed<1). Permintaan unitary : pengaruh perubahan harga sebanding dengan perubahan jumlah barang yang diminta. Besar koefisien sama dengan 1 (Ed=1) Permintaan elastis : perubahan jumlah barang yang diminta sangat dipengaruhi oleh perubahan harga barang. Besar koefisien lebih dari 1 (Ed>1). Permintaan inelastis sempurna : perubahan harga barang tersebut tidak berpengaruh terhadap jumlah barang yang diminta. Besar koefisien sama dengan 0 (Ed=0). Permintaan elastis tidak sempurna : memiliki koefisien elastisitas permintaan tidak terhingga (Ed= )

B. Elastisitas Penawaran 1) Pengertian Elastisitas Penawaran ElastisitasPenawaran adalah derajat kepekaan perubahan jumlah barang yang ditawarkan produsen karena adanya perubahan harga barang itu sendiri. 2) Macam-macam elastisitas penawaran Penawaran inelastis : perubahan jumlah barang yang ditawarkan tidak terlalu dipengaruhi oleh perubahan harga barang. Besar koefisien kurang dari 1 (Ed<1). Penawaran unitary : pengaruh perubahan harga sebanding dengan perubahan jumlah barang yang ditawarkan. Besar koefisien sama dengan 1 (Es=1). Penawaran elastis : perubahan jumlah barang yang ditawarkan sangat dipengaruhi oleh perubahan harga barang. Besar koefisien melebihi angka 1 (Es>1). Penawaran inelastis sempurna : perubahan harga barang tersebut tidak berpengaruh terhadap jumlah barang yang ditawarkan. Besar koefisien sama dengan 0 (Es=0). Penawaran elastis tidak sempurna : adanya perubahan tingkat harga yang sangat kecil menyebabkan jumlah barang yang ditaawarkan berkurang menjai 0. Besar koefisien tak terhingga (Es= ).

HARGA KESEIMBANGAN
1) Pengertian Harga Keseimbangan Harga keseimbangan atau harga pasar (Equilibrium Price) adalah tinggi rendahnya tingkat harga yang terjadi atas kesepakatan antara produsen/penawaran dengan konsumen atau permintaan. 2) Pergeseran Titik Keseimbangan Titik keseimbangan (Equilibrium Price) akan mengalami pergeseran akibat dari naik turunnya akibat perubahan penawaran/permintaan. 3) Pengaruh Pajak dan Subsidi terhadap Harga Keseimbangan Dengan adanya pajak yang dikenakan pemerintah, akan mengakibatkan berkurangnya penawaran, sehingga kurva penawaran bergeser ke kiri.sebaliknya, apabila pemerintah memeberikan subsidi terhadap produksi barang, maka penawaran akan bertambah, sehinnga kurva penawaran bergeser ke kanan.dengan demekian adanya pajak dn subsidi akan menggeser posisi titik keimbangan.

PASAR BARANG (PASAR OUTPUT)


1)Pengertian Pasar Barang

Pasar barang adalah pasar yang memeperjual belikan barang dan jasa yang merupakan output dari kegiatan produksi. 2) Bentuk-Bentuk Pasar Barang Pasar Persaingan Sempurna Pasar persaingan sempurna adalah suatu bentuk interaksi antara permintaan dan penawaran yang ditandai oleh jumlah produsen dan konsumen sangat banyak dan hampir tidak terbatas. Pasar Persaingan Tidak Sempurna Pasar Persaingan Tidak Sempurna adalah pasar yang jumlah penjual dan pembeli tidak sebanding/tidak seimbang. Bentuk-bentuk persaingan tidak sempurna ,antara lain: pasar monopoli,pasar oligopoli,pasar monopolistik,pasar oligopsoni dan monopsoni.

PASAR INPUT
Pasar Input adalah pasar yang menyediakan berbagai faktor produksi.Pasar ini terdiri dari pasar sumber daya alam / tanah, tenaga kerja, modal dan kewirausahaan. a. Pasar Sumber Daya Alam/ Tanah Faktor produksi tanah meliputi permukaan dan semua yang terkandung didalamnya. Balas jasa yang diterima adalah sewa. Harga dan jumlah permintaan tanah berbeda beda karena perbedaan kesuburan, letak, dan banyaknya tanah yang digunakan. Permintaan tanah semakin lama semakin bertambah karena perkembangan industri begitu pesat. Masalahnya adalah persediaan tanah yang terbatas sementara permintaan selalu bertambah. Jadi, semakin tinggi permintaan semakin tinggi harga / sewa tanah, dan sebaliknya.

b.

Pasar Tenaga Kerja Pengertian Pasar Tenaga Kerja Pasar tenaga kerja merupakan aktivitas dari pelaku yang tujuannya mempertemukan para pencari kerja dengan pengguna tenaga kerja. Sifat pasar tenaga kerja ditentukan oleh para pelaku tersebut. Pelaku pelaku dalam pasar tenaga kerja antara lain penjual tenaga kerja, pembeli tenaga kerja, dan pengelola atau penyelenggara bursa. Permintaan Tenaga Kerja Permintaan tenaga kerja berkaitan dengan jumlah tenaga kerja yang dibutuhkan oleh perusahaan tertentu. Permintaan tenaga kerja datang dari rumah tangga produksi. Banyak sedikitnya permintaan tenaga kerja dipengaruhi oleh perubahan tingkat upah dan perubahan faktor faktor lain yang memengaruhi permintaan tenaga kerja antara lain sebagai berikut. c. Pasar Modal Pasar modal adalah tempat jual beli dana dan inventasi jangka panjang. Permintaan modal datang dari pengusaha dan penawaran datang dari pemilik modal. Balas jasa yang diterima pemilik modal adalah bunga.

d.

Tinggi rendahnya tingkat bunga modal dipengaruhi oleh faktor faktor berikut. Permintaan dan penawaran modal dalam masyarakat Kemunginan resiko hilangnya modal yang dipinjam Kondisi perekonomian Campur tangan pemerintah dalam penetapan tingkat bunga Pasar Faktor Produksi Kewirausahaan Kewirausahaan adalah inisiatif untuk mengkoordinir faktor faktor produksi guna mencapai efisiensi maksimal, orangnya disebut wirausaha. Dalam menjalankan suatu uasaha selain faktor faktor di atas diperlukan juga oarang yang mampu memimpin dan menjalankan usaha dengan baik. Seorang pengusaha adalah oraang yang mampu memanfaatkan faktor faktor produksi tersebut agar dapat mengendalikan perusahaan dengan baik, mampu menghasilkan produk berkualitas tinggi, memperoleh keuntungan, dan berani menghadapi resiko.