Anda di halaman 1dari 4

1.Trias anestesi: a. Hipnotik b.Analgesia c.

Relaksasi ketiga komponen anestesia dapat diwujudkan dengan obat anestesia tunggal misalnya eter atau dengan kombinasi beberapa obat untuk mencapai komponen trias anestesia

2.Perubahan tersebut menurut AHA American Hearth Association! adalah mendahulukan pemberian kompresi dada dari pada membuka jalan napas dan memberikan napas buatan pada penderita henti jantung. Hal ini didasarkan pada pertimbangan bahwa teknik kompresi dada lebih diperlukan untuk mensirkulasikan sesegera mungkin oksigen keseluruh tubuh terutama organ"organ #ital seperti otak$ paru$ jantung dan lain"lain. %enurut penelitian AHA$ beberapa menit setelah penderita mengalami henti jantung masih terdapat oksigen pada paru"paru dan sirkulai darah. &leh karena itu memulai kompresi dada lebih dahulu diharapkan akan memompa darah yang mengandung oksigen ke otak dan jantung sesegera mungkin. 'ompresi dada dilakukan pada tahap awal selama () detik sebelum melakukan pembukaan jalan napas Airway! dan pemberian napas buatan bretahing! seperti prosedur yang lama. (.*yeri menurut +nternational Association ,or the -tudy o, Pain adalah pengalaman sensorik dan motorik yang tidak menyenangkan sehubungan dengan kerusakan jaringan baik aktual maupun potensial %ekanisme *yeri " %ekanisme timbulnya nyeri didasari oleh proses multipel yaitu nosisepsi$ sensitisasi peri,er$ perubahan ,enotip$ sensitisasi sentral$ eksitabilitas ektopik$ reorganisasi struktural$ dan penurunan inhibisi. *osisepsi adalah mekanisme yang menimbulkan nyeri nosisepti, dan terdiri dari proses transduksi$ konduksi$ transmisi$ modulasi$ dan persepsi. Transduksi adalah suatu proses dimana akhiran sara, a,eren.nosiseptor mengubahstimulus nyeri menjadi potensial aksi. 'onduksi adalah proses penghantaran.penjalaran impuls melalui serabut sara, penghantar nyeri sampai ke kornu dorsalis medula spinalis$ dan dari kornu dorsalis ke otak. Transmisi adalah proses penghantaran impuls melewati sinaps dari neuron orde pertama ke neuron orde kedua pada jalur sensorik yang terjadi di kornu dorsalis medula spinalis. Proses ini melibatkan pelepasan neurotransmiter dari neuron presinaps ke neuron post sinaps. %odulasi adalah proses ampli,ikasi atau inhibisi sinyal neural terkait nyeri pain related neural signals!. Proses ini terutama terjadi di kornu dorsalis medula spinalis$ dan mungkin juga terjadi di le#el lainnya. -erangkaian reseptor opioid seperti mu$ kappa$ dan delta dapat ditemukan di kornu dorsalis. -istem nosisepti, juga mempunyai jalur desending berasal dari korteks ,rontalis$ hipotalamus$ dan area otak lainnya ke otak tengah midbrain! dan medula oblongata$ selanjutnya menuju medula spinalis. Hasil dari proses inhibisi desendens ini adalah penguatan$ atau bahkan penghambatan blok! sinyal nosisepti, di kornu dorsalis. Persepsi nyeri adalah kesadaran akan pengalaman nyeri. Persepsi merupakan hasil dari interaksi proses transduksi$ transmisi$ modulasi$ aspek psikologis$ dan karakteristik indi#idu lainnya. 'eempat proses ini dikaitkan satu sama lain dalam teori gate control

Teori gate control merupakan model modulasi nyeri yang populer. Teori ini menyatakan eksistensi dari kemampuan endogen untuk mengurangi dan meningkatkan derajat perasaan nyeri melalui modulasi impuls yang masuk pada kornu dorsalis melalui gate gerbang!. /erdasarkan sinyal dari sistem asendens dan desendens maka input akan ditimbang. +ntegrasi semua input dari neuron sensorik$ yaitu pada le#el medula spinalis yang sesuai$ dan ketentuan apakah gate akan menutup atau membuka$ akan meningkatkan atau mengurangi intensitas nyeri asendens. Teori gate control ini mengakomodir #ariabel psikologis dalam persepsi nyeri$ termasuk moti#asi untuk bebas dari nyeri$ dan peranan pikiran$ emosi$ dan reaksi stress dalam meningkatkan atau menurunkan sensasi nyeri. %emalui model ini$ dapat dimengerti bahwa nyeri dapat dikontrol oleh manipulasi ,armakologis maupun inter#ensi psikologis %eliala$ 2))0 1 painedu.org$ 2))2!. Re,erensi : 1. %eliala$ 3. 2))0. Terapi Rasional *yeri. %edika 4ama Press$ 5ogyakarta. 2. Painedu.org$ 2))2. Physiology o, Pain$ http:..www.painedu.org. 0.The American -ociety o, Anesthesiologists menggunakan de,inisi berikut untuk sedasi : -edasi minimal adalah suatu keadaan dimana selama terinduksi obat$ pasien berespon normal terhadap perintah #erbal. 6alaupun ,ungsi kogniti, dan koordinasi terganggu$ tetapi ,ungsi kardio#askuler dan #entilasi tidak dipengaruhi. -edasi sedang sedasi sadar! adalah suatu keadaan depresi kesadaran setelah terinduksi obat di mana pasien dapat berespon terhadap perintah #erbal secara spontan atau setelah diikuti oleh rangsangan taktil cahaya. Tidak diperlukan inter#ensi untuk menjaga jalan napas paten dan #entilasi spontan masih adekuat. 7ungsi kardio#askuler biasanya dijaga. -edasi dalam adalah suatu keadaan di mana selama terjadi depresi kesadaran setelah terinduksi obat$ pasien sulit dibangunkan tapi akan berespon terhadap rangsangan berulang atau rangsangan sakit. 'emampuan untuk mempertahankan ,ungsi #entilasi dapat terganggu dan pasien dapat memerlukan bantuan untuk menjaga jalan napas paten. 7ungsi kardio#askuler biasanya dijaga. 8. induksi aanestesi adalah pemberian obat atau kombinasi obat pada saat dimulainya anestesi sampai menyebabkan suatu stadium anestesi umum -tadium 1 : -tadium analgesia atau disorientasi " +nduksi kesadaran hilang " *yeri ! o.k bedah kecil " /erakhir : re,leks bulu mata hilang -tadium 2 : stadium hipersekresi atau eksitasi atau delirium " 'esadaran "!. re,leks bulu mata "! """"" #entilasi teratur

" Terjadi depresi pada ganglia basalis r9 berlebihan bila ada rangasang hidung$ cahaya$ nyeri$ rasa$ raba! -tadium ( : :isebut -tadium Pembedahan; #entilasi teratur """" apneu$ terbagi 0 plana : Plana 1:" <entilasi teratur : torako abdominal " Pupil ter,iksasi$ miosis " Re,leks cahaya =! " 3akrimasi " Re,leks ,aring dan muntah "! " Tonus otot mulai Plana 2 :" <entilasi teratur : abdominaltorakal " <olume tidal " 7rekuensi na,as " Pupil : ter,iksasi ditengah$ midriasis " Re,leks cahaya " Re,leks kornea "! Plana ( :" <entilasi teratur : abdominal dgn kelumpuhan sara, interkostal " 3akrimasi "! " Pupil melebar dan sentral " Re,leks laring dan peritoneum "! " Tonus otot Plana 0 : " <entilasi tidak teratur dan tidak ade>uat ok otot dia,ragma lumpuh tonus otot tidak sesuai #olume tidal! " Tonus otot " Pupil midriasis " Re,leks s,ingter ani dan kelenjar lakrimalis "! -tadium 0 : -tadium paralisis " :isebut juga stadium kelebihan obat. " Terjadi henti na,as sampai henti jantung Ventilasi normal : " 6anita dewasa : dominan abdomen dia,ragma! " Pria dewasa : dominan torakal Pupil Pada pupil yang diperhatikan : " gerak " ,i9asi posisi pupil -tadium + : tidak melebar karena psikosensorik dan pengaruh emosi -tadium ++ : pupil midriasis karena rangsang simpatik pada otot dilatator

-tadium +++ : pupil mulai midriasis lagi karena pelepasan adrenalin pada anestesi dengan eter atau siklopropan tapi tidak terjadi pada halotan dan +<

-tadium pembedahan : pupil ter,iksasi ditengah dan #entilasi teratur Anestesi dalam kelebihan dosis! : " Pupil dilatasi maksimal ok paralisis *.kranialis +++ " <entilasi perut dan dangkal -ebab lain pupil midriasis : 1. -aat induksi : o.k sudah setengah sadar sub concious ,ear! 2. Premedikasi atropin tanda opiat (. Hipoksia 0. -yok dan perdarahan Re,leks bulu mata * : sentuhan berkedip kontraksi! "! : akhir stadium +$ awal stadium ++ Re,leks kelopak mata * : tarik kelopak mata ada tarikan kontraksi! "! : awal stadium +++ Re,leks cahaya : * : Pupil miosis "! : -tadium ( plana ( ?. :imana tekniknya harus memenuhi: e,ekti,$ sa,ety dari aiway$ breathing $circulation dan disabilty$ com,ort untuk pasien dan operator$ dan low cost @.%ekanisme kerja obat lokal anestesi : bekerja langsung pada sel sara, 1 menghambat kemampuan sel sara, mentransmisikan impuls melalui aksonnya. Target anestetika lokal adalah saluran *a= yang ada pada semua neuron. -aluran *a= bertanggung jawab menimbulkan potensial aksi sepanjang akson dan membawa pesan dari badan sel ke terminal sara, . Anestetika lokal berikatan secara selekti, pada sal. *a=$ sehingga mencegah terbukanya sal. *a=. 2. konsentrasi 2A dalam obat anestesi lokal misal lidokain hcl 2A maksudnya adalah 2) mg.ml injeksi lidokain hcl B. nadi: ,rekuensi$ irama$ kekuatan nadi$ warna kulit mukosa$ saturasi oksigen$ crt$ hb serial 1). a.sadar bicara b.na,as bebas c.tekanan darah stabil d.balans cairan terus diawasi terus dengan pengawasan semua ,ungsi #ital

Beri Nilai