Anda di halaman 1dari 4

Bab I Pendahuluan 1.1 latar belakang 1.2 tujuan Bab II Tipus 2.1 2.2 2.3 Definisi e.

amylase (1 ind, 2 eng) Definisi e. alfa amylase (2 ind, 2 eng) hubungan antara e. alfa amylase dengan pati

Bab III Metodologi 3.1 3.2 3.3 alat & bahan (fungsi) alur kerja analisis perlakuan

Bab IV hasil & pembahasan 4.1 tabel hasil pengamatan 4.2 grafik nilai absorbansi & pembahasan (pembandingan dg literatur) Bab V Penutup Kesimpulan Dapus

BAB I PENDAHULUAN 1.1 LATAR BELAKANG Sebagian besar mikroorganisme memindahkan berbagai macam molekul kecil melewati sel-sel atau membran plasma dan memetabolismenya. Substansi ini termasuk glukosa, asam amino, peptida kecil, nukleotida dan phosphat serta ion organik lainnya. Sebagai tambahan, untuk endoenzim yang diproduksi untuk digunakan sel, banyak bakteri (dan fungi) memproduksi eksoenzim dan melepaskannya melalui sel atau membran plasma. Enzim (eksoenzim) yang berperan dalam merubah karbohidrat komplek adalah karbohidrase, amilase, selulase. Pati merupakan substansi yang terlebih dahulu harus diubah menjadi molekul lebih sederhana agar dapat diserap oleh sel. Mikroorganisme memproduksi enzim untuk memecah substansi di dalam sel, salah satunya adalah amilase (Black, 2005). Amilase juga banyak digunakan pada industri makanan. Amilase dapat digunakan sebagai pengontrol viskositas sirup cokelat dan minuman beralkohol (brewing). Amilase diproduksi oleh banyak jenis mikrobia, akan tetapi mikrobia yang sering digunakan dalam skala industri adalah Bacillus subtilis, Bacillus licheniformis, Bacillus amyloquaifaciens danAspergillus niger (Inchem, 2008). Oleh karena pentingnya enzim amilase, maka praktikum tentang Isolasi dan Deteksi Amilase perlu sekali dilakukan.

1.2. TUJUAN

a. untuk mengetahui definisi enzim amylase b. untuk mengetahui definisi enzim alfa amilase c. untuk mengetahui proses terbentuknya enzim amylase d. untuk mengetahui hubungan enzim amylase dengan pati e. untuk mengetahui perbedaan antara enzim amylase laki laki dan perempuan

BAB II TINJAUAN PUSTAKA 2.1. DEFINISI ENZIM AMILASE a. Amilase merupakan enzim yang paling penting dan keberadaanya paling besar, pada bidang bioteknologi, enzim ini diperjual belikan sebanyak 25% dari total enzim yang lainya. Amilase didapatkan dari berbagai macam sumber, seperti tanaman, hewan dan mikroorganisme. Amilase yang berasal dari mikroorganisme banyak digunakan dalam industri, hal ini dikarenakan mikroorganisme periode pertumbuhanya pendek. Amilase pertama kali yang diproduksi adalah amilase yang berasal dari fungi pada tahun 1894 (Oliveira, 2008). b. Amylase is a digestive enzyme classified as a saccharidase (an enzyme that cleaves polysaccharides). It is mainly a constituent of pancreatic juice and saliva, needed for the breakdown of long-chain carbohydrates (such as starch) into smaller units. Amilase adalah enzim pencernaan diklasifikasikan sebagai saccharidase (enzim yang memotong polisakarida). Hal ini terutama konstituen dari jus pankreas dan air liur, yang diperlukan untuk pemecahan rantai panjang karbohidrat (seperti pati) ke dalam unit yang lebih kecil.

c. Amylase is a digestive enzyme made primarily by the pancreas and salivary glands. Enzymes are substances made and used by the body to trigger specific chemical reactions. The primary function of the enzyme amylase is to break down starches in food so that they can be used by the body. Amylase is also synthesised in the fruit of plants during ripening, causing them to become sweeter. Amilase adalah enzim pencernaan, terutama dilakukan oleh pankreas dan kelenjar ludah. Enzim adalah zat yang dibuat dan digunakan oleh tubuh untuk memicu reaksikimia yang spesifik. Fungsi utama dari enzim amilase adalah memecah zat tepung dalam makanan sehingga mereka dapat digunakan oleh tubuh. Amilase ini jugadisintesis dalam buah tanaman selama pematangan, menyebabkan mereka menjadilebih manis. 2.2 DEFINISI ENZIM ALFA AMILASE a. Enzim alfa-amilase merupakan enzim yang banyak digunakan pada berbagai macam makanan, minuman dan industri tekstil. Alfa amilase ekstra seluler dihasilkan dari beberapa bakteri, diantaranya adalah Bacillus coagulans, B. stearothermophilus dan B. licheniformis(Biogen, 2008). b. Enzim alfa-amilase merupakan endoenzim yang memotong ikatan alfa-1,4 amilosa dan amilopektin menghasilkan oligosakaridadan sejumlah kecil glukosa dengan cepat pada larutan pati kental yang telah mengalami gelatinisasi. Proses ini juga dikenal dengan nama proses likuifikasi pati. http://blog.ub.ac.id/nungkieku/2011/03/17/hello-world/

c. Alpha Amylase is an enzyme which aids in the breakdown of starch to maltose. Alpha-amylase hydrolyzes bonds between glucose repeats. Carbohydrates and sugars are the major energy storage molecules used by living organisms. using photosynthesis. Alpha Amilase adalah enzim yang membantu dalam pemecahan pati menjadi maltosa.Alphaamilase menghidrolisis ikatan antara mengulangi glukosa. Karbohidrat dan gula adalah molekul penyimpanan utama energi yang digunakan oleh organisme hidup.Tanaman menyimpan energi matahari dalam gula menggunakan fotosintesis. http://science.marshall.edu/murraye/alpha_amylase.htm d. -Amilase adalah enzim yang menghidrolisis 3.2.1.1that EC alfa-ikatan besar alfa-link polisakarida, seperti pati dan glikogen, glukosa dan maltosa menghasilkan. [2] Ini adalah bentuk utama dari amilase ditemukan pada manusia dan mamalia lainnya. [3] Hal ini juga hadir dalam biji mengandung pati sebagai cadangan makanan, dan disekresikan oleh jamur banyak. -Amylase is an enzyme EC 3.2.1.1that hydrolyses alpha-bonds of large alpha-linked polysaccharides, such as starch and glycogen, yielding glucose and maltose.[2] It is the major form of amylase found in humans and other mammals.[3] It is also present in seeds containing starch as a food reserve, and is secreted by many fungi. Inchem, 2008.Alpha-Amylase From Bacillus Subtilis.http://www.inchem.org/ documents/jecfa/jecmono/v28je05.htm. Tanggal akses 17 Mei 2008. Plants store the energy of the sun in sugars