Anda di halaman 1dari 10

MAKALAH KONSEP HUMANISME

KELOMPOK 4 Disusun Oleh : 1. Gilang Guswara Nim: 132070037 2. Desi L N Nim: 1320700 3. Ridho Ramadan Nim: 1320700

SEKOLAH TINGGI ILMU KEPERAWATAN MUHAMMADIYAH PONTIANAK TAHUN 2013

KATA PENGANTAR

DAFTAR ISI

LATAR BELAKANG PENDAHULUAN

A. Konsep Manusia ( Humanisme ) Manusia sebagai makhluk utuh dan unik, Merupakan makhluk Bio-Psiko-Sosial yang mempunyai kebutuhan dasar bermacam-macam dengan tingkat perkembangannya. Manusia selalu berusaha untuk memenuhi kebutuhan dasar hidupnya. Dalam mencapai kebutuhan dasar tersebut, Manusia mencoba belajar menggali dan menggunakan sumber-sumber yang diperlukan berdasarkan potensi dengan segala keterbatasannya. Manusia secara terus-menerus menghadapi berbagai perubahaan lingkungan dan selalu berusaha menyesuaikan diri agar tercapainya keseimbangan. Untuk dapat memenuhi kebutuhannya, Manusia sebagai anggota keluarga,kelompok dan masyarakat, Perlu berinteraksi dengan lingkunganya dan menciptakan hubungan antar manusia yang serasi. Perawat dalam memberikan pelayanan keperawatan memperhatikan manusia seutuhnya,dan menggunakan pendekatan komprehensif. Perawat harus mengkaji dan mengidentifikasi kebutuhan pasien/klien mengembangkan potensi klien serta menolongnya untuk mengatasi keterbatasannya dalam menggunakan pendekatan sumber sumber secara tepat bagi pemenuhan kebutuhannya. Manusia dapat belajar dan mengubah tingkah laku serta lingkungannya karena itu perawat berperan aktif dalam memberikan penyuluhan kesehatan yang meliputi upaya peningkatan kesehatan pencegahan penyakit dan pemeliharaan kesehatan. Perawat meningkatkan adaptasi seseorang dalam keadaan sehat maupun sakit dengan cara memberi pengertian kepada pasien/klien agar mengetahui keadaannya dan tututann yang diperlukan dalam mencapai kesehatan yang optimal. Untuk mencapai tujuan tersebut, Perlu disusun bentuk bantuan khususnya kepada pasien/klien yang tidak mampu memelihara kesehatan. 1. Manusia Indonesia seutuhnya Jenis dan warna dari pelayanan dipengaruhi oleh berbagai keadaan, suasana dan falsafah bangsanya sendiri. Indonesia bedasarkan pembangunan bangsa pada Pancasila sebagai moral pembangunan. Dengan bekal penghayatan dan pengenalan Pancasila oleh setiap manusia Indonesia; maka gerak pembangunan akan berjalan lurus dan tiba dengan selamat ke tempat tujuan . Pandangan Pancasila terhadap hubungan antara manusia dengan masyarakat dalam perawat adalah kebahagiaan akan tercapai jika dapat dikembangkan hubungan yang selaras , serasi, dan seimbang,Hubungan sosial ini tidaklah netral melainkankan dijiwai oleh nilai nilai yang terkandung dalam lima sila dalam pancasila sebagai kesatuan. Bangsa pada Pancasila sebagai moral pembangunan. Dengan bekal penghayatan dan pengenalan pancasila oleh setiap manusia indonesia; maka gerak pembangunan akan berjalan lurus dan iba dengan selamat ke tempat tujuan . Pandangan pancasila terhadap hubungan antara manusia dengan masyarakat dalam perawat adalah kebahagiaan akan tercapai jika dapat dikembangkan hubungan yang selaras , serasi, dan seimbang , Hubungan sosial ini tidaklah netral melainkankan dijiwai oleh nilai nilai yang terkandung dalam lima sila dalam pancasila sebagai kesatuan.dalam mempertahankan hidup dan mengejar kehidupan yang lebih baik, Manusia dapat secara Mutlak berdiri sendiri tanpa bantuan atau bekerja sama dengan orang lain . Ini menimbulkan kesadaran bahwa segala yang dicapai dan kebahagiaan yang dirasakan /manusia ,pada dasarnya berkat bantuan dan kerja sama orang lain di masyarakat. Keseimbangan dan stabilitas masyarakat dapat terwujud dengan adanya kesadaran untuk mengendalikan diri dan kepentingan dalam hubungan sosial antara manusia pribadi dengan masyarakat.

Jadi manusia indonesia seutuhnya adalah manusia dalam segala aspeknya dan pada hakekatnya kodrat hidup manusia dalam segala aspeknya dan pada hakekatnya kodrat hidup manusia itu adalah hubungan antara manusia dengan manusia , Manusia dengan alam sekitarnya dan manusia dengan penciptanya .Dengan kata lain manusia indonesia seutuhnya adalah masyarakat kesehatan integritas manusia baik antara fisik, mental, emosional ataupun sosial oleh karena itu perawat harus menyentuh segala aspek dari pengertian manusia secara keseluruhan. 2. Manusia sebagai makhluk Bio-Spiko-Sosial-Spiritual Dalam teori keperawatan sering memandang manusia sebagai manusia holistic, memandan manusia secara keseluruhan tidak hanya sebagian juga memandang manusia sebagai holistrik yaitu manusia sebagai makhluk biologic,psokologik,social dan spiritual. 1. Memiliki kaidah jasmaniah yang terpadu system organismik. a. Masing organ mempunyai fungsi. b. Tunduk pada hakekat hukum alam (lahir berkembang tua- mati). c. Mempunyai individu. 2. Sebagai makhluk hidup yang memiliki jiwa : a. Ia diperintah/dikembalikan oleh ego. b. Ia dipengaruhi oleh perasaan, kata hati c. Ia memiliki daya pikir karena mempunyai intelegensia 3. Sebagai makhluk sosial : a. Ia dilahirkan, hidup, berperan di tengah-tengah masyarakat dengan norma serta system nilainya. b. Ia adalah anggota keluarga, masyarakat, dunia. c. Ia memiliki peranan yang harus ia sumbanngkan untuk kepentingan dirinya, masyarakat. 4. Sebagai makhluk dengan dasar spiritual : a. Ia memiliki keyakinan dan kepercayaan. b. Ia menyembah tuhan atau sembahyang.

3. Manusia sabagai system terbuka. Pemikiran system yang berfokus pada kebutuhan dasar manusia memungkinkan perawat untuk memberikan ashan keperawatan secara komprehensif.Hal ini karena manusia dipandang sebagai system terbuka yang dinamis yang memerlukan berbagai masukan dari sub system yang terdiri dari kompenen-komponen; sel,organ dan system yang teridiri dari komponen-komponen keluarga, komuniti, masyarakat dan social budaya dalam usaha mempertahankan suatu keadaan seimbang. Sedangkan konsep system tertutup system tidak memandang manusia sebagai kesatuan yang melakukan interaksi dengan alam sekelilingnya, oleh karena itu dengan semakin berkembangnya pengetahuna tentang cirri-cirir biopsikososial dari manusia jelaslah bahwa konsep system tertutup tidak memuaskan. Sistem terbuka menjadi dasar untuk meninjau bagaimana manusia itu berfungsi dalam kehidupannya. Dengan pendekatan system yang terbuka ini, keseluruhan bagian manusia, benda-benda dimana bagian manusia tersebut akan berinteraksi dan pengaruh lingkungan dipertimbangkan.

Tujuan utama manusia sebagai makhluk system terbuka adalah: 1. Agar dapat tetap bertahan serta berusaha untuk mencapai kebahagiaan lahir batin. 2. Dapat memelihara/menempatkan dirinya dalam situasi yang bagaimanapun agar tetap sehat. 3. Derajat kesehatannya ditentukan oleh kemampuannya untuk menerima segala pengaruh dari luar dan dalam. 4. Kebutuhan Dasar Manusia. Pada dasarnya manusia mempunyai kebutuhan yang sama tetapi adaklanya satu kebutuhan lebih penting bagi seseorang dari pada kebutuhan lainnya. Abraham Maslwo meletakkan kebutuhan fisiologi sebagai kebutuhan yang paling dasar, Kemudian naik kebutuhan akan rasa aman seterusnya sampai pada kebutuhan akan perwujudan diri/aktualisasi.

HIRAKRI KEBUTUHAN MANUSIA MENURUT ABRAHAM MASLOW

a. Kebutuhan fisiologi ( Fisiological Need ) yang merupakan kebutuhan pokok utama. Misal : Udara Segar (O2) air (H2O), carian elektrolis makan dan sex. Bila kebuthan ini tidak terpenuhi akan terjadi ketidak seimbang fisiologis misalnya : 1. Kekurangan oksigen menyebabkan sesak nafas. 2. Kekurangan cairan/air menyebabkan dehedrasi. b. Kebutuhan akan rasa aman ( Safety Need ). Misal : 1. Rasa aman terhindar dari penyakit, gangguan pencurian, perlindungan hukum. c. Kebutuhan mencintai dan dicintai (Love Needs). Misal: 1. Mendambakan kasih saying 2. Ingin dicintai/diterima oleh kelompok. d. Kebutuhan harga diri ( Esteem Need ) Misal : 1. Ingin dihargai/menghargai: Adanya respek dari orang lain. 2. Toleransi dalam hidup berdampingan. e. Kebutuhan aktualisasi diri ( Selft Actualisation Need ) Misal : 1. Ingin diakui/dipuja, ingin berhasil. 2. Ingin menonjol/lebih dari orang lain. Tingkat dan jenis kebutuhan tersebut satu dan lainnya tidak dapat di pisahkan karena merupakan satu rangkaian walaupun pada hahekatnya kebutuhan fisiologik merupakan factor yang dominan untuk kelanjutan hidup manusia.

Saran

Kesimpulan

DAFTAR PUSAKA PUSAT PENDIDIKAN TENAGA KESEHATAN DEPARTEMEN KESEHATAN R.I PERAWATAN I (DASAR DASAR KEPERAWATAN) Idisi I 1989 JAKARTA http://novitanila2121.wordpress.com/2012/11/14/konsep-humanisme/ http://nezfine.wordpress.com/2010/05/07/humanisme-dalam-keperawatan/ http://www.referensimakalah.com/2012/10/pengertian-humanisme.html