Anda di halaman 1dari 29

BAB I PENDAHULUAN

1.1.

LATAR BELAKANG Terdapat dua definisi uang. Pertama definisi uang menurut ilmu ekonomi tradisional yaitu

setiap alat tukar yang dapat diterima secara umum, termasuk berupa benda yang dapat diterima oleh masyarakat dalam proses pertukaran barang dan jasa. Sedangkan definisi uang menurut ilmu ekonomi modern yaitu sebagai sesuatu yang tersedia dan secara umum diterima sebagai alat pembayaran bagi pembelian barang-barang dan jasa-jasa serta kekayaan berharga lainnya serta untuk pembayaran hutang1. Selain sebagai alat pembayaran, terdapat fungsi lain dari uang yang dapat digunakan. Salah satunya adalah fungsi uang sebagai alat tukar. Semakin berkembangnya perekonomian internasional mengakibatkan hubungan ekonomi antarnegara pun semakin terkait satu sama lain. Artinya adanya peningkatan pada kegiatan perdagangan, baik dalam bentuk barang, uang maupun modal antarnegara. Kondisi seperti ini membutuhkan fungsi uang sebagai alat tukar. dunia, melainkan i dalam dunia perdagangan internasional, mata uang !upiah belum pernah dijadikan sebagai alat transaksi yang digunakan untuk perdagangan ollar Amerika-lah yang menjadi mata uang utama dalam transaksi perdagangan internasional. Sistem nilai tukar yang dianut "ndonesia adalah system nilai tukar mengambang penuh#bebas $freely floating system% yang dimulai sejak Agustus 1&&'. Sejak saat itu pulalah posisi nilai tukar !upiah $naik turunnya nilai tukar% terhadap mata uang asing $khususnya (S)% ditentukan oleh mekanisme pasar# kekuatan pasar. an pergerakan nilai tukar rupiah terhadap (S) pasca diberlakukannya sistem nilai tukar mengambang terus mengalami kemerosotan. *erikut data nilai kurs rupiah terhadap dolar dari tahun 1&&' sampai +,1+ $berdasarkan laporan akhir tahun%Tabel 1.1 Perkembangan Nilai Tukar Rupiah terha ap D!lar "1 U#D$

Tahun
1 2

1%%&'

1%%(

1%%%)

'***+

'**1

'**'

'**)

'**+

'**,

Wikipedia. Uang. http://id.wikipedia.org/wiki/Uang. Diunduh tanggal : 28 Desember 2013 Kurs upiah terhadap U!D pada bulan Desember 1""# 3 Kurs upiah terhadap U!D pada bulan Desember 1""" $ Kurs upiah terhadap U!D pada bulan Desember 2000

Kur-

..&1. Tahun Kur'**. &.+,,

'.&,, '**& &.1+.

&.'+. '**( &.///

1,.+/. '**% &.11'

&.+/, '*1* &.,2/

0..', '*11 &.112

0.&0. '*1' &.'10

&.',.

Sumber - http-##id.3ikipedia.org#3iki#(ang. $diolah%

ari tabel diatas dapat terlihat bah3a nilai tukar !upiah dari tahun ke tahun mengalami pelemahan kurs terhadap (S . *egitu pun pada tahun +,12, nilai kurs !upiah terhadap (S semakin melemah bahkan sampai menembus angka !p 1+.,,,. *erikut grafik perkembangan nilai tukar !upiah terhadap (S pada tanggal +. esember +,12 hingga + 4anuari +,11-

Sumber- 333.seputarfore5.com. Gambar 1.1 Gra/ik kur- U#D0IDR ari ', De-ember '*1)0 ' 1anuari '*1+

6rafik diatas menunjukkan bah3a !upiah belum mampu memperbaiki kinerjanya. Sehingga sangat tepat jika dikatakan bah3a !upiah merupakan salah satu mata uang yang memiliki kinerja terburuk se-Asia. 7al ini diperkuat dari kompilasi data yang dilakukan 8omura 7oldings "nc, sebagaimana dikutip oleh Bloomberg Selasa $1'#&#+,12%/, bah3a nilai tukar rupiah telah melemah 12,& persen sejak 4uni. Kondisi ini melampaui kinerja rupee pada periode yang sama melemah 1, persen. Arinya, rupiah tercatat sebagai mata uang paling buruk kinerjanya seAsia bahkan lebih buruk dibandingkan rupee "ndia.

&ra'ik U!D ( )D *# +ari ,erakhir-. Diakses melalui: http://www.seputar'ore../om/data/kurs0dollar0rupiah/gra'ik.php *2 1anuari 201$2

3ambang 4ri5o 1atmiko.. 6ilai ,ukar upiah ,erburuk !e(7sia.Kompas8 1# !eptember 2013. Diakses melalui: http://bisniskeuangan.kompas./om/read/2013/0"/1#/1$122#3/6ilai.,ukar. upiah.,erburuk.se( 7sia *2 1anuari 201$-

ari fenomena yang sudah dipaparkan tersebut maka menarik bagi penulis untuk mencoba menganalisis sebab dan dampak dari melemahnya nilai tukar !upiah, serta solusi atau cara yang dapat dilakukan untuk menstabilkan nilai tukar !upiah. 1.'. RU2U#AN 2A#ALAH ari paparan latar belakang diatas, maka rumusan masalah dalam makalah ini adalah sebagai berikut1. Apa yang menyebabkan nilai tukar !upiah terus melemah9 +. Apa dampak dari melemahnya nilai tukar !upiah9 2. *agaimana cara mengatasi penurunan nilai tukar !upiah tersebut9 1.). TU1UAN Tujuan dari makalah ini adalah sebagai berikut1. (ntuk mengetahui penyebab dari melemahnya nilai tukar !upiah +. (ntuk mengetahui dampak dari melemahnya nilai tukar !upiah 2. (ntuk mengetahui cara mengatasi penurunan nilai tukar !upiah baik yang sudah dilakukan oleh pemerintah maupun yang dianjurkan oleh penulis.

BAB II KA1IAN PU#TAKA 3 PE2BAHA#AN

'.1.

#i-tem Nilai Tukar Pengertian nilai tukar $dikenal juga dengan sebutan kurs% dalam bidang keuangan adalah

nilai tukar mata uang terhadap pembayaran saat kini atau di kemudian hari, antara dua mata uang masing-masing negara atau 3ilayah '. :aksud dari pengertian diatas adalah bah3a nilai tukar merupakan suatu harga atau nilai suatu mata uang terhadap mata uang lainnya. Tentunya nilai tukar ini se3aktu-3aktu akan mengalami kenaikan atau penurunan nilai tukar. 4ika nilai tukar mata uang dalam negeri mengalami kenaikan maka disebut apresiasi atas mata uang asing,
#

Wikipedia. 21 6o9ember 2013. Nilai Tukar. Diakses melalui: http://id.wikipedia.org/wiki/6ilai0tukar *2 1anuari 201$-

sedangkan jika nilai tukar uang dalam negeri mengalami penurunan maka disebut depresiasi atas mata uang asing. Sistem nilai tukar di tiap 8egara akan berbeda. Adapun jenis-jenis system nilai tukar menurut 8opirin $1&&'- 11'%0 secara umum dapat dibedakan atas1. #i-tem nilai tukar tetap "fixed exchange rate system$. Suatu negara dikatakan menganut nilai kurs tetap apabila negara yang bersangkutan menentukan mata uangnya pada suatu nilai kurs yang konstan dan ditetapkan di muka, kemudian mengambil segala tindakan untuk menjaga agar kursnya itu tidak berubah. Artinya *ank Sentral dalam negara tersebut menetapkan nilai tukar dalam negeri terhadap negara lain pada tingkat tertentu tanpa melihat akti;itas permintaan dan pena3aran di pasar uang, dan memelihara serta menjaga agar nilai kurs tidak berubah dengan cara menginter;ensi nilai kurs tersebut di pasar ;alas. +. #i-tem nilai tukar mengambang "floating exchange rate system$. 8egara yang menganut sistem ini menentukan sepenuhnya kurs nilai tukar ;aluta asing oleh pasar $oleh kekuatan pene3aran dan permintaan%, tanpa inter;ensi oleh *ank Sentral atau Pemerintah. macam, yaitua% 8ilai tukar mengambang bebas $freely floating exchange rate%. 8ilai tukar mengambang bebas adalah keadaan di mana kurs ditentukan semata-mata oleh pena3aran dan permintaan pasar tanpa adanya inter;ensi pemerintah. Sehingga dalam sistem ini pemerintah sama sekali tidak turut campur dalam menentukan nilai tukar mata uang asing dan tidak akan berusaha untuk menstabilkan nilai tukar mata uang asing tersebut. b% 8ilai tukar mengambang terkendali $managed floating exchange rate%. :enurut sistem ini, suatu negara melalui bank sentralnya melakukan inter;ensi di bursa ;aluta asing untuk menstabilkan mata uangnya atau menjaga agar kurs $nilai tukar% uangnya tetap pada suatu tingkat tertentu. 4adi penentuan kurs diserahkan kepada permintaan dan pena3aran pasar namun bank sentral akan tetap melakukan penga3asan untuk mengatasi perubahan-perubahan yang terjadi.
8

an dalam pengembangannya sistem ini terdiri atas dua

an sistem ini merupakan sistem nilai

:du/ation. Sistem Nilai Tukar (Kurs Valuta Asing). Diakses melalui: http://kuliahitukeren.blogspot./om/2011/0#/sistem(nilai(tukar(kurs(9aluta(asing.html *21anuari 201$-

tukar ;aluta asing yang paling umum digunakan oleh sebagian besar negara di dunia saat ini. '.'. Perkembangan #i-tem Nilai Tukar Di In !ne-ia Sejak periode 1&', hingga sekarang, sistem nilai tukar yang berlaku di "ndonesia telah mengalami perubahan sebanyak tiga kali, yaitu Sistem 8ilai Tukar Tetap, Sistem 8ilai tukar :engambang Terkendali, dan terakhir Sistem 8ilai tukar :engambang *ebas. imulai dari tahun 1&', sampai tahun 1&'0, "ndonesia menganut sistem nilai tukar tetap $fixed exchange rate%. Sistem nilai tukar tetap yang berlaku di "ndonesia ini berdasarkan (ndang(ndang 8omor 2+ tahun 1&/1 dengan nilai tukar resmi !p +.,#(S ollar, sementara nilai tukar ollar di !upiah terhadap mata uang lainnya dihitung berdasarkan nilai tukar !upiah per (S

bursa ;aluta asing 4akarta dan di pasar internasional. Selama periode ini, "ndonesia menganut sistem kontrol de;isa yang relatif ketat. (paya ketat yang dilakukan untuk mengontrol de;isa tetap adalah dengan melakukan de;aluasi sebanyak tiga kali yaitu 1' April 1&', dimana nilai tukar rupiah ditetapkan kembali menjadi !p. 2'0#(S , kemudian pada +2 Agustus 1&'1 menjadi !p. 11.#(S dan pada 1. 8o;ember 1&'0 dengan nilai tukar sebesar !p. /+.#(S . Periode berikutnya, yaitu sejak tahun 1&'0, "ndonesia menganut sistem nilai tukar mengambang terkendali $managed floating exchange rate%. alam sistem ini, nilai tukar rupiah diambangkan terhadap sekeranjang mata uang $basket of currencies% negara mitra dagang utama "ndonesia. Sejak sistem ini dilaksanakan, pemerintah menetapkan kurs indikasi dan membiarkan kurs bergerak di pasar dengan spread tertentu. (ntuk menjaga kestabilan nilai tukar !upiah, maka *ank "ndonesia melakukan inter;ensi bila kurs bergejolak melebihi batas atas atau batas ba3ah spread $Teguh Triyono, +,,.%&. Pada saat sistem nilai tukar mengambang terkendali diterapkan di "ndonesia, nilai tukar !upiah dari tahun ke tahunnya terus mengalami depresiasi terhadap (S +.202#(S ollar. 8ilai tukar !upiah berubah-ubah antara !p /11#(S engan perkataan lain, nilai tukar !upiah terhadap (S ollar sampai !p ollar. ollar cenderung tidak

pasti.Penggunaan sistem ini berlaku hingga bulan 4uli 1&&'. :ulai periode 1&&' hingga sekarang, sistem yang digunakan "ndonesia adalah sistem nilai tukar mengambang bebas $freely floating exchange rate%. Sejak pertengahan 4uli 1&&',
"

4utra. 200". Perkembangan Sistem Nilai Tukar di Indonesia. Diakses melalui: http://putra/enter.net/200"/0"/23/perkembangan(kebi;akan(sistem(nilai(tukar(di(indonesia/ *2 1anuari 201$-

!upiah mengalami tekanan yang mengakibatkan semakin melemahnya nilai !upiah terhadap (S . Tekanan tersebut diakibatkan oleh adanya currency turmoil yang melanda Thailand dan menyebar ke negara-negara AS<A8 termasuk "ndonesia hingga mencapai !p. 1/.,,, per (S . (ntuk mengatasi tekanan tersebut, *ank "ndonesia melakukan inter;ensi baik melalui spot exchange rate "kur- lang-ung$ maupun forward exchange rate "kur- ber4angka$ an untuk -ementara apat men-tabilkan nilai tukar Rupiah. 8amun untuk selanjutnya tekanan terhadap depresiasi !upiah semakin meningkat. =leh karena itu dalam rangka mengamankan cadangan de;isa yang terus berkurang, pada tanggal 11 Agustus 1&&', *ank "ndonesia memutuskan untuk menghapus rentang inter;ensi sehingga nilai tukar !upiah dibiarkan mengikuti mekanisme pasar. engan diberlakukannya sistem yang terakhir ini, nilai tukar rupiah sepenuhnya ditentukan oleh pasar sehingga kurs yang berlaku adalah benar-benar pencerminan keseimbangan antara kekuatan pena3aran dan permintaan. '.). 5akt!r 6ang 2empengaruhi Nilai Tukar :enurut Sukirno $+,,1, hal- 2/+-2/1%1, ada beberapa faktor yang mempunyai pengaruh besar terhadap perubahan nilai tukar mata uang asing, antara lain1.

Perubahan cita rasa masyarakat. :aksudnya adalah adanya perubahan selera dari masyarakat akan barang impor $permintaan akan barang impor meningkat%, sehingga permintaan akan mata uang asing akan bertambah yang tentunya dapat meningkatkan nilai mata uang asing tersebut.

2.

Perubahan dari barang-barang ekspor. Kenaikan harga barang ekspor akan mengurangi permintaan terhadap barang tersebut di luar negeri sehingga akan mengurangi pena3aran mata uang negara yang bersangkutan. Kekurangan pena3aran ini akan menjatuhkan nilai tukar mata uangnya, begitu juga sebaliknya.

3.

Kenaikan harga-harga secara umum $inflasi%. Kenaikan harga di dalam negeri akan menyebabkan penduduk di negara tersebut mengimpor barang dari luar negeri $permintaan akan ;aluta asing meningkat%, sedangkan di lain pihak ekspor di negara itu bertambah mahal sehingga akan mengurangi permintaan dan selanjutnya akan menurunkan pena3aran ;aluta asing.

10

!adono8 !ukirno. 2001. Pengantar Teori Makroekonomi Edisi Kedua. 1akarta: 4, a;a&ra'indo 4ersada

4.

Perubahan dalam tingkat bunga dan pengembalian in;estasi. Tingkat bunga dan pengembalian in;estasi sangat mempengaruhi jumlah serta arah aliran modal jangka panjang dan jangka pendek. Tingkat pendapatan dari in;estasi yang menarik akan mendorong pemasukan modal ke suatu negara sehingga pena3aran ;aluta asing bertambah dan akan meningkatkan nilai mata uang negara yang menerima modal tersebut.

5.

Perkembangan ekonomi. 4ika perkembangan ekonomi terjadi pada sektor ekspor maka pena3aran mata uang asing akan bertambah, namun jika perkembangan ekonomi terjadi di luar sektor ekspor maka nilai mata uang asing akan cenderung menurun, dikarenakan pendapatan yang bertambah akan meningkatkan impor, dan dengan kenaikan impor tersebut akan meningkatkan permintaan ;aluta asing.

Sedangkan faktor yang mempengaruhi kurs menurut para ahli $dalam Adek >aksmi = ? Sri (lfa S, +,12 hal-1.1%11 adalah sebagai berikuta. Pen apatan. :enurut @harles et al $dalam Anas, +,,+-+'%, menyatakan bah3a P * riil memberikan pengaruh searah terhadap nilai tukar. Sesuai dengan pendekatan Keynes bah3a peningkatan pendapatan akan meningkatkan impor yang selanjutnya akan meningkatkan permintaan ;aluta asing guna membiayai impor. b. Tingkat #uku Bunga. :enurut Krugman $+,,2-'2%, apabila kondisi lain tetap, kenaikan suku bunga domestik akan menyebabkan apresiasi $penguatan mata uang terhadap mata uang asing% kurs suatu negara $ olar%, sedangkan kenaikan suku bunga luar negeri $<uro% akan menyebabkan kurs domestik $ olar% mengalami depresiasi $pelemahan mata uang terhadap mata uang asing% terhadap kurs negara lain $<uro%. 7al ini sesuai dengan "mamudin $+,,0-',%, yang mengemukakan bah3a peningkatan suku bunga domestik, maka akan menyebabkan mata uang domestik mengalami apresiasi. Sebaliknya, jika tingkat suku bunga domestik turun, maka mata uang domestik atau kurs mengalami depresiasi. c. In/la-i. :enurut @harles et al dalam Anas $+,,+-+.%, hubungan inflasi dengan nilai tukar adalah positif. *erdasarkan pendekatan Purchasing Power Parity bila terjadi peningkatan inflasi, maka untuk mempertahankan keseimbangan Law of One Price
11

7dek <8 =kta9ia > !ri U8 !entosa. 2013. ANALISIS KU S !AN M"NE# SUPPL# !I IN!"NESIA. 1urnal Ka;ian :konomi8 1anuari 20138 ?ol. )8 6o. 02. *www.google./om- diakses @2 1anuari 201$A

$yaitu harga barang atau jasa akan menjadi seragam di semua pasar dengan asumsi tidak ada friksi#barrier penjualan dan biaya transportasi bernilai nol%, nilai tukar harus terdepresiasi. d. Nera7a Per agangan. Apabila neraca perdagangan suatu negara mengalami defisit, maka ini menunjukkan bah3a nilai mata uang negara tersebut terdepresiasi dibandingkan dengan negara lain $>indert dan Kindleberger, 1&&.-2'/%. :enurut 4ason Aan *ergen $dalam seputarfore5.com%1+ terdapat / faktor yang mempengaruhi nilai tukar mata uang, yaitu1% Perbe aan tingkat in/la-i antara ' negara. Suatu negara yang tingkat inflasinya konsisten rendah akan lebih kuat nilai tukar mata uangnya dibandingkan negara yang inflasinya lebih tinggi. aya beli (purchasing power) mata uang tersebut relatif lebih besar dari negara lain. 8ilai tukar mata uang negara-negara yang inflasinya lebih tinggi akan mengalami depresiasi dibandingkan negara partner dagangnya. :isalnya saja- jika Amerika sebagai mitra dagang "ndonesia mengalami tingkat inflasi yang cukup tinggi maka harga barang Amerika juga menjadi lebih tinggi, sehingga otomatis permintaan terhadap produk Amerika relatif mengalami penurunan. !asio uang dalam daya beli $paritas daya beli% ini berfungsi sebagai titik nilai tukar yang mencerminkan hukum nilai. Peningkatan inflasi di suatu negara mengarah pada penurunan mata uang nasional, dan sebaliknya. "ntinya meningkatnya inflasi di dalam negeri akan mengurangi daya beli dan kecenderungan untuk menjatuhkan nilai tukar mata uang mereka terhadap mata uang negara-negara lain di mana tingkat inflasinya lebih rendah. +% Perbe aan tingkat -uku bunga antara ' negara. Suku bunga, inflasi dan nilai tukar sangat berhubungan erat. engan merubah tingkat suku bunga, bank sentral suatu negara bisa mempengaruhi inflasi dan nilai tukar mata uang. Suku bunga yang lebih tinggi akan menyebabkan permintaan mata uang negara tersebut meningkat. 7al ini dikarenakan in;estor domestik dan luar negeri akan tertarik dengan return $laba% yang lebih besar. 8amun jika inflasi kembali tinggi, in;estor akan keluar hingga bank sentral menaikkan suku bunganya lagi. Sebaliknya, jika
12

3ergen ?an 1ason *diter;emahkan oleh Bartin8 # 7gustus 2013-. $ %a&tors T'at In(luen&e E)&'ange ates *www.in9estopedia./om- . Diakses melalui : http://www.seputar'ore../om/artikel/'ore./lihat.phpC idD1332#1>titleD20'aktor05ang0mempengaruhi0nilai0tukar0mata0uang *2 1anuari 201$-

bank sentral menurunkan suku bunga maka akan cenderung memperlemah nilai tukar mata uang negara tersebut. 2% Nera7a per agangan. 8eraca perdagangan antara + negara berisi semua pembayaran dari hasil jual beli barang dan jasa. 8eraca perdagangan suatu negara disebut defisit bila negara tersebut membayar lebih banyak ke negara mitra dagangnya dibandingkan dengan pendapatan yang diperoleh dari negara mitra dagangnya. alam hal ini negara tersebut membutuhkan lebih banyak mata uang negara mitra dagang, yang menyebabkan nilai tukar mata uang negara tersebut terhadap negara mitra dagangnya melemah. Keadaan sebaliknya disebut surplus, dimana nilai tukar mata uang negara tersebut menguat terhadap negara mitra dagang. 1% Hutang publik (Public debt). 8eraca anggaran domestik suatu negara digunakan juga untuk membiayai proyek-proyek untuk kepentingan publik dan pemerintahan. 4ika anggaran defisit maka public debt membengkak. Public debt yang tinggi akan menyebabkan naiknya inflasi. efisit anggaran bisa ditutup dengan menjual bond#obligasi pemerintah atau mencetak uang. Keadaan bisa memburuk bila hutang yang besar menyebabkan negara tersebut default $gagal bayar% sehingga peringkat hutangnya turun. Public debt yang tinggi jelas akan cenderung memperlemah nilai tukar mata uang negara tersebut. .% Rati! harga ek-p!r an harga imp!r. 4ika harga ekspor meningkat lebih cepat dari harga impor maka nilai tukar mata uang negara tersebut cenderung menguat. Permintaan akan barang dan jasa dari negara tersebut naik yang berarti permintaan mata uangnya juga meningkat. Keadaan sebaliknya untuk harga impor yang naik lebih cepat dari harga ekspor. /% Ke-tabilan p!litik an ek!n!mi. Para in;estor tentu akan mencari negara dengan kinerja ekonomi yang bagus dan kondisi politik yang stabil. 8egara yang kondisi politiknya tidak stabil akan cenderung beresiko tinggi sebagai tempat berin;estasi. Keadaan politik akan berdampak pada kinerja ekonomi dan kepercayaan in;estor, yang pada akhirnya akan mempengaruhi nilai tukar mata uang negara tersebut.

"

:enurut 7anafi $+,,1, dalam ".6 Ayu Kencana mempengaruhi kurs mata uang suatu negara adalaha. b.

e3i 12% faktor-faktor yang

"nflasi. Pada umumnya negara yang mempunyai tingkat inflasi yang tinggi mempunyai kecenderungan nilai mata uang yang semakin melemah $depresiasi%. Pertumbuhan <konomi. Semakin menguatnya perekonomian suatu negara cenderung akan meningkatkan nilai mata uang tersebut. Perekonomian yang semakin baik akan menarik dana $modal% lebih banyak, dan akan semakin banyak in;estor yang berusaha membeli mata uang negara tersebut untuk memasuki negara tersebut. Kondisi politik juga akan mempengaruhi mata uang suatu negara. 8egara yang mempunyai stabilitas politik yang tinggi dan resiko ekonomi yang rendah akan cenderung mempunyai nilai mata uang yang semakin menguat.

c.

Perbedaan tingkat bunga riil. Kenaikan tingkat bunga di Amerika Serikat relatif terhadap tingkat bunga di "ndonesia akan menyebabkan banyak in;estor mengalihkan in;estasinya dan instrumen keuangan dengan denominasi !upiah ke instrumen keuangan dengan denominasi (S .

d.

"ndependensi *ank Sentral. *ank Sentral mempunyai peranan penting dalam penentuan kurs suatu mata uang. *ank Sentral yang independen, yang menginginkan stabilitas moneter, biasanya cenderung memperkuat kurs mata uang negara tersebut, meskipun seringkali ada perbedaan dalam menentukan kebijakan moneter dengan pemerintah $politisi%. engan demikian secara tidak langsung, independensi *ank Sentral akan mempengaruhi nilai suatu mata uang.

e.

aya Saing 8egara. Stabilitas harga berarti tingkat inflasi yang relatif rendah, sedangkan tingkat bunga rendah diharapkan bisa mendorong iklim in;estasi. :ata uang yang terlalu tinggi mengakibatkan barang-barang suatu negara menjadi relatif lebih mahal dibandingkan barang-barang di luar negeri. Sebagai akibatnya ekspor suatu negara akan terhambat. Produk domestik negara tersebut juga menjadi berkurang daya saingnya dibandingkan dengan produk serupa yang diimpor dari luar negeri.

13

) &usti 75u Ken/ana Dewi. 200#. Analisis Pengaru' Kurs S*ot !an Kurs %or+ard (Euro, !ollar Amerika, #en !an !ollar Australia) !alam Mem*rediksi %uture S*ot. ,hesis. Uni9ersitas Diponegoro. Diakses melalui: http://eprints.undip.a/.id/1#2#1/1/)0&U!,)07EU0K:6F+7670D:W).pd'. *2 1anuari 201$-

10

f.

Kebijakan :oneter >onggar. Politisi akan lebih suka kebijakan moneter yang longgar yang akan memperkecil pengangguran. Tetapi biaya kebijakan semacam itu adalah inflasi yang menjadi tidak terkendali. "nflasi yang tidak terkendali akan menyebabkan penurunan nilai mata uang.

g.

Pengharapan $ekspektasi%.

isamping faktor-faktor yang disebutkan di atas,

pengharapan $ekspektasi% memainkan peranan yang penting dalam penelitian kurs atau harga suatu mata uang. <kspektasi semacam itu dipengaruhi oleh berbagai faktor yang berkaitan dengan kondisi ekonomi, politik dan sosial. '.+. Pembaha-an 2elemahn8a Nilai Tukar Rupiah '.+.1. Pen8ebab 2elemahn8a Nilai Tukar Rupiah Kurs ;aluta asing yang ditentukan dalam pasar bebas tergantung kepada permintaan dan pena3aran mata uang asing $Sukirno, +,,1- 2.&% 11. Akibat dari permintaan dan pena3aran mata uang tersebut adalah timbulnya depresiasi dan apresiasi. 4ika terjadi depresiasi !upiah maka menyebabkan harga barang-barang domestik menjadi lebih murah bagi pihak luar negeri. Sedangkan jika terjadi apresiasi !upiah terhadap (S , maka akan terjadi kenaikan !upiah terhadap (S . Apresiasi mata uang suatu negara membuat harga barang-barang domestik menjadi lebih mahal bagi pihak luar negeri $Sukirno, 1&01-+&', dalam Aditya 3i Prasetyo 1.%. =leh karena system nilai tukar yang dianut oleh 8egara "ndonesia saat ini menggunakan system nilai tukar mengambang bebas, maka nilai tukar !upiah terhadap (S mengalami fluktuasi yang berbeda-beda tiap tahunnya. "ni sangat tergantung terhadap situasi dan kondisi 8egara "ndonesia saat itu. :isalnya saja pada pergerakan#pergeseran kurs !upiah terhadap (S yang terjadi dari 1 4anuari +,1, hingga & :ei +,1, bah3a terjadinya fluktuasi pada a3al bulan :ei. Salah satu faktornya adalah dampak dari pemberitaan dalam negeri terhadap pemunduran jabatan Sri :ulyani dari :enteri Keuangan menjadi :anaging irector *ank unia $dalam Aditya 3i Prasetyo %1/. Pada saat itu, in;estor mengalami kepanikan sehingga mereka menarik sejumlah
1$ 1%

)bid 7dit5a Dwi 4raset5o. 10 Bei 2010. Kurs !i Indonesia- Mekanisme !an !am*akn.a. Diakses melalui: http://strugglemoment.wordpress./om/2010/0%/10/kurs(di(indonesia(mekanisme(dan(dampakn5a/ *2 1anuari 201$12 )bid

11

in;estasinya di dalam negeri. "ni membuktikan adanya ketidakpercayaan para in;estor, terutama in;estor asing, yang akhirnya memba3a fluktuasi terhadap depresiasi kurs !upiah itu sendiri. Pergerakan dan fluktuasi kurs dapat dilihat pada grafik berikut ini-

Gambar '.1 Gra/ik Kur- Uang Kerta- A-ing 9 U#D Pa a Tahun '*1*1&

Sedangkan pergerakan !upiah di tahun +,12 cenderung mengalami penurunan tiap pekannya. Kecenderungan melemahnya nilai tukar !upiah mulai dirasakan sejak bulan 4uni +,12. 8amun hal ini tidak hanya dirasakan oleh 8egara "ndonesia saja, tetapi dialami juga oleh mata uang beberapa negara berkembang yang sedang mengalami pertumbuhan ekonomi dengan cepat $emerging markets% lainnya. :enurut laporan yang ditulis oleh Wells Fargo ecurities !conomics "roup# LL$ $+,12- 1%%& selama 4uniAgustus +,12, terjadi kinerja buruk pada mata uang 8egara berkembang, diantaranya nilai tukar >ira Turki jatuh sebesar 1, persenB nilai tukar !upee "ndia jatuh sebesar +, persenB dan nilai tukar !upiah serta !eal *raCil jatuh sekitar 1. persen. 'rend

1# 18

http://strugglemoment.'iles.wordpress./om/2010/0%/1.gi'CwD%10 Wells Gargo !e/urities :/onomi/s &roup8 <<F8 /eekl. E&onomi& 0 %inan&ial 1ommentar.8 30 7gustus 20138 hlm. $. Diakses melalui: https://www.wells'argo./om/downloads/pd'//om/insights/e/onomi/s/weekl5( /ommentar5/Weekl5:/onomi/Ginan/ialFommentar5008302013.pd'. @$ 1anuari 201$A

12

melemahnya nilai tukar mata uang beberapa negara berkembang selama 4uni-Agustus +,12 bisa dilihat dalam grafik di ba3ah ini-

Gambar '.' Gra/ik Nilai Tukar 2ata Uang Negara Berkembang :-. D!llar A#; 1anuari0Agu-tu- '*1)1%

Pada dasarnya, jika permintaan atas sebuah mata uang meningkat sedangkan pena3arannya tetap#menurun, maka nilai tukar mata uang itu akan naik. Sebaliknya, jika pena3aran sebuah mata uang meningkat sedangkan permintaannya tetap#menurun, maka nilai tukar mata uang itu akan melemah. Sehingga dapat dikatakan bah3a nilai tukar !upiah mengalami penurunan $melemah% dikarenakan pena3aran atasnya tinggi, sementara permintaan atasnya rendah. :enurut :ohammad Daki 7ussein+,, terdapat dua faktor yang menyebabkan pena3aran atas !upiah tinggi, sementara permintaan atasnya rendah. Pertama, disebabkan oleh keluarnya sejumlah besar in;estasi portofolio asing dari "ndonesia yang akhirnya menyebabkan nilai tukar !upiah melemah. 7al tersebut terjadi dikarenakan dalam proses ini, in;estor akan menukar !upiah dengan mata uang negara lain untuk diin;estasikan di negara lain, yang berarti terjadi peningkatan pena3aran atas !upiah. Alasan in;estasi portofolio asing ini keluar dari "ndonesia adalah karena rencana The Eed
1" 20

)bid Bohamad Haki +ussein *anggota dari 4artai ak5at 4eker;a *4 4--. Krisis Mata Uang u*ia' 2345Pen.ebab dan !am*akn.a. )ndo4 =& :!! 8 23 !eptember 2013. Diakses melalui: http://indoprogress./om/krisis(mata(uang(rupiah(2013(pen5ebab(dan(dampakn5a/ *2 1anuari 201$-

13

$bank sentral Amerika Serikat% untuk mengurangi (uantitati)e !asing $F<%+1 yang dinyatakan oleh Ketua The Eed, *en *ernanke, di depan Kongres AS pada tanggal ++ :ei +,12. !encana pengurangan F< ini membuat para in;estor mengeluarkan modalnya dari 8egara emerging markets $8egara berkembang yang sedang mengalami pertumbuhan ekonomi dengan cepat% dan menanamkan modalnya di Amerika Srikat. "ni terjadi karena rencana pengurangan F< dianggap sebagai pesan bah3a perekonomian Amerika Serikat akan pulih, sehingga nilai tukar obligasi dan asset-aset finansial lain di 8egara AS akan naik. :aka para in;estor berekspektasi bah3a menanamkan in;estasi portofolio di 8egara AS akan lebih menguntungkan daripada di 8egara emerging markets. "ndikasi dari keluarnya in;estasi portofolio asing ini dapat dilihat melalui "ndeks 7arga Saham 6abungan $"7S6% yang cenderung menurun, dan ini seiring pula dengan kecenderungan !upiah yang semakin menurun. *erikut grafik "7S6 periode April sampai Agustus +,12 yang menunjukkan kecenderungan menurunnya "7S6 sejak 4uni +,12-

21

Iuantitati9e :asing *I:- adalah kebi;akan moneter tidak kon9ensional 5ang digunakan oleh bank sentral untuk merangsang perekonomian ketika kebi;akan moneter standar telah men;adi tidak e'ekti' *sumber: http://en.wikipedia.org/wiki/Iuantitati9e0easing @2 1anuari 201$A. I: di sini ;uga merupakan program ,he Ged untuk men/etak uang dan membeli obligasi atau aset(aset 'inansial lainn5a dari bank( bank di 7! 5ang dilakukan untuk men5untik uang ke bank(bank di 7! demi pemulihan diri pas/a(krisis 'inansial 2008.

1$

Sumber- Bloomberg, http<==>>>.bl!!mberg.7!m=?u!te=1@I<IND=7hart $dalam :. Daki 7ussein%''

Gambar '.) IH#G April0Agu-tu- '*1)

Eaktor kedua yang menyebabkan pena3aran tinggi dan permintaan rendah atas !upiah adalah neraca perdagangan "ndonesia yang defisit $ekspor lebih kecil daripada impor%. Seperti yang sudah disebutkan sebelumnya bah3a kegiatan ekspor impor merupakan salah satu faktor yang dapat mempengaruhi nilai tukar mata uang. engan adanya ekspor akan meningkatkan permintaan mata uang dalam negeri $mata uang 8egara eksportir% karena terjadinya pertukaran mata uang negara mitra dagang dengan mata uang 8egara eksportir. *egitupun sebaliknya, kegiatan impor akan meningkatkan pena3aran mata uang 8egara mitra dagang $8egara importir% karena membutuhkan mata uang negara importir untuk membayar pembelian yang dilakukan. *erikut tabel yang menunjukkan defisit neraca perdagangan "ndonesia selama bulan 4anuari sampai 4uli tahun +,12Tabel '.1 Nera7a Per agangan In !ne-ia Bulan 1anuari01uli '*1) " alam 2iliar U#A$

22

)bid

1%

EKSPOR BULAN anua!i "e#!ua! i Ma!et A$!il Mei uni uli an% uli Migas 2822 28%# 28"3 28$% 28"2 2880 2828 &'()& Nonmiga s 128#2 128$% 1280" 12831 13821 118"2 12883 '*(+* Total 1%838 1%802 1%802 1$8#2 12813 1$8#2 1%811 &,)(&' Migas 38"# 382$ 38"0 3823 38$$ 38%3 $81$ -)(-+

IMPOR Nonmiga s 118$8 1182# 108"" 12883 13822 12811 13828 '+(+' Total 1%8$% 1%831 1$88" 128$2 12822 1%82$ 1#8$2 &&&('. Migas (1831 (180# (08"# (1818 (08%2 (18#3 (1882 %*()/

NERACA Nonmiga s 182$ 08#8 1810 (08%2 (0801 (081% (08$% &(00 Total (080# (082" 0813 (18#0 (08%3 (0888 (2831 %+()+

Sumber- *adan Pusat Statistik, hal- 11')

ari tabel diatas menunjukkan bah3a neraca perdagangan 8egara "ndonesia selama bulan 4anuari hingga 4uli +,12 mengalami defisit sebesar -.,/. miliar (S . Perdagangan di bidang migas yang mengalami defisit sebesar -',/1 miliar (S sehingga "ndonesia harus mengalami defisit secara keseluruhan. tidak mampu mengimbangi perdagangan nonmigas yang surplus sebesar 1,&& miliar (S , apat terlihat pula bah3a "ndonesia lebih banyak melakukan impor sebanyak 111,02 miliar (S dibandingkan ekspor sebesar 1,/,10 miliar (S . Kondisi neraca perdagangan seperti ini, dimana ekpor lebih besar dibandingkan impor menyebabkan nilai tukar !upiah melemah. *ahkan pada tanggal . mencapai !p 1+,,'. per (S . esember +,12, !upiah mengalami penurunan hingga an ini merupakan le;el paling rendah sejak bulan :aret

tahun +,,& $AibiCne3s, .#1+#12%+1. :akin terpuruknya nilai tukar mata uang "ndonesia ini terjadi akibat spekulasi bah3a perusahaan-perusahaan di dalam negeri meningkatkan pembelian (S jelang akhir tahun. Perusahaan-perusahaan tersebut melakukan ini mengakibatkan nilai tukar rupiah terus pembelian dollar untuk memenuhi kebutuhan pembayaran utang-utang yang sudah jatuh tempo. Kenaikan permintaan mata uang (S mengalami penurunan.

23

3adan 4usat !tatistik. 2013. 6erita esmi Statistik Perkembangan Eks*or !an Im*or Indonesia 7uli 2345. 6o. %8/0"/,h. J?)8 2 !eptember 2013. Diakses melalui: hhttp://www.bps.go.id/brs0'ile/eksim002sep13.pd' @ 2 1anuari 201$A 2$ ?ibiKnews. % Desember 2013. u*ia' An8lok Terus Akibat Peningkatan Permintaan Ter'ada* !ollar AS. Diakses melalui: http://9ibiKnews./om/2013/12/0%/rupiah(an;lok(terus(akibat(peningkatan(permintaan( terhadap(dollar(as/ @2 1anuari 201$A

12

Sedangkan Euad *a3aCier $:antan :enteri Keuangan, dalam Sindone3s.com, +0#11#12+.% menyatakan bah3a terdapat 1, faktor penyebab melemahnya nilai tukar !upiah, yaitu- pertama, neraca perdagangan "ndonesia pada tahun +,12 mengalami defisit $dimana impor lebih besar dibandingkan ekspor%B kedua, neraca transaksi berjalan juga mengalami defisit, ini terjadi karena "ndonesia harus membayar utang luar negeri yang banyak jatuh tempoB ketiga, hot money yang sering dijadikan andalan dalam pemasukan ;aluta asing mulai ditarik kembali ke negaranya masing-masingB keempat, adanya ekspektasi dari pasar bah3a cadangan de;isa "ndonesia akan terus menurun sampai tahun depanB kelima, paket-paket kebijakan ekonomi yang dikeluarkan pemerintah tidak berjalan efektif di lapanganB keenam, in;estor#pasar kha3atir bah3a para petinggi negeri yang bertanggungja3ab atas perekonomian 8egara sibuk dengan urusannya masing-masingB ketu*uh, program :P2<"+/ dinilai tidak berjalan sesuai dengan yang direncanakanB kedelapan, ekspektasi in;estor#pasar mengenai penerapan tight money policy di (SA akan menyebabkan kurs rupiah akan semakin melemah dimana dengan adanya kebijakan tersebut mengakibatkan terjadinya inflasi yang berkelanjutanB kesembilan, akibat lebih lanjut dari kebijakan itu adalah AP*8 akan semakin besar defisitnya untuk pembayaran utang luar negeri dan bungaB kesepuluh, menjelang tahun +,11 yang merupakan tahun politik, diprediksikan prospek ekonomi "ndonesia mengalami kesuraman dimana tidak akan ada in;estasi baru. :enurut dosen Eakultas <konomi (ni;ersitas "ndonesia $E< ("% " Kadek Sutrisna Artha+', melemahnya nilai tukar rupiah terhadap (S nilai tukar rupiah adalah akibat inflasi. ian disebabkan oleh dua hal,

yaitu faktor internal dan faktor eksternal. Eaktor internal yang menyebabkan penurunan engan adanya inflasi menyebabkan in;estor merasa enggan untuk menanamkan modalnya, sehingga jumlah in;estor saham maupun obligasi berkurang. Selain itu faktor internal lain yang menyebabkan melemahnya nilai
2%

!indonews. 28 6o9ember 2013. %uad 6a+a9ier 6eberkan 43 %aktor Pen.ebab u*ia' Melema' . Diakses melalui: http://ekbis.sindonews./om/read/2013/11/28/32/811218/'uad(bawaKier(beberkan(10( 'aktor(pen5ebab(rupiah(melemah @2 1anuari 201$A 22 4rogram B43:) *Basterplan 4er/epatan dan 4erluasan 4embangunan :konomi )ndonesiamerupakan program 5ang diperkenalkan oleh !usilo 3ambang Eudho5ono berupa arahan strategis dalam per/epatan dan perluasan pembangunan ekonomi )ndonesia untuk periode 1% tahun *terhitung se;ak 2011(202%- dalam rangka pelaksanaan en/ana 4embangunan 1angka 4an;ang 6asional 200%( 202% dan melengkapi dokumen peren/anaan. 2# U) Update. $ !eptember 2013. Menga*a Nilai u*ia' Terus Turun:. Diakses melalui: http://humas.ui.a/.id/node/#2%# @2 1anuari 201$A

1#

tukar !upiah adalah defisit neraca perdagangan yang meningkat di tri3ulan kedua +,12, menurunnya ekspor dan semakin meningkatnya impor menyebabkan aksi jual saham terus terjadi. Sementara itu dari faktor eksternal, penyebab menurunnya nilai rupiah adalah akibat kebijakan bank sentral AS yang mengurangi stimulus moneter. 7al tersebut mengakibatkan in;estor banyak menjual saham dan yang membeli saham di "ndonesia berkurang '.+.'. Dampak Dari 2elemahn8a Nilai Tukar Rupiah Tentunya dengan melemahnya nilai tukar !upiah akan memberikan dampak terhadap 8egara "ndonesia. :ohammad Daki 7ussein menyebutkan setidaknya ada dua dampak yang ditimbulkan dari melemahnya nilai tukar !upiah, yaitu1% terjadinya kenaikan harga komoditi impor, baik yang menjadi obyek konsumsi maupun alat produksi $bahan baku dan barang modal%. "ni dikarenakan harga komoditi impor berdasarkan pada mata uang negara asal, maka jika nilai mata uang negara tujuan jatuh $negara eksportir%, maka harga komoditi impor akan naik. Kenaikan harga alat-alat produksi impor ini juga dapat berdampak pada kenaikan harga komoditi yang diproduksi di dalam negeri, karena alat-alat produksinya menggunakan alat produksi imporB Kenaikan harga ini ditandai dengan kenaikan inflasi pada bulan 4anuari hingga esember +,12 sebesar 0,20G yang merupakan inflasi tahunan tertinggi sejak tahun +,,&. *erikut data *PS mengenai inflasi bulanan 8egara "ndonesia dari tahun +,,&-+,12Tabel '.' In/la-i Bulanan In !ne-ia Tahun '**%0'*1)

18

Bu l a n 4 anu ari Ee br u a r i :a r e t Apr i l :e i 4uni 4 u li Agu s t u s S e pt e m be r =k t obe r 8o;e m be r e s e m be r Ti n g k a t In /l a - i

'**% In /l a - i -, ,, ' , ,+ 1 , ,+ + -, ,2 1 , ,, 1 , ,1 1 , ,1 . , ,. / 1 ,, . , ,1 & -, ,, 2 , ,2 2 ' ;& (

'*1* In /l a - i , ,0 1 , ,2 , -, ,1 1 , ,1 . , ,+ & , ,& ' 1 ,. ' , ,' / , ,1 1 , ,, / , ,/ , , ,& + . ;% .

'*11 In /l a - i , ,0 & , ,1 2 -, ,2 + -, ,2 1 , ,1 + , ,. . , ,/ ' , ,& 2 , ,+ ' -, ,1 + , ,2 1 , ,. ' ) ;& %

'*1' In /l a - i , ,' / , ,, . , ,, ' , ,+ 1 , ,, ' , ,/ + , ,' , , ,& . , ,, 1 , ,1 / , ,, ' , ,. 1 + ;) *

'*1) In /l a - i 1 ,, 2 , ,' . , ,/ 2 -, ,1 , -, ,, 2 1 ,, 2 2 ,+ & 1 ,1 + -, ,2 . , ,, & , ,1 + , ,. . ( ;) (

Sumber- *adan Pusat Statistik +0

ari data diatas terlihat bah3a inflasi di bulan 4uni adalah 1,,2 persen, lalu mengalami peningkatan di bulan 4uli sebesar 2,+& persen. Selain itu kenaikan harga barang konsumsi bukanlah pada barang konsumsi impor saja, melainkan juga barang konsumsi yang diproduksi di "ndonesia namun menggunakan alat-alat produksi impor, misalnya bahan bakunya berasal dari impor. 7al ini dibuktikan dengan naiknya harga tahu dan tempe yang naik sekitar +,-+.G karena harga jual bahan baku berupa kacang kedelai yang berasal dari impor mengalami kenaikan +&. :enurut Suyanto $Sekretaris (mum 6abungan Koperasi Produsen Tempe Tahu "ndonesia $6akopti%% harga kedelai di K" 4akarta sudah mencapai !p &.2,, per engan kilogram, dan ini mengakibatkan harga jual tahu tempe pun ikut naik. 7arga yang semakin naik ini akan menyebabkan penurunan daya beli masyarakat. daya beli yang semakin menurun, maka produsen akan menurunkan produksi mereka. *erikut disajikan dalam tabel dan grafik proporsi impor pada 4anuari hingga 4uli +,12 berdasarkan golongan penggunaan barang28

3adan 4usat !tatistik. L)ndeks +arga Konsumen dan )n'lasi 3ulanan )ndonesia8M Diakses melalui: http://www.bps.go.id/tab0sub/9iew.phpCkatD2>tabelD1>da'tarD1>id0sub5ekD03>notabD#. @2 1anuari 201$A 2" 7nanda ,eresia8 LDolar 6aik8 +arga ,empe ,ahu 6aik 20(2% 4ersen8M Tem*o.&om8 1 !eptember 2013. Diakses melalui: http://www.tempo./o/read/news/2013/0"/01/0"0%0"138/Dolar(6aik(+arga(,empe(,ahu( 6aik(20(2%(4ersen @2 1anuari 201$A

1"

Tabel '.) Imp!r In !ne-ia 2enurut G!l!ngan Penggunaan Barang 1anuari01uli '*1)
Penggunaan G!l!ngan Barang T!tal Imp!r *arang Konsumsi *ahan *aku# Penolong *arang :odal Nilai @I5 "4uta U#A$ 1an01uli '*1) 111.('(;+ '.'&&,, 0..1/+,1 10.0/',, Peran terha ap T!tal Imp!r 1an01uli '*1) "B$ 1**;** /,&' '/,1/ 1/,0'

Sumber- *adan Pusat Statistik, *erita !esmi Statistik $+,12, hal-1+% Gambar '.+ Per-enta-e Nilai Imp!r In !ne-ia 2enurut G!l!ngan Penggunaan Barang Pa a 1anuari01uli '*1)

Pada tabel dan grafik diatas dapat menggambarkan bah3a proporsi impor bahan baku#penolong 8egara "ndonesia pada 4anuari-4uli +,12 menjadi yang terbesar dibandingkan impor barang modal dan barang konsumsi yaitu sebesar '/,1/G dari total impor. Sedangkan impor barang modal menjadi urutan kedua yaitu sebesar 1/,0'G dari total impor dan impor barang konsumsi menjadi urutan ketiga sebesar /,&'G dari total impor. ari data tersebut menunjukkan bah3a penggunaan alat-alat produksi impor dalam industri "ndonesia cukup tinggi sehinga jelas ketika melemahnya nilai tukar !upiah akan berdampak pada pihakpihak yang tergantung akan bahan baku impor tersebut. Adapin pihak yang terkena dampak dari naiknya harga komoditi impor, yaitu- pertama, konsumen, apalagi jika pendapatan konsumen tetap sedangkan harga barang naikB kedua, pihak yang berada dalam alur distribusi impor $mulai dari importer hingga pengecer%B ketiga, produsen dalam negeri yang menggunakan alat-alat produksi

20

imporB keempat, tenaga kerja, disamping mereka menghadapi harga barang yang naik, mereka juga harus menghadapi dampak dari sisi upah oleh pengusaha yang mengalami kenaikan harga alat produksi impor. +% :eningkatnya utang luar negeri. 7al ini terjadi dkarenakan utang luar negeri dipatok dengan mata uang asing sehingga ketika mata uang !upiah melemah terhadap mata uang asing $(S % maka utang "ndonesia terhadap 8egara lain ikut bertambah. Seperti yang dikatakan oleh Sekretaris Komite <konomi 8asional $K<8%, A;iliani yang menyatakan bah3a nominal !upiah untuk utang luar negeri naik 2, persen akibat depresiasi rupiah2,. Kedua dampak ini, pada gilirannya, akan memukul berbagai lapisan masyarakat. Adapun pihak-pihak yang merasa dirugikan akan melemahnya nilai tukar !upiah, diantaranya "ndustry penerbangan, seperti yang dikatakan oleh irektur (tama PT 6aruda

"ndonesia Tbk, <mirsyah Satar $1/#1+#12%, bah3a dengan melemahnya nilai tukar !upiah berdampak terhadap seluruh industri penerbangan karena hampir /,G biaya yang dikeluarkan perusahaan penerbangan menggunakan mata uang dollar Amerika Serikat sebagai alat transaksi sehingga ini meningkatkan beban perusahaan penerbangan dan menimbulkan kerugian21.

PT KA", seperti yang dikatakan oleh

irektur (tama PT Kereta Api "ndonesia,

"gnasius 4onan, bah3a pelemahan rupiah turut membebani bisnis perusahaan karena biaya semakin meningkat $contohnya biaya pera3atan% karena banyak peralatan yang masih berasal dari impor.

an jika pelemahan !upiah ini terus berlanjut, maka PT

KA" terpaksa menaikkan tarif layanannya sekitar '-0 persen.2+ Para pedagang elektronik, dikarenakan berkurangnya stok produk dari distributor yang tidak mampu menyediakan barang yang lebih banyakserta omset penjualan ikut berkurang22.
30

Bartha ,hertina8 L upiah Belemah8 Utang <uar 6egeri 6aik 30 4ersen8M Tem*o.&om8 2# 7gustus 2013. Diakses melalui: http://www.tempo./o/read/news/2013/08/2#/0"2%0##10/ upiah(Belemah(Utang(<uar( 6egeri(6aik(30(4ersen. @2 1anuari 201$A 31 B 7dam8 7mal 68 !epta D8 7rie D 3udiawati8 . 1ihad 7kbar. !am*ak u*ia' Melema' di Ak'ir Ta'un. ?i9anews8 18 Desember 2013. Diakses melalui: http://'okus.news.9i9a./o.id/news/read/$2#08%( dampak(rupiah(melemah(di(akhir(tahun @2 1anuari 201$A 32 )bid 33 Wi;i 6urha5at. 1ur'at Para Pedagang Elektronik Atas !am*ak Melema'n.a Nilai u*ia' . DetikGinan/e8 237gustus 2013. Diakses melalui: http://'inan/e.detik./om/read/2013/08/23/11$"$$/2338%%#/$//urhat(para(pedagang(elektronik(atas( dampak(melemahn5a(nilai(rupiah @2 1anuari 201$A

21

:asyarakat, melemahnya nilai tukar !upiah ini memiliki dampak kesetiap sector yang pada akhirnya akan berdampak terhadap kesejahteraan masyarakat. Selain dampak negati;e adapula pihak yang merasa diuntungkan dengan

melemahnya nilai tukar !upiah, yaitu21

Pemegang uang dollar AS. <ksportir. Karena eksportir ini akan mendapatkan hasil penjualan berupa (S sedangkan biaya produksinya berupa !upiah, dengan syarat bah3a komponen produksinya tidak bergantung dari impor.

Sektor pari3isata. =bjek 3isata "ndonesia pun akan makin menarik minat kunjungan 3isata3an dari luar negeri karena dengan dolar yang dimiliki dapat menikmati berbagai fasilitas yang nyaman dibanding bila harus ber3isata di negeri mereka sendiri.

'.+.).

@ara Untuk 2engata-i Lemahn8a Nilai Tukar Rupiah Adapun upaya yang dilakukan pemerintah dalam mengatasi kestabilan nilai

tukar !upiah, diantaranya kebijakan yang dikeluarkan oleh pemerintah dan disampaikan oleh :eteri Perekonomian 7atta !ajasa pada tanggal +2 Agustus +,12 2., yaitu- pertama, memperbaiki defisit transaksi berjalan dan nilai tukar rupiah terhadap dollar AS, yaitu dengan
cara .mendorong ekspor dan memberikan keringanan pajak kepada industri yang berorientasi ekspor, menurunkan impor migas dengan memperbesar biodiesel dalam solar untuk mengurangi konsumsi solar yang berasal dari impor, menetapkan pajak barang me3ah lebih tinggi untuk

mobil @*( dan barang-barang impor bermerek dari rata-rata '.G menjadi 1+.G hingga 1.,G, dan memperbaiki ekspor mineralB ke ua; menjaga pertumbuhan ekonomi dengan cara
memastikan defisit AP*8-+,12 tetap sebesar +,20G dan pembiayaan aman, memberikan insentif kepada industri padat karya, termasuk keringanan pajakB ketiga; menjaga daya beli dengan cara

pemerintah berkoordinasi dengan *" untuk menjaga gejolak harga dan inflasi, mengubah tata niaga daging sapi dan hortikultura, dari impor berdasarkan kuota menjadi mekanisme
3$

7mirs5ah. #ang ;embira dan Merana karena u*ia' Melema'. Kompasiana8 2$ 7gustus 2013. Diakses melalui: http://ekonomi.kompasiana./om/moneter/2013/08/2$/5ang(gembira(dan(merana(karena( rupiah(melemah(%83%8".html @2 1anuari 201$A 3% i/o 7'rido. Ini < Paket Kebi8akan Untuk 1ega' Krisis Ekonomi . !indonews./om8 23 7gustus 2013. Diakses melalui: http://ekbis.sindonews./om/read/2013/08/23/33/##$211/ini($(paket(kebi;akan(untuk( /egah(krisis(ekonomi @2 1anuari 201$A

22

impor dengan mengandalkan hargaB keempat; mempercepat in;estasi, dengan cara mengefektifkan sistem layanan terpadu satu pintu periCinan in;estasi. *ank "ndonesia yang bertugas menjaga kestabilan perekonomian 8egara termasuk kestabilan nilai kurs juga melakukan berbagai upaya, salah satunya adalah dengan membeli S(8 $Surat (tang 8egara% sebesar !p +,/ triliun serta rencana *" yang akan menerbitkan sertifikat deposito *ank "ndonesia sebagai upaya menyerap dana perbankan2/. Selain itu *" mengeluarkan kebijakan mengenai dan e;isa 7asil <kspor $ 7<% e;isa Penarikan (tang >uar 8egeri $ P(>8%. "si dari kebijakan ini adalah bah3a

eksportir di3ajibkan menyimpan de;isa hasil ekspor di dalam negeri, dengan cara eksportir harus menyampaikan rincian transaksi ekspor kepada bank penerima dana hasil ekspor di dalam negeri, kemudian meneruskan ke *", kemudian *" akan membukukannya sebagai penerimaan de;isa.2' Sedangkan menurut " Kadek ian Sutrisna Artha solusi yang dapat dilakukan oleh pemerintah adalah mengefektifkan pengeluaran sektor-sektor produktif untuk belanja modal. Sedangkan untuk jangka pendek, yang perlu dilakukan pemerintah adalah meredam inflasi dan memperbaiki koordinasi antara kebijakan moneter dan fiskal.20 Pendapat lain untuk mengatasi rupiah yang melemah adalah dengan menekan impor2&. Pendapat ini dikemukakan oleh Ketua Komite <konomi 8asional $K<8% @hairul Tanjung yang mempunyai beberapa cara untuk mengurangi impor "ndonesia, yaitu pertama dengan meninggikan tarif bea masuk barang-barang me3ah, dan yang kedua dengan mengenakan PPh impor yang lebih tinggi dengan maksud untuk memberatkan pihak yang ingin melakukan impor. an agar pendapatan negara tidak berkurang saat impor dikurangi, maka "ndonesia harus memperbanyak penggunaan barang produksi dalam negeri. 7al senada diungkapkan pula oleh !. !iCal !amli $:antan :enko Perekonomian% yang menyatakan bah3a untuk mengembalikan !upiah ke le;el aman,

32

((((((((((((((((((. 6I- %aktor Eksternal Pen.ebab Melema'n.a u*ia' . !indo ,ri;a5a8 22 7gustus 2013. Diakses melalui: http://www.sindotri;a5a./om/news/detail/$3%%/bi('aktor(eksternal(pen5ebab( melemahn5a(rupiah @ 2 1anuari 201$A 3# <atihono dan ?insensius !egu. Ini 7urus Menstabilkan u*ia'. )nilah./om8 1$ 1anuari 2013. Diakses melalui: http://ekonomi.inilah./om/read/detail/1"$28""/ini(;urus(menstabilkan(rupiah @$ 1anuari 201$A 38 )bid 3" ((((((((((((((. u*ia' Melema', KEN Sodorkan 1ara Tekan Im*or . 1466./om8 $ Desember 2013. Diakses melalui: http://www.;pnn./om/read/2013/12/0$/203""#/ upiah(Belemah8(K:6(!odorkan(Fara( ,ekan()mpor( @2 1anuari 201$A

23

pemerintah harus berani dan tegas melakukan beberapa tindakan, diantaranya 1,- pemerintah
harus mampu melakukan kontrol terhadap aliran modal yang keluar, seperti yang dilakukan oleh

:ahatir :uhammad di :alaysia pada 3aktu krisis 1&&0, pemerintah perlu juga untuk membuat kebijakan yang lebih agresif untuk mengurangi impor sehingga defisit transaksi
berjalan dapat berkurang, serta pemerintah perlu untuk menerapkan pembatasan impor produk

pangan melalui sistem tariff agar kartel di sektor pangan bisa dihapuskan sehingga harga pangan pun dapat turun, dan meningkatkan produksi pangan dalam negeri.

BAB III KE#I2PULAN

*erdasarkan kajian pustaka dan pembahasan pada bab sebelumnya maka dapat disimpulkan bah3a faktor yang menyebabkan melemahnya nilai tukar !upiah tergantung kepada kondisi dan situasi suatu 8egara, hal tersebut terjadi dikarenakan system kurs mengambang bebas yang dianut oleh "ndonesia mengandalkan kekuatan pasar dalam permintaan dan pena3aran mata uang asing. 8amun secara keseluruhan faktor yang menyebabkan nilai tukar rupiah melemah adalah faktor eksternal dan faktor internal. Eaktor eksternal yang menyebabkan mata uang rupiah melemah diantaranya pengaruh kebijakan ekonomi 8egara maju dimana The Eed mengurangi stimulus moneter yang berdampak pada berpindahnya sejumlah besar in;estasi portofolio asing dari "ndonesia $ini menyebabkan permintaan akan (S meningkat sehingga melemahkan nilai !upiah%. Sedangkan faktor internal yang menyebabkan nilai tukar !upiah melemah diantaranya neraca perdagangan "ndonesia yang terus mengalami deficit $dimana impor lebih besar dibandingkan ekspor%, perusahaan-perusahaan yang ada di dalam negeri terus membeli (S untuk pembayaran utang luar negeri yang akan jatuh tempo pada akhir tahun, dan paket-paket kebijakan ekonomi yang dikeluarkan pemerintah tidak berjalan efektif di lapangan. ampak yang ditimbulkan akibat melemahnya nilai tukar rupiah ini adalah tentunya akan terjadi
$0

kenaikan

harga

komoditi

impor,

baik

barang

konsumsi

maupun

alat-alat

7bdul Buis !5am. 1ara Kembalikan u*ia' ke Le=el Aman. Kompasiana8 2 !eptember 2013. Diakses melalui: http://ekonomi.kompasiana./om/moneter/2013/0"/02//ara(kembalikan(rupiah(ke(le9el(aman( %880#2.html @2 17nuari 201$A

2$

produksi#komponen produksi $bahan baku atau barang modal%. Tentunya kenaikan harga ini tidak hanya berdampak pada barang konsumsi impor saja tetapi barang produksi dalam negeri yang menggunakan bahan baku impor. ampak lain dari melemahnya nilai tukar !upiah adalah naiknya utang luar negeri yang harus dibayar, baik utang pihak s3asta maupun utang pemerintah. (tang pemerintah yang semakin membengkak akibat melemahnya nilai tukar rupiah akan mengurangi cadangan de;isa 8egara dan akhirnya akan mempengaruhi kesejahteraan masyarakat "ndonesia. Sedangkan dilihat dari pihak yang merasa dirugikan akibat melemahnya nilai rupiah ini adalah sudah tentu pihak konsumen dan pihak produsen. ampak dari sisi konsumen dari penurunan nilai tukar ini akan menurunkan daya beli $permintaan% konsumen terutama masyarakat berpendapatan menengah dan rendah $miskin% karena harga barang yang naik#mahal. ampak dari menurunnya permintaan ini akan mendorong menurunnya produksi barang dan jasa. Sedangkan dari sudut produsen, penurunan nilai tukar ini akan meningkatkan baiaya produksi $karena naiknnya suku bunga dan harga input impor%, sehingga harga jual barang naik. Seperti yang disebutkan sebelumnya jika harga barang naik#mahal maka akan menurunkan daya beli masyarakat, sedangkan produsen kemungkinan besar akan memotong jumlah produksi $output% yang mungkin dapat berdampak terhadap P7K tenaga kerja $pengangguran akan semakin meningkat%. 4ika produsen mengurangi output, maka penghasilan serta jumlah pajak yang dikumpulkan akan berkurang sehingga total penerimaan $anggaran belanja% yang bersumber dari pajak akan berkurang. *erkurangnya sumber penerimaan 8egara ini akan menghambar pertumbuhan ekonomi 8egara. 8amun selain dampak negati;e yang ditimbulkan dari melemahnya nilai tukar rupiah ini, ada juga pihak yang merasa diuntungkan, diantaranya adalah pihak yang memiliki (S , para eksportir yang tidak tergantung pada alat produksi impor, serta sector pari3isata yang akan mendatangkan turis mancanegara ke "ndonesia. Adapun cara untuk menstabilkan nilai !upiah telah dilakukan oleh pemerintah diantaranya dengan mengeluarkan empat paket kebijakan ekonomi, yaitu pertama, memperbaiki defisit transaksi berjalan dan nilai tukar rupiah terhadap dollar AS, yaitu dengan cara .mendorong ekspor dan memberikan keringanan pajak kepada industri yang berorientasi ekspor, menurunkan impor migas dengan memperbesar biodiesel dalam solar untuk mengurangi konsumsi solar yang berasal dari impor, menetapkan pajak barang me3ah lebih tinggi untuk mobil @*( dan barang-barang impor bermerek dari rata-rata '.G menjadi 1+.G hingga 1.,G,

2%

dan memperbaiki ekspor mineralB ke ua; menjaga pertumbuhan ekonomi dengan cara memastikan defisit AP*8-+,12 tetap sebesar +,20G dan pembiayaan aman, memberikan insentif kepada industri padat karya, termasuk keringanan pajakB ketiga; menjaga daya beli dengan cara pemerintah berkoordinasi dengan *" untuk menjaga gejolak harga dan inflasi, mengubah tata niaga daging sapi dan hortikultura, dari impor berdasarkan kuota menjadi mekanisme impor dengan mengandalkan hargaB keempat; mempercepat in;estasi, dengan cara mengefektifkan sistem layanan terpadu satu pintu periCinan in;estasi. 8amjun paket kebijakan ini dirasakan para pengamat ekonomi masih bersifat jangka panjang dan belum efektif dilakukan pemerintah. Sehingga muncullah pendapat-pendapat mengenai cara untuk menstabilkan nilai rupiah diantaranya mengurangi impor agar neraca perdagangan 8egara tidak mengalami defisit, pemerintah juga harus mampu melakukan kontrol terhadap aliran modal yang keluar, dan meningkatkan produksi pangan maupun barang konsumsi lain dalam negeri. 8amun apapun bentuk kebijakan dan saran upaya yang diberikan untuk mengurangi lemahnya nilai tukar rupiah tidak akan berjalan atau berhasil jika tidak dilakukan dengan serius oleh pemerintah. =leh karena itu penanganan masalah rupiah yang semakin terpuruk ini harus dilakukan dengan cara bekerja keras.

DA5TAR PU#TAKA

------------------. B+, Faktor !ksternal Penyebab -elemahnya .upiah. Sindo Trijaya, ++ Agustus +,12. iakses melaluihttp-##333.sindotrijaya.com#ne3s#detail#12..#bi-faktor-eksternal-penyebabmelemahnya-rupiah H. 4anuari +,11I

22

--------------. .upiah -elemah# /!0 odorkan $ara 'ekan +mpor . 4P88.com, 1#1+#12. iakses melaluihttp-##333.jpnn.com#read#+,12#1+#,1#+,2&&'#!upiah-:elemah,-K<8-Sodorkan-@ara-Tekan-"mpor- H. 4anuari +,11I Abdul :uis Syam. $ara /embalikan .upiah ke Le)el 1man2 Kompasiana, + September +,12. iakses melaluihttp-##ekonomi.kompasiana.com#moneter#+,12#,&#,+#cara-kembalikan-rupiah-ke-le;el-aman.00,'+.html H. 4Anuari +,11I Adek >, =kta;ia ? Sri (, Sentosa. +,12. 101L+ + /3. 410 -O0!5 3PPL5 4+ +04O0! +1. 4urnal Kajian <konomi, 4anuari +,12, Aol. ", 8o. ,+. $333.google.com% diakses H+ 4anuari +,11I Aditya 3i Prasetyo. 1, :ei +,1,. /urs 4i +ndonesia, -ekanisme 4an 4ampaknya. iakses melaluihttp-##strugglemoment.3ordpress.com#+,1,#,.#1,#kurs-di-indonesia-mekanisme-dan-dampaknya# $+ 4anuari +,11% Amirsyah. 5ang "embira dan -erana karena .upiah -elemah . Kompasiana, +1#0#12. iakses melaluihttp-##ekonomi.kompasiana.com#moneter#+,12#,0#+1#yang-gembira-dan-merana-karena-rupiah-melemah.02.0&.html H. 4anuari +,11I Ananda Teresia, J olar 8aik, 7arga Tempe Tahu 8aik +,-+. Persen,K 'empo2com, 1 # &#+,12. iakses-http-##333.tempo.co#read#ne3s#+,12#,&#,1#,&,.,&120# olar-8aik-7arga-Tempe-Tahu8aik-+,-+.-Persen H. 4anuari +,11I *adan Pusat Statistik. J"ndeks 7arga Konsumen dan "nflasi *ulanan "ndonesia,K iakses-http-##333.bps.go.id#tabLsub#;ie3.php9katM+?tabelM1?daftarM1?idLsubyekM,2?notabM' . H. 4anuari +,11I *adan Pusat Statistik. +,12. Berita .esmi tatistik Perkembangan !kspor 4an +mpor +ndonesia 6uli 78%92 8o. .0#,&#Th. NA", + September +,12. iakses melaluihttp-##333.bps.go.id#brsLfile#eksimL,+sep12.pdf H1 4anuari +,11I *ambang Priyo 4atmiko. 8ilai Tukar !upiah Terburuk Se-Asia.Kompas, 1'#&#12. iakses-http-##bisniskeuangan.kompas.com#read#+,12#,&#1'#111++'2#8ilai.Tukar.!upiah.Terburuk.seAsia $+ 4anuari +,11% *ergen Aan 4ason $diterjemahkan oleh :artin, ' Agustus +,12%. : Factors 'hat +nfluence !xchange .ates $333.in;estopedia.com% . iakses melalui - http-##333.seputarfore5.com#artikel#fore5#lihat.php9 idM122/'1?titleM/LfaktorLyangLmempengaruhiLnilaiLtukarLmataLuang $+ 4anuari +,11% <ducation. istem 0ilai 'ukar (/urs ;aluta 1sing). iakses melaluihttp-##kuliahitukeren.blogspot.com#+,11#,'#sistem-nilai-tukar-kurs-;aluta-asing.html $+4anuari +,11% 6rafik (S " ! $' 7ari Terakhir%. http-##333.seputarfore5.com#data#kursLdollarLrupiah#grafik.php $+ 4anuari +,11% iakses melalui-

2#

http-##strugglemoment.files.3ordpress.com#+,1,#,.#1.gif93M.1, H+ 4anuari +,11I " 6usti Ayu Kencana e3i. +,,'. 1nalisis Pengaruh /urs pot 4an /urs Forward (!uro# 4ollar 1merika# 5en 4an 4ollar 1ustralia) 4alam -emprediksi Future pot2 Thesis2 (ni;ersitas iponegoro. iakses melalui- http-##eprints.undip.ac.id#1'/'1#1#"L6(ST"LAO(LK<8@7A8AL <P".pdf. $+ 4anuari +,11% >atihono dan Ainsensius Segu. +ni 6urus -enstabilkan .upiah. "nilah.com, 11 4anuari +,12. iakses melalui- http-##ekonomi.inilah.com#read#detail#1&1/0&&#ini-jurus-menstabilkan-rupiah H. 4anuari +,11I : Adam, Amal 8, Septa , Arie *udia3ati, !. 4ihad Akbar. 4ampak .upiah -elemah di 1khir 'ahun2 Ai;ane3s, 10 esember +,12. iakses melalui- http-##fokus.ne3s.;i;a.co.id#ne3s#read#1/',0.dampak-rupiah-melemah-di-akhir-tahun H. 4anuari +,11I :artha Thertina, J!upiah :elemah, (tang >uar 8egeri 8aik 2, Persen,K 'empo2com, +'#0#+,12. iakses-http-##333.tempo.co#read#ne3s#+,12#,0#+'#,&+.,''1,#!upiah-:elemah-(tang>uar-8egeri-8aik-2,-Persen. H. 4anuari +,11I :ohamad Daki 7ussein $anggota dari Partai !akyat Pekerja $P!P%% 2 /risis -ata 3ang .upiah 78%9, Penyebab dan 4ampaknya. "ndoP!=6!<SS , +2 September +,12. iakses melaluihttp-##indoprogress.com#krisis-mata-uang-rupiah-+,12-penyebab-dan-dampaknya# $1 4anuari +,11% Putra. +,,&. Perkembangan istem 0ilai 'ukar di +ndonesia. iakses melaluihttp-##putracenter.net#+,,&#,&#+2#perkembangan-kebijakan-sistem-nilai-tukar-di-indonesia# $+ 4anuari +,11% !ico Afrido. +ni < Paket /ebi*akan 3ntuk $egah /risis !konomi . Sindone3s.com, +2#0#12. iakses-http-##ekbis.sindone3s.com#read#+,12#,0#+2#22#''1/11#ini-1-paket-kebijakan-untukcegah-krisis-ekonomi H. 4anuari +,11I Sadono, Sukirno. +,,1. Pengantar 'eori -akroekonomi !disi /edua2 4akarta- PT !aja6rafindo Persada Sindone3s. +0 8o;ember +,12. Fuad Bawa=ier Beberkan %8 Faktor Penyebab .upiah -elemah. iakses- http-##ekbis.sindone3s.com#read#+,12#11#+0#2+#011+10#fuad-ba3aCier-beberkan 1,faktor-penyebab-rupiah-melemah H1 4anuari +,11I (" (pdate. 1 September +,12. -engapa 0ilai .upiah 'erus 'urun> . http-##humas.ui.ac.id#node#'/.' H1 4anuari +,11I iakses melalui-

AibiCne3s. . esember +,12. .upiah 1n*lok 'erus 1kibat Peningkatan Permintaan 'erhadap 4ollar 1 . iakses melalui- http-##;ibiCne3s.com#+,12#1+#,.#rupiah-anjlok-terus-akibat-peningkatan-permintaanterhadap-dollar-as# H1 4anuari +,11I

28

Pells Eargo Securities <conomics 6roup, >>@, Weekly !conomic ? Financial $ommentary , 2, Agustus +,12, hlm. 1. iakses melaluihttps-##333.3ellsfargo.com#do3nloads#pdf#com#insights#economics#3eeklycommentary#Peekly<conomicEinancial@ommentaryL,02,+,12.pdf. H1 4anuari +,11I Piji 8urhayat.$urhat Para Pedagang !lektronik 1tas 4ampak -elemahnya 0ilai .upiah. etikEinance,+2#0#12. iakses melaluihttp-##finance.detik.com#read#+,12#,0#+2#111&11#+220..'#1#curhat-para-pedagang-elektronik-atasdampak-melemahnya-nilai-rupiah H. 4anuari +,11I Pikipedia. +1 8o;ember +,12. 0ilai 'ukar. 4anuari +,11% iakses melalui- http-##id.3ikipedia.org#3iki#8ilaiLtukar $+

Pikipedia. (ang. http-##id.3ikipedia.org#3iki#(ang. iunduh tanggal- +0 esember +,12

2"