Anda di halaman 1dari 24

TUGAS MATA KULIAH KAPITA SELEKTA

Statistika Nonparametrik dalam Ilmu Pengetahuan


Dosen : Dr. Ir. H. Henny Pramoedyo,MS

FERRY ANGGA FI"RISIANA AHMA$ %AHYA RAMADHAN &ENI "EG'H G'NA(AN DE(I *'RNIA SARI

(04109 0019! (04109 00#0! (0 109 0001! (0 109 000)! (0 109 9910!

PR+GRAM S"'DI S"A"IS"I*A ,'R'SAN MA"EMA"I*A FA*'$"AS MA"EMA"I*A DAN I$M' PENGE"AH'AN A$AM 'NI-ERSI"AS &RA(I,AYA

#00)

BAB I PENDAHULUAN
1.1 Definisi Statistik Ada 2 pendekatan untuk menganalisis informasi berdasarkan jenis informasi yang diperoleh, yaitu analisis kuantitatif dan analisis kualitatif. Analisis kuantitatif/analisis data kuantitatif adalah analisis yang berbasis pada kerja hitung menghitung angka. Angka yang diolah disebut input dan hasilnya disebut output juga berupa angka. Analisis kualitatif/analisis data kualitatif adalah analisis yang berbasis pada kerja pengelompokan simbol-simbol selain angka. Simbol itu berupa kata, frase, atau kalimat yang menunjukkan beberapa kategori. Input maupun output analisis data kualitatif berupa simbol, dimana outputnya disebut deskripsi verbal. Statistik adalah sebagai alat pengolah data angka. Stasistik dapat juga diartikan sebagai metode/asasasas guna mengerjakan/memanipulasi data kuantitatif agar angka berbicara. endekatan dengan statistik sering digunakan metode statistic yaitu metode guna mengumpulkan, mengolah, menyajikan, menganalisis ! menginterpretasikan data statistik. Statistika dapat pula diartikan pengetahuan yang berhubungan dengan pengumpulan data, pengolahan data, penganalisisan dan penarikan kesimpulan berdasarkan data dan analisis. "adi statistik adalah produk dari kerja statistika. Ada dua konsep dalam bahasa Inggris.Statistic: nilai yang dihitung dari sebuah sampel #mean, median, modus, dsb$. Statistics: metode ilmiah untuk pengumpulan data atau kumpulan angka. %alam bahasa Indonesia, statistik memiliki & pengertian dimuka. 'umpulan data ( data )ilai yang dihitung dari dari sebuah sampel ( statistik sampel *etode ilmiah guna mengumpulkan, mengolah, menyajikan, dan analisis data ( statistik

1.2 Skala pengukuran engukuran adalah proses hal mana suatu angka atau simbol dilekatkan pada karakteristik atau properti suatu stimuli sesuai dengan aturan/prosedur yang telah ditetapkan #Imam +ho,ali, 2--.$. *isal, orang dapat diganbarkan dari beberapa karakteristik/ umur, tingkat pendidikan, jenis kelamin, tingkat pendapatan dan lainlain. Ada 0 skala pengukuran. a. Skala nominal Skala nominal merupakan skala yang merupakan kategori atau kelompok dari suatu subyek. *isal, variabel jenis kelamin responden dikelompokkan menjadi dua, 1/ , masing-masing diberi kode 2 dan 2. Angka ini hanya berfungsi sebagai label kategori, tanpa memiliki nilai instrinsik dan tidak memiliki arti apa pun. 1ambang-lambang tersebut tidak memiliki sifat sebagaimana bilangan pada umumnya, sehingga pada variabel dengan skala nominal tidak dapat diterapkan operasi matematika standar/ pengurangan, penjumlahan, perkalian, dll. 3ji statistik yang sesuai dengan skala nominal adalah uji yang mendasarkan pada jumlah seperti modus dan distribusi frekuensi b. Skala or inal Skala ordinal, lambang-lambang bilangan hasil pengukuran menunjukkan urutan atau tingkatan obyek yang diukur menurut karakteristik yang dipelajari. *isal, kita ingin mengetahui preferensi responden terhadap merek indomie goreng/ merek Sarimi, Indomie, *ie Sedap, +aga *ie kemudian responden diminta untuk melakukan ranking terhadap merek mie goreng dengan memberi angka 2 untuk merek yang paling disukai, angka 2 untuk rangking kedua dan seterusnya. 4angkuman hasil sebagai berikut. !erek mie "angking 2 2 & 0

goreng In omie !ie Se ap Sarimi #aga !ie

5abel ini menunjukkan bah6a merek Indomie lebih disukai daripada *ie Sedap, merek *ie Sedap lebih disukai daripada Sarimi, dsb. 7alaupun perbedaan angka antara preferensi satu dengan lainnya sama, namun kita tidak dapat menentukan besarnya nilai preferensi dari suatu merek terhadap merek lainnya. 3ji statistik yang sesuai adalah modus, median, distribusi frekuensi dan statistik non-parametrik seperti rank order correlation. $. Skala Inter%al Skala pengukuran mempunyai sifat seperti skala ordinal #memiliki urutan tertentu$, ditambah satu sifat khas, yaitu adanya satuan skala #scale unit$. Artinya, perbedaan karakteristik antara obyek yang berpasangan dengan lambang bilangan satu dengan lambang bilangan berikutnya selalu tetap. "ika dalam pengukuran preferensi responden terhadap merek indomie goreng tersebut diasumsikan bah6a urutan kategori menunjukkan preferensi yang sama, maka kita dapat mengatakan bah6a perbedaan indomie goreng merek urutan ke 2 dengan 2 adalah sama dengan perbedaan merek 2 dengan lainnya. )amun demikian, kita tidak bisa mengatakan & bah6a merek yang mendapat ranking . nilainya lima kali preferensi daripada merek 2. 3ji statistik yang sesuai adalah semua uji statistik kecuali uji yang mendasarkan pada rasio seperti koefisien variasi. . Skala rasio Skala rasio adalah skala yang menghasilkan data dengan mutu yang paling tinggi. erbedaan skala rasio dengan skala interval terletak pada keberadaan nilai nol #based value$. ada skala rasio, nilai nol bersifat mutlak, tidak seperti pada skala interval. %ata yang dihasilkan oleh skala rasio adalah data rasio. 5idak ada pembatasan terhadap alat uji statistik yag sesuai. 1.& Statistika parametrik an statistika non'parametrik Ilmu statistika secara garis besar dibagi menjadi 2/

Statistika

parametrik

-8

ilmu

statistika

yang

mempertimbangkan

jenis

sebaran/distribusi data, yaitu apakah data menyebar normal atau tidak. ada umumnya, "ika data tidak menyebar normal, maka data harus dikerjakan dengan metode Statistika non-parametrik, atau setidak-tidaknya dilakukan transformasi agar data mengikuti sebaran normal, sehingga bisa dikerjakan dg statistika parametrik. Statistika parametrik adalah suatu uji yang modelnya menetapkan adanya syarat-syarat tertentu #asumsi-asumsi$ tentang variabel random atau populasi yang merupakan sumber sampel penelitian. Statistika parametik lebih banyak digunakan untuk menganalisis data yang berskala interval dan rasio dengan dilandasi asumsi tertentu seperti normalitas. 9ontoh metode statistika parametrik/ uji-, #2 atau 2 sampel$, uji-t #2 atau 2 sampel$, korelasi pearson, erancangan ercobaan #2 or 2-6ay A):;A parametrik$, dll. Statistika non-parametrik -8 statistika bebas sebaran #tdk mensyaratkan bentuk sebaran parameter populasi, baik normal atau tidak$. Statistika nonparametrik biasanya digunakan untuk melakukan analisis pada data berjenis )ominal atau :rdinal. %ata berjenis )ominal dan :rdinal tidak menyebar normal. Statistika nonparametik dapat digunakan untuk menganalisis data yang berskala nominal dan ordinal. 9ontoh metode Statistika non-parametrik/<inomial test, 9hi-s=uare test, *edian test, >riedman 5est, dll. <erdasarkan kesepakatan, dua tipe utama prosedur statistik yang dianggap non parametrik adalah/ 2. 2. rosedur-prosedur non parametrik murni rosedur-prosedur bebas distribusi. Atau secara ringkas dapat dikatakan bah6a prosedur-prosedur non parametrik tidak berkepentingan dengan parameter populasi. 1.( )eunggulan an kelebi*an statistika non parametrik

'arena kebanyakan prosedur non parametrik memerlukan asumsi dalam jumlah yang minimum, maka kemungkinan untuk digunakan secara salah pun kecil. 3ntuk beberapa prosedur non parametrik, perhitungan ? perhitungan dapat dilaksanakan dengan cepat dan mudah, terutama bila kita ingin menyelesaikan secara manual. "adi, penggunaan prosedur-prosedur ini menghemat 6aktu yang diperlukan untuk perhitungan. Ini bisa dijadikan bahan pertimbangan yang penting bila hasil pengkajian harus segera tersaji atau bila mesin hitung berkemampuan tinggi tidak tersedia. rosedur-prosedur non parametrik boleh diterapkan bila data telah diukur menggunakan skala pengukuran yang lemah, sebagaimana bila hanya data hitung atau data peringkat yang tersedia untuk analisis.

1.+ )ekurangan an kelema*an statistika non parametrik 'arena perhitungan ? perhitungan yang dibutuhkan untuk kebanyakan prosedur non parametrik cepat dan sederhana, prosedur-prosedur ini kadang-kadang digunakan untuk kasus-kasus yang lebih tepat bila ditangani dengan prosedurprosedur parametrik. 9ara seperti ini sering menyebabkan pemborosan informasi. 'endatipun prosedur non parametrik terkena prinsip perhitungannya yang sederhana, pekerjaan hitung menghitung sendiri acap kali membutuhkan banyak tenaga serta menjemukan. 1., S-arat's-arat pengu.ian statistika non parametrik / 2. %ata nominal # ada/tidak, mati/hidup, sembuh/sakit, dll $ 2. %ata ordinal # agak sakit/sakit/sembuh, sangat setuju/setuju/tidak setuju,dll 1.0 Pembagian alam pengu.ian statistika non parametrik 1. Pengu.ian Data 1i ak Berpasangan 2 Bebas

3ji 'hi-'uadrat

syarat no.2

3ji 7ilco@on 5idak <erpasangan

syarat no.2 perlakuan ( 2

3ji *ann-7hitney 3ji 'ruskall-7allis

idem dengan uji 6ilco@on tidak berpasangan

syarat no.2 4A1 2. Pengu.ian Data Berpasangan

3ji 5anda

syarat no.2 perlakuan ( 2

3ji 9ochran

syarat no.2 perlakuan lebih dari 2 4A'

3ji 7ilco@on <erpasangan

syarat no.2 perlakuan ( 2

3ji >riedman

syarat no.2 perlakuan lebih dari 2 4A'

BAB 2 PE"!ASALAHAN an PE!BAHASAN


2.1 34N14H 1 2.1.1 Penerapan alam Bi ang Pertanian

SU!BE" / %ata yang tersaji dan yang dianalisis dalam tugas ini diambil dari tugas akhir dengan judul Dampak Sekola* Lapang Pengen alian Hama 1erpa u 5SLPH16 7eruk ter*a ap Perilaku alam Pengembangan Agribisnis pa a Petani 7eruk an Pen apatan #'asus di dusun 'rajan, %esa Selorejo,

'ecamatan %au, 'abupaten *alang$, oleh De8i Suli Arro*9 :akultas Pertanian 7urusan Sosial Ekonomi9 2;;,.

1U7UAN / <erikut adalah tujuan 5ugas Akhir ini dibuat / 2. 3ntuk mendeskripsikan pelaksanaan S1 A5 jeruk dalam

pengembangan agribisnis pada petani jeruk di %esa Selorejo, 'ecamatan %au, 'abupaten *alang. 2. *enganalisis perbedaan perilaku dan pendapatan pada petani jeruk di %esa Selorejo, 'ecamatan %au, 'abupaten *alang untuk petani peserta S1 A5 dan petani non peserta sekolah. &. *endeskripsikan dampak perilaku dan pendapatan pada petani jeruk di %esa Selorejo, 'ecamatan %au, 'abupaten *alang untuk petani peserta dan petani non peserta S1 A5. DA1A / 5able skor pengeta*uan peserta dan non peserta S1 A5 #diperoleh dari penilaian ja6aban kuisioner$

skor peserta BD 0C 0C BC 0& B2 0. .. BC 0C .D 0. .. C2 0C 0. .& BD 0D 0C 0. BC DASA" 1E4"I /

rank 02.. 22 22 0D &B.. 2B 2D.. 022 &0 2B 2D.. 00 22 2B 2C.. 02.. 2. 22 2B 0-

skor non peserta .C 0. &C 0& .C .D 0& 02 .D 0& 0. 02 .2 &D 0& B& 02 0. 0& B2 0& .&

rank &2.. 2B 2 D &2.. &0 D 0.. &0 D 2B 0.. 2B 2 D &E 0.. 2B D &B.. D 2C.. "1 ( B20 "2 ( &CC..

3ntuk menganalisis data diatas penulis tugas akhir menggunakan 3ji 3 *ann-7hitney, yaitu uji yang membandingkan 2 kelompok yang tersebar kelanjutan. Aipotesis nol-nya diujikan dari dua sample secara bebas yang ditarik dari populasi yang mempunyai mean sama. 3jinya tersebut dapat dengan 2 ujung maupun 2 ujung. )amun kita juga bisa memakai 3ji *ann-7hitney yang lebih sederhana, dengan data yang diperoleh bersifat non parametric kontinu dengan skala pengukuran yang sekurang-kurangnya ordinal, dan fungsi kedua lokasi berbeda dalam hal lokasi. PE!BAHASAN / U.i U !ann'<*itneAo / %ampak S1 A5 jeruk tidak berbeda antara petani peserta dan bukan peserta Ai / %ampak S1 A5 jeruk berbeda antara petani peserta dan bukan peserta Statistik U.i /
U = n2n 2 + n2# n2 +2$ Ri 2

F ( -.-.

'et / n2 / jumlah data sample 2 n2 / jumlah data sample 2 4i / total skor yang terendah diantara 2 sample

3 ( 22 @ 22 G

22# 22 +2$ - &CC,. 2

( 0E0 G 2.& -&CC.. ( &.D..


Z= U E #U $ Su

H (

# 22 x 22$ &.D.. 202 2 ( #0E0$#0.$ #22$#22$#22 + 22 + 2$ 22 22 &.D..

( 2.CB

'eputusan / H table #2.B0$ I 2.CB , Jvalue ( -.--2D K F #-.-.$, maka tolak Ho U.i !ann'<*itneAo / %ampak S1 A5 jeruk tidak berbeda antara petani peserta dan bukan peserta Ai / %ampak S1 A5 jeruk berbeda antara petani peserta dan bukan peserta Statistik 3ji/
T =S n2#n2 +2$ 2

F ( -.-.

'et / S / total skor yang tertinggi diantara 2 sample n2 / jumlah data sample 2 n2 / jumlah data sample 2
W#2 n2n 2 W / 2$ = / 2

7F/2 didapat dari table

<erikut adalah hasil output analisis menggunakan !initab /


Mann-Whitney Test and CI: x1, x2 x1 x2 N = N = 22 22 Median = Median = 51.00 44.00 6.00

Point estimate for ETA1-ETA2 is 95.0 Percent C $ = 614.0 Test of ETA1 = ETA2 at 0.0054 %s

for ETA1-ETA2 is !2.00"12.00#

ETA1 not = ETA2 is si&nificant

T'e test is si&nificant at 0.0052 !ad()sted for ties#

'eputusan / dari output tersebut kita dapatkan -value sebesar -.--.0 yang berarti K F #-.-.$, dengan demikian tolak Ho )ESI!PULAN / Secara umum dari dua pengujian diatas didapatkan keputusan yang sama yaitu tolak Ho. %engan demikian dapat disimpulkan bah6a dampak S1 A5 jeruk dalam pengembangan agribisnis mengenai pengetahuan jeruk berbe a antara petani peserta dengan petani bukan peserta. "adi, kita bisa menggunakan uji non parametric untuk menganalisis data pada kasus ini.

34N14H 2
2.2.1 Penerapan alam Bi ang )e okteran 'risis moneter yang terjadi pada pertengahan tahun 2DDC yang berimbas pada krisis ekonomi yang berkepanjangan menimbulkan daya beli masyarakat menurun, sehingga gi,i pun tidak terlalu diperhatikan. enelitian bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan kekurangan energi protein pada <A1I5A telah dilakukan penelitian lapangan dengan metode survei atau 6a6ancara terhadap DD responden ibu-ibu pada periode "uli ? Agustus 2--B di 3S'LS*AS 'arang 5engah 'abupaten 9ianjur, "a6a <arat 2. >aktor predisposisi terdiri dari / a. 5ingkat pendidikan ibu, mulai dari tidak pernah sekolah hingga tamat S15A #M2$. b. engetahuan ibu terhadap bahan makanan berprotein dan ciri-ciri kekurangan protein pada balita #M2$ c. erilaku ibu yaitu tindakan ibu terhadap perubahan fisik pada balita baik dari segi pertumbuhan maupun kesehatan #M&$ 2. >aktor pendukung yaitu mengenai pengetahuan tentang penyakit infeksi #M0$,

&. >aktor penguat yang terdiri dari parameter / a. endapatan keluarga per bulan #M.$ b. "umlah anggota keluarga #MB$ PE!BAHASAN Aipotesis/ A- / pi ( p2 vs A2 / pi N p2 3ntuk pengujian hipotesis digunakan distribusi khi kuadrat dengan derajat kebebasan sama dengan satu #df(2$ perlu adanya koreksi kontinuitas #continuity correction$ dengan nama koreksi Oate seperti tertera di ba6ah ini /
2 n# ad bc n$ 2 2 X2 # a + b$#a + c $#b + d $#c + d $

ANALISIS DA1A enyelesaian analisa data dilakukan dengan mengaplikasikan crosstab analysis #uji ketergantungan$ atau tabel silang dengan uji khi kuadrat #M 2 $ sebagai uji statistik guna mengetahui Ao diterima atau ditolak, dengan mempergunakan perangkat lunak S SS ver. 22.. for 7indo6s. Aasilnya dapat diuraikan sebagai berikut / 2. endidikan #M2$ P 'ekurangan Lnergi rotein #'L $ yaitu /

2.

engetahuan #M2$ P 'ekurangan Lnergi rotein #'L $ yaitu

&.

erilaku Ibu #M&$ P 'ekurangan Lnergi rotein #'L $ yaitu /

0. enyakit Infeksi #M 0$ P 'ekurangan Lnergi rotein #'L $ yaitu /

..

endapatan 'eluarga #M.$ P 'ekurangan Lnergi rotein #'L $ yaitu /

B. "umlah Anggota 'eluarga #MB$ P 'ekurangan Lnergi rotein #'L $ yaitu

Aubungan antara pendidikan, pengetahuan, penyakit infeksi, perilaku ibu, tingkat pendapatan dan jumlah anggota keluarga merupakan faktor-faktor yang mempengaruhi terhadap kekurangan energi protein pada <alita, di mana hubungan antara / 2. endidikan #M2$ dan 'ekurangan energi protein #'L $ sebagai peubah O , diperoleh M2 ( E,.. 2. engetahuan #M2$ dan 'ekurangan energi protein #'L $ sebagai peubah O , diperoleh M2 ( 0D,2 &. erilaku ibu #M&$ dan 'ekurangan energi protein #'L $ sebagai peubah O , diperoleh M2 ( &.,20 0. enyakit infeksi #M0$ dan 'ekurangan energi protein #'L $sebagai peubah O , diperoleh M2 ( 2&,00 .. endapatan keluarga #M.$ dan 'ekurangan energi protein #'L $ sebagai peubah O , diperoleh M2 ( 22,&2 B. "umlah anggota keluarga #MB$ dan 'ekurangan energi protein #'L $ sebagai peubah O , diperoleh M 2 ( C-,C2 %ari hasil pengujian diatas ternyata nilai M 2 dari perhitungan untuk batas 2 sampai dengan B diisyaratkan Ao ditolak, pada tingkat konfiden interval D.Q #a(.Q$. Sebagai gambaran, berdasarkan hasil analisa data salah satu faktor yaitu hubungan antara pendidikan dan kekurangan energi protein diperoleh hasil M2 sebesar E,.. pada tingkat konfiden interval D.Q #a(.Q$ menunjukkan berbeda nyata # K-.-.$. <erdasarkan probabilitas dimana pada kolom asymptotic Significan sebesar -.--&, atau probabilitas lebih kecil dari -.-. #-.--& K -.-.$. %engan demikian uji kuadrat #M 2 $ dapat diaplikasikan antara dua peubah yaitu peubah bebas #M$ dan peubah tidak bebas #O$.

)ESI!PULAN %ari hasil khi kuadrat #M2 $ menunjukkan bah6a kekurangan energi protein pada anak <alita amat dipengaruhi oleh tingkat pendidikan yang rendah,

kurangnya pengetahuan tentang sumber bahan makanan, perilaku ibu dalam bertindak atas perubahan fisik dan kesehatan anak. %isamping itu, cara mengolah makanan dan pengetahuan tentang penyakit infeksi dan tindakan yang harus dilakukan, serta rendahnya endekatan uji statistik sangat pendapatan keluarga yang diperoleh untuk kebutuhan hidup, menjad penyebab kekurangan energi protein pada anak balita. penting ketepatannya untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan kekurangan energi protein pada <alita. ada data bersifat kualitatif, metoda crosstab analysis dan uji khi kuadrat #M2$ dapat diaplikasikan dan dapat dijadikan rekomendasi didalam membuat kebijakan.

2.&

34N14H &

2.&.1 Penerapan alam Bi ang )e okteran He8an engaruh pemberian ekstrak daun api-api #Avicennia marina$ terhadap resorpsi embrio, berat badan dan panjang badan janin mencit #Mus musculus$. enelitian ini bertujuan untuk menghindarkan terulangnya bencana thalidomide, dengan memberikan tingkatan dosis ekstrak daun api-api #Avicennia marina$ yang diuji cobakan pada he6an coba mencit #Mus musculus$ untuk mengetahui pengaruhnya terhadap resorpsi embrio, berat badan dan panjang badan janin mencit. *anfaat yang dicapai bagi dunia peternakan dan kedokteran he6an adalah untuk menghindarkan kerugian akibat penurunan reproduksi he6an ternak. <agi masyarakat, bahaya kecacatan janin akibat mengkonsumsi obat-obatan tradisional selama kehamilan dapat dihindarkan. %ata resorpsi embrio diperoleh dengan membandingkan embrio yang teresorpsi dengan jumlah embrio keseluruhan. 4esorpsi embrio dilihat dari pembesaran korpus luteum atau adanya sisa yang ber6arna merah kehitaman atau kekuningan pada uterusnya sehingga embrio dihitung sebagai unit percobaan

Analisis data non-parametrik menggunakan metode 'ruskal-7allis dengan S SS menunjukkan bah6a pemberian tingkatan dosis ekstrak daun api-api #Avicenniamarina$ per oral mempunyai taraf signifikasi lebih dari -,-. # 8-,-.$ sehingga dapat dinyatakan bah6a terdapat perbedaan yang tidak bermakna terhadap resorpsi embrio mencit. Aasil penelitian membuktikan perbedaan yang tidak bermakna diantara dosis perlakuan terhadap jumlah resorpsi embrio mencit. Aal ini kemungkinan disebabkan oleh keadaan mencit yang kurang sehat yang tidak diketahui dengan pasti, karena penilaian kesehatan hanya didasarkan pada penurunan berat badan dan aktifitas mencit. enyakit-penyakit infeksi, gangguan metabolik, keadaan genetis mencit dan keadaan uterus yang kurang baik juga dapat meningkatkan jumlah resorpsi embrio. <erdasarkan hasil penelitian ini maka adanya pendapat bah6a pemberian tingkatan dosis ekstrak daun api-api #Avicennia marina$ dapat meningkatkan resorpsi embrio mencit ditolak. %ata berat badan janin diperoleh dari penimbangan pada saat janin dalam keadaan segar dan bebas dari selaput embrional. %ari hasil penimbangan terhadap berat badan janin diperoleh data yang disajikan pada 5abel 2

%ari 5abel 2 setelah dianalisis dengan menggunakan uji statistik non-parametrik 'ruskal-7allis dengan S SS diperoleh taraf signifikasi lebih dari -,-. # 8-,-.$ sehingga dapat dinyatakan bah6a terdapat perbedaan yang tidak bermakna antara pembrian tingkatan dosis ekstrak daun api-api #Avicennia marina$ per oral terhadap berat badan janin mencit.

BAB III

)ESI!PULAN

2. Statistika non parametrik memiliki kriteria dan metode syarat-syarat yang berbeda dengan statistika parametrik. 2. Statistika non parametrik lebih baik digunakan pada saat tidak tersedia alat hitung yang tinggi karena pengerjaannya lebih sederhana daripada statistika parametrik. &. 4esiko pada statistika non parametrik adalah kurang tepatnya penghitungan dibandingkan dengan statistika parametrik. 0. Statistika nonparametrik dapat digunakan dalam bidang-bidang seperti pertanian, kedokteran, kedokteran he6an, peternakan dan masih banyak lagi bidang lainnya.

DA:1A" PUS1A)A

Arroh, %e6i Suli.2--B. Dampak Sekola* Lapang Pengen alian Hama 1erpa u 5SLPH16 7eruk 3niversitas <ra6ijaya.*alang. %aniel, 7ayne.2---, Applie Son.)e6 Oork %6i 7ijayanti. Lrni. 2--E. Pengaru* Pemberian Ekstrak Daun Api'Api 5Avicennia Marina6 1er*a ap "esorpsi Embrio9 Berat Ba an Dan Pan.ang Ba an 7anin !en$it 5Mus Musculus6. >akultas 'edokteran Ae6an 3niversitas Airlangga. Surabaya Iria6an, )ur, h.%.2--B, !engola* Data Statistik engan !u a* Statisti$al Non Parametri$. "ohn 7iley ! alam Pengembangan Agribisnis pa a an Pen apatan. >akultas ertanian Petani 7eruk ter*a ap Perilaku

!enggunakan !initab 1(. enerbit Andi. Oogyakarta. Ousnandar,*.L. 2--.. Pemanfaatan Analisis Non Parametrik Satu Ara* 54ne <a- Non Parametri$6 ter*a ap Hasil Penelitian Per$obaan . rosiding 5emu 5eknis )asional 5enaga >ungsional ertanian 2--.. usat enelitian dan engembangan eternakan.