Anda di halaman 1dari 14

Pemijahan Ikan

PEMIJAHAN Pemijahan merupakan bagian dari reproduksi ikan yang menjadi mata rantai daur hidup kelangsungan hidup spesies. Penambahan populasi ikan bergantung kepada berhasilnya pemijahan ini dan juga bergantung kepada kondisi dimana telur dan larva ikan diletakkan untuk tumbuh. Oleh karena itu sesungguhnya pemijahan menuntut suatu kepastian untuk keamanan kelangsungan hidup keturunannya dengan memilih tempat, waktu dan kondisi yang menguntungkan. Berdasarkan hal ini pemijahan tiap spesies ikan mempunyai kebiasaan yang berbeda tergantung kepada habitat pemijahan itu untuk melangsungkan prosesnya. Dalam keadaan normal ikan melangsungkan pemijahan minimum satu kali dalam satu daur hidupnya seperti yang terdapat pada ikan salmon dan sidat. Sesudah melakukan pemijahan, induk ikan tersebut mati karena kehabisan tenaga (Anonim, !!"#. Sehubungan dengan pemijahan, dikenal ada tiga ma$am ikan yaitu vivipar, ovovivipar dan ovipar. %iap&tiap ma$am ikan tersebut mempunyai perbedaan dan kelebihan masing& masing, yaitu ('oyle dan (e$h, )*""#+ 1) Ikan vivipar. ,kan ini melahirkan anak&anaknya, umumnya mempunyai -ekunditas ke$il, tetapi anaknya mendapat jaminan keamanan dari induk untuk melangsungkan awal kehidupannya. %elur ikan vivipar mempunyai kuning telur yang sudah sangat tereduksi dan pada perkembangan awal hidup anaknya di dalam tubuh induk mendapat makanan dari induk. .asil -ertilisasi internal ikan vivipar ketika anaknya dilahirkan ialah individu ikan&ikan yang telah hampir sempurna seperti ikan induk dan untuk mengawali hidup di dalam perairan tidak lagi bergantung kepada induk melainkan kepada usaha sendiri. 'empunyai alat bantu untuk keberhasilan pembuahan yaitu bagian sirip dubur yang telah berubah bentuknya atau genital pabilla yang membesar yang dinamakan /pseudopenis0. Pada ikan Apogon imberis urogenital papillanya pada ikan dapat ditonjolkan dan disentuhkan untuk menerima sperma dari ikan jantan. Pada ikan Orthonopias tiacis ovidu$tnya dapat ditonjolkan untuk menerima sperma pada waktu berlangsungnya kopulasi. Anak ikan vivipar pada waktu di dalam kandungan induk mendapat makanan dan mengeluarkan kotorannya melalui sema$am plasenta yang banyak mempunyai vili atau trophonemata dan dilengkapi oleh pembuluh darah kapiler.

1ain halnya dengan golongan mammalia, ikan vivipar masa mengandungnya dapat berubah& ubah. Oleh karena ikan itu poikilothermal, maka apabila suhu perairan semakin bertambah dari biasanya, masa kandungan ikan itu dapat menjadi semakin pendek, atau sebaliknya. Sedangkan anak ikan yang dapat dikandung oleh induknya bergantung kepada besar induknya. Semakin besar induk semakin banyak anak ikan yang dapat dikandungnya. Akan tetapi pada ikan vivipar yang dapat mengandung akan banyak sekali, biasanya anak&anak yang dilahirkannya tidak sepenuhnya seperti induk melainkan dalam bentuk larva. 2) Ikan ovovivipar Seperti halnya ikan vivipar, ikan ini juga melahirkan anak&anaknya dan mempunyai -ekunditas ke$il namun keturunannya mendapat sema$am jaminan atau keyakinan dari induk untuk dapat melangsungkan awal hidupnya dengan aman. mempunyai kuning telur lebih banyak dari pada ikan vivipar, yang berguna untuk makanan anaknya ketika berada dalam tubuh induknya, dimana dalam hal ini ada sebagian dari induk tadi hanya sebagai pelindung saja. mempunyai alat bantu untuk keberhasilan pembuahan yaitu bagian sirip dubur yang telah berubah bentuknya atau genital pabilla yang membesar yang dinamakan /pseudopenis0. Pada ikan dari 2amili S$orpaenidae yang ovovivipar telah ditemukan banyak sperma yang menempel pada lapisan epitel -olikel yang masak, tetapi sperma itu tidak pernah didapatkan di dalam -olikel. Pembuahan pada golongan ikan ini terjadi setelah kopulasi yaitu oleh sperma yang telah ada di dalam tubuh ikan betina. Pada beberapa ikan 2amili 3mbioto$idae setelah terjadi kopulasi sperma yang masuk ke dalam tubuh ikan betina apabila tidak membuahi telur masih dapat hidup sampai enam bulan kemudian. Sperma ini akan membuahi telur yang masih berada di dalam -olikel. %elur yang telah dibuahi ketika masuk ke dalam ovarium sudah men$apai tahap segementasi awal dan berada di situ selama )! 4 ) bulan sehingga men$apai tahap perkembangan yang lebih lanjut. Spesies ikan ovovivipar jumlahnya jauh lebih banyak dari pada ikan vivipar. Pada ikan ovovivipar, perkembangan anak di dalam kandungan induk mendapat makanan dari persediaan kuning telur yang tersedia dan pada golongan ini keadaannya non plasental. %elur pada ikan ovovivipar mengandung material organik ! 4 5!6 lebih banyak dari pada anak&anak ikan yang dilahirkan. 7arena hal ini, induk hanya memberi perlindungan saja kepada perkembangan telur tadi. %etapi ada juga ikan ovovivipar yang mempunyai telur dimana kandungan material organiknya sedikit. 8ntuk perkembangannya tadi anak ikan

mendapat keperluan material untuk pertumbuhannya dari induk walaupun tanpa melalui organ sema$am plasenta tetapi melalui sema$am penyerapan 9at&9at yang dikeluarkan oleh uterus. :at makanan tadi dinamakan /susu uterin0 atau juga embryotrophe. Pada embrio ikan S;ualus a$anthias terdapat dua ma$am kantung kuning telur yaitu kantung yang di luar tubuh dan kantung di dalam tubuh. 7antung kuning telur di dalam tubuh itu sebagai hasil perkembangan batang kantung kuning telur bagian luar yang tumbuh di bagian dalam. Butir& butir kuning telur dari kantung yang luar bergerak ke bagian kantung yang dalam terus ke usus untuk di$erna. Pada ikan %orpedo, embrionya selain mengambil material organi$ dari kantung telur yang kemudian terus di$erna oleh usus, juga embrio ini mendapat susu uterin melalui mulut dan spira$le&nya dimana 9at&9at tadi akan di$erna di dalam lambung.

3) Ikan ovipar ikan yang mengeluarkan telur pada waktu terjadi pemijahan, biasanya ber-ekunditas besar atau jumlah telur yang dikeluarkannya besar disebabkan untuk mengimbangi tekanan keadaan sekelilingnya dari hal yang tidak la9im terutama dari serangan predator. telurnya banyak mengandung kuning telur yang berguna untuk anak ikan mengawali daur hidupnya di luar tubuh ikan. ikan ovipar membuahi telurnya di luar tubuh. %elur yang dikeluarkan dari tubuh induk dibuahi oleh ikan jantan dengan berbagai ma$am $ara. Semua tingkah laku yang dilakukan oleh ikan tersebut pada waktu pemijahan bertujuan agar semua telur yang dikeluarkan dapat dibuahi dengan baik. ,kan&ikan ovipar ada juga yang memperhatikan keturunannya baik dengan membuat sarang untuk keperluan ini atau dengan $ara menyimpan dan melindungi keturunannya pada tempat& tempat tertentu pada tubuh induk jantan atau betina atau pada tempat lain. <olongan ikan ovipar yang demikian biasanya ber-ekunditas ke$il. Sebaliknya ikan yang tidak memperhatikan keturunannya umumnya ber-ekunditas besar, namun mortalitasnya juga besar. Sebagian besar ikan ovipar mempunyai waktu pemijahan tertentu yang dilakukan tiap tahun se$ara teratur. Di daerah bermusim empat, pada tiap&tiap musimnya ada ikan&ikan ovipar yang memijah, masing&masing melakukannya satu kali satu tahun. <olongan ikan yang memijah pada musim semi akan memijah lagi pada tahun&tahun berikutnya di musim yang sama. Demikian pula ikan&ikan yang memijah pada musim lainnya. Bagi ikan yang hidup di daerah tropik seperti di ,ndonesia, saat pemijahan ikan sangat bervariasi. %etapi banyak pula

ikan tropik yang berpijahnya pada musim tertentu. 8mumnya jadwal pemijahan pada ikan berhubungan dengan penyesuaian terhadap keadaan yang menguntungkan terutama yang berhubungan dengan persediaan makanan bagi anak&nakanya apabila anak ikan tadi mulai makan makanan yang diambil dari luar setelah persediaan kuning telur habis. MACAM-MACAM KEBIASAAN PEMIJAHAN IKAN Pola pemijahan pada ikan berma$am&ma$am. De =ong ()*5!# dalam 3--endie ()**># melakukan penelitian terhadap beberapa spesies ikan dan membedakan pola pemijahan berdasarkan -rekuensi poligon garis tengah telur dalam ovari spesies yang berbeda yang menunjukkan bahwa pemijahan individu betul&betul berkala, namun tidak memberikan interval waktu diantara dua pemijahan. ). 'a$am pemijahan pertama diwakili oleh jenis ikan bawal, layang, selar $omo, selar malam dan selar bentong. Pada kelompok ikan ini hanya didapatkan satu kelompok telur yang matang, dan bila sudah memijah kelompok ikan ini mempunyai ovari seperti kantong kosong dengan beberapa butir telur yang sedang dalam keadaan dihisap kembali. . 'a$am pemijahan kedua didapatkan pada kelompok ikan tembang, ikan lemah, selar kuning dan ekor kuning. Pada kelompok ini, sebelum telur kelompok pertama men$apai kematangan, kelompok telur berikutnya sudah memisahkan diri dari stok telur yang lain. Sebelum terjadi pemijahan didapatkan dua kelompok telur yang berpisah. Sesudah berpijah didapatkan selain kelompok stok telur yang umum ada pula sekelompok telur yang berukuran lebih besar yang sedang mematang dan akan dikeluarkan dalam pemijahan berikutnya. ?. 'a$am pemijahan ketiga diwakili oleh ikan tenggiri. Dalam ovari yang sedang matang ditemukan tiga kelompok telur yang sedang berkembang dekat dengan kelompok telur yang matang. Prabhu ()*@A# juga mempelajari periodisitas pemijahan ikan&ikan tropik di perairan ,ndia dan menbedakan pola pemijahan berdasarkan tahap&tahap kematangan telur intra ovarian dan juga menunjukkan bahwa pemijahan pada spesies yang berbeda betul&betul terjadi se$ara periodi$. Tipe A. Pemijahan hanya berlangsung satu kali dalam satu tahun dalam waktu yang pendek. 7elompok telur yang matang dalam ovari dapat dibedakan dengan kelompok telur stok. Pemijahan ma$am ini ditemukan pada ikan&ikan Therapon jarbua, Macrones vittatus dan Chirocentrus dorab.

Tipe B. Pemijahan berlangsung satu kali satu tahun tetapi dalam waktu yang lama, lebih lama dari tipe pemijahan A. Pemijahan tipe ini ditemukan pada ikan Pelates qudrilineatus, Cypsilurus oligolepis. 7adang&kadang ada dua kelompok telur yang sama tahap kematangannya. Tipe C. Pemijahan berlangsung dua kali setahun. Pemijahan ma$am ini ditemukan pada ikan& ikan Psammoperca waigiensis, Therapon puta dan Caranx leptolepis. Disamping kelompok telur yang sudah matang didapatkan kelompok kedua dengan pembentukan kuning telurnya telah jelas yang menunjukkan sedang menjadi matang. Tipe . Pemijahan sepanjang tahun, tetapi terputus&putus, seperti terdapat pada ikan telophorus indicus. %elur matang didapatkan lebih dari satu kelompok yang mungkin berbeda satu dengan kelompok lainnya tapi memperlihatkan proses berkesinambungan. Periode pemijahan ikan&ikan yang diteliti oleh Prabhu ()*@A# dalam 3--endie ()**># adalah sebagai berikut (%abel )# +

%abel %ipe dan periodisitas pemijahan beberapa ikan tropik menurut Prabhu ()*@A# dalam 3--endie ()**># IKAN AN HABITAT PEMIJAHAN Berdasarkan kepada ma$am&ma$am habitat yang digunakan ikan pada waktu pemijahan, kita dapat menggolongkan ikan tersebut menjadi beberapa golongan seperti berikut (Anonim, !)!#. Ikan Ph!"ophi#$ Ikan Ph!"ophi#$ ialah golongan ikan yang memijahnya pada& perairan yang terdapat vegetasi untuk menempelkan telur yang dikeluarkan. perairan yang demikian biasanya stagnan atau alirannya ke$il. Sebenarnya kondisi perairan yang demikian kalau dilihat dari segi 9at asam yang terlarut, maka keadaannya berma$am&ma$am yaitu mulai dari perairan yang kekurangan akan 9at asam tadi sehingga yang kadarnya $ukup (Anonim, !)!#.

Akan tetapi tumbuhan yang ada di dalam perairan tersebut kiranya merupakan suatu syarat yang diperlukan untuk berlangsungnya pemijahan. ,kan yang termasuk ke dalam golongan ikan phytophils antara lain !sox lucius, Perca sp", #otemigonus crysoleucas, beberapa ikan yang termasuk ke dalam 2amili $abridae dan Cyprinidae (Anonim, !)!#.

!sox lucius

#otemigonus crysoleucas

Cyprinus caprio

$abridae sp. Di ,ndonesia yang sudah terkenal sebagai ikan budidaya dan termasuk ke dalam ikan phytophils adalah ikan mas (Cyprinus carpio#. (ara pemijahan ikan mas yang telah

dikerjakan oleh para petani ikan di ,ndonesia sesuai dengan si-at alami ikan ini, yaitu menggunakan kakaban atau hamparan ijuk yang dijepit oleh bambu untuk menempelkan telur sebagai pengganti rumput kalau berpijah di alam bebas. ,kan mas yang dibudidayakan dapat dipijahkan pada umur yang lebih muda, kurang dari satu tahun, dari pada. ikan mas yang terdapat di alam bebas. Di daerah bermusim empat ikan mas mulai berpijah untuk pertama kali pada waktu berumur dua tahun sebagai pemijah awal musim panas (Anonim, !)!#. TIN%KAH &AK' PEMIJAHAN Berdasarkan hal ini maka tingkah laku ikan itu dapat Pula dibagi menjadi tiga yaitu tingkah laku pada -ase pra pemijahan, tingkah laku ikan pada -ase pemijahan dan tingkah laku ikan pada -ase pas$a pemijahan. %ingkah laku reproduksi ini berhubungan erat dengan si-at ikan itu sendiri. Apakah ikan itu melakukan perlindungan terhadap keturunannya atau tidak. %ingkah laku ikan yang menjaga keturunannya dapat dikatakan relati- lebih banyak variasinya dari pada ikan ovipar, terutama tingkah laku pas$a pemijahan ('andala, !)!#+ 1( )a$e Pra-Pemijahan 'a$am&ma$am tingkah laku ikan pada -ase pra pemijahan diantaranya ialah+ akti-itas men$ari makan, ruaya, pembuatan sarang, sekresi -eromon (pengenalan lawan jenis, men$ari pasangan#, gerakan&gerakan rayuan dan lain&lain. 2( )a$e Pemijahan %ingkah laku ikan pada -ase pemijahan diantaranya ialah+ Bersamaan dengan pengeluaran produk seksual ada ikan yang melakukan sentuhan bagian&bagian tubuh, gerakan eksotik dengan menggetarkan seluruh bagian tubuh, gerakan pembelitan tubuh ikan jantan atau ikan betina oleh ikan jantan, penyimpanan telur oleh ikan jantan atau ikan betina ke dalam sarang, gua, bagian pada tubuh, pada busa, tumbuh&tumbuhan dan lain&lain. 3( )a$e Pa$*a Pemijahan %ingkah laku ikan pada -ase pas$a pemijahan diantaranya ialah penyempurnaan penutupan sarang, penjagaan sarang yang berisi telur yang telah dibuahi atau telur yang sedang berkembang, menjauhi daerah pemijahan dan lain&lain. Semua tingkah laku ikan itu merupakan resultante sejumlah rangsangan motoris yaitu rangsangan eksternal dan rangsangan internal berasal dari sekresi hormon, sedangkan rangsangan luar berasal dari berbagai ma$am sumber seperti -aktor lingkungan, 9at kimia dan lain&lain yang dimediasikan melalui organ&organ sensori dari visual. Begitu ikan

memperlihatkan suatu tindakan sebenarnya merupakan suatu -enomena yang dinamik, termasuk tingkah laku BhibernasiB dan BaestivasiB musim panas ('andala, !)!#. Sebagai tambahan terhadap -ungsi dalam pengaturan tingkah laku, sistem hormon juga mengatur perkembangan si-at seksual sekunder yang berhubungan erat dengan interaksi tingkah laku. Cang memegang peranan penting dalam si-at seksual sekunder ini adalah steroidDyang dihasilkan gonad. .al ini meliputi pewarnaan tubuh dalam pemijahan sebagai daya tarik pasangannya, persaingan antara ikan&ikan jantan, mempertahankan isolasi reproduksi dan bentuk&bentuk stru$tural pada tubuh yang mrliputi timbulnya sema$am jerawat di atas kepala pada masa pemijahan , modi-ikasi sirip seperti gonopodium ikan -amili poe$iliidae temasuk si-at seksual pada ikan yang dipengaruhi steroid ('andala, !)!#. Setiap mahluk hidup pasti melakukan perkawinan untuk menjaga kelestarian spesiesnya. Pada organisme akuatik proses perkawinan ini sering disebut memijah. Proses pemijahan dibagi menjadi beberapa tahapan, yaitu proses matting, spawning, dan proses pas$a spawning ('andala, !)!#. Dalam melakukan pemijahan selain lingkungan yang mendukung salah satu syarat utama adalah induk harus matang gonad. %ingkat kematangan gonad setiap individu berbeda 4 beda. %ingkat kematangan gonad setiap individu bisa dilihat dari alat kelaminnya atau mor-ologi dari tubuh spesies tersebut. Sebagai $ontoh ikan Eila+ Ni#a Oreochromis niloticus Suryanto ()**5# dalam Fahayu ( !!!# bahwa $iri 7elamin Eila yang matang gonad adalah berumur lebih dari satu tahun dan kelamin memerah pada kedua induk. Pada jantan kelaminnya tidak lan$ip dan pada betina kelaminnya lan$ip dengan perut membun$it dan jika ditekan akan keluar sel telur berwarna kuning. Sedangkan pada jantan jika perutnya ditekan akan mengeluarkan $airan putih sperma. .al ini diikuti dengan tingkah laku jantan yang aktidan betina yang pasi-.

7un$oro ( !!?# dalam Fahayu ( !!!# bahwa proses perkawinan diawali dengan jantan yang membuat $ekungan di dasar wadah sebagai tempat permbuahan. Setelah itu, jantan men$ari betina yang sudah siap memijah. 7etika telah menemukan betina yang $o$ok

maka jantan akan berenang beriringan dengan betina dan jika ada nila jantan lain disekitarnya maka jantan tersebut akan menyerang untuk mempertahankan betinanya. Setelah itu akan terjadi proses matting (ber$umbu# yang ditandai dengan ikan jantan mengejar ikan betina. Setelah betina luluh proses spowning dimulai dengan betina akan meletakan telur&telurnya pada $ekungan yang telah dibuat tadi kemudian jantan melepaskan sperma pada sel&sel telur tadi. Setelah terjadi pembuahan maka jantan pergi dan betina memelihara telurnya dengan $ara mememasukan kedalam mulutnya sampai telur itu menetas menjadi larva. pada betina yagn sudah berpengalaman biasanya akan tetap memelihara larvanya sampai benar 4 benar bisa mandiri. Selama pemeliharaan dalam mulut ikan betina akan memuntahkan telur dalam mulutnya jika dirasakan ada an$aman, kemudian jika an$aman itu telah hilang maka betina akan memunguti telurnya kemudian memasukan dalam mulutnya lagi. A)TA+ P'STAKA Anonim. !)!. %enis &'an dan (abitat Pemijahan. http+GGwww.$araternakikan. $omG. Diakses pada .ari Senin tanggal )! April !)). Anonim. !!". Ting'ah $a'u Pemijahan &'an. http+GGhobiikan.blogspot.$omG. Diakses pada .ari Senin tanggal )! April !)). 3--endie, '.,. !! . )iologi Peri'anan. Cayasan Pustaka Eusatama, Cogyakarta. 'andala. !)!. Ting'ah $a'u Pemijahan )iota A'uati'. http+GGmandala& manik.blogspot.$omG !)!G!>Gtingkah&laku&pemijahan&biota&akuatik.html. Diakses pada .ari Senin tanggal )! April !)). 'oyle, P.B. H =.=. (e$h. )*"". *ishes" An &ntroduction to &chthyology. Se$ond 3dition. Prenti$e .all, Eew =ersey. Fahayu, S.3. !!!. Pengaruh timuli &'an #ila +Oreochromis niloticus, %antan Terhadap per'embangan Ovarium Melalui &ndera ensori +Mata, (idung dan -ulit," Disertasi. Program Pas$asarjana 8niversitas Airlangga Surabaya.

PEMIJAHAN Proses pemijahan adalah proses yang ditujukan kepada suatu spesies dalam bentuk tingkahlaku melakukan perkawinan atau pembuahan ovum oleh sperma. Se$ara umum pemijahan biota akuatik dibagi dalam beberapa tahapan yaitu proses matting, proses spawning, proses pas$a spawning.

&'an matang gonad

Ber,a$arkan $i-a"n!a pro$e$ pemijahan ,apa" .er#an/$0n/ $e*ara a#amiah ,an .0a"an 1
o

Pemijahan Alami

Sepasang ataupun sekelumpok ikan yang siap memijah dan akan memijah ditaruh dalam suatu wadah kolam. Dan sudah tentu keadaan, salinitas, dan suhu sudah diatur agar sesuai dengan tempat pemijahan ikan itu yang sebenarnya. Dan saat pemijahan kolam biasanya ditutup, agar mengurai gangguan dalam pemijahan dan ikan lebih suka memijah pada tempat gelap dan hangat.

Pemijahan Buatan

Pada pemijahan buatan, pembuahan telur oleh sperma dilakukan dengan bantuan manusia. %elur dipaksa keluar dari tubuh induk ikan betina dengan tehnik strippingGpengurutan kemudian ditampung pada suatu wadah. 1alu segera dilakukan stripping pada induk jantan untuk mengeluarkan sperma se$ara paksa. %elur dan sperma kemudian di satukan dalam satu wadah lalu diaduk dengan alat lembut dan halus seperti bulu ayam sehingga ter$ampur dan terjadi pembuahan.

Ber,a$arkan "ehnikn!a2 pemijahan ikan ,apa" ,i#ak0kan ,en/an 3 ma*am *ara !ai"0 1 a. Pemijahan ikan se$ara alami, yaitu pemijahan ikan tanpa $ampur tangan manusia. %erjadi se$ara alamiah ( tanpa pemberian rangsangan hormon# b. Pemijahan se$ara semi intensi-, yaitu pemijahan ikan yang terjadi dengan memberikan rangsangan hormon untuk memper$epat kematangan gonad, tapi proses ovulasinya terjadi se$ara alamiah di kolam. $. Pemijahan ikan se$ara intensi-, yaitu memberikan rangsangan hormon untuk memper$epat kematangan gonad serta ovulasinya dilakukan se$ara buatan dengan tehnik strippingGpengurutan.

&'an diberi hormon agar cepat matang gonad

Ada ? komponen yang mempengaruhi proses reproduksi atau pemijahan pada ikan, yaitu gonad, sinyal lingkungan, dan sistem hormon dimana ketiga komponen itu saling mempengaruhi. )er"i#i$a$i

2ertilisasi eksternal+ persatuan sperma dgn sel telur terjadi di luar tubuh induk.(ontoh+ (yprinidae, Anabantidae, Siluridae, dll. 2ertilisasi internal+ sel telur bersatu dgn sperma di dalam tubuh induk#. Digunakan organ bantu pemijahan, spt+ gonopodium, myIopterygium, dan tena$ulum. (ontoh+ 3lasmobran$hii, Anablepidae, Poe$ilidae. Ber,a$arkan ha.i"a" "empa" ikan memijah1 1ithophil+ memijah pd dasar perairan berbatu Psamophil+ memijah di dasar perairan berpasir Pelagophil+ memijah pada kolom air di perairan terbuka Ostra$ophil+ memijah pd $angkang binatang yg telah mati Bera,a$arkan "empa" em.rio .erkem.an/ 3 "empa" "erja,in!a pem.0ahan1 4vipar+ ,kan yg mengeluarkan telur saat pemijahan

(ovipar#

5ivipar1 Ikan yg melahirkan anaknya. 7andungan kuning telur sangat sedikit dan perkembangan embrio ditentukan oleh hubungannya dgn pla$enta pd tahap awal utk men$ukupi kebutuhan makanannya. Anak yg dilahirkan sdh menyerupai individu dewasa.

(Jivipar#

4vovivipar1,kan yg melahirkan anaknya. Sel telur mengandung $ukup banyak kuning telur yg men$ukupi kebutuhan makanan anak ikan. ,nduk ikan hanya menyediakan tempat perlindungan. (ontoh + ,kan .iu 7ebanyakan hiu adalah ovovivipar, yang berarti bahwa telur dierami dan menetas didalam oviduk tubuh induknya, dimana kuning telur (yolk# menjadi nutrisi utama embrio. .iu ovovivipar disebut juga sebagai hiu apla$ental vivipar yg berarti melahirkan tanpa plasenta (ari&ari#. .iu ovovivipar ini terbagi tiga tipe.

embrio hiu Perbedaan antara ikan vivipar dengan ikan ovovivipar terletak pada perkembangan telur yang dikandung dan keadaan anak&anaknya pada waktu dilahirkan.

,kan vivipar dan ovovivipar biasanya ber-ekunditas ke$il dan keturunannya mendapat sema$am jaminan atau keyakinan dari induk untuk dapat melangsungkan awal hidupya dengan aman. Sedangkan pada ikan ovipar biasanya ber-ekunditas besar atau jumlah telur yang dikeluarkannya besar disebabkan untuk mengimbangi tekanan keadaan sekelilingnya dari hal yang tidak la9im terutama dari serangan predator. .al ini menunjukkan bahwa ikan vivipar dan ovovivipar lebih modern daripada ikan ovipar dalam mempertahankan eksistensi spesies. Dalam proses biologisnya yaitu pada waktu terjadi pemijahan, ikan ovipar lebih banyak mengeluarkan energi dari pada ikan vivipar dan ovovivipar. (hondri$hthyes ovipar+ bagian depan jaringan ovidu$t dimodi-ikasi menjadi kelenjar $angkang (shell gland# Pada ovovivipar dan vivipar+ bagian belakang ovidu$t membesar menjadi suatu uterus tempat menyimpan anak ikan selama perkembangan embrioniknya. Sumber +

http+GGhobiikan.blogspot.$omG !!"G!"Gvivipar&ovovivipar&dan&ovipar.html http+GGdesnaikhsandra.blogspot.$omG !))G!)Gapakah&hiu&bertelur.html http+GGissuu.$omGadhnaGdo$sGspawningD-inal