Anda di halaman 1dari 9

1. PERCOBAAN BEBAN NOL Tujuan Percobaan : Untuk mengetahui rugi besi pada trafo a.

Memeriksa tahanan bocor antara kumparan primer dan inti trafo

b. Memeriksa tahanan bocor antara kumparan sekunder dan inti trafo

c. Mengukur tahanan kumparan primer

d. Mengukur tahanan kumparan sekunder

e. Mengukur rugi besi 1) Untuk trafo step down

Catatan : Atur tegangan trafo asut sampai voltmeter yang terparalel dengan terminal 220 V terbaca 220 VAC 2) Untuk trafo step up

Catatan : Atur tegangan trafo asut sampai voltmeter yang terparalel dengan terminal 110 V terbaca 110 VAC

2. PERCOBAAN HUBUNG SINGKAT Tujuan percobaan : Untuk mengetahui rugi tembaga pada trafo a. Memeriksa tahanan bocor antara kumparan primer dan inti trafo

b. Memeriksa tahanan bocor antara kumparan sekunder dan inti trafo

c. Mengukur tahanan kumparan primer

d. Mengukur tahanan kumparan sekunder

e. Mengukur rugi tembaga 1) Untuk trafo step down

Catatan : Atur tegangan pada trafo asut hingga voltmeter yang terparalel dengan terminal 220V terbaca 5 % dari tegangan 220 V 2) Untuk trafo step up

Catatan : Atur tegangan pada trafo asut hingga voltmeter yang terparalel dengan terminal110V terbaca 5 % dari tegangan 110 V

3. PERCOBAAN PARALEL TRAFO Tujuan percobaan : Menambahkan daya pada beban a. Lakukan percobaan pengujian tahanan bocor antara kumparan primer dan inti trafo pada masingmasing trafo b. Lakukan percobaan pengujian tahanan bocor antara kumparan sekunder dan inti trafo pada masing-masing trafo c. Lakukan pegujian pengukuran tahanan kumparan primer pada masing-masing trafo d. Lakukan pegujian pengukuran tahanan kumparan primer pada masing-masing trafo e. Lakukan perangkaian paralel trafo :

Catatan :

4. PERCOBAAN GENERATOR DC BEBAN NOL Tujuan percobaan : Mengetahui pengaruh penguat medan dengan tegangan angker terhadap putaran

Catatan : F1 dan F2 adalah terminal penguat medan, Motor listrik 3 fasa pola hubungan fasanya diubah menjadi R, T, S agar putarannya menjadi berlawanan jarum jam (CCW) 5. PERCOBAAN GENERATOR DC BERBEBAN Tujuan percobaan : Mengetahui besarnya Ea (GGL angker) yang dibangkitkan generator saat diberi beban dan pengaruh putaran motor dengan GGL yang dibangkitkan

Catatan : F1 dan F2 adalah terminal penguat medan, Motor listrik 3 fasa pola hubungan fasanya diubah menjadi R, T, S agar putarannya menjadi berlawanan jarum jam (CCW)

6. PERCOBAAN MEMBALIK PUTARAN MOTOR INDUKSI 3 FASA Tujuan percobaan : Untuk membuktikan adanya medan magnet pada belitan-belitan stator dan mengetahui arah medan putar yang dihasilkan oleh medan magnet tersebut Catatan : Perhatikan penotasian ujung-ujung kumparan (U) (X), (V) (Y), dan (W) (Z). Ujung kumparan (X), (Y), dan (Z) disambung menjadi satu untuk mendapatkan Hubungan Bintang, sedangkan ujung-ujung belitan yang lain ke jalajala 3 fasa. 7. PERCOBAAN MENGHITUNG SLIP MOTOR INDUKSI 3 FASA Tujuan percobaan : Mengetahui selisih putaran medan stator dengan putaran rotor.

Catatan : Atur trafo asut mulai 0 V, 50 V, 100 V, 150 V, 200 V, 250 V, 300 V dan 350 V (terbaca pada Voltmeter digital) yang terhubung dengan terminal sekunder fasa R dan terminal sekunder S. Setiap kenaikan tegangan hitung putaran poros motor induksi dengan tachometer dan kalungkan amperemeter pada salah satu fasa yang terhubung dengan motor listrik.

8. PERCOBAAN BEBAN NOL, BERBEBAN DAN HUBUNG SINGKAT MOTOR 3 FASA a. Percobaan beban nol Tujuan : Percobaan beban nol dilakukan untuk menghitung rugi besi yang terjadi dalam motor induksi 3 fasa.

Catatan : Tegangan yang terbaca pada alat ukur AVO meter digital posisi Voltmeter harus 350 V, untuk mengatur besarnya inverter. Sabuk atau V-Belt yang terhubung dengan poros generator dilepas. Ukur arus listrik pada fasa R, fasa S dan fasa T dengan Tang ampere.

b. Percobaan berbeban

Catatan : Tegangan yang terbaca pada AVOmeter digital posisi Voltmeter harus terukur 350 V dan V-belt atau sabuk penghubung poros generator dan poros motor harus terpasang, kabelkabel pada generator tidak dihubungkan apa-apa dan ukur nilai arus listrik pada fasa R,fasa S dan fasa T dengan tang ampere.

c. Percobaan hubung singkat (motor block) Tujuan percobaan : Menghitung rugi tembaga pada belitan-belitan pada motor induksi 3 fasa

Catatan : Tegangan inputan yang terbaca pada alat ukur AVOmeter digital posisi Voltmeter sebesr 17, 5 V atau 5% dari tengan nominalnya, tahan putaran rotor motor induksi dengan kain atau bahan isolator agar tegangan bocor tidak tersalur kebadan, Ukur arus listrik pada fasa R, fasa S dan fasa T dengan mengalungkan Tang ampere