Anda di halaman 1dari 20

Presentasi Kasus REHABILITASI MEDIK SEORANG PRIA 76 TAHUN, DENGAN PENYAKIT PARU OBSTRUKTIF KRONIS EKSASERBASI AKUT

O e! " Ha#sari Nur Pri$astuti G %%&'&()*

Pe$+i$+in, " -r. Tri astiti /i-01ati, S#.KFR, M.Kes

KEPANITERAAN KLINIK BAGIAN REHABILITASI MEDIK FAKULTAS KEDOKTERAN UNS2RSUD DR.MOE/ARDI SURAKARTA '(&* STATUS PASIEN

I. ANAMNESIS A. I-entitas Pasien Nama Umur Jenis Kelamin Agama Pekerjaan Alamat Tanggal Masuk Tanggal Periksa No &M B. 3. : Tn. TP : 76 tahun : Pria : Katolik : Pedagang : Mojosongo Jebres urakarta : " Maret #$1% : 6 Maret #$1% : $1#%%"%7

tatus Perka!inan : ka!in

Ke u!an Uta$a esak na'as Ri1a4at Pen4a5it Se5aran, Pasien mengeluh sesak na'as (ang semakin memberat kurang lebih sejak " hari M) . esak na'as dirasakan ham*ir se*anjang hari. esak biasan(a timbul saat *asien sedang berakti+itas dan akan sedikit berkurang bila *asien beristirahat. Keluhan sesak disertai dengan batuk. ,atuk berdahak- dahak !arna *utih kental- +olume dahak . / sdt tia* kali batukbatuk darah 012. Panas badan 012- demam sumer1sumer 012- keringat malam 012- *enurunan berat badan 012- na'su makan menurun 032. ,AK dan ,A, tidak ada kelainan. Pasien mengaku sudah mengalami keluhan seru*a sejak 6 tahun (ang lalu. ebelumn(a- keluhan timbul kambuhan. Karena keluhan dirasakan makin memberat kemudian *asien diba!a berobat ke ) U4 4). Moe!ardi.

D.

Ri1a4at Pen4a5it Da!u u )i!a(at minum 5AT )i!a(at batuk lama : disangkal : 032 sejak 6 tahun (ang lalu

)i!a(at hi*ertensi )i!a(at *en(akit jantung )i!a(at sakit gula )i!a(at asma )i!a(at alergi )i!a(at mondok E. Ri1a4at Pen4a5it Ke uar,a )i!a(at sakit seru*a )i!a(at hi*ertensi )i!a(at sakit gula )i!a(at *en(akit jantung )i!a(at asma F.

: 032 diketahui sejak 1$ tahun (ang lalutidak rutin kontrol : disangkal : disangkal : disangkal : disangkal : disangkal

: disangkal : disangkal : disangkal : disangkal : disangkal

Ri1a4at Ke+iasaan -an Gi6i )i!a(at merokok : 032selama "6 tahun- seban(ak 1$ batang *er hari 0indeks ,rinkman: "6$ sedang2 )i!a(at minum alkohol )i!a(at olahraga )i!a(at *ekerjaan : disangkal : jarang : *asien bekerja sebagai *edagang

Pasien makan " kali sehari- dengan nasi- lauk *auk 0tahu- tem*e- telur-ikan2 dan sa(ur. Pasien jarang makan buah. Pasien minum air *utih seban(ak 617 gelas belimbing *ehari. G. Ri1a4at S0sia E50n0$i Pasien adalah seorang *ria (ang sudah menikah dan memiliki " orang anak. aat ini *asien mondok di ) 4r Mu!ardi dengan menggunakan 'asilitas umum. II. PEMERIKSAAN FISIK A. Status Genera is

"

Keadaan umum sakit sedang- 7om*os mentis 8%96M6- gi:i kesan 7uku*. B. Nadi )es*irasi uhu 3. Ku it ?arna sa!o matang- *u7at 012- ikterik 012- *ete7hie 012- +ene7tasi 012- s*ider nae+i 012- striae 012- hi*er*igmentasi 012- hi*o*igmentasi 012- ulkus de7ubitus 012 D. Ke#a a ,entuk meso7e*hal- kedudukan ke*ala simetris- luka 012 rahang ba!ahrambut hitam- tidak mudah rontok- tidak mudah di7abut- atro'i otot 012. E. Mata &onjun7ti+a *u7at 01;12- sklera ikterik 01;12- re'leks 7aha(a langsung 03;32*u*il isokor 0"mm;"mm2 F. G. H. I. 8. a. :!est- simetris b. @ns*eksi Pal*asi Perkusi Auskultasi Jantung : @7tus &ordis tidak tam*ak : @7tus &ordis tidak kuat angkat : Kon'igurasi Jantung kesan tidak melebar : ,un(i Jantung @ dan @@ intensitas normal- regulerHi-un, Na'as 7u*ing hidung 012- de'ormitas 012- darah 01;12- sekret 01;12 Te in,a 4e'ormitas 01;12- darah 01;12- sekret 01;12 Mu ut ,ibir kering 012- sianosis 012- lidah kotor 012 Le!er imetris- J9P tidak meningkat- kelenjar getah bening tidak membesar T!0ra9 )etraksi 012 in'ra sternoid- +entu5 +arre Tan-a 7ita Tekanan 4arah : 1"$;<$ mm=g : <6 > ; menit- isi 7uku*- irama teratur- simetris : #6> ; menit : "6-7 & *er aksiler

bising 012 7. @ns*eksi Pal*asi Perkusi Auskultasi Paru : Pengembangan dada kanan A kiri- sela iga melebar : Bremitus raba kanan A kiri 0menurun2 : onor; onor : uara dasar +esikuler 03;32 suara tambahan ),K 01;12- 1!ee6in, ;<2<=, e5s#irasi $e$an>an, ;<= K. A+-0$en @ns*eksi Pal*asi Perkusi Auskultasi L. E5tre$itas 5edem 1 1 M. 1. 7uku* #. ". %. 6. 7uku* A?e5 -an M00A'ek Mood =alusinasi : A**ro*iate : 8utimik : 012 Kesadaran : &om*os mentis Perilaku dan Akti+itas Motorik Pembi7araan : Normal ika* terhada* Pemeriksa : Koo*erati'- kontak mata : Normoakti' 1 1 Akral dingin 1 1 1 1 : 4inding *erut sejajar dinding dada : u*el- n(eri tekan 012- he*ar dan lien tidak teraba : T(m*ani : Peristaltik 032 normal

Status Psi5iatri Des5ri#si U$u$ Penam*ilan : Pria- tam*ak sesuai umur- *era!atan diri

Gan,,uan Perse#si

@lusi Pr0ses Pi5ir ,entuk @si Arus

: 012 : realistik : !aham 012 : koheren : : 5rang ?aktu Tem*at : baik : baik : baik : baik : baik

Sens0riu$ -an K0,niti? 4a(a konsentrasi 5rientasi

4a(a @ngat Da4a Ni ai Insi,!t N. Kesa-aran Fun,si Lu!ur Fun,si 7e,etati? Ner@us 3rania is Fun,si Sens0ri5 1 )asa 8ksterose*tik 1 )asa Pro*iose*tik 1 )asa Kortikal Ke5uatan 6 6 O. 6 6

: Jangka *anjang Jangka *endek " ,aik " C& 8%96M6

" 4a(a nilai realitas dan sosial baik

Status Neur0 0,is " dalam batas normal " dalam batas normal " dalam batas normal : suhu- n(eri- dan raba dalam batas normal : getar- *osisi- dan tekan dalam batas normal : stereognosis- barognosis dalam batas normal T0nus N N N N R.Fisi0 0,is 3# 3# 3# 3# R.#at0 0,is A 1 A 1

Fun,si M0t0ri5 -an Re? e5

Range of Motion NE3K Bleksi ROM Pasi? $ 1 7$ ROM A5ti? $ 1 7$

8kstensi Dateral bending kanan Dateral bending kiri )otasi kanan )otasi kiri E5tre$itas Su#eri0r Bleksi 8ktensi Abduksi Adduksi 8ksternal )otasi @nternal )otasi Bleksi 8kstensi Pronasi u*inasi Bleksi 8kstensi Ulnar 4e+iasi )adius de+iasi M&P @ Bleksi M&P @@1@9 'leksi 4@P @@19 'leksi P@P @@19 'leksi M&P @ 8kstensi Bleksi 8kstensi
)ight Dateral ,ending De't Dateral ,ending

$ 1 %$ $ 1 6$ $ 1 6$ $ 1 <$ $ 1 <$ ROM Pasi?


De5stra Sinistra

$ 1 %$ $ 1 6$ $ 1 6$ $ 1 <$ $ 1 <$ ROM A5ti?


De5stra Sinistra

S!0u -er

E +01

/rist Fin,er

Trun5

$1<$ $16$ $11E$ $176 $1<$ $1<$ $116$ $ $1<$ $1<$ $1<$ $17$ $1"$ $1#$ $16$ $1<$ $1<$ $11$$ $1"$ $1<$ $1"$ $1"6 $1"6

$1<$ $16$ $11E$ $176 $1<$ $1<$ $116$ $ $1<$ $1<$ $1<$ $17$ $1"$ $1#$ $16$ $1<$ $1<$ $11$$ $1"$ $1<$ $1"$ $1"6 $1"6

$1<$ $16$ $11E$ $176 $1<$ $1<$ $116$ $ $1<$ $1<$ $1<$ $17$ $1"$ $1#$ $16$ $1<$ $1<$ $11$$ $1"$ $1<$ $1"$ $1"6 $1"6

$1<$ $16$ $11E$ $176 $1<$ $1<$ $116$ $ $1<$ $1<$ $1<$ $17$ $1"$ $1#$ $16$ $1<$ $1<$ $11$$ $1"$ $1<$ $1"$ $1"6 $1"6

E5tre$itas In?eri0r Bleksi 8ktensi Abduksi Adduksi 8ksorotasi 8ndorotasi Bleksi 8kstensi 4orso'leksi Plantar'leksi 8+ersi

ROM Pasi?
De5stra Sinistra

ROM A5ti?
De5stra Sinistra

Hi#

Knee An5 e

$11#$ $1"$ $1%6 $1%6 $1"$ $1"$ $11#$ $ $1"$ $1"$ $16$

$11#$ $1"$ $1%6 $1%6 $1"$ $1"$ $11#$ $ $1"$ $1"$ $16$

$11#$ $1"$ $1%6 $1%6 $1"$ $1"$ $11#$ $ $1"$ $1"$ $16$

$11#$ $1"$ $1%6 $1%6 $1"$ $1"$ $11#$ $ $1"$ $1"$ $16$

@n+ersi

$1%$

$1%$

$1%$

$1%$

P.

Manual Muscle Testing (MMT) 6 6 6 6 6 6 6


De5stra Sinistra

NE3K Bleksor M. terno7leidomastoideum 8kstensor M. terno7leidomastoideum TRUNK Bleksor M. )e7tus Abdominis Thora7i7 grou* 8ktensor Dumbal grou* )otator M. 5bliFuus 8ksternus Abdominis Pel+i7 8le+ation M. Guadratus Dumbaris E5tre$itas Su#eri0r M. 4eltoideus anterior Bleksor M. ,ise*ss anterior M. 4eltoideu 8kstensor M. Teres Ma(or M. 4eltoideus Abduktor M. ,ise*s houlder M. Datissimus dorsi Adduktor M. Pe7toralis ma(or M. Datissimus dorsi @nternal )otasi M. Pe7toralis ma(or M. Teres ma(or 8ksternal )otasi M. @n'ra su*inatus M. ,ise*s Bleksor M. ,ra7hilais 8lbo! 8ksternsor M. Trise*s u*inator M. u*inatus Pronator M. Pronator teres Bleksor M. Bleksor 7ar*i radialis 8kstensor M. 8kstensor digitorum ?rist Abduktor M. 8kstensor 7ar*i radialis Adduktor M. 8kstensor 7ar*i ulnaris Bleksor M. Bleksor digitorum Binger 8kstensor M. 8kstensor digitorum E5tre$itas In?eri0r =i* Bleksor M. Psoas ma(or 8kstensor M. Cluteus maksimus Abduktor M. Cluteus medius

6 6 6 6 6 6 6 6 6 6 6 6 6 6 6 6 6 6 6 6 6 6 6
De5stra

6 6 6 6 6 6 6 6 6 6 6 6 6 6 6 6 6 6 6 6 6 6 6
Sinistra

6 6 6

6 6 6

Knee Ankle

Adduktor Bleksor 8kstensor Bleksor 8kstensor

M. Adduktor longus =amstring mus7le Guadri7e*s 'emoris M. Tibialis M. oleus

6 6 6 6 6

6 6 6 6 6

Status A$+u asi : moderate de*endendent III. PEMERIKSAAN PENUN8ANG A. La+0rat0riu$ Dara! Tanggal " Maret #$1% =b =7t A8 AD AT C4 Ureum Kreatinin Natrium Kalium &hlorida C5T CPT : 1#.% g;dD : "E H : %.1E. 1$6 ; UD : 7.1. 1$" ;UD : 166. 1$" ;UD : 1#% mg;dD : "$ mg;dD : 1.1 mg;dD : 1"% mmol;D : "-7 mmol;D : << mmol;D : %$ U;D : 17 U;D :

Analisa Cas 4arah *= *&5# *5# =7t 7=&5" ,8 Total &5# 5# : 7-%16 : "6.< mm=g : E".E mm=g : "< H : #".6 mmol;D : 11.$ mmol;D : #$.E mmol;D : <6-# H

<

Kesim*ulan

: Asidosis res*iratorik terkom*ensasi sem*urna

B. La+0rat0riu$ Mi5r0+i0 0,i Tanggal % Maret #$1% ekret Pemeriksaan : s*utum : *enge7atan ,TA 0 P 2: negati+e

3. EKG Tanggal " Maret #$1%

inus ritmis EE>;menit

1$

D. R0nt,en t!0ra5 PA tanggal " Maret #$1% di ) 4r Mu!ardi urakarta.

Kesan: 8m'isematous lung

I7. ASSESMENT Pen(akit Paru 5bstrukti' Kronis 8ksaserbasi Akut 7. DAFTAR MASALAH Masa a! Me-is 1 " PP5K eksaserbasi akut

Pr0+ e$ Re!a+i itasi Me-i5 1. #. *ee7h Tera*i : 012 5ku*asi Tera*i kegiatan sehari1hari karena sesak na'as dan batuk : keterbatasan melakukan

11

".

osiomedik bantuan untuk melakukan kegiatan sehari1hari

terkadang

membutuhkan

%. 6. Psikologi 6. Bisiotera*i

5rtesa1*rotesa : 012 : beban *ikiran karena keterbatasan melakukan akti+itas sehari1hari : sesak na*as- retensi s*utum

7I. PENATALAKSANAAN 1.5#- #1" D ; menit #. Nebuli:er 'enoterol 1 mg 3 i*ratro*ium bromida $.# mg ; Ejam ". @n'us Na&l $.<H #$ t*m %. @njeksi Amino'ilin #%$ mg; 'lab dri* 6. @njeksi 7e'tria>one 1 gram;1# jam i+ 6. @njeksi de>amethasone 6 mg; E jam i+ 6. N1a7et(l 7(steine #$$ mg ">1 7a*s Re!a+i itasi Me-i5 1. Bisiotera*i 7hest *h(si7al thera*(: 1 1 1 1 1 #. %. breathing 7ontrol dee* breathing latihan batuk 7hest e>*ansion e>er7ise *ostural drainage : 012 : latihan dalam melakukan akti+itas sehari1hari : 012 : 012 Tera#i Me-i5a$ent0sa

*ee7h Tera*i osiomedik

". 5ku*asi Tera*i 6. 5rtesa1*rotesa

1#

6. Psikologi

: Psikotera*i su*orti' - mengurangi ke7emasan *asien

7II. IMPAIRMENT, DISABILITAS, -an HANDI3AP A. @m*airment : PP5K eksaserbasi akut ,. 4isabilitas &. =andi7a* 7III. PLANNING Planning 4iagnostik : s*irometri bila stabil Planning Tera*i Planning 8dukasi : tidak ada : : sesak na*as- batuk : keterbatasan akti+itas sehari1hari karena mudah sesak

1 Penjelasan *en(akit dan kom*likasi (ang bisa terjadi 1 Penjelasan tujuan *emeriksaan dan tindakan (ang dilakukan 1 8dukasi untuk home e>er7ise dan ketaatan untuk melakukan tera*i Planning Monitoring : 8+aluasi hasil tera*i dan obser+asi +ital sign IB. GOAL A. Perbaikan keadaan umum sehingga mem*ersingkat lama *era!atan ,. Minimalisasi im*airment- disabilitas- dan handi7a* *ada *asien &. Men7egah terjadin(a kom*likasi (ang lebih buruk (ang da*at mem*erburuk keadaan *enderita 0se*erti berulang2 B. PROGNOSIS Ad +itam Ad sanam : baik : dubia et malam gagal na'as- in'eksi

Ad 'ungsionam : dubia et bonam

1"

TIN8AUAN PUSTAKA PENYAKIT PARU OBSTRUKTIF KRONIK ;PPOK= De?inisi Pen(akit Paru 5bstrukti' Kronik 0PP5K2 adalah *en(akit *aru kronik (ang ditandai dengan hambatan aliran udara di saluran na*as (ang bersi'at *rogresi' (ang bersi'at non re+ersibel atau re+ersibel *arsial 0Alsagga' dkk- #$$%2. E#i-e$i0 0,i @nsidensi *ada *ria I !anita. Namun akhir1akhir ini insiden *ada !anita meningkat dengan semakin bertambahn(a jumlah *erokok !anita 0Aditama#$$62. Fa5t0r Risi50 Meli*uti 'aktor1'aktor host dan *a*aran lingkungan dan *en(akit biasan(a mun7ul dari interaksi antara kedua 'aktor tersebut. Baktor host : a2 Cenetik : de'isiensi al'a 1 antitri*sin. uatu kelainan herediter (ang jarang ditemukan. b2 =i*erakti+itas bronkus : Asma dan hi*erakti+itas bronkus saluran na*as meru*akan 'aktor resiko (ang memberi andil timbuln(a PP5K. Baktor lingkungan : a2 Asa* tembakau b2 o77u*ational dust an' 7hemi7al 72 Polusi udara d2 @n'eksi 0Alsagga' dkk- #$$%2.

1%

Pat0?isi0 0,i Karakteristik PP5K adalah keradangan kronis mulai dari saluran na*as*arenkim *aru sam*ai struktur +askukler *ulmonal. 4iberbagai bagian *aru dijum*ai *eningkatan akro'ag- lim'osit T 0terutama &4E2 dan neutro'il. el1sel radang (ang terakti+asi akan mengeluarkan berbagai mediator se*erti Deukotrien ,%- @DE- TNB (ang ma*u merusak struktur *aru dan atau mem*ertahankan in'lamasi neutro'ilik. 4isam*ing in'lamasi ada # *roses lain (ang juga *enting (aitu imbalan7e *roteinase dan anti *roteinase di *aru dan stres oksidati' 0Alsagga' dkk- #$$%2. Perubahan *atologis (ang khas dari PP5K dijum*ai disaluran na*as besar 07entral air!a(2- saluran na*as ke7il 0*eri*eral air!a(2- *arenkim *aru dan +askuler *ulmonal. Pada saluran na*as besar dijum*ai in'iltrasi sel1sel radang *ada *ermukaan e*itel. Kelenjar1kelenjar (ang mensekresi mukus membesar dan jumlah sel goblet meningkat. Kelainan ini men(ebabkan hi*ersekresi bronkus. Pada saluran na*as ke7il terjadi in'lamasi kronis (ang men(ebabkan berulangn(a siklus injur( dan re*air dinding saluran na*as. Proses re*air ini akan menghasilkan stru7tural remodeling dari dinding saluran na*as dengan *eningkatan kandungan kolagen dan *embentukan jaringan ikat (ang men(ebabkan *en(em*itan lumen dan obstruksi kronis saluran *erna*asan. Pada *arenkim *aru terjadi destruksi (ang khas terjadi *ada em'isema sentrilobuler. Kelainan ini lebih sering dibagian atas *ada kasus ringan namun bila lanjut bisa terjadi diseluruh la*angan *aru dan juga terjadi destruksi *ulmonar( 7a*ilar( bed. Perubahan +askular *ulmonal ditandai oleh *enebalan dinding *embuluh darah (ang dimulai sejak a!al *erjalanan ilmiah PP5K. Perubahan struktur (ang *ertama kali terjadi adalah *enebalan intima diikuti *eningkatan otot *olos dan in'iltrasi dinding *embuluh darah oleh sel1sel radang. Jika *en(akit bertambah lanjut jumlah otot *olos- *roteoglikan dan kolagen bertambah sehingga dinding *embuluh darah bertambah tebal 0Alsagga' dkk- #$$%2. Pada bronkitis kronis mau*un em'isema terjadi *en(em*itan saluran na*as. Pen(em*itan ini da*at mengakibatkan obstruksi dan menimbulkan sesak. Pada bronkitis kronik- saluran *erna*asan (ang berdiameter ke7il 0J #mm2 menjadi lebih sem*it dan berkelok1kelok. Pen(em*itan ini terjadi karena meta*lasi sel

16

goblet.

aluran na*as besar juga men(em*it karena hi*ertro'i dan hi*er*lasi

kelenjar mukus. Pada em'isema *aru- *en(em*itan saluran na*as disebabkan oleh berkurangn(a elastisitas *aru1*aru 0 at harma- #$$62. Ge>a a 5 inis PPOK Pasien biasan(a mengeluhkan # keluhan utama (aitu sesak na*as dan batuk. Ada*un gejala (ang terlihat se*erti : a2 esak Na*as Timbul *rogresi' se7ara gradual dalam bebera*a tahun. Mula1mula ringan lebih lanjut akan mengganggu akti+itas sehari1hari. bertambah berat mendadak menandakan adan(a eksaserbasi. b2 ,atuk Kronis ,atuk kronis biasan(a berdahak kadang e*isodik dan memberat !aktu *agi hari. 4ahak biasan(a mukoid teta*i bertambah *urulen bila eksaserbasi. 72 esak na*as 0!hee:ing2 )ia!a(at !hee:ing tidak jarang ditemukan *ada PP5K dan ini menunjukan kom*onen re+ersibel *en(akitn(a.,ronkos*asme bukan satun1satun(a *en(ebab !hee:ing. ?hee:ing *ada PP5K terjadi saat *engerahan tenaga 0e>ertion2 mungkin karena udara le!at saluran na*as (ang sem*it oleh radang atau sikatrik. d2 ,atuk 4arah ,isa dijum*ai terutama !aktu eksaserbasi. Asal darah diduga dari saluran na*as (ang radang dan khasn(a Kblood streaked *urulen s*utumL. e2 Anoreksia dan berat badan menurun Penurunan berat badan mer(*akan tanda *rogresi' jelek 0Alsagga' dkk#$$%2 . esak na*as

16

Dia,n0sis 4iagnosis dibuat berdasarkan : a2 Cambaran klinis : 1 Anamnesis : ri!a(at *en(akit (ang ditandai dengan gejala1gejala diatas. 1 Baktor1'aktor resiko 1 Pemeriksaan Bisik : *asien biasan(a tam*ak kurus dengan Barrel shaped chest 'remitus taktil dada berkurang atau tidak ada *erkusi dada hi*ersonor- batas *eru hati lebih rendah suara na*as berkurang- eks*irasi memanjang- suara tambahan 0ronkhi atau !hee:ing2 b2 Pemeriksaan *enunjang : 1 Pemeriksaan radiologi Pada bronkitis kronis- 'oto thoraks mem*erlihatkan tubular shado! beru*a ba(angan garis1garis (ang *aralel keluar dari hilus menuju a*eks *aru dan 7orakan *aru (ang bertambah. Pada em'isema- 'oto thoraks menunjukkan adan(a hi*erin'lasi dengan gambaran dia'ragma (ang rendah dan datar- *en7iutan *embuluh darah *ulmonal- dan *enambahan 7ortakan ke distal.

Normal

Hyperinflation

1 Pemeriksaan 'ungsi *aru 0s*irometri2 1 Pemeriksaan gas darah 1 Pemeriksaan 8KC

17

1 Pemeriksaan Daboratorium darah 0gambaran leukositosis2 PP5K harus di*ertimbangkan *ada *enderita dengan keluhan batuk dengan dahak atau sesak na*as dan atau ri!a(at ter*a*ar 'aktor resiko. 4iagnosis di*astikan dengan *emeriksaan ob(ekti' adan(a hambatan aliran udara 0dengan s*irometri2 0Alsagga' dkk- #$$%2. Penata a5sanaan Tujuan *enatalaksanaan *enderita PP5K adalah untuk mengurangi gejalamen7egah eksaserbasi- mem*erbaiki dan men7egah *enurunan 'aal *aru- dan meningkatkan kualitas hidu*. Ada*un modalitas tera*i (ang digunakan terdiri dari unsur edukasi- obat1obatan- oksigen- +entilasi mekanik- nutrisi dan rehabilitasi. 1. Pen7egahan: men7egah kebiasaan merokok- in'eksi- dan *olusi udara. #. Tera*i eksaserbasi akut dengan: 1 1 1 1 1 1 1 1 1 antibiotik tera*i oksigen 7hest 'isiotera*i bronkodilator antibiotik bronkodilator latihan 'isik untuk meningkatkan toleransi 'isik mukolitik dan eks*ektoran tera*i oksigen jangka *anjang bagi *asien (ang mengalami gagal na*as ti*e @@ dengan Pa5# J 7-" kPa 066 mm=g2 0Alsagga' dkk- #$$%2 1 )ehabilitasi: a. 7hest 'isiotera*i Perna#asan Dia?ra,$a- tenik ini melibatkan *elatihan *asien tersebut untuk menggunakan dia'ragman(a saat merelaksasi otot abdominaln(a selama ins*irasi. Pasien tersebut da*at

72 Tera*i jangka *anjang dengan:

1E

merasakan naikn(a abdomen- sementara dinding toraksn(a masih diam. Purse- Li# Breat!in, ;#erna#asan +i+ir 4an, -is050n,=, bibir *asien disokong saat eks*irasi untuk men7egah terjebakn(a udara akibat kola*sn(a jalan udara (ang ke7il. Drainase P0stura , Penggunaan *osisi (ang terbantu oleh gra+itasi da*at mem*erbaiki mobilitas sekret. Per5usi Manua , *erkusi atau +ibrasi dinding toraks da*at membantu mobilisasi sekret. Batu5 Ter5en-a i, Pasien duduk bersandar kede*an dan mulai batuk (ang disengaja *ada !aktu (ang te*at dengan kekuatan (ang 7uku* untuk mobilisasi mukus tan*a mem(ebabkan kola*sn(a jalan na*as. Batu5 4an, -i+antu, tekanan diberikan *ada abdomen selama ekshalasi. b. *sikotera*i Memberikan moti+asi untuk mengatasi beban *ikiran karena keterbatasan melakukan akti+itas sehari1hari. 7.rehabilitasi *ekerjaan 0oku*asi tera*i2 Nilai dan berikan *rogram latihan untuk jangkauan gerak dan *enguatan ekstremitas su*erior. Anjurkan *erlengka*an ada*ti' untuk meningkatkan kemandirian dan meminimalkan *enggunaan energi. 8+aluasi lingkungan rumah dan kerja. ,erikan saran1saran untuk meningkatkan kemandirian dan *eningkatan energi 0Carisson- #$$12.

1<

DAFTAR PUSTAKA a. Alsagga' =ood- dkk. #$$%. Buku Ajar Ilmu Penyakit Paru. ,agian @lmu Pen(akit Paru BK Unair. uraba(a. b. Aditama Tjandra Moga. #$$6. Patofisiologi Batuk. ,agian Pulmonologi Bakultas Kedokteran Uni+ersitas @ndonesia- Unit Paru ) Persahabatan. Jakarta. 7. at harma. #$$6. Obstructive Lung Disease. 4i+ision o' Pulmonar( Medi7ine- 4e*artment o' @nternal Medi7ine- Uni+ersit( o' Manitoba. !!!.emedi7ine.7om d. Carisson usan J. #$$1. Dasar-Dasar erapi dan !ehabilitasi "isik. 4e*artement o' Ph(si7al Medi7ine and )ehabilitation. Te>as

#$