Anda di halaman 1dari 6

Berita Acara Presentasi Portofolio

Pada hari ini hari Kamis, tanggal 23 Januari 2014 telah dipresentasikan portofolio oleh: Nama Judul/ topik No. ID dan Nama Pendamping No. ID dan Nama Wahana : Dr. Gilang Pambudi : Retensio Urin : Dr. Wildan : RSUD Pacitan

Nama Peserta Presentasi 1. 2. 3. 4. 5. 6. 7. 8. 9. 10.

No. ID Peserta 1.

Tanda Tangan

2. 3. 4. 5. 6. 7. 8. 9. 10.

Berita acara ini ditulis dan disampaikan sesuai dengan yang sesungguhnya. Pendamping

dr. Wildan NIP.

No. ID dan Nama Peserta : Dr. Gilang Pambudi No. ID dan Nama Wahana : RSUD Pacitan TOPIK : Retensio Urin Tanggal (kasus) : 2013 Nama Pasien : BP.Y : 2013 : RSUD Pacitan

Presenter : Dr. Gilang P Pendamping : Dr. Wildan

No. RM : 205472 Pendamping : Dr. Wildan

Tanggal Presentasi Tempat Presentasi

OBJEKTIF PRESENTASI o Keilmuan Diagnostik o Neonatus o Deskripsi : Px 73 tahun mengeluh tidak bisa BAK sejak tadi pagi, BAK menetes (+), BAK tak lampias (+) warna urin kuning, demam (-), riwayat BAK seperti ada pasir nya (+). Px pernah mengalami hal serupa sebelum nya dan di diagnosa oleh dokter bedah dengan BPH sekitar 1 tahun yll. Riwayat pemasangan kateter (+). o Tujuan: Mengetahui penatalaksanaan kegawatdaruratan Retensi Urine Bahan Bahasan Cara Membahas Tinjauan Pustaka Diskusi o Riset Kasus o Audit o Pos o Keterampilan Manajemen o Bayi o Anak o Penyegaran o Masalah o Remaja o Dewasa o Tinjauan Pustaka o Istimewa Lansia o Bumil

o Presentasi o E-mail dan Diskusi Nama : BP. Y Telp : -

DATA PASIEN Nama klinik : Bangsal Teratai Data utama untuk bahan diskusi:

No Registrasi : 205472 Terdaftar sejak : 10 mei 2010

1. Diagnosis : obs Retensi Urine susp BPH dd BSK 2. Gambaran Klinis : Px 73 tahun tampak kesakitan ketika disuruh berbaring, Vesika Urinaria tampak penuh 3. Riwayat Pengobatan : sebelum nya os minum obat prostacom 2x1 dari dokter spesialis bedah dan merasa keluhan membaik lalu tidak meminum obat tersebut lagi. Terakhir mengkonsumsi obat 6 bulan yll 4. Riwayat Kesehatan/ Penyakit : BPH 1 tahun yll.

5. Riwayat Keluarga : Riwayat penyakit turunan (alergi+asma) disangkal, gangguan jiwa dalam keluarga disangkal. 6. Riwayat Pekerjaan : buruh tani 7. Kondisi Lingkungan Sosial dan Fisik : Pasien tinggal dengan istrinya. 8. Riwayat Imunisasi : ? 9. Lain-lain : (-) DAFTAR PUSTAKA: 1. Smith ML, Grady MS. 2005. Neurosurgery: Schwarrtz Principles of Surgery. 8th ed. McGraw-Hill. 1615-2 2. Sjamsuhidajat R, de Jong. Buku Ajar Ilmu Bedah Edisi revisi, jakarta: EGC 1997. HASIL PEMBELAJARAN: Pengetahuan tentang penatalaksanaan Retensio urin

1. SUBJEKTIF RPS : Px 73 tahun mengeluh tidak bisa BAK sejak tadi pagi, BAK menetes (+), BAK tak lampias (+) warna urin kuning, demam (-), riwayat BAK seperti ada pasir nya (+). Px pernah mengalami hal serupa sebelum nya dan di diagnosa oleh dokter bedah dengan BPH sekitar 1 tahun yll. Riwayat pemasangan pkateter (+). 2. OBJEKTIF Keadaan Umum : tampak lemah, compos mentis (E3V5M6) Vital sign o Tekanan darah : 140/ 70 mmHg o Nadi : 90X/ menit o Nafas : 24X/ menit o Suhu : 36oC Kepala Dahi : DBN Mata : DBN Telinga : DBN Pipi : DBN Hidung : DBN Leher : Simetris, lnn tidak terab Thorax Inspeksi : Simetris, ketinggalan gerak (-), memar+hematom (-) Palpasi : Fokal fremitus kanan=kiri, krepitasi (-) Perkusi : Sonor di kedua lapang paru Auskultasi : Vesikuler (+), suara tambahan (-) Cor/ dbn

Abdomen Inspeksi : Datar, regio supra pubic menonjol Auskultasi : Peristaltik (+) N Perkusi : Timpani (+) Palpasi : Supel, defans muscular (+) area supra Hepar/ Lien tidak teraba Kesan terdapat akumulasi urin

pubic

Ekstermitas Akral dingin, Deformitas (-), tanda fraktur (-), kelemahan anggota gerak (-)

Rectal tuscce Spincter ani DBN Tak teraba benjolan pada dinding mucosa anorectal teraba prostate lubus dekstra sinistra licin tak berbenjol sulcus medianus berkurang, hampir tak teraba lobus posterior prostat tak teraba darah (-) feses (-)

3. ASSESSMENT masalah yang dihadapi pada retensio urin adalah penanggulangan secara segera atas kegawat daruratan pasien yaitu mengurangi rasa nyeri yang ditimbulkan oleh akumulasi urin pada vesica urinaria yang tidak bisa dikeluarkan oleh karena saluran uretra terhimpit pada pars prostatika oleh karena pembesaran prostate Dari IPSS (International Prostate Symptom Score, IPSS), gejala LUTS dikelompokkan dalam 3 derajat, yaitu: - Ringan : skor 0-7 - Sedang : skor 8-18 - Berat : skor 19-35

Dalam 1 bulan terakhir Terasa sisa kencing Sering kencing Terputus-putus Tidak dapat menunda Pancaran lemah Mengejan Kencing malam Total

tidak sama sekali 0 0 0 0 0 0 0

< 1 x dlm 5 kejadian 1 1 1 1 1 1 1

<50% kejadian 2 2 2 2 2 2 2

50% kejadian 3 3 3 3 3 3 3

> 50% kejadian 4 4 4 4 4 4 4

hampir selalu 5 5 5 5 5 5 5

pemeriksaan penunjang medasar yang dapat dilakukan adalah rectal tusce untuk mengetahui tingkat pembersaran prostate secara palpasi, normal nya akan teraba sulcus medianus dan bagian lobus posterior prostate tetapi sulcus medianus dan lobus posterior prostate tak akan teraba pada kodisi BPH Pemeriksaan lain yang dapat dilakukan adalah pemeriksaan radiologi, seperti foto polos abdomen, dapat diperoleh keterangan mengenai penyakit ikutan seperti batu saluran kemih, hidronefrosis, atau divertikel saluran kemih. Pembesaran prostat dapat dilihat lesi profusion prostat kontras pada dasar buli-buli. Secara tidak langsung pembesaran prostat dapat diperkirakan apabila dasar buli-buli pada gambaran sistogram tampak terangkat atau ujung distal ureter membengkok ke atas berbentuk seperti mata kail. Ultrasonografi dapat dilakukan secara transabdominal atau transrektal (trans rectal ultrasography = TRUS). Untuk mengetahui pembesaran prostat, pemeriksaan ini dapat pula menentukan volume buli-buli, mengukur sisa urin dan keadaan patologi lain seperti divertikel, tumor dan batu. Pemeriksaan CT Scan atau MRI jarang dilakukan. Pemeriksaan sitoskopi dilakukan apabila pada anamnesis ditemukan hematuria atau pada pemeriksaan urin ditemukan mikrohematuria.

4. PLAN Masalah: Penanganan retensio urine Penatalaksanaan di UGD Pasang DC Ciprofloxacin 2x500mg Asam Mefenamat 3x500mg Prostacom 2x1