Anda di halaman 1dari 10

Tugas akhir Pengendalian Proses

Diketahui Gambar di samping adalah pengendalian konsentrasi keluaran dari dua CSTR yang dirangkai secara seri Laju reaksinya: a) rA(t) = kCA(t) lbmoles/gal-min. V1 = 10 gal dan V2 = 12 gal k1 = k2 = 0.1 min.-1 Densitasnya konstan

Ditanya :
1. Model Dinamik 2. Model dinamik dalam simulink 3. Gain valve untuk control valve 100 % dengan aliran nominal 100 gpm, tekanan 9 psi, dan gravitasi spesifiknya 0,81 4. Fungsi alih jika transmiter konesentrasi dikalibrasi pada rentang 0-0,2 lbmoles/gal dan konstanta waktu 0,5 min

5. Kinerja pengendali Jika digunakan kendali P,PI,PID

Jawab : 1. Permodelan Dinamik Persamaan Neraca Massa

Untuk tanki 1

Maka persamaan model dinamiknya adalah:

Untuk tanki 2

Maka persamaan model dinamiknya adalah:

2. Membuat model dinamik ke dalam simulink

3.

Mengukur control valve (Cv)-nya untuk 100% overcapacity dengan aliran nominalnya 100 gpm. Jatuh tekanan melalui valve tetap sebesar 9 psi dan gravitas spesifiknya 0.81. Asumsikan konstanta waktu aktuator valvenya diabaikan dan valvenya jenis linear AO. Hitung valve gain (Kv)-nya.

Diketahui:

Asumsi: Konstanta waktu aktuatur valve diabaikan Valve berjenis AO linier

Penyelesaian:

Mencari koefisien gain valve dengan persamaan:

Untuk memenuhi persamaan diatas, terlebih dahulu kita mencari nilai Fmax dengan persamaan:

Untuk valve jenis AO linier, maka Cv maksimum dicari dengan menggunakan persamaan:

Mencari nilai Cv:

Nilai Maka:

Sehingga:

Nilai Nilai gain valve:

Fungsi alih Gv (control valve):

4. Fungsi alih jika transmiter konesentrasi dikalibrasi pada rentang 0-0,2 lbmoles/gal dan konstanta waktu 0,5 min

Diketahui : Rentang Konsentrasi (input) 0 0.2 Perubahan output 0 100% = konstanta waktu = 0.5

Jawab :

Sehingga akan mendapatkan fungsi alih

5. Kinerja pengendali Jika digunakan kendali P,PI,PID

Keterangan: G valve= gain valve Gs = sensor atau transmitter Hasil yang dihasilkan pada open loop ini ialah grafik

Steady state Sehingga, nilai = 36.35 0 = 405,3

405,3 = 1

=1,5 (t63%-t28%) T63%-> 0,63=0,63 x.405,3= 255,339 Untuk mendapatkan t63%, dilakukan zooming grafik untuk mengetahui nilai sumbu x pada saat sumbu y bernilai 255,339

Berdasarkan grafik, maka didapatkan nilai t 63% 3,38

T28%-> 0,28=0,28x. 405,3.=113,484 Untuk mendapatkan t28%, dilakukan zooming grafik untuk mengetahui nilai sumbu x pada saat sumbu y bernilai 113,484

Didapatkan nilai t28% ,2,1

Sehingga nilai adalah = 1,5 (t63%-t28%) = (1,5)3,38-2,1 = 1,755 = t63% - = 3,38-1,755 =1,625

Penyetelan Ziegler Nichols dengan Loop Terbuka

1. P Control = Kc=2,66 x 10-3 2. PI Control Kc=2,39x 10-3 T1=5,3625 3. PID Control 2,66 x 10-3 T1=3,25 T2= 0,8125 Nilai-nilai ini kemudian sebagai parameter untuk melakukan pengesetan PID controller. Dalam melakukan pengesetan PID controller Hasil tuning untuk masing-masing pengendalian adalah: 1.P controller

Gv adalah valve, yang fungsi alihnya telah dijabarkan pada nomor 3, sementara Gs adalah sensor atau transmitter, yang fungsi alihnya telah dijabaran pada nomor 4. Subsystem yang

PI controller

PID controller