Anda di halaman 1dari 21

FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN TERJADINYA DERMATITIS KONTAK AKIBAT KERJA PADA KARYAWAN BINATU

JURNAL MEDIA MEDIKA MUDA

Disusun untuk memenu i se!"#i"n $e%s&"%"t"n Gun" men'"$"i (e%")"t s"%)"n" st%"t"-* ke(+kte%"n umum

ADILAH AFIFAH G,A--.--/

PROGRAM PENDIDIKAN SARJANA KEDOKTERAN FAKULTAS KEDOKTERAN UNI0ERSITAS DIPONEGORO ,-*,

LEMBAR PENGESAHAN JURNAL MEDIA MEDIKA MUDA FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN TERJADINYA DERMATITIS KONTAK AKIBAT KERJA PADA KARYAWAN BINATU

Disusun oleh: ADILAH AFIFAH G,A--.--/

Te1" (isetu)ui2 Semarang, 31 Juli 2012

Pem!im!in# *

Pem!im!in# ,

(%3 D i"n" E%n"4"ti2 S$3KK5K6 *788-7-8*7.,*,,--*

(%3 Su("%&"nt+2 M3P(3Ke( *79--:*/*779-,*--*

Ketu" Pen#u)i

Pen#u)i

(%3 Mus1imin2 S$3 KK *7/9-;,,,--/-:*--*

(%3 Asi Bu(i"stuti2 S$3KK5K6 *7/--:-9*7.9-;,--*

ii

FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN TERJADINYA DERMATITIS KONTAK AKIBAT KERJA PADA KARYAWAN BINATU Adilah Afifah , Dhiana Ernawati , Sudaryanto ABSTRAK L"t"% Be1"k"n#: Dermatitis kontak merupakan reaksi peradangan pada kulit aki at ahan yang kontak dengan kulit! Dermatitis kontak dapat ditemui pada karyawan inatu yang umumnya tim ul karena kontak dengan ahan penye a ketika melakukan tugas seperti men"u"i, menyeterika dan pengemasan! Tu)u"n: #engetahui faktor$faktor yang erhu ungan dengan ter%adinya dermatitis kontak aki at ker%a pada karyawan inatu! Met+(e: Jenis penelitian ini adalah o ser&asional analitik dengan desain cross sectional! 'esponden penelitian diam il dengan cluster sampling dan didapat (0 karyawan inatu di ke"amatan )ngaran *imur dan )ngaran +arat! Data diam il dengan metode wawan"ara menggunakan instrument kuesioner yang telah dilakukan u%i &aliditas dan relia ilitasnya! Data yang didapatkan erupa data karakteristik responden, faktor yang erhu ungan dengan ter%adinya dermatitis kontak dan data klinis! Data terse ut kemudian dianalisis dengan u%i chi square / u%i fisher. H"si1< ,enelitian ini menun%ukkan dari (0 responden, 2- responden mengalami dermatitis kontak .(/01! 2asil analisa statistik didapatkan %enis peker%aan .p30,0041, frekuensi paparan .p30,0101, riwayat atopi .p30,03(1, dan faktor mekanis .p30,0001, memiliki hu ungan yang ermakna terhadap ter%adinya dermatitis kontak aki at ker%a! Sedangkan, %enis kelamin .p30,5511, usia .p30,-331, masa ker%a .p30,3-51, penggunaan alat pelindung diri6sarung tangan .p30,2(11, tidak memiliki hu ungan yang ermakna dengan ter%adinya dermatitis kontak aki at ker%a! Kesim$u1"n: Jenis peker%aan, frekuensi paparan, riwayat atopi, adanya faktor mekanis, memiliki hu ungan yang ermakna terhadap ter%adinya dermatitis kontak aki at ker%a pada karyawan inatu! Sedangkan, %enis kelamin, usia, masa ker%a, dan penggunaan alat pelindung diri6sarung tangan, tidak memiliki hu ungan ermakna dengan ter%adinya dermatitis kontak aki at ker%a pada karyawan inatu! K"t" Kun'i: Dermatitis kontak aki at ker%a, %enis peker%aan, frekuensi paparan, riwayat atopi, faktor mekanis, %enis kelamin usia, masa ker%a, penggunaan alat pelindung diri!
1 1 2 3

#ahasiswa 7akultas 8edokteran )ni&ersitas Diponegoro Semarang 2 Staf penga%ar +agian 9lmu 8esehatan 8ulit dan 8elamin 7akultas 8edokteran )ni&ersitas Diponegoro Semarang 3 Staf penga%ar +agian ,arasitologi 7akultas 8edokteran )ni&ersitas Diponegoro Semarang

iii

FACTORS ASSOCIATED WITH OCCURRENCE OF OCCUPATIONAL CONTACT DERMATITIS IN LAUNDRY WORKERS Adilah Afifah , Dhiana Ernawati , Sudaryanto ABSTRACT Background: Contact dermatitis is an inflammatory reaction in the skin caused by contact with the skin material. Contact dermatitis can be found on the laundry staff who generally arise due to contact with the material causes when performing tasks such as washing, ironing and packing. O !"c#$%"&: To know the factors associated with the occurrence of occupational contact dermatitis to laundry workers. M"#'od&: This type of observational analytic study is a cross sectional design. Respondents were drawn by cluster sampling study and obtained 5 laundry workers in the district of !ast and "est #ngaran. The data was taken from interview method using a questionnaire instrument that has tested the validity and reliability. The data obtained in the form of the data characteristics of the respondents, the factors associated with the occurrence of contact dermatitis and clinical data. The data is then analy$ed with chi square test / %isher test. R"&u(#&: The study showed 5 respondents, &' respondents had contact dermatitis (5)*+. The results of statistical analysis obtained the type of work (p , . -+, frequency of e.posure (p , . / +, history of atopy (p , . 05+, and mechanical factors (p , . +, had a significant relationship to the occurrence of occupational contact dermatitis. 1eanwhile, se. (p , .22/+, age (p , .'00+, tenure (p , .0'2+, use of personal protective equipment / gloves (p , .&5/+, no significant association with the occurrence of occupational contact dermatitis. Conc(u&$on: This type of work, frequency of e.posure, a history of atopy, presence of mechanical factors, have a meaningful relationship to the occurrence of occupational contact dermatitis in workers of the laundry. 1eanwhile, se., age, tenure, and the use of personal protective equipment / gloves, do not have a meaningful relationship with the occurrence of occupational contact dermatitis in workers of the laundry. K") *ord&3 occupational contact dermatitis, types of work, frequency of e.posure, a history of atopy, mechanical factors, se. age, tenure, use of personal protective equipment
1 2 3

1 2 3

4tudent of 1edicine %aculty of 5iponegoro #niversity 4emarang 4taff in 5epartment of 5ermatovenerology, 1edicine %aculty, 5iponegoro #niversity 4emarang 4taff in 5epartment of 6arasitology, 1edicine %aculty, 5iponegoro #niversity 4emarang

iv

PENDAHULUAN Dermatitis kontak merupakan peradangan pada kulit dise a kan oleh ahan yang kontak dengan kulit! #enurut 7merican 7cademy of 5ermatology, 400 penyakit kulit aki at ker%a erupa dermatitis kontak! Data dari 'SD8 Semarang selama lima tahun .144/$20001 dermatitis kontak menempati urutan tertinggi! #enurut 8urniati, di 'S)D *angerang .:kto er 144/ $ :kto er144;1, (1 kasus dermatitis kontak, 51,1;0 dermatitis kontak iritan dan (,--0 penyakit aki at ker%a! 8asus ini sering ditemui pada peker%aan men"u"i yang kontak langsung dengan sa un dan deter%en! *ahun 1444$2001 di 'S),< dr! =ipto #angunkusumo dermatitis kontak iritan kronik aki at deter%en pertahun sekitar 4,04$20,4(0 dari seluruh dermatitis kontak!
3 2 1

Dermatitis kontak ini erdasarkan penye a nya diklasifikasikan men%adi 2, yaitu dermatitis kontak iritan dan dermatitis kontak alergika! 'eaksi yang tim ul pada reaksi akut maupun kronis dari dermatitis kontak ini memiliki spektrum ge%ala klinis kelainan pem entukkan pigmen, 5,(,/ granulomatosa! alopesia, urtikaria, dan reaksi meliputi ulserasi, folikulitis, erupsi akneiformis, milier,

7aktor yang dapat mempengaruhi ter%adinya dermatitis kontak dapat ter agi dalam faktor eksogen dan faktor endogen! 7aktor eksogen meliputi tipe dan karakteristik agen, karakteristik paparan, faktor lingkungan! 7aktor endogen yaitu faktor genetik, %enis kelamin, usia, ras, lokasi kulit, riwayat atopi!
;

Saat ini anyak ermun"ulan inatu$ inatu aru! ,roses ker%a di inatu, seorang karyawan akan sering kontak dengan #asih ter atasnya ahan$ ahan yang dapat menye a kan dermatitis kontak aki at ker%a dermatitis kontak, sehingga mereka le ih rentan mengalami dermatitis kontak! penelitian tentang pada karyawan inatu mendorong dilakukan penelitian ini untuk men"ari faktor$ faktor yang erhu ungan dengan ter%adinya dermatitis kontak pada karyawan inatu! 2asil penelitian ini, diharapkan dapat mem antu upaya pen"egahan ter%adinya dermatitis kontak aki at ker%a pada karyawan inatu!

METODE 'an"angan penelitian pada penelitian ini menggunakan pendekatan cross sectional! ,enelitian ini dilakukan pada inatu di ke"amatan )ngaran +arat dan )ngaran *imur, 8a upaten Semarang, selama diperoleh dari wawan"ara langsung responden ulan #aret$Juni 2012! oleh peneliti dengan 'esponden dalam penelitian ini diam il dengan "ara cluster sampling! Data menggunakan instrumen penelitian erupa kuesioner yang telah diu%i &aliditas dan relia ilitasnya! ,enelitian ini didapatkan (0 orang responden se agai sampel penelitian, dengan kriteria inklusi karyawan inatu di 8e"amatan )ngaran *imur dan )ngaran +arat 8a upaten Semarang yang mengelola "u"ian sendiri . ukan agen1 dan ersedia mengikuti penelitian, sedangkan kriteria eksklusi yaitu: responden yang sedang dalam pengo atan dengan o at kulit topikal dan responden yang mengalami dermatitis kontak ukan karena peker%aan se agai pegawai inatu, seperti ho i dan aki at akti&itas rumah tangga! >aria el e as dalam penelitian ini adalah %enis peker%aan, frekuensi paparan, masa ker%a, penggunaan alat pelindung diri, faktor mekanis, usia, %enis kelamin, riwayat atopi dengan &aria el terikat ke%adian dermatitis kontak aki at ker%a pada karyawan Analisis data dilakukan dengan menggunakan u%i Chi8square. HASIL K"%"kte%istik ("n Dist%i!usi Res$+n(en 2asil penelitian terhadap karyawan inatu di 8e"amatan )ngaran +arat dan )ngaran *imur, 8a upaten Semarang diperoleh data karakteristik dan distri usi responden penelitian yang dapat dilihat pada *a el 1! ,ada *a el 1 terse ut dapat diketahui dari (0 responden didapatkan 4 responden er%enis kelamin laki$laki .1-01 dan %enis kelamin perempuan mendominasi, yaitu 51 responden .-201! )sia responden penelitian di agi men%adi 2 kelompok, didapatkan 31 responden dengan usia ? 30 tahun ./201, 14 responden usia @30 tahun .3-01, dan didapatkan usia termuda 1/ tahun sedangkan usia tertua /0 tahun! inatu!

Jenis peker%aan di

inatu ter agi men%adi 3 kelompok, dan didapatkan 13

responden dengan tugas menyeterika dan pengemasan .1301, 10 responden ertugas memilah dan men"u"i .2001, serta 2; responden dengan tugas menger%akan semua peker%aan di inatu dari memilah pakaian, men"u"i, menyeterika, hingga pengemasan .(501! #asa ker%a disini di agi men%adi 2 kelompok dan didapatkan 3( responden masa ker%a ? 1 tahun .;001, 1( responden @1 tahun .3001, dengan masa ker%a termuda 1 ulan dan paling lama 3 tahun ulan! *ingkat pendidikan responden, didapatkan ( responden erpendidikan terakhir SD .1001, S#, 14 responden .3-01, S#A 14 responden .3-01, pendidikan tinggi ; responden .1501! 7rekuensi paparan dengan ahan kimia yang digunakan di inatu di agi men%adi 3 kelompok! 2asil dari penelitian ini didapatkan 20 responden dengan frekuensi paparan ?( kali .5001, 15 responden dengan ($- kali paparan .2-01, dan 1/ responden dengan @- kali paparan .3201! ,enggunaan alat pelindung diri erupa sarung tangan, didapatkan 12 responden kadang$kadang menggunakan .2501, dan 3- responden tidak pernah menggunakan ketika .;/01! eker%a

)ntuk riwayat atopi, didapatkan 2- responden tidak memiliki riwayat atopi .(/01, dan 22 responden memiliki riwayat atopi .5501! >aria el faktor mekanis saat eker%a, didapatkan 1/ responden tidak ada faktor mekanis ketika eker%a .3201, dan 35 responden memiliki faktor mekanis ketika eker%a ./-01! 7aktor mekanis ini dapat dialami ketika mengu"ek, menyikat, maupun menyeterika! ,enelitian ini dari (0 responden, 22 responden tidak mengalami dermatitis kontak .5501 dan 2- responden mengalami dermatitis kontak aki at ker%a .(/01, diagnosis dermatitis kontak aki at ker%a erdasarkan data hasil daftar pertanyaan anamnesis keluhan karyawan yang kemudian dikonsulkan kepada 3 dokter residen kulit dan kelamin untuk ditentukan diagnosisnya!

T"!e1 *! 8arakterist ik dan distri usi responden penelit ian K"%"kte%istik F%ekuensi N 5=6 Jenis Ke1"min laki$laki 4 .1-1 perempuan 51 .-21 tot al (0 .1001 Usi" 5t" un6 ? 30 31 ./21 @30 14 .3-1 tot al (0 .1001 Jenis Peke%)""n menyeterika A pengemasan 13 .2/1 memilah A men"u"i 10 .201 semua 2; .(51 tot al (0 .1001 M"s" Ke%)" 5t" un6 ?1 3( .;01 @1 1( .301 tot al (0 .1001 Pen(i(ik"n Te%"k i% SD6#9 ( .101 S#,6#*S 14 .3-1 14 .3-1 S#A6S#86#A ,endidikan tinggi ; .151 tot al (0 .1001 F%ekuensi P"$"%"n ?( 20 .501 (B15 .2-1 @1/ .321 tot al (0 .1001 Pen##un""n APD kadang$kadang 12 .251 tidak pernah 3- .;/1 tot al (0 .100 Ri4"&"t "t+$i .$1 2- .(/1 .A1 22 .551 tot al (0 .1001 F"kt+% mek"nis .$1 1/ .321 .A1 3- ./-1 tot al (0 .1001 De%m"titis k+nt"k .$1 22 .551 .A1 2- .(/1 total (0 .1001

An"1isis u!un#"n >"kt+% %isik+ (en#"n te%)"(in&" (e%m"titis k+nt"k "ki!"t ke%)" =atatan pada *a el 2 dapat diketahui hasil analisis hu ungan faktor risiko dengan ter%adinya dermatitis kontak aki at ker%a pada karyawan inatu! 2asil analisis dengan u%i chi square untuk %enis kelamin didapatkan nilai p3 0,551 .p@0,0(1, rasio pre&alensi .',1 se esar 1,;/( dengan 4(0 confidence interval .=91 0,512$ ;,(((, menun%ukkan %enis kelamin perempuan memiliki risiko ter%adinya dermatitis kontak 1,- kali di andingkan dengan laki$laki, meskipun se"ara statistik tidak memiliki hu ungan yang ermakna karena nilai p@0,0(! 2asil u%i chi square untuk u%i hu ungan &aria el usia dengan ke%adian dermatitis kontak didapatkan nilai p3 0,-33 .p@0,0(1, rasio pre&alensi .',1 se esar 0,-33 dengan 4(0 confidence interval .=91 0,3(;$3,(-; sehingga untuk &aria el usia, tidak memiliki hu ungan yang ermakna dengan ter%adinya dermatitis kontak! 2asil u%i chi square didapatkan nilai p3 0,004 untuk &aria el %enis peker%aan, sehingga karena nilai p?0,0( maka untuk %enis peker%aan memiliki hu ungan yang ermakna dengan ter%adinya dermatitis kontak! >aria el masa ker%a diperoleh hasil analisis dengan u%i chi square nilai p30,3-5, rasio pre&alensi .',1 se esar 0,(-3 dengan 4(0 confidence interval .=91 0,1;2$ 1,4;5! <ilai p@0,0( menun%ukkan masa ker%a tidak memiliki hu ungan yang ermakna terhadap ter%adinya dermatitis kontak! >aria el frekuensi paparan dengan u%i chi square mem erikan nilai p30,010, menun%ukkan frekuensi paparan memiliki hu ungan yang 0,0(1! 2asil analisis u%i chi square untuk penggunaan alat pelindung diri .sarung tangan1 didapatkan nilai p3 0,2(1, nilai rasio pre&alensi .',1 se esar 2,15; dengan 4(0 conficence interval .=91 0,(;5$-,024, menun%ukkan meskipun se"ara statistik tidak ada hu ungan yang ermakna dengan ter%adinya dermatitis kontak karena nilai p@0,0(, tetapi karyawan yang tidak pernah menggunakan alat pelindung diri erupa sarung tangan memiliki risiko mengalami dermatitis kontak 2,1 kali ermakna dengan ter%adinya dermatitis kontak .p?

di andingkan karyawan yang menggunakan sarung tangan walaupun kadang$ kadang! >aria el riwayat atopi, hasil analisis dengan u%i chi square mem erikan hasil nilai p3 0,03(, rasio pre&alensi .',1 3,((/ dengan 4(0 confidence interval .=91 1,0;1$ 11,-0-, menun%ukkan terdapat hu ungan yang ermakna antara riwayat atopi dengan ter%adinya dermatitis kontak karena p?0,0(! 2asil analisis dengan u%i chi square untuk &aria el faktor mekanis, mem erikan hasil nilai p3 0,000 dan rasio pre&alensi .',1 se esar 12 dengan 4(0 confidence interval .=91 2,;;2$(2,2;3, menu%ukkan terdapat hu ungan yang ermakna antara faktor mekanis dengan ter%adinya dermatitis kontak .p?0,0(1! T"!e1 ,3 2asil analisis hu ungan faktor risiko dengan ke%adian dermatitis kontak aki at ker%a 0"%i"!e1 n Jenis ke1"min laki$laki 5 perempuan 25 *otal 2Usi" 5t" un6 ? 30 1; @30 11 *otal 2Jenis $eke%)""n menyeterikaApengemasan 3 memilahAmen"u"i ( semua 20 *otal 2M"s" Ke%)" 5t" un6 ?1 21 @1 ; *otal 2F%ekuensi P"$"%"n ? ( kali6hari / ( B - kali6hari 10 @- kali6hari 12 *otal 2De%m"titis K+nt"k Ca *idak 0 n 0 15,3 -(,; 100 /;,; 34,3 100 10,; 1;,4 ;1,5 100 ;( 2( 100 21,5 3(,; 52,4 100 ( 1; 22 15 22 10 ( ; 22 15 22 15 5 5 22 22,; ;;,3 100 /3,/ 3/,5 100 5(,( 22,; 31,100 /3,/ 3/,5 100 /3,/ 1-,2 1-,2 100 <ilai p ', .4(0 =91 1,;/( .0,512$ ;,(((1 1,132 .0,3(;$3,(-;1

0,551 0,-33

0,004

0,3-5

0,(-3 .0,1;2$1,4;5

0,010

0"%i"!e1 Pen##un""n APD kadang$kadang tidak pernah *otal Ri4"&"t "t+$i .$1 .A1 *otal F"kt+% mek"nis .$1 .A1 *otal PEMBAHASAN

De%m"titis K+nt"k Ca *idak n 0 n 0 ( 23 212 1/ 23 2( 21;,4 -2,1 100 52,4 (;,1 100 10,; -4,3 100 ; 1( 22 1/ / 22 13 4 22 31,/-,2 100 ;2,; 2;,3 100 (4,1 50,4 100

<ilai p 0,2(1

', .4(0 =91 2,15; .0,(;5$-,0241 3,((/ .1,0;1$ 11,-0-1 12,03; .2,;;2$ (2,2;31

0,03(

0,000

Dermatitis kontak merupakan reaksi peradangan pada kulit aki at suatu ahan yang kontak dengan kulit! +ahan penye a dermatitis kontak ini dapat erupa ahan kimia, fisik, maupun iologi!
/ 1

,roses ker%a yang ada di inatu

meliputi memilah "u"ian yang masuk, men"u"i, menyeterika dan pengemasan! #asing$ masing proses ker%a terse ut memungkinkan karyawan kontak dengan agen penye a dermatitis kontak aki at ker%a! Jenis kelamin dalam penelitian ini tidak memiliki hu ungan dengan

ke%adian dermatitis kontak aki at ker%a pada karyawan

inatu! Jenis kelamin

meskipun tidak memiliki hu ungan, %enis kelamin perempuan memiliki risiko mengalami dermatitis kontak 1,- kali di andingkan %enis kelamin laki$laki! Se anyak 2- kasus dermatitis kontak, didapat -(,;0 er%enis kelamin perempuan, sedangkan sisanya 15,30 er%enis kelamin laki$laki! 2asil ini mendukung penelitian tentang dermatitis kontak pada karyawan salon, yang didapatkan hasil ahwa ;4,10 dermatitis kontak dialami oleh %enis kelamin perempuan dan 20,40 dialami oleh %enis kelamin laki$laki! Ada pendapat yang mengatakan dermatitis kontak le ih sering ditemui pada %enis kelamin perempuan, hal ini kemungkinan karena perempuan le ih sering mengalami kontak dengan
-

agen penye a di andingkan dengan laki$laki, tetapi se"ara eksperimental elum %elas per edaan %enis kelamin ini dengan ke%adian dermatitis kontak! *idak adanya hu ungan antara %enis kelamin dengan ter%adinya dermatitis kontak aki at ker%a pada karyawan inatu, dimungkinkan karena responden dengan %enis kelamin perempuan %auh le ih anyak di andingkan dengan responden laki$laki, sehingga kurang dapat mewakili per andingan masing$masing %enis kelamin! )sia dalam penelitian ini di agi men%adi 2 kelompok, yaitu ? 30 tahun dan @30 tahun! Analisis data yang telah dilakukan menun%ukkan ahwa usia tidak memiliki hu ungan dengan ter%adinya dermatitis kontak aki at ker%a! 2asil ini mendukung penelitian tentang dermatitis kontak pada karyawan pa rik pengolahan aki ekas, yang didapatkan hasil memiliki hu ungan yang ermakna dengan ter%adinya! yang
10 ;

ahwa usia .p31,0001 tidak

2asil

er eda didapatkan dari penelitian

dilakukan pada peker%a di ,* 9nti ,ant%a ,ress 9ndustri, didapatkan hasil ahwa usia .p30,0521 yang di agi dalam 2 kelompok, ? 30 tahun dan @ 30 tahun memiliki hu ungan yang ermakna dengan ter%adinya dermatitis! ,ada usia tua reaksi terhadap kelainan kulit
4

ahan kimia mungkin meningkat tetapi entuk erkurang!

erupa kemerahan yang terlihat pada usia tua

)sia setelah 30 tahun, produksi hormon$hormon penting seperti testosteron, growth hormone, dan estrogen mulai menurun, padahal hormon$hormon terse ut erpengaruh terhadap mempengaruhi kesehatan kulit!
;

#enurunnya

hormon

tadi

tim ulnya penuaan pada kulit! *idak adanya hu ungan antara usia dengan ke%adian dermatitis kontak aki at ker%a dalam penelitian ini dimungkinkan karena %umlah responden antara kedua kelompok usia tidak sama dan se agian esar responden memiliki usia ? 30 tahun .31 responden dari (0 responden1, sehingga kurang dapat melihat per edaan kedua kelompok! Jenis peker%aan dalam penelitian ini di agi men%adi 3 kelompok,

yaitu menyeterika dan pengemasan, memilah dan men"u"i, serta menger%akan semua peker%aan dari mulai memilah, men"u"i, menyeterika hingga pengemasan dan didapatkan %enis peker%aan memiliki hu ungan dengan

tim ulnya dermatitis

kontak aki at ker%a pada karyawan inatu! 8aryawan yang menger%akan semua peker%aan memang akan le ih rentan mengalami dermatitis kontak, karena mereka kontak dengan le ih dari 1 %enis ahan kimia sehingga potensi untuk menim ulkan dermatitis kontak meningkat! Jenis peker%aan yang dilakukan di inatu meliputi memilah, men"u"i,

menyeterika dan pengemasan! =u"ian yang masuk akan dipilah dahulu erdasarkan warna, %enis a%u dan tingkat kekotoran, sekaligus di eri la el sesuai pemiliknya! 8aryawan yang melakukan proses ini dapat kontak dengan "u"ian kotor dan er"ampur dengan de u atau pen"u"ian, ulu inatang! ,ada proses e erapa kondisi "u"ian yang sangat kotor, noda yang sulit hilang,

atau %enis kain yang tidak oleh di"u"i dengan mesin "u"i, mem uat karyawan harus men"u"i dengan manual, ketika proses ini kulit mereka dapat kontak langsung dengan deter%en atau ahan penghilang noda! ,roses menyeterika pada e erapa inatu menggunakan peli"in dan pewangi pakaian, ketika karyawan menyemprotkan ahan terse ut pada a%u, kemungkinan kulit dapat terpapar dengan ahan tadi! 8etika pengemasan parfum khusus di erikan untuk "u"ian! 2asil analisis data menun%ukkan ahwa masa ker%a tidak memiliki

hu ungan dengan ter%adinya dermatitis kontak aki at ker%a pada karyawan inatu! 2asil ini mendukung penelitian yang dilakukan pada karyawan pen"u"i otol, dimana masa ker%a di agi men%adi 2 kelompok yaitu, ? 1 dan @ 2 tahun dengan hasil tidak terdapat hu ungan yang .p30,;451 dengan ke%adian dermatitis kontak pada karyawan! Satu %enis
11

ermakna antara masa ker%a

ahan tidak selalu adekuat untuk menim ulkan dermatitis kontak,


5

tetapi akan mampu menim ulkan ge%ala ketika ahan terse ut di erikan dalam waktu yang lama dan frekuensi yang sering! )ntuk melihat peran dari faktor waktu kontak, dalam penelitian ini diwakili oleh lama masa ker%a karyawan! *im ulnya kelainan nyata dari dermatitis kontak aki at ker%a ini dapat ter%adi setelah kontak erminggu$minggu, ulan, ahkan dapat ertahun$tahun! #asa ker%a dalam penelitian ini tidak memiliki hu ungan dengan ter%adinya dermatitis kontak aki at
5

ker%a, dimungkinkan karena adanya pengaruh dari faktor lain seperti kali dia terpapar perhari dan kontak dengan le ih dari 1 %enis sehingga meskipun elum lama eker%a se agai karyawan mengalami dermatitis kontak! inatu,

erapa

ahan kimia, isa sa%a

2asil analisis data yang telah dilakukan menun%ukkan frekuensis paparan memiliki hu ungan dengan ter%adinya dermatitis kontak! 2asil ini mendukung penelitian yang dilakukan pada karyawan yang terpa%an ahan kimia di perusahaan industri otomotif, yang mem agi frekuensi paparan men%adi men%adi 3 kelompok yaitu, (, ;, dan @ 1( kali6hari! Didapatkan hasil ahwa frekuensi kontak memiliki 12 kontak! pengaruh terhadap tim ulnya dermatitis

2asil terse ut mendukung pendapat ahwa dengan frekuensi paparan yang le ih sering mem uat semakin anyak ahan yang mampu masuk ke kulit dan menim ulkan reaksi! Selain itu dengan frekuensi yang semakin sering, kerusakan lapisan kulit yang ditim ulkan oleh paparan se elumnya elum sepenuhnya pulih sudah disusul paparan men%adi tim ul!
5,;

erikutnya, hal ini mengaki atkan kelainan kulit

Alat pelindung diri yang dimaksud dalam penelitian ini adalah penggunaan sarung tangan! 2asil analisis data yang telah dilakukan menun%ukkan tidak terdapat hu ungan antara &aria el penggunaan alat pelindung .sarung tangan1 terhadap ter%adinya dermatitis kontak! 2asil ini mendukung penelitian tentang dermatitis kontak pada karyawan pa rik pengolahan aki penggunaan sarung tangan tidak memiliki hu ungan yang 10 p31,000! *idak adanya ermakna dengan nilai ekas dimana

hu ungan antara penggunaan alat

pelindung

diri

erupa

sarung tangan dengan ke%adian dermatitis kontak aki at ker%a dalam penelitian ini, kemungkinan terkait dengan kedisiplinan penggunaan sarung tangan, karena penggunaan sarung tangan se agai alat pelindung diri tidak selalu digunakan ketika kontak langsung dengan ahan kimia! 2al ini dikarenakan elum memiliki S:,

inatu tempat responden eker%a dalam proses ker%anya

.standard operasional prosedur1 untuk menggunakan sarung tangan ketika melakukan

peker%aan, sehingga sulit menilai hu ungan penggunaan alat pelindung diri .sarung tangan1 dengan ke%adian dermatitis kontak aki at ker%a! 'iwayat atopi dari hasil penelitian ini memiliki hu ungan dengan ke%adian dermatitis kontak aki at ker%a pada karyawan inatu! Adanya riwayat atopi meningkatkan risiko tim ulnya dermatitis kontak 3,/ kali! 2asil ini mendukung penelitian yang dilakukan pada peker%a ke ersihan lantai di 'umah Sakit, dimana terdapat hu ungan yang ermakna antara riwayat atopi dengan ke%adian dermatitis kontak!
13

Adanya riwayat atopi pada seseorang meningkatkan kerentanan ter%adinya dermatitis kontak karena penurunan am ang atas aki at kerusakan fungsi arier kulit! 'iwayat atopi yang memiliki peran esar dalam kerentanan terse ut adalah riwayat ter%adinya dermatitis atopik, terutama untuk dermatitis kontak iritan!
;

2u ungan yang mendukung

ermakna dari riwayat

atopi dalam penelitian ini

teori terse ut! 'iwayat atopi yang ditemukan dalam penelitian ini erupa alergi suhu, alergi kosmetik, alergi o at, dan ter anyak adalah alergi makanan! 7aktor mekanis dalam penelitian ini menun%ukkan adanya hu ungan dengan ter%adinya dermatitis kontak aki at ker%a pada karyawan inatu! Adanya faktor mekanis ini meningkatkan risiko tim ulnya dermatitis kontak 12 kali! 7aktor mekanis erupa tekanan atau gesekan ini dapat meningkatkan
;

permea ilitas kulit aki at adanya kerusakan stratum korneum pada kulit! ,eningkatan permea ilitas kulit ini, menye a kan dialami oleh karyawan inatu

ahan kimia yang kontak

langsung dengan kulit dapat le ih mudah masuk ke kulit! 7aktor mekanis yang isa didapat aki at gesekan ketika mengu"ek ,menyikat "u"ian, maupun ketika menyeterika!

SIMPULAN DAN SARAN Sim$u1"n 2asil penelitian dari (0 responden yang merupakan karyawan di inatu

8e"amatan )ngaran *imur dan )ngaran +arat didapatkan

8a upaten Semarang,

(/0 responden .2- orang1 mengalami dermatitis kontak aki at ker%a! 7aktor yang ter ukti erhu ungan dengan ter%adinya dermatitis kontak aki at ker%a pada karyawan inatu adalah %enis peker%aan, frekuensi paparan, riwayat atopi, dan faktor mekanis! Sedangkan faktor yang tidak ter ukti ter%adinya dermatitis kontak aki at ker%a pada karyawan erhu ungan dengan inatu adalah %enis

kelamin, usia, masa ker%a, penggunaan alat pelindung diri .sarung tangan1! S"%"n Disarankan dilakukan tindakan untuk men"egah ter%adinya dermatitis kontak pada karyawan inatu, seperti menggunakan sarung tangan yang tepat ketika ,enelitian le ih lan%ut eker%a sesuai %enis peker%aan yang dilakukan!

dengan menggunakan pemeriksaan patch test perlu dilakukan untuk mem antu penegakkan diagnosis dermatitis kontak alergika atau dermatitis kontak iritan dan mem antu menentukan ahan penye a erkaitan dengan upaya pen"egahannya! ,erlu dilakukan penelitian le ih lan%ut pada penelitian le ih lan%ut mengenai faktor$faktor lain yang inatu yang erhu ungan

memiliki S:, .standard operasional prosedur1 untuk proses ker%anya! ,erlu dengan ter%adinya dermatitis kontak aki at ker%a!

U?APAN TERIMA KASIH ,eneliti mengu"apkan terima kasih kepada dr! Dhiana Ernawati, Sp!88.81 dan dr! Sudaryanto, #!,d!8ed! yang telah mem erikan saran$saran dalam pem uatan 8arya *ulis 9lmiah! *idak lupa kepada dr! #uslimin, Sp!88 selaku ketua pengu%i dan dr! Asih +udiastuti, Sp!88.81 selaku pegu%i! Serta pihak$ pihak lain yang telah mem atu hingga penelitian ini dapat terlaksana dengan aik!

DAFTAR PUSTAKA 1! 'i"e '2, =ohen DE! *oDi" responses of the skin! 9n: 8lassen =D, editors! th *oDi"ology the asi" s"ien"e of poisons ( ed! )SA: Donnelly and Sons =ompanyE 144/!p!(32$(3;! 2! 8a ulra"hman! ,enyakit kulit alergik: +e erapa masalah dan penanggulangannya! Semarang: 7akultas 8edokteran )ni&ersitas DiponegoroE 2001 3! ,artogi D! Dermatitis kontak iritan! #edan: Departemen 9lmu 8esehatan 8ulit dan 8elamin 78 )S)! 200-! 5! Sularsito SA, D%uanda S! Dermatitis! 9n: D%uanda A, kepala editor! 9lmu penyakit kulit dan kelamin edisi ke$5! Jakarta: 78)9E200(!h!124$150! (! *aylor JS, Sood A, Amado A! :""upational skin diseases due to irritans and allergens! Dalam : 7itFpatri"ks et al, editors! Dermatology in th general medi"ine &ol!2 ; ed! <ew Cork: #" Graw 2ill #edi"alE200-!p!20/;$20;3! /! 2arahap #! 9lmu penyakit kulit! Jakarta: 2ipokratesE2000!p!22$2/! ;! *aylor JS, Sood A, Amado A! 9rritant "onta"t dermatitis! Dalam: th 7itFpatri"ks et al, editors! Dermatology in general medi"ine &ol!1 ; ed! <ew Cork: #" Graw 2ill #edi"alE200-!p!34($501! -! #ulyaningsih '! 7aktor risiko ter%adinya dermatitis kontak pada karyawan salon! Semarang: 7akultas 8edokteran )ni&ersitas DiponegoroE 200( 4! Hestari 7, )tomo 2S! 7aktor$faktor yang erhu ungan dengan dermatitis kontak pada peker%a di ,* 9nti ,ant%a ,ress 9ndustri! Jakarta: 7akultas 8esehatan #asyarakat )ni&ersitas 9ndonesiaE 200; 10! :kta&iani A! 7aktor$7aktor yang +erhu ungan dengan Dermatitis 8ontak 9ritan
pada 8aryawan ,a rik ,engolahan Aki +ekas di Hingkungan 9ndustri 8e"il .Hik1 Semarang! Semarang: 7akultas 8esehatan #asyarakat )ni&ersitas DiponegoroE 2004 11! 7loren"e S#! Analisa Dermatitis 8ontak pada 8aryawan ,en"u"i +otol di ,* I #edan *ahun 200-! #edan: 7akultas 8edokteran )ni&ersitas Sumatera )taraE 20012! <ugraha J! 7aktor$7aktor yang #empengaruhi 8e%adian Dermatitis 8ontak pada 8aryawan yang *erpa%an dengan +ahan 8imia di ,erusahaan 9ndustri :tomotif 8awasan 9ndustri =i itung Jawa +arat! Jakarta: 7akultas 8esehatan #asyarakat )ni&ersitas 9ndonesiaE 20013! Ginting 8! ,re&alensi dan faktor yang erhu ungan dengan ter%adinya

dermatitis kontak iritan kumulatif tangan pada peker%a ke ersihan lantai di 'umah Sakit I Jakarta! Jakarta: 7akultas 8edokteran )ni&ersitas 9ndonesiaE 2005