Anda di halaman 1dari 19

RESUME ILMU PENDIDIKAN

BAB I PERGAULAN SEHARI-HARI DAN GEJALA-GEJALA PENDIDIKAN

A. PERBEDAAN PERGAULAN DENGAN PROSES PENDIDIKAN 1. Pengertian pergaulan Pergaulan adalah kontak langsung antara satu individu dengan lain, atau antara pendidik dan anak didik. Pergaulan merupakans alah satu sarana untuk mencapai hasil pendidikan yang baik. Pendidikan lunak ini mengalihkan kekuasaan dari pendidik ke tangan anak didik dan ketaatan dari anak didik pindah ke pendidik. Cinta berlebihan timbul antara anak didik dan pendidik. Aliran pendidikan lunak ini diantu juga oleh M. Montessori dengan semboyannya : Alles von Kunde aus, semua keluar dari anak didik. . Macam!macam pergaulan Pergaulan dapat di bedakan dalam berbagai dasar, antara lain : a. Menurut siapa yang terlibat dalam pergaulan itu maka pergaulan dapat di bedakan menjadi : 1" Pergaulan anak dengan anak " Pergaulan anak dengan orang de#asa $" Peragulan orang de#asa dengan orang de#asa b. %ipandang dari bidangnya, maka pergauland apat di bedakan menjadi : 1" Pergaulan yang bersi&at ekonomis " Pergaulan yang bersi&at seni $" Pergaulan yang bersi&at paedagogis c. %itinjau dari pergaulan itu, dapat digunakan rentangan!rentangan untuk membedakannya menjadi : 1" Pergaulan ekonomis dan tidak ekonomis " Pergaulan seni dan bukan seni $" Pergaulan paedagogis dan tidak paedagiogis

Kapankan pergaulan bisa dapat berubah atau dialihkan pergaulan pendidikan' Pergaulan biasa dapat berubah menjadi pergaulan pendidkan , bilamana dalam situasi itu berlangsung suatu pengaruh yang positi& yang berasal dari orang tua yang ditunjukan kepada anak didik. $. Pentingnya pergauluan dalam pendidikan Menurut pendapat %r. M.( )anggeveld, pergaulan itu merupakan ladang atau lapangan yang memungkinakan terjadinya pendidikan. Pendidikan akan terjadi antara orang de#asa dengan orang yang belum de#asa. *. +aedah pergaulan +aedah dari pergaulan adalah : a. c. Pergaulan memungkinkan terjadinya pendidikan Pergaulan itu dapat menimbilkan cita!cita Anak itu mempunyai si&at suka dan gampang meniru, oleh sebabnya maka pergaulan anak itu harus terus menerus di kontrol, tujuan melakukan pengontrolan itu adalah untuk menjaga agar tidak mendapatkan pengaruh yang jelek dari pergaulan. ,. Perbedaan pergaulan dengan proses Pendidikan ! Proses pendidikan Pendidikan adalah usaha sadar orang de#asa dan disengaja serta bertanggung ja#ab untuk mende#asakan anak yang belum de#asa dan berlangsung terus menerus. Kesimpulan : ! ! ! Proses pendidikan menyangkut kegiatan dan lain!lain Proses pendidikan berarti menyangkut tanggung ja#ab pendidkan %idalam proses pendidikan mengandung unsur : b. Pergaulan merupakan sarana untuk ma#asdiri. d. Pergaulan itu memberi pengaruh secara diam diam

-ujuan Materi .rutan kegiatan Metode Murid/ peserta didik/ anak 0uru/ pendidik/ orang tua Penilaian Pendidik harus berperan * macam Mengatur proses Melayani 1elajar terus %engan cara pergaulan sehari!hari, anak merasa dirinya diba#a kepada kede#asaan, pergaulan semacam itulah yang di sebut pergaulan paedagogis. 2yarat pergaulan paedagogis adalah :

1. Pergaulan antara anak dengan orang de#asa . %idalam pergaulan ada pengaruh $. Ada maksud tujuan secara sadar untuk anak ke arah kede#asaan.

BAB II PENGERTIAN PENDIDIKAN Pendidikan memiliki de&inisi yang sangat luas dan dapat dilihat dari berbagai sudut. 1. %e&inisi .mum Pendidikan dapat diartikan sebagai 2uatu metode untuk mengembangkan keterampilan, kebiasaan dan sikap!sikap yang diharapkan dapat membuat seseorang menjadi lebih baik. . Kamus 1esar 1ahasa 3ndonesia

Pendidikan adalah proses pengubahan sikap dan tata laku seseorang atau kelompok orang dalam usaha mende#asakan manusia melalui upaya pengajaran dan pelatihan4 proses, cara dan pembuatan mendidik $. Menurut .ndang!.ndang a. .. 232%3K5A2 5o. akan datang b. .. 232%3K5A2 no. 8 tahun 88$: Pendidikan adalah usaha sadar dan terencana untuk me#ujudkan suasana belajar dan proses pembelajaran agar peserta didik secara akti& mengembangkan potensi dirinya untuk memiliki kekuatan spiritual keagamaan, pengendalian diri, kepribadian, kecerdasan, akhlak mulia, serta keterampilan yang diperlukan dirinya dan masyarakat. *. 9timologi :1ahasa" 1ahasa Arab : berasal dari kata -arbiyah, dengan kata kerja ;abba yang memiliki makna mendidik atau mengasuh. (adi Pendidikan dalam 3slam adalah 1imbingan oleh pendidik terhadap perkembangan jasmani, rohani dan akal anak didik sehingga bisa terbentuk pribadi muslim yang baik. 1ahasa <unani : berasal dari kata Pedagogi, yaitu dari kata =paid> artinya anak dan =agogos> artinya membimbing. 3tulah sebabnya istilah pedagogi dapat diartikan sebagai =ilmu dan seni mengajar anak :the art and science o& teaching children" ,. Psikologi Pendidikan adalah Mencakup segala bentuk aktivitas yang akan memudahkan dalam kehidupan bermasyarakat. tahun 1676 : Pendidikan adalah usaha sadar untuk menyiapkan peserta didik melalui kegiatan bimbingan, pengajaran, dan latihan bagi peranannya di masa yang

BAB III DASAR DAN TUJUAN PENDIDIKAN A. Dasar Pendidikan

%asar pendidikan adalah pondasi atau landasan yang kokoh bagi setiap masyarakat untuk dapat melakukan perubahan sikap dan tata laku dengan cara berlatih dan belajar dan tidak terbatas pada lingkungan sekolah, sehingga meskipun sudah selesai sekolah akan tetap belajar apa!apa yang tidak ditemui di sekolah. ?al ini lebih penting dikedepankan supaya tidak menjadi masyarakat berpendidikan yang tidak punya dasar pendidikan sehingga tidak mencapai kesempurnaan hidup. Apabila kesempurnaan hidup tidak tercapai berarti pendidikan belum membuahkan hasil yang menggembirakan. %asar atau landasan pendidikan dapat dilihat dari berbagai segi yaitu : 1. Pandangan Isla a. Al!@urAan. Al!@urAan merupakan pedoman tertinggi yang manjadi petunjuk dan dasar kita hidup di dunia. %alam Al!@urAan kita bisa menemukan semua permasalahan hidup termasuk pendidikan dan ilmu pengetahuan. b. ?adist ?adist merupan pedoman kita setalah Al!@urAan, dengan demikian hadist juga merupakan dasar atau elemen dalam pendidikan. 5ilai!nilai 2osial kemasyarakatan yang tidak bertentangan dengan Al!@urAan dan ?adist. . Se!ara U " Merupaken elemen atau dasar pendidikan yang paling pokok, disini ditanamkan nilai nilai agama islam :iman, akidah dan akhlak" sebagai suatu pondasi yang kokoh dalam pendidikan b. 3deologis <aitu mengacu kepada ideologi bangsa kita yakni nya pancasila dan berdasarkan kepada ..% 16*,. %an intinya adalah untuk mencerdaskan kehidupan bangsa. c. 9konomis Pendidikan bisa dijadikan sebagai suatu langkah untuk mendapatkan kehidupan yang layak dan keluar dari segala bentuk kebodohan dan kemiskinan. d. Politis )ebih mengacu kepada suasana politik yang berlansung. e. -eknologis a. ;eligius

%unia telah mengalami eksplosit ilmu pengetahuan dan teknologi. %an bisa dikatakan teknologi sangat memiliki peran dalam kemajuan dunia pendidikan. &. Psikologis dan Pedagogis -ugas pendidikan sekolah yang utama adalah mengajarkan bagaimana cara belajar, mendidik keji#aan, menanamkan motivasi yang kuat dalam diri anak untuk belajar terus!menerus sepanjang hidupnya dan memberikan keterampilan kepada peserta didik, mengembangkan daya adaptasi yang besar dalam diri peserta didik. g. 2osial 1udaya Mengacu kepada hubungan antara individu dengan individu lainnya dalam suatu lingkungan atau masyarakat. 1egitu juga hal nya dengan budaya, budaya masyarakat sangat berperan dalam proses pendidikan, karena budaya identik dengan adat dan kebiasaan. Apabila sosial budaya seseorang itu berjalan baik maka pendidikan akan mudah dicapai. B. T"#"an Pendidikan -ujuan Pendidikan akan menentukan kearah mana anak didik akan diba#a. %isamping itu pendidikan ber&ungsi untuk mengembangkan kemampuan serta meningkatkan mutu kehidupan dan martabat manusia indonesia. -ujuan pendidikan dapat dilihat dari dua sudut pandang yaitu menurut islam dan tujuan pendidikan secara umum. $. T"#"an Pendidikan Dala Isla -ujuan pendidikan islam adalah mendekatkan diri kita kepada Allah dan pendidikan islam lebih mengutamakan akhlak. 2ecara lebih luas pendidikan islam bertujuan untuk

Pembinaan Akhlak Penguasaan 3lmu Keterampilan bekerja dalam masyarakat Mengembangkan akal dan Akhlak Pengajaran Kebudayaan Pembentukan kepribadian Menghambakan diri kepada Allah Menyiapkan anak didik untuk hidup di dunia dan akhirat T"#"an Pendidikan Se!ara U " -ujuan pendidikan secara umum dapat dilihat sebagai berikut:

$.

1. -ujuan pendidikan terdapat dalam .. 5o -ahun 167, yaitu mencerdaskan kehidupan bangsa dan mengembangkan manusia yang seutuhnya yaitu yang beriman dan dan bertag#a kepada tuhan yang maha esa dan berbudi pekerti luhur, memiliki pengetahuan dan kerampilan, kesehatan jasmani dan rohani, kepribadian yang mantap dan mandiri serta rasa tanggung ja#ab kemasyarakatan dan berbangsa. . -ujuan Pendidikan nasional menurut -AP MP; 5B 33/MP;/166$ yaitu Meningkatkan kualitas manusia 3ndonesia, yaitu manusia yang beriman dan bertak#a terhadap -uhan <ang Maha 9sa, berbudi pekerti luhur, berkepribadian, mandiri, maju, tangguh, cerdas, kreati&, terampil, berdisiplin, beretos kerja pro&esional serta sehat jasmani dan rohani. Pendidikan nasional juga harus menumbuhkan ji#a patriotik dan memepertebal rasa cinta tanah air, meningkatkan semangat kebangsaan dan kesetiaka#aan sosial, serta kesadaran pada sejarah bangsa dan sikap menghargai jasa para pahla#an, serta berorientasi masa depan. $. -AP MP; 5o */MP;/16C,, tujuan pendidikan adalah membangun di bidang pendidikan didasarkan atas &alsa&ah negara pancasila dan diarahkan untuk membentuk manusia!manusia pembangun yang berpancasila dan untuk membentuk manusia yang sehat jasmani dan rohaninya, memiliki pengetahuan dan keterampilan yang dapat mengembangkan kreati&itas dan tanggung ja#ab dapat menyuburkan sikap demokratis dan penuh tenggang rasa, dapat mengembangkan kecerdasan yang tinggi dan disertai budi pekerti yang luhur, mencintai bangsanya dan mencintai sesama manusia sesuai dengan ketentuan yang termaktub dalam ..% 16*,.

BAB I% PENGERTIAN DAN ALAT-ALAT PENDIDIKAN B. Penger&ian Jenis-Jenis Ala& Pendidikan %alam praktek pendidikan, istilah alat pendidikan sering diindentikkan dengan media pendidikan, #alaupun sebenarnya pengertian alat lebih luas dari pada media. 5amun yang dimaksud disini adalah alat pendidikan bukan media pendidikan. Alat pendidikan adalah langkah!langkah yang diambil demi kelancaran proses pelaksanaan pendidikan . jadi alat pendidikan itu berupa usaha dan perbuatan yang secara konkrit dan tegas dilaksanakan, guna menjaga agar proses pendidikan bisa berjalan dengan lancar dan

berhasil . 5amun secara umum, alat pendidikan adalah segala sesuatu yang digunakan untuk mencapai tujuan pendidikan . 2ementara itu, Ahmad %. Marimba memandang alat pendidikan dari aspek &ungsinya, yakni 4 alat sebagai perlengkapan, alat sebagai pembantu mempermudah usaha mencapai tujuan, alat sebagai tujuan untuk mencapai tujuan selanjutnya. menurut pendapat ini, alat pendidikan bisa berupa usaha/perbuatan atau berupa benda/perlengkapan yang bisa memperlancar/mempermudah pencapaian tujuan pendidikan. '. Jenis-#enis ala& (endidikan Mengenai alat!alat pendidikan, kita dapat memedakan alat!alat pendidikan ke dalam dua golongan yaitu: a. Alat pendidikan preventi& Alat pendidikan preventi& ialah alat pendidikan yang bersi&at pencegahan. -ujuan alat pendidikan preventi& itu diadakan jika maksudnya mencegah anak sebelum ia berbuat sesuatu yang tidak baik . %an untuk menjaga agar hal!hal yang dapat menghambat atau mengganggu kelancaran dari proses pendidikan bisa dihindarkan. Misalnya, tata tertib, anjuran dan perintah, larangan dan paksaan. b. Alat pendidikan represi& Alat pendidikan represi& disebut juga alat pendidikan kurati& atau alat pendidikan korekti&. Alat pendidikan represi& bertujuan untuk menyadarkan anak kembali kepada hal!hal yang benar, yang baik dan tertib. Alat pendidikan represi& diadakan bila terjadi sesuatu perbuatan yang dianggap bertentangan dengan peraturan!peraturan, atau sesuatu perbuatan yang dianggap melanggar peraturan. Misalnya, pemberitahuan, teguran, hukuman dan ganjaran . 5amun ada pendapat lain yang mengatakan bah#a alat pendidikan dibagi ke dalam tiga bagian : 1. Alat!alat yang memberikan perlengkapan berupa kecakapan berbuat dan pengetahuan ha&alan. Alat!alat ini dapa disebut alat!alat untuk pembiasaan. . Alat!alat untuk memberi pengertian4 membentuk sikap, minat dan cara!cara ber&ikir. $. Alat!alat yang memba#a ke arah keheningan batin, kepercayaan dan pengarahan diri sepenuhnya kepada!nya.

BAB % LEMBAGA PENDIDIKAN A. Pendidikan )*r al Pendidikan )*r al adalah jalur pendidikan yang terstruktur dan berjenjang yang terdiri atas pendidikan anak usia dini, pendidikan dasar, pendidikan menengah, dan pendidikan tinggi. Pendidikan &ormal terdiri dari pendidikan &ormal berstatus negeri dan pendidikan &ormal berstatus s#asta. Sa&"an (endidikan (en+elenggara ,

-aman Kanak!kanak :-K" ;audatul Ath&al :;A" 2ekolah %asar :2%" Madrasah 3btidaiyah :M3" 2ekolah Menengah Pertama :2MP" Madrasah -sana#iyah :M-s" 2ekolah Menengah Atas :2MA" Madrasah Aliyah :MA" 2ekolah Menengah Kejuruan :2MK" Madrasah Aliyah Kejuruan :MAK" Perguruan tinggi
o o

Akademi Politeknik

o o o

2ekolah -inggi 3nstitut .niversitas

B.

Pendidikan N*n -*r al Pendidikan n*n)*r al adalah jalur pendidikan di luar pendidikan &ormal yang dapat dilaksanakan secara terstruktur dan berjenjang. ?asil pendidikan non&ormal dapat dihargai setara dengan hasil program pendidikan &ormal setelah melalui proses penilaian penyetaraan oleh lembaga yang ditunjuk oleh Pemerintah atau Pemerintah %aerah dengan mengacu pada standar nasional pendidikan.

$. Sasaran Pendidikan non&ormal diselenggarakan bagi #arga masyarakat yang memerlukan layanan pendidikan yang ber&ungsi sebagai pengganti, penambah, dan/atau pelengkap pendidikan &ormal dalam rangka mendukung pendidikan sepanjang hayat.

.. -"ngsi Pendidikan non&ormal ber&ungsi mengembangkan potensi peserta didik dengan penekanan pada penguasaan pengetahuan dan keterampilan &ungsional serta pengembangan sikap dan kepribadian pro&esional. /. Jenis Pendidikan non&ormal meliputi pendidikan kecakapan hidup, pendidikan anak usia dini, pendidikan kepemudaan, pendidikan pemberdayaan perempuan, pendidikan keaksaraan, pendidikan keterampilan dan pelatihan kerja. Pendidikan kesetaraan meliputi Paket A, Paket 1 dan Paket C, serta pendidikan lain yang ditujukan untuk mengembangkan kemampuan peserta didik seperti: Pusat Kegiatan 1elajar Masyarakat :PK1M", lembaga kursus, lembaga pelatihan, kelompok belajar, majelis taklim, sanggar, dan lain sebagainya, serta pendidikan lain yang ditujukan untuk mengembangkan kemampuan peserta didik. 0. Sa&"an (endidikan (en+elenggara

Kelompok bermain :K1" -aman penitipan anak :-PA" )embaga kursus 2anggar )embaga pelatihan Kelompok belajar Pusat kegiatan belajar masyarakat Majelis taklim Kursus dan pelatihan diselenggarakan bagi masyarakat yang memerlukan bekal

pengetahuan, keterampilan, kecakapan hidup, dan sikap untuk mengembangkan diri, mengembangkan pro&esi, bekerja, usaha mandiri, dan/atau melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi.

BAB %I DASAR1 TUJUAN DAN SISTEM PENDIDIKAN NASIONAL =2istem pendidikan nasional adalah satu keseluruhan yang terpadu dari semua satuan dan kegiatan pendidikan yang berkaitan tujuan pendidikan untuk mengusahakan tercapainya tujuan pendidikan nasional> 2istem pendidikan nasional merupakan permasalahan dari pengertian sistem pengajaran nasional yang termasuk dalam ..% 16*, 1ab D333 Pasal $1 Ayat . Dasar Pendidikan Nasi*nal 1. Pancasila . ..% 16*, $. %asar Bperasional *. %asar 2osio 1udaya

T"#"an Pendidikan Nasi*nal -ujuan pendidikan bagi suatu bangsa titik startnya adalah pandangan hidup dan titik &inishnya adalah tercapainya keperibadian hidup yang dicita!citakan. -ujuan pendidikan dalam 5egara 3ndonesia itu sebagai mana bermaksud dalam ..% 16*, yang berbunyi bah#a 5egara 3ndonesia berkeinginan agar dapat mencerdaskan kehidupan bangsa. Kecerdasan disini bukan saja cerdas dalam arti menyerap ilmu pengetahuan, akan tetapi cerdas pula dalam bertindak dan berbuat, cerdas dalam spiritual. BAB %II TINJAUAN PENDIDIKAN A. Tin#a"an Dari As(ek Psik*l*gis -ugas pendidikan terutama memberi bimbingan agar pertumbuhan dan perkembangan anak dapat berlangsung secara #ajar dan optimal.agar tindakan pendidikan yang dilaksanakan dapat berhasil guna dan dan daya guna,maka pendidik harus mengetahui tentang hukum dasar perkembanga keji#aan manusia. 1. -iap anak miliki si&at kepribadian yang unik.si&at kepribadian anak terbentuk karena peranan tiga &aktor diantaranya : a.)ak&*r 2eridi&as 3.)ak&*r in4ir*n en& )ingkungan dalam )ingkungan phisik )ingkunga sosial )ingkungan budaya )ingkungan spiritual !.)ak&*r sel) . -iap anak mempunyai kecerdasan berbeda Perbedaan satu dengan yang lain,disebabkan adanya perbedaan kepribadian dan karena berbeda intelegensi atau dengan yang lain.kecerdasan masalah penting bagi pendidikan di dunia.maka dari itu pendidik harus mengetaahui hal tersebut. B.Pr*ses (endidikan a"&*ak&i4i&as 1.Motivasi eli("&i ,

2.kebutuhan Manusia Kebutuhan akan tercapai sesuai dengan tingkatan dan makna berbeda.menurut maslo# kebutuhan mempunyai tingkatan!tingkatan berbeda diantaranya : a" Psiological need b" 2a&ety need c" 5eeds &or belong ing love d" 5eed &or esteem e" 5eeds &or sel& actualiEation &" 5eeds to kno# ang understand g" Aesthetic needs

B. Tin#a"an dari as(ek s*si*l*gis a. Pendidikan se3agai (ersia(an "n&"k 2id"( di asa+araka& Manusia adalah makhluk sosial.dengan demikian manusia suka hidup beragaul dan berinteraksi dengan yang lainya.salah satu dari sekian banyak tujuan pendidikan yang disebutkan oleh banyak ahli pendidikan,adalah bah#a mendidik bertujuan untuk membimbing anak agar dapat hidup serasi dengan masyarakat hidupnya.gadi yang penting disini adalah membekali kemampuan kepada anak didik agar anak dapat menyusaikan diri daengan masyarakat sekitarnya.didalam masyarakat memangh terdapat banyak tata kehidupan yang satu dengan yang lainya.maka dari semuanya itu kita sebagai pendidik harus memperhatikan dan membimbng kehidupan kepada anak didik supaya tidak keluar dari jalur kaidah pendidikan yang benar sesuai dengan norama!norama yang ada. 3.Pendidikan e 3ina agen (e 3ang"n as+araka&. Pembangunan hakikatnya adalah suatu usaha untuk bergerak majunya masyarakat.dari bab 1 menrangkan tentang agen pembangunan masyarakat,siapakah agen pembanguanan tersebut kalu bukan anggota masyarakatnya sendiri. Anggota masyarakat itu biasanya dapat digolngkan menjadi dua yaitu : 1. bersikap statis . bersi&at menghendaki hal!hal yang baru,yang maju. !.(endidikan dan kesadaran an"sia

d.(endidikan dan (eles&arian (an!asila 2eperti diketahui,pelestarian pancasila itu dapat dilaksanakan le#at tiga jalur,yaitu :

jalur pendidikan jalur media masa jalur organisasi politik as+araka&.

!.(endidikan dan kese#a2&eraan 1.-ujuan pendidikan 3ndonesia

-ujuan tersebut telah diatur oleh pemerintah pada :


undang Fundang 16*, pasal $1 aayat 1 dan undang!undang 5o.* tahun 16,8 jo nomor tahun 16,*

.Pasal $ ..PP tahun 16,* $.karena individu tidak cakap,tidak akan menjadikan sejahtera dan kemakmuran bangsanya. *.dengan demikian setiap #arga 3ndonesia harus : 2usila Cakap %emokratis 1eranggung ja#an terhadap kesejahteraan tanah air

BAB %III PENDIDIKAN SEUMUR HIDUP 5 LI-E LONG EDU'ATIONS 6 1. Ahli!ahli pendidikan menggunakan istilah A%.)- 9%.CA-3B5 dan B.- B+ 2C?BB) 9%.CA-3B5. 3stilah education berbeda dengan konsep pendidikan seumur hidup sebab: a. 3stilah tersebut menunjukan pada suatu bentuk pendidikan padahal pendidikan seumur hidup merupakan asas pendidikan. b. 3stilah tersebut mencerminkan bah#a pendidikan itu bersi&at terminal. c. . 3stilah =out o& scool education> menunjukan suatu bentuk program pendidikan diluar system pendidikan &ormal yang bercorak vokasional dan ditujukan kepada para pemuda. dalam kepustakaan digunakan istilah : CB5-35.350 9%.CA-3B5, 9%.CA-3B5 P9;M9595-9, +.-?9; 9%.CA-3B5 dan ;90.; ;95- 9%.CA-3B5. %igunakan untuk menunjukan proses pendidikan it uterus berlangsung sesudah seseorang menyelesaikan program pendidikan &ormaldi sekolah. $. B)AP +A)M9 mentri pendidikan 2#edia dalam komperensi mentri!mentri pendidikan tahun 16G8 se 9ropa ke!G di Hersailles,istilah ;;9C.;;95- 9%.CA-3B5 dipakai untuk menunjukan keseluruhan proses pendidikan yang terjadi setelah seseorabg nengakhiri pendidikan &ormalnya. %ari beberapa istilah tersebut dapat disimpulkan bah#a : a" Konsep pendidikan seumur hidup :li&e long education" tidak diganti dengan beberapa istilah dimuka secara memuaskan. b" Pendidikan seumur hidupitu suatu asas bah#a proses pendidikan itu kontinu sejak manusia itu dilahirkan sampai akhir hayatnya.

c" d"

Proses pendidikan seumur hidup mencangkup bentuk!bentuk secara in&ormal dan &ormal yang berlangsung dikeluarga, sekolah, tempat kerja dan dikehidupan masyarakat. Konsep pendidikan seumur hidup lebih lengkap bila dirumuskan dengan )3+9 )B50 35-90;A-9% 9%.CA-3B5. BAB I7 MASALAH UMUM DALAM PENDIDIKAN DI INDONESIA Kualitas pendidikan di 3ndonesia memang masih sangat rendah bila di bandingkan dengan kualitas pendidikan di negara!negara lain. ?al!hal yang menjadi penyebab utamanya yaitu e&ekti&itas, e&isiensi, dan standardisasi pendidikan yang masih kurang dioptimalkan. Masalah! masalah lainya yang menjadi penyebabnya yaitu: :1". ;endahnya sarana &isik, : ". ;endahnya kualitas guru, :$". ;endahnya kesejahteraan guru, :*". ;endahnya prestasi sis#a, :,". ;endahnya kesempatan pemerataan pendidikan, :G". ;endahnya relevansi pendidikan dengan kebutuhan, :C". Mahalnya biaya pendidikan. Adapun solusi yang dapat diberikan dari permasalahan di atas antara lain dengan mengubah sistem!sistem sosial yang berkaitan dengan sistem pendidikan, dan meningkatkan kualitas guru serta prestasi sis#a.

BAB 7 PENDIDIKAN SOSIAL DAN ALIRAN-ALIRAN DALAM PENDIDIKAN

$. PENDIDIKAN SOSIAL $6 Man"sia Adala2 Mak2l"k S*sial 1ah#a manusia dalam masa anak!anak banyak memerlukan pemeliharaan orang lain. 2erta oaring de#asa cenderung untuk memelihara dan menolong kepada yang lebih muda. (uga untuk berkumpul dan bekerja sama dengan orang!orang de#asa yang lain. 2ehinga manusia itu tidak dapat hidup dalam golongan!golongan.

.6 Lingk"ngan S*sial Dan Pendidikan S*sial 1ah#a angka itu dibesarkan di tengah!tengah berbagai kumpulan, artinya anak itu dipenuhi oleh anggota!anggota keluarga, teman!teman sepermainan oleh lingkungan keluarga. )ingkungkungan social adalah setiap orang yang berhubungan dengan anak itu. Pengaruh lingkungan social itu adalah pendidikan.yang kita maksud dengan pendidikan itu adalah pengaruh!pengaruh yang yang disengaja dari angota anggota!anggota beberapa golongan. Misalnya: pengaruh dari orang tua,, nenek /kakek serumah, pengaruh guru. /6 Pendidikan S*sial dala Kel"arga 06 Pendidikan s*!ial disek*la2

.. ALIRAN-ALIRAN DALAM PENDIDIKAN $. Na&i4is e 5(e 3a8aan6 %i pelopori oleh 2chopenhauer, berkeyakinan bah#a anak yang baru lahir memba#a bakat, kesanggupan dan si&at!si&at tertentu. 1ah#a perkembangan manusia dalam hidup masyarakat itu tergantung kepada pemba#aan sehingga pengaruh dunia sekitar sedikit sekali. Brang akan menjadi ahli agama, pelukis, guru itu semuanya semata!mata karena pemba#aan, lingkungan/pendidikan. .. E (iris e Adalah suatu aliran yang mengangap bah#a manusia itu dalam hidup dan perkembangan pribadinya semata!mata ditentukan oleh dunia luar. 2edangkan pengaruh dari dalam :&actor keturunan" dianggap tidak ada. Pelopor aliran ini adalahj (ohn locke dengan teorinya -abula ;asa. /. K*n4ergen Merupakan kompromi atau kombinansi dari pada navitisme dan empirisme tersebut. 3a mengatakan bah# pertumbuhan dan perkembangan manusia itu adalah tergantung yaitu : 1. &actor bakat/ pemba#aan . &actor lingkungan, pengalaman,/pendidikan &aktor

PENUTUP

%emikian resume yang dapat saya selesaikan dari 18 sub bab dari mata kuliah 3lmu Pendidikan semoga berman&aat bagi semua pembaca khususnya bagi mahasis#a 2-3- 1rebes sebagai salah satu sarana belajar yang simpel dan mudah di dapat. ;esume ini di ambil dari berbagai pertemuan kuliah ilmu pendidikan yang biasa di kaji pada hari kamis dan mengambil dari salah satu buku 3lmu Pendidikan yang di karang oleh %rs. Abu Ahmadi yang terdiri dari 66 halaman. Penulis menyadari bah#a penulisan resume ini masih banyak kekurangannya, oleh karena itu saya mengharapkan kritik dan sarannya yang membangun dari pembaca agar penyusun dapat menyusun tugas selanjutnya dengan baik lagi.

DA-TAR PUSTAKA %rs.Abu Ahmadi, 3lmu Pendidikan, CH.-oha Putra, 2emarang, 16C7, hal.6,. .. 5o. 8/ 88$ -entang 2istem Pendidikan 5asional PP 5o. 16/ 88, -entang 2tandar 5asional Pendidikan Permendiknas 5o. *,/ 88G -entang .5 -ahun Ajaran 88G/ 88C. Pidarta, Pro&. %r. Made. 88*. Manajemen Pendidikan Indonesia. (akarta: P- ;ineka Cipta. Sayapbarat.wordpress.com/2007/08/29/masalah pendidikan di indonesia