Anda di halaman 1dari 7

FILOSOFI WARNA DALAM DESAIN LOGO Warna selalu membangkitkan reaksi emosional.

Beberapa orang lebih menyukai warna tertentu seperti merah, putih, biru atau hitam sedangkan sebagian lagi tidak menyukai warna tersebut karena itulah peran warna menjadi sangat krusial dan penting dalam menyampaikan pesan dalam dunia komuniskasi visual terutama dalam marketing, branding dan corporate identity. Alam bawah sadar kita sudah terlatih untuk memberikan respon tertentu terhadap warna namun hal ini sangat dipengaruhi oleh budaya seperti warna hitam yang dipakai dieropa untuk acara kematian sedangkan pada budaya china justru warna putihlah yang dipilih. Warna dapat menyampaikan pesan sublimasi tentang persepsi dan indra sensori manusia yang akhirnya dapat mengubah cara kita berpikir tentang sebuah subjek. Sejak manusia purba hingga manusia modern, kita bergantung pada kemampuan kita mengindentifikasi warna demi kelangsungan hidup mulai dari membedakan makanan yang beracun hingga pada rambu lalu lintas. Begitu pentingnya arti warna dalam kehidupan sehingga pada dunia desain penting sekali untuk memahami arti dari warna beserta efek emosional dan psikologis yang ditimbulkannya. Berikut ini adalah kilasan dari arti warna-warna secara umum untuk desain logo yang baik. Merah atau Red Warna ini sering digunakan dalam desain logo untuk mendapatkan perhatian pelanggan dan terbukti dapat meningkatkan gairah, rasa lapar hingga meningkatkan tekanan darah dan kadar adrenalin dalam darah. Arti dari warna merak ini adalah: Aksi, Petualangan, agresif, Darah, Bahaya, Energi, semangat, Cinta, Hasrat, Kekuatan dan Tenaga. Merah Muda Merah muda mewakili bagian feminin dari kehidupan manusia yang menggambarkan kelembutan dan cinta. Terkadang warna ini selain dianggap romantis juga terasosiasi dengan sifat kekanak-kanakan. Merah muda adalah varian lembut dari warna merah dan sering dimanfaatkan untuk menambahkan kesan feminin dalam sebuah logo. Selain itu warna merah muda atau pink ini dapat pula melambangkan perasaan yang halus, kewanitaan dan kemurnian serta karena gencarnya kampanye kesadaran terhadap penyakit kini warna ini sudah mulai terasosiasi dengan kanker payudara. Oranye atau Merah Jambon atau Orange Warna oranye atau merah jambon ini paling luas digunakan karena banyak sekali aspek yang terwakili oleh warna ini mulai dari kreatifitas, semangat, senang, periang, semangat tinggi dan antusiasme. Warna ini banyak sekali ditemukan dalam desain logo yang ingin menciptakan kesan bermain (playfulness) dan untuk menstimulasi sensori keriangan hingga selera makan. Kuning atau Yellow

Warna ini adalah warna terkuat setelah merah yang sangat intens sehingga bila dipakai terlalu banyak akan menimbulkan kelelahan karena itu pakailah warna ini dengan sangat hati-hati dan seperlunya saja. Warna kuning ini melambangkan perhatian, keceriaan, bahagian, ingin tahu, senang, positif dan hangat. Sebagai warna yang cerah dan memiliki daya tarik yang paling tinggi dibandingkan dengan warna lain maka warna ini sering dipakai untuk rambu lalu lintas yang melambangkan hati-hati. Hijau atau Green Warna hijau mewakili kehidupan, kesegaran, lingkungan hidup dan pembaharuan. Warna hijau membangkitkan emosi yang menenangkan tetapi juga dapat berarti kurang pengalaman seperti dalam kiasan masih hijau. Akhir-akhir ini warna hijau kembali dalam panggung trend para desainer dengan slogan eco friendly dan kembali kealam. Warna hijau ini banyak dipakai dalam desain brosur, leaflet, x-banner, roll up banner, poster hingga spanduk bagi perusahaan yang ingin mencitrakan perusahaan mereka sebagai ramah lingkungan seperti green peace. Banyak unit bisnis yang sekarang mulai memakai warna hijau ini untuk menarik perhatian pelanggan dalam meningkatkan penjualan mereka karena meningkatnya kesadaran konsumen akan pentingnya kelestariaan alam, hidup harmonis dengan alam hingga berbagai gerakan penghijauan seperti menanam seribu pohon trambesi bahkan di indonesia kesadaran akan lingkungan ini telah jauh meningkat dengan terjunnya konglemerasi dalam kegiatan yang berbau pelestarian lingkungan. Biru atau Blue Biru termasuk salah satu warna yang paling populer dalam desain logo bahkan hampir 83% orang mencantumkan warna ini sebagai salah satu warna favorit mereka. Langit dan lautan yang berwarna biru melambangkan sesuatu yang luas dan tanpa batas. Biru juga menggambarkan rasa tenang, berwibawa, percaya diri, kesetiaan dan kesuksesan. Warna ini bahkan dipakai pada hampir semua logo perusahaan Top 500 Fortune diamerika serikat dan bukan hanya para pebisnis yang menyukai warna ini, para tokoh super hero seperti superman, spiderman atau wonder women selalu memakai kostum dengan aksen biru tersebut. Ungu atau violet Pada zaman dahulu warna ini terasosiasi dengan kerajaan dan mewah karena proses pembuatan warna ungu ini sangatlah sulit. Pada saat ini warna ini melambangkan kemewahan, misteri, fantasi, kecerdasan, spiritual dan bangsawan. Coklat atau Brown Warna ini melambangkan kesederhanaan, membumi, rendah hati, terpercaya dan serius. Salah satu logo terkenal yang memakai warna coklat adalah UPS sebuah perusahaan pengiriman barang ekspedisi karena warna ini juga melambangkan daya tahan. Hitam atau black

Hitam banyak dipakai dalam logo yang melambangkan teknologi, kecanggihan, klasik, konservatif. Warna hitam termasuk salah satu dari warna netral yang hampir dapat dipastikan cocok dengan warna lain apapun. Dari penjabaran diatas warna-warna yang bisa ditemukan pada desain logo dan bagaimana setiap desainer dan para marketer sudah harus memikirkan warna sejak pertama kali bekerja dengan mempertimbangkan segala makna dari warna yang akan dipilih atau tidak akan dipilih. Satu hal yang patut diingat adalah psikologi warna dan efek emosinalnya terkait erat dengan budaya dan proses penciptaan dan pencitraanya berubah

FILOSOFI WARNA DAN PRINSIP DESIGN GRAFIS


by Myanafree, May 24, 2011, 11:38:23 AM Journals / Personal FILOSOFI WARNA DAN PRINSIP DESIGN GRAFIS Kadang dalam men-desain sesuatu kita hanya sembarangan dalam memakai warna, tanpa tahu apa arti dari warna yang kita pake... en parahnya lagi kalo kita buat sebuah logo instansi atau perusahaan tapi nggak tahu warna apa yang harus dipake... bisa-bisa nggak cocok sama FILOSOFI sebuah instansi atau perusahaan tersebut.. karna emang pada dasarnya setiap warna itu memiliki filosofi tertentu ( walaupun tidak semua ya... ) so berikut arti dari masing-masing warna ( Primer).. MERAH Power, energi, kehangatan, cinta, nafsu, agresi, bahaya. Warna Merah kadang berubah arti jika dikombinasikan dengan warna lain. Merah dikombinakan dengan Hijau, maka akan menjadi simbol Natal. Merah jika dikombinasikan denga Putih, akan mempunyai arti 'bahagia' di budaya Oriental.

BIRU Kepercayaan, Konservatif, Keamanan, Tehnologi, Kebersihan, Keteraturan. Banyak digunakan sebagai warna pada logo Bank di Amerika Serikat untuk memberikan kesan 'kepercayaan'.

HIJAU Alami, Sehat, Keberuntungan, Pembaharuan. Warna Hijau tidak terlalu 'sukses' untuk ukuran Global. Di Cina dan Perancis, kemasan dengan warna Hijau tidak begitu mendapat sambutan. Tetapi di Timur Tengah, warna Hijau sangat disukai.

KUNING Optimis, Harapan, Filosofi, Ketidak jujuran, Pengecut (untuk budaya Barat), pengkhianatan. Kuning adalah warna keramat dalam agama Hindu. UNGU Spiritual, Misteri, Kebangsawanan, Transformasi, Kekasaran, Keangkuhan. Warna Ungu sangat jarang ditemui di alam.

COKLAT Energy, Keseimbangan, Kehangatan. Menekankan sebuah produk yang tidak mahal. Tanah/Bumi, Reliability, Comfort, Daya Tahan. Kemasan makanan di Amerika sering memakai warna Coklat dan sangat sukses, tetapi di Kolumbia, warna Coklat untuk kemasan kurang begitu membawa hasil.

ABU-ABU Intelek, Masa Depan (kayak warna Milenium), Kesederhanaan, Kesedihan. Warna Abu abu adalah warna yang paling gampang/mudah dilihat oleh mata.

HITAM Power, Seksualitas, Kecanggihan, Kematian, Misteri, Ketakutan, Kesedihan, Keanggunan. Melambangkan kematian dan kesedihan di budaya Barat. Sebagai warna Kemasan, Hitam melambangakan Keanggunan (Elegance), Kemakmuran (Wealth) dan Kecanggihan (Sopiscated).

Prinsip Design grafis Prinsip-prinsip desain membantu menentukan bagaimana menggunakan elemen desain. Ada empat prinsip desain: keseimbangan, penekanan, irama, dan kesatuan. Prinsip-prinsip desain membantu anda untuk menggabungkan berbagai elemen desain ke dalam tata letak yang baik.

Keseimbangan Setiap elemen pada susunan visual berat yang telah ditentukan oleh ukurannya, kegelapan atau keringanan, dan ketebalan dari baris. Ada dua pendekatan dasar untuk menyeimbangkan. Yang pertama adalah keseimbangan simetris yang merupakan susunan dari elemen agar merata ke kiri dan ke kanan dari pusat. Yang kedua adalah keseimbangan asimetris yang merupakan pengaturan yang berbeda dengan berat benda yang sama di setiap sisi halaman. Warna, nilai, ukuran, bentuk, dan tekstur dapat digunakan sebagai unsur balancing. Simetris bisa menjadi kekuatan dan stabilitas publikasi, presentasi, dan situs web. Asimetris dapat menyiratkan kontras, berbagai gerakan, mengejutkan dll. Hal ini cocok untuk modern dan publikasi hiburan, presentasi, dan situs web.

Untuk menciptakan keseimbangan: 1. Ulangi bentuk tertentu secara berkala, baik secara vertikal maupun horizontal. 2. Pusat elemen pada halaman. 3. Menempatkan beberapa visuals kecil di satu daerah untuk menyeimbangkan satu blok besar gambar atau teks. 4. Gunakan satu atau dua bentuk aneh dan membuat bentuk biasa. 5. Keringanan teks potong-berat dengan terang, berwarna-warni visual. 6. Meninggalkan banyak spasi besar sekitar blok teks atau foto gelap. 7. Offset besar, gelap foto atau ilustrasi dengan beberapa lembar teks kecil, masing-masing dikelilingi oleh banyak spasi. Irama Rhythm / Irama adalah pola berulang yang dibuat oleh unsur-unsur yang berbeda-beda. Pengulangan (mengulangi unsur serupa dalam cara yang konsisten) dan variasi (perubahan dalam bentuk, ukuran, posisi atau elemen) adalah kunci untuk visual ritme. Menempatkan elemen dalam sebuah layout secara berkala membuat halus, dan bahkan ritme yang tenang, santai moods. Sudden perubahan pada ukuran dan jarak antara unsur membuat cepat, ritme hidup dan suasana hati yang menyenangkan.

Untuk membuat rhythm: 1. Ulangi sejumlah elemen berbentuk mirip, bahkan dengan spasi putih di antara masing-masing, untuk menciptakan sebuah ritme biasa. 2. Ulangi rangkaian semakin besar elemen yang lebih besar dengan spasi putih di antara setiap ritme yang progresif. 3. Alternatif gelap, huruf tebal dan ringan, tipis jenis. 4. Alternatif gelap halaman (dengan banyak jenis grafik atau gelap) dengan cahaya halaman (dengan jenis lebih sedikit dan berwarna muda grafis). 5. Mengulang bentuk yang sama di berbagai bidang sebuah layout. 6. Ulangi elemen yang sama pada posisi yang sama pada setiap halaman yang dicetak penerbitan seperti newsletter.

Penekanan Penekanan yang berdiri atau mendapat perhatian pertama. Tata letak setiap kebutuhan yang penting untuk menarik para pembaca mata ke bagian penting dari tata letak. Terlalu banyak fokus poin kekalahan tujuan. Umumnya, yang penting dibuat ketika salah satu unsur yang berbeda dari yang lainnya.

Untuk membuat penekanan: 1. Gunakan rangkaian merata spaced, persegi di samping foto yang digariskan foto dengan bentuk yang tidak biasa. 2. Letakkan bagian yang penting dari teks pada sudut melengkung atau sekaligus menjaga semua jenis yang lainnya di kolom lurus. 3. Gunakan huruf tebal, hitam untuk judul dan jenis subheads ringan teks dan banyak lainnya untuk semua teks. 4. Tempat yang besar di sebelah gambar kecil sedikit teks. 5. Reverse (gunakan jenis putih) yang utama dari sebuah kotak hitam atau berwarna. 6. Gunakan warna yang tidak biasa atau jenis font yang paling penting untuk informasi. 7. Letakkan daftar yang ingin Anda sorot di sidebar dalam kotak berbayang.

Kesatuan Kesatuan membantu semua elemen seperti milik mereka bersama. Pembaca harus visual cues untuk memberitahu mereka tahu potong merupakan salah satu unit-teks, headline, foto, gambar, dan keterangan semua pergi bersama-sama. Menyatukan elemen elemen oleh kelompok yang saling berdekatan sehingga mereka terlihat seperti milik mereka bersama. Ulangi warna, bentuk, dan tekstur. Gunakan kotak (dengan struktur yang halaman) untuk membuat kerangka untuk margin, kolom, jarak, dan proporsi. Untuk membuat persatuan: 1. Gunakan hanya satu atau dua typestyles dan berbeda ukuran atau berat untuk kontras seluruh publikasi, presentasi, atau situs web. 2. Konsisten dengan jenis font, ukuran, dan gaya untuk judul, subheads, keterangan, headers, footers, dll di seluruh publikasi, presentasi, atau situs web. 3. Menggunakan palet warna yang sama di seluruh. 4. Mengulang warna, bentuk, atau tekstur yang berbeda di seluruh wilayah. 5. Pilih visuals yang berbagi serupa warna, tema, atau bentuk. 6. Memperderetkan foto dan teks yang sama dengan grid baris.