Anda di halaman 1dari 188

Analisis Pengendalian Proses Produksi Untuk Meminimasi Cacat Kertas Pada Unit Produksi Paper Machine II di PT Fajar Surya

Wisesa T k
Laporan Tugas Akhir Diajukan Sebagai Syarat Kelulusan Pada Program Strata 1 Oleh : !ama " #ko Triyanto Wi o$o !im " %&'(&&(&&)

*U+USA! T#K!IK I!,UST+I FAKU-TAS T#K!IK ,A! I-MU K.MPUT#+ U!I/#+SITAS K.MPUT#+ I!,.!#SIA 0A!,U!1 )&&2
Analisis Pengendalian Proses Produksi Untuk Meminimasi Cacat Kertas Pada Unit Produksi Paper Machine II di PT Fajar Surya Wisesa T k Oleh : !AMA " #K. T+I3A!T. WI0.W. !IM " %&'(&&(&&)

Tugas akhir ini diperiksa dan disetujui pada sidang sarjana *urusan Teknik Industri Fakultas Teknik dan Ilmu Komputer Uni4ersitas Komputer Indonesia andung! "uli #$$% Pembimbing & Pembimbing &&

,iana Andriani5 ST(5MM 2%)66&&'&&7

Agus +iyanto5 ST 2%)66&&'&&6

'engetahui

!as8iendry5 ST(5MM 2%)66&&'&&%

A0ST+AKSI
Suatu proses produksi dalam pelaksanaanya tidak akan lepas dari permasalahan tentang barang(barang )a)at! hal ini merupakan suatu permasalahan yang menjadi *aktor utama dalam proses produksi! jika proses masih banyak terdapat masalah dalam hal ke)a)atan produk yang dihasilkan maka proses tersebut belum terkedali dengan baik!+ eranjak dari permasalahan diatas penulis melakukan penelitian di PT ,ajar Surya -isesa Tbk+ yang meemproduksi kertas kemasan! disini penulis meneliti pada bagian paper ma)hine && yang memproduksi jenis Kertas KL + Proses pengendalian dalam proses produksi untuk saat ini adalah dengan inspection control yaitu pemeriksaan yang hanya memisahkan produk baik dan )a)at tanpa ada perbaikan pada prosesnya+ Dalam hal ini penulis mengajukan perbaikan untuk mengurangi ke)a)atan dengan metoda statistical process control yaitu metoda dengan proses pengendalian yang dapat mempengaruhi keputusan yang berhubungan dengan pembuatan produk yaitu *ungsi produksi dan ins*eksi+ Dan dari hasil analisis melalui pengolahan dengan metoda statistical process control dapat diketahui bah.a proses pengendalian yang dipakai saat ini kurang e*ekti* yaitu dengan terjadinya banyak )a)at pada pembuatan kertas KL +

KATA P#!1A!TA+
Puji dan syukur saya panjatkan kepada Allah S-T karena atas rahmat dan hidayah(/ya! saya dapat menyelesaikan laporan tugas akhir dengan tepat .aktu+ Laporan ini dibuat sesuai dengan kurikulum yang berlaku ,akultas Teknik! "urusan Teknik &ndustri sebagai persyaratan program Strata(1+ Dengan kerendahan hati! saya mengu)apkan banyak terima kasih atas bimbingan dan bantuan : 1+ #+ 0+ %+ 3+ 5+ 6+ pk+ Alam Santosa! ST sebagai koordinator penyusunan tugas akhir+ &bu Diana Andriani!ST sebagai dosen pembimbing &+ pk+ Agus 1iyanto! ST sebagai dosen pembimbing &&+ pk+ /as*iendry! '' ketua "urusan Teknik &ndustri! dan semua dosen di "urusan Teknik &ndustri 2/&KO'+ pk+ 4dy Supriyatna selaku Kepala agian Personalia+ pk 4ka sebagai pembimbing kerja praktek di perusahaan+ Kang Sutrisno dan Kang 4ndang /ono yang telah membantu penulis dalam menyelesaikan laporan tugas akhir ini+

7+

Adinda L&#h yang selalu memberikan suport dan moti8asi kepada penulis dalam menyelesaikan laporan kerja praktek+

9+

Ayahanda dan &bunda yang selalu memberikan dukungan materi dan do:a kepada penulis+

1$+ Seluruh Sta* dan karya.an yang ada di PT+ ,ajar Surya .isesa Tbk+ ;ibitung yang telah banyak membantu dalam pelaksanaan penelitian+ 11+ 'y best *riend di "urusan Teknik industri angkatan #$$$ khususnya kelas $$T&(1+ <Ana! Ae*! 1ustayim! &8an! &ndra! Lina! Suhendra+ 1#+ Seluruh pihak yang telah membantu dalam pelaksanaan kerja praktek dan penulisan ini+ Akhir kata penulis berharap semoga laporan tugas akhir ini dapat berman*aat! khususnya bagi penyusun sendiri dan pemba)a pada umumnya + Sulaeman! Doni! =inanjar! and

andung! "uli #$$%

Penyusun

DAFTAR ISI

-#M0A+ P#!1#SA9A!::::::::::( i KATA P#!1A!TA+:::::::::::: iii ,AFTA+ ISI:::::::::::::::(( 4 ,AFTA+ 1AM0A+:::::::::::: 4iii ,AFTA+ TA0#-::::::::::::(:( i; 0A0 I 1+1 1+# 1+0 1+% 0A0 II P#!,A9U-UA! Latar elakang 'asalah >>>> A &(1 Perumusan 'asalah >>>>+++> A &(0 'aksud dan Tujuan Penelitian > A &(% Pembatasan 'asalah >>>>>++ A &(3

TI!*AUA! PUSTAKA #+1 Pengendalian Proses Statisti)al+>+ A && ( 1 #+# Konsep Pengendalian Kualitas +++ + A && ( # #+#+1 De*inisi dan pengertian pengendalian >>>>>>>>>++++>+++>++++ A &&(% #+#+# De*inisi dan pengertian kualitas >>>>>++>>>>>>>>+ A &&(5 #+#+0 #+#+0+1 Pengertian pengendalian kualitas >>>++>>>>>>>>>++ A &&(6 Pengendalian proses se)ara statisti) >>>>+>>>>+++>>>> A &&(9

#+#+0+# Pengedalian proses dan kapabilitas proses >>+++>>>>+>>>++>> A &&(11 #+#+% ,aktor yang mempengaruhi kualitas atau mutu ++>>>>>>>>+++ A &&( 1% #+0 Tujuan pengedalian kualitas >+>+ A &&(7 #+% 1uang lingkup pengendalian kualitas >>>>>>>>>>>>>+++++ A &&(17 #+3 Proses peren)anaan dan pengendalian kualitas >>>>>>>>>>>>> A && 19 #+5 1uang lingkup pengedalian kualitas statisti) >>>>>>>>>>>>>+ A && #$ #+6 Tanggungja.ab produk >>>++ A && %1 #+6+1 iaya konsumen karena produk )a)at >>>>>>>>>>> >++ A && %1 #+6+# Tanggungja.ab tuntutan hukum karena produk )a)at >>>>>>>+ A && %% #+6+0 Tanggung ja.ab produk di Amerika Serikat >>>>>>>>>>>>> A && %3 #+6+% Pertanggung ja.aban produk di 4ropa >>>>>>>>>>>>+ A && 3$ #+6+3 Pertanggung ja.aban produk di "epang >>>>>>>>>>>>++ A && 31

#+7 Pertimbangan hukum dalam pertanggung ja.aban produk >>>>>> A && 3# #+7+1 Kelalaian >> >>>>> #+7+# "aminan >>> >>>>> A && 30 A && 35

#+7+0 Tuntutan khusus dalam hukum ganti rugi >>>>>>>>>>>>++ A && 36 #+7+% Situasi di "epang >>>>>+++ A && 37 #+9 Kebijakan tanggungja.ab dan kemanan produk >>>>>>>>>>+ A && 39 #+9+1 Peran manajemen perlu dalam tanggung ja.ab produk >>>>>>> A && 5$ #+9+# Kebijakan dan tuntutan produk karena )a)at dan organisasi >>>>>> ++ A && 50 #+9+0 ?ubungan dengan pelanggan> A && 53 #+9+% Tanggung ja.ab produk dan pemastian mutu >>>>>>>>>>++ A && 6$ 0A0 III M#T.,.-.1I P#M#CA9A! MASA-A9 0+1 ,lo. ;hart Peme)ahan 'asalah +++ A &&&(1 0+# Objek dan subjek penelitan +++>+> A &&&(# 0+0 'etodoligi penelitian +++>>>>+ A &&&(0 0+% Langkan(langkah peme)ahan masalah >>>>>>>>>>> >>> A &&&(% 0A0 I/ P#!1UMPU-A! ,A! P#!1.-A9A! ,ATA

%+1

Pengumpulan Data >>>+++

A &@(1

%+1+1 Proses produksi dari bahan baku sampai jadi >>>>>>>>>>+ A &@(1 %+1+# Data spek kertas KL >++>+++ A &@(## %+1+0 Sistem pengendalian kualitas saat ini >+ >>>+>>>>>>>> A &@(## %+1+% Data jumlah )a)at KL dari masing(masing jendi )a)at >>>>>>+++> A &@(#% %+# %+#+1 %+#+# %+#+0 %+#+% 3+1 3+# 3+0 3+% Pengolahan Data >>>>+> A &@( #3 Pareto diagram >>>+>> A &@(#5 'en)ari penyebab terjadinya )a)at kertas >>>>>>>>>>> A &@( 01 Perbandingan sistem saat ini dengan statisti)al )ontrol >>>> A &@( 05 Tanggung ja.ab produk > A &@( 06 0A0 / P#M0A9ASA! ,A! A!A-ISA Analsisi penyebab terjadinnya )a)at kertas >>>>>>>>>>> >+>++ A @( 1 2sulan penanggulangan >>+ >++ A @( 3 Analisa sistem pengendalian saat ini dengan metode statisti)al pro)ess )ontrol++ A @( 7 Analisa tanggungja.ab produk >++ >>>>>+>>>++>>>+ A @( 9

0A0 /I K#SIMPU-A! ,A! SA+A! 5+1 Kesimpulan >>>>>>>>>>+++ A @&(1 5+# Saran>>>>>>>>>>>>+++> A @&(0 ,AFTA+ PUSTAKA -AMPI+A!

,AFTA+ 1AM0A+
1+ #+ 0+ %+ 3+ 5+ 6+ 7+ 9+ =ambar #+1 Siklus kualitas >>>>>++ A &&(19 =ambar #+# entuk ?istogram>>>>+ A &&(## =ambar #+0 Diagram Pareto>>>>>+ A &&(#3 =ambar #+% Diagram sebab akibat>>> A &&(#9 =ambar #+3 Peta kendali>>>>>>+++ A &&(01 =ambar 0+1 ,lo. ;hart Peme)ahan 'asalah
>>>>>>>+>>>>>>>>>>> A &&& ( 1

=ambar %+1 Proses pembuatan pulp 2KP >>>>>>>>>>>>>>>>>+ A &@( 0 =ambar %+# Proses pembuatan pulp /DLK; >>>>>>>>>>>>>>>+++>+ A &@(9

1$+ =ambar %+0 Proses pembuatan pulp .ise paper >>>>>>>>>>>>>>>+++>+ A &@(1% 11+ =ambar %+% Proses paper ma)hine >++>+ A &@(19 1#+ =ambar %+3 Peta proses operasi>>+++>+ A &@(#1 10+ =ambar %+5 Diagram batang berdasarkan jenis )a)at >>>>>>>>>>>>>>>+++>+ A &@(#7 1%+ =ambar %+6 Diagram pareto )a)at yang terjdadi pada kertas KL >>>>>>>>+++>+ A &@(0$ 13+ =ambar %+7 Diagaram sebab akibat+>> A &@( 01 15+ =ambar %+9 Perbandingan sistem pengendalian >>>>>>>+++>>>>>>>>> A &@( 05

,AFTA+ TA0#1+ #+ 0+ %+ 3+ Tabel #+1 ;ontoh lembar periksa >>>> A &&(#1 Tabel #+# Data jumlah )a)at >>>>>>+ A &&(#% Tabel %+1 Keterangan dan *ungsi masing(masing mesin untuk proses 2KP>>>>>>>+> A &@(% Tabel %+# Keterangan dari masing(masing mesin untuk proses /DLK;>>>>>>+++>++++ A &@(1$ Tabel %+0 Keterangan dan *ungsi masing(masing mesin untuk proses -P>>>>+++>>>+++ A &@(
13

5+ 6+ 7+ 9+

Tabel %+% Keterangan dan *ungsi masing(masing mesin untuk paper ma)hine>>>>>>+++ A &@(#$ Tabel %+3 Data jumlah )a)at kertas KL +> A &@(
#%

Tabel %+5 "umlah )a)at kertas KL +++>>+++ A &@(#6 Tabel %+6 "umlah )a)at dari masing(masing jenis )a)at kertas>>>>>>>>>>>+++>>>+++ A &@(
#7

1$+ 11+ 1#+

Tabel %+7 Komposisi )a)at berdasarkan jenis )a)at terbesar >>>>>>>>>>++>>>+++ A &@(#9 Tabel %+9 Data untuk pembuatan diagram pareto >>>>>>>>>>>>>>>>>+++ A &@(#9
Tabel %+1$ ?asil tanya ja.ab >>>>>>>+ A &@( 0%

0A0 % P#!,A9U-UA!
%(% -atar 0elakang Masalah
Pada masa sekarang ini setiap perusahaan yang bergerak dibidang sejenis dihadapkan pada tingkat persaingan yang semakin ketat dengan perubahan(perubahan yang semakin )epat+ Sejalan dengan perkembangan dan kemajuan teknologi yang terus berkembang juga tingkat persaingan yang makin luas maka kondisi ini mengharuskan suatu perusahaan harus mengolah seluruh sumber daya yang dimiliki se)ara optimal! dan melakukan perbaikan(perbaikan se)ara intensi* terhadap sitem kerja yang ada se)ara e*ekti* dan e*isien+ Perbaikan(perbaikan ini sangat berman*aat bagi perusahaan sebab dari perbaikan ini akan didapat sistem kerja yang lebih baik+ Dan untuk mendapatkan suatu sistem kerja yang baik suatu perusahaan dituntut untuk senantiasa meningkatkan produkti8itas dan kualitas pekerjaan yang dihasilkan+ PT+ ,ajar Surya -isesa Tbk+ Aang terletak di daerah ;ibitung ekasi adalah salah satu perusahaan yang memproduksi kertas kemasan di &ndonesia! dimana dalam perkembangannya perusahaan ini maju )ukup pesat+ ?al ini ditunjukan dengan bertambahnya perkembangan yang )ukup

pesat dimana bertambahnya permintaan akan produk kertas yang dihasilkan oleh PT ,ajar Surya -isesa Tbk+ Proses pembuatan kertas ini bera.al dari pembuburan bahan baku kemudian proses pen)etakan kertas di bagian Paper 'a)hine dan selanjutnya proses penggulungan kertas+ Kertas kemasan hasil produksi PT+ ,ajar Surya -isesa Tbk+ Dalam proses pembuatannya mengalami banyak masalah seperti halnya )a)at produksi yang disebabkan oleh mesin! kurang baiknya mutu produk yang dihasilkan dan tidak digunakannya kurang statistical tepatnya quality sistem control produksi dalam yang pengendalian produksinya+ Akibat dari masalah(masalah itu menyebabkan dijalankan oleh perusahaan+ Akibat dari masalah dalam proses produksi ini maka akan timbul kerugian bagi perusahaan yang diakibatkan banyaknya )a)at produksi yang terjadi+ Sistem pengendalian proses produksi yang diterapkan saat ini adalah inpection quality! dimana kegiatan pengendalian kualitas hanya dilakukan dengan memisahkan produk baik dan reje)t sehingga sulit sekali untuk memantau dan meningkatkan per*ormansi proses untuk menghasilkan produk yang memehuhi spesi*ikasi! selain hal itu perusahaan juga harus mengetahui dan memperhatikan tentang tanggung ja.ab produk )a)at yang merujuk pada kenyataan bah.a produsen harus dituntut untuk menyediakan penggantian atas

kerusakan harta benda! kerugian uang! atau )a)at badan yang diakibatkan oleh barang yang rusak dan ke.ajiban ini disebut juga ke.ajiban produsen atau tanggung ja.ab produk perusahaan terhadap produk yang diproduksinya+ Atas dasar hal(hal tersebut penulis mengambil judul dalam tugas akhir ini adalah Analisis Pengendalian Proses Produksi Untuk Meminimasi Cacat Kertas Pada Unit Produksi Paper Machine II di PT( Fajar Surya Wisesa T k(

%() Perumusan Masalah


Dari uraian yang dikemukakan pada latar belakang masalah diatas! maka pada dasarnya setiap perusahaan akan selalu berusaha untuk melakukan perbaikan(perbaikan terhadap sistem kerja yang ada+ Perbaikan ini di *okuskan pada pengendalian proses pembuatan kertas khususnya kertas kemasan KL + Adapun perumusan masalah yang ditetapkan penulis adalah : 1+ 'elakukan produksi control+ #+ 'enentukan )a)at kertas yang paling dominan+ perbaikan dengan proses pengendalian process

metode

statistical

0+ %+

'enganalisis *aktor(*aktor penyebab terjadinya )a)at kertas KL + 'embandingkan antara metode pengendalian proses produksi yang dipakai saat ini oleh perusahaan dengan metode statistical process control.

3+

'enganalisis akibat dari produksi produk )a)at terhadap *aktor internal dan eksternal perusahaan+

%(' Maksud dan Tujuan Penelitian


Dari 1+ gambaran permasalahan diatas maka penelitian ditujukan untuk : 'engetahui penyebab terjadinya kerusakan atau )a)at yang menimbulkan ketidakterkendaliannya proses produksi+ #+ Pengendalian proses produksi kertas melalui penerapan statical process control yang diharapkan dapat menganalisis kondisi proses yang sedang berjalan se)ara dini yang diharapkan dapat mengurangi persentase )a)at akibat proses produksi yang tidak maksimal serta untuk mengetahui perubahan peningkatan mutu yang dilakukan sehingga dapat memberikan hasil yang sesuai dengan harapan+

0+ %+

'enentukan penyebab dominan terjadinya )a)at suatu produk+ 'embandingkan sistem produksi yang dipakai saat ini dengan metode statical process )ontrol untuk mendapatkan hasil yang lebih baik+

3+

Analisis akibat dari *aktor internal dan eksternal perusahaan terhadap produksi produk )a)at+

%(2 Pem atasan Masalah


Agar pembahasan yang dilakukan lebih terarah dan lebih sederhana maka dalam melakukan penelitian adanya pembatasan masalah+ Adapun batasan masalah tersebut adalah : 1+ Penelitian dilakukan di PT+ ,ajar Surya -isesa yaitu mengambil data hasil produksi serta jumlah )a)at yang terjadi+ #+ Penelitian di lakukan di Paper 'a)hine && yaitu pada proses produksi kertas kemasan KL + 0+ 2rutan prioritas perbaikan bertahap berdasarkan pada jenis )a)at yang dihasilkan+ %+ ?anya melakukan koreksi pada sistem pengendalian proses di PT+ ,ajar Surya -isesa Tbk+

3+ 'asalah yang terjadi adalah hanya melihat jenis )a)at dan jumlah produk yang )a)at pada proses pembuatan kertas+ 5+ Data yang di gunakan adalah data selama periode penelitian yaitu pada bulan April #$$%+

BAB II -A!,ASA! T#.+I


Dalam bab ini akan dibahas mengenai konsep( konsep yang ada hubungannya dengan pengertian pengendalian kualitas serta metoda yang dipergunakan dalam pelaksanaan sistem pengendalian kualitas+

)(% Pengendalian Proses Statistikal


Pengendalian proses statisti)al merupakan suatu alat yang dapat mempengaruhi keputusan yang berhubungan dengan pembuatan produk yaitu *ungsi spesi*ikasi! produksi dan ins*eksi+ Pengendalian proses statisti)al adalah suatu terminologi yang mulai digunakan sejak tahun 196$(an untuk menjabarkan penggunaan teknik statisti)al dalam memantau dan meningkatkan per*ormansi proses penghasilan produk yang berkualitas+ Pada tahun 193$(an sampai 195$(an digunakan terminology pengendalian kualitas statisti)al yang memiliki pengertian sama dengan pengendalian proses statisti)al+ Standar &ndustri "epang <"&SB mende*inisikan pengendalian mutu adalah suatu sistem tentang metode produksi yang se)ara ekonomis memproduksi barang(barang

atau jasa yang bermutu yang dapat memenuhi kebutuhan konsumen+ anyak keputusan mengenai masalah yang berhubungan dengan mutu diperlukan dalam sistem produksi! teknik pengendalian proses statisti)al dapat memberi suatu sumbangan yang berguna bagi penelitian sema)am ini+ Teknik pengendalian proses statisti)al mendatangkan hasil tertentu yang diinginkan yang tidak dapat di)apai dengan )ara lainnya! hal ini mungkin dapat dikatakan sebagai man*aat langsung dari pengendalian proses statisti)al+

)() Konsep Pengendalian Kualitas


Sejarah Perkembangan 2saha manusia dalam rangka melakukan manajemen kualitas produksi sebagai hasil karyanya bukanlah merupakan suatu hal yang baru+ 2saha manajemen kualitas dapat dikatakan telah dikenal sepanjang sejarah perkembangan umat manusia <,eigen aum 1+ hal 1B+ eberapa benda peninggalan sejarah yang orobudur merupakan hasil karya manusia yang dikagumi oleh menusia modern masa kini! seperti Piramida 'esir! ;andi 'agelang! dan masih banyak yang lainnya membuktikan bah.a barang(barang peninggalan sejarah tersebut tidak di )iptakan tanpa manajemen kualitas yang baik dan seksama+

Kegiatan manajemen kualitas merupakan bagian yang tidak dapat dipisahkan dari perkembangan peradaban manusia! perkembangan manajemen kualitas dapat di bagi kedalam 3 tahap yaitu : 1+ Tahap Operation Cuality ;ontrol <sekitar abad 19B Pada tahap ini tiap pekerja atau beberapa pekerja bertanggung ja.ab atas perbuatan dan pengendalian kualitas produk yang dibebankan kepadanya+ #+ Tahap ,oreman Cuality ;ontrol <a.al abad #$B Pada tahap ini merupakan a.al di kembangkannya &ndustri(industri modern dan berkala besar <produksi masalB dalam beberapa tahap ini beberapa pekerja mempunyai tugas membuat produk yang sama serta dia.asi oleh seorang mandor yang dianggap bertanggung ja.ab terhadap pekerjaan mereka+ 0+ Tahap &nspe)tion Cuality ;ontrol Tahap ini berlatar belakang perang dunia ke &! dimana indusrti manu*a)tur telah berkembang dengan pesat di sertai dengan sistem yang komplek+ Oleh karena itu kegiatan pengendalian kualitas atas produk yang dihasilkan diserahkan pada petugas khusus+ Organisasi pengendalian kualitas di pisahkan dari tugas produksi di kepalai oleh seorang penga.as atau super latenden+

%+

Adanya perang dunia ke dua diperlukan lebih banyak produksi Tingkat penga.asan perlu dikembangkan! organisasi pengendalian kualitas di perluas dan mulai digunakan metode statistika! seperti pemeriksaan sampel dan peta )ontrol+ Saham terbesar penggunaan pengendalian kualitas statistika ialah penggunaan lebih banyak pemeriksaan sampel dari pada 1$$D pemeriksaan+

3+

Tahap Total Cuality ;ontrol+ Sejalan dengan kemajuan(kemajuan pesat yang di )apai dalam bidang ilmu teknologi serta penerapannya dalam industri! maka kegiatan pengendalin kualitas semakin berkembang+ 1uang lingup pengendalian kualitas bukan hanya terbatas pada proses pengolahan tetapi juga men)akup kegiatan(kegiatan sur8ey pasar! peran)angan E design! distribusi dan layanan purna jual+

)()(%

,e8inisi dan Pengertian Pengendalian


Pengendalian di de*inisikan sebagai semua kegiatan

atau usaha untuk menjamin agar hasil pelaksanaan sesuai dengan tujuan yang telah di tetapkan dalam ren)ana+ agi industri tujuan tersebut meliputi 1+ #+ "enis produk yang akan di jual+ "umlah yang akan di buat+

0+ %+ 3+ 5+ 1+

Tingkat kualitas+ iaya produksi+ Kapan produksi tersebut selesai+ erdasarkan .aktu pelaksanaan pengendalian di kenal Tiga ma)am pengendalian yaitu: Pre8enti8e ;ontrol Pre8enti8e )ontrol adalah pengendalian yang dilakukan

sebelum proses produksi dilakukan! pengendalian ini di lakukan bermaksud agar proses produksi berjalan lan)ar sesuai ren)ana produksi dan ongkos yang telah di tetapkan serta men)egah terjadinya )a)at produksi dan pengulangan proses kegiatan ini biasanya meliputi pemeriksaan terhadap hal(hal yang berkaitan dengan: #+ 1en)ana+ Disain+ 'esin Ealat+ ahan baku E penolong+ Tenaga kerja+

'onitoring ;ontrol 'onitoring )ontrol merupakan usaha pengendalian

yang dilakukan pada .aktu proses produksi sedang berlangsung+ Tujuannya adalah untuk mengendalikan agar hasil akhir sesuai ren)ana! jika terjadi penyimpangan( penyimpangan terhadap standar dapat segera di perbaiki+

0+

1e8resi8e ;ontrol 1e8resi8e )ontrol adalah pengendalian yang dilakukan

setelah semua proses selesai di kerjakan <telah menjadi produk jadiB+ Dalam re8resi8e )ontrol tidak mungkin lagi dilakukan pen)egahan terhadap penyimpangan yang terjadi! namun demikian dapat di pakai sebagai pen)egahan dari kegiatan produksi yang akan datang+

)()()(

,e8inisi dan Pengertian Kualitas


Kualitas tidaklah harus yang terbaik se)ara mutlak

tapi se)ara umum dapat diartikan sebagai yang terbaik dalam batas(batas kondisi yang diinginkan pemakai+ Syarat dari kondisi pemakai yang paling menonjol umumnya menyangkut harga produk dan man*aat dari produk tersebut+ /amun jika diuraikan lagi kondisi tersebut menyakut beberapa hal yaitu : Spesi*ikasi dimensi dan karakteristik operasi 2mur produk dan keandalan Persyaratan dan keselamatan E keamanan dari produk Standar yang rele8an iaya rekayasa dan perkembangan produk iaya kualitas produk

Syarat dan kondisi Pemasangan dan pera.atan dilapangan ,aktor kelestarian bahan dan peman*aatan energi Penimbangan e*ek samping dan lingkungan

Se)ara umum kualitas dapat diartikan sebagai suatu kumpulan dari jumlah karakteristik yang menunjukan tingkat kebaikan suatu produk sehingga mampu memenuhi keinginan konsumen ini berarti bah.a produk tersebut )o)ok dan sesuai dengan apa yang diinginkan konsumen+ Ke)o)okan penggunaan dikaitkan dengan nilai yang diterima dan kepuasan pelanggan+

)()('(

Pengertian Pengendalian Kualitas


'enurut ,eigen oun <#! hal 3%B pengendalian

kualitas dide*inisikan sebagai suatu sistem yang terdiri dari pemeriksaan dan pengujian! analisis dan tindakan(tindakan yang harus diambil dengan ongkos yang seminimal mungkin sesuai dengan keinginan konsumen+ Pengendalian kualitas dapat juga di artikan sebagai suatu sistem yang e*ekti* untuk mengkoordinasikan usaha( usah penjagaan kualitas dan perbaikan kualitas+ Dari kelompok(kelompok dalam organisasi yang ekonomis dan dapat memenuhi kepuasan konsumen +

erdasarkan

Standar

&ndustri

"epang

<"&SB

pengendalian kualitas dide*inisikan sebagai suatu sistem tentang metode produksi yang se)ara ekonomis memproduksi produk atau jasa yang bermutu dan dapat memenuhi kebutuhan konsumen+ 2rutan 1+ #+ 0+ %+ pengendalian kualitas pada umumnya mengikuti % tahap yaitu sebagai berikut F Penetapan standar dan ongkos Kon*irmasi hasil produksi 'engadakan koreksi 2saha perbaikan standar "ika produksi banyak yang )a)at! berarti penggunaan sumber daya kurang e*isien+ Artinya perbandingan output terhadap in*ut menjadi lebih ke)il+ ?al ini berarti menurunkan produkti8itas manajemen kualitas mengusahakan agar produksi bertambah dengan mempergunakan sumber daya yang sama atau lebih rendah+ Dengan adanya pengendalian kualitas diharapkan penyimpangan(penyimpangan yang mun)ul dapat dikurangi dan proses dapat diarahkan pada tujuan yang mungkin dapat dikurangi dan proses dapat diarahkan bila tujuan yang ingin di)apai+ Pengendalian kualitas dapat dikatakan e*ekti* apabila dapat menekan sampai batas minimum penyimpangan terhadap ren)ana+

)()('(% Pengendalian Proses Secara Statistik Sistem pengendalian proses dapat digambarkan sebagai sistem umpan balik+ Sistem pengendalian proses se)ara statistk merupakan salah satu tipe sistem umpan balik+ Adapun % unsur penting yang terdapat dalam sistem tersebut adalah sebagai berikut : 1+ Proses 'elalui proses kita dapat mengkombinasikan

supliyer! produsen! manusia! bahan! metode dan lingkungan yang bekerja sama menghasilkan produk <outputB dan pelanggan yang menggunakan produk tersebut+ Per*orma total dari proses tergantung pada proses tersebut di disain dan di implementasikan serta bagaimana )ara tersebut di oprasikan dan diatur+ Sistem produksi baik terhadap pengendalian tingkat mutu tinggi maupun terhadap perbaikan per*orma total proses+ #+ &n*ormasi Tentang Per*orma &n*ormasi yang paling membantu berasal dari pemahaman proses itu sendiri dan 8ariable internal + Kita perlu menentukan target terhadap karakteristik proses yang hasilnya terdapat pada proses yang paling produkti* + Serta memonitor seberapa dekat atau jauh dari target tersebut jika

in*ormasi tersebut digabung dan dapat di interprestasi kan maka dapat di ketahui apakah proses tersebut berjalan sebagai mana biasanya atau tidak + Tindakan yang sesuai dan tepat .aktu perlu di lakukan untuk memperbaiki proses ! sehingga usaha pengumpulan in*ormasi tidak sia(sia+ 0+ Tindakan terhadap proses 'erupakan tindakan paling ekonomis untuk men)egah karakteristikkarakteristik penting tidak berbeda terlalu jauh dari target + Tindakan dapat di lakukan terhadap : Perubahan pada operasi seperti pada operator + 2nsurunsur dasar proses! seperti peralatan yang perlu diperbaiki! desain proses se)ara keseluruhan dan bagaimana orang berkomunikasi Pengaruh tindakan tersebut harus di monitor dan di analisis lebih lanjut + %+ Tindakan dapat dilakukan terhadap produk Tindakan ini sebenarnya kurang ekonomis jika di batasi untuk mendeteksi dan mengoreksi di luar spesipikasi produk tanpa menunjukan masalah proses yang mendasari+ "ika produk yang umum tidak memenuhi kebutuhan pelanggan! maka perlu dilakukan penyortiran terhadap semua produk dan menghasilkan kembali beberapa rin)ian barang yang sesuai+

)()('() Pengendalian Proses dan Kapa ilitas Proses Tujuan sistem pengendalian proses adalah membuat keputusan(keputusan ekonomi mengenai tindakan yang mempengaruhi tindakan proses pengendalian dilakukan proses dengan bermaksud kegagalan menyeimbangkan akibatakibat pengambilan tindakan ketika tersebut perlu pengambilan Proses tindakan ketika tindakan perlu di lakukan dikatakan memerlukan pengendalian

<diba.ah kendali B+ statistika ketika sumber(sumber 8ariasi berasal dari sebab sebab 8ariasi umum! diantara *ungsi sistem pengendalian proses adalah untuk menyediakan tanda menurut statisti) ketika sebabsebab 8ariasi khusus diajukan dan men)egah pemberian tanda palsu+ Ketika membahas kapabilitas proses maka dua konsep yang agak berla.anan perlu di pertimbangkan : ( Kapabelitas proses di tentukan melalui 8ariasi yang berasal dari sebabsebab umum+ 2mumnya hal tersebut <penyebaran menggambarkan minimum B perporma proses itu total sendiri!

sebagaimana ditunjukan ketika proses dioprasikan dalam keadaan pengendalian statisti)! sementara data

yang di kumpulkan tidak memperhatikan spesi*ikasi lokasi atau penyebaran proses+ ( Pelanggan se)ara khas berhubungan dengan kebutuhankebutuhan terhadap produk dari proses yang berlangsung+ Karena sebuah proses dalam pengendalian statisti) dapat di gambarkan melalui distribusi yang dapat diprediksi! proporsi dalam bagian spesi*ikasi dapat dinilai dari disribusinya sepanjang proses tetap dalam pengendalian statisti) dan tidak mengalami perubahan pada lokasi! penyebaran maupun bentuk proses akan terus menerus menghasilkan distribusi yang sama dalam bagianbagian spesipikasi + Tindakan pertama proses pada target+ "ika penyebaran proses tidak dapat diterima strategi ini membolehkan jumlah minimum diluar bagianbagian spesipikasi yang dihasilkan+ Tindakan pada sistem dilakukan untuk mengurangi 8ariasi dari sebab(sebab umum digunakan untuk memperbaiki kemampuan proses dan untuk memenuhi spesi*ikasi se)ara konsisten+ Proses harus diarahkan pada pengendalian se)ara statistik untuk mendeteksi dan bertindak terhadap sebab( sebab 8ariasi khusus! sehingga per*ormanya dapat diprediksi

dan kapabilitasnya untuk memenuhi harapan pelanggan dapat ditentukan+ Pada suatu proses dapat berlaku % kasus berikut : 1+ #+ 0+ %+ Proses ada dalam pengendalian se)ara statistik dan mampu memenuhi kebutuhan(kebutuhan+ Proses ada dalam pengendalian! tetapi mempunyai sebab(sebab 8ariasi umum yang mempunyai batas+ 'emenuhi kebutuhan! tetapi tidak berada dalam pengendalian Proses tidak berada dalam pengendalian dan tidak memenuhi kebutuhan+ 2ntuk dapat diterima proses harus berada dalam pengendalian se)ara statistik dan 8ariasi in heren <kapabilitasB harus kurang dari toleransi denah+ Situasi ideal adalah mempunyai proses kasus &+ Dimana proses ada dalam pengendalian se)ara statisti) dan mempunyai untuk dapat memenuhi kebutuhan(kebutuhan proses kasus # berada dalam pengendalian+ Tetapi mempunyai sebab 8ariasi umum yang melampau batas dan harus dikurangi+ Proses kasus 0 memenuhi kebutuhan yang dapat diterima tetapi tidak berada dalam pengendalian dan sebab(sebab 8ariasi yang khusus harus diidenti*ikasi dan ditindak lanjuti+ Pada kasus % proses

tidak berada dalam pengendalian dan tidak dapat memenuhi kebutuhan! sehinga sebab(sebab 8ariasi umum dan khusus harus dikurangi+ Kapabilitas digunakan sebagai dasar untuk prediksi bagaimana proses akan dilaksanakan menggunakan data statistik yang dikumpulkan dari proses+ Petunjuk(petunjuk kapabilitas dapat dibagi kedalam # kategori yaitu kapabilitas jangka pendek dan jangka panjang+ Studi kapabilitas jangka pendek didasarkan pada pengukuran(pengukuran yang dikumpulkan dari satu pelaksanaan+ Data yang dianalisis dengan peta kendali untuk peristi.a yang prosesnya berada dalam pengendalian+ Studi kapabilitas jangka pendek terdiri dari pengukuran(pengukuran yang dikumpulkan dari periode .aktu yang lebih lama dan memasukan seluruh sumber 8ariasi yang diharapkan+ anyak sumber 8ariasi belum diamati dalam studi jangka pendek+ Ketika data telah )ukup terkumpul! data ditetapkan dalam peta kendali! dan jika sebab(sebab khusus tidak dikemukakan! kapabilitas jangka panjang dapat dihitung+

)()(2(

Faktor yang mempengaruhi kualitas atau mutu


'utu produk atau jasa banyak dipengaruhi oleh

beberapa *aktor yaitu :

1+

'arket <pasarB "umlah produk baru dan lebih baik semakin banyak dita.arkan pada konsumen+ Keinginan dan kebutuhan konsumen dipasar diidenti*ikasi oleh perusahaan sebagai sebagai suatu dasar produknya dengan untuk mengembangkan produk semakin banyak perusahaan

perusahaan yang ada mengakibatkan bisnis semakin *leksibel dan berubah se)ara )epat sesuai dengan perkembangan pasar! sehingga pada akhirnya persaingan tidak dapat dihindari lagi + #+ 'oney <uangB 'eningkatnya persaingan diberbagai bidang bersama dengan pluktuasi ekonomi dunia telah menurunkan keuntungan + Disisi lain kebutuhan akan otomasi dan mekanisasi telah mendorong pengeluaran biaya yang besar untuk proses produksi+ ?al ini menimbulkan perhatian perusahaan pada biaya kualitas sebagai salah satu *aktor penting yang mempengaruhi mutu sehingga kerugian dapat diturunkan untuk mengurangi laba+ 0+ 'anagement <manajemenB Tanggung ja.ab mengenai kualitas telah didistribusikan pada beberapa kelompok khusus+ Tiap bagian dalam organisasi turut berpartisipasi dalam organisasi turut berpatisipasi dalam rangka memperbaiki! memelihara

dan

meningkatkan

kualitas

produk+

Tiap

bagian

mempunyai tugas masingmasing untuk menunjang peningkatan kualitas produk dan bertanggung ja.ab terhadap kualitas produknya + %+ 'an <manusiaB Pertumbuhan yang tepat dalam pengetahuan teknis! peran)angan ! dan pen)iptaan bagian baru telah menuntut manusia lebih kritis dalam ber*ikir dalam bertindak sesuai dengan pengetahuan dan keahliannya spesialis menjadi lebih penting karena pengetahuan bertambah tidak hanya jumlah tapi juga kualitasnya disini manusia dituntut dapat meren)anakan! mengembangkan kualitas yang terjamin dan dapat bersaing di pasaran+ 3+ 'oti8ation <moti8asiB 'eningkatkan tingkat kesulitan dalam memba.a kualitas produk ke pasaran telah memperbesar makna kontribusi setiap karya.an terhadap kualitas + Dengan dorongan moti8asi yang kuat! setiap mental yang baik dan semangat kerja yang tinggi dapat mempengaruhi kualitas produk yang di hasilkan+ 5+ 'aterial <bahanB Dikarenakan oleh biaya produksi dan persyaratan kualitas! para ahli meren)anakan dan memilih bahan dan mengoprasikan suatu proses produksi dengan syarat

yang sesuai dengan spesi*ikasi yang diharapkan jenis bahan yang digunakan akan sangat mempengaruhi kualitas produk yang dihasilkan 6+ 'a)hine and 'e)haniGation <mesin dan mekanismeB Penggunaan mesin berikut proses mekanisisasinya akan dapat mempengaruhi kualitas yang diharapkan+ jenis mesin beserta pera.atannya juga sangat berpengaruh terhadap kualitas produk+ 'etode yang digunakan dalam proses mekanisasi turut mempengaruhi hasil produksi+ 7+ 'odern &n*ormation 'ethod <metode in*ormasi modernB Perkembangan teknologi in*ormasi yang semakin modern telah menyebabkan se)ara adanya modern! se)ara kemungkinan dan menganalisa! modern+ untuk dan 'etode mengumpulkan! in*ormasi memanipulasi menganalisa! in*ormasi memanipulasi

pemrosesan data dan penerimaan suatu produk yang dibuat!

in*ormasi yang in*ormasi melalui

)anggih ini dapat mempengaruhi perkembangan kualitas komputerisasi yang semakin )epat dan akurat dalam mengelola dan menganalisa data juga mendukung keberhasilan kualitas produk+ 9+ 'ounting Produ)t 1eHuirement <persyaratan proses produksiB

Kemampuan yang pesat dalam proses peran)angan memerlukan syarat(syarat yang harus di penuhi *aktor( *aktor keamanan dan keandalan dalam persyaratan proses produksi sangat berpengaruh terhadap kualitas produk yang di hasilkan

)('

Tujuan Pengendalian Kualitas


Pentingnya pengendalian kualitas dilaksanakan dalam

kegiatan industri dengan tujuan : 1+ #+ 0+ %+ 'enentukan standar di mana standar yang di tentukan meliputi ongkos hasil dan keandalan 'enilai kesesuaian si*at(si*at produk yang dibuat dengan standar yang ditentukan+ 'engambil tindakkan koreksi apabila diperlukan+ 'eren)anakan perbaikan standar yaitu melakukan usaha terus menerus untuk memperbaiki standar unjuk kerja dan keandalan +

)(2

+uang -ingkup Pengendalian Kualitas


Dalam kegiatan industri pengendalian kualitas dapat

dibedakan kedalam 0 kategori yaitu: 1+ Pengendalian bahan baku

Pengendalian terhadap bahan baku yang akan digunakan agar bahan yang akan di proses terjamin kualitasnya+ #+ Pengendalian kualitas pada saat proses produksi 2ntuk mengetahui terjadinya perubahan kualitas bahan baku + 0+ %+ Pengendalian mutu setelah proses produksi untuk menyeleksi kualitas hasil produksi+

)(<

Proses Kualitas(

Perencanaan

,an

Pengendalian

PEMAKAI / KONSUMEN - Menetapkan mutu yang diinginkan pemakai - Merevisi keinginan disesuaikan dengan kemampuan proses

PEMASARAN - Menafsirkan keinginan pemakai / konsumen Interpretasi kenginan pemakai

REKA"ASA - Mem uat konsep desain - Menyiapkan spesifikasi - Mengenda!ikan mutu

PRO%UKSI - Memproduksi - #$

=ambar #+1 Siklus Kualitas

)(7

+uang Statistik (

-ingkup

Pengendalian

Kualitas

1uang lingkup pengendalian kualitas statistik pada dasarnya mempunyai beberapa alat yang digunakan dalam pengendalian kualitas yaitu : 1+ Lembar Periksa < ;heek Sheet B+ 'erupakan memudahkan ada+ eberapa hal yang harus diperhatikan dalam mengisi lembar periksa adalah sebagai berikut: Tujuan pengisian lembar periksa <Pengumpulan dataB harus jelas apa yang hendak diketahui untuk dilakukan penelitian! sehingga dalam pemilihan data akan lebih terarah sesuai dengan tujuan + Lembar pengumpulan data harus sederhana lembar pemeriksaan data+ entuk atau dan lembar isinya

pengumpulan data yang digunakan sebagai alat bantu untuk pengumpulan disesuaikan dengan kebutuhan maupun kondisi masalah yang

bentuknya membuat kolom yang sesuai dengan

kebutuhan sehingga dapat diisi dengan mudah dan tepat+ Lembar pengumpulan data mudah di mengerti! dalam pembuatannya harus benar dan mudah untuk di *ahami baik oleh pengumpul data maupun oleh orang lain+ Lembar pengumpulan data harus memberikan

in*ormasi yang diperlukan! maksudnya apakah data yang di dapat )ukup lengkap sebagai landasan untuk bertindak! sehingga data yang dikumpulkan memberi man*aat seperti: ( ( ( 'emahami situasi yang sebenarnya+ 'enganalisa masalah yang ada+ 'embantu dalam mengambil keputusan+

Ta el )(% Contoh -em ar Periksa = Cheek Shet>


/O 1 # 0 TA/==AL "2'LA? K41TAS "2'LA? D&TOLAK "2'LA? D&T41&'A

#+

?istogram+ Digunakan untuk distribusi data yang dikumpulkan+

*' )' (' &'

=ambar #+# 0+ Diagram Pareto

entuk ?istogram

Digram pareto adalah diagram balok yang di susun se)ara berjenjang mulai dari yang tertinggi hingga yang terendah+ Aang digunakan untuk menentukan urutan prioritas masalah yang dipe)ahkan Langkah(langkah diagram pareto :

1+

'enentukan item klasi*ikasi yang akan anda gunakan dalam gra*ik sebagai )ontoh! gra*ik dapat menda*tar item sesuai ma)am )a)at! kerusakan! grup kerja! produk dan kehan)uran+ <bila )a)at anda tidak diklasi*ikasikan atau di itemisasikan maka anda dapat menyusun diagram pareto! ulangi lembaran pemeriksaan anda+ Sehingga data anda akan di itemisasikan+

#+

Tetapkan periode .aktu untuk digambarkan pada gra*ik anda dengan kata lain dari .aktu apa men)akup ke .aktu apa+ Tidak terdapat batasan periode .aktu sehinga pada umumnya periode .aktu akan berpariasi sesuai dengan situasi+ ?al yang penting untuk diingat adalah men)oba menetapkan periode yang sama untuk semua gra*ik yang berkaitan sehingga anda dapat membandingkan+

0+

"umlah setiap item untuk periode yang anda tetapkan jumlah setiap item akan ditunjukan dengan balok panjang+ ila perlu dapat digunakan 1$$ D sebagai total dan menghitung jumlah persentase setiap item+

%+

=ambar sumbu horiGontal dan 8ertikal pada kertas gra*ik dan membatasi sumbu 8erti)al dengan unit yang tepat <jumlah )a)at dan persentase )a)atB+

3+

Diba.ah sumbu horiGontal! tulis item yang paling penting dan yang lainnya! sehingga item )a)at utama ditunjukan pada gra*ik paling kiri+

5+

=ambar balok! tinggi balok akan menggambarkan nilai pada sumbu 8ertikal+ "agalah lebar balok agar selalu sama dan setiap balok harus selalu nempel dengan balok lainnya+ "ika anda membuat jarak antar balok buatlah jarak yang seragam+

6+

erikan judul pada gra*ik dan tulis dengan singkat sumber data gra*ik tersebut+ Kegunaan diagram pareto Diagram pareto adalah langkah pertama dalam membuat perbaikan 'enunjukan masalah utama! maksudnya yaitu bah.a diagram penyebab pareto utama dapat yang menunjukan produk )a)at+ 'embantu dalam mengambil keputusan 'enyatakan masalah perbandingan masing(

merupakan kun)i dalam penyeleksian

masing persoalan terhadap keseluruhan

2ntuk

menge8aluasi

pada

tahap

selanjutnya+

Tabel #+# Data "umlah ;a)at /O 1 # 0 "4/&S ;A;AT "2LA? ;A;AT D ;A;AT

*' )' (' &'

*' )' (' &'

=ambar #+0 Diagram Pareto %+ Diagram sebab akibat Diagram sebab akibat adalah suatu alat untuk menemukan *aktor(*aktor yang berpengaruh pada masalah

yang akan dipe)ahkan+ Perbaikan kualitas dari produk hasil proses produksi dapat disebabkan oleh: ahan baku 'esin 'etode 'anusia Lingkungan

,aktor(*aktor diatas mempunyai hubungan dengan perbedaan kualitas yang dapat digambarkan dalam sebab akibat! sehingga dapat dengan mudah diketahui penyebab utama dalam perbaikan kualitas yang paling dominan+ Langkah(langkah membuat diagram sebab akibat <,ishbone DiagramB adalah sebagai berikut : 1+ 'ulai dengan pernyataan(pernyataan masalah( masalah utama yang penting dan mendesak untuk diselesaikan+ #+ Tulis pernyataan masalah itu pada Ikepala ikan I yang merupakan akibat <e**e)tB+ Tulis pada sisi sebelah kanan dari kertas <kepala ikanB kemudian gambarkan Itulang belakangJ dari kiri kekanan dan tempatkan pernyataan masalah itu dalam kotak+

0+

Tulis

*aktor(*aktor

penyebab(penyebab

utama

<sebab(sebab yang mempengaruhi masalah kualitas sebagai Itulang besarJ yang ditempatkan dalam kotak+ %+ Tulis penyebab(penyebab sekunder yang mempengaruhi penyebab(penyebab utama <tulang besarB serta penyebab sekunder itu dinyatakan sebagai Itulang berukuran sedangJ+ 3+ Tuliskan penyebab(penyebab tersier yang mempengaruhi penyebab(penyebab sekunder <tulang berukuran sedangB serta penyebab(penyebab tersier itu dinyatakan sebagai Itulang berukuran ke)ilJ+ 5+ Tentukan item(item yang penting dari setiap *aktor dan berilah tanda *aktor(*aktor penting tertentu yang kelihatan 6+ memiliki pengaruh nyata terhadap karakteristik kualitas+ ;atatlah in*ormasi yang perlu didalam diagram sebab akibat itu+ Seperti judul! nama produk! proses! kelompok! tanggal dan lain(lain+ Apabila dikerjaka oleh suatu grup! maka pembuatan diagram sebab akibat melalui sumbang saran <brain stormingB dengan dasar pendekatan sistem+ Dengan )ara pendekatan ini dapat membantu penyusunan diagram sebab akibat+

Ada beberapa syarat yang harus dipenuhi dalam sumbang saran yang harus dipenuhi yaitu : erupa diskusi bebas Tidak mengkritik atau men)ela orang lain Tidak melarang orang untuk berbi)ara atau

berpendapat Prinsip(prinsip tersebut dianut dengan alasan bah.a makin banyak pendapat akan semakin baik+ aru kemudian dilakukan penyaringan <eliminasiB+ Dan diambil pokok(pokok penting dari pendapat tersebut yang merupakan *aktor yang berpengaruh terhadap suatu akibat tertentu+ Kegunaan diagram sebab akibat Digunakan untuk menemukan sebab(sebab

timbulnya persoalan serta apa akibatnya+ Diagram ini digunakan untuk menganalisa timbulnya akibat! yaitu men)ari atau menemukan dan menggambarkan *aktor(*aktor penyebab dari suatu akibat yang diamati Dalam hal ini ada 3 *aktor utama yang perlu diperhatikan yaitu : ahan baku 'esin

'etode 'anusia Lingkungan

Sebab(sebab keragaman dapat terjadi karena :


Manusia Mesin Metode

$a,at Kertas

Materia!

+ingkungan

=ambar #+% Diagram Sebab Akibat

<(

,iagram Pancar =Scater ,iagram>


pan)ar adalah suatu diagram yang

Diagram

memperlihatkan hubungan atau korelasi antara sebab dan akibat+ Diantara suatu penyebab dengan penyebab lain dan hubungan dengan satu penyebab dengan dua penyebab lain+ Pedoman pembuatan diagram pan)ar adalah : 1+ #+ 'engumpulkan sejumlah data yang akan diteliti kedalam lembar pemeriksaan+ 'embuat sumbu tegak dan sumbu datar beserta skalanya+ ila hubungan antara data(data tersebut merupakan sebab(akibat! maka! besaran penyebab diletakan pada

sumbu <KB sumbu mendatar dan besaran akibat diletakan pada sumbu <AB+ 0+ 'asukan penelitian+ 5+ Strati*ikasi Strati*ikasi adalah alat yang digunakan untuk menguraikan atau mengklasi*ikasikan persoalan menjadi kelompok(kelompok yang mempunyai karakteristik yang sama <misalnya : jenis! si*at dan ukuranB+ Data atau ukuran yang diamati biasanya selalu ber8ariasi yang disebabkan oleh berbagai *a)tor+ Apabila data tersebut dapat digolongkan berdasarkan *aktor(*aktor yang diduga merupakan penyebab 8ariasi maka *aktor(*aktor penyebab tersebut! akan mudah didapati karena dipersempit 8ariasinya+ Dengan )ara ini kita akan lebih mudah meningkatkan mutu dengan mengurangi 8ariasi dan meningkatkan keseragaman+ Kegunaan strati*ikasi adalah : 1+ #+ 0+ %+ 'elihat masalah se)ara baik terarah dan mendalam 'empermudah dalam mengambil keputusan 'enghindari salah ta*sir 'embantu membuat diagram Pareto! ?istogram dan lain(lain+ data yang dihasilkan dari

6+

Peta Kendali Pertama kali dikenalkan oleh -+A+ She.her pada

tahun 19#%+ Dengan pandangan untuk menghilangkan 8ariasi tidak normal dengan membedakan 8ariasi terhadap Iassignable ;ousesJ dari I;hange ;ausesJ+ Sebuah peta kendali terdiri dari garis tengah < =T B! batas kendali atas < KAB dan batas kendali ba.ah < K B serta nilai karakteristik digambarkan peta yang menggambarkan proses <keadaan prosesB+

-KA ./ -K-

=ambar #+3 Peta Kendali agan kendali )ontrol <;ontrol ;hartB merupakan garis gra*ik dengan pen)antuman batas maksimum dan minimum yang merupakan batas daerah pengendalian+ agian ini menunjukan perubahan data dari .aktu ke .aktu tetapi tidak menunjukan penyebab penyimpangan! menskipun

adanya penyimpangan itu terlihat pada bagan kendali tersebut+ Salah satu tujuan dari bagan pengendalian adalah untuk membuat atau menghasilkan produk(produk yang sama sesuai standar+ Apabila kondisi pembuatan atau *aktor(*aktor utama dari suatu sistem berubah dari biasanya! maka pada bagan pengendalian menunjukan perubahan tersebut+ Dalam hal ini tindakan yang harus diambil untuk mengembalikan bagan pada kondisi semestinya+ Aaitu dengan men)ari penyebabnya+ Dengan demikian akan meyakinkan akti8itas produksi berada dalam kondisi standar+ ?al yang perlu diperhatikan dalam pembuatan bagan kendali yaitu : 1+ 'engumpulkan data+ Diperlukan lebih dari 1$$ data+ Data dan )ara pengambilannya serupa dengan yang akan dilakukan pada .aktu yang akan datang+ #+ 'embagi # data dalam beberapa sub grup+ Pemilihan sub grup dapat didasarkan pada urutan pengukuran atau lot dan tiap sub grup terdiri atas # hingga 3 buah data+ ( ( Data yang diperoleh dengan kondisi teknik yang sama di kelompokan dalam satu grup Dalam satu grup jangan dimasukan data dari lot atau si*at yang berbeda+ Karena itu! umumnya

data dikelompokan dalam satu grup menurut hari! .aktu! lot dan sebagainya+ "umlah data di dalam masing(masing sub grup dinyatakan sebagai InJ! sedangkan jumlah sub grup dinyatakan dalam IkJ+ agan kendali dapat diklasi*ikasikan kedalam # tipe umum+ Apabila karakteristik kualitas dapat diukur dan dinyatakan dalam bilangan! ini biasanya dinamakan bagan pengendali 8ariabel+ Aang termasuk bagan pengendali 8ariable yaitu : ( ( ( =ra*ik K =ra*ik 1 =ra*ik S

Sedangkan apabila karakteristik kualitas tidak dapat diukur dan dinyatakan dalam bilangan! biasanya dinamakan bagan pengendali si*at <atributB+ Aang termasuk bagan pengendali si*at adalah : ( ( ( =ra*ik P dan /P =ra*ik ; =ra*ik 2 agan pengendali yang digunakan dalam penelitian ini adalah peta kendali P+ Peta P merupakan peta )ontrol proses yang berhubungan dengan karakteristik kualitas yang hanya didapat dan diperoleh sebagai atribut atau karakteristik

kualitas yang dianggap sebagai atribut+ Peta P digunakan untuk *raksi tolak produk karena tidak memenuhi spesi*ikasi atau dapat juga dikatakan )a)at+ ,raksi tolak <PB dede*inisikan sebagai angka rasio antara jumlah produk yang tidak memenuhi spesi*ikasi pada suatu pemeriksaan dengan jumlah total produk yang diperiksa+ Persentase tolak atau 1$$ P merupakan kelipatan 1$$ dari *raksi tolak+ 2ntuk perhitungan batas kontrol aktual perlu digunakan *raksi tolak untuk pemetaan dan persentasi umum tentang hasil kepada operator dan manajemen! *raksi tolak biasanya dikon8ersikan kepersentase tolak+ Pemakaian peta P! didasarkan pada konsep yang menyatakan bah.a distribusi nilai P akan mengikuti distribusi binomial+ Peta P dapat digunakan pada pemeriksaan 1$$ D maupun pada sample lot perlot+ atas )ontrol yang digunakan pada peta P biasanya adalah 0! karena pertimbangan ekonomis dan juga mampu memberikan indikasi terjadinya 8ariasi etnik pada proses melalui peta+ ?al tersebut didasarkan atas pemikiran bah.a peluang jatuhnya nilai P diluar batas kontrol adalah $+#6 D yang sangat ke)il kemungkinannya apabila proses tidak berubah+

Kegunaan dari peta kontrol P adalah : 1+ 2ntuk menemukan proporsi rata(rata satu produk yang tidak sesuai <rusakE)a)atB berdasarkan periode #+ 'emberikan in*ormasi menajemen tentang perubahan(perubahan tingkatan mutu 0+ 'emberikan indikasi gambaran pengambilan tindakan proses untuk sehingga dapat dijadikan sebagai dasar mengidenti*ikasi dan mengoreksi sebab( sebab terjadinya penurunan kualitas %+ 'emberikan gambaran mengenai tempat( tempat penggunaan K dan 1! guna mendiagnosis masalah(masalah kualitas+ Langkah(langkah yang digunakan dalam pembuatan peta )ontrol yang umumnya digunakan untuk keperluan praktis adalah : a+ Persiapan pembuatan peta )ontrol Penentuan tujuan pembuatan peta )ontrol+ dalam rata(rata pemeriksaan selama

b+ )+ d+ e+ *+

Pemilihan stasiun pemeriksaan dan karakteristik kualitas yang dipetakan 'enentukan penyeleksian atau pemilihan sub grup Pemilihan jenis <tipeB bagan yang akan digunakan <P dan nPB 'enentukan keputusan mengenai perhitungan batas(batas )ontrol Penyusunan lembar E *ormulir pen)atatan dan pembaganan data+

Pembuatan peta )ontrol a+ b+ Pen)atatan pengumpulan data 'enghitung *raksi tolak <PB+ setiap sub grup! rumus yang digunakan dalam menghitung *raksi tolak tiap grup <PB adalah :
Pi = ri n

r i L jumlah produk yang ditolak dalam sub grup n L jumlah yang diperiksa dalam sub grup )+ 'enghitung P! rata(rata bagian yang ditolak <*raksi tolakB 1umus yang digunakan :
P =

ri n

ri L "umlah keseluruhan produk yang ditolak selama periode tertentu

n L "umlah keseluruhan produk yang diperiksa selama periode penelitian+ d+ 'enghitung batas(batas )ontrol untuk setiap sub grup berdasarkan rata(rata bagian yang diamati! P+ rumus yang digunakan untuk menghitung simpangan baku! P yaitu :
MP = P<1 PB n

'aka batas(batas )ontrol untuk peta P sebagai berikut :


KAp = P + 0 =T = P K p = P 0 P<1 P n P<1 P n

e+

Penebaran <pelukisanB titik(titik dan batas(batas )ontrol + Lukiskan batas(batas )ontrol per)obaan segera setelah dihitung dan di perhatikan apakah proses tersebut tampaknya berada dalam )ontrol+

'elanjutkan penggunaan peta )ontrol a+ b+ )+ d+ Pemilihan *raksi tolak <PB Perhitungan batas(batas )ontrol Penebaran titik(titik dan batas(batas Pena*siran mengenai kurangnya )ontrol

e+

Peninjauan kembali dan re8isi nilai standar periodik <PB

Laporan dan tindakan berdasarkan peta kontrol a+ b+ Tindakan untuk memba.a proses kedalam )ontrol pada tindakan yang memuaskan Peninjauan hubungannya produksi )+ &n*ormasi bagi manajemen mengenai tingkatan mutu kembali dengan spesi*ikasi kemampuan dalam proses

&nterpretasi keadaan tak terkendali pada peta kontrol Kemampuan melakukan interpretasi terhadap berbagai pola yang timbul pada peta kontrol merupakan hal yang penting dalam menggunakan peta )ontrol+ Pengetahuan dan pemahaman yang mendalam atas proses yang dikendalikan sangat membantu kee*ektipan penggunaan peta kontrol+ Setelah peta kontrol di implementasikan dalam produksi! peta ontrol akan memeberikan in*ormasi tentang perubahan yang terjadi selama proses berlangsung yaitu saat tindakan perbaikan perlu diambil+ Tetapi peta kontrol tidak memberikan letak sumber masalah itu sendiri+

Se)ara terperin)i keadaan tak terkendali yang terlihat pada peta K dan peta P adalah apabila kondisi sebagai berikut : 1+ eberapa titik <nilai P atau KB+ keluar dari batas kontrol <termasuk titik(titik yang tepat pada garis batas kontrolB untuk proses yang sudah baik <terkendali selama periode yang panjangB proses tidak terkendali apabila : ( ( #+ Dari 03 titik yang berurutan terdapat lebih dari 6 titik yang keluar dari batas kontrol+ Dari 1$$ titik yang berurutan terdapat lebih dari # titik yang keluar dari batas kontrol+ Titik(titik batas(batas a+ yang kontrol+ Deret se)ara 2ntuk mengelompok keadaan yang menunjukan bentuk khusus+ 'eskipun dalam terkendali pada kasus ini dapat dibentuk : ila ada beberapa titik pada peta )ontrol selalu berada di atas atau di ba.ah garis tengah se)ara berurut+ Aang kejadiannya dapat berupa : ila ada 6 titik berurutan semuanya jatuh di atas atau di di ba.ah garis tengah

ila ada 11 titik berurutan paling sedikit 1$ titik jatuh diatas atau diba.ah garis tengah

ila dalam 1% titik se)ara berurutan terdapat paling 1# titik jatuh diatas atau diba.ah garis tengah

ila dalam 16 titik se)ara berurutan terdapat paling sedikit 1% titik berada diatas atau di ba.ah garis tengah

ila dalam #$ titik se)ara berurutan terdapat paling sedikit 15 titik berada di atas atau di ba.ah garis tengah b+ Ke)enderungan

Apabila dari sekumpulan titik terdapat paling sedikit 6 titik se)ara kontinu jatuh membentuk ke)enderungan keatas atau keba.ah+ )+ Perulangan

)(6 Tanggung ja$a Produk

)(6(% 0iaya konsumen karena produk cacat


Selain harus memenuhi tuntutan penggunaanya sesuai dengan yang dikehendaki <artinya produk itu baik B ada keharusan pula bah.a tidak ada produk <tidak peduli bagaimanapun berman*aat dan nyamanya penggunaan B yang membahayakan pemakai yang dituju + 'eskipun konsumen yang mengalami ke)elakaan atau teran)am bahaya oleh ahkan kalau seseorang itu barang(barang konsumsi! dan hal ini dengan )epat menjadi masalah sosial yang besar+ memperoleh latihan ahli dan pengalaman luas dalam menggunakan produk tadi! )a)at produk dapat dengan mudah membahayakan ji.a dan harta benda! seperti halnya seorang pilot yang men)oba menerbangkan pesa.at yang rusak! dan tidak ada alasan untuk mengharapkan bah.a konsumen biasa akan bernasib lebih baik menghadapi produk(produk )a)at yang ada di rumah+ Penghematan yang dilakukan oleh pabrik dapat menjadikan penyebab yang membunuh para pelanggannya + ,aktor yang mempermudah sejumlah mun)ulnya tuntutan hukum atas barang )a)at adalah+ 1+ Produk(produk yang semula hanya digunakan oleh orang yang terlatih sekarang semakin banyak digunakan oleh para pemula di rumah+

#+

Dengan semakin )anggihnya pasar dan persaingan yang sengit! produk(produk baru dan model(model baru masuk ke pasar dengan buku petunjuk pemakaian yang hampir tidak dapat dipahami oleh konsumen biasa! dan kebanyakan orang tidak mungkin diharapkan untuk memahami semua se)ara detail mutu teknis dan pemeliharaan+

0+

Persaingan yang ketat di pasar mendorong sejumlah perusahaan untuk menekankan penampilan! bukannya mutu *ungsional+

%+

Pada banyak produk! seperti obat(obatan .alaupun sangat manjur kalau dimakan sebagaimana mestinya! dapat menjadi berbahaya atau mematikan kalau disalah gunakan+

3+

Penggeseran keproduksi masal dan pemotongan biaya dapat berarti bah.a prodduk masuk ke pasar meskipun se)ara marginal )a)at+

5+

Dengan membajirnya produk(produk baru mustahil bagi badan(badan pembuat undang(undang untuk memantau mutu se)ara memadai+ 'asalah mutu produk menjadi sangat penting untuk

produk yang dipakai masyarakat luas misalnya barang(barang yang dipakai sehari(hari di rumah! mesin di tempat hiburan!

dan bahkan mesin penjual otomatis di tempat(tempat umum lainnya+ Produk(produk ini! yang disebut sebagai produk konsumen! menjadi *okus usaha keamanan dan pengaturan hukum oleh pemerintah+ Di Amerika Serikat! gerakan ini menggolkan usahanya dengan disahkannya 2ndang(undang Keselamatan arang Konsumen tahun 196#! dan dibentuknya Komisi Keselamatan arang Konsumen untuk merumuskan pelaturan keselamatan+ Sejalan dengan upaya ini! telah dibentuk pula the /ational 4lektrik &njury Sur8eillan)e System di -ashington untuk memantau laporan(laporan ke)elakaan pemakai dan untuk menetapkan prioritas bagi pekerjaan pengaturan negeri dan keselamatan sekarang konsumen+ sanggup /4&SS ini telah memasang terminal komputer di 119 ruang darurat di seluruh memperbarui statisti) ke)elakaannya setiap hari+ Sekarang! /4&SS menerima sekitar %$$+$$$ laporan ke)elakaan dalam setahun! dan diduga ada sekitar 9 juta ke)elakaan konsumen setiap tahunnya+Dalam masalah yang penting! pemerintah melakukan .a.an)ara dan kegiatan pengumpulan *akta lainnya! sedangkan the ;onsumer Produ)t Sa*ety ;ommission menggeluarkan laporan bulanan mengenai ke)elakaan anak(anak dan ke)elakaan penting lainya+

'eskipun tidak ada pelembagaan pengumpulan data mengenai ke)elakaan konsumen di "epang! petunjuk keadaan ini dapat diperoleh dari data dan )atatan pada pusat in*ormasi konsumen "epang dan di pusat(pusat konsumen setempat+ Semakin banyak konsumen menyampaikan persoalan dan keluhan mereka ke pusat(pusat konsumen setiap tahunnya Diduga sekitar separo dari 13$+$$$ keluhan yang di)atat setiap tahun ada kaitannya dengan *ungsi mutu! keamanan! dan kesehatan+

)(6()

Tanggungja$a tuntutan hukum karena produk cacat(


Tanggungja.ab produk )a)at meruju pada

kenyataan bah.a produsen harus dituntut untuk menyediakan pengantian atas kerusakan harta benda! kerugian uang! atau )a)at badan yang diakibatkan oleh barang yang rusak+ Dengan demikian! ke.ajiban tadi disebut juga ke.ajiban 'eskipun iklim masyarakat dan hukum mengenai tanggung ja.ab produk berbeda dari satu /egara kenegara lain dan dari tahun ketahun! ada man*aatnya juga untuk meninjau sejumlah perkembangan yang men)olok sampai sekarang+ Pada umumnya! ke)endrungannya ialah ke arah produsen atau tanggung ja.ab produk+

pena*siran yang lebih luas atas tanggungja.ab produsen dan tuntutan ganti rugi yang lebih besar+

)(6('

Tanggungja$a produk di Amerika Serikat(


2ndang(undang tanggungja.ab produk Amerika dan

praktiknya mungkin merupakan yang paling ketat di seluruh dunia! dan oleh karena itu kita melihat ke Amerika Serikat terlebih dahulu+ Diantara si*at(si*at yang paling kentara adalah: 1+ Telah terjadi peningkatan tajam dalam jumlah tuntutan hukum terhadap tanggungja.ab produk! dan kini ada ribuan kasus pertahunnya+ Dalam tahun 1973! misalnya! ada 10+33% tuntutan hukum yang diajukan karena tanggungja.ab produk meningkat sekitar sebesar 06$ D selama sepuluh tahun yang lalu+ #+ Pada .aktu yang sama! terdapat kenaikan tajam dalam nilai uang penyelesaiannya+ undang ahkan dalam undang( ganti rugi! telah dijatuhkan hukuman denda

dalam pelanggaran yang sangat berat+Tindakan kelompok juga meningkat! tindakan itu berarti bah.a satu pihak yang )edera dapat mengatasnamakan kasusnya untuk semua korban! produsen yang kalah di pengadilan dipaksa untuk membayar ganti rugi yang sama kepada semua pihak yang menuntut+ ?ukuman denda semakin

banyak dijatuhkan dan jumlahnya juga semakin besar+ Denda rata(rata tahun *iskal 1973 yang jumlahnya N1+73+%3# itu merupakan kenaikan #6$D dari jumlah rata(rata tahun *iskal 197%!dan tahun *iskal 197% terdapat lebih dari %$$ kasus dengan penggantian lebih dari N1$$$+$$$ <sepuluh tahun yang lalu hanya ada #% kasusB+ 0+ Sementara dalam kebanyakan tuntutan atas tanggungja.ab produk yang menjadi terdak.a adalah para produsen! sekarang ada ke)enderungan untuk menuntut siapa saja yang terlibat! termasuk toko(toko penge)er+ %+ +"angkauan tuntutan tanggungja.ab produk semakin meluas dari )a)at desain dan produksi sampai men)akup kemasan! pemberian label! dan bahkan buku(buku petunjuk pemakaian atau in*ormasi produk lainnya+ 3+ iasanya para produsen dengan dapat mengelak desain dari dan tanggungja.ab alasan bah.a

kesulitan produksi tidak memungkinkan untuk memberi label pada produk itu se)ara jelas+ Tetapi sekarang alasan sema)am itu tidak lagi memberikan kekebalan+ 5+ Asuransi pertanggungja.aban produk telah menjadi semakin mahal sehingga tidak terjangkau! sehingga banyak perusahaan ke)il sekarang terpaksa mengasuransi

dirinya 6+

sendiri

bukan

menggunakan

asuransi

tanggungja.ab produk+ Para produsen sekarang dianggap bertanggungja.ab atas keselamatan penggunaan produk dalam setiap situasi penggunaan+ 7+ iasanya tuntutan tanggungja.ab produk terbatas pada produk(produk konsumsi! tetapi sekarang produk industri menerima tuntutan lebih di atas 3$D jumlah tuntutan tersebut+ Ke)elakaan yang diderita pada .aktu seseorang bekerja! tentunya! ditanggung oleh asuransi tenaga kerja! tetapi berhubungan pada umumnya batas penyelesaian ganti rugi asuransi tenaga kerja itu rendah! semakin banyak pekerja menolak jalur ini dan sebagai gantinya berpaling pada tuntutan pertanggungja.aban produk+ 9+ LaGimnya tidak ada batas periode jaminan untuk tuntutan pertanggungja.aban produk! dan sejumlah pabrik telah dituntut karena produk yang mereka buat lebih dari #$ tahun sebelumnya+ untuk Sekarang tumbuh kesadaran batas mengenai persoalan ini dan banyak negara bagian telah melangkah meresmikan suatu pertanggungja.aban <laGimnya kurang dari 1$ tahun B 1$+ 'eskipun! tuntutan terhadap keamanan penggunaan produk terus mengalir dan )akupannya terus meluas! pengadilan kadang(kadang memutuskan bah.a risikonya

tak dapat di)egah atau tidak dapat diketahui mengenai tingkat pengetahuan pada .aktu itu+ Demikian pula! pengadilan diperhitungkan mengambil dalam resiko rasio man*aat dan memutuskan denda!

perusahaan dinyatakan tidak bersalah apabila man*aat( man*aat yang diperoleh dari pembuatan produk jauh melampaui resiko yang terkandung dalam penggunaanya+ Di Amerika Serikat perusahaan dianggap

bertanggungja.ab se)ara ketat atas tuntutan hukum karena produk yang )a)at dan telah ada sejumlah perusahaan yang bangkrut karena menghadapi tuntutan hukum yang luas atau yang sangat mahal+ Karena laGimnya dianggap bah.a para pembuat harus men)antumkan keamanan didalam produk( produk mereka sekalipun itu berarti bah.a mereka terpaksa menaikan harganya sedikit banyak untuk menutup biaya pen)egahan tuntutan hukum karena produk )a)at ini! banyak produsen yang diminta ganti ruginya atas kerugian yang diderita konsumennya+ Proses ini dapat memukul balik konsumen kalau standar keamanannya demikian tinggi sehingga barang(barangnya menjadi sangat mahal dan tidak terbeli+ Oleh karena itu! di Amerika Serikat terdapat gerakan(gerakan untuk! membentulkan akses proses

pengasilan karena tuntutan pertanggungja.aban produk! dan krisis tanggungja.ab produk itu telah menarik perhatian )ukup banyak dalam tahun(tahun terakhir ini+ Di bulan April 1965! Presiden ,ord menandatangani sebuah perintah pelaksanaan untuk men)iptakan kelompok kerja *ederal terdiri dari sepuluh biro eksekuti* yang berbeda untuk mempelajari pertanggungja.aban produk+ Saran(saran dari kelompok kerja ini! yang diserahkan dalam bulan /o8ember 1966! kemudian menjadi landasan hukum pertanggungja.aban produk umum < The 2ni*orm Produk Liability La. B+ 2ndang(undang ini merupakan usaha untuk merumuskan standar *ederal yang seragam bagi pertanggungja.aban produk <menghentikan peraturan tambal sulam yang terkadang saling bertentangan di negara(negara bagianB! memungkinkan perusahaan(perusahaan mengambil asuransi pertanggungja.aban produk! untuk menjamin bah.a para korban dapat menerima perggantian yang se.ajarnya! untuk mendorong perusahaan agar mendapatkan perioritas yang lebih tinggi terhadap keamanan produk! dan untuk merampingkan proses pengadilan 'eskipun demikian! dengan meningkatnya jumlah kasus dan jumlah denda! krisis penanggungja.aban produk terus tak terkendali+ Dalam bulan Oktober 1973! sebuah kelompok kerja yang terdiri dari para pejabat dari 1$ lembaga

eksekuti* diundang untuk mempelajari keadaan itu+ Laporan kelompok ini! yang dikeluarkan dalam bulan 'aret 1975! kemudian menjadi landasan untuk ke Produ)t Liability 1e*orm ill 1975 <1an)angan 2ndang(undang Perubahan Pertanggungja.aban ProdukB yang diserahkan pada bulan April 1975 untuk meluruskan penyalahgunaan di delapan bidang+

)(6(2

Pertanggungja$a an produk di #ropa(


Di 4ropa kasus pertanggungja.aban produk dan

penyelesaian lebih sedikit dan lebih murah dari pada di Amerika Serikat+ Persoalan tuntutan pertanggungja.aban produk jauh melampaui aspek(aspek hukum murni hingga men)akup pula asuransi pertanggungja.aban produk! asuransi tenaga kerja! sistem peradilan! sistem perpajakan! dan teknologi keamanan produk+ Di 4ropa hal itu laGimnya dibatasi pada upaya hukum untuk mengkoordinasi dan menyatukan peraturan serta perundang(undangan diberbagai negara yang berbeda(beda+ Sebagai usaha menjamin keseragaman yang lebih tinggi diantara ke 1# anggota 'asyarakat 4ropa! Komisi 'asyarakat 4ropa menyusun sebuah pedoman tentang undang(undang pertanggungja.aban produk yang kemudian se)ara resmi diterima oleh De.an 'enteri pada tanggal #3

"uli 1973+ Pedoman ini memberikan pertanggungja.aban tidak adanya )a)at bagi semua produk <selain produk bahan mentah pertanian dan perternakanB dan menentukan batas( batas tuntutan hukum bagi berbagai kelompok ke rugian+ Di harapkan agar negara(negara anggota 'asyarakat 4ropa akan menyesuaikan peraturan perundang(undangan di dalam negeri mereka dengan pedoman ini dalam .aktu tiga tahun+ Dalam bulan "anuari 1966! De.an ke #1 negara 4ropa mengumumkan sebuah ran)angan protokol itu pertanggungja.aban produk+ Dalam ran)angan

sebagaimana rumusannya sekarang! ran)angan itu akan mempunyai kekuatan hukum apabila disetujui oleh tiga negara anggota! dan para penandatangan protokol itu diharapkan untuk menyesuaikan peraturan(peraturan dan undang(undang di negeri mereka sesuai dengan protokol itu dalam .aktu enam bulan setelah durati*ikasi+

)(6(<

Pertanggungja$a an Produk di *epang


'eskipun di "epang tidak terdapat banyak kasus

tuntutan hukum atas produk yang )a)at! kasus(kasus yang telah ada men)akup jumlah uang yang sangat besar+ Kasus besar pertama mengenai tuntutan pertanggungja.aban produk terjadi dalam tahun 1933! ketika ada 1#+$$$ peristi.a kera)unan dan korban ji.a 101 karena bahan pemantapan

dalam makanan bayi yang dihasilkan oleh perusahaan 'orinaga ternyata ter)emar arsenikum+ Kasus(kasus lain adalah kasus talidomit yang mun)ul sekitar tahun 195$ dan tuntutan beramai(ramai mela.an Kanemi Soko dalam tahun 1957 karena minyak makanan buatannya yang ter)emar air raksa+ Pada tahun 195$(an! mun)ul kesadaran yang semakin besar akan perlunya suatu kerangka hukum bagi perlindungan konsumen! diberlakukan tahun 1957+ 'eskipun jumlah kasus hukum tentang pertanggungja.aban produk di jepang tidak besar! para produsen "epang mempunyai alasan untuk melangkah dengan sangat hati(hati di bidang ini! baik karena semakin besarnya jumlah kasus di "umlah maupun karena barang(barang ekspor tunduk pada hukum dan peraturan di negara(negara tempat barang(barang itu digunakan+ Oleh karena itu perlindungan pertanggungja.aban produk menjadi bagian yang sangat penting dari mutu produk+

)(?

Pertim angan

9ukum

,alam

Pertanggungja$a an Produk
'eskipun para ahli hukum memiliki porsi yang lebih baik untuk berdebat mengenai persoalan teknis undang( undang pertanggungja.aban produk! tetapi orang yang bertanggungja.aban terhadap produk )a)at dan kepastian

mutu perlu memiliki sedikit pemahaman mengenai bidang ini+ elajar dari pengalaman Amerika! se)ara umum masalah ini dapat dibagi menjadi tiga bidang yaitu kelalaian! jaminan! dan tuntutan pertanggungja.aban itu sendiri dalam undang( undang ganti rugi+

)(?(% Kelalaian
Di ba.ah undang(undang kelalaian! perusahaan dapat dituntut dalam kondisi berikut+ 1+ Cacat dalam pabrik atau pembuatan 'eskipun sulit bagi konsumen untuk membuktikan kapan produk akhir tidak sesuai dengan keinginan karena adanya )a)at dalam pabrik atau pembuatan! sering terjadi bah.a produk baru diputuskan sebagai )a)at dan pembuatnya dianggap lalai hanya atas dasar mun)ulnya masalah tersebut+ #+ Cacat desain Setiap produk baru mengandung bahaya adanya )a)at+ Akibatnya! pengadilan harus memutuskan apakah man*aat tersedianya produk itu lebih besar ketimbang risiko yang di)iptakannya <perbandingan antara risiko dan man*aatB+ 'enurut kriteria ini! sebuah produk kerap dianggap )a)at kalau produk itu lebih membahayakan daripada yang diduga oleh konsumen+ 'eskipun

demikian! para pembuat obat(obatan dan produsen lain bisa dibebaskan dari tuntutan hukum dalam kasus e*ek sampingan dan bahaya(bahaya lain yang tidak dapat mereka duga atau mereka ketahui tentu saja dengan asumsi! bah.a pembuat telah berusaha sekuat tenaga untuk mengetahui bahaya(bahaya sema)am itu dan menerapkan 0+ semua langkah yang perlu untuk menghindarinya pemberian label peringatan 'asalah pemberian label )a)at mun)ul manakala produsen atau penge)er tidak memberi peringatan se)ara memadai tentang adanya bahaya yang akan ditemuinya dalam menggunakan produk tadi dan bagai mana memperke)il resiko tersebut+ "elaslah bah.a pembuat mempunyai pertanggungja.aban untuk memberikan in*ormasi selengkapnya mengenai produk itu dan petunjuk keamanan serta penggunaan sebagai mana mestinya sebuah pemanggang roti! misalnya harus dengan jelas diberi labelF kalau tidak! seseorang pemakai akan terbakar jarinya manakala meletakan tangannya di atas pemanggang yang sedang bekerja+ ahkan pembuatnya diharapkan untuk men)antumkan peringatan mengenai )ara yang laGim dilakukan untuk menghindari penyalahgunaan produk+

Seandainya kelalaian produsen terbukti! produsen tersebut jelas bertanggungja.ab atas kerusakan! tanpa peduli apakah )a)at tersebut timbul akibat kesalahan disain! atau kesalahan pemberian label+ /amun dalam membuktikan kerugian! penuntut laGimnya harus membuktikan butir(butir berikut: 1+ #+ 0+ enar(benar menderita kerugian+ Kerugaian itu disebabkan oleh tertuntut! baik sengaja maupun karena kelalaian+ erakibat pada terlanggarnya hak(hak sipil penuntut+ 'enurut pengalaman! produsen hanya bisa dianggap bertanggungja.ab karena kelalaian kalau dapat dibuktikan adanya hubungan sebab(akibat antara kelalaian dengan ke)elakaan itu! dan ini pada umumnya merupakan tuduhan yang sangat sulit dibuktikan+ Pada .aktu yang sama! amat sulit bagi konsumen a.am untuk membuktikan adanya kelalaian desain dan pembuatan diharapkan kesaksian yang simpang siur oleh para pakar pabrik! dan hal ini telah menjadi hambatan besar bagi perlindungan konsumen Kelalaian pen)antuman label merupakan kegagalan pembuat untuk menyediakan label yang memadai sebagai peringatan kepada konsumen terhadap kemungkinan bahaya dan pemberitahuan )ara menggunakan produk tersebut

dengan resiko yang seke)il(ke)ilnya! Kalau peringatan dan petunjuk ini dengan jelas di)etak pada labelnya! pembuat tidak dianggap bertanggungja.ab atas kegagalan konsumen dalam memba)a atau memperhatikan label itu+ Demikian pula! pembuat tidak dianggap bersalah manakala kelalaian tambahan <penyalahgunaan suatu produk yang diketahui )a)at atau tidak aman oleh sipemakainyaB ternyata terbukti+

)(?()

*aminan
&ni adalah bidang jaminan kontrak se)ara tersurat

atau tesirat yang diberikan oleh pembuat kepada konsumen! dan pembuat jelas bertanggungja.ab apabila produk itu melanggar syarat(syarat jaminan+ Ada dua jenis jaminan utama: 1+ Jaminan yang jelas-jelas diungkapkan "aminan ini se)ara jelas disebutkan dalam pedoman penggunaan! katalog! label! iklan! atau media lain! dan pembuatannya jelas dapat dituntut kalau barangnya tidak bekerja+ #+ Jaminan yang tersirat "aminan tersirat ini mun)ul manakala produk itu gagal ber*ungsi sebagaimana mestinya atau tidak )o)ok untuk pasar tak peduli dengan pengelakan bah.a peringatan sudah di)antumkan+ Sebagai )ontoh adalah bahan

makanan dan obat(obatan yang memiliki e*ek sampingan yang berat+ Kedua )ontoh itu jelas tidak )o)ok untuk pasar! yang satu sebagai makanan dan yang lain sebagai obat! dan pengungkapannya akan merupakan pelanggaran jaminan yang tersirat+ Sekalipun produk itu tidak )a)at! pembuatnya dapat dituntut oleh pengadilan kalau pembuat itu se)ara )ulas menyiratkan bah.a produknya )o)ok untuk penggunaan lain dari pada penggunaan yang semula dimaksudkan+

)(?('

Tuntutan Khusus dalam 9ukum 1anti +ugi


Diba.ah hukum ganti rugi yang ketat! seorang

pembuat dianggap bersalah meskipun mustahil untuk membuktikan pelanggaran jaminan atau kelalaian yang menyebabkan ke)elakaan+ Dalam hal itu! penuntut harus membuktikan 1+ #+ 0+ ah.a penjualnya menjual barang yang )a)at+ ah.a barang yang )a)at tersebut merupakan penyebabnya+ ah.a memang betul ada ke)elakaan+ 'eskipun bisa sangat sulit untuk membuktikan bah.a produk tersebut )a)at! hanya dengan *akta bah.a kejadian itu berlangsung dapat diartikan sebagai bukti adanya )a)at+ Sebagai )ontoh adalah botol minuman yang

mengandung Gat asam arang yang meledak+ Dalam hal ini! meledaknya botol merupakan suatu bukti bah.a botol(botol itu )a)at+ Akibatnya! hukum )endrung menguntungkan pihak penuntut dan memberi beban atau bukti lebih berat dipihak tertuntut+ Karena bidang ini tidak memerlukan adanya jaminan tersurat maupun tersirat! pembuat mungkin dianggap bertanggungja.ab atas ke)elakaan yang dialami pihak ketiga+ aik petunjuk Komisi 'asyarakat 4ropa maupun protokol de.an 4ropa telah menerima gagasan tanggungja.ab tanpa )a)at tersebut+

)(?(2

Situasi di *epang
Di "epang! pembuat mungkin bisa dikenai

undang(undang illegal < pasal 69 dan 616! the civil code B dan pertanggungja.aban kontrak < pasal 36$! %13!dan %15! the civil code B+Tetapi! tahun(tahun belakangan ini ke)endrungan yang ada mempermudah konsumen untuk menyesuaikan dengan pertanggungja.aban produk! hubungan sekilas antara )a)at dan ke)elakaan! dan kelalaian pembuat+ Di bulan April 1963! komite khusus kajian bantuan konsumen De.an Kesejahtraan 4konomi mengeluarkan laporan berisi ringkasan kajian dua tahun tentang masalah itu+ Dalam laporan ini! komite itu merekomendasikan bah.a kekurangan(kekurangan yang

terdapat dalam hukum pertanggungja.aban produk "epang diralat bukan dengan pemeriksaan utama dengan pemeriksaan utama dari the civil code+ Tetapi dengan mengundangkan hukum pertanggungja.aban produk baru+ 'elalui hukum yang baru diajukan ini! pembuat harus membuktikan ketidak adanya kelalaian dalam kasus(kasus yang terutama sulit bagi konsumen untuk membuktikan bah.a sipembuat telah bertindak lalai atau membuktikan lalai atau se)ara illegal+ ?al ini dengan harapan si pembuat akan terkena undang(undang ke)uali jika terbukti ia tidak bersalah+

)(@

Ke ijakan Tanggung *a$a Produk

dan Keamanan

Kebijakan tanggungja.ab produk se)ara luas dapat dibagi menjadi pen)egahan terhadap tuntutan hukum atas produk yang )a)at dan tindakan terhadap pen)egahan terhadap produksi produk )a)at+ 'eskipun pen)egahan tersebut terutama bersi*at hukum! pen)egahan terhadap tuntutan atas produk )a)at dapat dibagi tindakan perekayasaan dan tindakan keras lainnya untuk menerapkan teknologi pengamanan produk yang paling baik yang tersedia dan tindakan(tindakan pendidikan serta tindakan(tindakan Ipiranti lunakJ lainnya untuk memastikan bah.a produk itu disimpan dan digunakan dengan aman+

Pen)egahan tuntutan pertanggungja.aban produk tidaklah terbatas pada pada mutu produk! tetapi lebih termasuk pada pertimbangan(pertimbangan hukum dan seluruh rangakaian hubungan produsen ke konsumen+ Apabila pemastian mutu se)ara tradisional memusatkan perhatian untuk men)egah terulangnya kembali )a)at! pen)egahan tuntutan pertama+ Dalam kontek seperti ini! tentu saja pertanyaan yang timbul mengenai sejauh mana pen)egahan )a)at produk itu diperlukan itu perlukan pada tingkat perusahaan dan stadar apa yang berlaku disini+ 'enurut pengalaman sebenarnya tidak ada pedoman mutlak dan bah.a perusahan harus melakukan segala sesuatu dalam batas kemampuannya untuk men)egah tuntutan atas produk yang )a)at+ Paling hanya ada pedoman kasar mengenai keamanan produk sebagaimana ter)antum dalam pedoman keamanan dan ketahanan yang telah ditentukan oleh berbagai negara bagian di Amerika Serikat+ produk )a)at memusatkan perhatian pada pen)egahan! bahkan termasuk mun)ulnya kejadian yang

)(@(%

Peran manajemen perlu dalam tanggung ja$a produk


Oleh karena itu manajemen perlu menanyai diri

sendiri dalam hal:

1+

Apakah kita memiliki kebijakan mutu produk yang merumuskan produk(produk ma)am apa yang kita hasilkanO

#+ 0+

Apakah kita memiliki sebuah ren)ana jangka panjang untuk pengendalian mutu produk+ Apakah kita memperoleh laporan se)ara teratur mengenai mutu produk dan mengeluarkan petunjuk yang sesuai berdasarkan keterangan laporan(laporan tersebutO

%+

Apakah kita menyediakan in*ormasi dan petunjuk yang diperlukan perusahaanO mengenai pengamanan produk dan pen)egahan pen)emaran kepada setiap orang di seluruh

3+

Apakah

kita

memeriksa

bukan

hanya

proses

produksinya tetapi juga desain dan proses(proses lain untuk melihat apakah kepentingan konsumen di perhatikanO 5+ Apakah kita mengambil tindakan pen)egahan tuntutan atas produk )a)atO Apakah kita memiliki kebijakan untuk memeriksa produk dan proses! untuk membuat segala sesuatunya beres! untuk memastikan bah.a semua tindakan pengamanan telah bekerja sebagaimana mestinyaO Apakah kita siap menarik kembali segera kalau ditemukan )a)at yang pentingO

Apakah kita siap menyerahkan laporan mutu bahan! dan dokumen lainnya sebagai bukti kalau diperlukanO 6+ Apakah kita siap untuk mengendalikan setiap permasalahan yang se)ara masuk akal barangkali dapat diduga timbul berdasarkan keterangan adanya )a)at ataau ke)elakaan terdahuluO 7+ Apakah kita betul(betul menyadari besarnya biaya )a)at dan menyadari bukan saja terhadap biaya perbaikan! pembuangan! dan biayabiaya lain yang harus dipikul perusahaan karena mutu yang )a)at melainkan juga karena ke)elakaan! pemeliharaan! polusi! dan biaya lain yang ditanggung oleh para pelanggan kitaO Apakah kita memiliki ren)ana untuk mengurangi biaya(biaya ini dan apakah ren)ana itu diterapkan dengan baikO 9+ 1$+ Apakah kita mempunyai orang yang bertagungja.ab untuk mengumpulkan dan menganalisis data mutuO+ Apakah kita menyadari tanggungja.ab perusahaan terhadap masyarkat dan apakah kita betindak untuk memenuhi tanggungja.ab tersebut <termasuk tanggungja.ab kita untuk menghasilkan produk yang tahan lama dan tidak memba.a polusi sekalipun konsumen lebih suka produk yang sekali pakai terus buangB

11+

Apakah kita bekerja bukan sekedar untuk melindungi diri kita sendiri terhadap tuntutan hukum karena produk )a)at melainkan juga mengembangkan produk baru dan teknologi baru yang diperlukan untuk membuat masyarakat menjadi lebih baikO

1#+

Apakah setiap orang di perusaan! dari presiden komisaris sampai karya.an paling rendah! merasa bangga karena terlibat akti* dalam pembuatan produk yang bermutu dan amanO

)(@()

Ke ijakan Tuntutan Produk Karena Cacat dan .rganisasi(


'anajemen pun)ak perlu menekankan pentingnya

keamanan produk dan pen)egahan tuntutan hukum karena produk )a)at dalam kebijakan(kebijakan mutu mereka! agar mereka mengusahakan supaya penekanan ini diketahui oleh semua karya.an dan agar mereka memantau kinerja perusahaan untuk melihat apakah kebijakan itu dilaksanakan+ Di Amerika Serikat! tidak jarang seorang manajemen pun)ak diminta memberi kesaksian oleh pengadilan dalam kasus( kasus tuntutan hukum atas produk )a)at dan ditanyai se)ara teliti mengenai hal ini+ Akibatnya! ditunjuk seorang direktur yang bertanggungja.ab atas pen)egahan tuntutan terhadap produk )a)at dalam de.an pimpinan+

Komite pen)egahan tuntutan hukum atas produk )a)at itu tersusun dari orang(orang dari segala di8isi di seluruh perusahaan! termasuk di8isi desain! produksi! pengendalian! mutu! pelayanan! urusan hukum! dan komisi itu sendiri harus dikepalai oleh seseorang dari manajemen pun)ak yang melapor langsung kepada presidennya+ Diantara sejumlah tanggungja.ab utama panitia pen)egahan tuntutan atas produk )a)at tadi adalah: 1+ #+ 0+ 'endukung perumusan kebijakan pen)egahan tuntutan hukum karena produk )a)at+ 'elembagakan produk+ 'emberitahu manajemen pun)ak perlunya mengubah desain! mengubah metode pengendalian mutu! menarik produk(produk! dan melakukan kegiatan pen)egahan tuntutan hukum atas produk )a)at kalau diperlukan+ %+ 3+ 5+ 'emperoleh in*ormasi yang diperlukan untuk menghasilkan produk(produk! yang aman+ 'emantau program seluruh perusahaan untuk men)egah tuntutan hukum karena produk )a)at+ 'emberikan bimbingan dan bantuan kepada komite pen)egahan tuntutan hukum atas produk )a)at pada tingkat yang lebih ba.ah <misalnya! mereka yang ada di masing(masing pabrikB+ arus in*ormasi pertanggungja.aban

6+

'enyusun program pendidikan pen)egahan tuntutan hukum karena produk )a)at dan memeriksa e*ekti8itas program(program tersebut+ Kebanyakan perusahaan besar yang mempraktikan

pengendalian mutu di seluruh perusahaan memiliki Komite Pengendalian 'utu atau pusat(pusat PT' untuk menyusun ren)ana pengendalian mutu dan menga.asi agar ren)ana itu dilaksanakan se)ara berdayaguna+ Organisasi(organisasi ini kerapkali dapat pula mengenai pen)egahan tuntutan hukum karena )a)at produk+ Pada .aktu yang sama! pemeriksaan pen)egahan tuntutan hukum karena )a)at produk dapat segera dimasukan sebagai bagian pemeriksaan pengendalian mutu yang dilakukan se)ara teratur di perusahaan yang lebih baik+

)(@('

9u ungan dengan Pelanggan


Karena mutu produk menjadi begitu penting! ada

sejumlah organisasi konsumen yang melakukan pengujian sendiri atas produk dan mengumumkan hasil(hasilnya+ 'edia masa juga menjadi semakin agresi* untuk mempublikasikan produk(produk yang )a)at dan memberitahukan kalau ada sesuatu yang tidak aman+ Kegiatan(kegiatan seperti itu! selalu bernilai dalam diri mereka sendiri dalam rangka melindungi konsumen! dapat pula mendorong perusahaan melakukan

kegiatan pen)egahan tuntutan hukum Karena produk )a)at se)ara lebih giat+ iasanya sudah )ukup kalau departemen penjualan! setelah menerima sebuah keluhan! memberitahu departemen( departemen lain tentang adanya masalah tersebut sehingga dapat diambil tindakan untuk mengusahakan agar pelanggan yang ke)e.a itu memperoleh penggantian barang yang baru+ Karena departemen penjualan memusatkan perhatian pada ter)apainya target penjualannya! maka departemen tersebut terkadang lamban dalam dalam memproses keluhan(keluhan tadi dan segala sesuatunya tidak dilakukan dengan )epat dan dengan teliti sebagaimana mestinya+ Demikian pula! karena perusahaan tidak memiliki kebijakan yang tegas tentang penangan ke)elakaan! tanggapan(tanggapan yang simpang siur dari berbagai pihak perusahaan itu memperhebat ketidak puasan pelanggan+ Dengan demikian peusahaan harus senantiasa tanggap terhadap konsumen dan media masa+ Akibatnya! banyak perusahaan mulai membina departemen hubungan dengan konsumen! pusat(pusat layanan konsumen! dan bagian(bagian lain yang khusus menghadapi pasar+ Sejumlah perusahaan bahkan menggunakan departemen hubungan masyarakat yang lama! memberinya tugas menghubungi badan(badan konsumen! media masa! kelompok(kelompok masyarakat! pihak(pihak ber.enang di

pemerintahan! organisasi lain! serta memberinya nama baru departemen tanggungja.ab kemasyarakatan+ 'eskipun departemen tanggungja.ab perusahaan seperti itu tidak dapat memikul seluruh tugas pe)egahan tuntutan hukum karena produk )a)at dan hubungan dengan pelanggan sangat erat! mereka dapat menjalankan *ungsi yang sangat berman*aat dalam <1B membuat bagian lain perusahaan menjadi labih sadar tentang perlunya pen)egahan tuntutan hukum karena produk )a)at! <#B menjamin agar kejadian( kejadian itu ditangani segera sebelum berkembang menjadi malapetaka besar! <0B membantu manejemen pun)ak untuk membuat keputusan(keputusan dengan lebih )epat! <%B membuat perusahaan sanggup memberi tanggapan dengan lebih )epat dan <3B memajukan nama baik perusahaan karena keandalannya+ Departemen hubungan dengan pelanggan juga bertanggungja.ab untuk mengkoordinasi departemen( departemen lain! terutama orang(orang penjualan! dan untuk memperkenalkan pen)egahan tuntutan hukum karena produk )a)at didalam produk itu+ Tugas(tugasnya men)akup: 1+ 'engumpulakan in*ormasi mengenai kegiatan yang kelompok(kelompok lembaga penelitian konsumen! lainnya! penelitian

dilakukan di 2ni8ersitas(uni8errsitas dan lembaga( dan ke)endrungan(

ke)endrungan hukum pemerintah serta peraturan( peraturannya agar perusahaan itu dapat mengantisipasi dan menjauhi persoalan(persoalan mengenai penentu harga! produk yang )a)at! pemasangan iklan yang menipu! pen)emaran! kritik atau laporan(laporan yang menyesatkan di media masa! memperketat pelaturan! dan bidang(bidang yang menjadi perhatian lainnya+ #+ 'endirikan sebuah kantor pusat untuk menja.ab dengan segera pertanyaan(pertanyaan dan keluhan( keluhan konsumen kalau mungkin men)akup! seperti halnya yang dilakukan di sejumlah toko s.alayan! pendirian sta* khusus yang sanggup melakukan pengujian produk ini kepada kelompok(kelompok konsumen serta media masa yang menaruh perhatian terhadap mutu! pen)emaran dan persoalan(persoalan lain+ 0+ 'en)iptakan jalur(jalur komunikasi dengan kelompok( kelompok konsumen dan media masa! memberikan in*ormasi umum! bekerja sama dengan pengujian produk! dan menghadiri rapat(rapat dengan pengujian produk! dengan organisasi(organisasi ini untuk menjelaskan upaya perusahaan untuk mengahasilkan produk yang aman! tidak memba.a pen)emaran serta bermutu yang sangat tinggi+

%+

'engkoordinasi upaya perusahaan dalam mengambil prakarsa mengenai peraturan pemerintah! termasuk memberi kesaksian pada dengar pendapat dan dengan )ara lain membantu untuk mempengaruhi arah yang diambil perturan(peraturan sema)am itu+

3+

'engupayakan hubungan yang erat dengan para pemimpin masyarakat dan pemerintahan! para peneliti! para sarjana! dan pembentuk opini lainya+

5+

'enyusun brosur dan in*ormasi lainnya yang akan membantu dalam menja.ab pertanyaan(prtanyaan dari para konsumen+

6+

'engadakan seminar(seminar dan program(program pendidikan lainnya bagi seluruh perusahaan! subkontraktor dan paradistributor! dan pihak(paihak lain yang menaruh perhatian mengenai gerakan konsumen dan tanggapan perusahaan itu sendiri terhadap konsumennya+

7+

'enyusun buku petunjuk mengenai prosedur penangan krisis yang harus diikuti pada saat darurat! prosedur penarikan produk! dan prosedur(prosedur ja.aban )epat lainnya! menjelaskan strutur organisasi untuk masing(masing jenis tanggapan! dan mengupayakan agar setiap orang mengetahui siapa yang harus melakukan apa+

)(@(2

Tanggung *a$a Produk dan Pemastian Mutu


Sebagai bagian dari usaha pemastian mutu!

pengendalian mutu se)ara tradisional telah menekankan pembuatan produk yang memiliki *ungsi yang diperlukan untuk memuaskan tuntutan pelanggan dan telah ada ke)endrungan pertimbangan untuk keamanan+ meremehkan Pengendalian pertimbangan( mutu lebih

memperhatikan menghasilkan produk(produk yang mudah menjualnya dan mudah mudah menggunakannya dari pada menaruh perhatian untuk menghasilkan produk yang betul( betul aman+ Dalam otomoti*! peralatan listrik rumah tangga! dan sejumlah bidang lain! targetnya sekarang ini adalah men)apai angka penolakan kurang dari satu dalam sejuta+ Kini! kita perlu men)apai tingkat kegiatan pemastian mutu yang sama tingginya dalam memastikan keamanan produk ada lima butir penting disini: 1+ 'eskipun pengendalian mutu se)ara tradisional memberi tekanan pada analisis sebab(sebab )a)at dan men)ari upaya untuk memastikan agar tidak terulang! tanggungja.ab produk berusaha untuk men)egah persoalan(persoalan bahkan sebelum persoalan itu

mun)ul

untuk

pertama

kalinya

dengan

)ara

menganntisipasi kemungkinan(kemungkinan penyebab )a)at dan membetulkannya sebelum terjadi+ #+ 1ekayasa keandalan diperlukan untuk menjamin bah.a produk itu tidak memba.a kesulitan selama usia pakainya! tetapi ini perlu pula disertai dengan teknologi 0+ produksi dan teknologi lain untuk menjelaskan penyebab )a)at()a)at tersebut+ Dalam melakukan rekayasa keandalan! perlu agar hal ini digunakan untuk menemukan penyebab( penyebabnya yang berarti lebih jauh dari pada menalisis prosesnya untuk menentukan hubungan timbal balik di dalam dan diantara rangkaian si*at(si*at mutu <hubungan antara si*at(si*at mutu barang jadi! si*at(si*at mutu barang sebelum dirakit! dan si*at(si*at mutu komponennya maupun hubungan antara si*at( si*at penggunaan! si*at pemeriksaan! si*at(si*at pengendalian! si*at(si*at desain! dan masih banyak lagiB dan memberi urutan kepentingan pada si*at(si*at ini+ Pentingnya pemberian bobot dan kuanti*ikasi pada si*at(si*at mutu ini apa yang saya istilahkan sebagai analisis mutu kini mulai sepenuhnya dipahami! seperti halnya disadari pula kemungkinan penerapan pembinaan mutu+

%+

'eskipun se)ara tradisional P' telah menaruh perhatian pada persiapan produksi! pembelian! produksi! pemasokan! dan bidang(bidang seperti itu! pen)egahan tuntutan hukum karena produk )a)at masih melampaui bidang(bidang ini karena men)akup juga peren)anaan masyarakat! pelayanan produk! desain! pembuatan )ontoh penelitian! distribusi! pemasangan iklan! hubungan penjualan! penjurnalan! petunjuk dan penggunaan! dan pemeliharaan!

pembuangan akhir! dari dalam kandungan sampai ke kubur untuk produk itu sepanjang usia pakainya+ Sebagaimana sekarang telah diakui bah.a di8isi(di8isi penjualan dan administrasi perlu pula ikut kegiatan( kegiatan pengendalian mutu perusahaan se)ara menyeluruh! demikian pula orang(orang ini perlu turut serta dengan akti* dalam pen)egahan tuntutan hukum karena produk )a)at+ 3+ Sementara orang(orang di jalur produksi dan posisi( posisi garis depan lainnya melakukan upaya untuk melakukan perbaikan melalui gugus kendali mutu mereka dan kegiatan(kegiatan kelompok ke)il lainnya! pusat perhatian dalam pen)egahan tuntutan hukum karena produk )a)at ialah pada alat(alat perbaikan serta pada prosedur kerja untuk men)egah kekeliruan karena

lalai+ ?al yang sama mungkin dapat dikatakan pula mengenai kesalahan administrasi+ erdasarkan keadaan ini! kegiatan(kegiatan utama dalam pemastian mutu yang telah maju adalah: 1+ #+ 'enentukan dan menggelar kebijakan mutu+ menjelaskan kegiatan(kegiatan pemastian mutu <termasuk mendesain tabel(tabel pemastian mutu! bagan( bagan kegiatan pemastian mutu! dan sema)amnyaB+ 0+ %+ 'enge8aluasi mutu pada setiap langkah <termasuk meninjau kembali desain dan sebagainyaB+ 'enjamin mutu desain <misalnya dengan menggelar si*at(si*at mutu yang diperlukan! mengembangkan suku )adang! dan membakukan teknologiB+ 3+ 5+ 'en)atat dan menganalisis permasalahan mutu yang penting <analisis mutuB+ 'elakukan pengendalian berlapis(lapis terhadap suku )adang! pengamanan yang penting serta proses(proses yang penting+ 6+ 7+ 'elakukan pengendalian arus a.al+ 'enyebarluaskan mutu <termasuk mengembangkan tabel mutu! tabel pemastian mutu! table proses pengendalian mutu! dan tabel layanan mutuB+ 9+ 'en)egah kekeliruan <membuat tidak bisa keliru B+

1$+ 'engantisipasi dan menghindarkan kesulitan <termasuk )a)at()a)at! ke)elakaan! biaya bahan baku penyerahan yang terlambat dan masih banyak lagiB+ 11+ 'emanajemen krisis dan perubahan+ 1#+ 'enjelaskan butir(butir pengendalian sesuai dengan jad.al harian <misalnya P41TB+ <P41T adalah singkatan Programe 48aluastion 1e8ie. Te)hni)B+ 10+ 'elakukan pemeriksaan mutu < pemeriksaan mutu produk! dan pemeriksaan sistem pemastian mutuB+ 1%+ 'engumpulkan dan menganalisis in*ormasi pemastian mutu+

BAB III M#T.,.-.1I P#M#CA9A! MASA-A9


'(% Flo$ Chart Pemecahan Masalah
Studi Pendahuluan Perumusan 'asalah

Tujuan Penelitian

'etode Penelitian

Studi Pustaka

Pengumpulan Data

( Data Proses pembuatan kertas KL ( Data Spek kertas KL ( Sistem pengendalian saat ini

( Data jumlah )a)at kertas ( Data hasil produksi kertas

Pengolahan Data 'enentukan penyebab utama terjadinya )a)at <Pareto DiagramB ;ari Penyebab <,ish one DiagramB Analisa tanggung ja.ab produk perusahaan terhadap produk )a)at pada konsumen Analisa dan Pembahasan Kesimpulan dan Saran

=ambar 0+1 ,lo. ;hart Peme)ahan 'asalah

'() . jek dan su jek penelitian


Dalam proses pengambilan data yang menjadi objek penelitian penulis adalah PT ,ajar Surya -isesa Tbk+ yang terletak di ka.asan industri ;ibitung ekasi+ PT ,ajar Surya -isesa Tbk+ didirikan tahun 1977 dimana perusahaan ini adalah salah satu pelopor industri yang memproduksi kertas untuk kemasan+ Perusahaan ini mempunyai spesialisasi untuk memproduksi kertas berkualitas baik yang berasal dari kertas daur ulang+ Dari bahan baku yang tersedia dilakukan proses dan perlakuan tertentu menjadi berbagai ma)am kertas kemasan! PT ,ajar Surya -isesa Tbk+ mempunyai 0 unit mesin yang memproduksi berbagai kertas kemasan yang dapat dijabarkan sebagai berikut : 2nit mesin 1 : 1+ ;D < ;oated DupleP oardB #+ Kertas &8ory 0+ ;D - <;oated DupleP oard -hite a)kB %+ KL <Kra*t Liner oardB =ramatur Esubstain #$$(3$$ grEm# ! 2nit mesin # : 1+ KL <Kra*t Liner oardB #+ -TL <-hite Top LinerB =ramatur Esubstain 1#3(#$$ grEm# ! 2nit mesin 0 :

1+ ;'P <;orrugated 'edium PaperB =ramatur Esubstain 11#(13$ grEm# + Dalam pembatasan penelitian yang menjadi subjek penulis adalah hanya meneliti pada unit mesin # yaitu pada proses pembuatan kertas KL sebagai lapisan atasnya saja+ saja+ Dimana kertas KL ini digunakan untuk kardus mie instant tapi

'(' Metodologi penelitian


'etode penelitian yang digunakan dalam proses pengumpulan data adalah : ( ( Obser8asi! yaitu Pengumpulan data dengan )ara mengamati langsung kelokasi tempat penelitian+ -a.an)ara! yaitu pengumpulan data dengan )ara berdialog langsung dengan sta** perusahaan serta bagian yang terikat atau pihak(pihak yang berhubungan yang sekiranya mengetahui mengenai permasalahan yang diamati+ ( 'eneliti dan mengumpulkan dokumen(dokumen perusahaan yang diperlukan+

'(2 -angkahAlangkah pemecahan masalah


a+ Studi Pendahuluan Studi pendahuluan dilakuan di PT+ ,ajar Surya -isesa Tbk+ bagian produksi! studi pendahuluan dilakukan untuk mendapatkan masukan tentang permasalahan yang diteliti+ Langkah ini dilakukan dengan melihat keadaan yang nyata! yang terjadi dilapangan dengan )ara melihat langsung jalannya proses produksi+ b+ Perumusan 'asalah erdasarkan hal itu perlu timbul berdasarkan Dari studi pendahuluan permasalahan yang ada adalah banyaknya produk )a)at+ adanya ( perbaikan yang

pertimbangan sebagai berikut : Pengendalian mutu mutlak diperlukan untuk membentuk kualitas produk pada setiap langkah dalam setiap proses+ Dan menekan produk )a)at seminimal mungkin hal ini di)apai dengan pengendalian proses+ ( Tidak )ukup hanya sekedar men)ari )a)at dan kerusakan! ( yang penting adalah men)ari penyebab timbulnya )a)at dan perbaikan proses+ Analisis akibat produk )a)at pada *aktor internal dan eksternal perusahaan+

Pengendalian mutu dan pengendalian proses dapat membantu menghilangkan perusahaan+ )+ Studi Pustaka hal ini penulis mengumpulkan serta Dalam mengidenti*ikasi dan kemudian )a)at dan penyebab(penyebab

kerusakan sehingga dapat mengurangi kerugian pada

mempelajari sumber(sumber in*ormasi dan literatur yang berhubungan dengan pengendalian kualitas+ 2ntuk men)apai sasaran diatas diperlukan suatu landasan teori sebagai dasar kerangka ber*ikir dalam proses peme)ahan masalah+ Dan laporan tugas akhir ini juga berdasarkan penelitian sebelumnya yaitu : Laporan Tugas akhir! IPenggunaan 6 alat bantu kualtitas <se8en toolsB dan sistem sampling penerimaan 'ill(STD(1$3D sebagai alat Pengendalian proses pembuatan piston ring di PT+ andungJ+ Aayan hendriana! aninusa &ndonesia( "urusan Teknik

'anajemen &ndustri! 2/"A/& andung! #$$$+ Laporan kerja praktek! IPenggunaan Peta P dalam pengendalian kualitas produk atap di PT+ "aindo 'etal &ndustriesJ+ Lina ?erdiana! "urusan Teknik &ndustri! 2ni8ersitas Komputer &ndonesia andung! #$$% Sehingga penulis mendapat sebuah judul yaitu :

Analisis

pengendalian

proses

produksi

untuk

meminimasi )a)at kertas pada unit produksi paper ma)hine && di PT+ ,ajar Surya -isesa Tbk+ d+ Tujuan Penelitian Sebelum penelitian dimulai perlu ditetapkan apa yang menjadi tujuan penelitian tersebut+ Tujuan ini menjadi landasan ber*ikir untuk menentukan langkah(langkah penelitian dan peme)ahan masalah yang ingin di)apai+ Adapun yang menjadi tujuan penelitian ini adalah : ( 'enentukan tingkat keseriusan )a)at produk yang terjadi dalam proses produksi dan menentukan prioritas perbaikan terhadap jenis )a)at yang sering mun)ul didasarkan pada total *rekuensi )a)at ( ( 'enentukan *aktor(*aktor penyebab dengan terjadinya )a)at yang perlu dikendalikan 'eminimasi )a)at kertas jenis KL pengendalian proses produksi kertas melalui penerapan statistical process control pada paper ma)hine &&+ ( 'embandingkan sistem produksi yang dipakai saat ini dengan metode statistical process control untuk mendapatkan hasil yang lebih baik+

Analisis akibat dari *aktor internal dan eksternal perusahaan terhadap produksi produk )a)at+

e+

Pengumpulan Data

Proses pengumpulan data dilakukan dengan )ara obser8asi langsung ke bagain produksi paper ma)hine &&! .a.an)ara dengan sta* dan karya.an dan pengumpulan data(data yang deperlukan dari perusahaan+ Adapun data(data yang diperlukan untuk proses pengolahan data adalah : ( Data proses pembuatan kertas KL berisi tentang langkah(langkah pembuatan kertas dari proses pembuburan bahan baku sampai produk jadi yang digambarkan dengan peta proses operasi+ ( ( Data spek kertas KL berisi tentang jenis dan *ungsi atau kegunaan dari produk kertas KL + Sistem pengendalian kualitas saat ini erisi data tentang pengendalian kualitas yang terjadi saat ini dalam pembuatan kertas KL dibagian produksi+ ( Data hasil produksi berisi data hasil produksi jenis kertas KL yang dihasilkan di PT+ ,ajar Surya -isesa Tbk+

Data jumlah )a)at kertas dari masing(masing jenis )a)at erisi tentang jumlah )a)at kertas dari masing(masing jenis )a)at+

'elakukan pengumpulan data sesuai dengan tema yang dibahas+ Pengumpulan data yang dilakukan adalah dengan teknik! diantaranya : *+ Pengolahan Data Setelah data terkumpul dan telah diidenti*ikasi maka selanjutnya data tersebut diolah sesuai dengan tujuan peme)ahan masalah+ Dan langkah(langkah pengolahan data meliputi : ( 'enentukan penyebab utama terjadinya )a)at <Pareto DiagramB Dalam sub bab ini akan ditentukan penyebab utama terjadinya )a)at kertas KL yang paling banyak dan kerugian terbesar digambarkan dengan diagram pareto+ Selain untuk menunjukan masalah utama diagram ini berguna untuk menge8aluasi langkah(langkah selanjutnya dalam menentukan urutan(urutan perbaikan+ ( 'en)ari penyebab proses tidak terkendali <,ish one DiagramB+ erisi tentang analisis

timbulnya suatu akibat! men)ari atau menentukan dan menggambarkan *aktor(*aktor penyebab dari akibat yang diamati dan diperbaiki prosesnya+

( (

Perbaikan proses pembuatan kertas+ erisi tentang perbaikan pada beberapa proses pembuatan kertas+ 'embandingkan antara proses pengendalian yang dipakai saat ini dengan process statistical control juga analisis tanggung ja.ab produk perusahaan terhadap produk )a)at pada konsumen+

g+

Analisis dan Pembahasan

Langkah ini merupakan penganalisaan diagram pareto! diagram sebab akibat dan pengujian keseragaman kualitas dan dilanjutkan dengan usaha penanggulangan *aktor terjadinya penyimpangan yang terjadi dalam proses produksi+ h+ Kesimpulan dan Saran erdasarkan hasil pengolahan data dan pembahasan yang dilakukan! maka dibuat suatu kesimpulan untuk pembahasan tersebut+ Dan membandingkannya dengan kondisi yang tengah terjadi di perusahaan+ Dan pada bab ini penulis memberikan saran(saran perbaikan pada perusahaan+

0A0 I/

P#!1UMPU-A! ,A! P#!1.-A9A! ,ATA 2(% Pengumpulan ,ata


2(%(% Proses Produksi ,ari 0ahan 0aku Sampai *adi Proses produksi pada PT+,ajar Surya -isesa dia.ali dari stock preparation, yaitu proses pembuatan pulp+Pada unit mesin # yang memproduksi KL ! mempunyai 0 lapisan berarti pada stock preparation untuk unit mesin # mempunyai 0 lapisan berarti pada stock preparation untuk unit mesin # mempunyai 0 proses pembuatan pulp yaitu proses bahan baku /DLK; dan 2KP untuk lapisan pertama dan proses bahan baku .ise paper untuk lapisan kedua dan ketiga Lapisan pertama mempunyai bahan baku dari /DLK; dan 2KP+Diba.ah ini akan dipaparkan mengenai proses 2KP: 1+ Proses pertama! bahan baku diba.a dari gudang dengan menggunakan *orkli* menuju ke kon8eyor! bahan baku ditaruh ke P2L <hydro pulperB!yaitu sebuah .adah dimana kertas+ Pada P2L ditambah bahan kimia O A <TinopalB untuk menembah ke)erahan pada .arna kerta+

#+

Dari P2L dipompa dan ditampung ke ;(5 kemudian dipompa lagi ke ?D; @oith <High Density CleanerB dimana terjadi proses pemisahan benda dan kotoran berat dari bubur kertas+

0+

Dari ?D; 8oith! buburan kertas dialirkan menuju de*laker dimana de*laker ber*ungsi untuk menguraikan gumpalan serat pada buburan kertas+

%+

Dari De*laker! pulp dialirkan menuju penampungan ;(%0 dan dialirkan lagi ke DD1 $1 <double Disk 1e*ining B dimana pada proses ini buburan kertas akan lebih dihaluskan lagi+Dari DD1 $1! buburan kertas yang sudah halus akan langsung ditampung ke tank dan yang belum halus akan mele.ati DD1 $# agar buburan kertas lebih halus lagi kemudian akan menuju ke tank+

3+

Dari tank menuju ke DD1 $0 dan setelah itu menuju ke penampungan ;($0! dan setelah itu menuju ke penampungan ;(01 melalui ,&; <Flo Control" buburan kertas masuk ke ;(01+ !ndicator yang bertugas untuk mengatur aliran ;($3 terakhir

5+

Dari ;(01!buburan kertas dialirkan ke <#lending ChestB yaitu penampungan sebelum menuju ke paper ma)hine+

6+

Dari

;($3 dipompa ke ';($3 sebagai persiapan

menuju ke paper ma)hine #+

Aliran proses pada ahan aku UKP dapat dilihat dari diagram di a$ah ini(

6are 1ouse 1%$ 2OI/1 %%R '4

Paper Ma,7ine

--K

O-A

PM & %ef!aker Pu! $-) %ef!aker $-(3

0ork!ift

$onveyor

%%R '&

/ank

%%R '3

0I$

$+% !ine M$ '5 -$ '5

$-34

=ambar %+1 Aliran proses pada bahan baku 2KP

Tabel

%+1 Keterangan dan *ungsi masing(masing mesin

untuk proses 2KP

!. AlatAalat
1 # 0 % 3 5 6 7 9 K Kon8eyor P2L ;(5!;(%0!;(01 O A ?D; 8oith De*laker DD1 $1 sd $0 Tank

0ahan Kimia

!ama lengkap
ahan baku kertas

kegunaan Sebagai bahan baku 2ntuk mengangkut ra. material ke hydro pulper 'embuat buburan kertas dari kertas bekasEpulp dan di)ampur air Tempat penampungan buburan kertas memberi ke)erahanEopasitas pada kertas Pemisahan bendaEkotoran berat dan buburan Penguraian buburan Kertas 'enghaluskan buburan kertas Tangki penampungan buburan kertas 'engatur *lo. aliran buburan kertas Penampungan buburan kertas *inal )hest Penampungan buburan kertas Pembuat lembaran kertas

?ydro Pulper ;hest Tinopal ?igh Density ;leaner De*laker Double Disk 1e*iner Tangki ,lo. &ndikator ;ontrol lending ;hest 'a)hine ;hest Paper 'a)hine

1$ ,&; 11 ; $3

1# ';($3 10 P'

Proses bahan baku berikutnya adalah /DLK; </e. Dauble Liner Kru*t ;uttingB dimana bahan ini masih merupakan bahan baku untuk lapisan pertama dari produk KL + Proses pembuatan bubur kertas /DLK; dipaparkan sebagai berikut : 1+ Proses pertama bahan baku diba.a dari gudang dengan menggunakan *orkli*t menuju kekon8eyor+ Dari kon8eyor! bahan baku ditaruh ke pul <hydro puplerB! yaitu sebuah .adah dimana kertas di)ampur dengan air sehingga menjadi bubur kertas+ #+ Dari P2L buburan kertas menuju ke '(0 <drum sorterB dimana dari '(0 ini buburan kertas dipisahkan dari kotoran berat dan ringan+ 0+ Dari '(0 buburan kertas dipompa menuju tempat penampungan ;($1 kemudian dipompa lagi menuju '(% yang merupakan ?D; <?igh den)ity ;leanerB dimana pada tahap ini buburan kertas dipisahkan dari kotoran yang berat seperti kerikil atau batuan ke)il+ %+ Dari '(% buburan kertas dialirkan ke '(3 yang merupakan O'/& s)reen dimana buburaan kertas dipisahkan dengan kotoran(kotoran yang lebih ke)il dan serat(serat kertas akan lebih diperhalus+ Dalam '( 3 dilakukan juga proses penyortiran dimana buburan

kertas yang sudah bersih akan ditampung ke ;($# dan masih kotor akan direje)t atau ditolak dan dialirkan menuju Tank 1 sebagai penampungan sementara dan kemudian dipompa lagi menuju '(5+ 3+ uburan kertas yang masih kotor! dipompa menuju ke '(5 yang merupakan de*lakter dimana buburan kertas akan diuraikan dari gumpalan(gumpalan serat menjadi lebih halus dan terurai seratnya+ 5+ Dari '(5 buburan kertas dialirkan menuju '(6 yaitu "SS 9$ #nd stage yang merupakan proses pemisahan kotoraan dari buburan kertas+ 6+ Dari '(6 akan terjadi pemisahan! untuk buburan kertas yang sudah halus dan bersih akan dialirkan ke ;($# bergabung dengan buburan kertas dari proses no % dan yang masih kotor dan kurang halus seratnya akan ditampung di Tank # yang kemudian akan dipompa menuju '(7 yang merupakan pada rid S)reen 0 rd stage rid S)reen 0rd stage ini buburan kertas

dipisahkan lagi dari kotoran dan setelah bersih akan dialirkan kembali ke Tank 1+ 7+ '(5 kemudian ke '(6 dan kemudian ke ;($# apabila sudah benar(benar bersih dan hulus namun buburan kertas yang masih kotor akan direje)t keluar dari proses dan nantinya akan di daur ulang kembali+

9+

uburan kertas dari ;($# kemudian akan dipompa menuju '(9 yang merupakan multi*ra)tor yang memisahkan serat panjang dan serat pendek+ Long *iber biasanya di impor dari ;anada dan berasal dari jenis kayu pinus+

1$+

Dari '(9 dipompa menuju L;; yang sebelumnya ditampung di ;(%$ pada L;; <Lo. ;onsinten)y ;leanerB! buburan kertas dipisahkan dari kontaminan pasir+

11+

Dari L;; dipompa menuju '(1% yang merupakan Tampella untuk memisahkan kotoran dari buburan kertas+ Dalam '(1% juga dilakukan penyortiran+ 2ntuk buburan kertas yang sudah halus dan bersih akan dialirkan ke '(16 E 17 yang merupakan Thine)ker dimana buburan akan di)u)i kemudian akan dikentalkan+ Dan buburan kertas yang masih kotor! dialirkan ke Tank 0! kemudian dipompa ke '(13 yang merupakan "SS #1$ #nd stage dimana buburan kertas akan dipisahkan dari kotoran yang masih melekat+ Pada '(13 juga dilakukan penyortiran untuk buburan kertas yang sudah halus dan bersih akan dialirkan menuju '(16E17 bergabung dengan yang lainnya+ Dan masih kotor akan ditampung di Tank % dan dipompa ke '(15! yaitu "SS 9$ 0 rd dimana sekali lagi buburan

kertas dipisahkan dari kotoran yang masih melekat+ Pada '(15 dilakukan penyortiran untuk buburan kertas yang masih kotor akan direje)t keluar! dari proses dan yang sudah bersih akan kembali ke Tang 0 menuju ke '(13 dan '(15 setelah itu bergabung 16E17+ 1#+ Dari '(16E17! buburan kertas menuju ke penampungan ;($1 kemudian menuju ke krima dispenser untuk mendispersi buburan kertas dari partikel lainya seperti lem! lilin! atau tinta+ Setelaah itu buburan kertas dipompa menuju penampungan ;(0% yaitu penampungan terakhir sebelum menuju paper ma)hine+ 10+ Dari ;(0% dipompa ke ;(13% sebagai persiapan menuju ke paaper ma)hine #+ menuju '(

Aliran proses pada

ahan

aku !,-KC dapat dilihat

dari diagram di a$ah ini(

M8 6are 1ouse M3 M( M5

+ong fi er

+$$

M-4(

Krima %ispenser

Paper Ma,7ine

M 49/4* R e : e , t $-'4 PM & $-3( Re:e,t M-4) Re:e,t M-) M-9 /ank '( (M3 $-45(

0ork!ift

$onveyor

Pu!

$-'4

$-'&

$-(' Re:e,t

/ank '3 43 M 3

M-45

/ank '4 4) M 3

/ank '& )M3

M-* Re:e,t

=ambar %+# Proses Pembuatan Pulp /DLK;

Tabel %+# Keterangan darri masing(masing mesin untuk proses /DLK;

!ama
!.

AlatAalat

0ahan Kimia

-engka Kegunaan p
Alat pengangkut bahan baku 2nt mengangkut ra. material ke hydropulper 'embuat buburan kertas ?ydro pulper bekasEpulp di )ampur dengan air Penampungan buburan ;hest kertas Tangki penampungan Tangki buburan kertas 'emisahkan kotoran Drum shorter berat dan ringan dari buburan kertas+ ?igh Desinty 'emisahkan kotoran ;leaner berat dari buburan kertas 'emisahkan kotoran dari buburan kertas 'enguraikan gumpalan De*laker serat 'emisahkan buburan Lo. ;onsistensy kertas dari kontaminan ;leaner pasir Omni S)reen

1 # 0 % 3 5 6 7 9

,okli*t ;on8eyor Pul ;($1!;($#!;( %$!;(13%!;(0% Thank 1sEd% '(0 '(%<<?D;B '(3 '(5

1$ L;;

11 '(6 1# '(7 10 '(9 1% '(1% 13 '(13 15 '(16E17 16 '(15 17 Krima dispenser

"SS 9$ #nd stage 'emisahkan kotoran dari buburan ketas rid s)reen 0rd 'emisahkan kotoran dari stage buburan kertas 'emisahkan serat 'ulti *ra)tor panjang dan pendek 'emisahkan kotoran dari Tampella buburan kertas 'emisahkan kotoran dari "SS#1$ #nd stage buburan kertas 'en)u)i dan Thi)neker mengentalkan buburan kertas 'emisahkan kotoran dari "SS 9$ 0rd stage buburan kertas 'enguraikanEmendispresi partikel seperti lem!lilin atau tinta dll+

Setelah selesai proses bahan baku untuk lapisan pertama! dilanjutkan untuk proses bahan baku untuk lapisan kedua dan ketiga yang mempunyai bahan baku yang sama yaitu -P <-ise paperB+ Proses pembuatan buburan kertas dari .ise paper adalah sebagai berikut : 1+ Proses pertama! bahan baku diba.a dari gudang dengan menggunakan *orkli*t menuju kon8eyor+ Dari kon8eyor! bahan baku ditaruh ke pul <hydro puplerB! yaitu sebuah

.adah dimana kertas di)ampur dengan air sehingga menjadi buburan kertas+ #+ Setelah itu buburan kertas yang sudah jadi dipompa menuju ;($1 yaitu tempat penampungan buburan kertas! tapi ada juga yang dipompa ke *iberiGer untuk memisahkan kotoraan yang ada pada buburan kertas+ Setelah di*iberiGer ditampung lagi ke ;($1+ kotoran yang dihasilkan dari *iberiGer ditampung dalam drum sorter+ Dalam ;($1 diberikan Gat kimia tambahan berupa ?#SO% untuk menurunkan ph+ 0+ Dari ;($1 dipompa menuju ?D; <high density )leanerB dimana dalam proses ini dilakukan pembersihan lagi deengan proses penyaringan+ Dari ?D; buburan kertas di pompa ke tempat penampungan dimana terdapat alat penyaringan untuk kotoran yang lebih ke)il lagi bernama ADS+ ADS melakukan penyortiran untuk bahan baku yang baik akan dipompa menuju ;($0 dan yang tidak bagus akan ditolak dan ditampung lagi ke ;(# kemudian dialirkan lagi ke ADS untuk dilakukan penyaringan sekali lagi+ Setelah sudah benar(benar halus dan bersih! bahan baku yang sebelumnya ditolak akan dipompa lagi ke ;($0 bergabung dengan buburan kertas yang sudah halus dan bersih+

%+

Dari ;($0! buburan kertas dialirkan menuju ;($9+ Setelah dari ;($9 dialirkan ke albia )leaner dimana buburan kertas dipisahkan lagi dari kotoran yang masih menempel+

3+

Dari Albia )leaner! buburan kertas diba.a ke thi)hkener dimana terjadi proses pen)u)ian dan pengentalan! setelah itu dipompa menuju ;($%+

5+

Setelah ditampung dalam ;(% buburan kertas ada yang dipompa menuju krima dispenser+ Pada krima dispenser buburan kertas didispersi dari lilin dan tintaa yang masih ada+

6+

Dari krima dispenser buburan kertas menuju DD1 <double Disk 1e*inerB dimana buburan kertas dihaluskan lagi sehigga serat(serat kertas menjadi lebih halus dan pendek dan kemudian dipompa dan ditampung ke ;(#3+ ;(#3 adalah proses terakhir sto)k preparation pada bahan 2KP+

7+

Dari ;(#3 buburan kertas kemudian dipompa ma)hine#+

dan

ditampung ke ;(#5 untuk persiapan menuju paper

Aliran proses dari -ise paper dapat dilihat dari diagram diba.ah ini :

A,,ept 6are 1ouse %rum Sorter Paper Ma,7ine 1%$ & A%S &'' 3 A%S &'' A,,ept 0i eri;er 1&SO( 4 $-'4 0ork!ift $onveyor Pu! A%S &'' A,,ept $-'3 A,,ept $-'& PM &

A,,ept A! ia $!eaner /7i,neker %%R $-&)

$-'8

$-'(

$-&5

re:e,t

=ambar %+0 Proses Pembuatan Pulp -ise paper

Tabel %+0 Keterangan dan *ungsi masing(masing mesin untuk proses -P 0ahan Kimia

!. AlatAalat
1 # 0 % 3 5 6 7 9 ?D; Albia )leaner ,okli*t Kon8eyor P2L ,iberiGer Drum sorter ;($1!;($0!;( $#!;($%!;( $9!;(#3!;(#5

!ama lengkap

kegunaan Alat pengangkut bahan baku 2ntuk mengangkut ra. material ke hydro pulper 'embuat buburan kertas dari kertas bekasEpulp dan di)ampur air 'emisahkan kotoran berat dan ringan dari buburan kertas 'emisahkan kotoran berat dan ringan dari buburan kertas Tempat penampungan kertas dan air buburan

?ydro Pulper

;hest ?#SO%

1$ Thine)ker 11 DD1 1# P'

Asam sul*at 'enuruhkan P? ?igh Desinty 'emisahkan kotoran berat dari ;leaner buburan kertas 'emisahkan kotoran dari buburan kertas 'en)u)i dan mengentalkan buburan kertas Double disk 'enghaluskan buburan kertas re*iner Paper 'a)hine Pembuatan lembaran kertas

Setelah ketiga bahan baku ini selesai diproses! proses selanjutnya adalah paper ma)hine untuk produk KL + Dalam proses ini ketiga bahan baku mausk kedalam mesin pembuat kertas menjadi 0 lapisan kertas yang kemudiaan dijadikan satu menjadi kertas kemasan berbentuk gulungan+ selengkapnya akan dijabarkan diba.ah ini : 1+ ubur pulp dari .ise paper masuk kedalam mesin pembuatan kertas <'; $1 ;(#5B melalui *an pump+ ,un pump ber*ungsi untuk mentrans*er pulp ke s)reen pertama dimana dalam proses s)reen terjadi penyaringan sehiggan serat pulp menjadi lebih halus+ Setelah itu pulp dipompa ke head boP! yaitu tempat penampungan sementara+ 2ntuk pulp yang masih kurang halus akan dilakukan s)reening yang kedua kemudian dipompa menuju ke 1S; <reje)t s)reenB dimana dalam 1S; dilakukan penyortiran terhadap serat pulp yang halus dan yang kurang baik+ Pulp yang sudah baik akan dipompa menuju head boP dan yang tidak baik akan ditolak+ #+ Dari head boP pulp akan dipompa ke .ire dimana dalam .ire ini pulp akan dibentuk menjadi lembaran+ Dalam .ire & akan terjadi pengurangan kandungan air didalam pulp sampai 7$D+ 0+ Air yang tersisa dari .ire akan ditampung didalam silo dan diberi D4, yaitu bahan kimia penghilang busa+ Proses

Karena dalam silo masih mengandung *iber kertas! maka akan mengalami proses s)reen kembali untuk mendapatkan sisa(sisa serat kertas yang masih bisa digunakan+ %+ ubur pulp dari K P yang masuk melalui '; $# ;#$ juga mengalami proses s)reening dan )leaning tapi melalui ;L <;enter Le8el oPB yang mengatur kapasitas pulp agar stabil masuk ke *an pump+ Selain itu juga ada ;1; <;onsisten)y 1egulating ;ontrolB yang mengatur aliran pulp yang akan masuk ke paper ma)hine+ 3+ Dari *un pump! pulp akan mengalami proses dengan sistem sentri*ugal sehingga serat yang halus pada pulp akan naik menuju ke proses s)reening dan yang masih kasar seratnya akan mengalami proses )leaning+ Serat yang masuk ke s)reening harus ditambah dengan PA' yaitu Gat untuk mengkoagulasi serat+ Serat yang masuk ke )leaning akan mele.ati 0 kali peng()leaningan dimana padaa tahap )leaning yang ketiga akan ditambahkan air sehingga serat lebih terurai dan lebih mudah dipisahkan antara yang halus dan kasar+ Setelah di proses )leaning serat yang halus akan kembali ke *an pump dan yang masih kasar akan ditolak+ Setelah dari s)reening! serat yang sudah halus akan dipompa ke head boP kemudian ke .ire &&+ Di .ire terjadi pengurangan air dimana sisa air

juga akan ditampung di silo seperti pada proses pertama+ 2ntuk serat yang masih kasar akan dipompa menuju 1S; untuk dilakukan penyortiran+ 5+ ubur pulp dari /DLK; masuk ke '; $0 ; 13% masuk ke *an pump jugaa melalui ;L <;ontant Le8el oPB+ 2ntuk tahap paper ma)hine pada /DLK; mempunyai proses yang sama pada KP hanya berbeda pada )leaning dimana pada tahap ini mempunyai % )leaning+ 6+ Setelah ketigaa bahan ini berada dalam .ire akan diberi star)h spray pada lapisan -P dan KP untuk meningkatkan kekeringan pada lembaran sebelum ketiga lapisan ini dijadikan satu+ Setelah itu akan menajdi penyatuan lapisan diprees se)tion dimana pada proses ini terjadi penguraangan air sampai 31 D+ Setelah itu ke pre dryer sehingga kandungan air pada lembaran berkurang sampai %$D+ Setelah itu menuju ke siGe prees dimana proses ini bertujuan untuk mengurangi daya serap dan juga ada proses star)h kit)hen+ Aaitu pemberian kanji pada permukaan lapisan+ Setelah itu menuju ke a*ter dryer dimana terjadi pengurangan kendungan air sampai 6D kemudian di )allendar atau disetrika permukaannya agar li)in kemudian digulung ke pope real sehingga menjadi gulungan kertas kemudian disimpan di .arehouse+

agan dari paper ma)hine akan dijabarkan sebagai berikut diba.ah ini :
SS 1- 4 6ire 4

-$'4 $-&5

M$'& $-&)

0P 4 PAM

S$ 4s,

S$ &nd

RS$

SI+O '4

SS

Pre %ryer $+'& Over f!o< $R$ -$'& $-&9 M$'& $-&' $+ &nd PAM S$ 4st RS$ SI+O '& 0P II $+ 4st $+ 3rd Press 6ater Re:e,t Over f!o< 1- & %E0 6ire II Press Se,tion Stra,7 Kit,7en $oating %ept

Si;e Press

After %ryer

$a!ender

Pope rea!

Re<inder

6are 7ouse

Sra,7 Kit,7en

PAM $+'3 Over f!o< S$ 4st S$ &nd Over f!o<

1- III

6ire III

-$ '3

M$'3 $45(

0P III

$+ 4st

$+ &nd

$+ 3rd

$+ (t7

Re:e,t

%E0 SI+O '3

=ambar %+% Proses Paper 'a)hine

Tabel %+% Keterangan dan *ungsi masing(masing mesin untuk paper ma)hine
!. 1 # 0 % 3 5 6 7 9 1$ 11 1# 10 1% 13 15 16 17 19 #$ #1 S; SS -S&LO -ire AlatAalat ; ;L ;L 1S; D4, ,P ? '; 0ahan Kimia !ama lengkap lending ;hest ;leaner kegunaan Penampungan sementara untuk pulp

2ntuk memisahkan serat yang halus dan kasar Agar kapasitas bahan baku yang masuk ;onstan Le8el oP konstan 'emisahkan antara serat yang halus dan P#TA P+.S#S .P#+ASI 1eje)t s)reen yang masih kasar !AMA .0*#K " K#+TAS K#MASAA! K-0 !.M.+ P#TA " % De*omer 'enghilangkan *oam atau busa pada pulp ,IP#TAKA! .-#9 " #K. T+I3A!T. WI0.W. TA!11A- ,IP#TAKA! " )% *U!I )&&2 ,an Pum 2ntuk memompa pulp ke head boP Tempat penampungan sebagai a.al ?ead oP pembuatan lembaran di .ire Kesiapan pulp untuk masuk ke paper 'a)hine )hest ma)hine PA' Poly)rilamida ahan kimia untuk kertas 2ntuk mengin*eksi pulp+ Aang masih S)reen kasar akan ditolak yang harus akan diteruskan Penambahan kanji untuk mengurangi Stra)h Spray penyerapan -hite -ater Air Sisa air dari .ire A.al pembuatan lembaran
/DLK; Pulper 'a)hine 2KP Pulper 'a)hine -P Pulper 'a)hine $(13 'a)hine ;hest $(6 'a)hine ;hest $(1 'a)hine ;hest $(15 ;onstant Le8el oP $(7 ;onstant Le8el oP $(# ,un Pump PA' $(16 ,un Pum $(9 ,un Pum $(0 S)reener PA' PA' $(17 ;leaner $(1$ ;leaner $(% 1S; $(19 S)reener $(11 S)reener $(3 ?ead oP $(#$ 1S; $(1# 1S; $(5 -ire $(#1 ?ead oP $(10 ?ead oP S&LO $(## S&LO -ire

Press se)tion Press Dryer SiGe Press A*ter Dryer ;allender Pope reel 1e.inder rundernous

Pengurangan air sampai 31 D Pengurangan air sampai %$ D SiGing permukaan agar daya serapnya berkurang Pengeringan hingga kandunga air tinggal 6 D Penyetrikaan permukaan agar halus
$(1% -ire S&LO $(#0 Press Se)tion $(#% Pre Dryer $(#3 SiGe Press

Penggulungan kertas
$(#5 $(#6

Apter Dryer

=ulungan kertas yang sudah jadi


;alender 1(1 C; &nspe)tion

$(#7

Pope real

$(#9

1e.inder -ire ?ouse

1&/=KASA/ Kegiatan "umlah Operasi #9 1 Pemeriksaan 0$ Total

"umlah <jamB

=ambar %+3 Peta Proses Operasi

2(%()

,ata Spek Kertas K-0

PT+ ,ajar Surya -isesa Tbk+ Pada a.alnya menggunakan unit mesin # dalam proses produksi+ 'esin tersebut dioperasikan sejak tahun 1979 yang menghasilkan produk unggulan berupa KL <Kra** Liner oardB dan -TL <-hite Top LinerB sebagai produk sampingan dengan gramatur 1#3 dampai #$$ grEm# dengan kapasitas produksi %3$ sampai 3$$ tonEhari+ KL pembungkus )o)a )ola isi 1 krat+ biasanya digunakan untuk pelapis atas kardus mie instant dan -TL digunakan untuk

2(%('

Sistem Pengendalian Kualitas Saat Ini


Pengendalian proses pembuatan kertas yang

dilaksanakan di PT+,ajar Surya -isesa Tbk+ saat ini adalah menggunakan inspection control, yaitu : Pemisahan produk baik dan produk )a)at+ Pada proses ini dilakukan pemisahan produk kertas yang baik dan )a)at dengan penarikan sampel+ "ika produk tersebut masih dalam batas toleransi yang diiGinkan oleh quality control! maka produk lainnya tidak perlu di periksa+ "ika didapatkan Hualitas yang )a)at maka segera dilakukan pemeriksaan dan tidak melakukan pen)atatan terhadap jenis yang )a)at! tetapi hanya sebatas memisahkan produk yang baik dan produk yang )a)at+ 2ntuk produk yang baik siap dijual sesuai harga pasar dan langsung

dikirim ke pemesan! jika ada produk yang )a)at! maka akan di re.ork atau dijual dengan harga pasar+ Perbaikan produk <re.orkB! dari jumlah produk yang )a)at tadi dilakukan perbaikan! kertas yang )a)at dikembalikan kebagian pulper untuk pembuburan kembali sehingga terjadi penambahan biaya+

2(%(2

,ata *umlah Cacat Kertas K-0 ,ari MasingAmasing *enis Cacat


Tabel %+3 Data "umlah )a)at kertas KL

/o 1 # 0 % 3 5 6 7 9 1$ 11 1# 10 1% 13 15 16 17 19 #$ #1 ## #0 #% #3 #5 #6 #7 #9 0$

Tanggal $1(Apr($% $#(Apr($% $0(Apr($% $%(Apr($% $3(Apr($% $5(Apr($% $6(Apr($% $7(Apr($% $9(Apr($% 1$(Apr($% 11(Apr($% 1#(Apr($% 10(Apr($% 1%(Apr($% 13(Apr($% 15(Apr($% 16(Apr($% 17(Apr($% 19(Apr($% #$(Apr($% #1(Apr($% ##(Apr($% #0(Apr($% #%(Apr($% #3(Apr($% #5(Apr($% #6(Apr($% #7(Apr($% #9(Apr($% 0$(Apr($%

"umlah produksi <tonB 0%7+39 03$+50 035+93 05$+31 051+05 053+39 03$+50 0%6+53 051+3% 053+1% 0%5+%5 0%9+06 0%9+16 095+61 051+6# 0%5+#6 03%+%7 0%5+#6 039+0# 095+1 059+%% 05%+1% 0%1+#7 053+6# 0#%+#0 075+#6 059+1% 06#+91 053+1# 035+11

"enis ;a)at Keriput $+13 6+05 6+3 ( $+19 6+01 $+11 $+$7 $+1% 3+7% 5+90 ( $+1# ( $+17 $+1 ( $+0# $+#1 $+1% 6+65 5+33 $+1# $+$% $+17 ( %+7 ( $+$3 %+50 ergelombang #+5# ( ( ( 0+96 ( 0+3# 0 1+$# ( ( ( 0+## ( #+#% 0+# ( #+%7 0+#5 %+$1 ( ( #+96 1+7 0+91 ( ( ( 0+0% ( intik(bintik #+7# ( ( ( 1+9# ( 1+#5 #+09 #+70 ( ( ( 1+99 ( #+53 #+$1 ( 0+%5 #+5# 1+66 ( ( #+5# 0+$% ( ( ( ( 1+7 ( -arna Pudar $+0% ( ( 5+73 $+69 ( 1+66 1+%7 #+15 ( ( 5+99 $+51 6+1% 1+$7 1+5# 6+$9 $+0# $+6% $+5# ( ( $+66 1+0% 1+1 5+36 ( 5+0% $+53 (

Total ;a)at <tonB 3+90 6+05 6+3 5+73 5+76 6+01 5+55 5+93 5+13 3+7% 5+90 5+99 3+9% 6+1% 5+13 5+90 6+$9 5+37 5+70 5+3% 6+65 5+33 5+%7 5+## 3+19 5+36 %+7 5+0% 3+7% %+50

2() Pengolahahan ,ata


Dalam bagian ini penulis mengumpulkan data(data )a)at hasil produksi kertas KL + Setelah data(data yang diperlukan berhasil dikumpulkan! langkah selanjutnya adalah mengolah data! sehingga dapat menyelesaikan masalah yang terjadi+ 2ntuk itu penulis membandingkan pemeriksaan yang menggunakan !nspection $uality %!$" dengan statistical &roses Control %'&C"+ Adapun model yang digunakan dengan menuliskan a)uan proses tersebut sebabagai berikut F a+ 'enggunakan &nspe)tion Cuality 1+ Pemisahan produk baik dan produk )a)at Pada proses ini pada proses ini di lakukan pemisahan produk yang baik dan yang )a)at supaya prooduk )a)at tidak sampai kekonsumen+ Pemeriksa produk baik dan )a)at dilakukan dengan penarikan beberapa sampel+ "ika sampel tersebut masih dalam batas toleransi yang diiGinkan oleh bagian Huality )ontrol! maka proses produksi terus berjalan+ "ika didapat Hualitas yang )a)at! maka segera dilakukan pemeriksaan yang intensi* dan tidak melakukan pen)atatan terhadap jenis yang )a)at! tetapi hanya sebatas pemisahan produk yang baik dan produk yang baik dan produk )a)at+

2ntuk produk yang baik siap dijual sesuai dengan harga pasar atau langsung kepemesan! jika ada produk yang )a)at! maka akan dire.ork atau dijual diba.ah harga pasar+ #+ Perbaikan produk+<re.orkB Dari jumlah produk yang untuk b+ pembuburan )a)at tadi dilakukan Sehingga terjadi perbaikan! kertas yang )a)at dikembalikan ke pulper kembali+ penambahan biaya+ 'enggunakan stasti)al proses )ontrol+ 1+ #+ 0+ 2()(% utama Pareto diagram ,ishbone diagram Perbaikan proses Pareto ,iagram Diagram pareto digunakan untuk menampilkan )a)at yang menyebabkan kertas duplek rusak dan mengurutkan ke)a)atan dari yang terbesar+ Data mengenai jumlah )a)at produk kertas KL dapat dilihat pada tabel diba.ah ini :

Tabel %+5 "umlah )a)at kertas KL


"umlah produksi <tonB 0%7+39 03$+50 035+93 05$+31 051+05 053+39 03$+50 0%6+53 051+3% 053+1% 0%5+%5 0%9+06 0%9+16 095+61 051+6# 0%5+#6 03%+%7 0%5+#6 039+0# 095+1 059+%% 05%+1% 0%1+#7 053+6# 0#%+#0 075+#6 059+1% 06#+91 053+1# 035+11 1$677+7# Total ;a)at -arna Pudar $+0% ( ( 5+73 $+69 ( 1+66 1+%7 #+15 ( ( 5+99 $+51 6+1% 1+$7 1+5# 6+$9 $+0# $+6% $+5# ( ( $+66 1+0% 1+1 5+36 ( 5+0% $+53 ( 35+06 <tonB 3+90 6+05 6+3 5+73 5+76 6+01 5+55 5+93 5+13 3+7% 5+90 5+99 3+9% 6+1% 5+13 5+90 6+$9 5+37 5+70 5+3% 6+65 5+33 5+%7 5+## 3+19 5+36 %+7 5+0% 3+7% %+50 19%+9#

/o 1 # 0 % 3 5 6 7 9 1$ 11 1# 10 1% 13 15 16 17 19 #$ #1 ## #0 #% #3 #5 #6 #7 #9 0$

Tanggal $1(Apr($% $#(Apr($% $0(Apr($% $%(Apr($% $3(Apr($% $5(Apr($% $6(Apr($% $7(Apr($% $9(Apr($% 1$(Apr($% 11(Apr($% 1#(Apr($% 10(Apr($% 1%(Apr($% 13(Apr($% 15(Apr($% 16(Apr($% 17(Apr($% 19(Apr($% #$(Apr($% #1(Apr($% ##(Apr($% #0(Apr($% #%(Apr($% #3(Apr($% #5(Apr($% #6(Apr($% #7(Apr($% #9(Apr($% 0$(Apr($%

"enis ;a)at Keriput $+13 6+05 6+3 ( $+19 6+01 $+11 $+$7 $+1% 3+7% 5+90 ( $+1# ( $+17 $+1 ( $+0# $+#1 $+1% 6+65 5+33 $+1# $+$% $+17 ( %+7 ( $+$3 %+50 5$+71 ergelombang #+5# ( ( ( 0+96 ( 0+3# 0 1+$# ( ( ( 0+## ( #+#% 0+# ( #+%7 0+#5 %+$1 ( ( #+96 1+7 0+91 ( ( ( 0+0% ( %%+35 intik(bintik #+7# ( ( ( 1+9# ( 1+#5 #+09 #+70 ( ( ( 1+99 ( #+53 #+$1 ( 0+%5 #+5# 1+66 ( ( #+5# 0+$% ( ( ( ( 1+7 ( 00+17

Dari tabel tersebut dapat diketahui komposisi jumlah )a)at dari setiap jenis )a)at+ Tabel %+6 "umlah )a)at dari masing(masing jenis )a)at kertas /O 1 # 0 % "enis ;a)at Keriput ergelombang intik(bintik -arna pudar Total Total ;a)at 5$+71 %%+35 00+17 35+06 19%+9#

Diagram Batang
9' )' 5' (' 3' &' 4' '
Ke rip ut pu da r an g in t ik

Jumlah cacat

$a,at

-e rg e! om

-i nt ik

Jenis Cacat

=ambar %+5 Diagram batang berdasarkan jenis )a)at

ar na

Setelah data jumlah )a)at kertas KL yang ditampilkan pada tabel diba.ah ini :

diurutkan dari

yang terbesar sampai yang terke)il dihasilkan komposisi )a)at

Tabel %+7 Komposisi )a)at berdasarkan jenis )a)at terbesar /O 1 # 0 % "enis ;a)at Keriput -arna pudar ergelombang intik(bintik Total Total ;a)at 5$+71 35+06 %%+35 00+17 19%+9#

2ntuk mengetahui persentasi komulati* )a)at kertas KL dapat dihitung dari *rekuensi )a)at yang dapat dilihat pada table diba.ah ini : Tabel %+9 Data untuk pembuatan diagram pareto ,aktor Keriput -arna Pudar ergelombang intik(bintik ,rekuensi 5$+71 35+06 %%+35 00+17 ,rekuensi komulati* 5$+71 116+17 151+6% 19%+9# Persentasi total <DB 01 #9 #0 16 Persentase Komulati* <DB 01 5$ 70 1$$

Setelah persentase komulati* )a)at kertas KL

dapat

dihitung! hasilnya dapat dilihat pada gambar diba.ah ini :

Diagram Pareto
9' )' 5' (' 3' &' 4' '
Pu da -e r rg e! om an g -i nt ik in t ik Ke rip ut

Frekuensi cacat

0rekuensi komu!atif

ar na

Jenis Cacat

=ambar %+6 Diagram pareto )a)at yang terjadi pada kertas KL Dari diagram pareto diatas dapat diketahui bah.a )a)at kertas yang paling sering terjadi yaitu jenis )a)at keriput! oleh sebab itu jenis )a)at keriput ini menjadi prioritas utama untuk perbaikan+

2()()

Mencari penye a terjadinya cacat kertas keriput Dalam memperbaiki proses yang menimbulkan

ke)a)atan penulis memakai diagram sebab akibat <*ish boneB yang digunakan untuk menganalisis timbulnya suatu akibat! yaitu men)ari! menentukan! dan menggambarkan *aktor( *aktor penyebab dari akibat yang terjadi dan diperbaiki prosesnya+ 2ntuk mengetahui sebab(sebab yang menyebabkan terjadinya )a)at produk pada pembuatan kertas KL untuk jenis )a)at keriput! penulis melakukan penelitian terhadap *aktor(*aktor utama yaitu: 'anusia! mesin! material! metoda! dan lingkungan+

Manusia
Kurang memonitor proses produksi =enu7

Mesin
Mesin penggu!ung tidak eroperasi se,ara optima! Pengeringan tidak maksima!

Materia!

Ke!e!a7an dan kurang Kurang terampi! konsentrasi

Penyortiran a7an aku kurang se!ektif

Metoda yang digunakan 7anya I#

/emperatur udara tinggi -ising

$a,at Kertas

Metoda

+ingkungan

=ambar %+7 Diagram sebab akibat

Dari gambar digram sebab akibat pada gambar %+7 dapat deketahui 3 *aktor yang menjadi peyebab terjadinya )a)at untuk jenis keriput yaitu *aktor manusia! mesin! material! metoda dan lingkuang+ Dari kelima *aktor tersebut mempunyai item(item yang mempengaruhi *aktor(*aktor tersebut yaitu : 1+ ,aktor 'anusia ( ( "enuh! yaitu *aktor yang disebabkan oleh pekerjaaan yang monoton+ Kelelahan dan kurang konsentrasi! sebenarnya *aktor ini bukan disebabkan oleh *aktor kerja *isik tetapi banyak disebabkan oleh *aktor psikologis karena adanya *aktor kebosanan dalam bekerja sehingga dalam melakukan pekerjaannya pekerja akan )epat merasa lelah dan akibat kelelahan ini juga akan mengakibatkan setiap pekerja menjadi kurang konsentrasi dan kurang momonitor mesin yang sedang berjalan dalam melakuan pekerjaannya+ ( Kurang terampil! yaitu pekerja hanya mengetahui tentang )ara mengoperasikan mesin saja! tetapi mereka tidak diberikan pelatihan tentang )ara pera.atan mesin(mesinnya+ ( Kurang memonitor proses produksi! yaitu karya.an sering mengabaikan atau kurang mengontrol proses

produksi yang sedang terjadi sehingga bila terjadi kesalahan dalam proses produksi diketahui setelah proses selesai+ #+ ,aktor 'esin 'esin penggulung tidak beroperasi se)ara maksimal! ini disebabkan set(up ke)epatan mesin sering dilakukan diatas ke)epatan standar yaitu antara %3$(3$$ meterEmenit! sedangkan ukuran ke)epatan standarnya adalah %$$(%3$ meterEmenit+ Dan akibat dari terlalu )epatnya penarikan hasil pen)etakan ini sehingga mengakibatkan proses pengeringan dalam paper ma)hine tidak maksimal+ 0+ ,aktor 'aterial ahan baku kurang baik! hal ini disebabkan karena dalam pemilihan bahan baku kertas bekas atau dalam penyortiran bahan baku kurarang dilakukan dengan baik! sehingga masih banyak bahan baku yang masuk ke mesin pembuburan berkualitas rendah+ %+ ,aktor 'etoda 'etoda yang digunakan kurang baik yaitu hanya melakukan inspeksi diakhir proses produksi dengan memisahkan produk baik dan )a)at tanpa ada perbaikan proses produksinya+

3+

,aktor Lingkungan ( ( Temperatur ising! udara tinggi! suara hal ini disebabkan sangat kurangnya pentilasi udara pada ruangan pabrik+ kebisingan mesinpun menggangu komunikasi antar pekerja! karena dalam satu sip kerja terdiri dari 7 jam kerja maka intensitas bunyi yang baik atau yang aman adalah 73 desible+ Setelah menemukan penyebab terjadinya )a)at pada

operasi pembuatan kertas KL ! maka selanjutnya dapat menemukan penyebab dominan dari kelima *a)tor utama tersebut+ Langkah yang diambil dengan melakukan diskusi atau tanya ja.ab <brainstormingB terhadap karya.an yang terlibat dalam proses produksi kertas KL + Tabel %+1$ ?asil tanya ja.ab <brainstormingB /O 1 ,aktor 'anusia Peyebab ( Operator kurang memonitor kerja karya.an dan mesin yang sedang dioperasikan ( Kelelahan yang menyebabkan karya.an kurang konsentrasi ( Kurang terampil # 'esin ( "enuh ( 'esin penggulung tidak beroperasi 7 /ilai 5

se)aara

maksimal

dan

)enderung

bekerja se)ara konstan 0 'aterial ( Proses pengeringan tidak maksimal ( Kertas bekas sebagai salah satu bahan baku pembuat kertas kurang baik dan % 'etoda kurang selekti* dalam penyortiran ( 'etoda yang digunakan kurang e*ekti* yaitu hanya memisahkan produk baik dan )a)at! tanpa ada perbaikan pada 3 Lingkungan proses produksinya+ ( Temperatur pabrik dan buru ( Keadan pabrik bising karya.an sehingga kurang menyebabkan konsentrasi
(eterangan ) *ilai diperoleh berdasarkan jumlah atau banyaknya responden, misalnya untuk +aktor manusia mendapat nilai ,, artinya adalah dari -. responden , orang menja ab +aktor manusia.

tinggi

yang inggin

menyebabkan karya.an merasa panas )epat lelah sehingga melakukan pekerjaan se)ara terburu(

Dari tabel %+1$ dapat diketahui bah.a *aktor yang paling dominan menyebabkan )a)at adalah *aktor mesin+

2()()

Per andingan sistem pengendalian saat ini dengan statistical proses control

Sistem pemeriksaan saat ini

Sistem pemeriksaan usu!an

%A/A 1ASI+ PRO%UKSI

I#

Pareto diagram Produk aik

Per aiki proses

Produk ,a,at

0is7 one %iagram

Re<ork

%i:ua! di a<a7 7arga

%i:ua! sesuai dengan 7arga tidak /erkenda!i Ana!isis

"a Proses di!an:utkan

=ambar %+9 Diagram perbandingan sistem pengendalian

2()('

Tanggung ja$a produk Selain harus memenuhi tuntutan penggunaan sesuai

dengan yang dikehendaki konsumen <artinya produk itu baikB ada keharusan pula bah.a tidak ada produk yang membahayakan atau merugikan pemakai yang dituju+ 'asalah mutu produk menjadi sangat penting untuk produk yang digunakan oleh para konsumen! tanggung ja.ab produk )a)at merujuk pada kenyataan bah.a produsen harus dituntut untuk menyediakan penggantian atas kerusakan yang diakibatkan oleh kelalaian pihak perusahaan+ Dan ke.ajiban produsen terhadap konsumen atas barang yang )a)at disebut juga tanggung ja.ab produk+ Dalam hal tanggung ja.ab produk PT+ ,ajar Surya -isesa Tbk+ selalu melakukan pergantian atau pengurangan harga pembayaran terhadap para konsumen yang merasa dirugikan akibat produk yang mereka terima tersebut produk )a)at+ Akibat dari perusahaan yang mengeluarkan produk )a)at atau produk yang tidak sesuai dengan kenginan konsumen kepada pihak perusahaan maka kerugian yang diakibatkan produk )a)at ini akan sangat berpengaruh terhadap daya jual produk yang diproduksi oleh perusahaan+

0A0 / A!A-ISIS ,A! P#M0A9ASA!


<(% Analisa Penye a Terjadinya Cacat Kertas
PT ,ajar Surya -isesa dalam pelaksanaan proses produksinya khususnya di pabrik kertas unit mesin &&! sistem pengendalian proses dilakukan saat ini adalah sistem pengendalian proses manual+ pengendalian proses manual ini adalah sesuatu pengendalian yang dilaksanakan dengan )ara pendokumentasian dari e8aluasi yang dilakukan oleh bagian *inishing dan Huality )ontrol+ Alat pengendalian mutu yang digunakan saat ini masih manual! seperti pendokumentasian mutu produk dan )a)at produk terjadi! lalu oleh bagian Huality )ontrol diperiksa dan die8aluasi untuk dilaporkan pada rapat mutu+ Dari hasil pengolahan bab &@ maka ran)angan perbaikan sistem pengendalian prosesnya adalah dengan penerapan metoda statistical process control. 'etoda ini diharapkan dapat mempermudah proses jalannya pengendalian mutu terpadu di PT ,ajar Surya -isesa Tbk+ Pengendalian proses adalah usaha pengendalian proses untuk memelihara dan meningkatkan kulitas produksi se)ara e**isien! sehingga hasilnya akan memuaskan bagi pemakainya+ Penerapan pengendalian proses terdiri dari input

dan

transpormasi

output+

Dimana

input

dari

proses

pengendalian proses ini adalah pengukuran peralatan berupa alat(alat peme)ahan statictial quality control dan prosedur+ Sedangkan output yang diharapkan adalah proses produksi yang terkendali! untuk dapat mengendalikan proses produksi tersebut! adalah perlunya sistem organisasi yang menjalankan ran)angan ini yaitu sumber daya manusia+ Pada proses produksinya Set(up mesin terlalu )epat+ Sehingga mengakibatkan proses penggulungan kertas tidak optimal! akibat dari kurang tepatnya set(up mesin! khususnya pada bagian penggulung+ Set(up mesin yang dilakukan adalah %3$(3$$ meterEmenit+ ?al ini akan berakibat terjadinya )a)at keriput karena hal tersebut di atas dengan semakin )epatnya mesin penggulung berputar! maka semakin tinggi pula tingkat kerusakan atau ke)a)atan pada produk kertas! meskipun jumlah produk yang dihasilkan lebih banyak+ ?al ini berlaku juga pada proses pengeringan jika terlalu )epat mesin dijalankan maka proses pengeringan bahan baku tidak akan maksimal dan akan berpengaruh terhadap terjadinya )a)at pada proses penggulungan+ ;ara pengendaliannya adalah dengan menurunkan set(up mesin dari %3$(3$$ meterEmenit menjadi %$$(%3$ meterEmenit+ Sehingga dengan set(up mesin yang baru+ Proses penggulungan dan proses pengeringan dapat dioprasikan lebih

baik dari set(up mesin sebelumnya meskipun kemungkinan terjadinya )a)at masih ada+ Tetapi dengan perubahan setting mesin diharapkan dapat mengurangi jumlah kerusakan atau )a)at pada produk Dari diagram pareto pada bab &@ <gambar %+6B diketahui bah.a yang menjadi perbaikan prioritas kerusakan kertas KL adalah jenis )a)at keriput untuk menentukan *aktor(*aktor kerusakan tersebut maka dilakukan analisis dengan menggunakan diagram sebab akibat adapun *aktor( *aktor yang dapat mempengaruhi terjadinya kerusakan atau )a)at produk kertas KL khusus jenis )a)at keriput adalah pada *aktor mesin! tetapi untuk lebih memperbaiki tahapan proses perbaikan! *aktor(*aktor lain juga harus diperbaiki! *aktor(*aktor tersebut adalah : 1+ ,aktor mesin Pada a.al proses produksi mesin ini harus di set(up terlebih dahulu oleh operator bila set(up mesin pada mesin penggulung terlalu )epat maka hasil produksi dari proses tersebut akan mengalami kerusakan yang )ukup besar+ ila mesin penggulung beroperasi dengan ke)epatan tinggi dan produk kertas yang akan di proses tipis! maka akan terjadi lipatan(lipatan pada produk kertas tersebut! kerusakan tersebut akan bertambah jika operator atau karya.an tidak mengantisipasi akan hal tersebut diatas+ ?al ini adalah bila

mesin bekerja terus menerus dan tidak ada .aktu istirahat! pembersihan mesin dan perbaikan! kerja mesin akan menjadi tidak sesuai dengan biasanya dan dapat mengakibatkan proses prosuksi tidak berjalan normal+ #+ ,aktor 'anusia Tenaga kerja yang menjalankan mesin dapat menjadi salah satu penyebab *aktor penyimpangan dalam proses produksi dapat mengakibatkan terjadinya )a)at produk+ Penyebab terjadinya penyimpangan tersebut adalah ( ,aktor *isik karya.an yang mudah lelah karena kondisi ruangan yang panas sehingga mengakibatkan kurang konsentrasi dalam melaksanakan pekerjaan+ ( 0+ ,aktor pengetahuan mengenai metode pengendalian mutu dan proses selama proses produksi berjalan ,aktor 'aterial ahan baku yang dipakai dalam proses pengolahan dapat menjadi salah satu *aktor terjadinya ke)a)atan+ Apabila bahan baku yang akan diproses tersebut kurang baik! bahan baku untuk membuat kertas KL adalah kertas bekas! dalam peyortiran bahan baku tidak dilakukan dengan teliti! kertas bekas yang dijadikan bahan baku banyak yang sudah tidak layak digunakan! hal ini akan menyebabkan kualitas hasil produksi tidak maksimal

%+

,aktor 'etoda elum diterapkannya metoda statistical quality control,

maka bila terjadi kesalah pada proses pembuatan kertas KL tidak dapat langsung diperbaiki atau men)egah terjadinya )a)at tersebut+ Pengendalian proses belum dilakukan dengan maksimal karena *aktor tersebut diatas+ 3+ ,aktor Lingkungan ,aktor lingkungan akan berpengaruh terhadap jalannya proses prosuksi! terutama terhadap kondisi *isik pekerja yang pada saat itu sedang melakukan proses produksinya! kondisi rungan yang bising! temperatur udara yang tinggi! menjadi salah satu *aktor penyebab kegiatan proses produksi menjadi tidak normal+

<() Usulan Penanggulangan


erdasarkan hasil analisis terhadap *aktor(*aktor yang paling dominan terjadinya )a)at! maka pada tahap ini akan dilakukan dan penaggulangan meningkatkan yang sekiranya dapat proses mengurangi persentase reje)t+ Sehingga diharapkan dapat mengurangi pengendalian pembuatan kertas tersebut adapun usaha penanggulangan yang akan dilakukan adalah sebagai berikut :

1+

,aktor 'esin Diusahan agar mesin mendapatkan pera.atan yang

maksimal! terutama pada saat terjadi beban pun)ak dan diusahankan mendapat .aktu istirahat untuk mendinginkan mesin tersebut+ 'aka harus dilakukan penjad.alan untuk proses pengolahan sehingga mesin dapat bekerja se)ara optimal! hal lainnya yaitu mesin harus dibersihkan se)ara teratur agar kotoran yang menempel pada mesin tidak akan mempengaruhi proses pengoperasian+ Perbaikan yang harus dilakukan adalah mengubah seting mesin yang digunakan a.al set(up mesin penggulung yang dipakai adalah dengan ke)epatan %3$(3$$ meterEmenit+ Setelah diketahui dengan menggunakan set(up mesin tersebut mengalami banyak )a)at produk maka set(up mesin diubah menjadi %$$(%3$ meter Emenit+ Sehigga diharapkan dapat mengurangi dan meningkatkan pengendalian proses pembuatan kertas tersebut+ #+ 'anusia 'elakukan peningkatan pengetahuan mengenai kualitas perlu dilakukan oleh perusahaan bagi pekerja! karena pekerja memegang peran penting dalam perusahaan+ ;ara perbaikannya dengan diadakan pelatihan *ungsi mesin sampai pera.atan mesin dan peranan mesin dalam men)apai tujuan perusahaan untuk mendapatkan mutu produk yang dihasilkan

baik+ ?al lain adalah membuat jad.al untuk mengontrol set( up mesin agar tidak mengalami perubahan juga tidak mengalami kerusakan pada produk+ 'eningkatkan kesejahteraan karya.an agar dalam bekerja mereka dapat melaksanakan dengan baik+ 0+ ,aktor 'aterial 2saha yang dilakukan adalah memilih material yang baik dan sebelum digunakan diperiksa terlebih dahulu agar dapat diketahui apakah material tersebut baik atau tidak dan pemeriksaan material tersebut dilakukan oleh Huality )ontrol atau bagian terkait yang memegang pengolahan bahan baku+ %+ ,aktor 'etoda 2sulan yang diajukan adalah menerapkan statistical quality control,bila terjadi kerusakan dapat diperbaiki atau bila suatu trend telah menunjukan keadaan yang hampir keluar dari batas )ontrol maka dengan diterapkannya statistical quality control akan dapat diantisipasi terjadinya )a)at produk+ 3+ ,aktor Lingkungan 2sulan penanggulangan adalah sebagai berikut : ( 1uang pengolahan atau ruang produksi diusahakan agar dibersihkan se)ara rutin! karena jika dibiarkan akan terjadinya penumpukan debu! baik pada bagian *inishing maupun pada bagian mesin kertas+

'emasang tanda peringatan mengenai masalah kebersihan dan keselamatan kerja pada lokasi kerja di tempat yang stratetgis+

'emperbanyak

pintu

udara

pada

ruangan

pengolahan atau produksi agar sirkulasi udara dapat berjalan dengan baik+

<('

Analisis sistem pengendalian saat ini dengan metode statistical process control
Dari pengolahan data pada bab &@ sub bab %+#+%

<gambar %+16B dapat diketahui bah.a proses pengendalian yang dipakai saat ini di PT ,ajar Surya -isesa adalah menggunakan inspe)tion )ontrol yaitu hanya berupa pemisahan produk baik dan produk )a)at dan perbaikan pada produk )a)at tadi <re.orkB! tanpa ada perbaikan pada prosesnya+ Tetapi dengan metode statistical quality control proses produksi akan lebih terkendali sebab apabila terjadi )a)at dalam proses produksi tidak terkendali maka akan dianalisis penyebab terjadinya )a)at tersebut kemudian dilakukan proses perbaikan pada proses produksinya+

<(2

Analisis tanggungja$a produk


Sebagimana telah dijelaskan pada bab &@ sub bab

%+#+3! bah.a tanggungja.ab produk )a)at suatu perusahaan terhadap konsumennya sangatlah penting! karena resiko yang akan ditanggung oleh pihak perusahaan sangatlah besar jika mengeluarkan produk yang tidak sesuai dengan keinginan konsumen! yaitu kemungkinan tuntutan dari pihak konsumen atas ganti rugi atau bahkan pihak perusahaan akan kehilangan konsumen akibat kelalaian dalam mengeluarkan produknya+ Dengan menekan tingkat ke)a)atan pada proses produksinya! diharapkan akan mengurangi atau bahkan menghilangkan kesalahan perusahaan dalam mengeluarkan produknya+ Karena apabila dilihat dari *aktor internal perusahaan adanya produk )a)at ini akan mengakibatkan kerugian yang besar pada perusahaan yaitu dengan bertambahnya ongkos produksi+ Dan jika dilihat dari *aktor eksternal jika suatu perusahaan mengeluarkan produk )a)at pada konsumen maka akan mengakibatkan kerugian berupa hilangnya kerper)ayaan atau kurangnya daya beli konsumen terhadap produk yang di produksi oleh perusahaan+

0A0 /I

K#SIMPU-A! ,A! SA+A!


7(% Kesimpulan
Kesimpulan tersebut adalah sebagai berikut : 1+ Setelah men)ermati sistem pengendalian proses yang ada saat ini+ Terlihat kurang e*ekti*nya proses yang dijalankan oleh PT ,ajar Surya -isesa Tbk+ hal ini karena metode statistical process control tidak digunakan+ erdasarkan hal tersebut perlu diterapkan metoda statistical process control! pada bagian Huality )ontrol atau pada bagian yang menangani pengendalian proses produksi+ #+ Dari diagram pareto dapat diketahui bah.a )a)at kertas yang paling dominan terjadi adalah jenis )a)at keriput+ 0+ Dari diagram sebab akibat diketahui 3 *aktor yang memungkinkan dapat menyebabkan )a)at yaitu : mesin! manusia! metode! material! dan lingkungan+ Dari kelima *aktor tersebut yang paling berpengaruh adalah *aktor mesin! adapun penyebabnya adalah :

,akor 'esin Seting mesin tidak tepat! sehingga mesin tidak beroperasi dengan optimal dan )enderung beroperasi terlalu )epat+

,aktor 'anusia Tenaga kerja yang menjalankan mesin tersebut menjadi salah satu penyebab terjadinya penyimpangan dalam proses produksi dan dapat mengakibatkan terjadinya kerusakan pada produk+ Peyebab terjadinya penyimpangan tersebut : Operator kurang memonitor proses

pengoperasian mesin ,aktor *isik karya.an yang mudah lelah+ ,aktor penelitian yang masih kurang mengenai pengoperasian mesin+ Kurang memahami mengenai pengendalian proses+ ( ,aktor 'etoda Tidak digunakan satu pengendalian mutu statistik untuk memperbaiki proses yang sedang berjalan+ ( 'aterial Kurang selekti*nya dalam memilih bahan baku yang digunakan untuk pembuatan proses kertas KL +

,aktor Lingkungan Lingkuang akan sedikit berpengaruh terhadap proses produksi yang sedang berjalan! terutama pengaruh terhadap tenaga kerja yang melakukan kegiatan proses produksi+

%+

Dari perbandingan metode

pengendalain yang

dipakai saat ini oleh perusahaan dengan metode statistical quality control dapat diketahui bah.a metode yang dipakai saat ini kurang e*ekti*+ 3+ Tanggungja.ab produk perusahaan terhadap produk )a)at sangat berpengaruh terhadap *aktor internal yaitu pada biaya produksi dan eksternal perusahaan terhadap konsumen produk perusahaan yang dijual+

7() Saran
Dalam upaya melakukan perbaikan di PT ,ajar Surya -isesa berikut " 1+ Agar )a)at produk yang timbul dalam proses produksi dapat diperke)il! maka disarankan untuk melakukan perbaikan se)ara bertahap+ Terhadap peyebab utama terjadinya produk )a)at! supaya tujuan perusahaan dapat ter)apai yaitu menghemat Tbk+ penulis ingin memberikan beberapa saran+ Sebagai bahan masukan pada manajemen yaitu sebagai

ongkos produksi! dan usaha ini paling mendukung kelan)aran proses produksi kertas pada umumnya+ Dan kertas KL khususnya+ #+ Pembentukan tim statistical quality conttol agar dapat mempermudah dalam proses produksi a.al sampai akhir sehingga kerusakan produk dapat terdeteksi+ 0+ Penerapan pengendalian mutu terpadu untuk memperbaiki kenerja perusahaan serta kuaitas produk yang dihasilkan+ %+ 'emberikan pelatihan pada tenaga kerja mengenai mesin yang digunakan dalam proses produksi! baik dari segi kegunaannya maupun pera.atannya+ 3+ Tugas akhir ini hanya menyajikan usulan perbaikan se)ara bertahap terhadap peyebab dominan terjadinya )a)at atau reje)t untuk pengembangan lebih lanjut ada baiknya perusahaan melakukan penelitan kembali terhadap peyebab )a)at pada proses produksi kertas+ 5+ Diadakannya penerapan 6+ Perlu penelitian lebih lanjut mengenai sistem pengendalian penelitian proses kembali yang dalam

diusulkan oleh penulis agar menjadi lebih baik+ mengadakan manajemen pera.atan <maintenan)eB

-AMPI+A!
LA'P&1A/ 1 : Surat keterangan penerimaan untuk penelitian dari perusahaan+ LA'P&1A/ # : Sejarah umum perusahaan LA'P&1A/ 0 : Struktur Organisasi

-AMPI+A! )

Sejarah Singkat Perusahaan PT+ ,ajar Surya -isesa Tbk+ Didirikan tahun 1997 bergerak dibidang per)etakan kertas yang mempelopori industri kertas kemasan+ Perusahaan ini menyediakan bahan baku bagi perusahaan lain untuk diproduksi menjadi kemasan+ PT+ ,ajar Surya -isesa Tbk+ Pada a.alnya menggunakan unit # mesin dalam proses produksi+ 'esin tersebut dioperasikan sejak tahun 1979 yang menghasilkan produk unggulan berupa KL <Kra** Liner oardB dan -TL <-hite Top LinerB sebagai produk sampingan dengan gramatur 1#3 dampai #$$ grEm# dengan kapasitas produksi %3$ sampai 3$$ tonEhari+ KL pembungkus )o)a )ola isi 1 krat+ Pada tahun 199$ digunakan untuk mesin 1 yang menghasilkan produk utama berupa ;D <;oated DupleP oard -hite <;oated DupleP dengan oardB dengan produk sampingan kertas &8ory! ;D la)kB! dan KL biasanya digunakan untuk pelapis atas kardus mie instant dan -TL digunakan untuk

gramatur antara #$$ sampai 3$$ grEm# dan kapasitas produksi %3$ sampai 3$$ tonEhari+ ;D digunakan untuk kardus makanan! kotak sepatu! dan kemasan non makanan+ Kertas &8ory digunakan untuk pembungkus rokok! makanan! obat( obatan! dan kosmetik+ Pada dasarnya ;D - sama dengan ;D perbedaannya terletak pada .arna permukaan dan

belakang ;D

yang ber.arna putih+ KL

yang dihasilkan pada unit 1

sama dengan KL

pada unit 1 namun KL

menggunakan 3 lapisan+ Selanjutnya pada tahun 1995 pada proses produksi digunakan unit mesin 0 yang bernama )orrugating ma)hine paper+ 'esin ini hanya memproduksi satu jenis produk yaitu ;'P <;orrugated 'edium PaperB dengan gramatur 11# sampai 13$ grEm# ;'P digunakan untuk bagian tengah pada kardus mie instant yang bergelombang+ Perbedaan dari ketiga mesin ini adalah pada lapisan produk yang dihasilkan unit mesin 1 memproduksi ;D lapisan! unit mesin # memproduksi KL terdiri dari 1 lapisan+ PT+ ,ajar Surya -isesa Tbk+ ergerak dalam bidang usaha kertas untuk kemasan karena melihat peluang bisnis dari sektor ini begitu besar+ Sebagian besar produk yang ada dipasaran menggunakan bahan baku kertas untuk kemasan luar seperti produk odol! sabun! mie instant! biskuit dan sebagainya+ Kemasan luar suatu produk akan menjadi nilai tersendiri bagi pembeli+ Kualitas kemasan yang baik dan menarik akan menambah daya jual suatu produk+ Perusahaan ini mempunyai spesialisasi dalam menggunakan kertas daur ulang untuk menghasilkan kertas dengan 3 dengan 0 lapisan!

sedangkan unit 0 mesin 0 memproduksi ;'P yang hanya

yang bermutu tinggi+ Selain menggunakan pulp kayu! 73 D dari bahan baku adalah bubur kertas bekas+ PT+ ,ajar Surya -isesa Tbk+ erpandangan bah.a untuk menghasilkan produk yang berkualitas tinggi dan membangun bisnis yang sukses tidak perlu menghan)urkan lingkungan+ ?al ini memberi bukti bah.a PT+ ,ajar Surya -isesa Tbk+ adalah perusahaan yang ramah lingkungan serta turut serta menanggulangi populasi lingkungan+ PT+ ,ajar Surya -isesa Tbk+ didukung oleh 16$% karya.an yang bekerja sama dalam menghasilkan kertas berkualitas tinggi+ ?al ini didukung oleh sumber daya tersendiri sebesar 0#+3 mega.att semenjak tahun 1993 selain PL/+ Perusahaan ini telah mendaur ulang kertas sebesar 1 juta ton tiap tahunnya+ PT+ ,ajar Surya -isesa Tbk+ telah tumbuh menjadi perusahaan yang besar dengan konsumenya berasal dari iternasional maupun domestik+ ?al ini ditandai dengan terda*tarnya PT+ ,ajar Surya -isesa Tbk+ dalam jakarta Sto)k 4P)hange pada tahun 199%+ Produknya telah diekspor ke negara lain seperti ;ina! "epang! &ndia Arab Saudi! 'alaysia!4ropa dan lain sebagainya+

/isi dan Misi Perusahaan @isi perusahaan adalah se)ara total berdedikasi menjadi suplier kertas untuk memenuhi kebutuhan konsumen dengan standar yang sama atau mendekati keinginan mereka dengan tujuan menjamin kepuasan pelanggan+ 'isi perusahaan adalah : 1+ 'enyediakan kualitas produk yang tinggi proses dan ser8is yang baik melalui integrasis! loyalitas dan hubungan yang baik kepada konsumen+ #+ 0+ Peduli terhadap lingkungan 'enghasilkan keper)ayaan konsumen! mendorong rasa untuk memiliki dan membangun kompetensi yang pro*esional+ 'oto Perusahaan : 'emajukan pertumbuhan perusahaan dan kemakmuran bagi seluruh partner+ ,eskripsi .utput Perusahaan Proses manu*aktur yang berlangsung dalam produksi kertas kemasan di PT+ ,ajar Surya -isesa adalah line Pro)ess+ Produk(produk yang dihasilkan oleh perusahaan ini mempunyai aliran proses yang sama+ Proses tersebut bera.al dari bahan baku yang sudah disortir dan diba.a ke sto)k

preparation untuk dijadikan pulp+ Kemudian setelah menjadi pulp! diba.a ke paper ma)hine dengan kon8eyor+ Setelah melalui paper ma)hine! produk kertas yang berupa gulungan tersebut dipindah ke bagian pemotongan lalu ke bagian pengepakan+ Setelah dipak! kertas tersebut diba.a ke gudang untuk disimpan+ Dari keterangan diatas dapat dilihat bah.a perpindahan meterial dari satu stasiun kerja ke stasiun lain berpindah dalam satu aliran proses+ Strategi penempatan produk pada PT+ ,ajar Surya -isesa adalah make to order+ Kertas yang dihasilkan perusahan ini desesuaikan dengan kenginginan konsumen baik dari gramaturnya! maupun jenisnya+ ;ontohnya! jenis kertas KL ada yang ber.arna )oklat dan ada yang ber.arna putih+ ila konsumen menginginkan yang ber.arna )oklat! maka bahan bakunya adalah 2KP <2nble)hing Kra*t PulpB sedangkan untuk yang ber.arna putih menggunakan bahan baku KP < le)hing Kra*t PulpB+ 2ntuk gramatur kertas juga bisa dipesan sesuai keinginan+ 2ntuk unit mesin 1 gramaturnya antara #$$(3$$ grEm#! untuk unit mesin # gramaturnya antara 1#3(#$$ grEm # ! sedangkan untuk unit mesin 0 gramaturnya antara 1#3(13$ grEm # + Selain itu ukuran pemotongan kertas juga bisa disesuaikan dengan keinginan konsumen+ Konsumen bisa memilih dalam bentuk gulungan+

PT+ ,ajar Surya .isesa merupakan perusahaan kertas yang menghasilkan kertas kemasan+ "adi produk pada perusahaan ini akan diproses lagi oleh perusahaan yang mengordernya menjadi kemasan yang lebih menarik lagi+ Pada PT+ ,ajar Surya -isesa memproduksi kertas dengan bahan baku yang didaur ulang+ Penyediaan bahan baku didapat dari lokal dan import berupa kertas bekas dan 8irgin pulp+ Persentasi bahan baku yang didapat dari lokal hanya sebanyak #3 D dimana bahan baku tersebut dikumpulkan oleh para pemulung(pemulung+! sedangkan sisanya didapat dari import yang dibeli dari negara Amerika serikat! 'alaysia! Singapura! Australia! /e. Qeland dan negara( negara lainnya+ Sedangkan untuk 8irgin pulp atau bubur kayu! 7$ D berasal dari lokal yaitu pohon dari pohon akasia dan #$D(nya mengimport dari kanada yaitu dari pohon pinus+ Dari bahan baku yang tersedia dilakukan proses dan perlakuan tertentu menjadi berbagai ma)am kertas kemasan+ PT+ ,ajar Surya -isesa mempunyai 0 unit mesin yang memproduksi berbagai kertas kemasan yang dapat dijabarkan sebagai berikut : 2nit mesin 1 : 3+ 5+ 6+ ;D < ;oated DupleP oardB Kertas &8ory ;D - <;oated DupleP oard -hite a)kB

7+

KL <Kra*t Liner oardB

=ramatur Esubstain #$$(3$$ grEm# ! 2nit mesin # : 0+ %+ KL <Kra*t Liner oardB -TL <-hite Top LinerB

=ramatur Esubstain 1#3(#$$ grEm# ! 2nit mesin 0 : #+ ;'P <;orrugated 'edium PaperB =ramatur Esubstain 11#(13$ grEm# + Kondisi dan -ingkungan Tempat kerja Se)ara umum lingkungan tempat kerja dapat dideskripsikan sebagai berikut : 1+ PT+ ,ajar Surya -isesa Tbk+ terletak dika.asan industri yang terletak di daerah ;ibitung dengan luas lahan sekitar 1$ hektar+ #+ Perusahaan ini memiliki gedung pusat administrasi! # buah gedung pabrik! dan dan gedung pengolahan limbah yang dilengkapi dengan mesin uap+ Penyimpanan bahan baku sebagian besar hanya diletakan diruangan terbuka+ 0+ angunan Pabrik beratap tinggi disebabkan mesin unit 1 dan # terletak di lantai # sehingga dibutuhkan ruang yang )ukup besar+

%+

2nit mesin 1 dan # terletak bersebelahan dalam suatu gedung sedangkan unit mesin 0 terletak pada gedung lain yang berjarak 1 km dari gedung tersebut

3+

Temperatur di lantai produksi agak panas berkisar antara #9( 0$ o ;+ ?al ini disebabkan karena sirkulasi udara yang tidak begitu baik akibat kurangnya 8entilasi udara yang tersedia+ Akan tetapi dibeberapa ruangan seperti bagian administrasi! manajer produksi dan Huality )ontrol terasa sejuk karena menggunakan pendingin ruangan+

5+

Pen)ahayaan pada ruangan pabrik sudah )ukup baik dengan dilengkapi oleh lampu(lampu penerangan sehingga ruangan )ukup terang+

6+

Dilantai produksi ter)ium bau(bauan yang )ukup menyengat yang berada dari bahan kimia yang dipakai untuk proses produksi yang )ukup berbahaya bagi para pekerja+

7+

Tingkat kebisingan pada tempat kerja )ukup tinggi sehingga menimbulkan kesulitan dalam berkomunikasi diantara sesama pekerja+

9+

,asilitas tambahan yang tersedia adalah 'ushola! kantin! koperasi! dan lahan parkir yang )ukup luas+

-AMPI+A! '

Struktur .rganisasi dan *o ,escription


Struktur organisasi yang akan dijelaskan dalam laporan ini dia.ali dari 'ill manager yang memba.ahi beberapa di8isi seperti yang digambarkan diba.ah ini :

MI++ MANA.ER

PPI$ %epartement

Produ,tion 4 %epartement

Produ,tion & %epartement

/e,7ni,a! %epartement

#$ %epartement

Persona!ia %epartement

Manager Produ,tion &

%epartement 1ead Produ,tion &

Supervisor Produ,tion

Ass Supervisor A%M

Ass Supervisor Sto,k Preparation &

Ass Supervisor 6et End

Ass Supervisor Re<inder

0oreman A%M

Pu!per no 4>&>5>) 0oreman

O$$>N%+K$>UKP +ine 0oreman

6et End 0oreman

%ryer 0oreman

Re<inder 0oreman

Ass 0oreman

Ass 0oreman

Ass 0oreman

Ass 0oreman

Ass 0oreman

Ass 0oreman

Operator A%M

Operator

Operator

Operator

Operator

Operator

=ambar+! Struktur Organisasi Produksi #

"ob Des)ription dari struktur organisasi beberapa departemen yang ada dalam PT ,ajar Surya -isesa adalah : 'ill 'anager ( ( Tugas 2tama 'engatur segala jalannya akti8itas dalam pabrik 1uang lingkup kerja 1+ #+ 0+ ertanggung ja.ab atas segala akti8itas dalam pabrik 'empunyai .e.enang penuh terhadap jalannya produksi 'enga.asi jalannya produksi Departemen Te)hin)al ( Tugas 2tama ertanggung ja.ab atas perbaikan alat(alat mekanik! pemeliharaan alat(alat yang ada dalam perusahaan termasuk juga alat(alat produksi dan alat(alat pemindahan dan pemotongan+ ( 1uang lingkup kerja 1+ #+ 0+ 'emberikan perintah untuk melakukan tindakan perbaikan mesin+ 'elakukan pengaturan tugas pemeriksaan mesin se)ara berkala+ 'emeriksa laporan pemeriksaan mesin dan kerusakan(kerusakan yang terjadi+

Departemen PP&; <Produ)tion Planning and &n8entory ;ontrolB ( Tugas 2tama ertanggung ja.ab dalam segala jad.al penyediaan

dan pembelian bahan baku!&n8entory! membuat peren)anaan produksi yang berdasarkan peramalan permintaan produk+ ( 1uang lingkup kerja 1+ #+ 0+ %+ 'embuat peren)anaan produksi dan membuat perhitungan in8entory 'enyediakan produksi lainnya 'embuat laporan dari bahan baku yang akan dipesan 'emilih dibutuhkan+ Departemen Produksi ( Tugas 2tama ertanggung ja.ab dalam segala kegiatan produksi sesuai dengan jad.al peren)anaan yang dibuat PP&;+ ( 1uang lingkup kerja 1+ #+ 'eren)anakan dan melaksanakan jad.al produksi yang sudah dibuat dengan tepat .aktu 'enga.asi jalannya proses produksi dari bahan baku sampai produk jadi dan menetapkan supplier yang bahan baku dan keperluan

0+

'engatur shi*t kerja para pega.ai

Departemen Cuality )ontrol ( Tugas 2tama ertanggung ja.ab terhadap kualitas produksi yang

dihasilkan+ ( 1uang lingkup kerja 1+ #+ 0+ 'elakukan pemeriksaan kualitas dari bahan baku dan produk jadi 'enentukan kualitas dari produk jadi 'embuat analisa dan kesimpulan dari Huality )ontrol yang dilakukan Departemen Personalia ( Tugas 2tama ertanggung ( ja.ab atas segala sesuatu yang

berhubungan dengan SD'+ 1uang lingkup kerja 1+ #+ 0+ %+ 'enerima lamaran! melakukan .a.an)ara dan memproses karya.an yang masuk 'engatur segala *asilitas yang didapat oleh seorang pega.ai 'engatur )arrier planing seorang pega.ai 'enga.asi segala kerja para pega.ai

Diba.ah ini merupakan job des)ription dari bagian produksi+ 'anager Produ)tion ( Tugas 2tama 'eren)anakan! mengatur! serta mengontrol kualitas dan kuntitas dari hasil produksi sesuai dengan kebijakan perusahaan+ ( 1uang lingkup kerja 1+ Tugasnya adalah sebagai 'anager Produksi untuk paper ma)hine # dan bertanggung ja.ab kepada 'ill 'anager #+ 0+ %+ 3+ 'engurutkan shut do.n jobs 'emastikan semua ren)ana beroperasi sesuai dengan standar operasi yang berlaku 2ntuk mengatur para pekerja yang berada diba.ah pimpinannya agar bekerja dengan baik 2ntuk melatih dan mengembangkan karya.an+ Departemen ?ead ( Tugas 2tama 'eren)anakan! mengatur! serta mengontrol kualitas dan kuntitas dari hasil produksi sesuai dengan kebijakan perusahaan+ ( 1uang lingkup kerja dan anggaran yang dimiliki oleh dan anggaran yang dimiliki oleh

1+

Tugasnya adalah sebagai Departemen ?ead untuk paper ma)hine # dan bertanggung ja.ab langsung kepada manager produksi+

#+

'enjaga kualitas dan produkti8itas sesuai dengan standar yang berlaku+

Super8isor ( Tugas 2tama 'embantu ( kepala bagian dalam mengendalikan

seluruh akti8itas di departemen produksi #+ 1uang lingkup kerja 1+ #+ 'emberikan pengarahanEbimbingan kepada asisten Super8isor dan ba.ahannya 'emberikan laporan kepada kepala bagian apabila ada penyimpangan pada mesin dan pemakaian bahan kimia pembantu+ 0+ %+ 3+ 5+ 'engambil keputusan se.aktu kepala bagian tidak berada ditempat 'enyetop mesin untuk perbaikan atau penggantian spare part yang rusak 'embuat planing s)hedule penggantian spare part 'enaikan atau menurunkan ke)epatan mesin bila diperlukan

6+ 7+ 9+

'erubah produksi bila terjadi masalah pada kualitas yang tidak bisa ditangani segera Optimalisasi pemakaian bahan kimia dan bahan pembantu lainnya 'elakukan penilaian prestasi terutama bagi Asisten Super8isor+

Asisten Super8isor Administrasi ( Tugas 2tama 'engendalikan semua kegiatan administrasi di

departemen produksi ( 1uang lingkup kerja 1+ #+ 0+ %+ 3+ 5+ 'en)etak laporan pemakain bahan baku dan bahan kimia serta spare part+ 'elaksanakan tugas kesekretariat produksi 1 departement Dokumentasi semua laporan harian produksi dan &SO Pengadaan dan pen)atatan spare part 'embuat laporan harian 'enilai prestasi ba.ahan

Asisten Super8isor Sto)k Preparation ( ( Tugas 2tama 'engendalikan akti8itas di sto)k preparation 1uang lingkup kerja

1+

'enjalankan tugas yang diberikan super8isor maupun kepala bagian terhadap jalannya proses produksi

#+ 0+

ertanggung ja.ab terhadap line preparation yang menjadi tanggung ja.abnya 'engkoordinasi sesama asisten super8isor bila line yang menjadi tanggung ja.abnya mengalami masalah+

%+ 3+

'emberikan pelatihan rutin bersama super8isor kepada ba.ahannya 'enilai prestasi kerja *oreman+

Asisten Super8isor Paper 'a)hine # ( Tugas 2tama 'enjaga kestabilan dan kelan)aran mesin serta menjaga kualitas dan kuatitas produksi ( 1uang lingkup kerja 1+ #+ 0+ %+ 3+ 'engontrol semua bagian paper ma)hine agar tidak terjadi gangguan pada prosses produksi ertanggung ja.ab atas semua laporan hasil produksi 'emberikan usulan kerja kepada super8isor 'engatur pembagian tugas *oreman! asisten *oreman dan operator 'engganti produk sesuai order

5+

'enilai prestasi kerja *oreman

Asisten Super8isor 1e.inder ( ( Tugas 2tama 'enjaga kestabilan dan kelan)aran mesin re.inder 1uang lingkup kerja 1+ #+ 0+ 'engamati proses penggulungan kerja jadi ertanggung ja.ab dalam laporan produk jadi 'engatur pembagian tugas *oreman

,oreman Administrasi ( ( Tugas 2tama ertanggung ja.ab atas kegiatan administrasi produksi 1uang lingkup kerja 1+ #+ 0+ %+ 'embuat laporan pemakaian bahan baku! kimia dan spare part ;he)k absensi karya.an ,iling 'engarahkan operator admistrasi apabila salah dalam mengerjakan tugasnya+

,oreman Pulper no 1+#+3 dan 5 ( ( Tugas 2tama ertanggung ja.ab atas pulper no 1!#!3 dan 5 1uang lingkup kerja

1+

'enerima intruksi dan melaksanakan tugas yang diberikan atasan serta mendelegasikan pada ba.ahannya

#+ 0+

ertanggung dioperasikannya

ja.ab

akan

alat

yang

'enilai prestasi ba.ahan+

,oreman Pulper O;;E-P!/DLK;!2KP line ( Tugas 2tama ertanggung ja.ab atas line O;;E-P! /DLK; dan 2KP ( 1uang lingkup kerja 1+ 'enerima intruksi dan melaksanakan tugas yang diberikan atasan serta mendelegasikan pada ba.ahannya #+ 0+ ertanggung dioperasikannya 'enilai prestasi ba.ahan+ ja.ab akan alat yang

,oreman -et end ( Tugas 2tama 'enjaga kestabilan dan kelan)aran mesin serta

memimpin karya.an pada bagiannya+ ( 1uang lingkup kerja

1+

'engontrol yang rusak

bagian(bagian

mesin

dilokasi

kerjanya! memperbaiki atau mengganti spare part #+ 0+ %+ 'enguasai pekerjaan operator Setting mesin diba.ah penga.asan asisten super8isor ertanggung ja.ab membuat laporan harian ,oreman Dryer ( Tugas 2tama 'enjaga kestabilan dan kelan)aran mesin serta memimpin karya.an pada bagiannya+ ( 1uang lingkup kerja 1+ 'engontrol yang rusak #+ 0+ %+ 'enguasai pekerjaan operator Setting mesin diba.ah penga.asan asisten super8isor ertanggung ja.ab membuat laporan harian ,oreman 1e.inder ( ( Tugas 2tama 1uang lingkup kerja bagian(bagian mesin dilokasi kerjanya! memperbaiki atau mengganti spare part

'emimpin karya.an pada bagiannya

1+ #+ 0+

'engontrol bagian(bagian mesin 'engontrol kerja mesin 'embuat laporan data produk jadi yang sudah dire.inder

Asisten ,oreman Administrasi ( Tugas 2tama 'embantu *oreman yang bertanggung ja.ab pada

administrasi ( 1uang lingkup kerja 1+ #+ 0+ %+ 3+ Pembuatan surat dan absensi karya.an Pengurusan LemburB Pengurusan pengajuan )uti karya.an Pengurusan karya.an 'enggantikan berhalangan+ Asisten ,oreman Pulper no 1+#+3 dan 5 ( Tugas 2tama 'embantu *oreman yang bertanggung ja.ab pada Pulper no 1+#+3 dan 5+ ( 1uang lingkup kerja 1+ 'embantu *oreman dalam hal mengontrol tugas operator+ tugas *oreman apabila SPKL <Surat Perintah Kerja

#+

'engarahkan operator apabila salah dalam menjalankan tugasnya+

Asisten ,oreman O;;E-P!/DLK;!2KP line ( Tugas 2tama 'embantu *oreman yang bertanggung ja.ab pada O;;E-P!/DLK;!2KP line ( 1uang lingkup kerja 1+ #+ 'embantu *oreman dalam hal mengontrol tugas operator+ 'engarahkan operator apabila salah dalam menjalankan tugasnya+

Asisten ,oreman -et 4nd ( ( Tugas 2tama 'enguasai tugas kerja bagiannya 1uang lingkup kerja 1+ #+ 0+ 'engoperasikan mesin sesuai dengan instruksi kerja 'embantu *oreman dalam hal mengontrol tugas operator Diperbolehkan menghentikan mesin apabila keadaan emergen)y+

Asisten ,oreman Dryer ( Tugas 2tama 'enguasai tugas kerja bagiannya

1uang lingkup kerja 1+ #+ 0+ 'engoperasikan mesin sesuai dengan instruksi kerja 'embantu *oreman dalam hal mengontrol tugas operator Diperbolehkan menghentikan mesin apabila keadaan emergen)y+

Asisten ,oreman 1e.inder ( ( Tugas 2tama 'enguasai tugas kerja bagiannya 1uang lingkup kerja 1+ #+ 'engoperasikan mesin sesuai dengan aturan 'embantu *oreman dalam hal mengontrol tugas operator

Operator Administrasi ( ( Tugas 2tama 'embagikan kupon makanan untuk karya.an 1uang lingkup kerja 1+ #+ 'embersihkan ruangan kantor 'engantarkan surat

Operator Pulper no 1+#+3 dan 5 ( Tugas 2tama 'embantu asisten *oreman yang bertanggung ja.ab pada Pulper no 1+#+3 dan 5

1uang lingkup kerja 1+ #+ 'ematuhi instruksi atasannya 'engikuti pelatihan

Operator O;;E-P!/DLK;!2KP line ( Tugas 2tama 'embantu asisten *oreman yang bertanggung ja.ab

pada O;;E-P!/DLK;!2KP line+ ( 1uang lingkup kerja 1+ #+ 'ematuhi instruksi atasannya 'engikuti pelatihan

Operator -et 4nd ( Tugas 2tama 'engoperasikan mesin dan menguasai kerja dibagian

kerjanya sesuai prosedur+ ( 1uang lingkup kerja 1+ #+ 0+ %+ 'ematuhi dan melaksanakan kerja sesuai dengan instruksi atasannya Tidak boleh meniggalkan tempat kerja ekerja lembur apabila karya.an pengganti tidak ada+ Diperbolehkan menghentikan mesin apabila keadaan emergen)y Operator Dryer ( Tugas 2tama

'engoperasikan mesin dan menguasai kerja dibagian kerjanya sesuai prosedur+ ( 1uang lingkup kerja 1+ #+ 0+ %+ 'ematuhi dan melaksanakan kerja sesuai dengan instruksi atasannya Tidak boleh meniggalkan tempat kerja ekerja lembur apabila karya.an pengganti tidak ada+ Diperbolehkan menghentikan mesin apabila keadaan emergen)y Operator 1e.inder ( ( Tugas 2tama 'enga.asi dan mengoperasikan mesin 1uang lingkup kerja 1+ 'ematuhi dan melaksanakan kerja sesuai instruksi #+ Diperbolehkan keadaan darurat 0+ + ekerja lembur apabila karya.an pengganti tidak bisa hadir menghentikan mesin dalam