Anda di halaman 1dari 6

Barangsiapa yang mengucapkan doa setiap selesai sholat subuh, dan ia masih melipatkan kedua kakinya serta belum

berkata yang lain, yaitu doa; Laa Ilaaha Illa Allahu Wahdahu Laa Syarikala Lahu, Lahulmulku walahulhamdu, yuhyi wayumitu, wahuwa ala kulli syaiin qodiir sebanyak 10 kali, maka Allah tuliskan baginya 10 kebaikan dan menghapus darinya 10 kejelekan, mengangkat derajatnya sebanyak 10 derajat, dan pada hari itu ia berada di dalam perlindungan dari setiap perkara tidak mengenakkan dan dijaga dari setan. Tidak ada yang bisa membinasakannya hari itu selain perbuatan syirik kepada Allah...!!!

Rasulullah SAW Bersabda: ''Sesiapa yang baca: SubhanAllah 33 kali, Alhamdulillah 33 kali, AllahuAkbar 33 kali, dan kemudian ia menggenapkannya 100 dgn membaca La ilaaha illAllah waHdu la syareeka lahu...(hingga akhir ayat), tiap-tiap kali selesai solat, maka segala kesalahannya akan diampuni meskipun seperti banyaknya buih di lautan. (HR Muslim). Subahanallah.

Nota: *La illaha ilAllahu, waHdahu la shareeka lahu, lahul Mulku, wa lahul Hamd, wa Huwa ala kulli shaiy'in Qadeer.

Bermaksud: "Tidak ada Tuhan (yang berhak disembah) kecuali Allah Yang Maha Esa,tiada sekutu bagi-Nya, milik-Nya segala kerajaan dan milik-Nya segala pujian, dan Dia Maha Berkuasa atas segala sesuatu."

DZIKIR SINGKAT BERKHASIAT HEBAT ''Barangsiapa setelah sholat Magrib dan Subuh membaca : 'Laailaahaillallah wahdahu la syarika lahu, lahulmulku walahul hamdu yuhyi wa yumit wa huwa 'alaa kulli syai'in Qodir' 10x, maka derajat, akan tulis 1x-nya 10 kebaikan, dihapus 10 kejelekan, diangkat 10 lindungi dari setiap kejelekan, dan lindungi dari godaan syaitan' (HR.

Ahmad IV/227, Tirmidzi no. 3474)

Rasulullah bersabda, Barang siapa menjaga sholat tahajud dengan sungguh-sungguh, maka Allah memberinya sembilan kemuliaan, terdiri dari lima kemuliaan didunia dan empat di akhirat. Di dunia: 1. Allah jauhkan dari bencana 2. Tanda kesholehan memancar diwajahnya 3. Akan dicintai hamba Allah yang sholeh pula dan disegani manusia 4. Bicaranya jadi hikmah dan berwibawa 5. Mudah memahami Agama Allah. Di akhirat: 1. Bangkit dengan wajah penuh cahaya 2. Mudah saat di hisab 3. Seperti kilat menyambar melewati shirot 4. Menerima catatan amal dari sebelah kanan.

Rajinlah Shalat Tahajud, Ini Manfaatnya Setiap Muslim seharusnya memiliki keinginan kuat untuk melaksanakan shalat Tahajud setiap malam hingga menjadi terbiasa. Orang-orang saleh zaman dahulu tekun menjalankannya, baik pada musin panas maupun dingin. Mereka memandang seolaholah shalat Tahajud itu adalah sesuatu yang wajib (HR Tirmidzi). Jika terlewatkan sekali saja, mereka menganggap itu sebagai musibah yang besar. Pastinya, selain sebagai mesin keimanan, Tahajud memberikan banyak manfaat besar dalam kehidupan mereka yang istiqamah menjalankannya. Di antaranya, pertama, untuk menjaga kesehatan. Tidak diragukan lagi, shalat Tahajud menjadi terapi pengobatan terbaik dari berbagai macam penyakit. Karena itu, orangorang yang membiasakan diri untuk Tahajud akan memiliki daya tahan tubuh sehingga tak mudah terserang penyakit. Rasulullah SAW bersabda, "Lakukanlah shalat malam karena itu adalah tradisi orangorang saleh sebelum kalian, sarana mendekatkan diri kepada Allah, pencegah dari perbuatan dosa, penghapus kesalahan, dan pencegah segala macam penyakit dari tubuh." (HR Tirmidzi). Kedua, menjaga ketampanan atau kecantikan. Setap manusia pasti mendambakan ketampanan atau kecantikan dalam dirinya. Melalui terapi shalat Tahajud, seseorang dapat meraih apa yang didambakannya tanpa mengeluarkan biaya sepersen pun. Yaitu, jaminan ketampanan atau kecantikan yang dihasilkan dari shalat Tahajud tidak terbatas pada tampilan lahir, juga dapat menghasilkan ketampanan atau kecantikan batin. Rasulullah SAW bersabda, Barang siapa yang banyak menunaikan shalat malam, maka wajahnya akan terlihat tampan atau cantik di siang harinya. (HR Ibnu Majah).

Ketiga, shalat Tahajud juga diyakini dapat meningkatkan produktivitas kerja yang berbasis spiritualitas. Karena itu, salah satu program untuk meningkatkan sumber daya manusia (SDM) yang andal secara intelektual, emosional, dan spiritual adalah membiasakan shalat Tahajud pada setiap malamnya. Rasulullah SAW bersabda, "Setan membuat ikatan pada tengkuk salah seorang di antara kalian ketika tidur dengan tiga ikatan dan setiap kali memasang ikatan dia berkata: Malam masih panjang, maka tidurlah. Jika orang tadi bangun lalu berzikir kepada Allah SWT, terlepas satu ikatan. Jika dia berwudhu, terlepas satu ikatan yang lainnya. Dan jika dia melaksanakan shalat, terlepas semua ikatannya. Pada akhirnya, dia akan menjadi segar (produktif) dengan jiwa yang bersih. Jika tidak, dia akan bangun dengan jiwa yang kotor yang diliputi rasa malas. (HR Bukhari). Keempat, mempercepat tercapainya cita-cita dan rasa aman. Selain dengan usaha (ikhtiar) secara maksimal guna menggapai cita-cita dan rasa aman, seseorang hendaknya membiasakan diri untuk shalat Tahajud karena doa yang mengiringi Tahajud akan dikabulkan oleh Yang Maha Mengabulkan. Rasulullah SAW bersabda, Ketahuilah sesungguhnya Allah tertawa terhadap dua orang laki-laki: Seseorang yang bangun pada malam yang dingin dari ranjang dan selimutnya, lalu ia berwudhu dan melakukan shalat. Allah berfirman kepada para malaikat-Nya, 'Apa yang mendorong hamba-Ku melakukan ini?' Mereka menjawab, 'Wahai Rabb kami, ia melakukan ini karena mengharap apa yang ada di sisi-Mu.' Allah berfirman, Sesungguhnya Aku telah memberikan kepadanya apa yang ia harapkan (cita-citakan) dan memberikan rasa aman dari apa yang ia takutkan. (HR Ahmad).

Di antara dzikir yang bisa di rutinkan setiap saat dibaca agar lisan terus basah dengan dzikrullah adalah empat kalimat mulia, yaitu; . SUBHANALLAH. . ALHAMDULILLAH . LAA ILAHA ILLALLAH. . ALLAHU AKBAR. -=| (empat) Kalimat muliah dalam berdzikir; Yang dimaksud bacaan tasbih (subhanallah = Maha Suci Allah) adalah menyucikan Allah dari segala kekurangan yang tidak layak bagi-Nya. Yang dimaksud bacaan tahmid (alhamdulillah = segala puji bagi Allah) adalah menetapkan kesempurnaan pada Allah dalam nama, sifat dan perbuatan-Nya yang mulia. Yang dimaksud bacaan tahlil (laa ilaha illallah = tidak ada sesembahan yang berhak disembah selain Allah) adalah berbuat ikhlas dan mentauhidkan Allah serta berlepas diri dari kesyirikan. Yang dimaksud bacaan takbir (Allahu akbar = Allah Maha Besar) adalah menetapkan keagungan atau kebesaran pada Allah Taala dan tidak ada yang melebihi kebesarannya. (empat) kalimat mulia tersebut bisa berfaedah jika bukan hanya di lisan, namun direnungkan maknanya di dalam qolbu, dalam hati yang paling dalam.