Anda di halaman 1dari 6

LAPORAN PRAKTIKUM FISIOLOGI BIOTA AIR

ANESTESI DAN PEMBEDAHAN

Nama Stambuk Kelompok Asisten

:Asriani :L221 12 004 : VII (tujuh) : 1. Asia Zahra Zainuddin 2. Junaedi 3.Utami Nachdatullah

LABORATORIUM FISIOLOGI BIOTA AIR JURUSAN PERIKANAN FAKULTAS ILMU KELAUTAN DAN PERIKANAN UNIVERSITAS HASNUDDIN MAKASSAR 2014

BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar belakang

II. TINJAUAN PUSTAKA

III. METODELOGI

Waktu dan Tempat Praktikum anestesi dan pembedahan dilaksanakan pada hari jumat, 7 Maret 2014 pukul 13.20 15.10 WITA di Laboratorium Fisiologi Biota Air,

Jurusan Perikanan, Fakultas Ilmu Kelautan dan Perikanan, Universitas Hasanuddin, Makassar. Alat dan Bahan Alat dan bahan yang digunakan pada praktikum anestesi dan pembedahan, yaitu : Table 1. Alat yang digunakan pada praktikum anastesi dan pembedahan, yaitu : NO 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 ALAT Pisau bedah Gunting bedah Jarum bedah Scapel Pinset Baskom Papan preparat Aerator Lap kasar Aquarium Stopwatch FUNGSI Membedah ikan Memotong benang Menjahit ikan yang sudah dibedah Alat bantu dalam pembedahan ikan Mencabut sisik ikan Untuk mewadahi ikan ketika dipingsankan Tempat meletakkan ikan ketika dibedah Membantu menyuplai oksigen Mengalasi ikan pada saat pembedahan Sebagai wadah iuntu ikan pada saat pemulihan Menghitung waktu

Table 2. Bahan yang di gunakan pada praktikum anastesi dan pembedahan, yaitu : NO 1 2 3 4 5 6 7 BAHAN Ikan nila Alkohol 70% Air tawar Benang cat gut Es batu Tissue 1000 sheet Metylen blue FUNSI Sebagai sampel yang akan diamati Mensterilkan peralatan Media ikan Untuk menjahit ikan yang sudah dibedah Membius ikan Membersihkan lender pada ikan Untuk mensterilkan air agar ikan tidak terinfeksi

Prosedur Kerja Prosedur kerja yang dilakukan pada percobaan anestesi dan pembedahan, yaitu : 1. 2. 3. Menyiapkan alat dan bahan yang akan digunakan Mengambil baskom yang beri air lalu masukkan es batu kedalam baskom Memasukkan ikan kedalam baskom dan menghitung waktu pingsan ikan dan hitung waktu rentang ikan pingsan 4. Setelahikan pingsan, masukkan ikan tersebut di atas papan preparat yang dialasi lap kasar 5. Menyeterilkan semua peralatan yang akan digunakan dengan

menggunakanalkohol 70% 6. Pembedahan mulai dilakukan dengan menggunakan pisau bedah, hitung lamanya pembedahan menggunakan stopwatch

7.

Pembedahan dilakukan dengan teknik menghitung sisik ketiga di atas sirip perut dan dari bagian tersebut dibedah hingga ke atas bagian sirip dubur

8.

Setelah ikan dibedah kita melihat seks primer ikan dengan bantuan scapel. Lalu dimulailah penjahitan ikan

9.

Penjahitan ikan dilakukan dengan menggunakan jarum bedah dan benang cat gut, penjahitan dilakukan dengan hati-hati agar organ dalam ikan tidak rusak

10. Setelah penjahitan luka selesai, kemudian ikan dimasukkan kedalam aquarium yang sudah diberi metilyen blue untunk menyeterilkan air. Catat waktu yang diperlukan agar pengaruh pembiusan pada ikan hilang.